Anatomi dan Fisiologi Vertebrae Cervical
Vertebrae cervikal terdiri dari tujuh tulang atau ruas tulang leher, ruas tulang leher adalah yang paling kecil. Ruas tulang leher pada umumnya mempunyai ciri badannya kecil dan persegi panjang, lebih panjang ke samping dari pada ke depan atau ke belakang. Lengkungannya besar, prosessus transversus atau taju sayap berlubang-lubang karena banyak foramina untuk lewatnya arteri
vertebralis (Pearce, 2009).
Gambar 2.1 Vertebrae Cervical (Bontrager, 2014)
Atlas adalah cervical pertama (C1). Struktur dari atlas seperti cincin yang tidak memiliki corpus dan mempunyai processus spinosus yang sangat pendek.
Atlas terdiri dari arcus anterior, arcus posterior, dua massa lateralis dan dua processus transversus. Arcus anterior dan posterior memanjang diantara massa lateral. Bentuk cincin dari arcus membagi menjadi bagian anterior dan posterior ligament disebut transversus atlantal ligament. Bagian anterior dari cincin atlas menerima dens
(processus odontoid) dari axis dan bagian posterior meneruskan ke spinal cord. Processus transversus dari atlas lebih panjang dari vertebrae cervical lainnya, dan bagian lateral dari cervical sedikit ke inferior dari massa lateral. Setiap massa lateral terdiri dari processus articular superior dan inferior. Processus superior terletak pada bidang horizontal, besar dan sangat cekung, dan dibentuk artikulasi dengan condylus occipita dari tulang occipital, bagian dari cranium (Frank, 2012).