i
LAPORAN KEGIATAN
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Pendampingan dan Penyuluhan pada Kader Kelurahan Pancoran Mas Melalui Edukasi Penanganan Awal Sesak Nafas dengan Tehnik Pursed Lip
Breathing dan Proning Position
PENGUSUL :
Harjati, SST, M.Kes
(0901127002) Ns. Tety Mulyati Arofi, Skep, M.KepNs. Nur Hayati Dwi Handayani, S.Kep, M.Si
(
(0321077503)
(9904212426)
DYAH KUMSUMANINGTIAS (19018)
HAFIDH ASGORI (19
026)
(19018) (19026)
PRODI DIPLOMA III KEPERAWATAN AKADEMI KEPERAWATAN YASPEN JAKARTA
SEMESTER GANJIL TAHUN 2021-2022
ii
LAPORAN KEGIATAN
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Pendampingan dan Penyuluhan pada Kader Kelurahan Pancoran Mas Melalui Edukasi Penanganan Awal Sesak Nafas dengan Tehnik Pursed Lip
Breathing dan Proning Position
PENGUSUL :
Harjati, SST, M.KES (0901127002)
Ns. Tety Mulyati arofi, Skep, Mkep (0321077503) Ns. Nur Hayati Dwi Handayani, S.Kep, M.Si (9904212426) Dyah Kusumaningtias (19018)
Hafidh Asgori (19026)
AKADEMI KEPERAWATAN YASPEN JAKARTA PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN
SEMESTER GANJIL 2021-2022
iii
LEMBAR PENGESAHAN
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Pendampingan dan Penyuluhan pada Kader Kelurahan Pancoran Mas Melalui Edukasi Penanganan Awal Sesak Nafas dengan Tehnik Pursed Lip Breathing dan Proning
Position I. IDENTITAS
A. Identitas Ketua Pengusul
1. NIDN/NIDK : 00901127002
2. Nama pelaksana : HarjatiSST, M.Kes 3. Pangkat dan Jabatan : IIIC / Lektor
4. Program Studi : Diploma III Keperawatan 5. Telpon : 081586090152
6. Email Pengusul : [email protected] B. Anggota pengusul,
1. NIDN 0321077503
2. Nama peneliti : Tety Mulyati Arofi, S. Kep., Ns., M. Kep.
3. Pangkat dan Jabatan : IIIb./ Lektor
4. Program Studi : Diploma III Keperawatan 5. Telpon : 08i293794518
6. Email pengusul : [email protected] 1. NIDN/NIDK : 9904212426
2. Nama Pengusul : Ns. Nurhayati Dwi Handayani, S.Kep, M.Si 3. Pangkat dan Jabatan : Tenaga Pengajar
4. Program Studi : Diploma III Keperawatan 5. Telpon : 081296345311
6. Email Pengusul : [email protected]
Jakarta, Februari 2022 Menyetujui,
Ketua UPPM Ketua Pelaksana
(Harjati, SST, M.Kes) Harjati, SST, M.Kes
Mengetahui, Ketua Prodi
Resmiati, SKp,M.Kes
iv
RINGKASAN
Dypsnea atau sesak napas adalah gejala yang umum terlihat sebagai perasaan nyeri karena kesulitan bernapas, napas menjadi pendek (sesak napas) dan pasien merasa tercekik pada saat bernapas. American Thoracic Society (ATS) 2012 mendefinisikan sesak napas sebagai pengalaman subjektif atas ketidaknyamanan dalam bernapas. Sesak nafas dapat terjadi pada pasien dengan gangguan sistem pernafasan seperti penyakit penyakit paru obstruksi ronik ( PPOK), TB Paru, Asma Bronhial , ISPA, pneumonia dan Covid 19 dan penyakit pernafasan lainnya. Salah satu cara untuk mengurangi sesak nafas dengan melakukan Pursed Lip Breathing dan proning position.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang dapat berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan pada pasien yang mengalami gangguan sistem pernafasa dengan tanda dan gejala sesak nafas / dyspnea. Adapun solusi pada kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan kepada mengenai penangan sesak nafas dengan Pursed Lip Breathing dan proning position. Pengukuran frekuensi nafas dan saturasi oksigen dan membentuk tim pemantau di setiap RT yang bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan warga yang memiliki riwayat penyakit dengan gejala sesak melaui kartu monitor dan bekerjasama dengan pihak puskesmas setempat. Target Luaran wajib pada pengabdian masyarakat ini sebagai berikut :Publikasi ilmiah dalam Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat eISSN : 26856301 http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/PAMAS, Video kegiatan Pengabdian masyarakat yang dipublikasikan dalam website https://www.akperyaspen.ac.id/ dan youtube channel, Poster dan Leaflet
Kata kunci: Sesak Napas,pursep Lip Breathing, Proning Position
v
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kepada Allah SWT karena atas berkah, rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyusun proposal pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Pendampingan dan Penyuluhan pada Kader Kelurahan Pancoran Mas Melalui Edukasi Penanganan Awal Sesak Nafas dengan Tehnik Pursed Lip Breathing dan Proning Position”. Pengabdian kepada masyarakat ini disusun untuk memenuhi pelaksanaan Tri darma perguruan tinggi. Dalam penyusunan laporan ini, penulis banyak menemui kesulitan dan hambatan, namun berkat bimbingan, bantuan dan dorongan dari berbagai pihak, akhirnya proposal ini dapat diselesaikan. Untuk itu pada kesempatan ini dengan segala kerendahan hati penulis menyampaikan terimakasih kepada :
1. Ibu Pujiastuti selaku Ketua YASPEN yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materiil.
2. Ibu Sulastri, SKp, M.Kep selaku Direktur Akademi Keperawatan Yaspen Jakarta.
3. Ibu Harjati, SST, M.Kes selaku Ketua UPPM
4. Semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan proposal pengabdian kepada masyarakat ini
Untuk penyempurnaan penyusunan laporan ini penulis mengharapkan masukan baik berupa saran maupun kritik yang bersifat membangun dalam rangka perbaikan yang akan datang.
Jakarta, Februari 2022 Pengusul
vi
DAFTAR ISI
SAMPUL DALAM... i
LEMBAR PERSETUJUAN… ... ii
RINGKASAN ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
DAFTAR ISI... v
DAFTAR TABEL... vi
DAFTAR SKEMA ... vii
BAB I PENDAHULUAN…... 1
BAB II TARGET DAN LUARAN ... 4
BAB III SOLUSI PERMASALAHAN ... ... 5
BAB IV METODE PELAKSANAAN... 7
BAB V KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI... 9
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN ... 11
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 16
DAFTAR PUSTAKA ………... 17 LAMPIRAN
vii
1 BAB I
PENDAHUKUAN
Dypsnea atau sesak napas adalah gejala yang umum terlihat sebagai perasaan nyeri karena kesulitan bernapas, napas menjadi pendek (sesak napas) dan pasien merasa tercekik pada saat bernapas. American Thoracic Society (ATS) 2012 mendefinisikan sesak napas sebagai pengalaman subjektif atas ketidaknyamanan dalam bernapas. Sesak napas dapat terjadi pada kondisi fisiologis dan patologis. Sesak nafas dapat terjadi pada pasien dengan gangguan sistem pernafasan seperti penyakit penyakit paru obstruksi ronik ( PPOK), TB Paru, Asma Bronhial , ISPA, pneumonia dan Covid 19 dan penyakit pernafasan lainnya.
Menurut profil kesehatan DKI Jakarat, prevalensi penderita Sesak Nafas ditandai dengan terjadinya peningkatan freukensi nafas sebagai upaya untuk mengkompensasi volume nafas yang lebih kecil.1,6 Salah satu cara untuk mengurangi sesak nafas dengan melakukan Pursed Lip Breathing dan proning position.
Pursed Lip Breathing exercise merupakan latihan yang bertujuan untuk mengatur frekuensi dan pola pernafasan sehingga mengurangi air trapping, mmperbaiki ventilasi alveoli untuk memperbaiki pertukaran gas tanpa meningkatakan kerja pernafasan, mengatur dan mengkordinir kecepatan pernafasn sehingga lebih efektif dan menngurangi sesak. 6
Penelitian yang telah dilakukan oleh Tarigan dan Julianti bahwa Pursed lips breathing membantu memperbaiki transportasi oksigen, melatih otot respirasi serta meningkatkan pengeluaran karbondioksida yang terperangkap di dalam paru sehingga meningkatkan ruang rugi paru dan membantu mengurangi gejala yang ditimbulkan pada pasien asma. Penurunan gejala pada pasien asma tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan penatalaksanaan pasien asma. Hasil peneltitian yang dilakukan oleh Ratnaningttyasih bahwa Pursed lips breathing merupakan salah satu latihan pernapasan yang mudah dilakukan sendiri di rumah ataupun dimanapun pasien berada, dengan gerakan yang tidak sulit, dengan biaya yang murah, serta tidak menimbulkan efek, Pursed lips breathing bisa dilakukan dalam waktu 15 menit.8
Proning position atau prone postion adalah posisi tengkurap yang menghasilkan ventilasi yang aman dan di atur nafas nya secara perlahan, akibatnya akan terjadi peningkatan saturasi
viii
2
oksigen. Hasil penelitian Sundari dan Rimbun menunjukan bahwa pemberian posisi prone dapat meningkatkan saturasi oksigen pada anak dengan pneumonia di ruang ICU RSAB Harapan kita Jakarta. Hasil Penelitian yang di lakukan oleh Aziza et all menunjukan bahwa posisi prone dapat meningkatkan saturasi oksigen pada pasien covid 19. 2
Kasus COVID-19 di Indonesia pertama kali diketahui terjadi di Depok Provinsi J a w a B a r a t pada Bulan Januari 2020, puncak kasus terjadi di bulan Juli 2021, pemerintah telah menerapkan kebijakan untuk pencegahan penularan Covid 19.
Berdasarkan data Pusat Informasi Covid-19 Kota Depok, per 31 Desember 2020 terdapat 17.576 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dengan distribusi 3.517 kasus aktif (20,01%), 13.635 kasus sembuh (77,58%) dan 424 kasus meninggal (2,41%). Untuk kasus konfirmasi positif COVID-19 menurut kecamatan adalah sebgai berikut:
Gambar 6. 10 Sebaran Kasus Konfirmasi Positif COVID-19 Menurut Kecamatan Di Kota Depok Tahun 2020
Sumber : Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, 2020
Selain itu, tingginya kasus Covid 19 pada bulan Juli, Agustus dan September di Jawa Barat, khususnya Kota Depok mengakibatkan pelayanan kesehatan hanya bisa mengakomodir pasien dengan kondisi perburukan, selebihnya banyak pasien dilakukan perawatan secara mandiri di rumah dengan pemantaun pelayanan kesehatan yang ada di Kota Depok. Melihat kondisi tersebut perlu ada upaya penangan awal untuk mengatasi kondisi kesehatan pada pasien yang terkonfirmasi covid 19 yang bergejala mengalami sesak napas tersebut sehingga warga dapat mengatasi lebih dini sesak yang dialami pada saat di rumah. Adapun kegiatan
17.576
1.326 1.333 2.0681.258 2.2911.4422.5022.0011.692 932 731
ix
3
yang akan dilakukan yaitu dengan melaksanakan pengabdian masyarakat dalam bentuk Pendampingan dan Penyuluhan pada Kader di RW 18, Kel. Pancoran Mas melalui Edukasi Penanganan Awal sesak nafas dengan Tehnik Pursed Lip Breathing dan Proning Potition.
Skema Pengabdian kepada masyarakat ini dalam bentuk program kemitraan masyarakat yang berbasis pada bisang kesehata. Tujua dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk/mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial; membantu menciptakan ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat; dan meningkatkan keterampilan berpikir, membaca dan menulis atau keterampilan lain yang dibutuhkan (softskill dan hardskill). Bentuk kegiatan yang dilakukan Penyuluhan kesehatan, pelatihan penangan sesak, pemantaun nilai normal saturasi oksigen dan pembentukan kelompok pemantau kesehatan.
Target Luaran wajib pada pengabdian masyarakat ini sebagai berikut :Publikasi ilmiah dalam Jurnal
Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat eISSN : 26856301
http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/PAMAS, Video kegiatan Pengabdian masyarakat yang dipublikasikan dalam website https://www.akperyaspen.ac.id/ dan youtube channel, Poster dan Leaflet.
x
4 BAB II
TARGET DAN LUARAN
Luaran yang diharapakan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah:
1. Artikel ilmiah dipublikasi di jurnal terakreditasi
2. Publikasi pada web/sosmed/repository perguruan tinggi 3. Video kegiatan yang akan di share di youtube dan sosmed
4. Peningkatan pengetahuan dan skill Kader Posbindu dan Posyandu tentang penangan awal sesak napas melalui tehnik Pursed Lip Breathing dan Proning Potition
5. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader Posbindu dalam skrining kasus hipertensi
6. Haki Poster Pursed Lip Breathing dan Proning Potition
xi
5
BAB III
SOLUSI PERMASALAHAN
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang dapat bekontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan pada pasien yang mengalami gangguan sistem pernafasa dengan tanda dan gejala sesak nafas / dispnea. Adapun solusi pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut :
No Permasalahan Solusi Target luaran 1. Pengetahuan
penanganan terjadinya sesak nafas di rumah masih kurang
Penyuluhan kesehatan kepada Kader RW 18 Pancoran Mas tentang penanganan terjadinya sesak di rumah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang penanganan sesak nafas / dypnea sehingga warga cara mengatasinya untuk pertolongan pertertama
- Meningkatnya pengetetahuan warga tentang penanganan sesak nafas di rumah.
2. Belum ada penjelasan dan demontrasi tentang tehnik Pursed Lip Breathing
Penyuluhan kesehatan kepada warga dan keluarga tentang tehnik Pursed Lip Breathing.
Tujuan kegiatan ini adalah
warga dapat
mempraktikkan kembali dan di aplikasikan di rumah jika terjadi sesak nafas di rumah.
- Meningkatnya keterampilan warga dalam penangan sesak dengan tehnik Pursed Lip Breathing
3. Belum ada penjelasan dan demontrasi penganan sesak dengan tehnik proning position
Penyuluhan kesehatan kepada warga dan keluarga tentang tehnik proning position . Tujuan kegiatan ini adalah warga dapat mempraktikkan kembali dan dapat diterapkan di rumah jika terjadi sesak nafas .
- Meningkatnya keterampilan warga dalam penangan sesak dengan tehnik proning
position.
xii
No Permasalahan Solusi Target luaran
4. belum mengetahui nilai normal saturasi
oksigen
dengan alat oksimetri
Penyuluhan kesehatan pada warga tentang nilai normal saturasi oksigen dengan alat oksimentri.
Tujuan kegiatan ini adalah warga dapat mengetahui nilai normat saturasi oksigen dengan alat oksimetri agar warga dapat mengambil tindakan yang tepat.
- Meningkatnya keterampilan warga tentang nilai normal saturasi oksigen dengan alat oksimetri
5. belum adanya kelompok pendamping untuk memantau kesehatan warga
berkaitan sesak nafas dan tehnik yang digunakan untuk menangani sesak nafas.
Pembentukan kelompok pendamping pada warga yang mengalami sesak nafas dan penanganannya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan pada warga yang memiliki riwayat penyakit dengan gejala sesak melalui kartu monitor dan bekerjasama dengan pihak puskesmas setempat.
- Terbetuk nya kelompok pendamping warga terhadap peningkatan satus kesehatan pasien
xiii
7 BAB IV
METODE PELAKSANAAN
Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyaraat ini pada setiap tahap adalah sebagai berikut:
A.Tahap persiapan, yaitu melakukan perizin dan penentuan lokasi dan peserta kepada mitra untuk melakukan kegiatan dalam bentuk ceramah, demostrasi dan pendampingan kegiatan B.Tahap Pelaksanaan , pada tahap ini dilakukan kegiatan yang meliputi :
a). Penyuluhan kesehatan kepada warga tentang Penanganan awal sesak nafas : . Pursed lip Breathing dam Mendomotrasikan tindakan Pursed lip Breathing kemudian warga melakukan redemostrasi tindakan tersebut. Tujuannya warga mengetahui dan mampu melakukan tehnik mengurangi sesak nafas yaitu dengan tindakan Pursed lip Breathing
Proning position dan melakukan demontrasi tehnik proning position kemudian warga melakukan redemostrasi tindakan tersebut. Tujuannya warga mengetahui dan mampu melakukan tehnik mengurangi sesak nafas yaitu dengan tindakan proning position b). Penilaian normal saturasi oksigen. Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan fungsi paru sehingga pasien dapat mengetahui langkah tepat ketika terjadi sesak nafas dan datang ke pelayanan kesehatan. Warga di ajarkan cara menggunakan oximetry untuk menghitung saturasi oksigen kemudian di dokumentasikan pada kartu monitor.
c). Pembentukan kelompok pendamping kesehatan pada warga dengan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan warga setempat.
d) Pemantaun kesehatan warga dengan tim yang telah di bentuk dan bekerjasama dengan akper yaspen dan puskesmas stempat.
c).Tahap Evaluasi, melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilakukan dan melakukan tindaklanjut dari hasil evaluasi tersebut.
xiv
Tahap Persiapan
Penyusun proposal Pengajuan proposal Pengajuan izin PengabMas Koordinasi dengan Kel.
Pancoran Mas: Tempat, Waktu Kegiatan
Tahap Pelaksanaan
Pelatihan I, Upaya peningkatan kader tentang hipertensi
Pelatihan II, Upaya peningkatan skill kader tentang skrining hipertensi
Evaluasi : Pre test dan post test
Pemberian booklet
Tahap Evaluasi&
Tindak Lanjut
Memberikan kuesioner evaluasi kegiatan PenagbMas
Penyusunan Laporan PengabMas Publikasi ilmiah HAKI
8
Berikut Uraian PekerjaanTim Pelaksana Penabdian Masyarakat
No Nama Jabatan Tugas
1. Harjati, SST, MKes Ketua Tim Pengusul 1. Menyusun proposal dan laporan kegiatan
2. Mengkoordinasi kegiatan 3. Pendampingan dan
pemantapan proses 4. Evaluasi efektifitas 5. Tim Konsultasi
6. Bertanggung jawab atas keseluruhan proses
2 Ns. Tety Mulyati Arofi, Skep, MKep
Ns. Nurhayati Dwi Handayani, Skep, MSi
Anggota Tim 1.Tim pendamping warga dalam penyuluhan kesehatan 2.Observasi membuat catatan selama kegiatan berlangsung
Adapunn tahapan kegiatannya adalah sebagai berikut:
xv
9 BAB V
KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI
Pelaksana kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakt adalah Dosen Akper Yaspen Jakarta yag memiliki keahlian pada masing masing bidang keilmuannya dengan melibatkan dua oarng mahasiswa. Adapun Pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai berikur :
A.Identitas Ketua Pelaksana 1. NIDN/NIDK : 00901127002
2. Nama pelaksana : HarjatiSST, M.Kes 3. Pangkat dan Jabatan : IIIC / Lektor 4. Isian curriculum vitae (CV) :
a. Kajian kader kesehatan tentang penanganan serangan jantung di RW 07 Ke. Baru, Kec. Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jurnal Kesehatan Akper Yaspen Jakarta, Desember 2018 ( sebagai penulis pertama).
b. Pemenuhan Kebutuhan Oksigen pada Pasien Tuberkulosis di RS Tugu Ibu Cimanggis Depok, Jurnal Kesehatan Akper Yaspen Jakarta, Juni 2019 (sebagai peneliti pertama).
c. Relationship of Exclusive ASI of Behavior on Sunda with The even of Balita Stunting, E- Proceedings eISBN 978-967-0405-29-2, International postgraduate conference Universiti Islam Antar Bangsa Sultan Abdul Halim Mua’adzam Shah Malaysia, 2019 ( penulis kedua).
d. Pengendalian stress dan glukosa darah pasien diabetes tipe 2 melalui metode Odziha (jurnal terakreditasi Sinta) sebagai penulis kedua
e. Penerapan Program communication for behaviural impact (COMBI) dalam menciptakan lingkunngan sekolah bebas jentik, J-Abdi, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol.1, No.4 September 2021 ( sebagai penulis kedua).
B.Anggota Pelaksana Dosen,
1. NIDN 0321077503
2. Nama peneliti: Tety Mulyati Arofi, S. Kep., Ns., M. Kep.
3. Pangkat dan Jabatan : IIIb./ Lektor 4. Email pengusul: [email protected] 5. Isian curriculum vitae (CV):
a). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Balita Menggunakan Kuisioner Pra Skrining Tes (KPSP) Di Desa Wangunjaya Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur Propinsi Jawa Barat
b). Perilaku PHBS Masyarakat terhadap pengelolaan sampah masyarakat di Desa Sukaluyu Kecamatan Telukjambe Kabupaten Karawang
xvi
10
c). Mengendalikan Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Olah Sehat LAFIDZI 21 (OJS. Jurnal Riset Kesehatan Nasional Stikes Bali, ISSN 2580-6173 halaman 1-8, penulis kedua, April 2018)
d). Analisis Pengaruh Motivasi, Kompetensi Dan Pendidikan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Non Medis Di Rumah Sakit Tugu Ibu Cimanggis Depok (Jurnal Kesehatan Akper Yaspen Jakarta, halaman 99-108, penulis kedua, ISSN. 2599-350X, Juni 2018)
e). Kajian Beban Kerja Perawat Dengan Perilaku Pencegahan Infeksi di Rumah Sakit Budi Lestari Bekasi (Jurnal Kesehatan Akper Yaspen Jakarta, halaman 44- 52, penulis utama, ISSN. 2599-350X, Desember 2017)
f). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian HIV Pada Pengguna Napza Di Puskesmas Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur (Jurnal Istara Nusantara, halaman 10-18, penulis utama, ISSN 2442-8736, Vol. 02 No. 1, 2016)
g). Hubungan Antara Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Terhadap Pemberian Personal Hygienen di Ruang Cendana Rumah Sakit Anada Bekasi (Jurnal Istara Nusantara, halaman 19-31, penulis kedua, ISSN 2442-8736, Vol.
02 No. 1, 2016)
h). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku Pencegahan Leptospirosis Pada Masyarakat di Puskesmas Kecamatan Makasar Jakarta Timur (Jurnal Istara Nusantara, halaman 29-43, penuli utama, ISSN 2442- 8736, Vol. 02 No. 2, 2016)
i). Gambaran Peran Perawat di Rumah Sakit Ankatan Laut Dr. Mintohardjo (Jurnal Akademi Keperawatan Andalusia, halaman 18- 23, penulis utama, ISSN.
2407-5396, Vol. 02 No. 1, 2014)
j). Kepuasan Klien terhadap Layanan Kesehatan di Ruang therapi Hiperbarik di Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Mintohardjo (Jurnal Akademi Keperawatan Andalusia, halaman 18-23, penulis utama, ISSN. 2407-5396, Vol. 02 No. 1, 2014)
7. Anggota Pelaksana Mahasiswa : 1. NIM : 19018 a. Nama pela: Dyah Kusumaningtiah
b. Email : [email protected]
8. Anggota Pelaksana Mahasiswa : 1. NIM : 19026 a. Nama : Hafidh Asgori
b. Email : [email protected]
xvi
11 BAB VI
HASIL DAN PEMBAHASAN
Upaya peningkatan pengetahuan kader Posyandu dan Posbindu melalui penyuluhan tentang penanganan awal sesak napas dengan tehnik pursed lip breathing dan proning potition dilaksanakan di RW 18 Kel. Pancoran Mas Depok. Penyuluhan di hadiri oleh 21 orang Kader Posbindu dan Posbindu beserta apparat RW . Proses kegiatan penyuluhan ini berjalan dengan baik dan lancar serta menguatkan program puskesmas tentang upaya pencegahan pada warga yang mengalami gangguan sesak napas terutama pada kondisi covid 19.
Mayoritas target antusias terhadap proses penyuluhan, hal ini ditandai dengan diskusi interaktif antara pemateri dan kader . Sebagian besar kader besar kader belum mengetahu upaya untuk mengatsi sesak napas dengan tehnik pursed lip breathing dan proning potition. Ketidaktahuan tersebut menyebabkan kader Posyandu tidak dapat memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara mengatsi sesak napas yang terjadi di masyarakat. Untuk itu, kader merasa terbantu dengan adanya penyuluhan dan leaflet yang kami sebarkan untuk panduan pemberan edukasi kepada masyarakat.
Selain dilakukan penyuluhan, diadakan pula demonstrasi tehnik pursed lip breathing dan proning potition sebagai upaya peningkatan skill kader dalam upaya penangan awal pada warga yang mengalami sesak napas. Kegiatan demonstrasi berlangsung sangat interaktif antara petugas pengabdi dan kader.
Kami bersama petugas kesehatan menekankan pentingnya mengetahui penanganan awal sesak napas pada pasien gangguan pernapasan sehingga di harapkan dapat mengurangi angka morbitan dan mortalitas pada masyarakat.
Selain itu di bentuk pula kelompok pemantau di masing masing RT dengan melibatkan para kader baik kader posyandu maupun posbindu. Dengan dibentuknya kelompok pemantau diharap kasus kasus sesak nafas dapat diidentifikasi dan didokumentasikan yang selanjutkanya dapat diteruskan ke pihak puskesmas terkait.
xvi
12
Tabel Kegiatan Pelatihan Kader Posyandu dan Posbindu RW 18 Pancora
Mas
No. Hari/ Tanggal Jam Pelaksanaan Tema Narasumber 1. 12 Januari 2022 10.00-11.00
11.00-12.00
1. Konsep sesak nafas dan tehnik pursed lip breathing
2. KonsepProning position
Harjati , S.Kp, M.Kes Ns. Tety Mulyati Arofii, S.Kep, M.Kep 2. 12 Januari 2022 13.00-14.00
14.00-15.00
1. Demostrasi Tehnik pursed lip breathing dan Proning position 2. Pendampingan
melakukan Tehnik pursed lip breathing dan Proning position pada kader
Harjati , S.Kp, M.Kes
Ns. Tety Mulyati Arofii, S.Kep, M.Kep
Ns. Nur Hayati Dwi Handayani, S.Kep, M.Si
Dokumentasi Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di RW 18 Pancoran Mas Depok
Pembukaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakt Oleh Bapak Wahyudin Selaku RW 18 Kelurahan Pancoran Mas
xix
13
Pemaparan materi oleh Ketua Pelaksana PKM dan Para Kader Posyandu dan Posbindu RW 18 Pancoran Mas Depok
Penjelasan dan demostrasi materi oleh Pemateri pada Kader Posyandu dan Posbindu RW 18 Pancoran Mas
xx
14
Kegiatan diskusi dengan Para Kader Posyandu dan Posbindu RW 18 Pancoran Mas
Pemateri dan Peserta Kegaiat Pengabdian Kepada Masyarakat di RW 18 Pancoran Mas
xxi
15
ANGGARAN
Adapun anggaran pengabdian kepada masyarakat diuraikan sebagai berikut:
No. Komponen Dana Jumlah
1. Review Rp. 150.000
2. Administrasi/Peraltan penujang dan bahan habis pakai/akomodasi
Rp. 2.100.000
3. Perjalanan Rp. 500.000
4. Publikasi dan laporan Rp. 750.000 5. HAKi manuscript artikel penelitian Rp. 500.000 6. Gajih dan upah peneliti Rp. 1.000.000
Total Rp. 5.000.000
JADWAL
JADWAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
N O
JENIS KEGIATAN
Nopember 2021
Desember 2021 Januari 2021
2 3 4 1 2 3 4 1 2 3
1. Penyusun proposal 2. Pengajuan
proposal 3. Review 4. Pengajuan izin
PkM 5. Koordinasi
dengan tempat PkM
6. Pelaksanaan PkM 7. Penyusunan
Laporan
8. Publikasi ilmiah HAKI
xxi
16
BAB VII
KESIMPULAN DAN SARAN
Pelaksanaan Kegiatan pengabdian masyarakat dengan peserta kader Posyandu dan Posbindu terlaksana dengan baik. Tingkat keberhasilan pelatihan posyandu terlihat dari peningkatan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan setelah pelatihan. Begitu pula dengan skill kader Posyandu terlihat ada peningkatan skill setelah diberikan materi dan demostrasi kegiatan.
Pengembangan program pengabdian khususnya terkait upaya penannganan awal sesak nafas denga tehnik pursed lip breathing dan proning positin diharakan terus di kembangkan di masyarakat untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas sehingga peneningkatan derajat kesehatan dapat tercapau.
xxi
17
DAFTAR PUSTAKA
1. Amira Permata Sari Tarigan, & Juliandi. Pernafasan Pursed Lip Breathing Meningkatkan Saturasi Oksigen Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Derajat II. Jurnal Keperawatan Indonesia, 1(2),39–46.2018
2. Azizah, Garina, Lisa, Arief. Scopong Review: Pengaruh posisi Prone Terhadap Peningkatan Oksigen (SPO2) pada Pasien Covid 19; 2021
http://repository.unisba.ac.id/handle/123456789/29875
3. Laksana, MA, Berawi KN. FAktor faktor yang berpengaruh pada pada timbulnya kejadian
sesak penderita asama bronkial ; 2015,
http://repository.lppm.unila.ac.id/237/1/Khairunnisa%20berawi5.pdf
4. Nepy DA, Sesak Nafas Ekstra Paru, https://pulmonologi.fk.uns.ac.id/wp- content/uploads/2016/10/abstrak-TK-1.pdf
5. Ratnaningtyassih, Arif, S., Jurusan, D., Poltekkes, K., & Semarang, K. ( Efektifitas Deep Breathing terhadap Penurunan Frekuensi Pernapasan pada Pasien PPOK di RSUD Ambarawa ; 2016; Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan (JIKK), 5(1), 1–7.
6. Smetzer, S.C. Keperawatan Medikal Bedah, Edisi 12.2013 Jakarta: EGC
7. Sundari E, Rimbun LR. Pengaruh Posisi Porne pada Balita dengan Pneumonia terhadap Peningkatan saturasi oksigen di ruang PICU RSAB Harapan Kita Jakarta; Journal of Nursing and Health Science, Vol.!,No.1,2021 http://ejournal.stikespertamedika.ac.id
8. Utami RA, Mosse, Martini. Pengetahuan, Sikap dan Ketrampilan Masyarakat dalam
mencegah covid 19 di DKI Jakarta : 2020;
http://ejournal.stikesrshusada.ac.id/index.php/jkh/article/view/85/11
9. Widowati, R. I. A. (2010). Efektivitas Pursed- Lip Breathing Exercise Terhadap Frekuensi Serangan Pasien PPOK. Skripsi dengan judul : Efektivitas Pursed-Lip Breathing Exercise Terhadap Frekuensi Serangan Pasien PPOK. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret,16Medicine,100(11),18861895.https://doi.org/10.1016/j.rmed.2006.02.0
10. Azizah, GArina, Lisa Adhia, Arief. Scopong Review: Pengaruh posisi Prone Terhadap Peningkatan Oksigen (SPO2) pada Pasien Covid 19 ; 2021, http://repository.unisba.ac.id/handle/123456789/29875
xxi
Lampiran1
DAFTAR HADIR KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT KADER POSYANDU DAN POSBINDU RW 18 KEL.
PANCORAN MAS DEPOK
xx
xx