PROGRAM KERJA
EKSTRAKURIKULER TAHFIDZ
TAHUN PELAJARAN 2021/2022
KEMENTERIAN AGAMA
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN
TAHUN 2021
▸ Baca selengkapnya: contoh program kerja ekstrakurikuler tahfidz
(2)LEMBAR PENGESAHAN
Program Kerja Ekstrakurikuler Tahfidz pada MTs Negeri 2 Pangandaran Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran Tahun Pelajaran 2021/2022 pada :
Hari :
Tanggal :
Telah disetujui dan disahkan oleh :
Wakamad Bid. Kesiswaan
Hj. Adah Nurwahidah, S.Ag, M.Pd.I NIP. 197609052003122001
Koordinator Tahfidz
M. Syarif Hidayatullah S.Pd.
NIP. -
Kepala
MTs Negeri 2 Pangandaran
Ade Kamaludin, S.Pd.I NIP. 196705281990031001
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt, karena dengan karunia dan ridhonya penvusunan Program Kerja Tahfidz MTs Negeri 2 Pangandaran tahun pembelajaran 2021/2022 dapat diselesaikan.
Program tahfidz MTs Negeri 2 Pangandaran tahun pembelajaran 2021/2022 disusun melalui upaya-upaya optimal untuk dijadikan pedoman pelaksanaan dalarn berbagai kegiatan halaqoh tahfidz MTs Negeri 2 Pangandaran.
Berorientase pada peningkatan hasil pendidikan pada masa sekarang dan masa akan datang.
Dalam kesempatan ini perkenankanlah kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi sehingga penyusunan Program tahfidz MTs Negeri 2 Pangandaran tahun pembelajaran 2021/2022 ini terwujud. Demi terealisasinya segala bentuk kegiatan seperti dalam Program Kerja tahfidz ini, kami sangat mengharapkan perhatian, dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, kiranya kami dapat merealisasikan program- program yang kami susun.
Kami yakin bahwa peningkatan kualitas pendidikan dilingkungan MTs Negeri 2 Pangandaran akan dapat diwujudkan secara optimal, efektif dan efisien.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kelas tahfidz merupakan program pendidikan yang menggunakan metode mengedepankan menghafal dan memahami Al-Qur’an, yang mana menghafal Al- Qur’an masuk dalam kurikulum kegiatan belajar mengajar para siswa.
Dalam program ini siswa diajarkan pembiasaan untuk menghafal dan memahami Al-Qur’an. Untuk memperlancar dan mempermudah siswa dalam proses pembelajaran tahfidz, didukung dengan metode yang menarik dalam menghafal Al-Qur’an dan beberapa guru pembimbing. Yang pada akhirnya dapat menjadikan siswa-siswi penghafal Al-Qur’an.
Hafalan Al-Qur’an menguatkan brand Madrasah sebagai Sekolah unggulan. Program Tahfidz Alqur’an meneguhkan komitmen keimanan pada kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur’an. Program Tahfidz Al-Qur’an menunjukkan keyakinan terhadap kemukjizatan Alqur’an, yang mudah dihafal dan mencerdaskan pikiran, hati serta jiwa.
Keunggulan Tahfidz Alqur’an adalah peluang besar bagi Madrasah untuk mengungguli lembaga pendidikan umum lainnya, sekaligus menjadi nilai daya tarik bagi masyarakat untuk menjadikan Madrasah sebagai pilihan utama.
B. Tujuan
Adapun tujuan dari program unggulan ini selain menjadikan kelas tahfidz ini sebagai wadah untuk menumbuhkan generasi penghafal Al-Qur’an juga menyelenggarakan proses pendidikan yang menjadikan Al-Qur’an sebagai ruh sinergitas dengan keilmuan lainnya. Kemudian mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang memiliki aqidah yang benar, berprestasi, memiliki kemampuan leadership, mandiri, berakhla yang baik dan dapat diteladani.
C.Visi
Mencetak sumber daya siswa yang memiliki kompetensi hafalan Al- Qur’an 3 (tiga) s.d. 5 (lima) juz dengan fasih dan lancar.
D.Dasar pemikiran
Q.S. Al Hijr : 9, yang artinya : “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Qur’an dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.
Allah membolehkan seseorang memiliki rasa iri terhadap para ahlul Qur’an, “Tidak boleh seseorang merasa iri kecuali dalam dua perkara, iri terhadap seseorang yang diajarkan oleh Allah kepadanya Al Qur’an kemudian ia membacanya sepanjang malam dan siang, sehingga tetangganya mendengar bacaannya, kemudian ia berkata “Andaikan aku diberi sebagaimana si fulan diberi, sehingga aku dapat berbuat sebagaimana si fulan berbuat”.
Rasulullah lebih mengutamakan para sahabatnya yang hafal Al Qur’an jika beliau mengutus sekelompok orang beliau berpesan “Hendaknya yang menjadi pemimpin kalian adalah yang paling banyak hafalan Al Qur’annya. (HR.
Bukhari).
E.Tenaga Pembimbing
Model pembelajaran tahfidz adalah berkelompok. Setiap kelompok dibimbing oleh seorang pembimbing (musyif). Idealnya satu kelompok terdiri dari 10 s/d 12 orang. Jika tidak memungkinkan, batas toleransi maksimal adalah 15 orang per kelompok. Dan nantinya jumlah tenaga pembimbing menyesuaikan jumlah kelompok.
BAB II
KEGIATAN TAHFIDZ
A. Bentuk Kegiatan
1. Setoran Hafalan adalah siswa satu per satu menyetorkan hafalannya pada pembimbing.
2. Tahsin (program perbaikan bacaan Al Qur’an yang lebih menekankan pada pembenahan makhroj dan tajwid.
3. Muroja’ah adalah pengulangan hafalan yang telah diperoleh.
B.Strategi menghafal
Beberapa strategi berikut hanya sebagai referensi atau acuan. Dapat dikembangkan sesuai kebijakan masing-masing musyrif dan perkembangan situasi.
1. Ayat atau surat yang akan dihafal dibaca secara berulang- ulang paling tidak 10 kali.
2. Ayat atau surat yang dihafal terlebih dahulu dipelajari terjemahnya layaknya sebuah narasi atau cerita berbahasa arab.
3. Banyak mendengarkan bacaan murottal para syaikh.
4. Sebelum disetorkan ke pembimbing, ayat yang dihafal disetorkan kepada partner atau teman.
5. Ayat yang telah dihafal disetorkan kepada pembimbing.
C. Pembinaan Awal Siswa Baru
Sebagai pra pembelajaran, siswa baru memerlukan awal yang akan mempersiapkan mereka dalam mengikuti kegiatan tahfidz, yakni sebagai berikut:
1.Mengkhatamkan Al Qur’an minimal sekali dalam bulan pertama.
2.Mengikuti program tahsin (perbaikan baca Al Qur’an) secara intens pada bulan pertama.
D. Ujian Semester
Ada dua model pengujian dalam ujian semester :
1. Menyetorkan hafalan kurang lebih seperempat juz yang materinya sudah ditentukan terlebih dahulu.
2. Melanjutkan potongan ayat yang dibacakan oleh penguji. Secara profesional menggunakan amplop berisi soal potongan ayat .
E. Penilaian
1. Penilaian dilakukan secara bulanan dan enam bulanan (semester)
2. Penilaian bulanan dilakukan oleh pembimbing terhadap perkembangan harian tahfidz
3. Penilaian enam bulanan dilakukan dalam ujian semester.
4. Kriteria penilaian : Tajwid, Fashohah, Kelancaran.
F. Sertifikasi Tahfidz
1. Sertifikasi tahfidz adalah pengujian hafalan tahfidz pada akhir tahun ketiga di sekolah untuk mendapatkan sertifikat tahfidz.
2. Model pengujian adalah menyetorkan hafalan yang telah diperoleh selama masa pembelajaran di Madrasah.
3. Yang berhak mendapatkan sertifikat adalah yang mampu menyelesaikan setoran 2 (dua) atau 3 (tiga) juz.
4. Waktu yang diberikan untuk pengujian sertifikasi adalah 3 (tiga) hari.
5. Tim penguji adalah para hufadz.
BAB III PENUTUP
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan karunia dan ridhonya penyusunan Program Tahfidz MTs Negeri 2 Pangandaran tahun pembelajaran 2021/2022 dapat diselesaikan.
Dan akhirnya demikianlah program kerja Tahfidz MTs Negeri 2 Pangandaran tahun pelajaran 2021/2022 ini disusun untuk dapat dilaksanakan dan dijadikan acuan guna tercapainya mutu pendidikan di MTs Negeri 2 Pangandaran . Amin.
Cimerak, Juli 2021 Koordinator Tahfidz
M. Syarif Hidayatullah, S.Pd.
NIP. -