• Tidak ada hasil yang ditemukan

Post BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " Post BAB V"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan beberapa hal mengenai

Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bone berdasarkan pendekatan proses.

1. Tingkat Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dalam melaksanakan fungsi

berada dalam taraf berkinerja sedang.

2. Efisiensi organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dalam mencapai fungsi

pengelolaan pendidikan berada dalam taraf baik. Dilihat dari indikator waktu

yang digunakan dalam pelaksanaan pelayanan dalam bidang pendidikan. Dilihat

dari indikator biaya yang dipakai yang tergolong masih rendah dibanding dengan

kebutuhan yang ada. Demikian pula pegawai yang dipakai untuk pelaksanaan

pelayanan pembangunan pendidikan kurang memadai dibandingkan dengan

kebutuhan yang diperlukan.

3. Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dalam membangun kerjasama tim

yang prima untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi dinas terbentuk

berdasarkan atas dasar saling percaya, saling menjunjung tinggi dan saling

mengisi diantara semua unsur dan lapisan dinas. Hal ini dapat dilihat dari hasil

penelitian yang menunjukkan kerjasama tim yang diciptakan oleh Dinas

Pendidikan Kabupaten Bone berada dalam taraf sedang. Proses kerjasama yang

(2)

kewenangan yang tertulis dan secara psikologis pegawai terikat dalam satu

kerjasama tim (teamwork) yang utuh.

4. Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bone dalam menciptakan hubungan kerja

antara pimpinan dengan bawahan berada dalam taraf tinggi, yaitu melalui

dukungan, pemberdayaan, partisipasi dan tanggung jawab dalam batasan

kewenangan yang dimiliki. Hubungan yang terjalin diidasarkan atas kekuasaan

sehingga bawahan harus tunduk kepada kewenangan yang dimiliki oleh pimpinan

untuk melakukan perintah dan mengambil keputusan serta memberi sanksi.

5. Faktor pendukung kinerja organisasi adalah antara lain; (1) dukungan dan

kerjasama dari pegawai yang cukup solid, (2) hubungan baik vertikal maupun

horizontal berjalan baik dalam tubuh organisasi sehingga tercipta suasana

harmonis, (3) pembagian kerja yang cukup profesional, (4) dukungan pemerintah

Kabupaten Bone yang baik, (5) partisipasi masyarakat yang cukup baik. Kinerja

birokrasi mendapat hambatan utamanya : (1) alokasi anggaran untuk

pengembangan pegawai relatif rendah; (2) kurangnya inisiatif dari dinas untuk

menyusun program pengembangan pegawai; (3) pola pengembangan pegawai

saat ini masih sangat sentralistik; (4) inisiatif pegawai untuk mengembangkan diri

masih rendah; (5) jangkauan wilayah kerja dinas yang luas dibandingkan dengan

jumlah pegawai yang dimiliki, sehingga mempersulit pengontrolan di

wilayah-wilayah terpencil.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan penelitian, maka penulis merekomendasikan berupa

(3)

1. Untuk meningkatkan efisiensi Dinas dalam pelayanan pendidikan perlu

rasionalisasi pegawai dan penataan kembali struktur organisasi dinas yang ada

sekarang yang disesuaikan berdasarkan tuntutan kebutuhan tugas dinas.

2. Pengelolaan organisasi birokrasi yang hanya menekankan pada pendekatan

prosedur harus disempurnakan melalui perubahan visi, misi, pendekatan, strategi

dan kegiatan operasional agar dapat tercipta kepuasa kerja, kerjasama tim yang

prima, hubungan kerja berdasarkan pendekatan partisipasi dan kelompok kerja

(teamwork) guna dapat mencapai misi organisasi yang efisiensi, efektif dan

berkeadilan kearah yang lebih baik

3. Penelitian ini belum komprehensif, karena hanya melihat kinerja organisasi dari

segi pendekatan proses, maka untuk kebutuhan penelitian berikutnya bagi yang

berminat meneliti kinerja organisasi birokrasi dapat menggunakan pendekatan

output, yaitu mengukur produk barang atau jasa yang dihasilkan oleh birokrasi

pemerintah berdasarkan tingkat kepuasaan dan ekspektasi masyarakat yang

dilayani.

DAFTAR PUSTAKA

(4)

Ahmad, Baddu, Suatu Analisis tentang Prestasi Kerja dan Hubungannya dengan Kepuasaan dan Semangat Kerja pada Kantor Setwilda Tk. I Sulsel, Tesis S2 Unhas, Ujung Pandang, 1994.

Albrow, Martin, Birokrasi, PT. Tiara Wacana Yogya, Yogyakarta, 1989.

Armstrong Michael and Angela Baron, Performance Management the New Realities, Isntitute of Personnel and Development, London, 1998.

Creech, Bill, Lima Pilar Manajeme Mutu Terpadu (Cara membuat Total Qualitty Manajemen Bekerja Bagi Anda), Binarupa Aksara, Jakarta, 1996.

Dajan, Anton, Pengantar Metode Statistik, LP3ES, Jilid I, Jakarta, 1993.

Drucker, Peter, F., Managing In a Time of Great Change (Manajemen di Tengah Perubahan Besar), Efek Media Komputelindo, Jakarta, 1997.

Frederickson, H., George, Administrasi Negara Baru, LP3ES, Jakarta, 1984.

Fisipol UGM, Peranan Bappeda Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah di Indonesia, 1991

Gaspersz, Vincent, Manajemen Kualitas (Penerapan Konsep-konsep Kualitas Dalam Manajemen Bisnis Total), Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1997.

Gibson, dkk., Organisasi: Perilaku, Struktu dan Proses,Binarupa Aksara, Jilid I & II, Jakarta, 1996.

Haselbein, Frances, Marshall Goldsmith, Ricard Beckhard, The Organization of The Future (Organisasi MAsa Depan), PT Elex Media Komputindi, Jakarta, 1997. Henry, Nicholas, Administrasi Negara dan Masalah-masalah Publik, Rajawali Press,

Jakarta 1995.

Kartaningsih, Elis, Gagasan Penilaian Kinerja Pelayanan Umum:Institusi Mekanisme dan Instrumen Penilaian, Jurnal Wacana Kinerja, No. 4 Thn 1, LAN Jawa Barat, 1999.

Kartasasmita, Ginanjar, Administrasi Pembangunan, LP3ES, Jakarta, 1997.

__________, Pembangunan untuk Rakyat (Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan), CIDES, Jakarta, 1996.

(5)

Korten, Frances, F., Robert Y., Siy, Jr., 1998, Transforming a Bureaucracy (the Experience of the Philipine National Irrigation Administration), Ateneo De Manila University Press.

Kristiadi, J.B, Persfektif Administrassi Publik Menghadapi Tantangan Abad 21, Jurnal Administrasi dan Pembangunan, Edisi, Khusus, Volume I No. 2, 1997.

___________, Administrasi/Manajemen Pembangunan, LAN, Jakarta, 1994.

LAN Perwakilan Jawa Barat, 1998, Pelayanan Kebersihan Kota (Hasil Penelitian).

LAN, Pengetahuan Tentang Visi dan Misi, Jakarta, 1998.

___________, Strategi Pelayanan Prima, Jakarta, 1999.

___________, Konsep Pengembangan Tentang Pelayanan Prima, Jakarta, 1998.

Lubis, Hari, S.B, Martini Huseini, Teori Organisasi )suatu Pendekatan Makro), PusatAntar Universitas Ilmu-ilmu Sosial – UI.

M., M, Tahir, Suatu Analisis tentang Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Kantor Kopertis Wilayah IX,Tesis S2 Unhas, Ujung Pandang, 1997.

Makmur H, M.Si, Filsafat Administrasi, Bumi Aksara, Jakarta, Februari 2006

Mallo, Manase, Sri Trisnoningtias, Metode Penelitian Masyarakat, Pusat Antar Universitas Ilmu-ilmu Sosial – Universitas Indonesia.

Muhammad Arif Tiro, Instrumen Penelitian Sosial-Keagamaan, Andira Publisher, Makassar, Januari 2005

Muhammad Arif Tiro, Metode Penelitia Sosial-Keagamaan, Andira Publisher, Makassar, Januari 2005

Muhammad Arif Tiro, Masalah dan Hipotesis Penelitian Sosial-Keagamaan, Andira Publisher, Makassar, Mei 2005

Murtir Jeddawi, Hukum Pemerintahan Daerah, UII Pres Yogyakarta, Watampone, 2006

Mustopadidjaja, AR & Bintoro, Tjokroamodjojo, Administrasi Negara, Demokrasi dan Masyarakat Madani, LAN, Jakarta, 1999.

(6)

Nazir, Moh., Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Jakarta, 1985.

Nisjar, Karhi, S., Beberapa Catatan Tentang Good Governance, Jurnal Administrasi & Pembangunan, Edisi Khusus, Vol. I, No. 2, LP3ES, Jakarta 1997.

PERSADI, Pembangunan Administrasi di Indonesia, Jakarta, 1985.

Prawirosentono, Suyadi, Kebijaksanaan Kinerja Karyawan (Kiat Membangun Organisasi Kompetitif Menjalang Perdagangan Bebas Dunia), BPFE, Yogyakarta, 1999.

Quigley, V., Joseph, Vision (How Leaders Develop It, Share It, and Sustain It, Quigley and Associates, Inc, New York, 1993.

Rasyid, Ryaas, Pembangunan Pemerintahan Indonesia Memasuki Abad 21, Jurnal Adminsitrasi & Pembangunan, Edisi Khusus, Vol. I, No. 2, LP3ES, Jakarta, 1997.

Robbins, Stephen, Perilaku Organisasi (Konsep, Kontroversi, Aplikasi), Prenhalinde, Jakarta, 1996.

Savas, E. S., Privatization : The Key to Better Government, Chatham House Publisher, Inn., New Jersey, 1987.

Senge, Peter, M., The Fifth Dicipline (The Art and Practice of the Learning Organization), Doubleday Dell Publishing Group, 1997.

STIA Prima Sengkang, Pedoman Penyusunan Tesis Program Pascasarjana, Sengkang, September 2004

Sugiyono, Metode Penelitian Administrasi, Alfabeta, Bandung, 1987.

Syamsiah Badaruddin, Pembangunan Nasional & Pembangunan Regional, Lukman al-Hakim, Watampone, 2006

Tjokroamidjojo, Bintoro, Pengantar Adminsitrasi Pembangunan, LP3ES, Jakarta, 1985.

Thoha, Miftah, Perspektif Perilaku Birokrasi (Dimensi-Dimensi Prima Ilmu Administrasi Negara), jilid II, Rajawali Press, Jakarta, 1987.

(7)

Osborne, David, Ted, Gaebler, Mewirausahakan Birokrasi: Mentransformasikan Semangat Wirausaha ke Dalam Sektor Publik, PT. Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta, 1992.

Osborne, David and Plastrik, Peter, Banishing Bureaucracy (The Five Strategic For Reinventing Government) Eddision Wesley Publishing Company, Inc., 1998. Williams, S., Richard, Performance Management: Perspectives on Employee

Referensi

Dokumen terkait

(Hubungan pimpinan-bawahan, struktur tugas dan kekuatan posisi pemimpin) secara parsial atau terpisah/sendiri-sendiri terhadap variabel tak bebas (kinerja

Bila perilaku bawahan sesuai dengan program yang telah digariskan oleh pimpinan maka nilai yang diperolehnya adalah tinggi, dan sebaliknya bila perilaku individu

Sebagaimana diketahui, bahwa untuk meningkatkan kinerja karyawan, maka pimpinan perusahaan harus berusaha agar setiap bawahan dapat bekerja sama dengan segala kemampuannya

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat partisipasi, maka bawahan diberi kesempatan untuk menciptakan sendiri standar untuk menilai kinerja mereka, dan

Judul disertasi “PENGARUH KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PIMPINAN-BAWAHAN, IKLIM KOMUNIKASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PERGURUAN TINGGI ISLAM SWASTA DI

Penyusunan dokumen Perjanjian Kinerja (PK) yang merupakan komitmen dan kesepakatan antara pimpinan dan bawahan dalam pencapaian target kinerja, serta upaya

1 Lestari Makmuriana, 2014 Hubungan gaya kepemimpinan Transformasional dan motivasi pimpinan perguruan tinggi kesehatan dengan kinerja dosen (di Perguruan tinggi kesehatan

Komunikasi ke bawah adalah arus informasi dari pimpinan kepada bawahan dalam bentuk petunjuk bagi bawahan dalam melaksanakan tugas; pemberian keterangan umum yang