AKUNTAN, ORGANISASI AKUNTAN, DAN
PENDIDIKAN PROFESI AKUNTAN
DI SUSUN OLEH :
ANISSA RIZKY (10973005679)
ASIANITA (10973005749)
OBRINANDI SAPUTRA (10973007136)
PENGERTIAN PROFESI AKUNTAN
Akuntan adalah mereka yang telah lulus
dari pendidikan strata satu (S1) progam studi
akuntansi dan telah memperoleh gelar profesi
akuntan melalui pendidikan profesi akuntansi
yang diselenggarakan oleh beberapa perguruan
tinggi yang telah mendapat izin dari
Departemen
Pendidikan
Nasional
atas
Karakteristik Profesi Akuntan
• Kemampuan untuk analisa data keuangan, pengetahuan tentang perpajakan , audit dan pasar modal.
• Kecakapan komunikasi, kemampuan mendengar secara efektif, menulis dan berbicara dengan jelas, mengetahui kebutuhan klien, dan kemampuan berkomunikasi dengan orang-orang dari Negara lain dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda.
• Kecakapan interpersonal, memungkinkan akuntan untuk memotivasi dan mengembangkan yang lain, mendelegasikantugas, memecahkan konflik, mempunyai kemampuan leadership atau mengatur orang-orang yang berhubungan dengan berbagai klien.
• Kapasitas intelektual, kemampuan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah, memegang etika, berwawasan kedepan dan berpikiran progresif.
Kode Etik Profesi Akuntan
• Tanggung Jawab Profesi
Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional, setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya
• Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme.
• Integritas
•
Obyektivitas
Obyektivitasnya adalah suatu kualitas yang memberikan
nilai atas jasa yang diberikan anggota.
•
Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
• Kerahasiaan
Setiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya
• Perilaku Profesional
Setiap anggota harus berperilaku yang konsisten dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesi.
• Standar Teknis
Bidang Profesi Akuntan
• Akuntan publik
Akuntan Publik adalah akuntan independen yang memberikan jasa-jasanya atas dasar pembayaran tertentu.
• Akuntan manajemen ( management accountants )Disebut juga akuntan intern (internal accountants) adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan atau organisasi
• Akuntan pemerintah ( government accountants )Akuntan yang bekerja pada badan-badan pemerintah, seperti di departemen-departemen, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan, Direktorat Jendral Pajak dll.
• Akuntan pendidik
ORGANISASI PROFESI AKUNTAN
•
Seluruh akuntan Di Indonesia bernaung didalam organisasi
profesi yang disebut Institut Akuntansi Indonesia (Indonesian
Institute of Accountants). Dulu organisasi ini bernama ikatan
akuntan indonesia,disingkat IAI. Sejalan dengan makin
bertambahnya spesialisasi.bidang-bidang pekerjaan yang dapat
digeluti oleh para akuntan,maka terbentuk pula sub-sub
organisasi profesi,antara lain: institut akuntan publik
indonesia(
indonesian
institute
of
management
PENDIDIKAN PROFESI AKUNTAN
•
Sesuai Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia
Nomor 179/U/2001 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Profesi
Akuntansi Mentri Pendidikan Nasional,Pendidikan profesi akuntansi
adalah pendidikan tambahan pada pendidikan tinggi setelah program
sarjana Ilmu Ekonomi pada program studi akuntansi.
KESIMPULAN
Profesi merupakan kelompok lapangan kerja yang khusus melaksanakan kegiatan yang memerlukan ketrampilan dan keahlian tinggi guna memenuhi kebutuhan yang rumit dari manusia, didalamnya pemakaian dengan ara yang benar.
Akuntan menurut Undang-undang Republik Indonesia no. 34 tahun 1954 tentang pemakaian gelar akuntan hanya diberikan kepada mereka yang mempunyai ijazah akuntan sesuai dengan ketentuan :
– Ijazah yang diberikan oleh sesuatu universitas Negeri atau badan perguruan tinggi lain yang dibentuk menurut undang-undang atau diakui Pemerintah, sebagai tanda bahwa pendidikan untuk akuntan pada badan perguruan tinggi tersebut telah selesai dengan hasil baik;
– Ijazah yang diterima sesudah lulus dalam sesuatu ujian lain yang menurut pendapat Panitia Ahli termaksud dalam pasal 3, guna menjalankan pekerjaan akuntan dapat disamakan dengan ijazah tersebut pada huruf a.