Panduan Perkuliahan
Departemen Ilmu Politik
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
KATA SAMBUTAN DEKAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Buku panduan bagi setiap departemen merupakan hal penting karena memberikan informasi mengenai keberadaan departemen dan fakultas. Buku panduan ini akan memberikan banyak informasi tentang sejarah dan keabsahan pendirian visi, misi, tujuan, kurikulum, jumlah dosen, dan spesialisasi yang dimiliki departemen serta penjelasan tentang sistem administrasi pendidikan yang berlaku. Penyelenggaraan pendidikan dan tujuan yang hendak dicapai departemen dilakukan dengan berpedoman kepada buku panduan. Ini bermakna bahwa penyelenggaraan pendidikan di setiap departemen tidak dapat dilaksanakan atau diabaikan begitu saja tanpa berpedoman pada buku panduan yang telah disusun sedemikian rupa.
Oleh karena itu, saya menyambut baik atas kehadiran buku panduan pada setiap departemen. Semoga saja penerbitan buku panduan ini merupakan landasan yang kuat dalam penyelenggaraan pendidikan, khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara. Saya sangat menghargai sekali usaha keras yang dilakukan para kolega dan pihak yang terkait di setiap departemen dalam mewujudkan buku panduan ini sehingga arah dan proses pembelajaran dapat berjalan sebagaimana yang kita harapkan. Begitu pula sistem administrasi pendidikan dapat terkawal secara terencana.
Medan, Juni 2008 Dekan FISIP USU,
iv
KATA PENGANTAR
KETUA DEPARTEMEN ILMU POLITIK
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Universitas Sumatera Utara merupakan universitas kelima di Indonesia yang telah menjadi BHMN (Badan Hukum Milik Negara). Perguruan tinggi lain yang memperoleh status serupa adalah Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Pertanian Bogor.
Seiring perubahan badan hukum USU menjadi BHMN maka paling tidak ada tiga keuntungan yang diyakini akan diperoleh USU apabila USU dikelola dengan sistem otonomi yaitu; Pertama: Secara akademik menjadi lebih berorientasi pada kepentingan dan kebutuhan klien (colleagues dan mahasiswa). Kedua: Pelbagai keputusan organisasi lebih terdesentralisasi. Ketiga: Pengelolaan anggaran menjadi lebih efektif dan efisien.
Bagi USU sendiri kemauan menerima otonomi perguruan tinggi menandai suatu proses menuju bentuk institusi publik yang berusaha mengedepankan kemandirian, artinya memperoleh peluang besar untuk melakukan analisis sendiri atas segenap masalah yang dihadapi, menemukan solusi masalah tersebut dengan menggunakan sumber yang dimilikinya sendiri, dan mendapatkan kesempatan menciptakan pelbagai kegiatan akademik dengan kemampuannya sendiri. Bentuk ini berbeda sekali dengan yang selama ini berlaku. Selama ini USU lebih banyak memperoleh intervensi pemerintah pusat dalam bingkai sebuah rancangan yang acapkali berbeda dengan yang diinginkan oleh USU.
Dalam rangka melaksanakan otonomi perguruan tinggi tersebut, USU telah banyak melakukan penataan yang terkait dengan masalah kelembagaan, finansial, dan akademik. Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah program jaminan mutu (quality assurance). Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan masukan (equality of new enrolement), kualitas proses belajar mengajar (quality of teaching and learning), kualitas keluaran (quality of graduates), dan kualitas alumni (quality of professional work).
memenuhi keperluan tersebut, khususnya pada Departemen Ilmu Politik FISIP USU. Isi buku panduan ini memuat sejarah singkat Departemen Ilmu Politik FISIP USU, visi dan misi, peraturan yang berkaitan dengan masalah administrasi pendidikan dan substansi akademik, struktur organisasi serta kurikulum dan silabus Departemen Ilmu Politik.
Kepada semua pihak yang telah terlibat dalam proses penyusunan buku panduan ini kami sampaikan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Ketua Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara,
vi
DAFTAR ISI
Kata Sambutan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Sumatera Utara... iii
Kata Pengantar Ketua Departemen Ilmu Politik ... iv
Daftar Isi ... vi
Bab 1. Pengelolaan Pendidikan ... 1
1.1. Sejarah... 1
1.2. Visi, Misi, Sasaran, Tujuan, dan Sistem ... 2
1.3. Kemahasiswaan... 4
1.4. Dosen dan Tenaga Pendukung ... 6
1.5. Pengelola Departemen ... 10
Bab 2. Kurikulum... 11
2.1. Kurikulum Sarjana Program Studi Ilmu Politik FISIP.. 11
2.2. Deskripsi Mata Kuliah... 14
2.3. Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL)... 30
Lampiran
- Salinan Surat Departemen Pendidikan Nasional – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 2809/D/T/2001 Perihal Izin penyelenggaraan Program Studi Ilmu Politik Jenjang Program Sarjana (S-1).
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
BAB
1
PENGELOLAAN PENDIDIKAN
1.1. SEJARAH
FISIP USU resmi menjadi fakultas pada tahun 1982. Pada tahun 1983/1984, FISIP USU pertama kali membuka dua program studi, yaitu Program Studi Ilmu Administrasi Negara dan Program Studi Ilmu Komunikasi.
Sesuai SK Mendikbud RI No. 0535/0/83 Tahun 1983 tentang jenis dan jumlah program studi pada fakultas di lingkungan USU, dinyatakan FISIP USU mempunyai 5 program studi, terdiri dari:
1. Program Studi Sosiologi
2. Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial 3. Program Studi Antropologi
4. Program Studi Ilmu Administrasi Negara 5. Program Studi Ilmu Komunikasi
Dalam proses pengembangannya, program studi tersebut tidak dibuka sekaligus. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah serta tenaga pengajar yang dibutuhkan sesuai dengan bidangnya. Oleh karenanya pada tahun ajaran 1983/1984, FISIP USU hanya membuka 2 program studi yaitu:
1. Program Studi Ilmu Administrasi Negara 2. Program Studi Ilmu Komunikasi
Pemilihan program studi oleh mahasiswa dilakukan pada semester VII. Keadaan seperti ini berlangsung sampai tahun ajaran 1986/1987, baru pada tahun 1987/1988 pemilihan program studi dilakukan langsung saat calon mahasiwa mendaftarkan diri pada SIPENMARU.
Bab 1: Pengelolaan Pendidikan
2
dari Depdiknas-Dirjen Dikti Nomor 2809/D/T/2001 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Ilmu Politik jenjang program Sarjana
(S-1) pada Universitas Sumatera Utara yang ditandatangani oleh Dirjen Dikti tertanggal 30 Agustus 2001. Sebagai program studi termuda di lingkungan FISIP USU, maka diawal berdirinya, sebagian besar staf pengajar FISIP USU berasal dari program studi lain yang berada di lingkungan FISIP USU.
Seiring dengan era BHMN (Badan Hukum Milik Negara), maka program studi berganti nama menjadi Departemen. Departemen Ilmu Politik, pada mula berdirinya dikelola oleh Ketua Drs. Tonny P. Situmorang, MA dan Sekretaris Dra. Evi Novida Ginting. Pada akhir tahun 2004, keduanya aktif di Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan, diangkat sebagai pelaksana Ketua adalah Drs. Heri Kusmanto, MA dan Dra. Rosmery Sabri, MA sebagai Sekretaris Departemen Ilmu Politik. Kemudian pada akhir tahun 2005, terpilih kembali Drs. Heri Kusmanto, MA sebagai Ketua Departemen dan Dra. Rosmery Sabri, MA sebagai Sekretaris Departemen Ilmu Politik.
1.2. VISI, MISI, SASARAN, TUJUAN, DAN SISTEM VISI
Menjadikan Departemen Ilmu Politik pada FISIP USU sebagai program unggulan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional dengan basis politik lokal, nasional, dan internasional dalam rangka mendukung universitas untuk industri.
MISI
1. Melaksanakan proses pendidikan dan pengajaran untuk meningkatkan pengetahuan serta analisis masalah-masalah politik yang bersumber dari institusi, kultur, komunikasi, sumber-sumber ekonomi, konflik yang bersifat egar, nasional, dan internasional.
2. Melaksanakan penelitian untuk mengetahui isu-isu egara yang berkaitan dengan Ilmu Politik serta meningkatkan kemampuan dalam menyikapi suatu permasalahan dengan pendekatan keilmuan sehingga membantu perkembangan Ilmu Politik dan tujuan praktis bagi kebutuhan masyarakat dalam rangka pendidikan politik.
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
peningkatan kepekaan masyarakat yang plural dan dinamis melalui kegiatan konsultasi kepada masyarakat tentang politik sehingga masyarakat dapat mengerti hak dan kewajiban politiknya.
SASARAN
Sasaran Departemen Ilmu Politik FISIP USU adalah menghasilkan sarjana yang membutuhkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam metode Ilmu Politik agar dapat menyusun program-program institusi dan individu yang bergerak di bidang politik yang berbasiskan pada perkembangan politik egar, nasional, dan internasional.
TUJUAN
Departemen Ilmu Politik FISIP USU bertujuan sebagai berikut:
1. Menyiapkan sarjana Ilmu Politik yang memiliki kemampuan dalam penguasaan teori-teori Ilmu Politik yang dapat diterapkan dalam menelaah masalah-masalah politik dalam lokal, nasional, dan internasional.
2. Menghasilkan alumni yang professional dalam menganalisis persoalan politik dan mampu bertindak sebagai pengelola institusi politik dan mengembangkannya berdasarkan etika politik, serta mampu merancang keseluruhan kegiatan institusi politik guna mencapai tujuannya sesuai yang diharapkan bersama.
3. Mempersiapkan sarjana Ilmu Politik yang memiliki kemampuan teoritis dan metodologis, serta ketrampilan tambahan dalam menggunakan metode Ilmu Politik bagi para administrator, pekerja sosial, aktivis lembaga swadaya masyarakat, dan perorangan/lembaga.
Dengan mengembangkan ketiga tujuan akademik tersebut di atas, Departemen Ilmu Politik FISIP-USU diproyeksikan akan menghasilkan Sarjana Strata 1 (S-1) Ilmu Politik dengan kualifikasi:
1. Menguasai perosalan-persoalan politik yang melekat pada lembaga–lembaga sosial misalnya: lembaga politik (partai politik, DPR), lembaga swadaya masyarakat, birokrasi, dan lain sebagainya.
2. Menguasai implikasi isu-isu dan gerakan-gerakan internasional seperti HAM, demokratisasi, lingkungan hidup, gender, teknologi informasi terhadap kondisi politik lokal dan nasional.
Bab 1: Pengelolaan Pendidikan
4
metode-metode dan teknik kontemporer, serta kemampuan memberikan alternatif pemecahan bagi masalah-masalah politik. 4. Memiliki kemampuan praktis sebagai peneliti, perencana,
konsultan, dan tenaga pengembang masyarakat.
Departemen Ilmu Politik berada di bawah naungan FISIP-USU. Dalam pengembangan pendidikan, Dekan FISIP USU telah membentuk Unit Pengembangan Pendidikan (UPP) dimana para personalnya berasal dari 6 (enam) Departemen yang ada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU Medan.
SISTEM
Sistem penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan oleh Departemen Ilmu Politik yaitu egara kredit dengan beban studi mahasiswa dan beban kerja tenaga pengajar dinyatakan dalam kredit, egara ini diatur dalam SK Rektor USU No. 402/PT05.H/Q/92. Berikut merupakan keterangan tentang egara kredit semester tersebut:
a. Definisi dari egara kredit merupakan suatu egara penyelenggaraan pendidikan dimana beban studi mahasiswa dan beban kerja tenaga pengajar serta beban penyelenggaraan program lembaga pendidikan dinyatakan dalam kredit.
b. Semester adalah satuan terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan satu semester setara denga 16-19 minggu kerja.
c. Satuan kredit adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan kesarnya beban studi mahasiswa, besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha kumulatif bagi suatu program studi serta besarnya usaha untuk menyelenggarakan pendidikan bagi perguruan tinggi dan khususnya bagi tenaga pengajar.
Penyelenggaraan sistem pendidikan dan pengajaran dilakukan secara simultan dimana setiap mata kuliah (baik semester genap maupun ganjil) ditawarkan setiap semester.
1.3. KEMAHASISWAAN SISTEM REKRUTMEN
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
Baru (PSPMB) USU untuk mendaftar ulang. Seorang pelamar akan dinyatakan sebagai mahasiswa jika telah memenuhi persyaratan administrasi dan akan mengikuti ketentuan-ketentuan akademik yang tercantum dalam Keputusan Rektor Universitas Sumatera Utara Nomor 1023/J05/SK/PP/2005 tentang Peraturan Akademik Program Sarjana (S-1) Universitas Sumatera Utara.
AKTIVITAS MAHASISWA
Dalam kegiatan ekstrakulikuler, mahasiswa Departemen Ilmu Politik tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Jurusan Ilmu Politik (IMJIP) di tingkat departemen, Pemerintahan Mahasiswa, UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) di tingkat fakultas dan universitas, Suara USU, organisasi ekstra universiter seperti HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), GMKI (Gerakan Mahasiswa Keristen Indonesia), GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), dan lain-lain. Bahkan beberapa diantara mereka dipercaya untuk menjadi pimpinan organisasi kemahasiswaan seperti menjadi Pimpinan Redaksi Suara USU. Di samping itu, mereka juga dipercaya untuk menjadi pimpinan tingkat nasional Asosiasi Mahasiswa Ilmu Politik (AMIPI) tahun 2005. Bahkan tahun 2006, mahasiswa Departemen Ilmu Politik FISIP USU dipercaya untuk menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan Kongres dan Seminar Nasional AMIPI 2006 yang dilaksanakan di Gedung Laboratorium Pariwisata USU yang dihadiri mahasiswa Departemen Ilmu Politik dari seluruh Indonesia.
Bab 1: Pengelolaan Pendidikan
6
1.4. DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG
Sistem rekrutmen dan seleksi dosen dilakukan oleh Universitas Sumatera Utara seusai dengan permintaan atau rekomendasi jumlah tenaga dosen yang dibutuhkan berdasarkan ketentuan berlaku. Dosen di Departemen Ilmu Politik FISIP USU terdiri atas dua yaitu dosen tetap yang berstatus PNS dan dosen luar biasa. Untuk proses penerimaan dosen tetap yang berstatus PNS mengikuti prosedur penerimaan CPNS, sedangkan dosen luar biasa direkrut berdasarkan keahlian dan keterampilan. Secara umum prosedurnya adalah usulan jumlah tersebut berasal dari departemen yang disampaikan melalui fakultas dengan pertimbangan rasio antara dosen dan mahasiswa. Dari analisis kebutuhan tersebut, maka pihak universitas mengusulkan kepada Depdiknas dalam hal ini Dirjen Dikti di Jakarta untuk diproses berdasarkan ketentuan yang berlaku. Setelah Depdiknas (Dirjen Dikti) di Jakarta mengeluarkan formasi dosen di lingkungan universitas, maka dilakukan pengumuman kepada egara tentang penerimaan dosen di lingkungan Universitas Sumatera Utara dengan mengikuti serangkaian ujian seleksi yang meliputi seleksi Tes Potensi Akademik dan Psikotes. Setelah lulus seleksi calon dosen diharuskan melengkapi serangkaian persyaratan tertentu, berdasarkan peraturan kepegawaian egara, untuk ditetapkan menjadi dosen tetap di Departemen Ilmu Politik FISIP USU.
Sedangkan untuk dosen luar biasa diundang oleh Departemen Ilmu Politik berdasarkan keahlian dan keterampilan (praktisi, akademisi, atau birokrat) yang dimiliki. Jika kedua belah pihak sepakat, selanjutnya mengikuti proses belajar-mengajar. Lalu Ketua Departemen Ilmu Politik mengusulkan kepada Dekan FISIP USU dan selanjutnya Dekan akan mengirimkan usulan kepada Rektor USU untuk diterbitkan Surat Keputusan sebagai dosen luar biasa.
Untuk dosen luar biasa atau dosen tidak tetap, SK tersebut berguna sebagai persetujuan dari Rektor USU menjadi dosen luar biasa. Setelah mendapat persetujuan, dosen yang bersangkutan telah dapat mengajar sesuai dengan mata kuliah yang diperlukan.
A. PENGELOLAAN DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG
Pengelolaan dosen dilakukan oleh Departemen Ilmu Politik berdasarkan peraturan yang ada. Biasanya pengelolaan dosen diputuskan dalam rapat internal departemen yang antara lain:
- Pembagian mata kuliah untuk setiap dosen dan tenaga pendukung
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
- Pembimbing skripsi mahasiswa
- Pembimbing praktikum mahasiswa
B. PROFIL DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG
Departemen Ilmu Politik diasuh 13 dosen tetap dengan kualifikasi: 1 orang bergelar Doktor (S-3), 7 orang Master (S-2), dan 2 orang sedang menempuh S-2, dan 2 orang sedang menempuh Doktor (S-3). Pengkhususan dan kepakaran mereka meliputi bidang: Filsafat dan Teori-Teori Politik, Hubungan Internasional, Resolusi Konflik, Politik Lokal, Pemilu, Ekonomi Politik, Administrasi dan Kebijakan Publik, dan lain sebagainya.
Begitu juga dengan tenaga pendukung (dosen luar biasa). Mereka adalah orang-orang yang memiliki keahlian dan ketrampilan khusus dalam kajian-kajian perbandingan politik. Profil dosen yang ada di Departemen Ilmu Politik dapat dilihat pada lampiran.
C. KARYA AKADEMIK DOSEN
Bab 1: Pengelo
laan Pend
idikan
8
Jumlah Total SKS yang diajarkan
Pendidikan S1, S2, S3 dan Asal Universitas
Jabatan Fungsional
Akademik
Bidang Keahlian Mata Kuliah yang diajarkan
selama 3 tahun terakhir Semester Genap
Semester Ganjil Subhilhar Jakarta, 18
Juli 1962
131754528 S1 FISIP - USU
S2 Flinders University Australia S3 Universiti Sains Malaysia (USM), Penang, Malaysia
Lektor Kepala Studi Pembangunan - Teori dan Problema Pembangunan
- Ekonomi Politik
- 3 SKS S2 Universitas Indonesia
Lektor Ilmu Politik - Pemikiran Politik Barat
- Metodologi Penelitian Ilmu Politik
- Demokrasi dan HAM
- Pemerintahan dan Politik Lokal
131485245 Si Univ. Katholik Parahyangan S2 Univ. Gajah Mada
Lektor Kepala Ilmu Politik - Sistem Politik Indonesia
- Sejarah Pemikiran Politik Indonesia
- Pembangunan dan Perubahan Politik di Indonesia
- Sistem Perwakilan Politik
- Metodologi Ilmu Politik
3 SKS
3 SKS
3 SKS 3 SKS 3 SKS
Heri Kusmanto Probolinggo, 6 Oktober 1964
132215084 S1 UNPAD S2 Universitas. Indonesia Sedang menempuh Studi S3 di USM Malaysia
Lektor American Studies - Teori Hubungan Internasional
- Studi Kawasan 3 SKS
3 SKS Zakaria Thaher Kuala
Lumpur, 15 Januari 1958
131568385 S1 FISIP USU S2 MSP USU
Lektor Kepala Administrasi Publik - Partai Politik dan PEMILU 3 SKS
Rosmeri Banda Aceh, 15 Desember 1959
131789611 S1 FISIP UI
S2 USM (University Sains Malaysia)
Lektor Hubungan Internasional
- Pengantar Ilmu Politik
- Sosiologi Politik
- Sistem Politik Negara-negara ASEAN
- Politik Luar Negeri Indonesia
3 SKS
2 SKS
3 SKS 3 SKS
Panduan Perkulihan Departemen
Ilmu Politik FISIP
Evi Novida Ginting
Medan, 11 November 1965
132102005 S1 FISIP USU S2 MSP USU
Lektor Perencanaan - Teori dan Prilaku Organisasi
- Pemeritahan dan Politik Lokal 3 SKS 3 SKS
131763358 S1 FISIP USU
S2 University of Essex Inggris
Asisten Ahli Komunikasi Politik - Filsafat Ilmu Politik
- Teori Konflik dan Perubahan Sosial
3 SKS 3 SKS Tengku Irmayani Mdan, 30 Juni
1968
132096757 S1 FISIP USU S2 Univ. Gajah Mada
Lektor Ilmu Politik - Pemikiran Politik di Negara Berkembang
- Pembangunan Politik
- Analisa Politik
3 SKS
3 SKS
3 SKS Muryanto Amin Medan, 30
September 1974
132306950 S1 FISIP USU S2 Universitas Indonesia
Asisten Ahli Politik Lokal - Teori dan Problema Pembangunan
- Kekuatan-kekuatan Politik
Indonesia 3 SKS
132313749 S1 FISIP UGM S2 UGM
Staf Pengajar Hubungan Internasional
- Organisasi dan Administrasi Internasional
- Ekonomi Politik
- Studi Kawasan
- Teori Hubungan Internasional
3 SKS
Sedang menempuh S3 di USM Malaysia
Staf Pengajar - Metodologi Ilmu Politik
- Metode Penelitian Ilmu Politik \
Bab 1: Pengelolaan Pendidikan
10
1.5. PENGELOLA DEPARTEMEN
Departemen Ilmu Politik FISIP USU dipimpin oleh seorang Ketua Departemen. Dalam pelaksanaan tugas-tugas akademik dan administrasi pendidikan Ketua Program Studi dibantu oleh Sekretaris Program Studi dan satu orang pegawai administrasi. Dosen dalam menjalankan tugasnya dosen untuk pelaksanaan proses belajar-mengajar bertanggung jawab kepada Ketua Departemen. Struktur organisasi dapat dilihat sebagai berikut:
Ketua Departemen Ilmu Politik bertanggung jawab terhadap jalannya kegiatan departemen, seperti:
- Perencanaan kegiatan departemen dan pelaksanaannya - Penentuan dosen pengasuh mata kuliah
- Penentuan dosen wali
- Penentuan judul skripsi dan dosen pembimbing - Izin Praktek Kerja mahasiswa
Sekretaris departemen bertugas membantu Ketua departemen dalam pelaksanaan kegiatan program studi. Staf pengajar bertanggungjawab terhadap jalannya pendidikan di kelas. Sedangkan tenaga administrasi bertugas menjadi administratif support.
Alamat Sekretriat dan Perkuliahan:
Jl. Dr. Sofian No. 1 Kampus USU Medan – 20155 Telp./Fax: 061-8220760, 061-8221346
Ketua Departemen
Sekretaris
Departemen Administrasi
Dosen
•Dosen Wali
•Koordinator Mata Kuliah
Dosen Dosen
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
BAB
2
KURIKULUM
urikulum Departemen Ilmu Politik FISIP USU disusun dengan mengacu kepada visi, misi, tujuan, dan sasaran yang telah ditetapkan oleh departemen dengan selalu berpedoman kepada visi dan misi fakultas serta universitas. Kurikulum Departemen Ilmu Politik telah disusun dan ditetapkan berdasarkan SK Rektor USU Nomor 1031/J05/SK/PP/2001 tentang Kurikulum Program Sarjana (S-1) Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Susunan kurikulum Departemen Ilmu Politik FISIP USU adalah sebagai berikut:
2.1. KURIKULUM SARJANA PROGRAM STUDI ILMU POLITIK FISIP
Semester I
No. Kode Mata Kuliah Kelompok SKS
1. UNI 109 Etika MPK 2 2. SP 234 Azas-azas Manajemen MKK 3 3. UNI 107 Bahasa Indonesia MKK 2 4. SPP 111 Pengantar Ilmu Politik MKK 3 5. SP 121 Pengantar Sosiologi MKK 3 6. SP 111 Pengantar Antropologi MKK 3 7. UNI 108 Bahasa Inggris MKK 2 8. SP 133 Teori dan Problema Pembangunan MKB 3
Jumlah 21
Semester II
No. Kode Mata Kuliah Kelompok SKS
1. Agama: MPK 2 UNI 101 Islam MPK UNI 102 Kristen Protestan MPK UNI 103 Kristen Katholik MPK UNI 104 Budha MPK
Bab 2: Kurikulum
12
No. Kode Mata Kuliah Kelompok SKS
2. SP 223 Filsafat Ilmu MKK 3 3. EK 195 Sistem Ekonomi Indonesia MKK 3 4. SP 122 Sistem Sosial Budaya Indonesia MKK 3 5. SP 123 Sistem Politik Indonesia MKB 3 6. SP 124 Pemikiran Politik di Negara
Berkembang MKB 3 7 SP 125 Teori Politik MKB 3
Jumlah 20
Semester III
No. Kode Mata Kuliah Kelompok SKS
1. Komunikasi Politik MKB 2 2. UNI 106 Pendidikan Kewarganegaraan MPK 2 3. PAM 213 Pengantar Statistik Sosial MKK 3 4. SP 214 Metode Penelitian Sosial MKK 3 5. MK 106 Sistem Hukum Indonesia MKK 3 6. Antropologi Politik MKB 2 7. SP 123 Sejarah Pemikiran Politik
Indonesia MKB 3
Jumlah 18
Semester IV
No. Kode Mata Kuliah Kelompok SKS
1. SP 126 Partai Politik dan PEMILU MKB 3 2. SP 127 Pembangunan Politik MKB 3 3. SP 128 Sosiologi Politik MKB 3 4. SP 129 Pembangunan dan Perubahan
Politik di Indonesia MKB 3 5. SP 131 Sistem Politik di Negara-negara
ASEAN MKB 2 6. SP 132 Studi Kebijakan Publik MKB 3
Jumlah 17
Semester V
No. Kode Mata Kuliah Kelompok SKS
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
Semester VI
No. Kode Mata Kuliah Kelompok SKS
1. SPP 140 Pemikiran Politik Barat MKB 3 2. SPP 141 Pemikiran Politik Islam MKB 3 3. SPP 142 Teori Perbandingan Ilmu Politik MKB 3 4. SPP 143 Organisasi dan Administrasi
Internasional MKB 3 5. SPP 145 Metodologi Penelitian Ilmu Politik MKB 2
Jumlah 14
Semester VII
No. Kode Mata Kuliah Kelompok SKS
1. SPP 144 Praktikum MKB 3 2. SPP 146 Teori Konflik dan Perubahan Sosial MKB 3 3. SPP 147 Metodologi Ilmu Politik MKB 3 4. SPP 148 Ekonomi Politik MKB 3 5. SPP 149 Politik Luar Negeri Indonesia MKB 3 6 SPP 151 Analisa Politik MKB 3 7 SPP 152 Demokrasi dan HAM MKB 3
Jumlah 21
Semester VIII
No. Kode Mata Kuliah Kelompok SKS
1. SPP 153 Kekuatan-kekuatan Politik Indonesia MKB 3 2. SPP 154 Studi Kawasan MKB 3 3. SPP 155 Pemerintahan dan Politik Lokal MKB 2 4. SPP 156 Kapita Selekta Masalah-Masalah
Politik MKB 2 5. SPP 157 Skripsi MKB 6
Jumlah 16
Catatan:
Bab 2: Kurikulum
14
2.2. DESKRIPSI MATA KULIAH
Nama Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : UNI 106 PAM
Bobot Mata Kuliah : 2 SKS
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa akan dapat menjelaskan tentang permasalahan jiwa Pancasila, Undangundang 1945 dalam kehidupannya sebagai warga Negara Indonesia, melakasanakan hak dan kewajiban secara santun, jujur, dan demokratis secara ikhlas sebagai warga negara terdidik alam kehidupannya yang bertanggung jawab, pengetahuan dan pemahaman tentang beragam dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, memupuk sikap perilaku yang sesusai dengan nilai-nilai dan norma Pancasila sehingga mampu menanggapi perubahan yang terjadi dalam rangka keterpaduan IPTEKS dan pembangunan.
Nama Mata Kuliah : Bahasa Inggris Kode Mata Kuliah : UNI 108 Bobot Mata Kuliah : 2 SKS
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat menguasai teknik-teknik membaca dan menguasai struktur kalimat yang dapat menunjang ketrampilan membaca dalam Bahasa Inggris dengan baik untuk kebutuhan akademis melalui teknik skimming, scanning, guessing meanings, text organization, reading graphs, transferring information dan distinguishing facts and opinions.
Nama Mata Kuliah : Bahasa Indonesia Kode Mata Kuliah : UNI 107
Bobot Mata Kuliah : 2 SKS
- Mata kuliah ini membahas tentang Ragam bahasa, pungtuasi, diksi (pilihan kata), kalimat, paragraf, tema, kerangka karangan.
- Mahasiswa mampu menuangkan gagasan ke dalam tulisan ilmiah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
Nama Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Politik Kode Mata Kuliah : SPP 111
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Mata kuliah ini mencakup pokok bahasan tentang pengertian ilmu politik, Negara dan kesatuan, kedaulatan, konstitusi, system pemerintahan, badan legislative, public opinion, partai-partai politik dan demokrasi. Selain itu dengan mempelajari ilmu politik, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan pengetahuan dan daya analisa mahasiswa sehingga mahasiswa dapat memahami politik pada umumnya, memngetahui prinsip-prinsip dalam pemerintahan, khususnya di Indonesia serta mengetahui perkembangan politik di Indonesia.
Nama Mata Kuliah : Pengantar Sosiologi Kode Mata Kuliah : SP 121
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mahasiswa tentang konsep dasar Sosiologi. Pengetahuan tentang konsep-konsep dasar tersebut diharapkan dapat dipergunakan oleh mahasiswa sebagai bekal awal mengenal Sosiologi. Adapun pokok-pokok bahasan mata kuliah meliputi: obyek studi sosiologi, sejarah perkembangan sosiologi, pandangan para perintis (the founding fathers), teori sosiologi modern, metodologi serta pengertian tentang individu, masyarakat, kebudayaan, interaksi sosial, stratifikasi sosial, kelompok sosial, lembaga sosial dan perubahan sosial. kuliah diberikan dalam bentuk ceramah dan diskusi. Nilai akhir mata kuliah ini adalah akumulasi nilai ujian sisipan, ujian semester, partisipasi kelas dan tugas-tugas lain.
Nama Mata Kuliah : Pengantar Antropologi Kode Mata Kuliah : SP 111
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
- Materi yang dijelaskan yaitu seperti; Pengertian Antropologi dan ruang lingkup serta konsep dasar dalam antropologi dengan pendekatan menyeluruh, makhluk manusia, kepribadian, masyarakat, kebudayaan, dinamika masyarakat dan kebudayaan, aneka warna masyarakat dan kebudayaan, etnografi,teori dan metode antropologi budaya, penelitian lintas budaya mengenai kepribadian, antropologi terapan.
Bab 2: Kurikulum
16
Nama Mata Kuliah : Sistem Sosial Indonesia Kode Mata Kuliah : SP 122
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Mata kuliah Sistem Sosial Indonesia dirancang agar mahasiswa mampu memahami karakter dan dinamika masyarakat Indonesia dari sudut pandang Sosiologi. Mata kuliah ini secara lebih khusus dirancang untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang bagaimana struktur sosial dan proses sosial masyarakat Indonesia, dan masalah-masalah yang dihadapinya dalam proses-proses pembentukan negara bangsa Indonesia. Materi mata kuliah ini secara garis besar dibagi ke dalam lima bagian yaitu (1) Pengertian dasar sistem sosial, (2) Teori dan konsep masyarakat majemuk, (3) Masyarakat Indonesia sebagai masyarakat majemuk, (4) Tantangan dan peluang integrasi masyarakat Indonesia modern, (5) Prospek dan dinamika perubahan masyarakat Indonesia di masa depan.
Nama Mata Kuliah : Agama Islam Kode Mata Kuliah : UNI 101 Bobot Mata Kuliah : 2 SKS
- Mengkaji dan memberi pemahaman tetang hakikat manusia yang membutuhkan panduan hidup, baik secara individu maupun sosial dalam rangka mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Dengan memahami dirinya dan alam semesta yang telah diberi aturan oleh Penciptanya, aturan itulah yang disebut ayat kauniyah dan tanziliyah. Ayat tanziliyah inilah yang dirinci pada bahasan aqidah, syari’ah, akhlaq dan sejarah Islam. Penekanan utama ada pada aplikasi ajaran tersebut pada tingkah laku keseharian, baik yang bersumber dari Al-Qur’an maupun dari sunnah Rasulullah S.A.W.
- Setelah menyelesaikan Kuliah ini mahasiswa akan dapat menjelaskan peranan Agama dalam kehidupan manusia dan dapat mengamalkannya dalam hidup keseharian.
Nama Mata Kuliah : Agama Kristen Protestan Kode Mata Kuliah : UNI 102
Bobot Mata Kuliah : 2 SKS
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
Nama Mata Kuliah : Agama Katholik Kode Mata Kuliah : UNI 103
Bobot Mata Kuliah : 2 SKS
Menerangkan Sejarah Agama, Metode, Metode Kritis Historis, Musa Dan Penyebaran Maut Laut Merah, Prinsip Sosial Manusia, Disclosure Dan Sejarah, Struktur Gereja Katholik, Kelamahan Agama Kodrati, Magisterium dan Morlitas, dan Sejarah Keselamatan.
Nama Mata Kuliah : Agama Budha Kode Mata Kuliah : UNI 104 Bobot Mata Kuliah : 2 SKS
Mata kuliah ini membahas tentang kitab suci Tripitaka, Ketuhanan Yang Maha Esa dalam agama Budha, Triatna, Catur Arya Satyani, Tilakkhana, Brahma Vihara, Pancasakhandha, Kharma dan Punarbhava, Paticca Samuppada, Bhumi dan Nirvana, candi-candi Budha di Indonesia, perkembangan agama Budha di Indonesia.
Nama Mata Kuliah : Sistem Ekonomi Indonesia Kode Mata Kuliah : EK 195
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Sistem ekonomi Indonesia merupakan mata kuliah dengan cakupan materi perkuliahan sebagai berikut: Konsep-konsep dasar ilmu ekonomi, Teori ekonomi: makro, mikro, sistem, dan aplikasinya dengan ilmu lain serta kehidupan perekonomian di masyarakat, Produksi, konsumsi, distribusi; individu, masyarakat, negara dan dunia internasional (regional, global), Koperasi; Latar belakang, sistem, koperasi di Indonesia dan internasional, Pembangunan Ekonomi; konsep, Faktor-faktor dominan, kebijakan ekonomi nasional dan pertumbuhan ekonomi, pemrataan dan kesejahteraan masyarakat, sistem Ekonomi kerakyatan dan sektor informal.
Nama Mata Kuliah : Sistem Hukum Indonesia Kode Mata Kuliah : MK 106
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Bab 2: Kurikulum
18
Nama Mata Kuliah : Filsafat Ilmu Kode Mata Kuliah : SP 223 Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Filsafat ilmu membahas makluk hidup pencari kebenaran, teori tentang kebenaran, ilmu pengetahuan, deduksi, induksi dan metode ilmiah, paradigma Ilmu dan psedo ilmu, perangkat lunak ilmu pengetahuan, agama sebagai kebenaran, hubungan antara ilmu dan bidang-bidang lain. Selain itu Filsafat Ilmu juga membahas Latar Belakang Lahirnya Filsafat (Ilmu), Perbedaan Filsafat dengan Pengetahuan-Pengetahuan Lain, Kebenaran Filosofis, Aliran-Aliran Pemikiran dalam Filsafat, Hubungan Filsafat dengan Ilmu Pengetahuan, Serta Fungsi Filsafat dalam Kehidupan Manusia.
Nama Mata Kuliah : Metode Penelitian Sosial Kode Mata Kuliah : SP 214
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Membicarakan pengertian dan metode dan teknih, objektivitas dan subjektivitas, induktif, dan deduktif, perbedaan teori, paradigma dan pendekatan, penelitian ilmiah dan non ilmiah, penelitian kualitatif dan kuantitatif, penentuan masalah, asumsi dan hipotesis, korpus, data/ sumber data, populasi, sampel, prosedur sampilng, metode dan teknih pengumpulan data, metode dan teknik pengkajian data, telaah kepustakaan, sistem perujukan penyusunan daftar pustaka, dan praktek penyusunan draf proposal penelitian.
Setelah mengikuti kuliah selama satu semester, mahasiswa akan berkompeten: mengetahui ragam dan jenis metode penelitian serta proses penelitian ilmiah baik kualitatif maupun kuantitatif. Menerangkan unsur-unsur penelitian ilmiah serta hubungan antara unsur-unsur penelitian tersebut dalam proses penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. Mencari data penelitian dari berbagai sumber, baik secara konvensional maupun dengan memanfaatkan sarana teknologi informasi dan komunikasi.
Nama Mata Kuliah : Sistem Politik Indonesia Kode Mata Kuliah : SP 123
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
menyebabkan mahasiswa mampu menganalisis sebab akibat dari perbedaan berbagai sistem politik.
Nama Mata Kuliah : Pengantar Statistik Sosial Kode Mata Kuliah : PAM 213
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Mata kuliah ini membahas konsep dasar statistik dan penerapan dalam penyelesaian latihan soal untuk penarikan kesimpulan. Memperjelaskan konsep-konsep tentang jiwa penalaran statistik dan penggunaanya ditekankan pentingnya model statistik sebagai dasar metode analisis data setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa mengetahui konsep-konsep dasar statistik.
Nama Mata Kuliah : Azas-Azas Manajemen Kode Mata Kuliah : SP 234
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Memberikan ilmu pengetahuan manajemen secara konprehensif, integral, terpadu dan holistik sehingga mahasiswa mempunyai pola pikir (mindset) dan pola tindak yang up to date bagi pengembangan dan pemecahan masalah dalam pengambilan keputusan dibidang organisasi bisnis/ perusahaan pencari laba, maupun pemerintah dan organisasi nirlaba.
Materi mata kuliah pengantar manajemen ini membahas konsep-konsep, prinsip-prinsip, teknik-teknik, proses dan sistem manajemen. Dalam aplikasinya menggunakan landasan filosofis, teori dan pembentukan keterampilan profesional berdasarkan kompetensi manajerial, serta tanggung jawab sosial dan etika, baik lingkup lokal, nasional, maupun internasional.
Nama Mata Kuliah : Etika Kode Mata Kuliah : UNI 109 Bobot Mata Kuliah : 2 SKS
Agar mahasiswa mampu membentuk dan mengembangkan dirinya menjadi kepribadian baik yang taat etika, agama, norma, dan moral serta mampu menerapkan di masyarakat khususnya dunia kerja
Bab 2: Kurikulum
20
Nama Mata Kuliah : Ekonomi Politik Kode Mata Kuliah : SPP 148
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Dimulai sejak adanya perubahan sistem dunia pada tahun 1970-an, persoalan ekonomi menjadi suatu aspek yang tidak bisa dipisahakan oleh keberadaan politik. Kuliah ini akan mempejalari pengaruh dan interaksi banyak aktor dalam pembentukan struktur ekonomi politik internasional, mulai dari Negara, rezim keuangan internasional seperti IMF dan Bank Dunia. Rezim perdagangan dunia seperti WTO, perusahaan transnasional dengan kekuatan investasinya, serta NGO dan epistemic community lainnya. Kuliah ini akan menggabungkan metode ceramah, presentasi kelompok dan diskusi kelas, serta jumlah penugasan. Mata kuliah ini diharapkan mahasiswa akan mengetahuhi dan memahami tentang pertama mampu menganalisa fenomena politik internasional yang sedang berlangsug. Kedua, mahasiswa mampu menjelaskan definisi dan beberapa paradigma ekonomi politik internasional. Ketiga, mahasiswa mampu menganalisa tentang pengaruh ekonomi politik internasional terhadap Indonesia.
Nama Mata Kuliah : Teori Hubungan Internasional Kode Mata Kuliah : SPP 138
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Kuliah ini memberikan pemahaman yang mendasar dan komprehensif kepada mahasiwa baru tentang teori hubungan internasional. Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa diharapkan akan bisa memahami konsep-konsep dan masalah-masalah mendasar dalam hubungan internasional. Kuliah ini akan dilangsungkan dengan gabungan metode antara ceramah, riset dan seminar kelompok dengan penilaian didasarkan pada nilai ujian tengah semester, ujian akhir dan tugas-tugas individual. Mata kuliah ini diharapkan mahasiswa akan mengetahuhi dan memahami tentang pertama konsep-konsep hubungan internasional. Kedua, mahasiswa mampu menjelaskan definisi dan beberapa paradigma teori hubungan internasional. Ketiga, mahasiswa mampu menganalisa tentang fenomena hubungan internasional yang sedang terjadi.
Nama Mata Kuliah : Organisasi dan Administrasi Internasional Kode Mata Kuliah : SPP 143
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
internasional serta isu-isu mutakhir yang berkembang. Dengan kerangka berpikir demikian maka akan dihasilkan analisis atas perkembangan dan hambatan serta prilaku dan hubungan Negara-negara anggota organisasi internasional atau regional di masa lalu, kini maupun yang akan datang. Mata kuliah ini diharapkan mahasiswa akan mengetahuhi dan memahami tentang pertama mampu menganalisa fenomena organisasi internasional yang sedang berlangsug. Kedua, mahasiswa mampu menjelaskan definisi dan beberapa paradigma organisasi internasional. Ketiga, mahasiswa mampu menganalisa tentang pengaruh organisasi internasional terhadap Indonesia.
Nama Mata Kuliah : Kekuatan-Kekuatan Politik Indonesia Kode Mata Kuliah : SPP 153
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Kelas ini akan mempelajari kekuatan-kekuatan politik Indonesia saat ini, yang tidak terlepas dari pembentukan pola-pola dasar perpolitikan Indonesia di masa lalu. Perubahan politik dari masa ke masa sangat ditentukan oleh konstelasi kekuatan politik yang membentuk dan mempengaruhi proses pengambilan kebijakan di Indonesia. Mahasiswa akan diajak untuk membahas variasi elemen politik yang membentuk beragam kekuatan politik tersebut, termasuk ideologi, lembaga-lembaga formal, lembaga-lembaga non formal, dan kelas-kelas dalam masyarakat. Semua topic kemudian akan didiskusikan bersama dalam bentuk presentasi kelompok-kelompok kecil. Mata kuliah ini diharapkan mahasiswa akan mengetahuhi dan memahami tentang pertama mampu menganalisa kekuatan politik Indonesia. Kedua, mahasiswa mampu menjelaskan definisi dan beberapa paradigma kekuatan-kekuatan politik. Ketiga, mahasiswa mampu menganalisa tentang pengaruh kekuatan politik Indonesia terhadap elemen sosial lainnya.
Judul Mata Kuliah : Teori & Problema Pembangunan Kode Mata Kuliah : SP 133/3 SKS
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Bab 2: Kurikulum
22
pembangunan dalam berbagai perspektif dengan model dan contohnya yang diterapkan oleh negara-negara berkembang dan negara maju.
Judul Mata Kuliah : Teori Perbandingan Ilmu Politik Kode Mata Kuliah : SPP 142
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Kuliah ini didesain sebagai pengantar untuk mempelajari perbandingan politik dalam teori maupun praktik. Dengan terlebih dahulu melihat perkembangan teori dan metode perbandingan politik, mahasiswa kemudian diajak untuk memahami lebih lanjut sistem dan struktur politik yang berbeda-beda. Pemahaman itu akan meliputi pula analisis input dan output sistem serta bagaimana keduanya menghasilkan dinamika perkembangan dan perubahan politik. Kuliah ini dilangsungkan dengan metode ceramah dan diskusi kelas dengan penilaian terhadap mahasiswa meliputi keaktifan kelas, penugasan dan ujian. Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat memahami secara komprehensif tentang teori perbandingan politik.dan membandingkan fenomena teori politik berdasarkan teori-teori yang dipelajari.
Judul Mata Kuliah : Politik Luar Negeri Indonesia Kode Mata Kuliah : SPP 149
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Melalui pendekatan sejarah politik, mata kuliah ini mengajak mahasiswa untuk menganalisis perubahan-perubahan idiologis dan paradigmatik yang terjadi dalam politik luar negeri Indonesia setelah tahun 1945 hingga kini. Faktor kepemimpinan nasional, kepentingan nasional, idiologi negara, konstelasi politik domestik, sistem internasional dan hadirnya isu-isu global menjadikan politik luar negeri Indonesia selalu mengalami perubahan. Pengkajian dinamika politik luar negeri dan diplomasi Indonesia ini akan dilangsungkan dalam kelas yang menggabungkan metode ceramah, diskusi dan sejumlah penugasan. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami secara komprehensif tentang politik luar negeri Indonesia.
Judul Mata Kuliah : Teori Konflik dan Perubahan Sosial Kode Mata Kuliah : SPP 142
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
seperti: kekuasaan, identitas, gender, dan lain-lain. Dibidang transformasi, kuliah ini akan mendiskusikan strategi menangani konflik, mempengaruhi kebijakan, melakukan intervensi, menangani situasi pasca konflik, perang serta pembenahan sosial dan governance. Kuliah ini tepat sekali bagi mahasiswa yang bercita-cita menjadi praktisi atau membuat kebijakan dibidang resolusi konflik, penegakan keadilan dan hak asasi manusia, diplomasi dan keamanan, dan diberbagai bidang kerja lembaga swadaya masyarakat internasional. Kuliah ini akan dijalankan dalam bentuk kegiatan belajar aktif dan koklaboratif dengan penilaian didasarkan atas presentasi dan sejumlah tugas. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami secara komprehensif tentang teori perbandingan politik dan membandingkan fenomena politik berdasarkan teori-teori yang dipelajari.
Judul Mata Kuliah : Pembangunan Politik Kode Mata Kuliah : SPP 142
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Kuliah ini didesain sebagai pengantar untuk mempelajari perbandingan politik dalam teori maupun praktik. Dengan terlebih dahulu melihat perkembangan teori dan metode perbandingan politik, mahasiswa kemudian diajak untuk memahami lebih lanjut sistem dan struktur politik yang berbeda-beda. Pemahaman itu akan meliputi pula analisis input dan output sistem serta bagaimana keduanya menghasilkan dinamika perkembangan dan perubahan politik. Kuliah ini dilangsungkan dengan metode ceramah dan diskusi kelas dengan penilaian terhadap mahasiswa meliputi keaktifan kelas, penugasan dan ujian. Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat memahami secara komprehensif tentang teori perbandingan politik. Dan membandingkan fenomena teori politik berdasarkan teori-teori yang dipelajari.
Judul Mata Kuliah : Partai Politik dan Pemilu Kode Mata Kuliah : SP 126
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Bab 2: Kurikulum
24
perwakilan politik, Pemilu, kepartaian dan demokratisasi. Kesemuanya akan dibahas melalui serial diskusi kelompok kecil, debat kelas, permainan, analisis teks, analisis fotografis, dan presentasi kelas. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat: Pertama, memahami sistem partai politik, Kedua, memahami jenis-jenis pemilihan umum yang telah dilaksanakan di berbagai negara; Ketiga, menganalisis tentang kepartaian dan sistem pemilu di Indonesia.
Judul Mata Kuliah : Teori-Teori Politik Kode Mata Kuliah : SP 125
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Mata kuliah ini membahas tentang fungsi teori dan ruang lingkup kajian teori-teori politik, peta dan perkembangan teori politik, teori-teori makro dan mikro. Struktural dan agen, teori-teori strukturasi, teori-teori posmodernisme, teori tentang kekuasaan, teori tentang pembangunan, teori hegemoni dan teori civil society, feminisme, teori-teori negara (perspektif Marxis), teori-teori negara model pluralis, teori-teori negara pasca kolonial dan teori pilihan rasional. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami secara komprehensif tentang teori-teori politik dan menganalisis realitas politik berdasarkan teori-teori yang dipelajari
Judul Mata Kuliah : Pemikiran Politik Barat Kode Mata Kuliah : SPP 140
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Materi ini diberikan dengan tatap muka yang menjelaskan tentang: Pertama, ide-ide politik yang dikemukakan oleh para pemikir sejak masa pemikir Yunani Kuno, Romawi Kuno, pemikir hukum alam, sampai pada pemikiran-pemikiran liberalisme, dan sosialisme. Kedua, latar belakang kehidupan serta situasi politik yang melatarbelakangi lahirnya pemikiran politik tersebut. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat mengetahui dan memahami tentang beberapa ide-ide politik sejak awal Yunani Kuno hingga ide politik modern tentang keadilan, sistem pemerintahan, pengoperasian kewenangan, ideologi politik yang berkembang, kekuasaan dan demokrasi.
Judul Mata Kuliah : Sejarah Pemikiran Politik Indonesia Kode Mata Kuliah : SPP 123
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
yang pernah ada dan tengah berkembang di Indonesia. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami latar belakang sejarah dan konsep pemikiran politik, memahami dan mengidentifikasi pemikiran politik dan aliran-aliran, kelompok-kelompok, dan dapat menjelaskan dan menganalisa pengaruh pemikiran politik terhadap proses politik di Indonesia.
Judul Mata Kuliah : Teori Perbandingan Ilmu Politik Kode Mata Kuliah : SPP 142
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Mata kuliah ini didesain sebagai pengantar untuk mempelajari perbadingan politik dalam teori maupun praktik. Dengan terlebih dahulu melihat perkembangan teori dan metode perbandingan politik, mahasiswa kemudian akan diajak untuk memahami lebih lanjut sistem dan struktur politik yang berbeda-beda. Pemahaman itu akan meliputi analisis input dan output sistem serta bagaimana keduanya menghasilkan dinamika perkembangan dan perubahan politik. Kuliah ini dilangsungkan dengan metode ceramah dan diskusi kelas dengan penilaian terhadap mahasiswa meliputi keaktifan kelas, penugasan dan ujian. Setelah mengikuti mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat memahami secara komprehensif tentang teori perbandingan politik. Dan membandingkan fenomena teori politik berdasarkan teori-teori yang dipelajari.
Judul Mata Kuliah : Studi Kebijakan Publik Kode Mata Kuliah : SPP 132
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Kebijakan publik merupakan arena pembangunan ilmu politik yang sangat penting untuk dipelajari kalau dikaitkan dengan peran sentral pemerintah sebagai perumus, pengelola proses, dan juga eksekutor kebijakan. Studi kebijakan publik memang dirancang untuk memahami secara mendalam arena-arena perluasan ilmu politik. Selain itu, mata kuliah ini bertujuan untuk membekali kecakapan analisis mahasiswa untuk nantinya terlibat dalam proses pembuatan kebijakan. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami secara komprehensif tentang teori kebijakan publik.
Judul Mata Kuliah : Sistem Politik Negara-Negara ASEAN Kode Mata Kuliah : SP 131
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Bab 2: Kurikulum
26
hal politik, ekonomi dan sosial. Namun di sisi lain banyak juga ditemukan perbedaan khas yang dimiliki oleh negara-negara dikawasan ini. Prestasi dan problematika yang dihadapi oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini bisa dikategorikan dalam tiga pekerjaan besar: Pertama. Nation building, Kedua. State building, Ketiga. Economic development. Kuliah ini sebahagian besar akan menggunakan metode diskusi kelas. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami nation building, state building, dan economic development dari negara-negara tersebut.
Judul Mata Kuliah : Pemikiran Politik di Negara Berkembang Kode Mata Kuliah : SP 124
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Kuliah ini akan memaparkan kompleksitas masalah-masalah yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkembang atau dunia ketiga. Pada dasarnya, negara-negara sedang berkembang memiliki dua masalah pokok, yaitu horizontal cleavages dan vertical cleavages. Oleh karena itu, konsentrasi kuliah ini dengan menggunakan metode diskusi kelompok dengan penugasan yang diarahkan kepada membahas integrasi dan masalah pembangunan. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami pemikiran politik di negara berkembang sekaligus beberapa persoalan yang dihadapi oleh negara-negara berkembang.
Judul Mata Kuliah : Sosiologi Politik Kode Mata Kuliah : SP 128
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
Judul Mata Kuliah : Pemikiran Politik Islam Kode Mata Kuliah : SP 141
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Materi disampaikan dengan tatap muka, membahas konsep dan lingkup kajian pemikiran politik Islam, perkembangan dan metode analisis pemikiran politik Islam dari beberapa tokoh pemikir Islam. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami konsep pemikiran politik Islam baik yang disampaikan oleh pemikir Islam klasik maupun kontemporer.
Judul Mata Kuliah : Teori dan Prilaku Organisasi Kode Mata Kuliah : SP 139
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Tujuan mata kuliah ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa S-1 tentang konsep organisasi meliputi teori, struktur, kultur, desai, lingkungan dan keterkaitan antara konsep-konsep tersebut. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami tentang konsep tersebut sekaligus dapat memberikan analisis tentang kasus-kasus organisasi yang aktual.
Judul Mata Kuliah : Pembangunan dan Perubahan Politik Kode Mata Kuliah : SP 129
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Mata kuliah ini mempelajari pembangunan dan perubahan politik di Indonesia. Pembahasan akan diarahkan pada berbagai pemikiran tentang politik di Indonesia. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat: Pertama. Memahami latar belakang sejarah dan konsep pemikiran politik di Indonesia. Kedua. Mengidentifikasi pemikiran politik berbagai aliran. Ketiga. Menjelaskan pembangunan dan perubahan politik di Indonesia.
Judul Mata Kuliah : Demokrasi dan HAM Kode Mata Kuliah : SP 152
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Bab 2: Kurikulum
28
Judul Mata Kuliah : Metodologi Penelitian Ilmu Politik Kode Mata Kuliah : SP 145
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang bagaimana proses dan kegiatan dari penelitian ilmiah serta bagaimana menyususn rencana penelitian yang benar dan sesuai dengan prinsip-prinsip penelitian ilmiah. Pada awal kuliah, mahasiswa diajak untuk mengkaji mengenai perbedaan antara perencanaan penelitian dan rencana penelitian. Selanjutnya kepada mahasiswa diberikan pemahaman mengenai unsur dan langkah-langkah dalam merencanakan sebuah penelitian ilmiah. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami dan mampu membuat proposal rancangan penelitian ilmu politik.
Judul Mata Kuliah : Metodologi Ilmu Politik Kode Mata Kuliah : SPP 147
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Mata kuliah ini bertujuan untuk mengantarkan mahasiswa memahami bagaimana ilmu politik mencoba menjelaskan berbagai gejala politik dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa diajak untuk menjawab pertanyaan penting dalam metodologi lmu politik, misalnya apa yang menjadi tugas ilmu politik jika dihadapkan pada gejala politik; apakah cukup dengan hanya memberikan deskripsi atau harus diperluas menjadi eksplanasi dan apa saja yang menjadi syarat harus dipenuhi untuk menampilkan eksplanasi yang memuaskan. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami metodologi ilmu politik.
Judul Mata Kuliah : Kapita Selekta Masalah-Masalah Politik Kode Mata Kuliah : SPP 156
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
Judul Mata Kuliah : Studi Kawasan Kode Mata Kuliah : SPP 154
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Kuliah ini akan memberitahukan pengetahuan dasar tentang berbagai kawasan dunia terkait dengan sistem pemerintahan, politik luar negeri dan kebijakan pemerintahan negara. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami sistem pemerintahan, politik luar negeri, dan kebijakan di setiap kawasan.
Judul Mata Kuliah : Sistem Perwakilan Politik Kode Mata Kuliah : SP 134
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Melalui mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui dan memahami aplikasi dasar atas trias politica di Indonesia terutama menyangkut perwakilan politik. Kuliah ini akan menggunakan kombinasi antara ceramah dan sikusi. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami sistem perwakilan politik Indonesia.
Judul Mata Kuliah : Filsafat Ilmu Politik Kode Mata Kuliah : SPP 136
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Kajian tentang filsafat politik mempunyai kairan erat dengan sejarah dan pemikiran politik serta dengan hal-hal yang berhubungan dengan etika, moralitas dan idealisme politik secara umum. Materi kuliah ini akan banyak bersentuhan dengan aspek-aspek pemikiran politik mulai dari zaman Yunai Kuno sampai ke zaman sekarang ini. Dengan pengertian ini, pemikiran politik bisa disebut sebagai lontaran ide-ide dan pemikiran mengenai politik yang dikemukakan oleh orang-orang pada zamannya masing-masing. Filsafat politik ini akan diarahkan pada filsafat politik di Indonesia. Setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami beberap filsafat ilmu politik di Indonesia.
Judul Mata Kuliah : Analisa Politik Kode Mata Kuliah : SPP 151
Bobot Mata Kuliah : 3 SKS
Bab 2: Kurikulum
30
2.3. PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) Tujuan
1. Melatih mahasiswa untuk menerapkan Ilmu Politik yang telah dipelajari dalam setting praktikum yang dipilih.
2. Melatih keterampilan mahasiswa dalam menerapkan metode Ilmu Politik.
3. Melatih mahasiswa dalam membuat perencanan dan pengelolaan lembaga.
Materi
A. Pemahaman tentang lembaga/organisasi sosial sebagai sistem, ditinjau dari sudut menangani masalah sosial.
1. Letak/kedudukan lembaga dan klasifikasi, peranan, dan fungsinya dalam menangani masalah sosial.
Yang dimaksud dengan klasifikasi lembaga yaitu ditinjau atas dasar:
• Sponsor (ekskutif/yudikatif/legislatif/private sector (BUMN/BUMD/PT/CV)/LSM)
• Bidang yang ditangani (misalnya pemilu, HAM, isu gender, anak, koperasi, usaha kecil & menengah, dan lain sebagainya)
• Wilayah (geografis)
• Pelayanan langsung dan tidak tidak langsung
Yang dimaksud dengan peranan lembaga ialah apakah lembaga tersebut menangani hal-hal yang berkaitan dengan upaya perubahan, pemrosesan, atau pemanfaatan waktu luang.
Yang dimaksud dengan fungsi lembaga adalah apakah lembaga tersebut menangani hal-hal yang berkaitan dengan upaya preventif, rehabilitasi, dan pembangunan.
2. Falsafah lembaga
Berdasarkan nilai-nilai agama/nasional (lihat AD/ART atau penjelasan dari lembaga).
3. Latar belakang berdirinya lembaga 4. Struktur dan pembagian tugas
Apakah lembaga menganut azas desentralisasi atau sentralisasi, bagaimana pelaksanaan struktur organisasi dan sebagainya. 5. Pola pendanaan
- Apakah pendanaan lembaga mengikuti azas sentralisasi atau desentralisasi
- Apakah sumber dana tetap atau tidak tetap
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
6. Perencanaan dan kebijakan lembaga
- Bagaimana prosesnya, apakah dimulai dari pencarian data, analisa data, alternatif kegiatan, pengambilan keputusan tentang kegiatan yang akan dilaksanakan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi.
- Bagaimana teknik-teknik di atas diterapkan dalam perencanaan, misalnya teknik-teknik yang digunakan dalam pencarian data, analisa data, dan sebagainya.
- Keterkaitan perencanaan lembaga dengan tingkat daerah dan nasional.
7. Latar belakang pendidikan dan pengalaman tenaga pengelola lembaga. Adakah tenaga yang berlatar belakang pendidikan ilmu politik dan pekerja sosial.
8. Bagaimana hubungan lembaga dengan masyarakat sekitarnya. 9. Kedudukan lembaga dalam jaringan kerjasama antar
lembaga-lembaga politik.
Materi 1 – 9 dipelajari pada tahap I
B. Pemahaman Proses Perencanaan Lembaga
1. Pengkajian masalah termasuk pengumpulan data, proyeksi, dan inventarisasi unsur-unsur masalah.
2. Analisa nilai yang berlaku dalam masyarakat yang memengaruhi prilaku lembaga (kedudukan nilai dalam masyarakat, kemungkinan perubahan nilai dan sebagainya). 3. Perumusan kebijakan yang dianut dan diterapkan lembaga. 4. Penjabaran program dan kewenangan struktur administrasi bagi
para pelaksana lembaga.
5. Pengukuran, evaluasi, dan pemberian umpan balik.
Peserta praktikum mampu mengevaluasi dan memberi argumentasi terhadap kebijakan/program lembaga.
Materi 1 – 5 dipelajari pada tahap II
C. Pemahaman Manajemen Lembaga
- Latar belakang pemikiran tentang struktur organisasi.
- Kerjasama antar bagian dalam organisasi
- Proses pemantauan dan evaluasi dalam organisasi
- Supervisi antar berbagai tingkat, dan di dalam masing-masing bagian/unit dalam rangka meningkatkan pengetahuan/wawasan dan keterampilan, memperlancar pelayanan terhadap sistem klien serta memelihara kualitas pelayanan.
Bab 2: Kurikulum
32
D. Keterampilan dalam proses penanganan masalah, dari intake process sampai dengan terminasi atau pun dari tahap unfreezing samapi dengan freezing.
1. Proses pemecahan masalah dari intake process sampai dengan terminasi.
a. Mengenali situasi masalah
b. Mengidentifikasi masalah yang ditangani c. Merencanakan pemecahan masalah d. Pelaksanaan kegiatan
e. Mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan f. Mengakhiri relasi bantuan.
2. Proses pemecahan masalah dari unfreezing sampai freezing a. Pengembangan suatu kebutuhan untuk berubah
b. Pemantapan relasi perubahan c. Bekerja ke arah perubahan
Klasifikasi dan diagnosis masalah klien.
Penetapan tujuan dan pemilihan alternatif cara mencapai tujuan.
Penerapan keinginan klien ke dalam kegiatan nyata.
d. Generalisasi dan stabilisasi perubahan (memelihara perubahan yang sudah dicapai sistem klien)
e. Terminasi (berakhirnya relasi bantuan antara petugas dan klien)
Materi tersebut dipelajari pada tahap IV
Rencana Kerja Tahap I
Mempelajari lembaga atau organisasi sosial sebagai sistem ditinjau dari sudut pandang Ilmu Politik dan membuat rencana kerja praktikum. Apabila lembaga yang dipilih mahasiswa telah pernah dipergunakan untuk praktikum maka mahasiswa dapat terlebih dahulu mempelajari laporan yang telah ada, sehingga mahasiswa dapat memulai tahap II.
Tahap II
Pemahaman proses perencanaan, manajemen lembaga, dan keterampilam pemecahan masalah.
Tahap III
Melatih keterampilan pemecahan masalah
a. Bagi mahasiswa yang memilih setting dengan kelompok sasaran komunitas:
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
kebutuhan lembaga dan klien) melaksanakan program monitoring, evaluasi, dan terminasi.
b. Bagi mahasiswa yang memilih setting dengan kelompok sasaran individu/keluarga/kelompok:
- Melatih keterampilan dalam menangani kasus, mulai dari intake process, pengumpulan data, analisis masalah, rencana intervensi, pelaksanaan intervensi, monitoring, evaluasi, dan terminasi.
Dengan demikian mahasiswa mempunyai pengalaman mulai dari perencanaan sampai dengan intervensi dan terminasi.
Penyerahan Laporan Akhir Hari Ujian:
Dipergunakan untuk evaluasi hasil dari praktikum baik oleh supervisor kampus, supervisor lembaga serta mahasiswa yang bersangkutan.
Tata Cara Pelaksanaan
1. Mahasiswa bekerja di lapangan 4 (empat) hari dalam seminggu dengan jam kerja menurut lembaga.
2. Supervisi yang dilakukan oleh supervisor kampus dilakukan satu kali dalam seminggu berdasarkan laporan mingguan, di samping itu juga berdasarkan laporan bulanan.
3. Penyerahan laporan mingguan selambat-lambatnya dua hari sebelum jadwal supervisi. Sedangkan laporan bulanan diserahkan berdasarkan jadwal yang telah ditentukan.
Bab 2: Kurikulum
34
Mekanisme Pelaksanaan
Jadwal Pelaksanaan
Jadwal MAHASISWA PERSERTA PKL
Mulai
MENYUSUN RENCANA PKL
PEMBEKALAN PKL
STUDI LAPANGAN
LAPORAN
MINGGUAN
TENGAH SEMESTER
AKHIR
PRESENTASE & PENILAIAN AKHIR
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
Jadwal
NO. Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
5
Laporan Tengah Semester 6 Laporan
Akhir 7 Pemeriksaan
Supervisor
8 Presentasi 9 Nilai
Peserta PKL 1. Kriteria Peserta
Mahasiswa yang sudah menyelesaikan 108 SKS, atau maksimal masih mengikuti satu mata kuliah. Disarankan untuk disesuaikan dengan kajian skripsi.
2. Sifat Praktek Kerja Lapangan
Bersifat block placement (penempatan penuh pada tempat praktikum) dengan jumlah kredit 3 SKS.
3. Kelompok Sasaran
Praktikum dapat dilakukan pada tingkat komunitas, individu, atau kelompok, sesuai dengan minat mahasiswa dalam menerapkan metode dalam kaijan Ilmu Politik yang telah dipelajari.
4. Alokasi Waktu
Mahasiswa di lapangan selama 4 hari penuh dalam seminggu, sesuai dengan jam kerja lembaga praktikum. Di kampus selama 3 jam seminggu di luar waktu praktikum untuk pengawasan dan konsultasi dengan supervisor kampus, perinciannya sebagai berikut:
a. Pembekalan (4 kali pertemuan) b. Lapangan (10 minggu)
c. Presentase (1 minggu)
5. Laporan
Laporan harus diserahkan kepada supervisor lembaga dan supervisor kampus sebelum hari PKL berdasarkan kesepakatan bersama (format laporan akan ditentukan), laporan terdiri dari:
Bab 2: Kurikulum
36
6. Tata Tertib
a. Mahasiswa harus mengikuti aturan yang dibuat lembaga di mana praktikum dilaksanakan.
b. Mahasiswa harus bersikap sopan dan berpakaian sopan, antara lain: tidak memakai rok mini, kaos, dan celana jeans.
c. Mahasiswa mematuhi kode etik dalam melakukan pekerjaan sosial.
7. Hal-hal lainnya akan dijelaskan oleh supervisor.
Penilaian PKL Unsur-unsur penilaian:
1. Hasil evaluasi dari supervisor lembaga berdasarkan lembar evaluasi 2. Penilaian supervisor kampus berdasarkan pada komponen-komponen
sebagai berikut:
• Ketepatan dalam menyerahkan laporan mingguan, laporan bulanan, dan laporan akhir (12 laporan terdiri dari 10 laporan mingguan, satu laporan bulanan, dan satu laporan akhir) yaitu 20 persen
Catatan:
Untuk laporan tengah semester maka ketepatan diberikan penilaian sebagai berikut:
- diserahkan pada minggu IX – X : nilai 8
- diserahkan pada minggu XI – XII : nilai 6
- diserahkan pada minggu XIII – XIV : nilai 5
- diserahkan pada minggu XV : tidak ada nilai
• Penampilan presentasi laporan dan keterampilan (12 laporan mingguan) yaitu 25 persen.
• Materi laporan mingguan (10 laporan mingguan) yaitu 25 persen • Materi laporan tengah semester yaitu 20 persen
• Materi laporan akhir yaitu 30 persen
• Laporan akhir pada tanggal ujian yang telah ditentukan di ruang ujian dan diserahkan ke supervisor kampus
• Nilai akhir Catatan:
Mahasiswa memperoleh nilai I (incompleted) jika komponen tugas telah dikumpulkan minimum 10 laporan mingguan + laporan tengah semester + laporan akhir, pada tanggal ujian akhir.
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
Sistematika Laporan 1. Laporan Mingguan
Terdiri dari pendahuluan meliputi latar belakang dan referensi dari uraian yang dibahas, permasalahan, tujuan, dan manfaat praktikum, analisa situasi, rekomendasi dari analisa yang telah diuraikan. Uraian laporan mingguan mencakup tentang materi tahap I & II (lihat poin II tentang materi)
2. Laporan Tengah Bulanan
Laporan Tangah Bulanan terdiri dari:
BAB I : Pendahuluan meliputi latar belakang dan referensi dari uraian yang dibahas, permasalahan, tujuan, dan manfaat praktikum,
BAB II : Tinjauan Pustaka, mengkaji tentang teori yang akan digunakan dalam melihat topik kajian pada lembaga yang dipilih
BAB III : Analisa Situasi, membahas tentang seting lembaga dan analisa dari suatu proses dalam topik yang dipilih BAB IV : Kesimpulan dan Rekomendasi
Uraian laporan mingguan mencakup tentang materi tahap I, II, & III (lihat poin II tentang materi)
3. Laporan Akhir
Laporan Akhir terdiri dari
BAB I : Pendahuluan meliputi latar belakang dan referensi dari uraian yang dibahas, permasalahan, tujuan, dan manfaat praktikum.
BAB II : Tinjauan Pustaka mengkaji tentang teori yang akan digunakan dalam melihat topik kajian pada lembaga yang dipilih.
BAB III : Analisa Situasi, membahas tentang seting lembaga dan analisa dari suatu proses dalam topik yang dipilih. BAB IV : Kesimpulan dan Rekomendasi.
Lampiran
LAMPIRAN
1. Salinan Surat Departemen Pendidikan Nasional – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor: 2809/D/T/2001 Perihal Izin penyelenggaraan Program Studi Ilmu Politik Jenjang Program Sarjana (S-1).
Panduan Perkulihan Departemen Ilmu Politik FISIP
Nomor : 2809/D/T/2001 30 Agustus 2001 Lampiran : -
Perihal : Izin Penyelenggaraan Program Studi Ilmu Politik Jenjang Program Sarjana (S-1)
Pada Universitas Sumatera Utara
Kepada : Yth Sdr.
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Jl. T. Mansoer No. 9 Kampus USU Medan.
Bahwa berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 010/O/2000, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mempunyai tugas menyelenggarakan sebagian tugas Departemen di bidang pendidikan tinggi berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bahwa pemerintah melakukan evaluasi dan pengawasan atas penyelenggaraan pendidikan tinggi dalam rangka pembinaan dan perkembangan perguruan tinggi di Indonesia.
A. Landasan Peraturan:
1. Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989;
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 60 Tahun 1999;
3. Keputusan Presiden Republik Indonesia. a.Nomor 85/M Tahun 1999;
b.Nomor 136 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Keputusan No. 165 tahun 2001 c.Nomor 234/M Tahun 1999
4. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional a.Nomor 010/O/2000 tanggal 24 Januari 2000; b.Nomor 232/U/2000 tanggal 20 Desember 2000; c.Nomor 234/U/2000 tanggal 20 Desember 2000; 5. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No.
108/DIKTI/Kep/2001 tanggal 30 April 2001.
B. Memperhatikan:
Lampiran
pada Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Ijin penyelenggaraan program studi diberikan untuk jangka waktu 2 (dua) tahun terhitung sejak tahun akademik pertama setelah ditetapkannya keputusan ini;
2. Pemrakarsa wajib laporan hasil penyelenggaraan program studi setiap tahun, selambat-lambatnya setiap akhir tahun akademik kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi untuk dievaluasi. Kelalaian untuk melaksanakan ”Diktum” ini, dapat menyebabkan dicabutnya ijin penyelenggaraan; 3. Pemrakarsa wajib menandatangani surat pernyataan
yang menyatakan bahwa pemrakarsa bertanggung jawab untuk menyelenggarakan program studi sesuai dengan peraturan berlaku dan bertanggung jawab terhadap segala akibat sebagai konsekuensi dinyatakannya program studi tidak layak berdasarkan hasil evaluasi selama 2 (dua) tahun penyelenggaraan; 4. Ijin penyelenggaraan program studi/jurusan ini tidak
dapat dipakai sebagai dasar:
a. Permohonan akreditasi BAN-PT;
b. Untuk meminta fasilitas dan sumberdaya kepada Departemen Pendidikan Nasional.
Demikian untuk diketahui dan dilaksanakan, atas perhatian Saudara saya ucapkan terima kasih.
DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI
SATRYO SOEMANTRI BRODJONEGORO NIP. 130889802
Tembusan disampaikan kepada Yth:
1. Menteri Pendidikan Nasional (sebagai laporan) 2. Inspektur Jenderal Departemen Pendidikan Nasional 3. Sekretaris dan para Direktur di lingkungan ditjen