Citra Ratu Kusuma Hakim Minyak Goreng Sawit dan Putusan KPPU No. 01/KPPU-I/2010 berkaitan dengan dugaan penetapan harga dan kartel Industri Semen adalah kasus yang diputus dengan menggunakan alat bukti indirect evidence. Hal tersebut menunjukkan bahwa indirect evidence memiliki kedudukan dalam proses pembuktian kartel sebagai pelanggaran Hukum Persaingan Usaha. Penelitian ini akan mengkaji dan membahas masalah mengenai bagaimana implementasi indirect evidence sebagai alat bukti oleh KPPU terhadap pembuktian terjadinya kartel. Untuk itu, pokok bahasan dalam penelitian ini yaitu kedudukan indirect evidence dalam pembuktian kartel, proses pembuktian dengan alat bukti indirect evidence, dan akibat hukum dari pembuktian indirect evidence atas terjadinya kartel.
Jenis penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pendekatan masalah adalah pendekatan normatif terapan (applied law research) yang bersumber dari data primer, sekunder dan tersier. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, studi lapangan dengan cara wawancara. Analisis data dilakukan secara kualitatif.
Citra Ratu Kusuma Hakim
pembuktian, yaitu bukti komunikasi dan bukti ekonomi (analisis ekonomi). Akibat hukum dari pembuktian indirect evidence atas terjadinya kartel dapat dilihat berdasarkan Putusan KPPU tentang kartel dalam penggunaan indirect evidence sebagai alat bukti terjadinya kartel. Penggunaan indirect evidence tersebut sifatnya adalah kasuistik (berdasarkan kasus yang ditangani belum tentu sama dengan kasus yang lainnya).