• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Analisis Potensi Ekonomi dan Jumlah Penduduk Miskin Terhadap Pendapatan Perkapita Kabupaten Samosir

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Analisis Potensi Ekonomi dan Jumlah Penduduk Miskin Terhadap Pendapatan Perkapita Kabupaten Samosir"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.1. Pertumbuhan     Ekonomi,    Kemiskinan    dan     Anggaran                         Pendapatan Belanja Negara untuk Pengentasan Kemiskinan                        di Indonesia, Tahun 2006-2010
Tabel  1.1. Jumlah dan Presentase Penduduk Miskin Tahun 2010Menurut
Gambar 1.2. Lingkaran Perangkap Kemiskinan (Ramli, 2012)
Tabel 1.2. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Samosir Atas Dasar
+2

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan terhadap jumlah penduduk miskin di Indonesia tahun 2004

Judul : ANALISIS JUMLAH PENDUDUK DAN PENDAPATAN PERKAPITA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KOTA MEDAN Kategori : TUGAS AKHIR.. Nama : EMMA ALAMSARI TARIGAN Nomor

Perkembangan pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi pada tahun 2017 diamana terjadi kenaikan sebesar 11,59% dari tahun sebelumnya Kemudian, rata-rata pertumbuhan ekonomi

Dengan melihat laju pertumbuhan ekonorni pada tahun 2006 sebesar 2,5% dimana sektor pertanian menyumbang kontribusi terbesar pada PDRB Kabupaten Lampung Barat

Apabila dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2006 yang mencapai Rp636,2 triliun, penerimaan dalam negeri dalam tahun 2007 tersebut meningkat sebesar Rp69,9 triliun atau

Sebagai indikator ekonomi yang mengukur tingkat kemakmuran penduduk suatu negara, pendapatan per kapita di hitung secara berkala (Periodik) biasanya satu

Pandangan atau kritik atas lingkaran perangkap kemiskinan lain dikemukakan oleh Bauer, ia berpendapat tidak benar bahwa Negara berkembang terjerat dalam suatu lingkaran

Analisis korelasi adalah alat statistik yang berguna untuk mengetahui. derajat hubungan linier antara satu variabel dengan variabel