• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prinsip rangcangan penelitian kualitatif (11)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Prinsip rangcangan penelitian kualitatif (11)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Prinsip yang mendasar dari buku Ukuran Keberhasilan terdiri dari 1. penggunaan konsep management adaptif/ adaptif management. 2. Threat Reduction Assessment (TRA) = penilaian pengurangan ancaman yaitu pendekatan dalam menggambarkan proyek, memanagement dan memonitoring. Dalam TRA mencoba untuk menyederhanakan model proyek dan monitoring dengan mengidentifikasi secara langsung, menempatkan dan menandai ancaman kepada keanekaragaman hayati pada suatu lokasi. Langkah-langkah tingkatan proyek manajeman adaptif (menurut Margoluis and Salafski, 1998):

1. Memastikan misi kelompok

Pernyataan misi mendukung visi masa depan kelompok – keinginan untuk mendapatkan hasil dan strategi untuk mencapai sesuatu. Sebelum merancang proyek baru, harus jelas dan mengerti apa misi kelompok (team) tsb. Begitu juga halnya jika akan melakukan proyek baru dengan kelompok lain, juga penting untuk saling mengerti misi masing-masing kelompok yang akan bekerja sama.

2. Merancang suatu model konseptual berdasarkan kondisi lokal

Model konseptual merupakan pondasi untuk semua rancangan proyek, manajemen, dan

aktifitas monitoring. Hal tesebut merupakan diagram hubungan faktor tertentu yang

dipercaya berdampak atau mempengaruhi target kondisi. Pada model terlebih dahulu

mengambarkan wilayah proyek. Selanjutnya disesuaikan dengan kondisi lapangan dan

digunakan untuk identifikasi dan merangking faktor-faktor penting sesui dengan tujuan

proyek.

3. Mengembangkan manajemen plan (rencana manajemen)

(2)

dengan tujuan spesifik yang merupakan faktor–faktor sebagai ancaman yang kritis (critical threat) yang teridentifikasi dalam model konseptual.

4. Mengembangkan Manajemen plan

Suatu rencana monitoring (monitoring plan) menjelaskan bagaimana kita akan menilai keberhasilan intervensi proyek. Rencana dimulai dengan menentukan siapa yang menjadi audience (target), apa informasi yang mereka perlukan, apa informasi yang mereka butuhkan, apa strategi monitoring yang akan diterapkan untuk mendapat data yang diperlukan untuk mempertemukan masing-masing keperluan ini, dan indikator spesifik yang akan diukur. Kata kunci untuk mengingat rencana adalah bagaimana, kapan, oleh siap, dan dimana data untuk indikator ini diperoleh.

5. Menerapkan rencana majemen dan monitoring

Model konseptual proyek, rencana manajemen (management plan) dan rencana monitoring dilakukan secara bersamaan sebagai suatu perencanaan proyek yang lengkap (complete project plan).

6. Analisis Data dan Mengkomunikasikan hasil

Setiap data yang dikumpul perlu dianalisis dan hasilnya perlu dikomunikasikan kepada pihak internal dan eksternal.

7. Iteration: Menggunakan hasil untuk penyesuaian dan pembelajaran

Iteration adalah langkah kunci dalam adaptif manajemen. Hal tersebut merupakan upaya investasi dalam monitoring sebagai imbalan bantuan informasi bagi perusahaan yang diperlukan untuk memperbaiki proyek dan menuju ke depan.

(3)

saling tukar pengetahuan yang diperoleh dengan yang lain sehingga dapat mengupayakan perbaikan bersama.

Gambar 1. Langkah dalam siklus proyek (Margoluis dan Salafsky, 1998)

- Tingkat Program Dalam Manajemen Adaptif

Langkah-langkah manajemen adaptif seperti dalam susunan berikut. Langkah ini sama

dengan langkah sebelumnya, tetapi beberapa kasus agak sedikit berbeda dibandingkan

dengan langkah dalam siklus proyek.

Langkah 1. Mengembangkan konsep dan struktur program

Langkah pertama dalam mengembangkan suatu program pembelajaran dalah menentukan apa masalah atau pertanyaan yang ingin ditujukan pada program tsb, apa spesifik hipotesis, bagaimana kita akan memonitor hal tersebut pada waktu ke depan.

(4)

Langkah 2. Seleksi suatu fokus portopolio proyek

Langkah kedua adalah membangun dan menerapkan proses spesifik yang akan digunakan untuk peninjauan (review) dan penyeleksian proyek dalam program kita.

Langkah 3. Mengembangkan suatu kerangka kerja analitik

Langkah ketiga adalah menggambarkan bagaimana kita atau rekanan kita akan mengumpulkan

data yang penting untuk mengetes hipotesis. Kerangka analisis kita semakin awal dikembangkan

semakin baik dalam keseluruhan program. Hal tersebut dikembangkan oleh anggota tim proyek

yang akan langsung bertanggungjawab untuk mengumpulkan dan menganalisis data.

Langkah 4. Menerapkan Proyek dan kerangka analitik

Langkah keempat adalah menerapkan rencana. Kita perlu menjamin bahwa semua aturan terlingkupi dan memfasilitasi partisipasi anggota tim.

Langkah 5. Analisis data dan mengkomunikasikan hasil

Langkah terakhir adalah mengembangkan suatu program pembelajaran untuk menganalisis data dan mengkomunikasikan hasil ke kelompok sasaran kegiatan.

Pengulangan : Menggunakan hasil untuk beradaptasi dan belajar

Pengulangan adalah kunci utama dalam management adaptif.

Partisipasi masyarakat lokal merupakan elemen kunci yang dapat menunjang kesuksesan suatu proyek. MEmastikan adanya partisipasi dari masyarakat lokal.

(5)

1. Sukses : Jika model konsep memperlihatkan bagaimana aktifitas dari proyek dapat

mempengaruhi kondisi target, lalu implementasi dari proyek akan dapat memenuhi hasil yang diinginkan.

2. Kegagalan teori : jika model kurang akurat, lalu memicu tujuan proyek yang tidak memenuhi hasil yang diinginkan.

3. Kegagalan program : model akurat, tapi dalam implementasi aktifitas proyek gagal, sehingga hasil yang diinginkan menjadi tidak tercapai.

4. Benar2 gagal : jika model konsep kurang akurat dan aktifitas proyek berantakan sehingga tidak memberikan hasil yang positif.

Ancaman langsung jika faktor – faktor berakibat langsung pada biodiversitas dan fisik yang disebabkan oleh kerusakan.

Ancaman tidak langsung : faktor – faktor yang secara tidak langsung mengarah pada ancaman langsung. Contoh : penebangan kayu berakibat langsung terhadap biodiversitas. Kemiskinan dan kurangnya pengetahuan merupakan ancaman tidak langsung.

Ancaman langsung pada biodiversity termasuk hilangnya habitat dan fragmentasi., overeksploitasi, polusi. Ancaman tidak langsung meliputi pertambahan penduduk, kemiskinan, dan kebijakan sosial dan ekonomi yang menyebabkan ketidakamanan ekonomi lokal.

Standar format dalam mengkoleksi informasi 1. Nama :

2. Tanggal : 3. Lokasi : 4. Sumber :

5. Bagaimana mendapatkan data kemudian : 6. Informasi :

Mengembangkan rencana monitoring

Rencana pemantauan akan memastikan proyek berjalan sesuai dengan rencana. Jika kita tidak memonitoring proyek yang sedang berjalan, maka kita tidak akan pernah tahu apakah tujuan dan sasaran yang diharapkan telah terlampaui atau apakah kita butuh memperbaiki proyek tersebut.

Dari informasi yang terdapat di bab, kita harus mampu untuk :

(6)

2. Memilih metode yang akan digunakan dan menetapkan langkah yang diperlukan untuk mengumpulkan data.

3. Menetapkan kapan, siapa, dan dimana data akan dikumpulkan. 4. Mengembangkan rencana monitoring dalam kegiatan proyek.

1. Menetapkan informan, data yang dibutuhkan, strategi monitoring dan indikator Menetapkan informan

Internal audiences : anggota lembaga lokal dengan siapa proyek tersebut dijalankan, dan stakeholder lainnya.

Potential external audiences : pemberi bantuan, pemerintah pembuat kebijakan, masyarakat umum.

Menyeleksi unit individu yang spesifik untuk monitoring.

Ketika kamu telah menetapkan strategi monitoring, kamu masih harus memutuskan individu spesifik (unit) dalam populasi yang akan digunakan dalam mengumpulkan data. Ada 2 cara untuk memilih individu tersebut :

1. Sensus, yaitu menghitung semua individu dalam populasi. 2. Sampling, mengukur per set individu dalam populasi. Sensus.

Jika kamu tertarik untuk mengukur jumlah pohon dalam suatu plot agroforestry yang kecil, kamu dapat menghitung semua pohon yang ada dalam plot tersebut. Ketika kamu mengukur semua unit populasi yang ada, maka itu yang dinamakan sensus. Keuntungan menggunakan sensus yaitu dalam monitoring data akan menggambarkan seluruh populasi.

Sampling,

Yaitu jika populasi yang akan diletili lebih besar, misalnya pendapatan 20 desa yang tiap desa tersebut memiliki 100 rumah tangga. Atau kamu tertarik untuk mengetahui berapa banyak pohon dalam 500.000 ha hutan.

Metode kualitatif

Ada 5 tipe metode kualitatif yang paling dapat diaplikasikan dalam monitoring. Yaitu : wawancara informan kunci, FGD (Focus Group Discusion), matrix ranking, observasi langsung dan mapping. Cari tentang Rapid Appraisal

(7)

FGD

Matrix Ranking

Matrix ranking merupakan alat ukur yang tepat dan efektif untuk memonitoring. Terdapat empat tipe dasar matrix ranking :

1. Memilih Ranking (Ranking yang ditentukan oleh Voting). Digunakan untuk menentukan dengan cepat permasalahan utama atau pilihan-pilihan yang lebih disukai oleh individu agar lebih mudah untuk dibandingkan.

2. Pairwise Ranking (pasangan ranking). Digunakan untuk menetapkan permasalahan utama atau pilihan-pilihan masing-masing anggota dalam komunitas, mengidentifikasikan criteria ranking mereka, dan secara mudah membandingkan prioritas yang berbeda dari masing-masing individu. 3. Ranking Langsung. Digunakan untuk mengidentifikasikan criteria untuk objek tertentu. Kriteria

Gambar

Gambar  1.  Langkah dalam siklus proyek (Margoluis dan Salafsky, 1998)

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Manuaba (2008; h.389) disebutkan perdarahan terjadi karena gangguan hormon, gangguan kehamilan, gangguan KB, penyakit kandungan dan keganasan genetalia. 55)

Dalam peraturan Rektor Universitas Negeri Semarang Nomor 14 Tahun 2012 tentang “Pedoman Praktik Pengalaman Lapangan Bagi Mahasiswa Program Kependidikan Universitas

Tidak hanya menempuh pendidikan formal ia juga menempuh pendidikan informal yang diberikan ayahnya secara langsung ia mendapatkan pendidikan agama dari ayahnya

Dari beberapa ketentuan terkait dengan mekanisme dalam pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, maka terlihat bahwa mekanisme pengisian jabatan Gubernur

Hal-hal yang harus dipelajari dalam lari jarak pendek (sprint) adalah teknik start, gerakan lari, dan gerakan masuk finis.. Bagi seorang pelari jarak pendek (sprinter) kunci

Pak Menteri dan jajarannya. Saya berterima kasih sekali sama Pak Menteri karena reaksi cepat sekali menanggapi segala sesuatu yang ada di lingkungan terutama

Persyaratan infrastruktur konstruksi dibuat untuk mengantisipasi seluruh proses penyiapan manufaktur, fabrikasi, peralatan konstruksi dan sumber daya manusia yang diperlukan

NO DESCRIPTION DESCRIPTION LOCATION LOCATION CUSTOMER CUSTOMER ADDRESS ADDRESS DATE DATE VALUE VALUE IDR.. IDR