• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDARISASI PEMBUATAN LAPORAN AKHIR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STANDARISASI PEMBUATAN LAPORAN AKHIR"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

STANDARISASI PEMBUATAN LAPORAN AKHIR

Tim Perumus :

Imam Mashudi, B. Eng(Hons), MT Drs. Siswoko, MMT

Drs. Apit Miharso, Ak., M.Pd Drs. Pudji Herianto, MM Heri Sungkowo, SST, MMT Ir. Yunaefi, MT

Ir. Abdul Chalim, MT

Windi Zamrudy, B.Tech, M.Pd Dra. Eny Widiyowati, M.Pd Ir. Bambang Widiono, MT Mariana Ulfa Hoesny, SS., M.Pd DR. Eng. Anggit Murdani, M.Eng Dra. Muthia Lina, M.Pd.

Ir. Deddy Kusbianto PA., M.Mkom

POLITEKNIK NEGERI MALANG

2012

(2)

BAB I

SISTEMATIKA DAN ISI TUGAS AKHIR 1. PENGERTIAN

Tugas akhir dapat berupa skripsi dan laporan akhir. Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat untuk memperoleh ijazah Sarjana Sains Terapan dari program DIV Politeknik Negeri Malang yang disusun berdasarkan suatu penelitian dan dengan menggunakan tata cara penulisan karya ilmiah. Laporan Akhir adalah karya tulis ilmiah yang dibuat dalam rangka penilaian hasil belajar mahasiswa pada akhir studi program DIII Politeknik Negeri Malang yang disusun berdasarkan tata cara penulisan karya ilmiah.

SISTEMATIKA TUGAS AKHIR

Isi dan sistematika tugas akhir dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu bagian awal, bagian inti, dan bagian akhir.

Bagian Awal

Hal-hal yang termasuk bagian awal adalah:  Halaman Sampul

 Lembar Lambang (cetak timbal tanpa warna)  Halaman Judul

 Halaman Pengesahan

 Abstrak (dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris)  Kata Pengantar  Daftar Isi  Daftar Tabel  Daftar Gambar  Daftar Lampiran  Daftar Lainnya

(3)

Bagian Inti

Bagian inti meliputi: BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Batasan Masalah

1.4 Hipotesis Penelitian (jika ada) 1.5 Tujuan Penelitian (tambahan) 1.6 Manfaat Penelitian

1.7 Luaran Hasil Penelitian (jika ada dan ada penjelasan yang konkrit) 1.8 Definisi Istilah atau Definisi Operasional (jika ada)

1.9 Asumsi Penelitian (jika diperlukan) BAB II KAJIAN PUSTAKA

2.1 Penelitian Terdahulu (jika ada) 2.2 Kajian Teori

BAB III METODE PENELITIAN (alternatif pertama) (untuk penelitian kuantitatif)

3.1 Rancangan Penelitian 3.2 Populasi dan Sampel 3.3 Instrumen Penelitian 3.4 Teknik Pengumpulan Data 3.5 Teknik Analisis Data

BAB III DESAIN/PEMBUATAN/PERENCANAAN (alternatif lain) 3.1 ………..

3.2 ……….. dan selanjutnya BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Temuan/Paparan Data/Gambar 4.2 Pembahasan/Pengujian/Uji Coba 4.3 Analisis Output (hanya untuk DIV) BAB V PENUTUP

5.1 Simpulan 5.2 Saran

(4)

Bagian Akhir

Bagian akhir meliputi:  Daftar Pustaka  Lampiran-lampiran  Pernyataan Keaslian  Riwayat Hidup

2. ISI BAGIAN AWAL, BAGIAN INTI, DAN BAGIAN AKHIR Isi Bagian Awal

Berikut ini akan diuraikan unsur-unsur yang ada pada bagian awal.

Halaman Sampul

Halaman sampul berisi: judul secara lengkap, kata skripsi, nama, nomor induk mahasiswa (NIM), lambang Politeknik diikuti nama Politeknik Negeri Malang, jurusan, program studi, dan waktu lulus ujian (bulan-tahun). Semua huruf dicetak dengan huruf kapital. Ukuran huruf yang digunakan adalah Times New Roman 12-16 poin. Komposisi huruf dan tata letak masing-masing bagian diatur secara simetris, rapi, dan serasi. Contoh sampul dan format halaman sampul dapat dilihat pada lampiran 1.

Lembar Lambang

Lembar lambang hanya berisi lambang POLINEMA dengan ukuran 9 cm x 9 cm. Lambang dicetak timbul dan tanpa warna. Contoh lembar lambang POLINEMA dapat dilihat pada lampiran 2.

Halaman Judul

Halaman judul terdiri dari dua halaman. Halaman pertama, isi dan formatnya sama dengan halaman sampul. Halaman kedua berisi: (1) judul skripsi atau judul laporan akhir, (2) teks “Skripsi diajukan sebagai salah satu syarat

memperoleh Ijazah Sarjana Sains Terapan Program DIV ………… Jurusan ……….. Politeknik Negeri Malang”, atau teks “Laporan Akhir diajukan sebagai

(5)

salah satu syarat memperoleh ijazah Ahli Madya Program DIII ……….. Jurusan ………… Politeknik Negeri Malang” (3) nama dan nomor induk mahasiswa

(NIM), diketik' dengan huruf kecil kecuali huruf pertama dari nama dan NIM, (4) nama lengkap Politeknik, jurusan, dan program studi diketik dengan huruf kapital, (5) bulan diketik dengan huruf kapital dan tahun. Contoh halaman judul dapat dilihat pada lampiran 3.

Lembar Pengesahan

Lembar pengesahan berisi: (1) judul skripsi/laporan akhir diketik dengan huruf kapital, (2) nama dan nomor induk mahasiswa (NIM), diketik dengan huruf kecil kecuali huruf pertama dari nama dan NIM, (3) teks Skripsi/laporan akhir ini telah dipertahankan di depan dewan penguji pada tanggal dan disahkan oleh, (4) nama lengkap beserta gelar pembimbing I, II, penguji I, II, III (jika ada), ketua jurusan, dan ketua program studi (jika ada). Contoh lembar pengesahan dapat dilihat pada lampiran 4.

Abstrak

Kata ABSTRAK ditulis di tengah halaman dengan huruf kapital, simetris dibatas atas bidang pengetikan tanpa tanda titik. Nama penulis diketik dua spasi dari kata ABSTRAK, pada tepi kiri dengan urutan: nama akhir diikuti koma, nama awal, nama tengah (jika ada) diakhiri titik. Tahun lulus ditulis setelah nama diakhiri titik. Kemudian judul diketik dengan huruf kecil kecuali huruf pertama setiap kata diakhiri titik. Kata Skripsi diikuti koma, nama jurusan, dan Politeknik Negeri Malang diakhiri dengan titik. Kemudia nama pembimbing I dan II lengkap dengan gelarnya.

Dalam teks abstrak dituliskan inti sari skripsi yang mencakup latar belakang, masalah yang diteliti, metode yang digunakan, hasil-hasil yang diperoleh, dan kesimpulan. Teks ditulis dengan spasi tunggal dan panjangnya tidak lebih dari satu halaman. Di bawah teks ditulis kata kunci yang berkisar antara tiga sampai lima kata. Contoh format abstrak dapat dilihat pada lampiran 5.

(6)

Kata Pengantar

Tulisan KATA PENGANTAR diketik dengan huruf kapital, simetris di batas atas bidang pengetikan. Jarak antara KATA PENGANTAR dan teks kata pengantar empat spasi. Teks kata pengantar diketik dengan spasi ganda (dua spasi). Panjang teks tidak lebih dari satu halaman. Dalam kata pengantar berisi:

 Penghargaan dan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa

 Ucapan terima kasih ditulis berurutan kepada: direktur, ketua jurusan, pembimbing I dan II, serta pimpinan perusahaan jika ada.

 Harapan penulis bahwa skripsinya bermanfaat.

 Kota/tempat menyelesaikan skripsi, tanggal, bulan, tahun

 Pada bagian akhir teks (di pojok kanan bawah) dicantumkan kata Penulis tanpa nama terang

Contoh format kata pengantar dapat dilihat pada lampiran 6.

Daftar IsI

Tulisan DAFTAR ISI diketik dengan menggunakan huruf kapital, simetris di batas atas bidang pengetikan tanpa tanda titik. Di dalam daftar isi dimuat judul bab, judul subbab, dan judul anak subbab yang disertai nomor halaman. Kata

halaman diketik setelah dua spasi dan kata daftar isi dengan posisi pivoting (rata

kanan). Jarak antara baris dalam daftar isi adalah 1 spasi kecuali antar bab 2 spasi. Antara bagian huruf dengan nomor halaman dipisahkan oleh titik-titik penuntun (leader dots). Contoh format daftar isi dapat dilihat pada lampiran 7.

Daftar Tabel

Halaman daftar tabel memuat nomor tabel, judul tabel, dan nomor halaman tempat pemuatan setiap tabel. Judul tabel yang memerlukan lebih dari satu baris diketik dengan spasi tunggal. Antara judul tabel yang satu dengan yang lain diberi jarak dua spasi. Contoh tabel dapat dilihat pada lampiran 8.

Daftar Gambar

Pada daftar gambar memuat nomor gambar, judul gambar, dan nomor halaman tempat pemuatan setiap gambar. Judul gambar yang memerlukan lebih

(7)

dan satu baris diketik dengan spasi tunggal. Antara judul gambar yang satu dengan yang lain diberi jarak dua spasi. Contoh format daftar gambar dapat dilihat pada lampiran 9.

Daftar Lampiran

Daftar lampiran memuat nomor lampiran, judul lampiran, dan nomor halaman tempat lampiran itu berada. Judul lampiran yang memerlukan lebih dari satu baris diketik dengan spasi tunggal. Antara judul lampiran yang satu dengan yang lain diberi jarak dua spasi. Contoh format daftar gambar dapat dilihat pada lampiran 10.

Daftar Lainnya

Jika dalam skripsi banyak menggunakan tanda-tanda lain yang mempunyai makna esensial (misalnya singkatan atau lambang-lambang yang digunakan dalam matematika, ilmu eksata, teknik, dan bahasa), maka perlu ada daftar khusus mengenai lambang-lambang atau tanda-tanda tersebut. Contoh format daftar gambar dapat dilihat pada lampiran 11.

Isi Bagian Inti

Jumlah halaman pada bagian inti skripsi atau laporan akhir minimal 40 halaman. Bagian inti skripsi atau laporan akhir terdiri dari lima bab, yaitu pendahuluan, kajian pustaka, metode penelitian, hasil dan pembahasan, dan penutup. Rincian dari masing-masing bab diuraikan pada bahasan berikut.

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

Di latar belakang selain dimuat pentingnya permasalahan, juga diberikan penjelasan singkat tentang teori-teori yang mendukung permasalahan dan penelitian secara empiris serta memuat fakta-fakta yang relevan dengan permasalahan. Dengan demikian, masalah yang dipilih untuk diteliti mempunyai landasan berpijak yang kokoh dan layak untuk diteliti.

(8)

Rumusan Masalah

DI dalam rumusan masalah dimuat secara singkat, padat, dan jelas tentang masalah yang diteliti dan akan dicarikan jawabannya. Rumusan masalah boleh lebih dari satu, dan dinyatakan dalam kalimat tanya.

Batasan Masalah

Bagian ini berisi hal-hal yang menjadi batasan-batasan masalah dan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah dirumuskan sebelumnya. Batasan-batasan ini diperlukan karena ada banyaknya kemungkinan yang terjadi. Dan dengan batasan-batasan masalah ini diharapkan dapat dipilih permasalahan-permasalahan yang hendak diuji alternatif solusinya saja.

Hipotesis Penelitian

Hipotesis penelitian adalah prakiraan hasil yang diajukan oleh peneliti. Hipotesis penelitian diajukan setelah peneliti melakukan kajian pustaka, karena hipotesis penelitian adalah rangkuman dari kesimpulan-kesimpulan teoritis yang diperoleh dari kajian pustaka. Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang secara teoritis dianggap paling tinggi tingkat kebenarannya.

Tujuan Penelitian

Bagian ini berisi tujuan yang ingin dicapai dari skripsi/laporan akhir. Tujuan ditulis secara spesifik, dengan kalimat yang jelas untuk menghindari kesimpangsiuran arti.

Manfaat Penelitian

Bagian ini memuat tentang manfaat atau kegunaan hasil penelitian, terutama bagi pengembangan ilmu atau bagi pihak-pihak yang berpentingan. Dengan kata lain, uraian dalam bagian ini diharapkan dapat disimpulkan bahwa penelitian terhadap masalah yang dipilih memang layak untuk dilakukan.

(9)

Luaran Hasil Penelitian

Bagian ini memuat tentang luaran hasil penelitian. Luaran hasil penelitian boleh lebih dari satu macam, berupa: Hak Paten, Hak Cipta, Jurnal Internasional, Jurnal Nasional Terakreditasi, Jurnal Nasional ber-ISSN, produk, prototipe, metode, atau rekomendasi.

Definisi Istilah atau Definisi Operasional

Pada bagian ini memuat istilah-istilah yang berhubungan dengan konsep-konsep pokok terdapat dalam penelitian. Definisi istilah atau definisi operasional ditulis supaya tidak timbul perbedaan pengertian atau kekurangjelasan makna. Definisi istilah atau definisi operasional ditulis secara langsung tanpa mencantumkan asal-usulnya. Artinya, defini istilah ini ditulis menurut pemahaman atau pengertian peneliti.

Asumsi Penelitian

Asumsi penelitian tidak harus ada, kecuali memang benar-benar diperlukan. Asumsi penelitian adalah anggapan-anggapan dasar tentang suatu hal yang dijadikan pijakan berpikir dan bertindak dalam melakukan penelitian.

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Dalam kajian pustaka dimuat teori-teori dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan permasalahan penelitian secara sistemetis. Sumber pustaka berasal dari text book, jumal ilmiah, hasil-hasil penelitian sebelumnya, dan informasiinformasi dari internet dengan tahun terbit tidak lebih lama dari sepuluh tahun yang lalu.

BAB III METODE PENELITIAN

Setidaknya ada lima pokok bahasan dalam bagian ini, yaitu: (1) rancangan penelitian, (2) populasi dan sampel, (3) instrumen penelitian, (4) teknik pengumpulan data, (5) teknik analisis data.

(10)

Rancangan Penelitian

Bagian ini berisi penjelasan tentang jenis penelitian yang dilakukan sesuai dengan tujuan dan sifatnya, apakah penelitian deskriptif, survai, atau penelitian korelasional, dan komparasi kausal. Selain itu, peneliti menjelaskan bagaimana alur penelitian dilakukan untuk memperoleh data yang valid sesuai dengan tujuan penelitian, dan juga berisi variabel-variabel yang ada pada penelitian beserta sifat hubungan antara variabel-variabel tersebut.

Populasi dan Sampel

Hal-hal yang dibahas dalam bagian populasi dan sampel adalah: (1) identifikasi dan batasan-batasan tentang populasi, (2) prosedur dan teknik pengambilan sampel, dan (3) besarnya sampel.

Instrumen Penelitian

Pada bagian ini dijelaskan tentang instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel yang diteliti. Instrumen yang baik harus memenuhi persyaratan reliabilitas dan validitas.

Teknik Pengumpulan Data

Bagian ini berisi penjelasan tentang metode atau teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data. Selain itu juga berisi waktu pelaksanaan pengumpulan data.

Teknik Analisis Data

Bagian ini berisi uraian rinci tentang jenis analisis data yang digunakan, serta alasan pemilihannya. Ada dua macam analisis, yaitu analisis statistik dan analisis matematis. Dilihat dari metodenya ada dua jenis analisis statistik, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial, sedangkan untuk analisis matematis dapat menggunakan metode eksperimental atau metode simulasi.

BAB IV HASIL PENELITIAN Temuan atau Paparan Data

(11)

diteliti. Temuan penelitian yang disajikan dalam bentuk angka-angka statistik atau matematis, tabel, ataupun grafik diberi penjelasan seperlunya, tetapi bukan merupakan pendapat pribadi atau interpretasi peneliti.

Pembahasan

Pembahasan temuan/hasil penelitian, hasil desain, perencanaan, dan pembuatan bertujuan untuk: (1) menjawab masalah penelitian, (2) memberi penafsiran atas temuan dengan menggunakan logika dan teori yang ada, (3) mengintegrasikan temuan/hasil penelitian ke dalam kumpulan pengetahuan yang telah mapan dengan cara membandingkan temuan/hasil penelitian yang diperoleh dengan teori dan temuan empiris lain yang relevan.

BAB V PENUTUP

Ada dua hal pokok dalam bagian ini, yaitu kesimpulan dan saran. Kesimpulan berkaitan langsung dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. Pada kesimpulan, hasil analisis pada bagian pembahasan dirangkum dan disajikan dengan lengkap.

Saran yang diajukan hendaknya bersumber pada temuan penelitian, pembahasan, dan kesimpulan hasil penelitian. Saran hendaknya tidak keluar dari batas-batas lingkup dan implikasi penelitian.

Isi Bagian Akhir

Isi bagian akhir skripsi yaitu, daftar pustaka, lampiran-lampiran, pernyataan keaslian, dan riwayat hidup.

Daftar Pustaka

Daftar pustaka merupakan daftar referensi dari semua isi referensi seperti' buku jurnal, artikel, hand outs, laboratory manual, dan karya ilmiah lain yang dikutip didalam penulisan skripsi atau laporan akhir. Semua referensi yang tertulis dalam daftar pustaka harus dirujuk di dalam skripsi atau laporan akhir.

(12)

Bagian ini berisi seluruh lampiran yang perlu dimasukkan untuk mendukung penulisan skripsi atau laporan akhir. Keberadaan lampiran harus dijelaskan di dalam pembahasan skripsi atau laporan akhir (tidak boleh langsung muncul di lampiran tanpa direferensi di dalam pembahasan).

(13)

BAB II

PERUJUKAN DAN PENGUTIPAN CARA MERUJUK

Perujukan dilakukan dengan menggunakan nama akhir dan tahun diantara tanda kurung. Jika penulisnya lebih dari dua orang, perujukan dilakukan dengan cara menulis nama pertama dari penulis tersebut diikuti dengan dkk. Jika nama penulis tidak disebutkan, yang dicantumkan dalam rujukan adalah nama lembaga yang menerbitkan, nama dokumen yang diterbitkan, atau nama koran. Untuk karya terjemahan, perujukan dilakukan dengan cara menyebutkan nama penulis aslinya. Rujukan jari dua sumber atau lebih dari yang ditulis oleh penulis yang berbeda dicantumkandalam satu tanda kurang dengan titik koma sebagai tanda pemisahnya.

CARA MENULIS KUTIPAN LANGSUNG Kutipan Kurang dari 40 Kata

Kutipan yang berisi kurang dari 40 kata ditulis di antara tanda kutip (“…”) sebagai bagian yang terpadu dalam teks utama, dan diikuti nama penulis, tahun dan nomor halaman. Nama penulis dapat ditulis secara terpadu dalam teks atau menjadi satu dengan tahun dan nomor halaman di dalam kurung. Lihat contoh berikut.

Nama penulis disebut dalam teks secara terpadu. Contoh:

Soebronto (1990:123) menyimpulkan “ada hubungan erat antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar”.

Nama penulis disebut bersama dengan tahun penerbitan dan nomor halaman. Contoh:

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah “ada hubungan erat antara faktor sosial ekonomi dengan kemajuan belajar” (Soebronto,1990:123)

Jika ada tanda kutip dalam kutipan, digunakan tanda kutip tunggal (‘….’) Contoh:

(14)

banyak campur tangan pimpinan perusahaan semakin rendah tingkat partisipasi karyawan di daerah perkotaan” (Soewignyo, 1991:101).

Kutipan 40 Kata atau Lebih

Kutipan yang berisi 40 kata atau lebih ditulis tanpa tanda kutip secara terpisah dari teks yang mendahului, ditulis 1,2 cm dari garis tepi sebelah kiri dan kanan, dan diketik dengan spasi tugggal. Nomor halaman juga harus ditulis. Contoh:

Smith (1990:276) menarik kesimpulan sebagai berikut.

The ‘placebo effect’,which had been verified in previous studies, disappeared when behaviors were studied in this manner. Furthermore, the behaviors were never exhibited again, even when real drugs were administered. Earlier studies were early premature in attributing the results to a placebo effect.

Jika dalam kutipan terdapat paragraph baru lagi, garis barunya dimulai 1,2 cm dari tepi kiri garis teks kutipan.

Kutipan yang Sebagian Dihilangkan

Apabila dalam mengutip langsung ada kata-kata dalam kalimat yang dibuang, maka kata-kata yang dibuang diganti dengan tiga titik.

Contoh:

“Semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah... diharapkan sudah melaksanakan kurikulum baru”. (Manan,1995:315)

Apabila ada kalimat yang dibuang, maka kalimat yang dibuang diganti dengan empat titik.

Contoh:

“Gerak manipulatif adalah keterampilan yang memerlukan koordinasi antara mata, tangan, atau bagian tubuh lain....Yang termasuk gerak manipulatif antara lain adalah menangkap bola, menendang bola, dan menggambar” (Asim, 1995: 315).

(15)

CARA MENULIS KUTIPAN TIDAK LANGSUNG

Kutipan yang disebut secara tak langsung atau dikemukakan dengan bahasa penulis sendiri ditulis tanpa tanda kutip dan terpadu dalam teks. Nama penulis bahan kutipan dapat disebut terpadu dalam teks atau disebut dalam kurung bersama tahun penerbitannya. Jika memungkinkan nomor halaman disebutkan. Perhatikan contoh berikut.

Nama penulis disebut terpadu dalam teks Contoh:

Salimin (1990:13) tidak menduga bahwa mahasiswa tahun ketiga lebih baik daripada mahasiswa tahun keempat.

Nama penulis disebut dalam kurung bersama tahun penerbitanya. Contoh:

Mahasiswa tahun ketiganya ternyata lebih baik daripada mahasiswa tahun keempat (Salimin,1990:13)

(16)

BAB III

TATA CARA PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

Unsur yang ditulis dalam Daflar Pustaka secara berturut-turut meliputi:(1) nama penulis ditulis dengan urutan: nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik, (2) tahun penerbitan, (3) judul, termasuk anak judul (subjudul), (4) kota tempat penerbitan, dan (5) nama penerbit. Unsur-unsur tersebut dapat bervariasi tergantung jenis sumber pustakanya. Jika penulisnya lebih dari satu, cara penulisan namanya sama dengan penulis pertama.

Nama penulis yang terdiri dari dua bagian ditulis dengan urutan: nama akhir diikuti koma, nama awal (disingkat atau tidak disingkat tetapi harus konsisten dalam satu karya ilmiah), diakhiri dengan titik. Apabila sumber yang dirujuk ditulis oleh tim, semua nama penulisnya harus dicantumkan dalam daftar pustaka.

Rujukan dari Buku

Tahun penerbitan ditulis setelah nama penulis, diakhiri dengan titik. Judul buku ditulis dengan huruf miring, dengan huruf besar awal setiap kata, kecuali kata hubung. Kota tempat penerbitan dipisahkan dengan titik dua (:)

Contoh:

Bratawijaya, Thomas Wijasa. 2002. Surat Bisnis Modern. Jakarta: PT. Pustaka Bina Pressindo.

Alvesson, M. & Skoldberg, K. 2000. Reflexive Methodology: New Vistas for

Qualitative Research. London: Sage Publications.

Jika ada beberapa buku yang dijadikan sumber ditulis oleh orang yang sama dan diterbitkan dalam tahun yang sama pula, data tahun penerbitan diikuti oleh lambang a, b; c dan seterusnya yang urutannya ditentukan secara kronologis atau berdasarkan abjad judul buku-bukunya.

Contoh:

Cornet, L. & Weeks, K. 1985a. Career Plans: Trends and Emergency

(17)

Rujukan dari Artikel dalam Jurnal Tercetak

Nama penulis ditulis paling depan, diikuti dengan tahun dan judul artikel yang ditulis dengan cetak biasa, dan huruf besar pada setiap awal kata. Nama jurnal ditulis dengan cetak miring, dan huruf awal dari setiap katanya ditulis dengan huruf besar kecuali kata hubung. Di bagian akhir berturut-turut dicantumkan tahun/jilid/volume, nomor terbitan (dalam kurung), dan nomor halaman dari artikel tersebut.

Contoh:

Wiyono, M. 2009. Profesionalisme Dosen dalam Program Penjaminan Mutu.

Jurnal llmu Pemdidikan, 16 (1): 51-58.

Rujukan dari Artikel dalam Internet Berbasis Jurnal Cetak

Cara penulisan seperti rujukan dari artikel jurnal tercetak, tetapi diikuti dengan keterangan (Online), alamat situs, dan tanggal akses. Volume, nomor terbitan, dan nomor halaman dicantumkan setelah kata (Online).

Contoh:

Mappiare-AT, A., Ibrahim, A.S & Sudjiono. 2009. Budaya Konsumsi Remaja-Pelajar di Tiga Kota Metropolitan Pantai Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan, (Online), 16 (1): 12-21, (http://www.um.ac.id), diakses 25 Desember 2009.

Rujukan dari Artikel dalam Jurnal Elektronik Saja (Tidak Berbasis Cetak)

Volume dan nomor jurnal ditulis setelah nama jurnal. Nomor halaman tidak dicantumkan. Alamat situs jurnal ditulis dengan tanda kurung dan disertai tanggal akses.

Contoh:

DeMarie, D. 2001. A Trip to the Zoo: Children’s Words and Photographs. Early

Childhood Research and Practice, 3 (1). (Online), (http://ecrp.uiuc.edu/v3nl/demarie.html), diakses 30 Agustus 2001. Rujukan dari

(18)

Artikel dalam Jurnal dari CD-ROM

Penulisannya di Daftar Pustaka sama dengan rujukan dari artikel dalam jurnal cetak ditambah dengan penyebutan CD-ROMnya dalam kurung.

Contoh:

Krashen, S., Long, M. & Scarcella, R. 1979. Age, rate and Eventual Attainment in Second Lenguage Acquisition. TESOL Quarterly, 13:573-82 (CD-ROM: TESOL Quarterly Digital, 1997).

Rujukan dari Kumpulan Abstrak Tercetak

Judul Jurnal dicetak miring, disertai volume, nomor jurnal, dan nomor halaman artikel. Judul kumpulan abstrak dicetak miring. Identitas kumpulan abstrak (volume dan nomor) juga dicantumkan.

Contoh:

Collins, J. 1993. Immigrant families in Australia. Journal of Comperative Family

Studies, 24 (3): 291-315. Abstrak diperoleh dari Multicultural Education Abstracts, 1995, 14, Abstract No. 95M/064.

Rujukan dari Buku yang Berisi Kumpulan Artikel yang Ada Editornya

Cara penulisannya seperti menulis rujukan dari buku ditambah dengan tulisan (Ed.) jika' ada satu editor dan (Eds.) jika editornya lebih dari satu, di antara nama penulis dan tahu penerbitan.

Contoh:

Letheridge, S. & Cannon, C.R. (Eds.). 1980. Bilingual Education: Teaching

English as a Second Language. New York: Praeger.

Aminuddin (Ed.). 1990. Pengembangan Penelitian Kualitatif dalm Bidang

Bahasa dan Sastra. Malang: HISKI Komisariat Malang dan YA3.

Rujukan dari Artikel dalam Buku Kumpulan Artikel yang Ada Editornya

Nama penulis artikel ditulis di depan diikuti dengan tahun penerbitan. Judul artikel ditulis tanpa cetak miring. Nama editor ditulis seperti menulis nama biasa, diberi keterangan (Ed.) bila hanya satu editor, dan (Eds.) bila lebih dari satu editor. Judul buku kumpulannya ditulis dengan huruf miring, dan nomor

(19)

halamannya disebutkan dalam kurung. Contoh :

Hartley, J.T., Harker, J.O. & Walsh, D.A. 1980. Contemporary Issue and New Direction in Adult Develompment of Learning an Memory. Dalam L.W Poon (Ed.), Aging in the1980s: Psychology Issues (hlm. 239-252). Washington, D.C.: American Psychological Association.

Hasan, M.Z. 1990. Karakteristik Penelitian Kualitatif Dalam. Aminuddin (Ed.),

Pengembangan Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bahasa dan Sastra (hlm.

12-25). Malang HISKI Komisariat Malang dan YA3. (Contoh buku diperbaiki oleh pak Apit AK dari halaman 13-16)

Rujukan dari Artikel dalam Jurnal

Nama penulis ditulis paling depan diikuti dengan tahun dan judul artikel yang ditulis dengan cetak biasa, dan huruf besar pada setiap awal kata. Nama jurnal ditulis dengan cetak miring, dan huruf awal dari setiap katanya ditulis dengan huruf besar kecuali kata hubung. Bagian akhir berturut-turut ditulis jurnal tahun ke berapa, nomor berapa (dalam kurung), dan nomor halaman dari artikel tersebut.

Contoh:

Hanafi, A. 1989. Partisipasi dalam Siaran Pedesaan dan Pengadopsian Inovasi. Forum Penelitian, 1(1): 33-47.

Rujukan dari Artikel dalam Majalah atau Koran

Nama penulis ditulis paling depan, diikuti oleh tanggal, bulan, dan tahun (jika ada). Judul artikel ditulis dengan cetak biasa, dan huruf besar pada setiap huruf awal kata, kecuali kata hubung. Nama majalah ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama setiap kata, dan dicetak miring. Nomor halaman disebut pada bagian akhir.

Contoh:

Suryadama, S. V.C. 1990. Prosesor dan Interface: Komunikasi Data. Info

Komputer, IV (4): 46-48.

(20)

Pos, hlm.6.

Rujukan dari Koran tanpa Penulis

Nama Koran ditulis dibagian awal. Tanggal, bulan, dan tahun dirulis setelah nama Koran, kemudian judul ditulis dengan huruf besar-kecil dicetak miring dan diikuti dengan nomor halaman.

Contoh:

Kompas. 231anuari 2004. Ijazah Penyetaraan Paket C Rawan Manipulasi, hlm. 12.

Rujukan Dari Dokumen Resmi Pemerintah Yang Diterbitkan Oleh Suatu Penerbit (Tanpa Penulis Dan Tanpa Lembaga)

Judul atau nama dokumen ditulis di bagian awal dengan cetak miring, diikuti tahun penerbitan dokumen, kota penerbit dan nama penerbit.

Contoh:

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 1990. Jakarta: PT Armas Duta Jaya.

Rujukan dari Lembaga yang Ditulis atas Nama Lembaga Tersebut

Nama lembaga penanggung jawab langsung ditulis paling depan, diikuti dengan tahun, judul karangan yang dicetak miring, nama tempat penerbitan, dan naina lembaga yang bertanggung jawab atas penerbitan karangan tersebut.

Contoh:

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1978. Pedoman Penulisan Laporan

Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Rujukan Berupa Karya Terjemahan

Nama penulis asli ditulis paling depan, diikuti tahun penerbitan karya asli, judul terjemahan, nama penerjemah, tahun terjemahan, nama tempat penerbitan dan nama penerbit terjemah. Apabila tahun penerbitan buku asli tidak dicantumkan, ditulis dengan kata Tanpa tahun.

(21)

Contoh:

Cochran, W.G. Tanpa Tahun. Teknik Penarikan Sampel. Terjemahan Rudiansyah. 2005. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Rujukan Berupa Skripsi, Tesis, atau Disertasi

Nama penulis paling depan, diikuti tahun yang tercantum pada sampul, judul skripsi, tesis atau disertasi ditulis dengan cetak miring diikuti dengan pernyataan skripsi, tesis, atau disertasi tidak diterbitkan, nama kota tempat perguruan tinggi, dan nama fakultas serta nama perguruan tinggi.

Contoh:

Meter, G.I. 2003. Hubungan antara Perilaku Kepimpinan, Jklim sekolah dan

Profesionalisme Guru dengan Motivasi Kerja Guru pada SMU Negeri di Propinsi Bali. Disertasi tidak diterbitkan. Malang: PPs UM.

Rujukan Berupa Makalah yang Disajikan dalam Seminar, Penataran, atau Lokakarya

Nama penulis ditulis paling depan, dilanjutkan dengan tahun judul makalah ditulis dengan cetak miring, kemudian diikuti pernyataan “Makalah disajikan dalam…”…., nama pertemuan, lembaga penyelenggara, tempat penyelenggara, dan tanggal serta bulannya.

Contoh:

Huda, N.1991. Penulisan Laporan Penelitian untuk Jurnal. Makalah disajikan dalam Karya Penelitian Tingkat Dasar Bagi Dosen PTN dan PTS di Malang Angkatan XIV, Pusat Penelitian IKIP MALANG, Malang 12 Juli.

Suwono, H. 2005. Survei Implementasi Penilaian Berbasis Kelas Pembelajaran

Sains Sekolah Dasar di Kola Batu. Makalah disajikan dalam Seminar

nasional Biologi dan Pembelajarannya, Jurusan Biologi FMIPA UM, Malang, 3 Desember

Rujukan dari Internet Berupa Karya Individual

Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak, diikuti secara berturutturut oleh tahun, judul karya tersebut (dicetak miring) dengan diberi

(22)

keterangan dalam kurung (Online), dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut sisertai dengan keterangan kapan diakses, diantara tanda kurung.

Contoh:

Noor, I.H.M. 2006. Model Pelatihan Guru dalam Menerapkan Kurikulum Bahasa

Inggris, (Online), (http://www.depdiknas.go.id/jurnal/30/modelpelatihanguru-

dalam_menara.html), diakses 14 Mei 2006

Rujukan Berupa Makalah yang Diseminarkan dan Dimuat di Internet

Nama penyaji makalah, judul makalah, tempat, dan tanggal penyajian ditulis seperti makalah tercetak. Situs yang memuat makalah tersebut dan alamamya ditulis sebelum tanggal akses.

Contoh:

Schafer, M. & Moody, M. 2003. Designing Accountability Assesments for

Teaching. Makalah disajikan pada The Annual Meeting of the National

Council on Measurement in Education, Chicago, 22 April 2003. Dalam Eric databace, (Online), (http://www.erics) diakses 3 Mei 2005

Rujukan Artikel Jurnal dari Kumpulan Artikel pada Internet

Nama penulis, tahun, judul artikel, nama jurnal, dan volumenya ditulis seprti artikel dari jurnal tercetak. Lembaga pengumpul artikel ditulis tegak, alamat situsnya ditulis dalam kurung, diakhiri tanggal akses.

Contoh:

Brimi, H. 2009. Academic Instructors or Moral Guides? Moral education in America and the Teacher’s Dilemma. The Clearing House, 82(3):h1m.125,

(Online), dalam ProQuest

(http://proquest.umi.com/pqdwb?did=1611601091&sid=4&Fmt=3&cli-entld=83321&RQT=309&VName=PQD), diakses 6 Februari 2010

Kumaisi, 1998. Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. Jurnal Ilmu Pendidikan, (Online), Jilid 5, No.4 (http://www.malang.ac.id), diakses 20 Januari 2000

(23)

Rujukan dari Internet Berupa Bahan Diskusi

Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak, diikuti secara berturut-turut oleh tanggal, bulan, tahun, topik bahan diskusi, nama bahan diskusi (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online), dan diakhiri dengan alamat e-mail sumber rujukan diantara tanda kurung, dan diakhiri tanggal diaksesnya.

Contoh:

Wilson, D.20 November 1995. Summary of Citing Internet Sites. NETTRAIN

Discussion List, (Online), ([email protected]), diakses 22

Nopember 1995).

Rujukan dari Internet Berupa E-mail Pribadi

Nama pengirim (jika ada) dan disertai keterangan dalam kurung (alamat e-mail pengirim), diikuti secara berturut-turut oleh tanggal, bulan, tahun, topik isi bahan (dicetak miring), nama yang dikirim disertai keterangan dalam kurung (alamat e-mail yang dikirim).

Contoh:

Davis, A. ([email protected]). 10 juni 1996. Learning to Use Web Authoring

Tools. E-mail kepada Alison Hunter ([email protected]).

Naga, Dali S. ([email protected]). 1 Oktober 1997. Artikel untuk JIP. E-mail kepada Ali Saukah ([email protected]).

Rujukan Berupa Catatan Kuliah yang Dimuat di Internet

Nama pengajar ditulis pada bagian awal, disertai tahun kuliah. Kode dan nama matakuliah dicetak miring diakhiri dengan nomor pertemuan. Alamat situs ditempatkan dalam tanda kurung, dan diakhri dengan tanggal akses.

Contoh:

Bond, T. 2004. ED1401: Childhood and Adolescence, Catatan Minggu ke -12, (Online), (http://learnjcu2004.jcu.edu.au), diakses 23 Februari 2005.

(24)

Rujukan Karya Audio/Visual/Audiovisual

Nama pengarang ditulis sebelum tahun album tersebut dibuat. Judul album dicetak miring, dan diberi keterangan tentang bentuk produk (misalnya, kaset rekaman). Kota tempat kaset itu diproduksi ditulis sebelum nama perusahaaan rekaman.

Contoh:

Dewa. 2004. Laskar Cinta, (Kaset Rekaman). Jakarta: Ahmad Dhani Production-PT Aquarius Musikindoreg.

(25)

Lampiran 1: Contoh Halaman Sampul

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN IKLAN

DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN

DI PT. TUGAS BARU MALANG

SKRIPSI

OLEH

DEWI ROSHITASARI

NIM 2000456789

POLITEKNIK NEGERI MALANG

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA

SEPTEMBER 2014

4,5 cm dari tepi atas kertas

5 spasi (untuk font ukuran 12)

5 spasi (untuk font ukuran 12)

6 spasi (untuk font ukuran 12)

6 spasi (untuk font ukuran 12)

(26)

Lampiran 3: Contoh Halaman Judul Skripsi

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN IKLAN

DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN

DI PT. TUGAS BARU MALANG

SKRIPSI

Diajukan sebagai salah satu syarat memperoleh Ijazah Sarjana Sain Terapan Program D IV Pemasaran Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang

Oleh Dewi Roshitasari NIM 2000456789

POLITEKNIK NEGERI MALANG

JURUSAN ADMINISTRASI NIAGA

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA

JUNI 2015

4,5

6 spasi (untuk font ukuran 12)

7 spasi (untuk font ukuran 12)

3 cm

(27)

Lampiran 4: Contoh Lembar Pengesahan

HALAMAN PENGESAHAN

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN IKLAN DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN DI PT. TUGAS BARU MALANG

Oleh Dewi Roshitasari NIM 2000456789

Skripsi ini telah dipertahankan di depan dewan penguji pada tanggal 20 Agustus 2011 dan disahkan oleh :

Pembimbing I : Fullchis Nurtjahjani, SE., M.Si ... NIP 13206188820

Pembimbing II : Dra. Masreviastuti, M.Si ... NIP 131884459

Penguji I : Dra. Ita Rifiani Permatasari, M.Si ... NIP 131884459

Penguji II : Musthofa Hadi, SE ... NIP 132304700

Malang, 30 September 2011

Mengetahui,

Ketua Jurusan Administrasi Niaga

Heru Utomo, SE., MMellec.Com NIP 131914577

Menyetujui,

Ketua Program Studi

Dra. Asih Widajati, M.Si NIP 131793361

(28)

Lampiran 5: Contoh Abstrak

ABSTRAK

Roshitasari, Dewi. 2011. E Efektifitas Penggunaan Iklan Dalam Meningkatkan Volume Penjualan di PT. Tugas Baru Malang. Skripsi, Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri malang. Pembimbing (I) Fullchis Nurtjahjani, SE., M.Si Pembimbing (II) Dra. Masreviastuti, M.Si.

... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... Kata Kunci :

(29)

Lampiran 7: Contoh Daftar Isi

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR GAMBAR ... iv

DAFTAR GRAFIK ... v

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Tujuan dan Kegunaan ... 2

1.3 Metodologi ... 3

1.3.1 Populasi dan Sampel Data ... 4

1.3.2 Metode Pengumpulan Data ... 4

1.3.3 Jenis Data ... 4

1.3.4 Metode dan Analisa Data ... 5

1.4 Rumusan Masalah ... 6

1.5 Batasan Masalah ... 6

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Resepsionis ... 8

2.2 Uraian Tugas dan Wewenang Resepsionis ... 9

2.3 Spesifikasi Jabatan Resepsionis ... 10

2.4 Ruang Kerja Resepsionis ... 11

2.5 Aktivitas Komunikasi Resepsionis ... 13

BAB III TINJAUAN UMUM 3.1 Sejarah Singkat ... 14

3.2 Organisasi ... 16

3.3 Personalia ... 19

3.4 Produksi ... 22

3.5 Pemasaran ... 27

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN ANALISA DATA 4.1 Hasil Penelitian ... 40 4.2 Analisa Data ... 50 4.2.1 Langkah-langkah Pemecahan ... 54 4.2.2 Asumsi ... 56 4.2.3 Presentasi Hasil ... 59 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan ... 64 5.2 Saran-saran ... 67 DAFTAR PUSTAKA ... 68 LAMPIRAN-LAMPIRAN ... 69

(30)

Lampiran 8: Contoh Daftar Tabel

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1.1 Jumlah Tenaga Kerja di PT. BBI Unit Indra Periode 2001-2006 ... 42 2.1 Jumlah Jam Kerja dan Hari Kerja Karyawan PT. BBI Unit Indra ... 48

(31)

Lampiran 9: Contoh Daftar Gambar

DAFTAR GAMBAR

Tabel Halaman

1.1 Jumlah Tenaga Kerja di PT. BBI Unit Indra Periode 2001-2006 ... 42 2.1 Jumlah Jam Kerja dan Hari Kerja Karyawan PT. BBI Unit Indra ... 48

(32)

seluruh kasus uji beserta hasil pengujiannya. Di dalam penjelasan setiap kasus uj harus dimasukkan antara lain tujuan, data masukan, prosedur uji dan hasil yang diharapkan serta analisis hasilnya. Pada bagian akhir dilalukan analisis hasil pengujian keseluruhan.

b. Untuk kategori topik yang lain misalnya analisis performansi jaringan (net

centric), analisis algoritma dan sejenisnya harus juga memasukkan analisis dan

perancangan. Dalam kategori ini, perangkat lunak hanya digunakan sebagai alat bantu atau tools untuk menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan algoritma tertentu.

Bab VIII PENUTUP

Bagian ini berisi kesimpulan dan saran. Kesimpulan didasarkan atas pengujian dan analisis yang dilakukan di dalam proses penelitian. Kesimpulan harus memiliki korelasi dengan rumusan masalah. Saran berisi hal-hal yang diperlukan dalam rangka pengembangan topik skripsi selanjutnya maupun perbaikan yang harus dilakukan sesuai dengan kesimpulan yang didapatkan. Misalnya, “Berdasarkan hasil analisis unjuk kerja yang ada maka unjuk kerja jaringan yang sudah ada akan bisa lebih ditingkatkan dengan jalan dst”.

BAGIAN AKHIR SKRIPSI

1. DAFTAR PUSTAKA

Daftar pustaka merupakan daftar referensi dari semua isi referensi seperti buku Jurnal/papers, artikel, hand outs, laboratory manuals, dan karya ilmiah lainnya yang dikutip di dalam penulisan proposal skripsi. Semua referensi yang tertulis dalam daftar pustaka harus dirujuk di dalam skripsi. Referensi ditulis urut menurut abjad huruf awal dan nama akhir/keluarga penulis pertama dan tahun penerbitan (yang terbaru ditulis lebih dahulu). Apabila penulis yang sama mempunyai beberapa artikel/papers yang dirujuk, maka urutan artikelnya berdasarkan tahun publikasinya. Apabila pada tahun yang sama, paper dari penulis yang sama diterbitkan lebih dari satu artikel, maka di belakang tahun dituliskan huruf kecil a, b,..., dan seterusnya. Perlu dicatat bahwa minimal 30% dari total pustaka di dalam kajian pustaka adalah berasal dari artikel jurnal ilmiah

(33)

yang relevan. Tata cara penulisan daftar pustaka sebagai berikut.

[<Indeks nama>] <Nama belakang pengarang>, <Nama depan pengarang>. <Tahun Penerbitan> , “<Judul buku/jurnal>”", <Penerbit>, <Edisi jika ada>, <Halaman jika diperlukan>, <Kota tempat diterbitkan jika ada> .

Misalnya:

[COV-65] Corbato, F., and Vyssotsky, V.1965, “Introduction and Overview of The Multics System”, AFIPS Conference Proceedings 27, hal. 185 196.

[STA-95] Standish, A., Thomas.1995, “Data Structures, Algorithms & Software Principles in C”, Addison-Wesley.

[STN-95] Standish, A., Thomas. 1995, “Advanced Programming in C”, Addison-Wesley.

Indeks nama diambil tiga huruf awal dari nama belakang pengarang dikuti dengan tahun penerbitan yang diambil 2 digit belakang. Jika pengarang yang sama juga mengeluarkan buku pada tahun yang sama maka indeks lama dituliskan dalam bentuk kode lain tetapi tetap tiga huruf, sebagaimana contoh di atas. Sedangkan, untuk referensi dari website penulisan sumbernya harus lengkap sampai pada halaman informasi yang diambil, seperti contoh diatas.

Uraian tentang Daftar Pustaka secara lebih rinci terkait jenis sumber, jenis Dengarang dan lain-lain bisa dilihat pada Bab V Teknik Penulisan.

LAMPIRAN

Bagian ini berisi seluruh lampiran yang perlu dimasukkan untuk pendukung penulisan skripsi ini. Keberadaan lampiran harus dijelaskan di alam pembahasan skripsi (tidak boleh langsung muncul di lampiran tanpa referensi di dalam pembahasan). Antara heading dengan nomor halaman dipisahkan oleh titik-titik. Posisi nomor halaman rata kanan. Format penulisan sebagai berikut:

Referensi

Dokumen terkait

Dengan pengembangan produk baru dilakukan dengan diciptakan berbagai macam jenis kain baru untuk mengisi pasar, operator mesin weaving ditingkatkan keahlian-nya dalam

Dari analisis data yang dilakukan diperoleh hasil bahwa penumpang kereta api gerbong khusus wanita secara umum merasa tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh

a) Laporan audit dikirim ke kepala Badan Penjaminan Mutu oleh Rektor Tim Audit. b) Laporan audit diterbitkan oleh BPM. c) BPM menyerahkan kepada Rektor. d) Laporan audit

Pada pemrograman Visual, pengembangan aplikasi dimulai dengan pembentukkan user interface , kemudian mengatur properti dari objek-objek yang digunakan dalam user interface

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perbedaan kecemasan belajar matematika antara siswa SMP dengan MTs, 2) perbedaan hasil belajar matematika antara siswa SMP dengan MTs,

Alamat : Rusunawa Blok B No. 415 Kampus Unhas Tamalanrea Makassar adalah mahasiswi Program Studi Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, akan melakukan

Penyimpanan Telur Spodoptera litura Fabricus (Lepidoptera: Noctuidae) pada Suhu Rendah dan Kepadatan Betina Parasitoid, Telenomus remus Nixon (Hymenoptera: Scelionidae):

7 tanaman pangan terutama yang berkaitan dengan upaya peningkatan produksi beras meliputi: (1) lahan-lahan pertanian umumnya semakin berkurang tanpa diimbangi dengan