Kekerasan dalam Rumah Tangga (Kdrt) yang Dialami Suami (Studi di Desa Kontumere Kecamatan Kabawo Kabaupaten Muna)
Teks penuh
Dokumen terkait
Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga terhadap. evektivitas proses hukum terhadap suami pelaku kekerasan dalam
Suami yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga berhak mendapat perlindungan dari pihak keluarga, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, advokat, lembaga sosial
tersebut seringkali disebut dengan kekerasan domestik. Kekerasan domestik sebetulnya tidak hanya menjangkau para pihak dalam hubungan perkawinan antara suami dengan istri saja,
Meskipun pembuktian melalui penelitian amat diperlukan, rumah tangga dengan suami-istri dan anggota lain yang berasal dari latar belakang sosial yang berbeda
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah kekerasan yang dilakukan di dalam rumah tangga, korbannya tidak hanya dari kalangan perempuan atau isteri saja tapi bisa
Berdasarkan uraian faktor penyebab terjadinya tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan suami terhadap istri pada 3 contoh kasus di atas, penulis
Suami yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga berhak mendapat perlindungan dari pihak keluarga, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, advokat, lembaga sosial
Rumah tangga tempat kekerasan sering berlangsung adalah wadah dari suatu kehidupan penghuninya yang terdiri dari berbagai status, seperti suami-istri, orangtua, anak-anak, orang-orang