• Tidak ada hasil yang ditemukan

DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DHARMASRAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DHARMASRAYA"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

www.disdukcapil.dharmasrayakab.go.id

DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

DHARMASRAYA

2016

Periode 2016-2021

RENCANA

STRATEGIS

(2)

1 Daftar Isi Halaman Bab.I Bab. II Bab. III Bab. IV Bab. V Bab. VI a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. a. Pendahuluan. Latar Belakang Landasan Hukum. Maksud dan Tujuan Sistematika Penulisan

Gambaran Pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi Disdukcapil

Sumber Daya SKPD Kinerja Pelayanan SKPD.

Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD Isu-isu Srategis berdasarkan Tugas dan Fungsi.

Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi

Pelayanan SKPD.

Telaahan Visi, Misi Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

Telaah Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kinerja Lingkungan Hidup Strategis

Penentuan isu-isu strategis

Visi, misi, tujuan dan sasaran strategi dan kebijakan Visi, misi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tujuan dan sasaran jangka menengah SKPD

Strategi dan kebijakan

Rencana program kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif

Indikator kinerja dinas yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD

(3)

2 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) merupakan unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang dalam upaya mencapai keberhasilannya perlu didukung dengan perencanaan yang baik sesuai dengan visi dan misi organisasi. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui perencanaan srategis yang merupakan serangkaian rencana tindakan dan kegiatan mendasar yang dibuat untuk diimplementasikan oleh organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 mengamanatkan bahwa setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) diwajibkan menyusun rencana srategis yang selanjutnya disebut Restra SKPD. Restra SKPD memuat visi, misi, tujuan, srategi, kebijakan, program dan kegiatan pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsinya, berpedoman pada RPJMD dan bersifat indikatif. Sementara undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 menyebutkan bahwa restra SKPD merupakan dokumem perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima) tahun.

Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya 5 (lima) tahun ke depan. merupakan rangkaian kegiatan yang berupaya untuk selalu meningkatkan kualitas organisasi, efisiensi anggaran, optimalisasi sumber daya manusia dan pemantauan kinerja berorientasikan pelayanan publik untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, religius dan berbudaya di bidang kependudukan dan pencatatan sipil. Dalam rencana strategis ini diformulasikan perwujudan pandangan ideal yang akan dicapai di masa yang akan datang.

(4)

3

Untuk itu dibutuhkan dukungan penuh dari seluruh komponen, unsur pimpinan dan staf, dengan memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat dalam pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan. Untuk merealisasikan keinginan, harapan dan cita-cita luhur dalam pelayanan publik, rencana tersebut dituangkan dalam visi, misi, tujuan, dan pengukuran kinerja yang berkaitan erat dengan tugas pokok dan fungsi organisasi secara jelas dan praktis serta didasarkan pada hasil pengujian faktor internal dan eksternal, sehingga didapatkan rumusan tujuan, alokasi sumber daya, dan pencapaian sasaran yang berguna bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam kurun waktu yang ditentukan.

Penyusunan Renstra tersebut mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dharmasraya 2015 – 2020 dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Kabupaten Dharmasraya 5 (lima) tahun ke depan. Setiap komponen organisasi perangkat daerah dalam mewujudkan visi dan misi kepala daerah memerlukan langkah-langkah strategis dalam rangka mewujudkan good service dan good governance (pelayanan yang baik dan pemerintahan yang baik) dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Rencana Strategis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada dasarnya merupakan langkah awal dari serangkaian tindakan dan kegiatan mendasar yang disusun untuk diimplementasikan guna mencapai visi dan misi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Untuk menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempunyai program kerja yang dalam pelaksanaannya masih belum optimal dan perlu peningkatan kemampuan dan keterampilan aparatnya

(5)

4

agar dapat melaksanakan pelayanan berkualitas kepada seluruh warga masyarakat atau stakeholder.

Berdasarkan uraian tersebut di atas kiranya perlu dianalisa dan dicarikan rumusan masalah yang sedang dihadapi dengan mengidentifikasi berbagai faktor internal yaitu kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness) dan faktor eksternal berupa peluang (opportunity) dan ancaman (threats), maka dirumuskan “Bagaimana meningkatkan profesionalitas aparatur dalam pelayanan administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya.

B. Landasan Hukum

Merujuk kepada tugas pokok dan fungsi, maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dibentuk berdasarkan :

1. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2003, tentang Pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat di Propinsi Sumatera Barat.

2. Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintah Daerah.

3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006, tentang Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

4. Peraturan Pemerintah RI Nomor 37 Tahun 2007 tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006.

5. Peraturan Pemerintah RI Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah.

6. Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2008, tentang Persyaratan Dan Tatacara Pendaftaran Penduduk Dan Pencatatan Sipil.

(6)

5

7. Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan secara Nasional.

8. Permendagri Nomor 28 tahun 2005, tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil di Daerah.

9. Permendagri Nomor 19 tahun 2010 tentang Formalir dan Buku yang digunakan Dalam Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.

10. Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2010, tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Dharmasraya, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab.Dharmasraya.

C. Maksud dan Tujuan

Penyusunan restra Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya Tahun 2016 – 2021 dimaksudkan sebagai dokumen perencanaan jangka menengah yang mejabarkan RPJMD Kabupaten Dharmasraya 2016-2021 sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diamanatkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya sesuai dengan peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya Nomor 8 Tahun 2010 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja dinas daerah Kabupaten Dharmasraya yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya.

Tujuan dari penyusunan renstra Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Menjabarkan visi, misi, agenda pembangunan dan program Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya dalam

(7)

6

arah kebijakan dan program pembangunan yang rinci, terarah, teratur dan dapat dilaksanakan sepanjang tahun 2016 s/d 2021. 2. Menyusun proyeksi kebutuhan Dinas Kependudukan dan

Pencatatan Sipil dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang semakin tinggi tuntutannya terhadap sistem birokrasi dan pelayanan yang berkualitas, terutama pada era demokrasi dan informasi global ini.

3. Memudahkan seluruh jajaran aparatur Dinas Kepedudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya dalam mencapai arah dan tujuan dengan cara menyusun rencana kegiatan dan program secara terpadu, terarah dan terukur.

4. Memudahkan seluruh jajaran aparatur Dinas Kepedudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya untuk memahami serta menilai arah kebijakan dan program-program operasional tahunan dalam rentang periode lima tahunan.

D. Sistematika Penulisan.

Adapun Sistimatika Penulisan Renstra ini adalah sebagai berikut : Bab.I

a.

b.

Pendahuluan yang berisikan. Latar Belakang

Memuat secara ringkas makna penyusunan Restra SKPD

dalam penyelenggaraan pembangunan daerah Landasan Hukum.

Memuat penjelasan tentang peraturan perundang-undangan

(8)

7 Bab. II Bab. III c. d. a. b. c. a. b. c. d.

Yang menjadi dasar penyusunan restra SKPD Maksud dan tujuan

Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan restra SKPD

Sistematika.

Menjelaskan ringkasan pokok bahasan dalam penulisan restra SKPD serta susunan garis besar isi dokumen

Gambaran pelayanan pada Dinas kependudukan dan pencatatan sipil.

Tugas, fungsi dan sruktur organisasi.

Memuat penjelasan umum tentang dasar hukumn pembentukan dinas kependudukan dan pencatatan sipil, sruktur organisasi, uraian tugas dan fungsi, uraian tentang sruktur organisasi, jumlah personel dan tata laksana dinas.

Sumber daya SKPD

Memuat penjelasan ringkas tentang SDM dan aset/ modal dinas

Kinerja pelayanan SKPD.

Memuat tingkat capaian kinerja Dinas berdasarkan sasaran atau target isu-isu srategis berdasarkan tugas dan fungsi.

Target isu-isu srategis berdasarkan tugas dan fungsi. Identifikasi permasalahan berdasarkan tugas dan fungsi

(9)

8 Bab. IV Bab. V Bab. VI a. b. c. 11. pelayanan SKPD.

Telaahan visi, misi program kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih

Telaah rencana tata ruang wilayah dan kinerja lingkungan hidup strategis

Penentuan isu-isu strategis

Visi, misi, tujuan dan sasaran strategi dan kebijakan Visi, misi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tujuan dan sasaran jangka menengah SKPD

Strategi dan kebijakan

Rencana program kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif

Indikator kinerja dinas yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD

(10)

9 BAB II

GAMBARAN PELAYANAN DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

A. Tugas Pokok, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2008 merupakan unsur pelaksana Pemerintah Daerah di bidang Kependudukan dan pencatatan Sipil, yang mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah di bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta tugas pembantuan. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempunyai fungsi :

1. Perumusan kebijakan teknis di bidang kependudukan dan pencatatan sipil;

2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang kependudukan dan pencatatan sipil;

3. Pembinaan dan pelaksanaan urusan di bidang kependudukan dan pencatatan sipil;

4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Susunan organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, yang telah ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2010, tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Dharmasraya, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Dharmasraya. terdiri dari :

(11)

10

1. Kepala Dinas

2. Sekretariat, terdiri dari :

a. Sub Bagian Umum dan Anggaran b. Sub Kepegawaian

c. Sub. Bagian Program dan Pelaporan 3. Bidang Pendaftaran Penduduk

a. Seksi Identitas Penduduk b. Seksi Mutasi Penduduk

4. Bidang Informasi, Data Kependudukan dan Perkembangan Penduduk.

a. Seksi pengolahan Perkembangan dan Persebaran Penduduk. b. Seksi Informasi Pendataan Kependudukan

5. Bidang Pencatatan Sipil a. Seksi Pencatatan Sipil

b. Seksi Verifikasi dan Registrasi 6. UPTD

(12)

11

STRUKTUR ORGANISASI

DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL

(Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2010)

Kepala Dinas Sekretaris Dinas Kepala Sub.Bagian Kepegawaian Kepala Sub.Bag Umum dan Anggaran Kepala Sub.Bagian Perencanaan dan Pelaporan

Kepala Bidang Informasi Data Kependudukan dan Perkembangan Penduduk

Kepala Bidang Pencatatatan Sipil Kepala Bidang

Pendaftaran Penduduk

Kepala Seksi Verifikasi dan Verifikasi

Kepala Seksi Pencatatan Sipil Kepala seksi Informasi

dan Pendaftaran Penduduk

Kepala Seksi Perkembangan dan Persebaran Penduduk Kepala Seksi Mutasi

Penduduk

Kepala Seksi Indentitas Penduduk Kelompok

Jabatan Fungsional

(13)

12

B. Sumber Daya Manusia Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Mendukung operasional pekerjaan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil di kabupaten Dharmasraya baik di Kabupaten atau di Kecamatan (4 Kecamatan Induk) dibantu dengan 23 Orang Staf PNS, 2 Orang Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan 3 orangTenaga Harian Lepas (THL) sebagai Pembantu operator SIAK di 11 Kecamatan. Untuk lebih jelasnya kami gambarkan klasifikasi SDM ini sesuai dengan pendidikan, golongan dan jabatannya sebagai berikut :

Berdasarkan Pendidikan

No Tingkat Pendidikan Jumlah

1 SLTA 16 2 D.3/ Sarjana Muda 6 3 S.1/ Sarjana 13 4 S.2/ Pasca Sarjana 1 Total 37 Berdasarkan Golongan No Golongan Jumlah 1 Gol. IV 5 2 Gol. III 20 3 Gol. II 9 4 Honor Daerah 2 Total 37

(14)

13 Berdasarkan Eselon No Eselon Jumlah 1 Eselon II.a 1 2 Eselon III.a 2 3 Eselon III.b 2 4 Eselon IV.a 8

Daftar Data Sarana dan Prasarana Instansi

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya Tahun 2016

No Nama/ Jenis Barang Jumlah Kondisi 1 Kendaraan Roda 4 2 Baik

2 Kendaraan Roda 2 5 4 Baik/ 1 rusak 3 Almari Besi 4 Pintu 1 Baik

4 Brankas (Peti uang) 1 Baik

5 Notebook 2 Baik

6 Komputer 11 9 Baik/ 2 rusak 7 Laptop SIAK 4 2 Baik/ 2 rusak 8 Printer 14 7 baik/ 6 rusak 9 Meja komputer 10 Kurang baik 10 Meja ½ biro 21 Baik

11 Meja Pelayanan 1 Baik

12 Meja Rapat 1 Baik

13 Kursi 36 Baik

14 Kursi Tunggu 7 Baik

15 Kursi Sofa 1 Baik

(15)

14

17 UPS 14 Rusak

18 Server Induk 3 Baik

19 Jaringan Kecamatan 11 4 Kecamatan Induk Lancar, 7 Kec. Pemekaran Terganggu Dalam mewujudkan pelayanan dokumen kependudukan berdasarkan Permedagri Nomor 62 Tahun 2012 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pemerintah Dalam Negeri, telah diatur dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2006 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 tahun 2007 dan Perpres nomor Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2008, tentang Persyaratan Dan Tatacara Pendaftaran Penduduk Dan Pencatatan Sipil.

Dari segi sarana dan prasrana Dinas Kependudukan dan telah mempunyai server induk dan beberapa buah komputer, printer UPS dan Ac sebagai pendingin ruangannya. Sarana dan prasarana ini juga telah didekatkan kepada masyarakat dengan mendekatkan pelayanan ke 7 Kecamatan pemekaran walaupun jaringan sering mengalami gangguan.

C. Kinerja Pelayanan SKPD.

Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan salah satu SKPD pelayanan di Kabupaten Dharmasraya yang melayani masyarakat untuk mendapatkan dokumen kependudukannya. Sebagai unit pelayanan masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki kinerja sebagai berikut : 1. Telah dilaksanakannya pelayanan kependudukan secara online menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Administrasi

(16)

15

Kependudukan (SIAK) yang bekerja sama dengan pemerintah kecamatan.

2. Telah dilaksanakan Stelsel Aktif pemerintah dalam pelayanan administrasi kependudukan dengan sistem pelayanan keliling ke nagari-nagari berdasarkan usulan dari kecamatan masing-masing. 3. Telah dilakukannya percepatan pelayanan perekaman KTP Elektronik ke sekolah-sekolah, sehingga masyarakat lebih terbantu dalam Pengurusan KTP Elektronik.

Capaian kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan sasaran/target selama ini menurut SPM untuk urusan wajib, dan/atau indikator kinerja pelayanan SKPD, dapat dilihat berdasarkan tabel sebagai berikut :

(17)

16

Pencapaian Kinerja Pelayanan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya

N O

Indikator Kinerja Sesuai Tugas dan Fungsi SKPD Target SPM Target IKK Target Indikator Lainnya

Target Renstra SKPD Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke- 2016 2017 2018 2019 2020 2016 2017 2018 2019 2020 2016 2017 2018 2019 2020

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

1 Penerbitan Kartu Tanda Penduduk

(KTP-el) 100 100 100 8.000 9.000 7.000 7.000 7.000

2 Penerbitan KK 100 100 100 15.000 15.000 13.000 13.000 13.000

3 Penerbitan Akta Kelahiran 71 71 71 3.000 3.000 2.500 2.500 2.500

(18)

17

D. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD.

Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Dharmasraya Nomor 04 tahun 2008 tentang urusan Pemerintahan Kabupaten Dharmasraya, pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil merupakan kewenangan Pemerintah Daerah. Berdasarkan kewenangan tersebut dapat diberikan gambaran umum pelayanan yang diberikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meliputi :

1. Pencatatan biodata untuk penerbitan NIK, pencatatan peristiwa kependudukan dan pendataan Penduduk Rentan Adminduk. 2. Pencatatan Peristiwa Penting.

3. Penerbitan Dokumen hasil Pendaftaran Penduduk, meliputi : a. Biodata penduduk

b. Kartu Keluarga (KK)

c. Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan d. Surat keterangan kependudukan

4. Penerbitan dokumen hasil pencatatan sipil, meliputi: a. Akte Kelahiran

b. Akte Kematian c. Akte Perkawinan d. Akte Perceraian

e. Akte Pengakuan Anak

5. Perubahan akte pencatatan sipil karena terjadinya peristiwa penting, meliputi:

a. Pengangkatan anak b. Pengesahan anak c. Perubahan nama

d. Perubahan kewarganegaraan e. Peristiwa penting lainnya

(19)

18

Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 yang telah disahkan oleh DPR RI pada tanggal 26 November 2013 merupakan perubahan yang mendasar di bidang administrasi kependudukan. Tujuan utama dari perubahan Undang-Undang dimaksud adalah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, menjamin akurasi data kependudukan dan ketunggalan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta ketunggalan dokumen kependudukan. Perubahan Undang-Undang ini, sekaligus berdampak langsung dalam penyusunan Renstra Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2016-2021. Dengan pemberlakuan Undang-Undang ini terjadi beberapa parubahan paradigma dalam pelaksanaan pelayanan pada masyarakat. Adapun perubahan yang signifikan tersebut adalah :

1. Masa berlaku KTP Elektronik berubah dari 5 (lima) tahun menjadi seumur hidup sehingga untuk tahap awal terjadi beban berat

dalam pencetakan KTP Elektronik, baik yang telah dicetakan oleh Kementeri Dalam Negeri, maupun nantinya setelah Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil sudah mencetak KTP Elektronik sendiri. Selanjutnya beban berat tersebut akan berangsur-angsur menjadi ringan karena Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hanya akan melayani KTP Elektronik

pemula, rusak, hilang dan perubahan biodata.

2. Diberlakukannya stel sel aktif pemerintah yaitu Pemerintah dituntut untuk berperan aktif memberikan pelayanan sehingga muncul paradigma baru dalam pelayanan yaitu “Pemerintah melayani masyarakat, bukan saja masyarakat butuh dilayani “ sehingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dituntut

(20)

19

harus lebih aktif memberikan pelayanan masyarakat, tidak lagi menunggu, tetapi muncul tuntutan dengan sistem jemput bola. 3. Pada tahun 2015 dan seterusnya pencetakan KTP Elektronik

sudah dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil, sehingga perlu pengembangan pelayanan berupa layanan pencetakan KTP Elektronik langsung di lapangan.

4. Pelaporan pencatatan kematian yang semula menjadi kewajiban penduduk/ahli waris, akan diubah menjadi kewajiban Kepala Jorong, sehingga perlu diciptakan kemitraan baru, tidak hanya dengan Camat dan Wali Nagari, tetapi juga dengan Kepala Jorong.

5. Pengurusan dan penerbitam dokumen kependudukan yang semula dipungut biaya administrasi dan denda keterlambatan diubah menjadi “Gratis” untuk semua pengurusan dokumen.

(21)

20 BAB III

ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI A. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Analisis lingkungan strategis yang dipergunakan dalam Renstra Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ini adalah menggunakan analisis SWOT, yang terdiri dari analisis Lingkungan Internal yaitu faktor kekuatan (strong) dan faktor kelemahan (weakness), dan analisis Lingkungan Eksternal yaitu faktor peluang (opportunity) dan faktor ancaman (threat)

Kekuatan (Strengthness) :

1. Tersedianya dasar hukum untuk melaksanakan urusan bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta untuk melaksanakan penertiban penduduk pendatang.

2. Adanya Standard Operation Procedure (SOP) sebagai acuan dalam memberikan pelayanan.

3. Terbentuknya Tim Sosialisasi Kebijakan Kependudukan serta bahan sosialisasi kebijakan kependudukan yang akan

disosialisasikan kepada masyarakat.

4. Sarana dan prasarana pelayanan dibidang kependudukan dan pencatatan sipil yang tersedia cukup memadai serta tersedianya database kependudukan.

5. Adanya kewenangan Aparatur dapat melakukan pembinaan kepada penduduk pendatang yang tidak memiliki identitas yang tidak jelas.

(22)

21

Berdasarkan tuntutan pelayanan yang terus terjadi pada Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil terlihat adanya isu strategis yang diperkirakan akan menjadi tanggung jawab Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di masa depan. Setelah dicermati secara seksama atas pelaksanaan tugas pelayanan administrasi kependudukan, dipandang perlu untuk menyusun langkah-langkah konkrit dalam meningkatkan dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan tersebut. Guna mewujudkan optimalisasi tersebut, dipilih beberapa isu strategis yang menjadi tuntutan tugas bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam pelaksanaan tugas pelayanannya, yaitu :

1. Belum optimalnya pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Kendala ini memang menjadi ganjalan berat bagi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya, karena semakin banyaknya masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan dalam keterbatasan jumlah personil dalam pelayanan. Hal ini terjadi karena semua pengurusan di unit pelayanan lain di Kabupaten Dharmasraya sudah mewajibkan untuk melampirkan KTP-e, KK dan Akta Kelahiran sebagai lampiran persyaratan, sehingga permintaan pelayanan meningkat, sedangkan jumlah petugas pelayanan tetap.

2. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengurusan dokumen kependudukan. Dalam pelaksanaan pelayanan ada suatu upaya awal yang tidak bisa diabaikan yaitu memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang tata cara dan persyaratan dalam pengurusan penerbitan dokumen kependudukan berupa sosialisasi kebijakan kependudukan.

(23)

22

Upaya sosialisasi memang telah dilaksanakan berupa pencerahan yang diberikan kepada petugas kecamatan dan nagari dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan dalam rapat koordinasi, penerbitan surat edaran, brosur, iklan radio dan pemberitaan media masa. Tetapi upaya tersebut belum mendapakkan hasil yang optimal. Sehingga pengetahuan masyarakat tentang syarat-syarat dan penggunaan formulir dalam pengurusan dokumen kependudukan masih rendah.

3. Rendahnya kualitas pelayanan masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan. Setelah dicermati kondisi pelayani sehari-hari dengan melakukan pengevaluasian atas proses pelayanan yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa pelayanan yang diberikan oleh petugas pelayanan belum mendekati kondisi ideal dari ketentuan prosedur pelayanan yang telah ditetapkan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP). Pelayanan yang belum maksimal ini juga terjadi karena sebelumnya masyarakat sudah terbiasa dilayani cukup di kecamatan saja, sedangkan saat ini pelayanan dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sehingga jauhnya jarak anatara kecamatan dan dinas ini dinilai suatu kelemahan. Untuk menghadapi kondisi tersebut telah dilakukan pencatatan sipil keliling ke nagari-nagari sesuai usulan dari kecamatan masing-masing. Kondisi ini cukup membantu, tetapi keluhan kurang puas dan meminta pelayanan dikembalikan ke Kecamatan selalu ada, sedangkan kondisi ini tidak semuanya bisa dilaksanakan karena amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013 seluruh penanda-tanganan Dokumen Kependudukan dan Pencatatan Sipil harus

(24)

23

dilaksanakan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

B. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih.

Pembangunan bidang pelayanan administrasi kependudukan Kabupaten Dharmasraya pada renstra Tahun 2016-2021, merupakan salah satu dari pelaksanaan RPJM Daerah Kabupaten Dharmasraya Tahun 2016-2021, tentunya akan menuntut perhatian lebih, karena tidak hanya untuk melanjutkan hal-hal yang belum terselesaikan, juga dalam rangka melaksanakan rencana pembangunan tahapan demi tahapan dalam RPJP Daerah, dan tentunya juga untuk mengantisipasi perubahan yang muncul di masa yang akan datang. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dharmasraya Tahun 2016-2021 ini, selain menyelesaikan isu yang bersifat lokal, juga mempertimbangkan isu-isu yang bersifat nasional dan global. Seperti pertumbuhan penduduk, pemerataan, kemiskinan, pengangguran, lingkungan hidup dan penataan ruang.

VISI

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, serta potensi, kondisi dan permasalahan yang ada di Kabupaten Dharmasraya maka Visi Kabupaten Dharmasraya yang hendak dicapai pada tahun 2016-2021 adalah:

MENUJU DHAMASRAYA MANDIRI DAN BERBUDAYA”

MISI

1. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui

peningkatan kecakapan, keahlian, sikap dan moralitas sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, inovasi dan keharmonisan masyarakat.

(25)

24

2. Meningkatkan kualitas infrastruktur daerah sebagai pelayanan

dasar daerah secara merata dan sumber kemajuan ekonomi.

3. Mengelola kekayaan sumber daya alam pertanian, pertambangan,

peternakan,perikanan dan pariwisata secara optimal dan bernilai tambah besar mensejahterakan masyarakat.

4. Memelihara kualitas lingkungan Kabupaten Dharmasraya untuk

mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang andal dan maju

sehingga mampu membangun berbagai potensi daerah.

6. Memberdayakan nagari dan kelompok masyarakat sebagai

pelaku pembangunan dalam bidang sosial dan ekonomi.

7. Menegakkan kehidupan beragama dan beradat sebagai norma

sosial dan semangat membangun.

Ekonomi daerah yang memiliki daya tahan menghadapi fluktuasi ekonomi eksternal dengan mendorong keragaman produksi daerah, ketahanan pangan, dan ketahanan ekonomi keluarga, serta meningkatkan nilai tambah produk komoditi daerah. Semakin besarnya peran masyarakat dalam pengolahan hasil pertanian, jaringan distribusi, dan pemasaran. Berkurangnya arus modal dan pelayanan penduduk keluar daerah karena semakin tersedianya berbagai sarana ekonomi dan sosial di daerah sendiri bagi kebutuhan masyarakat dan lebih lanjut diharapkan mampu melayani daerah sekitar.

Dari visi dan misi Kepala Daerah di atas program unggulan Kabupaten Dharmasraya yang mau dicapai selama tahun 2016 – 2021 tersebut harus diimplementasikan dalam program kerja dan kegiatan yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Adapun program unggulan yang sesuai dengan tugas pokok dan

(26)

25

fungsi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai SKPD pelayanan masyarakat dalam bidang administrasi kependudukan adalah Penataan Administrasi Kependudukan dengan tujuan, yaitu : 1. Pembangunan system informasi pembangunan daerah, melalui

SIAK secara Online, sehingga keakuratan dan kevalidan data dijadikan pedoman tolak ukur perencanaan pembangunan. 2. Terbangunnya data pembangunan terintegrasi dalam sistem

informasi melalui pembangunan basis database yang terintegrasi dengan data kecamatan dan nagari, sehingga sikron data selalu bisa dilakukan.

Arah kebijakan yang dituju, yaitu :

Menyatukan informasi pembangunan dalam satu unit pengumpulan dan pengolahan data dalam satu sistem teknologi informasi yang menyatukan informasi pembangunan dalam satu unit pengumpulan dan pengolahan data pembangunan lintas SKPD, nagari dan kecamatan melalui Database SIAK Dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Dharmasraya.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ini telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 04 tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dan juga merujuk kepada Permendagri nomor 69 tahun 2012 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pemerintahan Dalam Negeri, yang mencakup Pelayanan dokumen kependudukan dan indikator utama adalah cakupan penerbitan pelayanan Kartu Keluarga (KK) Kartu Tanda Penduduk (KTP, Akte Kelahiran dan Akte kematian. Program dan indicator utama ini dimplementasi kepada suatu program Penataan Administrasi Kependudukan dengan membuat beberapa jenis kegiatan

(27)

26

pada program tersebut setiap tahun dalam bentuk Rencana kerja (Renja) tahunan.

C. Telaahan Renstra Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia

Dilihat dari Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Dalam Negeri RI Tahun 2010-2014 dititikberatkan pada pelaksanaan demokrasi dan pemerintahan yang baik dalam pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan yang didukung oleh sumber daya aparatur yang ada.

Adapun Visi Kementerian Dalam Negeri RI Tahun 2016-2021 adalah :

“Terwujudnya sistem politik yang demokratis, pemerintahan yang desentralistik, pembangunan daerah yang berkelanjutan, serta keberdayaan masyarakat yang partisipatif, dengan didukung sumber daya aparatur yang profesional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Sedangkan Misi Kementerian Dalam Negeri yang ditetapkan merupakan peran strategik yang diinginkan dalam mencapai visi di atas, adalah menetapkan kebijaksanaan nasional dan memfasilitasi penyelenggaraan Pemerintahan dalam upaya :

1. Memperkuat Keutuhan NKRI, serta memantapkan sistem politik dalam negeri yang demokratis;

2. Memantapkan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan umum;

3. Memantapkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan yang desentralistik;

4. Mengembangkan keserasian hubungan pusat-daerah,antar daerah dan antar kawasan,serta kemandirian daerah dalam pengelolaan pembangunan secara berkelanjutan;

(28)

27

5. Memperkuat otonomi desa dan meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam aspek ekonomi, sosial, dan budaya; serta 6. Mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih, dan

berwibawa.

D. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

Dalam pelaksanaan pelayanan di bidang administrasi kependudukan terdapat beberapa faktor yang menghambat dan mendorong Kelancarannya, yaitu :

Faktor Pendorong :

1. Adanya dukungan dalam kebijakan yang memadai dari unsur pimpinan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam pelaksanaan pelayanan dan pengadaan blangko dan alat kerja, walaupun sampai saat ini kebutuhan alat-alat kerja pendukung pelayanan masih banyak yang harus disediakan. 2. Adanya kemauan yang tinggi dari pegawai Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk tetap mengoptimalkan pelayanan walaupun dalam kondisi keterbatasan personel, sehingga tercipta budaya pelayanan yang baik.

Faktor Penghambat :

1. Terbatasnya jumlah pegawai dalam melaksanakan pelayanan, karena jumlah permintaan pelayanan selalu meningkat sedangkan jumlah pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tidak bertambah.

2. Kondisi ini diperburuk lagi dengan diberlakukannya stelsel aktif pemerintah di mana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

(29)

28

dituntut untuk melaksanakan pelayanan langsung ke lapangan dengan sistem jemput bola berupa pelayanan keliling ke nagari-nagari yang ada, dan butuh pelayanan langsung. Hal ini mengakibatkan terjadinya dua lokasi pelayanan pengurusan dokumen kependudukan, yaitu di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan di nagari-nagari. Penambahan unit pelayanan ini membutuhkan penambahan pegawai untuk pelayanan minimal 2 (dua) tim unit pelayanan yang masing-masingnya berjumlah 4 orang sehingga butuh penambahan pegawai sebanyak 8 Orang.

3. Kebutuhan akan sarana dan prasarana yang masih teramat kurang, kebutuhan mobile operasional keliling melalui pelayanan langsung ke lapangan dengan sistem jemput bola yang tidak dimiliki dinas kependudukan dan pencatatan sipil dharmasraya sampai saat ini.

4. Alokasi anggaran yang diporsikan dalam APBD untuk kegiatan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terasa belum optimal

Penentuan Isu-isu Strategis.

1. Gambaran pelayanan SKPD

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya dalam melaksanan pelayanan terhadap masyarakat masih menumpang di gedung eks GPU Sungai Dareh sehingga ruang pelayanan kurang representatif dan pengelolaan kearsipan kurang optimal. Adapun perangkat pendukung adalah telah beroperasinya pelayanan administrasi kependudukan menggunakan SIAK online dari pemerintah pusat ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan ke 11

(30)

29

Kecamatan sudah terhubung sehingga database Kependudukan Kabupaten Dharmasraya dapat diupdate setiap hari melalui pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

2. Sasaran jangka menengah Renstra

Dengan 3 (tiga) Program Strategis Nasional tertib database, tertib Nomor Induk Kependudukan dan tertib dokumen kependudukan menuju penyelengaraan administrasi kependudukan secara modern untuk ikut mensukseskan Pemilu dan Pemilukada agar DPT (Daftar Pemilih Tetap) tidak bermasalah lagi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah berupaya mencegah dokumen Kependudukan palsu untuk menekan ruang gerak teroris, perdagangan orang dan manipulasi data Tenaga Kerja Indonesia (TKI) serta meningkatkan efektifitas pelayanan publik bagi masyarakat. 3. Sasaran jangka menengah Renstra SKPD Provinsi.

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di bidang kependudukan dan catatan sipil di Propinsi Sumatera Barat saat ini dilaksanakan oleh Biro Pemerintahan Sekretariat Provinsi. Tetapi dalam operasionalnya, Provinsi Sumatera Barat belum memiliki database kependudukan yang terkoneksi ke database Kependudukan Kabupaten Dharmasraya, sehingga seluruh laporan data kependudukan dilaksanakan secara manual dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya ke Biro Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat.

4. Implementasi RTRW bagi pelayanan SKPD

Berdasarkan keadaan kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya saat ini yang masih menumpang, dengan areal parkir yang sangat sempit, maka

(31)

30

dibutuhkan kantor baru. Kantor baru tersebut diharapkan memiliki ruang pelayanan yang representatif, lapangan parkir yang memadai dan mudah diakses oleh masyarakat.

(32)

31 BAB IV

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGIS KEBIJAKAN

A. Visi misi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menetapkan Visi dan Misinya mengacu kepada salah satu Misi Pemerintah Daerah yang ke lima yaitu “Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang andal dan maju sehingga mampu membangun berbagai potensi daerah dan juga pada Sasaran dan Program RPJMD yakni Perbaikan Kualitas Pelayanan Publik dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuat Visinya

TERWUJUDNYA ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN BERBASIS SIAK SECARA CEPAT DAN AKURAT”

Adapun visi tersebut merupakan gambaran yang harus dicapai dan dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk 5 (lima) tahun ke depan.

Misi

Untuk menjalankan visi dimaksud Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menetapkan beberapa misi sebagai berikut :

1. Mewujudkan Update database kependudukan menggunakan SIAK secara online.

2. Meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepedudukan yang cepat dan tepat.

3. Membangun sistem informasi sebagai instansi pengelola data kependudukan yang akurat

4. Membentuk basis data yang terkoneksi dengan berbagai sektor pembangunan.

(33)

32

B. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil

Untuk mencapai Visi dan Misi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tersebut, maka perlu dirumuskan tujuan, sasaran dan kebijakan untuk waktu lima tahun ke depan tersebut. Adapun rencana strategis berupa tujuan yang ingin dicapai dalam mewujudkan visi dan misi tersebut adalah :

1. Terwujudnya database kependudukan yang akurat melalui program SIAK.

2. Terwujudnya peningkatan pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang berbudaya dengan menggunakan program SIAK.

3. Terciptanya sistem dokumentasi hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil secara tertib dan terpadu.

4. Terwujudnya pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil dengan stelsel aktif.

Bersadarkan tujuan tersebut, maka diharapkan akan tercapai sasaran rencana strategis sebagai berikut :

1. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memiliki database kependudukan yang akurat melalui program SIAK.

2. Meningkatnya pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang berbudaya dengan menggunakan program SIAK. Sistem dokumentasi hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil tertata secara tertib dan terpadu.

3. Lancarnya pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil dengan stel sel aktif.

(34)

33

Perwujudan dari Visi tersebut dapat digambarkan Misinya sebagai berikut:

Guna mewujudkan Visi di atas, maka Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil membuat Misi sebagai berikut:

1. Mewujudkan pelayanan prima dalam bidang administrasi kependudukan.

2. Meningkatkan sarana dan prasarana dan sumber daya manusia 3. Meningkatkan kualitas database kependudukan yang akurat 4. Mewujudkan dokumen kependudukan yang benar

Untuk mewujudkan implementasi misi ini dalam Renstra ada beberapa hal yang perlu diungkapkanyakni :

C. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil

Untuk mencapai Visi dan Misi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tersebut, maka perlu dirumuskan tujuan, sasaran dan kebijakan untuk waktu lima tahun kedepan tersebut. Adapun rencana strategis berupa tujuan yang ingin dicapai dalam mewujudkan visi dan misi tersebut adalah :

1. Terwujudnya database kependudukan yang akurat melalui program SIAK.

2. Terwujudnya peningkatan pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang berbudaya dengan menggunakan program SIAK.

3. Terciptanya sistem dokumentasi hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil secara tertib dan terpadu.

4. Terwujudnya pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil dengan stelsel aktif.

(35)

34

Bersadarkan tujuan tersebut, maka diharapkan akan tercapai sasaran rencana strategis sebagai berikut :

1. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memiliki database Kependudukan yang akurat melalui program SIAK.

2. Meningkatnya pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang berbudaya dengan menggunakan program SIAK

3. Sistem dokumentasi hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil tertata secara tertib dan terpadu.

4. Lancarnya pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil dengan stelsel aktif.

(36)

35 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan SKPD

Target Kinerja Tahun Ke N

o

Tujuan Sasaran Indikator Satuan 1 2 3 4 5

1 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil memiliki database kependudukan yang akurat melalui program SIAK.

Terwujudnya database

kependudukan yang akurat melalui program SIAK

Jumlah pemutakhiran Database

Data 202.076 156.000 110.000 85.000 50.000

2 Meningkatnya pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang berbasis SIAK

Terwujudnya peningkatan pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang berbudaya dengan mengunakan program SIAK

Jumlah Kartu Keluarga yang Diterbitkan

Lemba r

9000 9000 7000 7000 7000

Jumlah KTP-el Yang

diterbitkan Lembar 15000 15000 13000 13000 13000

Jumlah Akta kelahiran yang Diterbitkan

Lemba r

3000 3000 2500 2500 2500

Jumlah akta kematian yang diterbitkan

Lemba r

250 325 390 430 500

3 Sistem dokumentasi hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil tertata secara tertib dan terpadu

Terciptanya sistem dokumentasi hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil secara tertib dan terpadu

Jumlah buku register akta yang dijilid atau diarsipkan

Buku 60 60 50 50 50

4 Lancarnya pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil dengan stelsel aktif

Terwujudnya pelayanan

pendafataran penduduk dan pencatatan sipil dengan stelsel aktif

Jumlah pelayanan keliling yang dilaksanakan

(37)

36 BAB V

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF

Merujuk pada Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai unsur pelaksana Pemerintahan di bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dalam program Penataan Administrasi Kependudukan berbagai rencana aksi akan dilaksanakan dalam kurun waktu 2016-2021 antara lain :

1. Pembenahan administrasi kependudukan dengan pelaksanaan program Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK online) seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 dan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2007 tentang Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006, perlu segera diterapkan sehingga tertib administrasi kependudukan secara bertahap dapat diwujudkan. Hal ini memerlukan komitmen dan perhatian besar baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota sendiri. Untuk itu, perlu dukungan dan ketersediaan SDM aparatur yang handal dan mengerti dengan bidang tugasnya.

2. Percepatan proses validasi Database Kependudukan, yang dilakukan melalui beberapa tahapan dengan tujuan pemberian satu nomor identitas untuk satu orang merupakan ujud nyata indikator keberhasilan pelaksanaan Implementasi Sistem Administrasi Kependudukan. Untuk ini dibutuhkan peningkatan jaringan komunikasi data dengan Kecamatan se Kabupaten Dharmasraya akan dapat mempermudah dan mempercepat dalam proses up-Dating data pendudukan.

(38)

37

3. Entri data Akta Kelahiran, akta Perkawinan dan Perceraian ke dalam Arsip Digital, dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi masalah menumpuknya arsip pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui proses alih media. Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan arsip pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil khususnya arsip Akta Kelahiran, Akta Perkawinan dan Perceraian. 4. Monitoring, evaluasi dan pelaporan. Kegiatan ini dilakukan untuk

memonitor serta melakukan evaluasi pelaksanaan penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan kegiatan lain yang berhubungan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

5. Pembangunan gedung kantor yang baru untuk lebih memberikan kenyaman, ketertiban dan kelancaran bagi masyarakat dalam berurusan dan bagi petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam melayani masyarakat.

6. Peningkatan SDM dan disiplin Aparatur Penyelenggara AdministrasiKependudukan. Ditujukan untuk peningkatan kemampuan personil

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, agar dalam pemberian pelayanan dan penyelenggaraan Administrasi Kependudukan lebih profesional dan dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi. Penunjang kegiatan ini, dianggarkan untuk beberapa pendidikan dan pelatihan yang ditunjang dengan mengangkarkan biaya perjalanan dinas serta memberi kesempatan pada seluruh personil Dinas, untuk melanjutkan pendidikan formal lebih tinggi.

Di samping itu, peningkatan disiplin tetap jadi prioritas dalam memberikan pembinaan pegawai, dengan pelaksanaan rapat staf secara berkala dan situasional. Pengadaan seragam dinas ditujukan untuk

(39)

38

menanamkan disiplin tentang tata cara berpakaian sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun program kerja dan langkah konkrit kegiatan yang akan dilaksanakan dalam perwujudan visi dan misi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah :

Program dan kegiatan Tahun 2016

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, dengan kegiatan sebagai berikut.

a. Penyediaan Jasa Surat Menyurat

b. Penyediaan Jasa Komunukasi, sumber Daya Air dan Listrik. c. Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor

d. Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional

e. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan f. Penyediaan jasa Kebersihan Kantor g. Penyediaan Alat Tulis Kantor

h. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan

i. Penyediaan Komponen Intalansi Listrik / Penerangan Bangunan Kantor

j. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan k. Penyediaan Makanan dan Minuman

Program ini bertujuan untuk mendukung pelayanan administrasi kependudukan yang dilakukan oleh SKPD urusan kependudukan dan pencatatan sipil.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

1. Pengadaan Peralatan Gedung Kantor

2. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor

3. Pemeliharaan Rutin / Berkala Kendaraan Dinas Operasional 4. Penyediaan Perlengkapan Kantor

(40)

39

Program ini mendukung pelayanan administrasi kependudukan sehingga sarana dan prasarana aparatur SKPD mendukung kelancaran urusan kependudukan dan pencatatan sipil.

3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Pendidikan dan Pelatihan Formal

Kegiatan ini bermaksud peningkatan kualitas tenaga aparatur agar handal dan profesional dalam rangka memacu peningkatkan kinerja sehingga pelayanan prima kepada masyarakat dapat tercapai.

4. Program Penataan Administrasi Kependudukan

a. Pembangunan dan Pengoperasian SIAK Secara Terpadu. b. Pelatihan Tenaga Pengelola SIAK.

c. Peningkatan Pelayanan Publik Dalam Bidang Kependudukan d. Sosialisasi Kebijakan Kependudukan.

e. Implementasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)

f. Penerapan KTP Berbasis NIK Nasional g. Penyusunan Profil Kependudukan

(41)

40 BAB VI

INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

Guna lebih memantapkan arah pelaksanaan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, maka perlu ditetapkan indikator kinerja yang ingin dicapai dan mengacu pada tujuan dan sasaran pelaksanaan pembangunan Kabupaten Dharmasraya yang terdapat dalam RPJMD.

Adapun indikator kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya selama tahun 2015 -2021 yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD Kabupaten Dharmasraya tersebut adalah :

(42)

41 BAB IV

TUJUAN DAN SASARAN STRATEGIS

A. Tujuan Strategis

Tujuan Strategis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya adalah Pelayanan Dokumen Kependudukan dengan indikator cakupan Penerbitan Kartu Keluarga (KK) Kartu Tanda Penduduk Eletronik (KTP-e), Akte Kelahiran dan Akte Kematian dalam rangka Penataan dan Penertiban Administrasi Kependudukan, agar setiap penduduk terjamin hak-haknya sebagai penduduk Kabupaten Dharmasraya.

B. Sasaran Strategis

Sasaran Strategis Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya adalah Pelayanan Dokumen Kependudukan, dengan jalan mewujudkan hak-hak dasar penduduk sesuai dengan Permendagri 62 Tahun 2008, tentang Standar Pelayanan Prima (SPM) yakni KTP dan Akte Kelahiran.

C. Strategis dan Kebijakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

Strategis Pembangunan Kependudukan mengacu kepada Program Utama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah melakukan Penataan dan Penertiban Admiminstrasi Kependudukan dalam bentuk pelayanan dokumen Kependudukan sesuai dengan SPM Nomor 69 Tahun 2012 dengan Indikator Utamanya adalah cakupan penerbitan Kartu Keluarga (KK) Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-e), Akte Kelahiran dan Akte Kematian. Program Utama ini diimplementasikan proram kegiatan menyangkut

(43)

42

Implementasi SIAK dan SAK (pengadaan peralatan), Sosialisasi Administrasi Kependudukan, Peningkatan Kualitas SDM pengelola SIAK (Operator dan Administor) Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil dalam bentuk Pencatatan Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa penting lainnya.

Strategi yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah dengan jalan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, memberikan infomasi yang lengkap serta memfasilitasi kebutuhan masyarakat terhadap hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan Sedangkan kebijakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam melaksanakan strategi di atas adalah selalu mengacu kepada Undang-Undang nomor 23 tahun 2006, tentang Administrasi Kependudukan dan Peraturan Pemerintah nomo 37 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Undang-Undang nomor 23 tahun 2006 dimaksud. Untuk menindak lanjuti Undang-udang dan PP tersebu, maka Pemerintah Daerah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuat kebijakan dengan mengeluarkan Peraturan Daerah nomor 04 tahun 2010, tentan Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

(44)

43 BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan

Pembuatan Renstra ini telah mengacu kepada Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan berpedoman kepada Undang-Undang nomor 23 tahun 2006, tentang Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta PeraturanPemerintah nomor 37 tahun 2007, tentang Pelaksanaan Undang-Undang nomor 23 tahun 2007. Di samping itu Renstra ini juga berpedoman kepada Permendagri 69 tahun 2012, tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Pemerintah Dalam Negeri yakni Pelayanan Dokumen Kependudukan dengan Indikator Pelayanan Cakupan Dokumen Kependudukan dan Pencatatan Sipil dianataran KK, KTP, Akte Kelahiran dan Akte Kematian.

B. Saran-Saran

Dengan pembuatan Renstra ini diharapkan akan dapat menjadi acuan dalam pembuatan Renja setiap tahunnya oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Dharmasraya, sehingga perencanaan kegiatan betul-betul dapat memberikan dukungan terhadap pencapaian perencanaan program lima tahun Renstra.

Demikian Renstra ini dibuat untuk dapat dijadikan bahan masukan dan cermin perbandingan dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Dhamasraya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,

(45)

44

Dra. Netti Helma NIP 196005301985032009

Referensi

Dokumen terkait

Penaksir yang dibahas merupakan kombinasi penaksir rasio dan penaksir regresi pada sampling acak sederhana menggunakan median dan koefisien skewness, yang merupakan review

Adapun penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian deskriptif dimana penulis memaparkan tentang Peranan pengadilan Perikanan Medan dalam

Pencegahan terhadap kuman Salmonella dapat dilakukan dengan vaksinasi bernama chotipa (cholera-tifoid-paratifoid) atau tipa (tifoid-paratifoid).. Demam tifoid disebabkan oleh

Upaya maturasi pada ikan komet yang dilakukan yaitu dengan menambahkan hormon 17- α Metil Testosteron pada pakan yang akan diberikan.. kepada

Prosedur pemeriksaan knee joint pada kasus klinis osteoarthritis di RSUD Salatiga menggunakan proyeksi AP weight-bearing bilateral dan Lateral dengan posisi pasien

Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lumajang merupakan suatu instansi yang memberikan pelayanan di bidang Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dengan hal