• Tidak ada hasil yang ditemukan

S BIO 1102177 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S BIO 1102177 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

73 Devi Nur Silvia, 2015

PENGARUH PENGGUNAAN HISTORICAL EPISOD ES MAP (HEM) D ALAM PEMBELAJARAN TEORI SEL TERHAD AP PERSEPSI HAKIKAT SAINS SISWA

Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu BAB V

SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI

A. Simpulan

Secara umum, pembelajaran dengan menggunakan HEM yang berisi

sejarah penemuan dalam perumusan teori sel pada kedua kelas memang

cenderung dapat meningkatkan persepsi hakikat sains siswa ke arah yang lebih

baik. Perbedaannya terletak pada jumlah aspek yang mengalami peningkatan

persepsi ke arah yang lebih baik. Selain itu, berdasarkan angket respon siswa,

diketahui juga bahwa pembelajaran yang telah dilakukan mendapatkan respon

yang baik dari kedua kelas tersebut. Data sekunder lain, yaitu berupa lembar

observasi siswa dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran pada

kedua kelas menunjukkan bahwa kedua perlakuan yang diberikan masuk ke

dalam kategori baik selama proses pelaksanaannya.

Persepsi hakikat sains siswa di kelas eksperimen 1 mengalami peningkatan

persentase persepsi informed pada lima aspek hakikat sains (kreativitas dan

imajinasi; teori dan hukum ilmiah; mitos metode ilmiah; aspek sosial budaya;

dan theory-laden) dan penurunan persentase pada dua aspek hakikat sains

(empirik dan tentatif). Peningkatan persentase yang paling terlihat kontras

adalah aspek teori dan hukum ilmiah, namun aspek yang mengalami peralihan

persentase paling kontras adalah aspek mitos metode ilmiah.

Persepsi hakikat sains siswa di kelas eksperimen 2, mengalami

peningkatan persentase persepsi informed pada tiga aspek hakikat sains

(empirik; teori dan hukum ilmiah; dan mitos metode ilmiah) dan empat aspek

yang mengalami penurunan persentase (tentatif; kreativitas dan imajinasi;

aspek sosial dan budaya; dan theory-laden). Peningkatan persentase yang

paling terlihat kontras adalah aspek teori dan hukum ilmiah, namun aspek

yang mengalami peralihan persentase paling kontras adalah aspek mitos

metode ilmiah (sama seperti kelas eksperimen 1).

Berdasarkan data secara keseluruhan, kelas eksperimen 1 cenderung lebih

(2)

74

Devi Nur Silvia, 2015

PENGARUH PENGGUNAAN HISTORICAL EPISOD ES MAP (HEM) D ALAM PEMBELAJARAN TEORI SEL TERHAD AP PERSEPSI HAKIKAT SAINS SISWA

Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

persepsi informed, bila dibandingkan dengan jumlah aspek hakikat sains pada

kelas eksperimen 2. Perbedaan lain terletak pada persentase persepsi hakikat

sains siswa yang tergolong ke dalam persepsi informed, intermediar y, dan

naïve. Perbedaan dapat dijadikan kesimpulan akhir bahwa perlakuan di kelas

eksperimen 1 lebih baik daripada perlakuan di kelas eksperimen 2, karena

pada jumlah aspek hakikat sains yang mengalami perubahan ke arah lebih

baik, lebih banyak di kelas eksperimen 1 dibandingkan dengan kelas

eksperimen 2.

B. Implikasi dan Rekomendasi

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa hal yang dirasa menjadi

keterbatasan dalam pelaksanaan penelitian ini. Keterbatasan-keterbatasan

tersebut akan lebih baik jika dijadikan patokan untuk melakukan penelitian

yang lebih baik mengenai hakikat sains dengan menggunakan elemen sejarah

sains. Beberapa rekomendasi yang dapat diajukan untuk mengantisipasi

kekurangan dalam implikasi pembelajaran yang serupa, antara lain sebagai

berikut:

1. Pembelajaran berbasis hakikat sains ini membutuhkan waktu yang lebih

lama dengan beberapa kali pertemuan, karena dibutuhkan pembiasaan

untuk siswa dan untuk guru agar memudahkan melihat peningkatan

persepsi hakikat sainsnya.

2. Pembelajaran berbasis hakikat sains seharusnya lebih ditekankan lagi di

dalam kurikulum sains, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami apa

itu sains berdasarkan persepsinya mengenai hakikat sains. Hal ini dapat

menjadikan siswa memiliki literasi ilmiah, sebagaimana dijadikan tujuan

utama pembelajaran sains selama ini.

3. Aplikasi elemen sejarah sains dalam pe mbelajaran akan lebih baik jika

mengintegrasikan penerapan hands-on dan minds-on, agar siswa dapat

lebih mudah memahami elemen sejarah sains yang disampaikan. Lebih

baik lagi jika potongan episode sejarah yang telah terjadi di masa lampau,

(3)

75

Devi Nur Silvia, 2015

PENGARUH PENGGUNAAN HISTORICAL EPISOD ES MAP (HEM) D ALAM PEMBELAJARAN TEORI SEL TERHAD AP PERSEPSI HAKIKAT SAINS SISWA

Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

sederhana. Hal ini akan membuat siswa lebih mudah mengubah

Referensi

Dokumen terkait

Data diperoleh menggunakan lembar penilaian kemunculan tujuh komponen hakikat sains yang telah diadaptasi dari Lederman et.al (2002), sedangkan pemahaman siswa diperoleh

(2002), yang tediri dari tujuh komponen hakikat sains yang meliputi sains bersifat empiris, teori dan hukum sains, kreativitas dan imajinasi dalam sains, teori

Berdasarkan hasil penelitian, hasil belajar akan lebih baik jika dalam proses pembelajaran siswa menggunakan self-efficacy dan metakognitif, sehingga guru dapat

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS HAKIKAT SAINS TERHAD AP PENGAMBILAN KEPUTUSAN D AN PAND ANGAN SISWA TENTANG HAKIKAT SAINS MELALUI ISU SOSIOSAINTIFIKA. Indonesia |

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS HAKIKAT SAINS TERHAD AP PENGAMBILAN KEPUTUSAN D AN PAND ANGAN SISWA TENTANG HAKIKAT SAINS MELALUI ISU SOSIOSAINTIFIK.. Indonesia |

Berdasarkan skor N-Gain tersebut, maka kelas yang menggunakan model inkuiri abduktif dalam pembelajaran memiliki peningkatan literasi sains yang lebih baik dibandingkan

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh penerapan argumentasi ilmiah terstruktur terhadap persepsi siswa mengenai hakikat sains dan keterampilan berargumentasi

Hasil yang diperoleh mengenai analisis data persepsi hakikat sains siswa menunjukkan perbedaan pada kedua perlakuan (kedua kelas) dalam hal frekuensi (f) dan