• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODEL PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH VOKAL WAJIB I DI PRODI SENI MUSIK FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN T.A 2013/2014.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MODEL PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH VOKAL WAJIB I DI PRODI SENI MUSIK FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN T.A 2013/2014."

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

MODEL PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH VOKAL

WAJIB I DI PRODI SENI MUSIK FAKULTAS BAHASA

DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

T.A 2013/2014

SKRIPSI

Dinyatakan Telah Memenuhi Syarat Untuk Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

Oleh :

SALLY MARCELINA H

NIM. 209342063

JURUSAN SENDRATASIK

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

ii

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan kasih dan hikmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir/skripsi ini.

Skripsi ini berjudul “Model Pembelajaran Pada Mata Kuliah Vokal Wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013/2014”. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan pengetahuan, oleh karena itu penulis dengan segala kerendahan hati dan ketulusan penulis mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penulis dalam penulisan Skripsi ini, yaitu kepada:

1. Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si selaku Rektor UNIMED.

2. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNIMED

3. Dra. Tuti Rahayu, M.Si selaku Ketua Jurusan Sendratasik UNIMED 4. Uyuni Widiastuti, M.Pd selaku Sekretaris Jurusan Sendratasik UNIMED 5. Panji Suroso, M.Si selaku Ketua Program Studi Pendidikan Seni Musik yang

banyak membantu dalam proses pemberkasan dari awal hingga akhir.

6. Dra. Pita HD Silitonga, M.Pd selaku Dosen Pembimbing I yang juga telah banyak membantu penulis, memberikan masukan, arahan, dan selalu sabar dalam membimbing penulis sehingga menyelesaikan Skripsi ini.

(6)

ii

8. Yusnizar Heniwaty, S.ST, M.Hum selaku Pembimbing akademik yang selalu membantu penulis dalam pembuatan Skripsi ini.

9. Dosen-dosen Program Studi Pendidikan Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan yang telah memberikan ilmunya selama proses pembelajaran selama perkuliahan.

10. Narasumber Lamhot Basani Sihombing, M.Pd, dan Nomi Nanda Sagala, S.Pd yang telah membantu penulis dalam memberikan informasi dalam penulisan Skripsi ini.

11. Yang teristimewa Bapak E.Parningotan Hutabarat dan Ibu St. R. Simamora yang selalu memberikan doa yang tulus, kasih sayang, nasehat, dukungan dan materi yang membantu penulis mengikuti perkuliahan hingga selesai dalam penyelesaian Skripsi dan yang tersayang saudara-saudara saya, Hebron Julianto H, S.Pd, Deslina Tiominar H, S.Pd, Lenny Marlina H, S.Pd, Elisabet Hutabarat, S.Pd, Erika Rosmwati H, dan Bebeto Romario H, yang telah memberikan dukungan, doa, motivasi dan semangat kepada penulis.

12. Terimakasih kepada teman-teman Solfeggio Choir, anak Alor, anak Kosmen, hasianku, dan seluruh teman-teman yang memberikan doa.

Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang turut mendukung dan semoga Skripsi ini bermanfaat bagi peneliti maupun pembaca.

Medan, April 2014 Penulis

(7)

i ABSTRAK

Sally Marcelina H NIM. 209342063. Model Pembelajaran Mata Kuliah Vokal Wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013/2014.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran yang diterapkan pada mata kuliah vokal wajib I di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.

Lokasi penelitian di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah vokal wajib I yang berjumlah 57 orang dan mengambil sampel sebanyak 8 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah keseluruhan data terkumpul dari lokasi penelitian, kemudian data tersebut dianalisis untuk menjawab seluruh pertanyaan penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif yang dideskripsikan secara bertahap dalam bentuk tulisan (karya ilmiah), kemudian diklasifikasikan secara sesuai isi atau materi masing – masing data yang diarahkan untuk menjawab pertanyaan penelitian.

(8)

DAFTAR ISI

BAB II LANDASAN TEORITIS DAN KERANGKA KONSEPTUAL ... 11

A. LandasanTeoritis ... 11

1. Pengertian Model Pembelajaran ... 11

2. Pengertian Mata Kuliah Vokal Wajib I... 18

2.1Beberapa Dasar Pelatihan Vokal... 19

B. Penelitian yang Relevan ... 34

C. Kerangka Konseptual ... 35

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 36

A. Lokasi dan Waktu Penelitian... 36

B. Populasi dan Sampel Penelitian ... 36

1. Populasi ... 36

2. Sampel ... 37

(9)

D. Teknik Pengumpulan Data ... 39

1. Observasi Lapangan ... 40

2. Wawancara ... 40

3. Dokumentasi ... 42

E.Teknik Analisis Data... ... 42

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 49

A. Model Pembelajaran Mata Kuliah Vokal Wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013/2014 ... 49

B. Hasil Mata Kuliah Vokal Wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013/2014 ... 69

C. Hambatan-hambatan yang didapatkan pada pembelajaran Mata Kuliah Vokal Wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013/2014 ... 75

D. Cara mengatasi hambatan- hambatan pada pembelajaran Mata Kuliah Vokal Wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013/2014 ... 76

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 78

A. Kesimpulan. ... 78

B. Saran... 79

(10)
(11)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1. Kriteria Penilaian Ujian Formatif 4... 65

(12)
(13)

DAFTTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Susunan Organ – Organ Suara... .. 22

Gambar 2.2. Susunan Organ – Organ Tubuh yang Berkaitan Dengan Teknik Vokal... 26

Gambar 2.3. Bentuk Pengucapan Mulut dan Posisi Vokal A... 27

Gambar 2.4. Bentuk Pengucapan Mulut dan Posisi Vokal E... 28

Gambar 2.5. Bentuk Pengucapan Mulut dan Posisi Vokal I... 28

Gambar 2.6. Bentuk Pengucapan Mulut dan Posisi Vokal O... 29

Gambar 2.7. Bentuk Pengucapan Mulut dan Posisi Vokal U... 29

Gambar 4.1. G. Concone Op.9 Bagian Lagu Yang Dinyanyikan Bersama... 45

Gambar 4.2. Bagian Notasi Lagu Embun Yang Sulit Dinyanyikan... 48

Gambar 4.3. Bagian Notasi Lagu Wanita Yang Sulit Dinyanyikan... 49

Gambar 4.4. Contoh Notasi Interval Nada... 51

Gambar 4.5. Bagian Notasi Lagu Cempaka Kuning Yang Sulit Dinyanyikan 53 Gambar 4.6. Kelompok Mahasiswa Pria Yang Memilih Menyanyikan Lagu Wanita... 57

Gambar 4.7. Kelompok Mahasiswa Pria Yang Memilih Menyanyikan Lagu Embun... 58

Gambar 4.8. Kelompok Mahasiswa Putri Yang Memilih Menyanyikan Lagu Mari Berdendang... 59

(14)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat

dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan pengajaran, dan atau latihan yang

berlangsung di sekolah dan luar sekolah untuk meningkatkan potensi belajar dan

kualitas sumberdaya manusia yang produktif dan mengembangkan potensi

dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri,

kepribadian, kecerdasan, akhlak manusia serta keterampilan yang diperlukan

dirinya, masyarakat, Bangsa dan Negara.

Pendidik berfungsi membantu peserta didik dalam pengembangan dirinya,

yaitu pengembangan semua potensi, kecakapan, serta karakteristik pribadinya

kearah yang positif baik bagi dirinya maupun lingkungannya. Pendidikan bukan

sekedar memberikan pengetahuan atau nilai-nilai dan melatih keterampilan, akan

tetapi lewat pendidikan peserta didik juga dapat memiliki kemampuan untuk

bertumbuh dan berkembang dalam interaksi pendidikan.

Menurut Sagala (2008 : 1) “Pendidikan adalah segala situasi hidup yang

mempengaruhi pertumbuhan individu sebagai pengalaman belajar yang

berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup”.

Pendidikan mempunyai peranan yang sangat menentukan bagi

perkembangan dan perwujudan diri individu, terutama bagi pembangunan bangsa

dan negara. Pendidikan juga merupakan salah satu usaha yang bertujuan untuk

mencerdaskan kehidupan bangsa, dan merupakan suatu kunci pokok untuk

(15)

2

mencapai cita- cita suatu bangsa. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut tentunya

perlu usaha yang maksimal dari seorang pendidik.

Pada hakekatnya pendidikan itu bukan membentuk, bukan menciptakan

seperti yang diinginkan, tetapi menolong, membantu dalam arti luas. Membantu

menyadarkan anak tentang potensi yang ada padanya, membantu

mengembangkan potensi seoptimal mungkin, memberikan pengetahuan dan

keterampilan, memberikan latihan–latihan, memotivasi untuk terlibat dalam

pengalaman – pengalaman yang berguna, mengusahakan lingkungan yang serasi

dan kondusif untuk belajar, mengarahkan bila ada penyimpangan, mengolah

materi pelajaran sehingga peserta didik bernafsu untuk menguasainya,

mengusahakan alat – alat, meningkatkan intensitas proses pembelajaran.

Proses belajar mengajar pada dasarnya merupakan inti dari proses

pendidikan secara keseluruhan. Kelancaran proses pendidikan ditunjang oleh

komponen pendidikan yang terdiri dari peserta didik, tenaga pendidik, kurikulum,

sarana pembelajaran dan model pembelajaran yang digunakan pendidik dalam

proses belajar mengajar.

Dalam proses pembelajaran, kedudukan pendidik sudah tidak dapat lagi

dipandang sebagai penguasa tunggal dalam kelas, tetapi dianggap sebagai

manager of learning ( pengelola belajar ) yang perlu senantiasa siap membimbing

dan membantu para peserta didik dalam menempuh perjalanan menuju

kedewasaan mereka sendiri yang utuh menyeluruh. Dalam proses pembelajaran,

(16)

3

belajar yang dialami oleh peserta didik. Oleh sebab itu, kegiatan belajar

merupakan kegiatan yang paling pokok.

Musik tidak pernah lepas dari kehidupan kita sehari – hari. Musik dapat

menjadi suatu media untuk menyalurkan segala aspirasi kita, selain itu musik juga

menjadi penghibur, media mengeluarkan emosi, meluapkan karya atau gagasan

kita, dapat pula menjadi lambang identitas misalnya lagu nasional, sebagai alat

komunikasi, bahkan musik juga berperan penting dalam acara kebudayaan dan

keagamaan. Musik sendiri telah banyak mengalami perkembangan, baik itu dari

segi keharmonisan, melodi, instrumen maupun timbre. Kehidupan manusia tidak

akan lepas dari seni. Seni melekat pada diri setiap manusia, tetapi seni tidak akan

keluar begitu saja dari diri manusia jika tidak digali potensi seninya tersebut.

Salah satu kebutuhan yang tidak dapat dihindari setiap manusia adalah kebutuhan

dan kepuasan batin jiwa, yakni sesuatu yang berhubungan dengan nilai keindahan

seni.

Musik merupakan suatu susunan tinggi rendah nada – nada yang berjalan

dalam waktu. Hal ini dilihat dari suatu notasi musik yang menggambarkan

besarnya waktu dalam arah horizontal, dan tinggi rendah nada – nada dalam arah

vertikal. Musik dalam pengelompokannya dibagi atas dua bagian, yakni musik

vokal dan instrumental. Musik vokal yaitu musik yang dihasilkam dari suara

manusia, sedangkan musik instrumental yaitu permainan musik yang dihasilkan

(17)

4

Mata kuliah Vokal Wajib merupakan mata kuliah instrumen pilihan Vokal

Wajib I sampai instrumen pilihan Vokal Wajib II yang ada di prodi seni musik,

yang dimulai pada semester I sampai dengan semester II.

Pada prinsipnya vokal atau suara manusia memiliki perbedaan –

perbedaan yang mencakup dari warna dan perbedaan register atau wilayah nada

serta perbedaan akibat faktor usia. Pada dasarnya jenis vokal atau suara dapat

digolongkan menjadi dua jenis, yaitu suara pria dan wanita yang mempunyai

bermacam register vokal. Menurut Lamhot Sihombing dalam buku bahan ajar

Direksi Koor (2010:4) Suara wanita dapat dibagi kedalam tiga kelompok yaitu,

sopran ( wilayah suara c’ – a”), mezzo sopran ( wilayah suara a – f” ), dan alto (

wilayah suara f – d” ). Suara pria juga terbagi dalam tiga kelompok, yaitu tenor (

wilayah suara c – a’), bariton ( wilayah suara A – f’ ), dan bass ( wilayah suara F

– d’).

Untuk dapat bernyanyi dengan baik harus dapat menguasai pengucapan,

pernapasan, sikap sewaktu bernyanyi, frasering dan pembawaan lagu ( interpretasi

). Penguasaan akan hal – hal tersebut hanya mungkin dengan latihan yang teratur

dan kontiniu. Pengucapan atau lebih populer disebut diksi dan artikulasi adalah

dua sokoguru untuk bernyanyi dengan baik. Syarat pokok untuk memperoleh hal

itu, harus membuka mulut lebar – lebar, rahang bawah diturunkan sejauh

mungkin. Dalam teknik vokal yang baik, para peserta didik harus mempelajari

teknik pengucapan A, E, I, O, U.

Contoh materi – materi pembelajaran yang diberikan dalam pembelajaran

(18)

5

latihan – latihan bernyanyi pada mata kuliah vokal, dan lagu – lagu yang terdapat

dalam buku atau diktat mata kuliah Vokal.

Pada pembelajaran mata kuliah Vokal di Prodi Seni Musik Universitas

Negeri Medan, materi yang digunakan umumnya berorientasi pada standar

pembelajaran musik klasik, romantik, dan modern sehingga karya – karya dan

jenis lagu yang digunakan banyak mengacu dari karya – karya musik klasik,

romantik, dan modern. Menurut Prier Sj dalam buku Sejarah Musik I, musik

diawali pada musik Kuno, musik Abad Pertengahan, Renaissance, Barok, Klasik,

Romantik, Impresionisme dan Modern. Tidak hanya sejarah yang terdapat dalam

zaman musik, komponis atau pencipta musik juga ada dan berbeda setiap

zamannya.

Ditengah semakin berkembangnya Ilmu Pengetahuan, perlu adanya usaha

untuk mengetahui dan memahami serta mengaplikasikan Model Pembelajaran

Mata Kuliah Vokal Wajib I pada mahasiswa di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa

dan Seni Universitas Negeri Medan dengan baik dan tepat, karena dari tahun ke

tahun banyak mahasiswa – mahasiswi pada Prodi Seni Musik Universitas Negeri

Medan yang kurang dapat memahami dan mengaplikasikan mata kuliah vokal

dengan maksimal dan baik, banyak mahasiswa – mahasiswi yang tidak bisa

memahami teknik vokal yang baik dan benar, tidak bisa menyanyikan lagu – lagu

yang ada pada diktat mata kuliah vokal dengan tepat.

Berdasarkan uraian di atas, ada beberapa permasalahan yang perlu untuk

diteliti yakni bagaimana model pembelajaran matakuliah vokal wajib 1 TA

(19)

6

Medan. Oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti: Model Pembelajaran

Pada Mata Kuliah Vokal Wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan

Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013/2014.

B. Identifikasi Masalah

Untuk lebih mengarahkan penelitian serta masalah yang dihadapi maka

umumnya penelitian menggunakan identifikasi masalah, agar penelitian yang

dilakukan menjadi terarah serta cakupan tidak terlalu luas.

Dari uraian diatas yang terdapat pada latar belakang masalah, maka

permasalahan penelitian dapat diidentifikasi sebagai berikut:

1. Bagaimana Model Pembelajaran pada mata kuliah vokal wajib I di Prodi

Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013

/2014?

2. Bagaimana hasil pembelajaran pada mata kuliah vokal wajib I Di Prodi

Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013

/2014?

3. Bagaimana tanggapan mahasiswa-mahasiswi Universitas Negeri Medan

prodi pendidkan seni musik mengenai pembelajaran mata kuliah vokal

wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri

Medan T.A 2013 /2014?

4. Hambatan-hambatan apa saja yang didapatkan pada pembelajaran mata

kuliah vokal wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni

(20)

7

5. Bagaimana cara mengatasi hambatan-hambatan pada pembelajaran mata

kuliah vokal wajib I Di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan T.A 2013 /2014?

C. Pembatasan Masalah

Mengingat luasnya cakupan-cakupan masalah maka penulis perlu

mengadakan pembatasan masalah untuk mempersingkat cakupan, keterbatasan

waktu, dana, dan kemampuan penulis, maka peneliti mengadakan pembatasan

masalah untuk mempermudah pemecahan masalah yang dihadapi dalam

penelitian ini. Pembatasan masalah tersebut sesuai dengan pendapat Sukardi

(2004:30) yang mengatakan bahwa:

“Dalam merumuskan ataupun membatasi masalah permasalahan dalam suatu penelitian sangatlah bervariasi dan tergantung pada peneliti. Oleh karena itu perlu hati-hati dan jeli dalam mengevaluasi rumusan permasalahan penellitiian, dan dirangkum kedalam beberapa pertannyaan yang jelas.”

Berdasarkan pendapat tersebut, maka penulis membatasi masalah

penelitian sebagai berikut :

1. Bagaimana Model Pembelajaran pada mata kuliah vokal wajib I Di Prodi

Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A

2013 /2014?

2. Bagaimana hasil pembelajaran pada mata kuliah vokal wajib I Di Prodi

Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013

(21)

8

3. Hambatan-hambatan apa saja yang didapatkan pada pembelajaran mata

kuliah vokal wajib I di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan T.A 2013 /2014?

4. Bagaimana cara mengatasi hambatan-hambatan pada pembelajaran mata

kuliah vokal wajib I Di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan T.A 2013 /2014?

D. Perumusan Masalah

Rumusan masalah merupakan suatu titik fokus dari sebuah penelitian yang

hendak dilakukan, mengingat sebuah penelitian merupakan upaya untuk

menemukan jawaban pertanyan, maka dari itu perlu dirumuskan dengan baik,

sehingga dapat mendukung menemukan jawaban pertanyaan. Berdasarkan latar

belakang masalah yang diuraikan maka penulis merumuskan masalah sebagai

berikut :“Bagaimana Model Pembelajaran Pada Mata Kuliah Vokal Wajib I

Di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri MedanT.A

2013 /2014.”

E. Tujuan Penelitian

Setiap kegiatan selalu mengarah kepada tujuan yang merupakan suatu

keberhasilan penelitian yaitu tujuan penelitian dan tujuan penelitian merupakan

jawaban atas pertanyaan dan penelitian. Maka tujuan yang hendak dicapai oleh

peneliti adalah :

1. Mengetahui model pembelajaran pada mata kuliah vokal wajib I di Prodi

Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A

(22)

9

2. Mengetahui hasil mata kuliah vokal wajib I Di Prodi Seni Musik Fakultas

Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013 /2014?

3. Mengetahui hambatan-hambatan apa saja yang didapatkan pada

pembelajaran mata kuliah vokal wajib I Di Prodi Seni Musik Fakultas

Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan T.A 2013 /2014

4. Mengetahui cara mengatasi hambatan-hambatan pada pembelajaran mata

kuliah vokal wajib I Di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan T.A 2013/2014.

F. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian dalah kegunaan dari hasil penelitian yang dilakukan

dan juga merupakan sumber informasi dalam mengembangkan penelitian

selanjutnya. Maka manfaat penelitian yang diharapkan peneliti adalah sebagai

berikut:

1. Sebagai bahan masukan bagi penulis dalam menambah wawasan

pengetahuan penelitian khususnya mengenai model pembelajaran mata

kuliah vokal Di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas

Negeri Medan

2. Sebagai bahan acuan bagi mahasiswa dalam menambah wawasan dan

meningkatkan pengetahuan mengenai vokal.

3. Bagi Lingkungan Institusi Pendidikan diharapkan hasil penelitian ini dapat

menambah kajian ilmu dan bahan referensi mengenai model pembelajaran

mata kuliah vokal Di Prodi Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni

(23)

10

4. Bagi peneliti selanjutnya, menambah pengetahuan dan wawasan yang

(24)

71

71

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

Dari hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil beberapa

kesimpulan, dan saran – saran sebagai berikut:

A. Kesimpulan

1. Model Pembelajaran yang diterapkan pada mata kuliah vokal wajib I di Prodi

Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan adalah model

pembelajaran Klasikal. Dimana keunggulan dari model pembelajaran ini ialah

si pendidik ditugaskan untuk memberikan perhatian perindividual dengan

jumlah mahasiswa yang memenuhi kelas.

2. Dari data yang diperoleh, jumlah keseluruhan mahasiswa vokal wajib I

sebanyak 57 orang dan terdapat 8 orang mahasiswa yang mendapat hasil yang

sangat kompeten (A), 26 orang mahasiswa yang mendapat hasil kompeten (B),

17 orang mahasiswa yang mendapat hasil cukup kompeten (C), dan 6 siswa

yang mendapat hasil tidak kompeten (E).

3. Materi lagu – lagu yang dibawakan oleh mahasiswa vokal wajib I, dapat

dikatakan bahwa keseluruhannya berkualitas. Setiap mahasiswa dituntut untuk

dapat menyanyikan lagu – lagu yang akan dibawakan pada saat ujian akhir

(25)

72

B. Saran

Dari beberapa kesimpulan tersebut dapat diajukan beberapa saran sebagai

berikut :

1. Para pendidik harus mampu menerapkan model pembelajaran yang sesuai

dengan pelajaran yang diberikannya. Karena model pembelajaran yang tepat

dapat menarik dan memicu semangat minat belajar para mahasiswa di Prodi

Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan.

2. Instansi Pendidikan seharusnya menyediakan prasarana pembelajaran yang

lengkap dan baik di dalam kelas, agar proses pembelajaran berjalan dengan

lancar sehingga untuk pembelajaran vokal berikutnya tidak ada lagi mahasiswa

yang mendapat nilai C dan E.

3. Tenaga pengajar mata kuliah vokal wajib I sebaiknya dapat memberikan

kesempatan kepada mahasiswa untuk bernyanyi sesuai dengan register suara

(26)

DAFTAR PUSTAKA

Daryanto. 2010, Belajar dan Mengajar. Bandung : CV. Yrama Widya.

Manalu, Rianti. 2012, Model Pembelajaran Kooperatif Make a Match Untuk Meningkatkan

Hasil Belajar Seni Musik Siswa Kelas VIII SMP Methodist 9 Medan T.A 2011/2012. Medan : Skripsi FBS Unimed.

Okatara, Bebi. 2011, 6 Jam Jago Teknik Olah Vokal. Jakarta : Gudang Ilmu.

Rudy. 2008, Paduan Olah Vokal. Jakarta : Media Pressindo.

Rusman. 2011, Model – Model Pembelajaran. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Prier, Karl-Edmund. 1991, Sejarah Musik Jilid I. Yogyakarta : Pusat Musik Liturgi.

Sagala. 2008, Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.

Siahaan, Friskila Valentine. 2012, Penerapan Model Pembelajaran Bertukar Pasangan Pada Pembelaajran Seni Musik Siswa Kelas X SMK YapimTarunaMarelan T.P 2011/2012. Medan : Skripsi FBS Unimed.

Sihombing, Lamhot. 2010, Diktat Direksi Koor. Medan.

Sinaga, Doli. 2013, Pembelajaran Saxopon Alto Pada Lagu Nothing Gona Change My Love Mahasiswa Prodi Seni Musik Universitas Negeri Medan. Medan : Skripsi FBS Unimed.

Sitohang, Veralina. 2010, Peranan Pemanasan Vokal Pada Kualitas BernyanyiDalam

Paduan Suara (Studi Kasus Paduan Suara Solfeggio di Universitas Negeri Medan). Medan : Skripsi FBS Unimed.

Sitompul, Binsar. 1998, Paduan Suara dan Pemimpinnya. Jakarta : BPK Gunung Mulia.

Sugiono. 2009, Metode Penelitian Pendidikan (cetakan ketujuh). Bandung : Alfabeta.

Sutikno. 2009, Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Alfabeta.

Gambar

Tabel 4.1. Kriteria Penilaian Ujian Formatif  4.......................................

Referensi

Dokumen terkait

Ribuan burung yang hinggap di atas – atas pohon di desa ketingan menjadi pemandangan berbeda dari desa lain disekitarnya// burung tersebuat adalah burung kunthul // yang

Tindakan awal yang saya lakukan saat terdiagnosa kanker payudara adalah dengan melakukan pengobatan alternatif (seperti : pengobatan tradisional china/ sinshe ,

Namun demikian masih banyak masyarakat yang kurang berminat untuk budidaya jamur merang // Hal ini terlihat dari rendahnya permintaan bibit jamur di DIY yang masih

Yang menentukan harga gabah dan beras adalah pemerintah // Karena tergantung pada pemerintah / kenaikan harga gabah dan beras dari petani memang ditentukan oleh ingatan pemerintah //

Tri Wahyuni Floriasti. triwahyunifloriasti@uny.ac.id

Apabila penyedia jasa yang merasa keberatan atas Penetapan dan Pengumuman Pemenang ini, maka diberikan kesempatan untuk menyampaikan sanggahan kepada ULP Kabupaten Ogan Ilir

Membawa dokumen Kualifikasi Asli serta Hard Copynya dari data-data isian formulir kualifikasi yang diinput di dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) pada alamat website

n ini diberitahukan bahwa setelah diadaka elah diterbitkan Surat Penetapan Penyedi 2013 Nomor 26/PP-SETWAN/GORDEN/VI/. iatan :