buku bahasa arab MA 10 siswa

120 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)
(2)

Hak Cipta © 2014 pada Kementerian Agama Republik Indonesia Dilindungi Undang-Undang

MILIK NEGARA TIDAK DIPERDAGANGKAN

Disklaimer: Buku siswa ini dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013. Buku ini disusun dan ditelaah oleh berbagai pihak di bawah koordinasi Kementerian Agama, dan dipergunakan dalam penerapan Kurikulum 2013. Buku ini merupakan “Dokumen Hidup” yang senantiasa diperbaiki, diperbaharui, dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika perubahan zaman. Masukan yang membangun, dari berbagai kalangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas buku ini.

Katalog Dalam Terbitan (KDT

INDONESIA, KEMENTERIAN AGAMA

BAHASA ARAB /Kementerian Agama,- Jakarta : Kementerian Agama 2014. viii, 111 hlm. : ilus. ; 21 cm x 28 cm

Untuk MA/ IPA, IPS, BAHASA Kelas X ISBN 978-979-8446-95-5 (no.jil. lengkap) ISBN 978-979-8446-95-2 (jil.1)

1. Bahasa Arab - Studi dan Pengajaran I. Judul II. Kementerian Agama Republik Indonesia

Kontributor Naskah : Masrukin, Devi Apriyanto Nasir Penelaah : H.D. Hidayat, Fuad Thahari Penyelia Penerbitan : Direktorat Pendidikan Madrasah

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Cetakan ke-1, 2014.

(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Puji syukur al-hamdulillah kehadlirat Allah Swt., yang menciptakan, mengatur dan menguasai seluruh makhluk di dunia dan akhirat. Semoga kita senantiasa mendapatkan limpahan rahmat dan ridha-Nya. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad Saw., beserta keluarganya yang telah membimbing manusia untuk meniti jalan lurus menuju kejayaan dan kemuliaan.

Fungsi pendidikan agama Islam untuk membentuk manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia dan mampu menjaga kedamaian dan kerukunan hubungan inter dan antar umat beragama, dan ditujukan untuk berkembangnya kemampuan peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama yang menyerasikan penguasaannya dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.

Untuk merespons beragam kebutuhan masyarakat modern, seluruh elemen dan komponen bangsa harus menyiapkan generasi masa depan yang tangguh melalui beragam ikhtiyar komprehensif. Hal ini dilakukan agar seluruh potensi generasi dapat tumbuh kembang menjadi hamba Allah yang dengan karakteristik beragama secara baik, memiliki cita rasa religiusitas, mampu memancarkan kedamaian dalam totalitas kehidupannya. Aktivitas beragama bukan hanya yang berkaitan dengan aktivitas yang tampak dan dapat dilihat dengan mata, tetapi juga aktivitas yang tidak tampak yang terjadi dalam diri seseorang dalam beragam dimensinya.

(5)

mengoptimalkan layanan pendidikan Islam di Madrasah, ajaran Islam yang begitu sempurna dan luas perlu dikemas menjadi beberapa mata pelajaran yang secara linear akan dipelajari menurut jenjangnya.

Pengemasan ajaran Islam dalam bentuk mata pelajaran di lingkungan Madrasah dikelompokkan sebagai berikut; diajarkan mulai jenjang Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu-ilmu Sosial, Ilmu-ilmu Bahasa dan Budaya, serta Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) meliputi; a) Al-Qur’an-Hadis b) Akidah Akhlak c) Fikih d) Sejarah Kebudayaan Islam. Pada jenjang Madrasah Aliyah Peminatan Ilmu-ilmu Keagamaan dikembangkan kajian khusus mata pelajaran yaitu: a) Tafsir-Ilmu Tafsir b) Hadis-Tafsir-Ilmu Hadis c) Fikih-Ushul Fikih d) Tafsir-Ilmu Kalam dan e) Akhlak. Untuk mendukung pendalaman kajian ilmu-ilmu keagamaan pada peminatan keagamaan, peserta didik dibekali dengan pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan Bahasa Arab.

Sebagai panduan dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 di Madrasah, Kementerian Agama RI telah menyiapkan model Silabus Pembelajaran PAI di Madrasah dan menerbitkan BukuPegangan Siswa dan Buku Pedoman Guru. Kehadiran buku bagi siswa ataupun guru menjadi kebutuhan pokok dalam menerapkan Kurikulum 2013 di Madrasah.

Sebagaimana kaidah Ushul Fikih, mālā yatimmu al-wājibu illā bihī

fahuwa wājibun, (suatu kewajiban tidak menjadi sempurna tanpa adanya hal lain yang menjadi pendukungnya, maka hal lain tersebut menjadi wajib). Atau menurut kaidah Ushul Fikih lainnya, yaitu al-amru bi asy-syai’i amrun bi wasāilihī (perintah untuk melakukan sesuatu berarti juga perintah untuk menyediakan sarananya).

(6)

menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan.

Keberadaan Buku Ajar dalam penerapan Kurikulum 2013 di Madrasah menjadi sangat penting dan menentukan, karena dengan Buku Ajar, siswa ataupun guru dapat menggali nilai-nilai secara mandiri, mencari dan menemukan inspirasi, aspirasi, motivasi, atau bahkan dengan buku akan dapat menumbuhkan semangat berinovasi dan berkreasi yang bermanfaat bagi masa depan.

Buku yang ada di hadapan pembaca ini merupakan cetakan pertama, tentu masih terdapat kekurangan dan kelemahan. Oleh karena itu sangat terbuka untuk terus-menerus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Kami berharap kepada berbagai pihak untuk memberikan saran, masukan dan kritik konstruktif untuk perbaikan dan penyempurnaan di masa-masa yang akan datang.

Atas perhatian, kepedulian, kontribusi, bantuan dan budi baik dari semua pihak yang terlibat dalam penyusunan dan penerbitan buku-buku ini, kami mengucapkan terima kasih. Jazākumullah Khairan Kasīran.

Jakarta, 02 April 2014

Direktur Jenderal Pendidikan Islam

(7)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... vii

(8)

e. ... 72

BAB 5 (ĄǒǍăȳăƗćnjăȬĄǓăȧćȫąȣćȞnj) ... 74

a. ... 77

b. ... 79

c. ... 84

d. ... 88

e. ... 93

BAB 6 (ĄȠǍăȇąĆȧȞnjăȬĄǓăȧćȫąƙćnj) ... 95

a. ... 98

b. ... 98

c. ... 100

d. ... 102

(9)

I. KOMPETENSI INTI (KI)

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur dan disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro -aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian

\DQJVSHVL¿NVHVXDLGHQJDQEDNDWGDQPLQDWQ\DXQWXNPHPHFDKNDQ

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

II. KOMPETENSI DASAR (KD)

1.1 Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Arab sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar.

2.1 Menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi antar pribadi dengan guru dan teman.

0HPDKDPL FDUD SHQ\DPSDLDQ VHUWD FDUD PHUHVSRQ PHQJLGHQWL¿NDVL

cara memberitahu dan menanyakan tentang fakta, perasaan dan sikap terkait topik ˵Δ͉ϴ ˶μ˸Ψ͉θϟ΍ ˵ΕΎ˴ϧΎ˴ϴ˴Βϟ˸΍, mendeskripsikan secara sederhana unsur kebahasaan, dan struktur teks

˶ϡ͉ϼϟ΍ϰ˴Ϩ˸ό˴Ϥ˶Α˶Δ˴ϓΎ ˴ο˶Ϲ˸΍˴ϭ˵ή˶΋Ύ˴Ϥ ͉πϟ΍˴ϭ˸ϝ˴΄˶Α˵Δ˴ϓ˶ή˸ό˴Ϥ˸ϟ΍˴ϭ˵Γ˴ή˶Ϝ͉Ϩϟ΍

ُلﱠوَﻷا ُبﺎَﺒْﻟا

(10)

4.1 Mensimulasikan dialog sederhana tentang cara merespon ungkapan, Mendemonstrasikan ungkapan sederhana tentang cara memberitahu dan menanyakan fakta, perasaan dan sikap, menyusun teks lisan dan tulis sederhana untuk mengungkapkan terkait topik Δ͉ϴ ˶μ ˸Ψ ͉θϟ΍ ˵ΕΎ˴ϧΎ˴ϴ˴Βϟ˸΍ dengan memperhatikan unsur kebahasaan, struktur teks dan unsur budaya secara benar dan sesuai dengan

ϡ͉ϼϟ΍ϰ˴Ϩ˸ό˴Ϥ˶Α˶Δ˴ϓΎ ˴ο˶Ϲ˸΍˴ϭ˵ή˶΋Ύ˴Ϥ ͉πϟ΍˴ϭ˸ϝ˴΄˶Α˵Δ˴ϓ˶ή˸ό˴Ϥ˸ϟ΍˴ϭ˵Γ˴ή˶Ϝ͉Ϩϟ΍)

III. INDIKATOR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN

A. INDIKATOR PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan:

Δ͉ϴ ˶μ ˸Ψ ͉θϟ΍ ˵ΕΎ˴ϧΎ˴ϴ˴Βϟ˸΍

2. Menerapkan percakapan terkait topik : Δ͉ϴ ˶μ ˸Ψ ͉θϟ΍ ˵ΕΎ˴ϧΎ˴ϴ˴Βϟ˸΍

3. Menerangkan isi teks bacaan yang terkait topik :Δ͉ϴ ˶μ ˸Ψ ͉θϟ΍ ˵ΕΎ˴ϧΎ˴ϴ˴Βϟ˸΍ 4. Menyusun teks tulis yang terkait topik : Δ͉ϴ ˶μ ˸Ψ ͉θϟ΍ ˵ΕΎ˴ϧΎ˴ϴ˴Βϟ˸΍

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengko-muni kasikan peserta didik mampu mendengar, bercakap, membaca dan menulis dengan Bahasa Arab yang berkaitan dengan topik:

(11)

ُفُرﺎَﻌﱠﺘﻟَا

ﻰَﺜْﻧُأ/ٌﺮَﻛَذ : ﺲْﻨِﺠﻟا

ُتاَرﺎَﺒِﻌْﻟاَو ُتاَدَﺮْﻔُﻤْﻟا

(12)

ﺔﱠﻳِدَﻼْﻴِﳌا رْﻮُﻬ ُﺸﻟا

ĄȝćȲąǭćǐądž ĄĄǰąǬǍăȢ ĄǭąȲnjăǭćǑăȒ ĄǭąȲǍăȧăȲ ĄDZĄȃćdzĄȎăǂ ćȭĄȳąȞćȭĄȲ ćȭĄȳąȦćȭĄȲ ćȭĄȲǍăȢ ĄǭąǑćȣădzćȲąǨ ĄǭąǑćȣăȒćȭĄȦ ĄǭăǐćȭĄǗćȚĄǂ ĄǭąǑćȣăǗćǑąDz

ِعَاِﺘ ْﺳِ ْﻹا َﲆَﻋ ُتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

! ِﺔَﻴِﺗﻵا ِﺔَﻠِﺌْﺳَﻷا ِﻦَﻋ ْﺐِﺟَأ ﱠﻢُﺛ ِذﺎَﺘْﺳُ ْﻷا ِةَءاَﺮِﻗ َﱃِإ ْﻊِﻤَﺘْﺳِا : (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

( ِﻢﱢﻠَﻌُﻤْﻟا ِدﺎ َﺷْرِإ ِبﺎَﺘِﻛ ِﰲ ُﺪَﺟْﻮُﺗ ﻲِﺘﱠﻟا َةَءاَﺮِﻘْﻟا ُذﺎَﺘْﺳُ ْﻷا ُأَﺮْﻘَﻳ)

ÚąǒăǩćȲąǩăǟćȞnjąǓăĆȳąDznjăǬąĆǩȞnjąǓăȧăĆdzȞnjȱąȒĄǔǍăǑąȞǍăĆȃȞnjăȬĄǎăĆȻĄĆȃȞnjăǏăȪăǪăȥćȲăǂ ĉ ÚąȠǍăȢăȶćnjȯăȞądžąǎăĆȻĄĆȃȞnjăȥąȢĂǩąǢnjăȬĄĆȝĄȚăȠăĆǩăȗăǖnjăǪǍăȣąȞ Ċ ÚǓădząȒǍăȦĄǜăĆǭăǧăǗăǖăȥćȲăǂćȱąȒ ċ ÚāǩąȞǍăǦăȥćȲăǂćȥąȢ Č ÚȱąȟćȳăȟĄǦĄȥĄțćdzăȲăȥćȲăǂ č

ِﺔﱠﻴِﺑَﺮَﻌْﻟا ِﺔَﻐﱡﻠﻟا َﱃِإ ْﻢِﺟﺮَﺗ: (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

(13)

7. Sekolah Swasta : ... 8. Alamat : ... 9. Sekolah Negeri : ... 10. Yayasan Islam : ...

! ِقْوُﺪْﻨ ﱡﺼﻟا ِﰲ ﺎَﻬُﺒِﺳﺎَﻨُﻳ ﺎَ ِم ِت َاِﻠَﻜْﻟا ِﻞ ِﺻ (٣) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

MA Al-Islah Surabaya

āȤnjăȭćȧĄȊ ĉ

031- 8890631

ĄDZćȧąǟćȞnj Ċ

MAN 2 Pasuruan

(14)
(15)

ąǓăĆȳąȖćǭăĆǷȞnjǍăǖćǭăȚǍăǞǜ ÚąȥĔȣćǢăĆǭȞnjĄǩćǑăȊăȥćȲăǂćȥąȢ Đ ćǝćȦnjăǬǍăȣąDzǨ ȤǍăǐćȭĄǖ nj

ǝȦćȬĄǩćȧăǐõȪ ȯăȃćDzĄȭćȞnjǍăǖćǭăȚǍăǞǎ ĄǓăĆȳąȖćǭăĆǷȞnjǍăǖćǭăȚǍăǞǜ ǕăǞăĆǭăǧăǖÚȯăȧćdzĄǢćǕăǞăĆǭăǧõăǖăȥćȲăǂ đ ąǓăĆȳąȢćȭĄțĄǣćȞnjąǓăĆȳąȢăȻćDząȸćnjąǓȃĆąDzăȭăǗĄȣćȞnjąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȱąȒ nj

ąǓăĆȳąȢćȭĄțĄǣćȞnjąǓȃĆąDzăȭăǗĄȣćȞnjąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȱąȒǎ ąǓăȲąȭăȦǍăĆǛȞnjąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȱąȒǜ ąǓăȃąĆąDzăȭăǗĄȣćȞnjąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȱąȒ Ǩ ąǓăĆȳąȢăȻćDząȸćnjąǓăĆȲąȭăȦǍăĆǛȞnjąąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȱąȒõȪ

ćȥąȢăȭĄȪÚąȥĔȣćǢăĆǭȞnjĄǩćǑăȊăȥćȲăǂćȥąȢ ĉĈ ćǝćȦnjăǬǍăȣąDzǨ ćȭĄȞćȭĄDz nj ąǓăĆȳąǐćȭĄȧĄǟćȞnjǍăǖćǭăȚǍǞõȪ ȯăȃćDzĄȭćȞnjǍăǖćǭăȚǍǞǎ ąǓăĆȳąȖćǭăĆǷȞnjǍăǖćǭăȚǍăǞǜ

ÚāǏąȞǍăȂăǕćȦăǂćȝăȪ ĄȑăĆȆăȭĄȣćȞănj ĉ ĄǪǍăǗćDzĄǂǍăȲØćȡăȋăȦ ĄǏąąȞǍăĆȃȞănj

(16)

ËćȝăĆǿăȓăǖØćȱąǗăȖǍăȃąǐăȱąȪąȨąǫĔȪ ĄǏąąȞǍăĆȃȞănj njĀǭćțĄǶ ĄȑăĆȆăȭĄȣćȞănj č ËnjĀȭćȓăȊĄǏąąȞǍăĆȃȞănj

ِراَﻮِﺤْﻟا َﲆَﻋ ُتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

(١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

(17)

ِﺔَﻓِﺮْﻌَﻤْﻟاَو ِةَﺮِﻜﱠﻨﻟا ُﻢْﺳِا

ĂȥăĆȳăȋĄȢąǭćȳăȎĂƿćȯăǶȯăȟăȊĄĆȜĄǩăȲāȡćDząnjĄǒăǭąțăĆȧȞnjǂ

Isim Nakirah adalah isim yang menunjukkan sesuatu yang tidak tertentu. Per-hatikan contoh-contoh dalam kalimat berikut:

ĄȩĄȒąǭćȋăȲāȕćȲąǩăǺĂǩćȲąǭăȓąȞăDZćȳăȞ ąǓăȧćȲąǩăȣćȞnjąȨąǫĔȪȱąȒĄȥĄțćdzăȲāĆȡăȊćȱąȞ ĂǩćȲąǩăǞĂǕćȳăǐȯąȒĄȥĄțćDzăǂ ĄȉăȓćȧăȲăȺĂȡćȟąȊćȥąȢășąǐĄǪćȭĄȊăǂȱĆąȦądžăĆȡĄȫĔĆȟȞănj ĄȉăǷćǧăȲăȺĂǏćȟăȖćȥąȢășąǐĄǪćȭĄȊăǂȱĆąȦądžăĆȡĄȫĔĆȟȞănj

Yang termasuk dalam Isim Nakirah = Isim yang ketika berdiri sendiri (tidak terdapat dalam kalimat/jumlah) tidak menunjukkan makna tertentu, yaitu isim yang tidak diawali (˰˸ϟ˴΍), seperti:

āȤnjăȭćȧĄȊāǭąȆǍăȦāȑăĆȆăȭĄȢāǰĆąǬăǩĄȢāǓăDzăǬćǩăȢāǏąȞǍăȂāǩąǟćdzăȢāǎǍăǗąȚ ĂȥăĆȳăȋĄȢĂƿćȱăǶȯăȟăȊĄĆȜĄǩăȲāȡćDząnjąǓăȒąǭćȋăƙnjĄȡćDząnjǎ

Isim Ma’rifat adalah : Isim yang menunjukkan sesuau yang tertentu = Isim yang menunjukkan makna tertentu.

Yang perlu diingat adalah bahwa isim ma’rifat terdidri dari 6 (enam) macam: 1. Isim yang diawali (˰˸ϟ˴΍), seperti:

(18)

ĂǓăǷąNJǍăȊĄǎǍăǗąȚąǭćȳądzćȓăĆǗȞnjĄǎǍăǗąȚȱąǐǍăǗąȚāǎǍăǗąȚ ąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjĄǩąǟćdzăȢāǩąǟćdzăȢ

4. Kata Ganti (ĄƆąȣăǿȞnj), yaitu:

ŮnjăĆȥĄȪćȡĄȪćȡĄǗćȦăǂĄȥćǣăȦăȱąȪăȭĄȪąǕćȦăǂăǕćȦăǂǍăȦăǂ

5. Isim Isyaaroh (ǒăǬǍăǶȸnjĄȡćDząnj) atau kata tunjuk. Misal:

ŮnjășćȟąǖășąȞĔǪąȨąǫĔȪnjăǫĔȪ

6. Isim Maushuul (ȜćȭĄǺćȭăȣćȞnjĄȡćDzȸnj) atau kata hubung. Misal: ȮąǫăĆȞănj (yang) ȱąǗăĆȞnj ,

ąǏćȳąȚćǭăĆǗȞnjȯăȟăȊĄǔǍăǑćȲąǬćǩăǖ

! ِيْﺄَﻳ َاْﻴِﻓ ِفِرﺎَﻌَﻤْﻟا َء َاْﺳَأَو ِتاَﺮِﻜﱠﻨﻟا َء َاْﺳَأ ْ ﱢنَﻋ (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ǍăȫĄȒąǭćȋăǖāǓȗćȲąǩăǺĂǒăǩćȲąǭăȓąȞćǕădzćȳăȞ ĉ ąǓăȒąǭćȋăȣćȞnjĄȈnjăȭćȦăǂ ǓăȒąǭćȋăȣćȞănj ǒăǭąțăĆȧȞănj

ǓăĆȳąȖćǭăĆǷȞnjǍăǖćǭăȚǍăǞȱąȒĄȉăȗăǖĄǓăDzăǬćǩăȣćȞnjąȨąǫȪ Ċ ąǓăȒąǭćȋăȣćȞnjĄȈnjăȭćȦǂ ǓăȒąǭćȋăȣćȞnj ǒăǭąțăĆȧȞnj

(19)

ąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjąȨąǫĔȪȱąȒāǩćȲąǩăǞāǏąȞǍăȂāǩăȣćǢăǂ Č ąǓăȒąǭćȋăȣćȞnjĄȈnjăȭćȦăǂ ǓăȒąǭćȋăȣćȞănj ǒăǭąțăĆȧȞănj

ȬĄǬǍăǐćȤnjăǬćȭĄȲǍăǑăȚąȈąǬǍăǶȱąȒĄȥĄțćdzăǖāǓăǷąNJǍăȊ č ąǓăȒąǭćȋăȣćȞnjĄȈnjăȭćȦăǂ ǓăȒąǭćȋăȣćȞănj ǒăǭąțăĆȧȞănj

! ِتاَﺮِﻜﱠﻨﻟا ِء َاْﺳَﺄِﺑ َغاَﺮَﻔْﻟا َﻸْﻣِا (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ĄǩăȣćǢănjĄȩĄȣćDząnjȱąȞ ĉ ǔǍăǖćȭĄǑćȳąǶȱąȒĄȥĄțćdzăȲăȭĄȪĂǩćȲąǭăȓąȞ Ċ ąȠǍăĆȲăȶćnjăȥąȢȱąȒăǓăǷąNJǍăȊăǕćȳăǐĄĆȱąȟăȊăǬnjăǮ ċ ąǕćȳăǑćȞnjȱąȒăȱąȪØȱąȞ Č ćȱąȦǍăȲćǩăȣćǢăǂȈąǬǍăǶćȱąȒĄȉăȗăȲȮąǩćȧąȊ č

! ِفِرﺎَﻌَﳌا ِء َاْﺳَﺄِﺑ َغاَﺮَﻔْﻟا َﻸْﻣِا (٣) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

(20)

ُﺔﱠﻴ ِﺼْﺨ ﱠﺸﻟا ُتﺎَﻧﺎَﻴَﺒْﻟَا

ĄȐąǭćȋăǖØąǓăȖǍăȃąǑćȞnjąȨąǫĔȪȱąȒȮąǨǍăȫćȞnjĄȑćȳăDzĄȩĄȣćDząnjØĂǏąȞǍăȃąȞȯăȞćȬĄȶnjąǓąĆȳąǻćǧăĆǷȞnjĄǔǍăȦǍăȳăǑćȞănj ĉ Kementerian)ąǓăĆȳąȧćȲ

ą

ĆǩȞnjąȤćȬĄDžĄĆǷȞnjąǒăǬnjăǮąȭąȞāǓăȋąǐǍăǖāǓăĆȳąȢćȭĄțĄǢāǓăDzăǬćǩăȢĄȩăǗăDzăǬćǩăȢăĆȤăǂǍăȧĄȪćȥąȢ (Agama ĄȐąǭćȋăǖØǓăȖǍăȃąǑćȞnjąȨąǫĔȪȱąȒ ǓăȲnjăǩąȫćȞnjĄǬćȭĄȦǍăȫĄȣćDząnjØĂǓăǑąȞǍăȃąȞąǓăĆȳąȦǍăĆǛȞnjąǓąĆȳąǻćǧăĆǷȞnjĄǔǍăȦǍăȳăǑćȞănj Ċ

(Yayasan Darul Ulum)ąȠćȭĄȟĄȋćȞnjąǬnjăǨąǓădzăĆDzăDžĄȣąȞāǓăȋąǐǍăǖāǓăĆȳąȟćȪăǂāǓăDzăǬćǩăȢǍăȫăǗăDzăǬćǩăȢăĆȤăǂ

ُﺔﱠﻴ ِﺼْﺨَﺷ ُﺔَﻗﺎَﻄِﺑ

ąȜăĆȬăȶnjąĆȑăĆǻȞnjąǎăĆȻĄȂćȥąȢāǏąȞǍăȂǍăȦăǂØąȔnjăĆǮăĆǭȞnjĄǩćǑăȊǍăȦăǂ ĎąǓăĆȳąȢćȭĄțĄǣćȞnjąǓăĆȳąȢăȻćDząȸnjąǓăĆȲąȭăȦǍăĆǛȞnjąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjăȥąȢ ćȤǍăǐćȭĄȂĎđĄȡćȖăǬćȤăȻćǢăǨćǩăȣćǢăǂĄȈąǬǍăǶąǓăDzăǬćǩăƙnjĄȤnjăȭćȧĄȊȬ ąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjąȥăȊǩćȳąȋăǐȱąǗćȳăǐØǓăĆȳąȖćǭăĆǷȞnjnjăȬǍăǞ

((H,FOBSJ3U3X)ąǕćȳăǑćȞnjĄȤnjăȭćȧĄȊ

ǝćȦăȺǍăȒĉČĄȡćȖăǬ ǓăĆȳąǻćǧăĆǷȞnjȱąǗăȖǍăȃąǐăȱąȪąȨąǫĔȪ āǒăǭąȪǍăȢāǓăǑąȞǍăȂăȱąȪąǒăȭćdzĆąȧȞnjĄǭćȳăǦąȨąǫĔȪăȬ ȜăĆȬăȶnjĆąȑăĆǻȞnjąǔǍăǑąȞǍăȂćȥąȢāǓăǑąȞǍăȂăȱąȪ ąǓăĆȳąȢăȻćDząȸnjąǓăĆȲąȭăȦǍăǛȞnj ǠăĆȻăȓćȞănjąǓăDzăǬćǩăȢćȥąȢ ǒȭdzȧȞnjĄǭćȳăǦ

(21)
(22)

ÚąǒăȭćdzĆąȧȞnjąǭćȳăǦąǕćȳăǐćȥąȢāǓăǑćȲąǭăȖ ǠăĆȻăȓȞnjāǓăDzăǬćǩăȢćȝăȪ č

˴

ﻲِﺘﱠﻟا ﺔَﻤِﻠَﻜﻟا َﻦِﻣ ًءاَﺪِﺘْﺑِا ،ًةَﺪْﻴِﻔُﻣ ًﻼَﻤُﺟ َﺢِﺒ ْﺼُﺘِﻟ ِت َاِﻠَﻜْﻟا ْﺐﱢﺗَر (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

! ﱡﻂَﺨْﻟا ﺎَﻬَﺘْﺤَﺗ

ǓăĆȳąȢăȻćDząȸnjǎăĆȻĄȂĄǓăDzăǬćǩăȣćȞnjāǏąȞǍăȂāǩąȞǍăǦǓăĆȲąȭăȦǍăĆǛȞnjćȥąȢĄǓăĆȳąȟćȪăȶnj ĉ ȥćȳąǑąȞǍăĆȃȞnjǓăǾćȬăǬǔǍăǑąȞǍăȂĄǓăǷąNJǍăȊćȥąȢǓăDzăǬćǩăȢǓǑąȞǍăȂǓăĆȳąȢăȻćDząȸnj Ċ

ǓăĆȲąȭăȦǍăǛȞnj ăȭĄȪȱąȒnjăǫȪāǏąȞǍăȂāǭąȪǍăȢǩăĆȣăǣĄȢǓăDzăǬćǩăȣćȞnj ċ ȈąǬǍăǶđȡȖǬǓăĆȳąȚćǭăǷȞnjǓăDzăǬćǩƙnjnjăȬǍăǞȤǍăǐćȭĄȂȤnjăȭćȧĄȊȱąȦǍăȲǩăȣćǢăǂ Č ąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȜăĆȬăȶnjȤǍăȣćǛĄȊąȑăĆǻȞnjăȥąȢǎăĆȻĄȂćȥąȢǏąȞǍăȂǓăĆȲąȭăȦǍăǛȞnj č

ǓăĆȳąȢăȻćDząȸnj

! ﺔَﻴِﺗﻵا ةَر َاِﺘْﺳِﻻا ِءَﻼْﻣﺈِﺑ َﻚ ِﺴْﻔَﻨِﺑ ْفﱢﺮَﻋ (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

@@@@@@@@@@@@@@@@@ ąȝąȢǍățȞǍąǐĄȡćDząćȺnj ĉ

@@@@@@@@@@@@@@@@@ ĄDZćȧąƖnj Ċ

@@@@@@@@@@@@@@@@@ ąǨăȻćȳąȣćȞnjĄȤǍățăȢ ċ @@@@@@@@@@@@@@@@@ ąǨăȻćȳąȣćȞnjĄǥćȲąǬǍăǖ Č @@@@@@@@@@@@@@@@@ ĄȤnjăȭćȧĄȋȞnj č

(23)

!ِﺔﱠﻴِﺗ ْﻵا ِت َاِﻠَﻜْﻟا َﻦِﻣ ًةَﺪْﻴِﻔُﻣ ًﻼَﻤُﺟ ِتﺎَﻫ (٣) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ĄǓăĆȳąȢćȭĄțĄǣćȞnjĉ

āȡćȖăǬĊ

āǓăȖǍăȃąǐċ

āȤnjăȭćȧĄȊČ

(24)

ِيﺎﱠﺜﻟا ُبﺎَﺒْﻟا

ِﺔ َﺳَرْﺪَﻤْﻟا ِﰲ ُﺔﱠﻣﺎَﻌْﻟا ُﻖِﻓاَﺮَﻤْﻟا

I. KOMPETENSI INTI (KI)

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur dan disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro -aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian

\DQJVSHVL¿NVHVXDLGHQJDQEDNDWGDQPLQDWQ\DXQWXNPHPHFDKNDQ

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

II. KOMPETENSI DASAR (KD)

1.1 Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Arab sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar.

2.1 Menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi antar pribadi dengan guru dan teman.

0HPDKDPLFDUDSHQ\DPSDLDQVHUWDFDUDPHUHVSRQPHQJLGHQWL¿NDVLFDUD

(25)

4.1 Mensimulasikan dialog sederhana tentang cara merespon ungkapan, Mendemonstrasikan ungkapan sederhana tentang cara memberitahu dan menanyakan fakta, perasaan dan sikap, menyusun teks lisan dan tulis sederhana untuk mengungkapkan terkait topik ˶Δ ˴γ ˴έ˸Ϊ˴Ϥ˸ϟ΍ϰ˶ϓ˵Δ͉ϣΎ˴ό˸ϟ΍ ˵ϖ˶ϓ΍ ˴ή˴Ϥ˸ϟ˴΍ dengan memperhatikan unsur kebahasaan, struktur teks dan unsur budaya secara benar dan sesuai dengan (˲Δ˴ϔ ˶λ˵ή˴Β˴Ψ˸ϟ΍˴ϭ˵΃˴Ϊ˴Θ˸Β˵Ϥ˸ϟ˴΍

III. INDIKATOR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN

A. INDIKATOR PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan:

˶Δ ˴γ ˴έ˸Ϊ˴Ϥ˸ϟ΍ϰ˶ϓ˵Δ͉ϣΎ˴ό˸ϟ΍ ˵ϖ˶ϓ΍ ˴ή˴Ϥ˸ϟ˴΍

2. Menerapkan percakapan terkait topik : ˶Δ ˴γ ˴έ˸Ϊ˴Ϥ˸ϟ΍ϰ˶ϓ˵Δ͉ϣΎ˴ό˸ϟ΍ ˵ϖ˶ϓ΍ ˴ή˴Ϥ˸ϟ˴΍ 3. Menerangkan isi teks bacaan yang terkait topik :

˶Δ ˴γ ˴έ˸Ϊ˴Ϥ˸ϟ΍ϰ˶ϓ˵Δ͉ϣΎ˴ό˸ϟ΍ ˵ϖ˶ϓ΍ ˴ή˴Ϥ˸ϟ˴΍

4. Menyusun teks tulis yang terkait topik : ˶Δ ˴γ ˴έ˸Ϊ˴Ϥ˸ϟ΍ϰ˶ϓ˵Δ͉ϣΎ˴ό˸ϟ΍ ˵ϖ˶ϓ΍ ˴ή˴Ϥ˸ϟ˴΍

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengko-muni kasikan peserta didik mampu mendengar, bercakap, membaca dan menulis dengan bahasa Arab yang berkaitan dengan topik:

(26)

ِﺔ َﺳَرْﺪَﻤْﻟا ِﰲ ُﺔﱠﻣﺎَﻌْﻟا ُﻖِﻓاَﺮَﻤْﻟَا

ُتاَدَﺮْﻔُﻤْﻟَا

āǓăǑăǗćțăȢ ąǔǍăȏĄĆȟȞnjĄȝăȣćȋăȢ āǓăĆȳąDznjăǬąǨĄȜćȭĄǻĄȒ ąDZćȲąǬćǩăĆǗȞnjąǓăNjćȳăȪǏăǗćțăȢ ĄȑăǻćȗăȢ ąǓăĆȲąǬnjăǨąȸnjąȤćȬĄDžĄĆǷȞnjāǏăǗćțăȢ āǒăƿǍąǿćȳąȢ āǏăȋćȟăȢ ąȈǍăȣąǗćǞȸnjĄǓăȊǍăȖ

āȕąNJǍąDz ĄǎnjăĆȭăǐ āǼǍăǢćǭąȢ

ąǓăDzăǬćǩƙnjąǭąȆǍăȦĄǏăǗćțăȢ ĄǔăĆȻăǟăȢ ĄǔǍăǐćȬĄǭćǷăõƙnj ĂǒăǭćțąȒȯăȟăȊ ąǓăǑăǗćțăõćƙnjĄȥćȳąȢăǂ ąǰćȭĄȟĄƖnjĄǒăǭćǟĄǢ ąǔăȺćȭĄȚćǃăõƙnjĄȉćȳąǑăȲ ąǓăȊǍăȗćȞnjȱąȒĄȉąȣăǗćǟăȦ ąȈǍăȣąǗćDząȺnjȯăȟăȊĄǎăĆǬăǩăǗăȦ ăǒăǭĄțȞnjĄǏăȋćȞăǂ ĄǩąȪǍăǶĄǂ ąȥćȢăȶnjȯăȟăȊĄȅąȒǍăǢĄǂ ăǓăȓćȳąȓăǧćȞnjąǔăȺćȭĄȚćǃăõćƙnjĄȉćȳąǐăǂ ȮăĆǩăȏăǖǂ

http://www.wondermondo.com

(27)

ِﺔ َﺳَرْﺪَﻤْﻟا ِﰲ ِﺔَﻣﺎَﻌْﻟا ﻖِﻓاَﺮَﻤْﻟا ِﻦَﻋ ِذﺎَﺘْﺳُ ْﻷا ِةَءاَﺮِﻗ َﱃِا ْﻊِﻤَﺘْﺳِا

ُتاَدَﺮْﻔُﻤْﻟَا / ِع َاِﺘْﺳِ ْﻹا َﲆَﻋ ِتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

āǎnjăĆȭăǐnjăǫĔȪ ĉāȡćȖăǬāȜǍăǛąȢ ĉāǏćȲąǬćǩăǖ

http://statik.siap-sekolah.com

(28)
(29)

ĄǏăȋćȟăȦǜ ąǒăƿǍăǿćȳąõćƙnjȱąȒ ď ĄȝądzćȎăǂǨ ĄǏĄǗćȚăǂǂ ȱąĆȟăǺĄǂõȪ ĄǏăȋćȞăǂǎ ĄǃăĆǾăȭăǖăǂǜ ąǓăǑăǗćțăȣćȞnjȱąȒăǎăǍǗąțćȞnj Đ ĄǏĄǗćȚăǂǨ ĄǃăĆǾăȭăǖăǂǂ

ĄǂăǭćȖăǂõȪ ĄȠǍăȦăǂǎ ĄǏăȋćȞăǂǜ ăǒăǬăĆǭăȗȣćȞnjăǰȬĄǬĄĆǩȞnjĄǫćȳąȣćȟąĆǗȞănj đ

ĄǏăȋćȟăȲǨ ĄǰĄǬćǩăȲǂ ȱĆąȟăǻĄȲõȪ ĄǰĆąǬăǩĄȲǎ ĄǩąȪǍăǷĄȲǜ ąǒăǬnjăǨąȸnjȱąȒȱąǐănj ĉĈ ĄȝăȣćȋăȲǨ ĄǃăĆǾăȭăǗăȲǂ ȱĆąȟăǻĄȲõȪ ĄȠǍăȧăȲǎ ĄǏăȋćȟăȲǜ

(30)

ąDZćȲąǬćǩăĆǗȞnjąǓăNjćȳăȪąȤnjăȭćȲąǨȯăȞądžășĄȗąȒnjăǬĄǂËȮąǩĆąȳăDzǍăȲćȝăĆǿăȓăǖ ĄǎnjăĆȭăǑćȞnj ÚǍăȧĄȪćȥąȢāǩćȳąȋăǐĄȤnjăȭćȲąĆǩȞnjćȝăȪ āǩćȲąǭăȒ ÚĄǙăǣćǑăǖăĆȡăȊØąǒăǭćțąȓćȞnjȯăȟăȊąǓăǑăǗćțăȣćȞnjăǏąȦǍăǞĄȤnjăȭćȲĆąǩȞnjĄȉăȗăȲØăȺ ĄǎnjăĆȭăǑćȞnj ȯąȧćǐȺąĆȑăĆǻȞnjĄĆȱąȞăȬăȭĄȪØąȩĔĆȟȞnjăǩćǑăȊăǪǍăǗćDzĄȶćnjĄǙăǣćǐăǂ āǩćȲąǭăȒ

ÚąǓăĆȢǍăȋćȞnjąȕąȒnjăǭăȣćȞǍąǐĄǓăDzăǬćǩăȣćȞnjĄȝăĆȣățĄǖćȝăȪ

ąǓăǑăǗćțăȣćȞnjăȬąǓăĆȳąDznjăǬĆąǩȞnjąȜćȭĄǻĄȓćȞǍąǐĄǓăDzăǬćǩăȣćȞnjĄȝăĆȣățĄǖȮąǩĆąȳăDzǍăȲćȡăȋăȦ ĄǎnjăĆȭăǑćȞnj ąǏăȋćȟăȣćȞnjăȬąǩąǟćdzăȣćȞnjăȬ

āǒăǩĆąȳăǞĄǓăDzăǬćǩăȣćȞnjąȨąǫĔȪćȤăǪądž āǩćȲąǭăȒ ËąDZćȲąǬćǩăĆǗȞnjąǓăNjćȳăȪĄȤnjăȭćȲąǨȮąǩąĆȳăDzǍăȲnjăǫĔȪ ĄǎnjăĆȭăǑćȞnj ășąǖăǩăȊǍădzĄȢȯăȟăȊnjĀǭćțĄǶØćǏĆąȳăȂ āǩćȲąǭăȒ njĀȭćȓăȊ ĄǎnjăĆȭăǑćȞnj

ąDZćȲąǬćǩăĆǗȞnjąǓăNjćȳăȪąȤnjăȭćȲąǨćȱąȒ Ċ ĄǪǍăǗćDzĄǂǍăȲćȡĄțćȳăȟăȊĄȠăȻăĆdzȞnj āǩćȲąǭăȒ ÚȮąǩąĆȳăDzǍăȲĂǓăȢćǩąǦĄĆȮăǂĄȩĄǖǍăȚăǭăǐăȬąȩĔĆȟȞnjĄǓăȣćǢăǬăȬĄȠăȻăĆdzȞnjĄȡĄțćȳăȟăȊăȬ ĄǪǍăǗćDzĄȶćnj ÚāǓăȟąțćǷĄȢĄȩăȞćȝăȪąȡĄĆȟăȋăĆǗȞnjȯąȒăȤnjăǭćȣąȊȯąȧćǐąnjąǓăĆȣąȪćȥăȊăȜăǃćDzăǂćȤăǂĄǩćȲąǬĄǂ āǩćȲąǭăȒ āȁćȳąǷăȦāǏąȞǍăȂăȭĄȪąȠćȭăȳćȞnjȯăȞądžĀǓăȟąțćǷĄȢćȡĄțăȧćǐądžćȥĄțăȲćȡăȞØąȩĔĆȟȞąĄǩćȣăǣćȞnj ĄǪǍăǗćDzĄȶćnj

ąȝćǻăȓćȞnjȯąȒ

ĄȝăĆȣățĄǖØĄǎnjăĆȭăǑćȞnjăȥăĆȳăǐǍăȣăȚąȜǍăǣćȞnjnjăǫĔȫąǐǍĀǢąǭăȒĄǕćȧĄȚȭĄǞćǬăǂǍăȣąǐnjăǫățĔȪ āǩćȲąǭăȒ ÚāǡćȳąǣăǺnjăǫĔȪăǂąǓăĆȢǍăȋćȞnjąȕąȒnjăǭăȣćȞǍąǐĄǓăDzăǬćǩăȣćȞnj

ĄȜćȭĄǻĄȓćȞnjăȱąȪąǓăȋąȓăǖćǭĄȣćȞnjȱąȦǍăǑăȣćȞnjășćȟąǖȯăȞądžćǭĄȇćȦĄnjȮąǩĆąȳăDzǍăȲnjĀĆǩąǞāǡćȳąǣăǺ ĄǪǍăǗćDzĄȶćnj ąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjĄǩąǟćdzăȢǍăȫĄǑąȦǍăǞăȬąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjĄǓăǑăǗćțăȢĄȤǍăȳćȧĄǑćȞnjășąȞĔǪăȬąǎăĆȻĄĆȃȟąȞĄǓăĆȳąDznjăǬĆąǩȞnj

ȯăȟăȊĄȩĔĆȟȞnjĄȡĄȚnjăǯăǞąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjąȨąǫĔȪȱąȒȮąǩąȞăȬăǰăĆǬăǩăǗăȲćȤăǂĄǕćǑąȎăǬāǮǍăǗćȣĄȢ āǩćȲąǭăȒ ășąǖǍăȢćȭĄȟćȋăȢ

(31)

ِتاَدَﺮْﻔُﻤْﻟا

āȤnjăȭćȲąǨ ĄǎnjăĆȭăǑćȞnj āȑăĆȆăȭĄȢ ćȝăĆǿăȓăǖ ĄȕąȒnjăǭĄǖ ąDZćȲąǬćǩăĆǗȞnjąǓăNjćȳăȪ

ăǏąȦǍăǞ ĄȉăȗăȲ āǩćȳąȋăǐ

ĆȑăĆǻȞnjĄĆȱąȞăȬ ĄǙăǣćǑăǖ ØąǒăǭćțąȓćȞnjȯăȟăȊ ĄǓăĆȳąDznjăǬĆąǩȞnjĄȜćȭĄǻĄȓćȞnj ĄǓăĆȢǍăȋćȞnjĄȕąȒnjăǭăȣćȞnj ĄȝăĆȣățĄǖ āǒăǩąĆȳăǞ ĄąǏăȋćȟăȣćȞnj ąĄǓăǑăǗćțăȣćȞnj āȁćȳąǷăȦāǏąȞǍăȂ āǓăȟąțćǷĄȢ ĂǓăȢćǩąǦĄĆȮăǂ ĄȤǍăȳćȧĄǑćȞnjȱąȦǍăǑăȣćȞnj ǍĀǢąǭăȒăǕćȧĄȚ ȭĄǞćǬăǂ ȱąȒĄǕćǑąȎăǬ āǮǍăǗćȣĄȢ ąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjĄǓăǑăǗćțăȢ

ِراَﻮِﺤْﻟا َﲆَﻋ ُتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

! ِﺔَﻴِﺗﻵْا ِﺔَﻠِﺌْﺳَﻷْا ِﻦَﻋ ْﺐِﺟَأ (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ÚąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjąȨąǫĔȪȯăȞądžĄǭĄǿćǣăȲćȥăȢĉ ÚąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjąȨąǫĔȪȱąȒĄȑćȳăǿȞnjĄǙăǣćǑăȲăĆȡăȊĊ ËąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȱąȒąǓăĆȢǍăȋćȞnjąȕąȒnjăǭăȣćȞnjăǽćȋăǐćǭĄȚćǪĄnjċ ÚāǓăȟąțćǷĄȢąȤnjăǭćȣąȋąȞćȝăȪČ ÚąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjĄǩąǟćdzăȢĄȉăȗăȲăȥćȲăǂč

ًﺄَﻄَﺧ ْﺖَﻧﺎَﻛاَذِا َﺄَﻄَﺨْﻟا ﺢﱢﺤ َﺻ ﱠﻢُﺛ ِﺺﱠﻨﻠِﻟ ﺎًﻘْﻓِو َةَرﺎَﺒِﻌْﻟا

ąȨ

ِﺬٰﻫ ْأَﺮْﻗِا (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ćȭĄȞćȭĄDzŰdžăǬǍăȃąȗćȞnjĄȡćȳąȪnjăǭćǐądžăǏąȚăǬ ĉ ĄǎnjăȭăĆǻȞănj ąǬǍăȃąȗćȞnjąǫąȒnjăȭăȦćȥąȢăǬǍăȃąȗćȞnjĄǎǍăĆȚĄĆǭȞnjĄǩăȋćǻăȲ Ċ

(32)

ąǬǍăȃąȗćȞnjąǎnjăȭćǐăǂćȥąȢăǭąȆǍăȧăȣćȞnjąǎǍăĆȚĄĆǭȞnjĄǽćȋăǐĄǩąȪǍăǷĄȲ ċ ĄǎnjăȭăĆǻȞănj ąǬǍăȃąȗćȞnjąȝąǦnjăǨȯăȞądžăȠǍăȋăĆȃȞnjăȤćȭĄȞǍăĆȣăǣćȞnjĄȝąȣćǣăȲ Č

ĄǎnjăȭăĆǻȞănj ąǬǍăȃąȗćȞnjȯăȟăȊăȥćȲąǭąȒǍădzĄȣćȞnjăȤćȭĄȓąȖnjăȭćȞnjĄȈąĆǨăȭĄȲ č

ĄǎnjăȭăĆǻȞănj ąǔnjăǭąNJǍĆăȃȞnjąǩćȳąȊnjăȭăȢćȥăȊĄȜăǃćdzăȲĄǩăȣćǢăǂăȤǍăȚ Ď ĄǎnjăȭăĆǻȞănj ąǎǍăĆȚĄĆǭȞnjąȜćȭĄǺĄȬăǩćȋăǐăǓăĆȃăǣăȣćȞnjĄȜăĆȬăȺćnjĄǬǍăȃąȗćȞnjăǬăǨǍăȎ ď

ĄǎnjăȭăĆǻȞănj ǍăȲǍăǐnjăǬćȭĄDzȯăȞądžǍĀǑąȪnjăǪĄǩȣǢǂăȤǍăȚ Đ ĄǎnjăȭăĆǻȞănj ǍăǖćǭăȚǍăǞąǓăĆȃăǣăȢȯăȞąnjăȝąǻăȲćȤăǂăȝćǑăȖĄǬǍăȃąȗȞnjĄȑăĆȖăȭăǗăȲ đ

ĄǎnjăȭăĆǻȞănj ĂǔǍăȊǍăDzăȉćǑăDzćȭĄȞćȭĄDzȯăȞąnjĄǓăȟćǢĆąǭȞnjĄȔąǭćȏăǗćdzăǖ ĉĈ

ĄǎnjăȭăĆǻȞănj

(ٌﺔَﻔ ِﺻ) ُ َﱪَﺨْﻟا َو ُأَﺪَﺘْﺒُﻤْﻟَا

ٌﺚﱠﻧَﺆُﻣ

ٌﺮﱠﻛَﺬُﻣ

(33)

ǍăȫąǑćȲąǬćǩăǖȱąȒāǒăǩąȫăǗćǟĄȢ ĄǓăǑąȊăĆȻȞnj āǠćȭĄǗćȓăȢ ąȝćǻăȓćȞnjĄǎǍăǐ ǍăȫąǖǍăȳăǢȱąȒāǓăȃćȳąǷăȦ ăȯąȪȯăǶăǬ āǪǍăǗćDzĄǂ ăȭĄȪĄǩăȣćǢăǂ

āǒăǭąțăȦĄǭăǑăǧćȞnjăȬØāǓăȒąǭćȋăȢĄǂăǩăǗćǑõĄȣćȞănjĉāǓăȇăǢăȻĄȢ ąȉćȣăǟćȞnjăȬąǨăǭćȓĄȣćȞnjăȬąǙćȳąȦćǃăĆǗȞnjăȬąǭćȳąȚćǫăĆǗȞnjȱąȒăǂăǩăǗćǑõĄȣćȞnjĄȕąǐǍăȃĄȲĄǭăǑăǧćȞănjĊ

! ُمَﺰْﻠَﻳ ﺎَﻣ ِ ْرِﻴْﻐَﺗ َﻊَﻣ ْﻞﱢﻤَﻛ : ِﺐْﻴِﻛْ ﱠﱰﻟا َﲆَﻋ ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

āȉąǶǍăǦāȥąȢćDžĄȢăȭĄȪØāȑăĆȆăȭĄȢāȤǍăȪćǭĄǐĉ @@@@@@@@@@@Ø@@@@ āǒăǩąȞǍăǦ @@@@@@@@@@@@@Ø@@@@āȤǍăǢćǭăȒăȬāǩćȲăǮăȬāǩąȞǍăǦ @@@@@@@@@@@@@Ø@@@@āǓăȣćȋąȦăȬāǓăȣąȂǍăȒăȬȯăȣćȟăDz āǮǍăǗćȣĄȢāǏąȊăȺăȭĄȪØāǏąȞǍȂāȤǍăȣćȟăDzĊ @@@@@@@@@@@Ø@@@@ āǓăĆȳąȓăǺ @@@@@@@@@@@@@Ø@@@@āȤǍăȣćȳăȟĄDzăȬāĆȱąȟăȊăȬāǯąNJǍăȒ @@@@@@@@@@@@@Ø@@@@āǓăȣćȳąȟăǢăȬāǓăȣąȂǍăȒăȬāǒăǯąNJǍăȒ

ُﺔﱠﻣﺎَﻌْﻟا ُﻖِﻓاَﺮَﻤْﻟَا

( أ)

(34)

ȯăȟăȊąȩćȳąȒĄǎăĆǬăǩăǗăȦØąǔǍăȏĄĆȟȞnjĄȝăȣćȋăȢǍăȫćȧąȢăȬ ąǓăȏĄĆȟȞnjȬąǓăĆȳąǐăǭăȋȞnjąǓăȏĄĆȟȞǍąǐȠăȻățćȞnjăȬąȈǍăȣąǗćDząȺnj ąǓĆȲąǯćȳąȟąǟćȦąȸnj ąǏĄǗĄțȞnjăȥąȢǍĀȊnjăȭćȦăǂǍăȫćȳąȒĄǂăǭćȗăȦØāǓăǑăǗćțăȢǍăȫćȧąȢăȬ ąǓăĆȳąDzăǬćǩăõćƙnj ĄǔăĆȻăǟăȣćȞnjăȬĄǩąNJnjăǭăǟćȞnjǍĀǿćȲăǂǍăȫćȳąȒăȬ ĀǓăȊǍăȣăǞąȩćȳąȒȱĆąȟăǻĄȦāǩąǟćdzăȢǍăȫćȧąȢăȬ ǎ ąǓăĆȳąȦăǩăǑćȞnjąǓăǾǍăȲĆąǭȞnjăȥąȢĂȈnjăȭćȦăǂȯăȟăȊĄǎăĆǬăǩăǗăȦØāǏăȋćȟăȢǍăȫćȧąȢăȬ DZćȧąǖȬąǓăĆȟădzȞnjąǒăǭĄȚăȬąȠăǩăȗćȞnjąǒăĆǭĄȚȱąȒĄǏăȋćȟăȦ ǍăȪąǭćȳăȎăȬǓăȞąȬǍăȃȞnj ȯăȟăȊĄǩąȊǍădzĄǖȮăǭćǦĄǂāǓăĆȢǍăȊāȕąȒnjăǭăȢăȘǍăȧĄȪăȬ ąǓăDznjăǬąĆąǩȞnjȱąȒǍăȧąąǢǍăǟăȦ ǍăȫćȳąȒĄȉąȣăǗćǟăȦØąȈǍăȣąǗćǞąȺnjĄǓăȊǍăȖǍăȫćȧąȢ ąȝćȓăǣćȞnjăȬąȜćȭĄDzăĆǭȞnjąǩąȞćȭăȢȮăǭćȚąǫąǐąȝćȓăƗnjȱąȒ ąǔǍăǑăDzǍăȧĄȣćȞnjăȥąȢășąȞĔǪąǭćȳăȎăȬąȤǀćǭĄȗȞnjąȜćȬĄǯĄȧąǐ

ăȤćȭĄĆȲąǬnjăǨąȸnjăȤćȭĄȓăĆȆăȭõĄȣćȞnjąȩćȳąąȒĄȝăȣćȋăȲØ ąǓăĆȲąǬnjăǨąȸnjąȤćȬĄDžĄĆǷȞnjāǏăǗćțăȢǍăȫćȧąȢăȬ ĄǔǍăDzĆąǬăǩĄõƙnjăȬăȤćȭĄDzĆąǬăǩĄõćƙnjǍăȫćȳąȒĄȉąȣăǗćǟăȲØ ąDZćȲąǬćǩăǗȞnjąǓăNjćȳăȪāǏăǗćțăȢǍăȫćȧąȢăȬ

(35)
(36)

ąȈǍăȣąǗćǞąȸnjąǓăȊǍăȖȱąȒ ąǩąǟćdzȣćȞnjȱąȒ ąǒăƿǍăǿćȳõąȣćȞnjȱąȒ ąȈąǬǍăĆǷȞnjȱąȒ ąǼǍăǢćǭõąȣćȞnjū

ĄǫćȳąȢăȻăĆǗćȞnjăȬĄǒăǫąǖǍăDzăȶnjȱĆȟǻĄȲď ĄȑĆȆăȭĄȣćȞnjĄȝăȣćȋăȲĐ ąǔnjăǬǍăȃȗćȞnjĄǎăǍȚĄĆǭȞnjĄǭąȇăǗćȧăȲđ ĄǒăǬǍăĆȳăĆdzȞnjĄǭćȳądzăȲ ĉĈ

! َﺄَﻄَﺨْﻟا ُﻪَﺘْﺤَﺗ ﻲِﺘﱠﻟا ِتاَرﺎَﺒِﻌﻟا َﻦِﻣ ًءاَﺪِﺘْﺑِا ِتاَرﺎَﺒِﻌْﻟَا ْﺐﱢﺗَر (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ĄǰĆąǬăǩĄȲǓăĆȳąǐăǭăȋȞnjǓăȏĄĆȟȞnjȤǍăȣćǛĄȊǪǍăǗćDzĄȶnjǰĆąǬăǩĄȢăȭĄȪ ĉ ăȱąȪǰĆąǬăǩĄǖǓDzĆąǬăǩĄȢȠăȻćDząȸnjăǥćȲąǬǍăǖǓăȣąȂǍăȒǒăǪǍăǗćDzĄȶnj Ċ ȉćȳąǑăȲȉąNJǍăǐǔăȺćȭĄȚćǃăõƙnjăȭĄȪȑăǻćȗăõƙnjȱąȒnjăǫȪ ċ ǓăDzăǬćǩăõƙnjąȥćȢăǂȯăȟăȊăȭĄȪǎnjăĆȭăǐnjăǫȪȅąȒǍăǣĄȲ Č ǓăĆȳąȢćȭĄțĄǣćȞnjȱąȒǓĆȳąȢăȻćDząȸnjǓĆȲąȭăȦǍăǛȞnjǏąȞǍăȂǯąNJǍăȒ č

.ﻚﺋﺎﺸﻧإ ﻦﻣ ﻞﻤﺟ ِﰲ ﺔَﻴِﺗ ْﻷا ُت َاِﻠَﻜْﻟَا ﻞﻤﻌﺘْﺳِإ (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

(37)

!ًةَﺪْﻴِﻔُﻣ ًﺔَﻠْﻤُﺟ ُنْﻮُﻜَﺗ ﻰﱠﺘَﺣ , ِت َاِﻠَﻜْﻟَا ِﺐﱢﺗَر (٣) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

(38)

I. KOMPETENSI INTI (KI)

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur dan disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro -aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian

\DQJVSHVL¿NVHVXDLGHQJDQEDNDWGDQPLQDWQ\DXQWXNPHPHFDKNDQ

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

II. KOMPETENSI DASAR (KD)

1.1 Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Arab sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar.

2.1 Menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi antar pribadi dengan guru dan teman.

0HPDKDPL FDUD SHQ\DPSDLDQ VHUWD FDUD PHUHVSRQ PHQJLGHQWL¿NDVL

cara memberitahu dan menanyakan tentang fakta, perasaan dan sikap terkait topik ˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍ ˶Ϧ˴Ϝ ˴γϰ˶ϓ˴ϭ˶Γ ˴ή ˸γ˵˸Ϸ΍ϰ˶ϓ˵ΓΎ˴ϴ˴Τ˸ϟ˴΍ mendeskripsikan secara sederhana unsur kebahasaan, dan struktur teks

ϡ ͉ϼϟ΍ϰ˴Ϩ˸ό˴Ϥ˶Α˱Δ˴ϓΎ ˴ο˶˸Ϲ΍˴ϭ˵ή˶΋Ύ˴Ϥ ͉πϟ΍˴ϭ˸ϝ˴΄˶Α˵Δ˴ϓ˶ή˸ό˴Ϥ˸ϟ΍˴ϭ˵Γ˴ή˶Ϝ͉Ϩϟ˴΍

ُﺚِﻟﺎﱠﺜﻟا ُبﺎَﺒْﻟا

(39)

4.1 Mensimulasikan dialog sederhana tentang cara merespon ungkapan, Mendemonstrasikan ungkapan sederhana tentang cara memberitahu dan menanyakan fakta, perasaan dan sikap, menyusun teks lisan dan tulis sederhana untuk mengungkapkan terkait topik ϰ˶ϓ ˴ϭ ˶Γ˴ή ˸γ˵˸Ϸ΍ ϰ˶ϓ ˵ΓΎ˴ϴ ˴Τ˸ϟ˴΍

˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍ ˶Ϧ˴Ϝ ˴γ dengan memperhatikan unsur kebahasaan, struktur teks dan unsur budaya secara benar dan sesuai dengan

(˵ω˶έΎ ˴π˵Ϥ˸ϟ΍˵Ϟ˸ό˶ϔ˸ϟ˴΍˵ή˴Β˴Ψ˸ϟ΍˴ϭ˵ή˶΋Ύ˴Ϥ ˴ο˵΃˴Ϊ˴Θ˸Β˵Ϥ˸ϟ˴΍)

III. INDIKATOR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN

A. INDIKATOR PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan:

˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍ ˶Ϧ˴Ϝ ˴γϰ˶ϓ˴ϭ˶Γ ˴ή ˸γ˵˸Ϸ΍ϰ˶ϓ˵ΓΎ˴ϴ˴Τ˸ϟ˴΍

2. Menerapkan percakapan terkait topik : ˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍ ˶Ϧ˴Ϝ ˴γϰ˶ϓ˴ϭ˶Γ ˴ή ˸γ˵˸Ϸ΍ϰ˶ϓ˵ΓΎ˴ϴ˴Τ˸ϟ˴΍ 3. Menerangkan isi teks bacaan yang terkait topik :

˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍ ˶Ϧ˴Ϝ ˴γϰ˶ϓ˴ϭ˶Γ ˴ή ˸γ˵˸Ϸ΍ϰ˶ϓ˵ΓΎ˴ϴ˴Τ˸ϟ˴΍

4. Menyusun teks tulis yang terkait topik :

˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍ ˶Ϧ˴Ϝ ˴γϰ˶ϓ˴ϭ˶Γ ˴ή ˸γ˵˸Ϸ΍ϰ˶ϓ˵ΓΎ˴ϴ˴Τ˸ϟ˴΍

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengko-muni kasikan peserta didik mampu mendengar, bercakap, membaca dan menulis dengan bahasa Arab yang berkaitan dengan topik:

(40)

ِةَ ْﴎُ ْﻷا ِﰲ ُةﺎَﻴَﺤْﻟَا

ُتاَرﺎَﺒِﻌْﻟاَو ُتاَدَﺮْﻔُﻤْﻟَا

āǓăȒćǭĄǶ njĀǭĆąțăǑĄȢĄȠǍăȦǂ ĄǓăȋąȢǍăǟćȞănj āǎnjăĆȭăǐ ĆȱąȟćȓĄĆdzȞnjĄȕăǐǍăȃȞnj ĆȮąȭćȟĄȋȞnjȕăǐǍăȃȞnj ąǕćȳăǑćȞnjĄǓăĆǐăǬ ĄǒăǭćȳąȏăǻćȞnjȯąǗćǦĄǂ ĄǭćȳąǑățćȞnjȯąǦăǂ ąǏăǗćțăõȣćȞnjĄǓăȒćǭĄȎ ąȠćȭăĆȧȞnjĄǓăȒćǭĄȎ āǬćȭĄDz āǥăǑćȃăȢ ąȝćȚăȶnjĄǓăȒćǭĄȎ ąǰćȭĄȟĄǟćȞnjĄǓăȒćǭĄȎ ąȠćȭăȧȞnjăȥąȢĄȠćȭĄȖăǂ ÚĄȥĄțćdzăǖăȥćȲăǂ āȠǍăĆȣăǢ ăȤćȭĄȲćǯąȓćȟąĆǗȞnjĄǩąȪǍăǶĄǂ ăȠǍăȋăȃćȞnjĄǥăǑćȂăǂ ăDZąǐăȻăȣćȞnjĄȝądzćȎăǂ ąȠǍăȋăȃȞnjąǨnjăǩćȊądžȯăȟăȊĄǩąȊǍăDzĄǂ ĄǡćȲąǭăǗćDzăǂ

ِتاَدَﺮْﻔُﻤْﻟا َﲆَﻋ ُتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

ÚĄȝăȋćȓăǖnjăǪǍăȢ ĉāǏćȲąǬćǩăǖ

(41)

! ِقْوُﺪْﻨ ﱡﺼﻟا َﻦِﻣ ِت َاِﻠَﻜْﻟﺎِﺑ ِﺔَﻴِﺗ ْﻵا ِتاَرﺎَﺒِﻌْﻟا ْﻞ ِﺻ (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ĄǥăǑćȃõăȣćȞănj ąǰćȭĄȟĄǟćȞnjąąǓăȒćǭĄȎ ąȝćȚăȶnjąǓăȒćǭĄȎ ąǓăDzăǬćǩăȣćȞnj ąǒăǭăȚnjăǫĄȣćȞnjąǓăȒćǭĄȎ ąȠćȭăȧȞnjąǓăȒćǭĄȎ

ȱąȒāǩąȞǍăǦĄȡăĆȟăȋăǗăȲĉ ȱąȒĄǎăȶnjĄDZąȟćǟăȲĊ ȱąȒăȠǍăȋăȃćȞnjĄĆȠĄȶnjĄǥĄǑćȃăǖċ ȱąȒĄĆȠĄȶnjăȬĄǎăȶnjĄȝĄȚćǃăȲČ ȱąȒăǰćȬĄǬĄĆǩȞnjĄǓăȣąȂǍăȒĄǭąȚnjăǫĄǖč

! ِﺔَﺒِﺳﺎَﻨُﻤْﻟا ِلﺎَﻌْﻓَﻷﺎِﺑ َغاَﺮَﻔﻟا ﻸْﻣِا (٣) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ǍĀǢǍăǑăǺąǓădząȢǍăǧćȞnjąǓăȊǍăĆdzȞnjȱąȒąȠćȭăĆȧȞnjăȥąȢĆȱąȟăȊ ĉ ĄȝądzćȏăȲõȪ ĆȱąȟăǻĄȲǜ ĄȠćȭăȗăȲ ǂ

ĄǏăȟćȋăȲǨ ĄȡăĆȟăȋăǗăȲǎ ĀǓăȊǍăȣăǞąǩąǟćdzăȣćȞnjȱąȒȱąǐăǂ Ċ ĄȝądzćȏăȲõȪ ĆȱąȟăǻĄȲǜ ĄȠćȭăȗăȲ ǂ

(42)

ąȠǍăĆȣăǣćȞnjȱąȒăDZąǐăȻăȣćȞnjĄǭćȳąȏăĆǻȞnjȱąǦăǂ ċ ĄȝądzćȏăȲõȪ ĆȱąȟăǻĄȲǜ ĄȠćȭăȗăȲ ǂ

ĄǏăȟćȋăȲǨ ĄȡăĆȟăȋăǗăȲǎ ąǓăĆȳȢăȻćDzȸnjąǓăȋąȢǍăǟćȞnjȱąȒĄǭćȳąǑățćȞnjȱąǦăǂ Č ĄȝądzćȏăȲõȪ ĆȱąȟăǻĄȲǜ ĄȠćȭăȗăȲ ǂ

ĄǏăȟćȋăȲǨ ĄȡăĆȟăȋăǗăȲǎ ąƿǍăǷąȋćȞnjąǒăȻăǺăǩćȋăǐąǓăĆȳąȞąǯõćȧăȣćȞnjąǔǍăǑąǞnjăȭȞnj č ĄȝądzćȎăǂõȪ ĆȱąȟăǺĄǂǜ ĄȠćȭăȖăǂ ǂ

ĄȝăȣćȊăǂǨ ĄȡăĆȟăȋăǖăǂǎ

! َﻚِﺗاَرﺎَﺒِﻌِﺑ ِﻚْﺣا ﱠﻢُﺛ ِذﺎَﺘْﺳُﻷْا ِةَءاَﺮِﻗ َﱃِإ ْﻊِﻤَﺘْﺳِا : (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

! ِﺔَﻴِﺗ ْﻵا ِﺔَﻠِﺌْﺳَ ْﻷا ِﻦَﻋ ْﺐِﺟَأ (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

(43)

ُﺔﱠﻴِﻠِﺋﺎَﻌْﻟا ُةﺎَﻴَﺤْﻟَا

ÚĄǩąȢǍăǢǍăȲășĄǖăǭćDzĄnjĄǵćȳąȋăǖăȥćȲăǂ ĄȤǍăȣćȳăȟĄDz ąǓăĆȳąȖćǭăĆǷȞnjǍăǖćǭăȚǍăǞȱąȒȱąǖăǭćDzĄnjĄǵćȳąȋăǖ āǩąȢǍăǢ ĄȤăĆȭățăǗăǖāǒăǭćȳąǑăȚāǒăǭćDzĄǂăȱąȪăȬØąǓăĆȳąǐćǭăȏćȞnjąǒăǭćȃăȢćȭĄDzȱąȒĄǵćȳąȋăǖȱąǖăǭćDzĄnj ĄȤǍăȣćȳăȟĄDz

ĂǨnjăǭćȒăǂăǓăȋćdząǖćȥąȢ

ĂǨnjăǭćȒăǂąǓădzćȣăǦćȥąȢĄȤăĆȭățăǗăǖăȱȪăȬØāǒăǭćȳąȏăǺȱąǖăǭćDzĄnj āǩąȢǍăǢ ĂǔnjăȭăǦăǂǘăȻăǚăȬĂǒăȭćǦąnjĄǓăǚăȻăǚȱąȞăȬØąǒăǭćDzĄȺćnjȱąȒĂǩăȞăȬĄǭăǑćȚăǂǍăȦăǂ ĄȤǍăȣćȳăȟĄDz āǒăǩąǢnjăȬāǕćǦĄǂăȬāǩąǢnjăȬāǤăǂȱąȞăȬØąǒăǭćDzĄȺćnjȯąȒĂǩăȞăȬĄǭăȏćǺăǂǍăȦăǂ āǩąȢǍăǢ ÚĄǩąȢǍăǢǍăȲăȘćȭĄǐăǂĄȝăȣćȋăȲăȥćȲăǂ ĄȤǍăȣćȳăȟĄDz āĆȱąȢćȭĄțĄǢāȑăĆȆăȭĄȢăȭĄȪăȬØąǒăǬnjăǨąȺćnjȱąȒĄȝăȣćȋăȲȱąǐăǂ āǩąȢǍăǢ ÚĄǩąȢǍăǢǍăȲășĄĆȢĄǂĄȝăȣćȋăǖăȥćȲăǂ ĄȤǍăȣćȳăȟĄDz ąǓăĆȳąǐăǭăȋćȞnjąǓăȏĄĆȟȞnjĄǓăDząĆǬăǩĄȢăȱąȪăȬØąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȯąȒĄȝăȣćȋăǖȱąĆȢĄǂ āǩąȢǍăǢ ÚĄǩąȢǍăǢǍăȲăȘćȭĄǦăǂĄȡăĆȟăȋăǗăȲăȥćȲăǂ ĄȤǍăȣćȳăȟĄDz ĄǏąȞǍăȂăȭĄȪăȬØąǓăĆȳąȢćȭĄțĄǣćȞnjąǓăĆȳąȢăȻćDząȺćnjąǓăȋąȢǍăǟćȞnjȯąȒĄȡăĆȟăȋăǗăȲȱąǦăǂ āǩąȢǍăǢ

ِراَﻮِﺤْﻟا َﲆَﻋ ُتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

! ِتاَرﺎَﺒِﻌْﻟا

ȵ

ِﺬٰﻬِﺑ َراَﻮِﺤْﻟا ِﺮْﺟَأ ﱠﻢُﺛ ِﺔَﻴِﺗﻵْا ِﺔَﻠِﺌْﺳَﻷْا ِﻦَﻋ ْﺐِﺟَأ

ÚĂǩąȢǍăǢĄǒăǭćDzĄǂĄǵćȳąȋăǖăȥćȲăǂ ĉ

ĄǎnjăȭăǟćȞănj

(44)

ÚȤǍăȣćȳăȟĄDzĄǒăǭćDzĄǂĄȤăĆȭățăǗăǖĀnjǨćǭăȒćȡăȚ ċ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚĂǩȢǍăǣąȞǍĀǦăǂćȡăȚ Č ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚăȤǍȣćȳăȟĄdząȞǍĀǗćǦĄǂćȡăȚ č ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ُﺔﱠﻴِﻤْﺳِ ْﻹا ُﺔَﻠْﻤُﺠْﻟَا

(ُعِرﺎ َﻀُﻤْﻟا ُﻞْﻌِﻔْﻟَا) ُ َﱪَﺨْﻟَا + (ﻰﱠﻨَﺜُﻤْﻟاَو ُدَﺮْﻔُﻤْﻟا ُﺮِﺋ َا َﺿ) ُأَﺪَﺘْﺒُﻤْﻟَا

ĄȜǍăǛąȣćȞănj

ُﺚﱠـﻧَﺆُﻣ

ُﺮـﱠﻛَﺬـُﻣ

ĄǭăǑăǧćȞănj ĄǂăǩăǗćǑĄƙnj ĄǭăǑăǧćȞănj ĄǂăǩăǗćǑĄƙnj ąǓăDzăǬćǩăƙnjȯăȞądž ĄǏăȪćǫăǖ ăȱąȪ ąǓăDzăǬćǩăõƙnjȯăȞądž ĄǏăȪćǫăȲ ȭĄȪ ąǓăDzăǬćǩăƙnjȯăȞądž ąȤǍăǑăȪćǫăǖ ǍăȣĄȪ ąǓăDzăǬćǩăõƙnjȯăȞądž ąȤǍăǑăȪćǫăȲ ǍăȣĄȪ ąșąȞǍăȣćȊăǂȱąȒ ăȥćȲąǩąȫăǗćǟăǖ ąǕćȦăǂ ășąȞǍăȣćȊăǂȱąȒ ĄǩąȫăǗćǟăǖ ăǕćȦăǂ ǍăȣĄțąȞǍăȣćȊăǂȱąȒ ąȤnjăǩąȫăǗćǟăǖ ǍăȣĄǗćȦăǂ ǍăȣĄțąȞǍăȣćȊăǂȱąȒ ąȤnjăǩąȫăǗćǟăǖ ǍăȣĄǗćȦăǂ ăȤćȭĄȲćǯąȓćȟąǗȞnj ǩąȪǍăǶĄǂ ǍăȦăǂ ăȤćȭĄȲćǯąȓćȟąǗȞnj ĄǩąȪǍăǶĄǂ ǍăȦăǂ

(45)

ǍăȣĄȪ

āǙăĆȦăDžĄȢ āǭăĆȚăǫĄȢ ǍăȣĄǗćȦăǂǍăȣĄȪ ăȱąȪ ăȭĄȪ ąǕćȦăǂ ăǕćȦăǂ ǍăȦăǂ ąȤǍăDzĄǬćǩăǖ ąȤǍăDzĄǬćǩăȲ ąȤǍăDzĄǬćǩăǖ ĄǰĄǬćǩăǖ ĄǰĄǬćǩăȲ ăȥćȳąDzĄǬćǩăǖ ĄǰĄǬćǩăǖ ĄǰĄǬćǨăǂ

ąȤǀăǭćȗăǖ ąȤǀăǭćȗăȲ ąȤǀăǭćȗăǖ Ąǂăǭćȗăǖ ĄǂăǭćȗăȲ ăȥćȳąNJăǭćȗăǖ Ąǂăǭćȗăǖ ĄǂăǭćȖăǂ ąȤǍăȇąȒǍăǣĄǖ ȤǍăȇąȒǍăǣĄȲ ȤǍăȇąȒǍăǣĄǖ ĄȅąȒǍăǣĄǖ ĄȅąȒǍăǣĄȲ ăȥćȳąȇąȒǍăǣĄǖ ĄȅąȒǍăǣĄǖ ĄȅąȒǍăǢĄǂ

ĄȑąȞǍăǧĄȲ ăȥćȳąȓąȞǍăǧĄǖ ĄȑąȞǍăǦĄǂ

ăȥćȳĆąȟăǻĄǖ

ĄȡăĆȟăȋăǖăǂ

ĄȠąǯăǗćȞăǂ

ِﺐْﻴِﻛْ ﱠﱰﻟا َﲆَﻋ ُتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

! ِﺮِﺋ َا َﻀﻟا َﺐ َﺴَﺣ ْﻞﱢﻤَﻛ (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ĀǓăȊǍăȣăǞąǩąǟćdzăȣćȞnjȱąȒăǡćǑĄĆǻȞnjȱĆąȟăǺĄǂăĆȡĄǚǍĀǢǍăǑăǺąȠćȭăĆȧȞnjăȥąȢĄȠćȭĄȖăǂǍăȦăǂ ǂ ăǕćȦĀǂ ĉ ăȱąȪ Ċ ąǕćȦăǂ ċ ǍăȣĄǗćȦăǂ Č

(46)

! ْﺐِﺟَأ : (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ÚąǩąǟćdzăȣćȞnjȱąȒăǡćǑĄĆǻȞnjăȤćȭĄĆȟăǻĄǖćȝăȪ ĉ ÚăȤćȭĄȟądzăǗćȏăǖăȥćȲăǂ Ċ ÚąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȯăȞądžăȤćȭĄǑăȪćǫăǖnjăǪǍăȣąǐ ċ ÚąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjăȥąȢăȤćȭĄȋąǞćǭăǖȯăǗăȢ Č ÚąȠăǩăȗćȞnjăǒăǭĄȚăȤćȭĄǑăȋćȟăǖăȥćȲăǂ č

ٌةَﺪْﻴِﻌَﺳ ٌةَ ْﴎُأ

ǍăȲǍăǐnjăǬćȭĄDzȱąȒĄȥĄțćdzăȦăȬĂǒăǭćȳąǑăȚĂǒăǭćDzĄǂćȥąȢĄȥćǣăȦ ďčȡăȖăǬ ȱąȦǍăȲćǩăȣćǢăǂȈąǬǍăǶȱąǗćȳăǐȤnjăȭćȧĄȊ ĆȯąȟćȓĄĆdzȞnjąȕăǐǍăĆȃȞnjȱąȒăȬąǒăǭćDzĄȶnjĄǓăȒćǭĄȎȬąȠćȭăȧȞnjĄȐăǭĄȎĆȮąȭćȟĄȋȞnjąȕăǐǍăĆȃȞnjȱąȒØąȤǍăȗăǐǍăȂȱąǗćȳăǐȱąȒ ąȝćȚăȶnjĄǓăȒćǭĄȎȬąǰćȭĄȟĄƖnjĄǓăȒćǭĄȎ ȱąȒăǎąǭćȏăȣćȞnjȱĆąȟăǻĄȦăĆȡĄǚăȤȭĄȲćǯąȓćȟĆąǗȞnjăǩąȪǍăǷĄȧąȞąǒăǭćDzĄȶnjąǓăȒćǭĄȎȱąȒĄȉąȣăǗćǟăȦĄȥćǣăȦØąƿǍădzăȣćȞnjȱąȒ ȱąǖăǭćDzĄǂăȉăȢăȤǀćǭĄȗćȞnjĄǂăǭćȗăȦăĆȡĄǚĀǓăȊǍăȣăǞąǩąǟćdzăȣćȞnj ǎ ØąǰćȭĄȟĄƖnjąǓăȒćǭĄȎȱąȒăǓăĆȟăǟăȣćȞnjĄǂăǭćȗăȲȱąǐăǂăĆȡĄǚąȝćȚăȶnjąǓăȒćǭĄȎȱąȒĄȝĄȚćǃăȦĄȥćǣăȦØąƿǍăǷąȋćȞnjąǒăȻăǺăǩćȋăǐ ąǰćȬĄǬĄĆǩȞnjąǒăǭăȚnjăǫĄȢȱąȒăǭćȳąȏăĆǻȞnjȱąǦăǂĄǩąȊǍădzĄǖćȱĆąȢĄǂ ĀȻćȳăȞąȑćǻĆąȧȞnjăȬąǓăȧąȢǍăĆǛȞnjąǓăȊǍăĆdzȞnjȱąȒĄȠǍăȧăȲĄǭćȳąȏăĆǻȞnjȱąǦăǂ

ĄȠǍăȦăǂăĆȡĄǚØĀȻćȳąȟăȖăȤćȭĄȲćǯąȓćȟąĆǗȞnjĄǩąȪǍăǶĄǂăĆȡĄǚØăǓăĆȳąDzăǬćǩõăȣćȞnjąǔǍăǑąǞnjăȭćȞnjĄȝăȣćȊăǂăȬȱąDzćȬĄǬĄǨĄȉąǞnjăǬĄǂǍăȦăǂăȬ

(47)

ِةَءاَﺮِﻘْﻟا َﲆَﻋ ُتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

! ﺄَﻄَﺨﻟا ْﺢﱢﺤ َﺻَو ، (خ) ٌﺄَﻄَﺧ ْوَأ (ص) ٌﺢْﻴِﺤ َﺻ ْﻞُﻗ (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ĀǓăȊǍăȣăǞąǕćȳăǑćȞnjȱąȒăǡćǑĄǻȞnjȱĆąȟăǺĄǂ ǤǸ ĉ ąǰćȭĄȟĄǟćȞnjąǓăȒćǭĄȎȱąȒăȤȭĄȲćǯąȓćȟĆąǗȞnjĄǩąȪǍăǷĄȦ ǤǸ Ċ ąǰćȭĄȟĄǟćȞnjąǓăȒćǭĄȎȱąȒăǓăĆȟăǟăȣćȞnjȱąǐăǂĄǂăǭćȗăȲ ǤǸ ċ ąƿǍăǷąȋȞnjąǒăȻăǺăǩćȋăǐăȤǀćǭĄȗćȞnjĄǂăǭćȗăȦ ǤǸ Č ăȤćȭĄȲćǯąȓćȟĆąǗȞnjăǩąȪǍăǶĄǂćȤăǂăǩćȋăǐĆȱąȞąǯõćȧăõƙnjăǏąǞnjăȭćȞnjĄȝăȣćȊăǂ ǤǸ č

! ْﺐِﺟَأ : (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ÚąȠǍăĆȣăǣćȞnjȱąȒĄȝądzćȏăǖćȝăȪ ĉ ÚąƿnjăǩăȏćȞnjĄȜăȬǍăȧăǗăǖăȥćȲăǂ Ċ ÚąǩąǟćdzăȣćȞnjȱąȒăƿǍăǷąȋćȞnjȱĆąȟăǻĄǖćȝăȪ ċ ÚăǓăĆȳąȞąǯćȧăȣćȞnjąǔǍăǑąǞnjăȭȞnjĄȝăȣćȋăǖȯăǗăȢ Č ÚąȠćȭăĆȧȞnjăȥąȢĄȠćȭĄȗăǖĀǓăȊǍăDzćȡăȚ č

!ﻂَﺨﻟا ﺎَﻬَﺘْﺤَﺗ ﻲِﺘﱠﻟا ِتاَرﺎَﺒِﻌْﻟا َﻦِﻣ ًءاَﺪِﺘْﺑِا َﺔَﻴِﺗ ْﻵا ِتاَرﺎَﺒِﻌْﻟا ْﺐﱢﺗَر (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

(48)

! ِلﺎَﺜِﻤْﻟا ِﰱ َاَﻛ ْلﱢﻮَﺣ (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ąȝăȣăȋćȞnjȯąȒĄȨăǩąȞnjăȬĄǩąȊǍădzĄȲăȭĄȪȠĄȜǍăǛąȣćȞănj ąȝăȣăȋćȞnjȯąȒćȡĄȪăǩąȞnjăȬăȤćȬĄǩąȊǍădzĄȲćȡĄȪȀ ăǓăĆȳąǐăǭăȋćȞnjăǓăȏĄĆȟȞnjĄǰĄǬćǩăȲăȭĄȪȠ ĉ Ȁ

ăǓăȊăǬćǯăȣćȞnjĄȑąĆȇăȧĄȲăȭĄȪȠ Ċ Ȁ

ăȜǍăȗĄǖćǭĄǑćȞnjĄȝąȣćǣăȲăȭĄȪȠ ċ Ȁ

ąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjȯăȞąnjĄǏăȪćǫăȲăȭĄȪȠ Č Ȁ

ĂȠćȭăȲăĆȝĄȚăǓăĆȳąǐăǭăȋćȞnjăǓăȏĄĆȟȞnjĄȡăĆȟățăǗăȲăȭĄȪȠ č Ȁ

ِب ﱠﻼﱡﻄﻟا ِﻦَﻜ َﺳ ْ ِﰲ ُةﺎَﻴَﺤْﻟَا

ُتاَرﺎَﺒِﻌْﻟاَو ُتاَدَﺮْﻔُﻤْﻟَا

(49)

āȠǍăĆȣăǢ āǓăȦnjăǯąǦ āǎćȭĄDzǍăǢ

ِتاَدَﺮْﻔُﻤْﻟا َﲆَﻋ ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

! َ ْن ِﺳاَﻮَﻘْﻟا َ ْنَﺑ ﱠاِﻣ ِت َاِﻠَﻜْﻟا َﺐ َﺴْﻧَأ ِ َﱰْﺧِا

(50)

ِﻦَﻜ ﱠﺴﻟا ِﰲ

ĄȥățăĆdzȞnjnjăǫĔȫąȞĄǨĆąȬăǯĄȲØąǔǍăǑąȞǍăĆȃȟąȞąȥățăDzăȬąǎăĆȻĄĆȃȟąȞąȥățăDząǓăDzăǬćǩăȣćȟąȞ ăȱąȪăȬØąǓăȓąȟăǗćǧõĄȣćȞnjąǓăĆȢǍăȋćȞnjąȕąȒnjăǭõăȣćȞǍąǐ ąȝćȚăȶnjĄǓăȒćǭĄȎăȬĄǥăǑćȃăȣćȞnjăȬĄǔǍăȢǍăĆȣăǣćȞnjăȬĄȠćȭăȧȞnjĄǔnjăǭĄǟĄǢăȬĄǩąǟćdzõăȣćȞănj ØȑăǻćȗăȣõȞnjȬ ØȈǍăȣąǗćǞȺnj ǓăȊǍăȖăȬ ØǏăȋćȟõăȣćȞnjăȬ ØąǓăǑăǗćțăȣćȞǍąǐ ășąȞĔǫăȚ ĄȥățăĆdzȞnj ĄǨăĆȬăǯĄȲăȬ ǏăȋćȟăõƙnjȬ

(51)

ØĂǎăĆȻĄȂĄǓăȋăǐćǬăǂǍăȫĄȧĄțćdzăȲĂǒăǭćǟĄǢĄĆȝĄȚ āǭćȲąǭăDzĂǏąȞǍăȂĆąȝĄțąȞ DZąǐăȻăȣćȟąȞ āǓăȦnjăǯąǦ ąǒăǭćǟĄǣćȞnj ȱąȒ ąĆȱąDznjăǭăȚǓăȋăǐćǬăǂăȬāǏăǗćțăȢȬą ØąȝćȚăȶnjąǓăȒćǭĄȎȱąȒĄǎăĆȻĄĆȃȞnjĄȝĄȚćǃăȲ ȤćȭĄǦǍăĆǑăȃȞnjĄȡĄȫăȞĄǥĄǑćȃăȲ ąǬćȭĄȃĄȓćȞnj ąǔǍăǑăǞăȬ ǍăȧăȞ ăȤćȬĄĆǩąȋĄȲăȬ ƿǍăǷăȋȞnjȬăƿnjăǩăȏćȞnjăȬ ąǓăȒćǭĄȎ ȱąȒ ǍĀȋăȢ ĄǎăĆȻĄĆȃȞnj ĄȝĄȚćǃăȲăȬ

ąȝćȚăȶnj ØĂȠǍăȇąȧąǐąȥățăĆdzȞnjȱąȒăȤȭĄǷćȳąȋăȲĄǎĆȻĄȃȞnjȬ ĀǓăȊǍăȣăǞąȥățăĆdzȞnjąǩąǟćdzăȢȱąȒăȤćȭĄĆȟăǻĄȲ ąȥățăĆdzȞnjȱąȒąȩąǐąȜćȭĄȣćȋõăȣćȞnjąȠǍăȇĆąȧȟąȞǍĀȗćȒăȬØćȡĄȫăDzćȬĄǬĄǨăȤćȬĄǭąȚnjăǫĄȲăȬăȤćȭĄDzĄǬćǩăȲăȬ ąȥățăĆdzȞnjȱąȒąȩąǐąȜćȭĄȣćȋõăȣćȞnjąȠǍăȇąĆȧȟąȞǍĀȗćȒăȬØăȤćȭĄǣćȲąǭăǗćdzăȲăȬăȤćȭĄǑăȋćȟăȲăȬăȤȭĄȟĄȚćǃăȲășąȞĔǫăȚăȬ āȐąǭćǷĄȢāǰĆąǬăǩĄȢǍăȫćȳăȟăȊĄȐąǭćǷĄȲąǎăĆȻĄĆȃȞnjăȥąȢĂǓăȊćȭĄȣćǟăȢĄĆȝĄȚăȬ ąȥățăĆdzȞnjąǬnjăȭąǟąǐĂǔćȭĄȳĄǐȱąȒăȤćȭĄȧĄțćdzăȲăȤćȭĄȒąǭćǷõĄȣćȞnjăȬ

ąǭćȳąȳȏăĆǗȞnjăȉăȢǔǍăȲnjăǩąȪǨĄȩăȓăȞăǂȮąǫăĆȞnjąǓăĆăȳąǐăǭăȋćȞnjąǓăȏĆĄȟȞnjąȡćȳąȟćȋăǖąǎǍăǗąȚćȥąȢăȝąȗĄȦ

ِةَءاَﺮِﻘْﻟا َﲆَﻋ ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

! ِﺔَﻴِﺗ ْﻵا ِﺔَﻠِﺌْﺳَ ْﻷا ِﻦَﻋ ْﺐِﺟَأ

(52)

ÚąǎćȭĄDzǍăǣćȞǍąǐĂǒăǭćǟĄǢĄĆȝĄȚĄǨăĆȬăǯĄǖćȝăȪ č ÚąȥățăĆdzȞnjĄǎăĆȻĄȂĄȠǍăȧăȲăȥćȲăǂ Ď ÚąǎăĆȻĄĆȃȟąȞąǓăȣąȋćȂăȶnjĄǥăǑćȃăȲćȥăȢ ď ÚąȥățăĆdzȞnjĄǎăĆȻĄȂĄȝĄȚćǃăȲăȥćȲăǂ Đ ÚāȠǍăȇąȦąȥățăĆdzȞnjȱąȒćȝăȪ đ ÚąȥățăĆdzȞnjȱąȒǎăĆȻĄĆȃȞnjĄȐąǭćǷĄȲćȥăȢ ĉĈ

! ِﺔَﻴِﺗ ْﻵا ِﺔَﻠِﺌْﺳَ ْﻷا ِﺔَﺑﺎَﺟِﺈِﺑ ًةَﺪﱢﻴَﺟ ًةَءاَﺮِﻗ ِتﺎَﻫ

ȯăȞćȬĄȶnjĄǒăǭćȗąȓćȞănjĉ ÚąȥățăĆdzȞnjȱąȒnjăǪǍăȢ ÚąȥățăĆdzȞnjąȨąǫĔȪȱąȒĀǒăǭćǟĄǢćȡăȚ ÚĂǒăǭćǟĄǢąĆȝĄȚȱąȒĄȥĄțćdzăȲǍĀǑąȞǍăȂćȡăȚ ÚĂǒăǭćǟĄǢĆąȝĄȚȱąȒăǓăȢǍăȋćȞnjăȕąȒnjăǭõăȣćȞnjąǭĄȚćǪĄnj ąǓăȳąȦǍăĆǛȞnjĄǒăǭćȗąȓȞnjĊ ÚąǎăĆȻĄĆȃȟąȞăǓăȣąȋćȂăȶnjĄǥăǑćȃăȲćȥăȢ ÚćȡĄȫăȞăȠǍăȋăĆȃȞnjĄĆǩąȋĄȲćȥăȢ ÚăȤćȭȟĄȚćǃăȲăȥćȲăǂ ăȤćȭĄȟĄȚćǃăȲȯăǗăȢ ÚăȤćȭĄȟĄȚćǃăȲćȥăȢăȉăȢ

ĄǓăǛąȞǍăĆǛȞnjĄǒăǭćȗąȓȞnjċ ȱąȒăȬąȠćȭăĆȧȞnjąǓăȒćǭĄȎȱąȒăȬąǩąǟćdzăȣćȞnjȱąȒăȬąȠǍăĆȣăǣćȞnjȱąȒăȬąȥățăĆdzȞnjȱąȒĄǎăĆȻĄĆȃȞnjĄȝăȋćȓăȲnjăǪǍăȢ

(53)

āȜǍăǛąȢ Ůnj›ǍăȫćȧąȢØąǓăĆȢǍăȋćȞnjąȕąȒnjăǭăȣćȞnjăȥąȢāǭćȳąǛăȚąȥățăĆdzȞnjȱąȒ

َﱃْوُ ْﻷا ِﺔَﻨ ﱠﺴﻟا ِﻒ ْﺼِﻨِﻟ ُﺔﱠﻣﺎَﻌْﻟا ِتﺎَﺒْﻳِرْﺪﱠﺘﻟَا

! ِﺔَﻴِﺗ ْﻵا ِﺔَﺑِﻮْﺟَ ْﻷا َﻦِﻣ ِﺔَﺑﺎَﺟِ ْﻹا ﱠﺢ َﺻَأ ْ َﱰْﺧِا

ąǓăȗąǐǍăĆdzȞnjąǓăȟćȣĄǟćȞnjȱąȒąǓăȒąǭćȋăȣćȞnjĄȡćDząnjǍăȫădzćȓăȦăȐąǬǍăȋĄǗąȞąȝćǻăȓćȞnjăȠǍăȢăǂĄǓăǷąNJǍăȊćǕăȢăĆǩăȗăǖ ĉ ăȐąǬǍăȋĄǖǨ ćǕăȢăĆǩăȗăǖ ǂ

ąȜõȪ ĄǓăǷąNJǍăȊǎ

ăȠǍăȢăǂǜ āǎnjăĆȭăǐăǕćȦăǂćȝăȪ Ċ

āǎnjăĆȭăǐǍăȦăǂØćȡăȋăȦ ÚąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjĄǼǍăǢćǭąȢăȥćȲăǂ ąǓăĆȲąǬnjăǨąȸćnjąȤćȭĄNjĄĆǷȞnjąǏăǗćțăȢăƿnjăǬăȬĄǼǍăǢćǭąȣćȞănj ǂ

ąȝćǻăȓćȞnjȱąȒĄǼǍăǢćǭąȣćȞănjǎ ąǏăȋćȟăȣćȞnjăȁăDzăȬĄǼǍăǢćǭąȣćȞănjǜ ąǏăǗćțăȣćȞnjȯăȟăȊĄǼǍăǢćǭąȣćȞănj Ǩ ȱąDzćǭĄțćȞnjȯăȟăȊĄǼǍăǢćǭąȣćȞănjõȪ

(54)
(55)
(56)
(57)
(58)

I. KOMPETENSI INTI (KI)

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur dan disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro -aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian

\DQJVSHVL¿NVHVXDLGHQJDQEDNDWGDQPLQDWQ\DXQWXNPHPHFDKNDQ

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

II. KOMPETENSI DASAR (KD)

1.1 Mensyukuri kesempatan dapat mempelajari bahasa Arab sebagai bahasa pengantar komunikasi internasional yang diwujudkan dalam semangat belajar.

2.1 Menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melaksanakan komunikasi antar pribadi dengan guru dan teman.

0HPDKDPLFDUDSHQ\DPSDLDQVHUWDFDUDPHUHVSRQPHQJLGHQWL¿NDVLFDUD

memberitahu dan menanyakan tentang fakta, perasaan dan sikap terkait topik ˶ν ˴ή˸ό˴Ϥ˸ϟ΍˴ϭ ˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍˵Δ˴ϳ΍˴Ϯ˶ϫ mendeskripsikan secara sederhana unsur kebahasaan, dan struktur teks ͋ή ˴Π˸ϟ΍ ˶ϑ˸ϭ˵ή ˵Σϲ˶ϧΎ˴ό˴ϣ˭˵έ˴Ϊ ˸μ˴Ϥ˸ϟ˴΍

ُﻊِﺑاﱠﺮﻟا ُبﺎَﺒْﻟا

(59)

4.1 Mensimulasikan dialog sederhana tentang cara merespon ungkapan, Mendemonstrasikan ungkapan sederhana tentang cara memberitahu dan menanyakan fakta, perasaan dan sikap, menyusun teks lisan dan tulis sederhana untuk mengungkapkan terkait topik ˶ν ˴ή˸ό˴Ϥ˸ϟ΍˴ϭ ˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍˵Δ˴ϳ΍˴Ϯ˶ϫ dengan memperhatikan unsur kebahasaan, struktur teks dan unsur budaya secara benar dan sesuai dengan ͋ή ˴Π˸ϟ΍ ˶ϑ˸ϭ˵ή ˵Σϲ˶ϧΎ˴ό˴ϣ˭˵έ˴Ϊ ˸μ˴Ϥ˸ϟ˴΍

III. INDIKATOR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN

A. INDIKATOR PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan isi teks yang didengar yang berkaitan:

˶ν ˴ή˸ό˴Ϥ˸ϟ΍˴ϭ ˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍˵Δ˴ϳ΍˴Ϯ˶ϫ

2. Menerapkan percakapan terkait topik : ˶ν ˴ή˸ό˴Ϥ˸ϟ΍˴ϭ ˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍˵Δ˴ϳ΍˴Ϯ˶ϫ

3. Menerangkan isi teks bacaan yang terkait topik : ˶ν ˴ή˸ό˴Ϥ˸ϟ΍˴ϭ ˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍˵Δ˴ϳ΍˴Ϯ˶ϫ 4. Menyusun teks tulis yang terkait topik : ˶ν ˴ή˸ό˴Ϥ˸ϟ΍˴ϭ ˶Ώ ͉ϼ ͊τϟ΍˵Δ˴ϳ΍˴Ϯ˶ϫ

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengko-muni kasikan peserta didik mampu mendengar, bercakap, membaca dan menulis dengan bahasa Arab yang berkaitan dengan topik:

(60)

ِضَﺮﻌَﻤْﻟاَو ِب ﱠﻼﱡﻄﻟا ُﺔَﻳاَﻮِﻫ

ُتاَدَﺮْﻔُﻤْﻟَا

ĄǒăƿnjăǭąȗćȞănj ĉ)

ąǒăƿnjăǭąȗćȞnjĄǓăĆȳąȋćȣăǞ ĄȡćDzăĆǭȞnj Ċ)

ąȡćDzăĆǭȞnjĄǓăĆȳąȋćȣăǞ

ĄǥćǑăȃȞnj ċ)

ąǭćȳąǐćǩăĆǗȞnjĄǓăĆȳąȋćȣăǞ ĆȱąȞąǯõćȧăȣćȞnj ĄǓăǾǍăȲąĆǭȞnj Č)

ĄǓăĆȳąȦăǩăǑȞnj ąǓăǾǍăȲąĆǭȞnjĄǓăĆȳąȋćȣăǞ

ąǓăĆȳąȦăǩăǑȞnj

ĄǭćȲąȭćǻăĆǗȞnj č)

ǭćȲąȭćǻăĆǗȞnjĄǓăĆȳąȋćȣăǞ ĄǎćȭĄDzǍăǣćȞnj Ď)

(61)

ĄǒăƿnjăǭąȗćȞănj ąǓăȲnjăȭąȫćȞnjĄǔǍăĆȳąȋćȣăǞ ĄǭćȲąȭćǻăĆǗȞnjĄǓăȞǀ ĄǓăĆȳąȦăǩăǑȞnjĄǓăǾǍăȲąĆǭȞnj ĄǭćȲąȭćǻăĆǗȞnj ĆȱąȞąǯõćȧăƙnjĄǭćȳąǐćǩăĆǗȞnj ĄȡćDzăǭȞnj ąǒăƿnjăǭąȗćȞnjĄǓăĆȳąȋćȣăǞ āǓăǢćȭăȞ ĄǰǍăĆȧȞnjĄǓăȋćȳąǑăȃȞnj ĄǎćȭĄDzǍăǣćȞănj ĆȱądzȳąȦćȬĄǩćȦąȸnjĄȠǍăȋăĆȃȞnj āǓăȊąĆȭăȧăǗĄȢāȤnjăȭćȞăǂ ąǓăĆȟădzȞnjĄǒăǭĄȚ ĄǬǍăǗćǦăǂ ȌnjăǭăȓȞnjąǔǍăȖćȬăǂĄƿǍăǿăȖ ąǓăȞąȬǍăȃȞnjĄDZćȧąǖ ĄȡĄDzćǬăǂ ĄǬąĆȭăǺĄǂ ĄȝąĆǿăȒĄǂ ąǭćȲąȭćǻăĆǗȞnjăǓăȞǀĄȝąȣćȋăǗćDzăǂ ĄȘąǭăǗćǶăǂ

! َﻚِﺗاَرﺎَﺒِﻌِﺑ ِﻚْﺣا ﱠﻢُﺛ ِذﺎَﺘْﺳُ ْﻷا ةَءاَﺮِﻗ ﺎَﻣ َﱃِا ْﻊِﻤَﺘْﺳِا – أ

! ِع َاِﺘْﺳِﻻْا َﲆَﻋ ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ – ب

! ِع َاِﺘْﺳِﻻْا ﱢﺺَﻨِﻟ ﺎًﻘْﻓَو ِﺔَﻴِﺗﻵْا ِﺔَﻠِﺌْﺳَﻷْا ِﻦَﻋ ْﺐِﺟَأ -٢

ÚȯąȦǍăǑăȣõćȞnjĄǓăȣąȂǍăȒĄȡĄDzćǭăǖćȝăȪ ĉ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚąȠăǩăȗćȞnjăǒăǭĄȚāĆȱąȟăȊĄǩąȪǍăǷĄȲȯăǗăȢ Ċ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚĄǓăȣąȂǍăȒĄȡĄDzćǭăǖnjăǪǍăƌ ċ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚĄǩăȣćǢăǂĄǓăȲnjăȭąȪǍăȢ Č ĄǎnjăȭăǟćȞănj

(62)

ÚāĆȯąȟăȊĄǓăȲnjăȭąȪǍăȢ Ď ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚąǓăǑăǗćțăȣćȞnjȯăȞąnjāĆȯąȟăȊĄǏăȪćǫăȲnjăǪǍăȣąȞ ď ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚąǓăǑăǗćțăȣćȞnjŪāĆȯąȟăȊĄǂăǭćȗăȲnjăǪǍăȢ Đ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚĄǓăȣąȂǍăȒĄǓăȲnjăȭąȪǍăȢ đ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚǓăȣąȂǍăȒĄȡĄDzćǭăǖnjăǪǍăȢ ĉĈ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

!ـﻫ و ,د ,ج ,ب ,أ َ ْنَﺑ َﺔَﺒِﺳﺎَﻨُﻤْﻟا َﺔَﺑﺎَﺟِﻹْا ِ َﱰْﺧِا -٣

āǒăƿnjăǭąȖȱąǗăȲnjăȭąȪÚășĄǗăȲnjăȭąȪǍăȢ ĉ ĄǓăȋąDznjăȭćȞănjǨ ĄǓăȟăĆǿăȓĄȣćȞnj ǂ ĄǓăȗąĆȳăĆǿȞănjõȪ ĄǒăǭćȳąǑățćȞănj ǎ ĄǒăǭćȳąȏăĆǻȞănj ǜ

ȯąȒăǓăȞǍăȗăȣćȞnjĄǏĄǗćȚăǂĄǕćȞąǮǍăȢØāǓăȒǍăǣąǺćȱąǗăȲnjăȭąȪ Ċ ąȡćDzăĆǭȞnjǨ ąǓăǑăǗćțăȣćȞnj nj ąǒăƿnjăǭąȗćȞnjõȪ ąǓăĆȟăǟăȣćȞnjǎ ąǓăȞǍăDząĆǭȞnj ǜ ąǓăȒǍăǣąĆǻȞnjăǓăĆȳąȋćȣăǞÚĄǬǍăǗćǧăǖĂǓăĆȳąȋćȣăǞĄĆȮăǂ ċ

(63)
(64)
(65)

ąǓăĆȟăǟăȣćȞnjąǒăƿnjăǭąȗąȞąǓăǑăǗćțăȣćȞnjĄǏăȪćǪăǂǍăȦăǂ ĉď ąȜǨ ȯăȟăȊ nj

ćȥąȢõȪ ąǎǎ

ȯăȞąnj ǜ ȮăǭćǦĄǂĀǒăĆǭăȢąǹăĆȧȞnjȯăȞądžćǭĄȇćȦĄnj›ăǍȫąǖǍăȲnjăȭąȪćȥąȢăȬØāǔǍăȲnjăȭąȪăǓăȣąȂǍăȓąȞ ĉĐ

ĄȡćDzăĆǭȞnjǨ ĄǓăȟăDznjăǭĄȣćȞănj nj ĄǏăǗćțăȣćȞnjõȪ ąȠăǩăȗćȞnjĄǒăǭĄȚǎ ĄǒăƿnjăǭąȗćȞnjǜ õąǐąǔǍăȦnjăȭăȳăǣćȞnjĄǓăȣąȂǍăȒĄȡĄDzćǭăǖ ĉđ ąǒăǩăǿćȧąȣćȞnjǨ ąǓăDznjăĆǭĄțćȞnj nj ąǒăǬćȭĄǑăĆdzȞnjõȪ ąǓăȦăĆȭăȟĄȣćȞnjąǓăȣăDzćǭąȣćȞnjǎ ąȡăȟăȗćȞnjǜ ąȩąǗăȗćȲǩăǺȯăȞądžĄǏĄǗćțăȲăȭĄȪØĄǓăȟăDznjăǭĄȣćȞănjĄǩăȣćǢăǂȱąǦăǂąǔǍăȲnjăȭąȪćȥąȢ ĊĈ

ĄȡćDzăĆǭȞnjǨ ăǓăȞǍăDząĆǭȞnj nj ǏăǗćțăȣćȞnjõȪ ąȠăǩăȗćȞnjăǒăǭĄȚǎ ăǒăƿnjăǭąȗćȞnjǜ

ِراَﻮِﺤْﻟا َﲆَﻋ ُتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

! ِﲆَﻳ َاَﻛ َﻚِﻧاَﻮْﺧِإ َﻊَﻣ ْﻢﱠﻠَﻜَﺗ (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

(66)

ąȨąǫȪȬąǔǍăȦnjăȭăȳăǣćȞnjąǓăȗćȲąǩăǢĄȡćDzăǬąȨąǫĔȪăȬØąǕćȳăǑćȞnjĄȡćDzăǬnjăǫĔȪËȮąǪăǍǗćDzćǂǍăȲąǭĄȇćȦĄǂ ąȩĔĆȟȞnjăǩćǑăȊ ăȬØǍăȪąǭćȳăȎăȬȯąȒćȭĄțćȞnjăȬąǙĄȟĄĆǛȞnjăȬąǓăȋćȖĆąǭȞnjăȬąǥćdzăĆȧȞnjĄȝćǛąȢĄǓăĆȳąǐăǭăȋćȞnjĄȀćȭĄȃĄǧćȞnj

ąȠǍăȋćȞnjnjăǫăȪȯąȢćȭăȗćȞnjȮăȭăǗćdzĄȣćȞnjȯăȟăȊąǓăȞćȭĄȃĄǑćȞnjąǰćǃăȚȯăȟăȊăȝăǻăǢĄĆȁăǧćȞnjnjăǫȪ

ÚąąȩĔĆȟȞnjăǩćǑăȊǍăȲĀǓăȟćȳąȣăǞǍĀȦnjăȭćȞăǂĄȝąȣćȋăǗćdzăǖăǕćȦăǂØnjĀĆǩąǞāȝćȳąȣăǞĄĆȁăǧćȞnjnjăǫȪØȡćȳąȇăȊ āǰąĆǬăǩĄȣćȞănj ØąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjăȠǍăȢăǂāǎăĆȻĄȂćȡĄȪËćǭĄȇćȦnjăȬąǓăDzăǬćǩăƙnjĄȡćDzăǬąȨąǫȪȮąǪǍăǗćDzĄǂǍăȲćȡăȋăȦ ąȩĔĆȟȞnjăǩćǑăȊ

ąȠăǩăȗćȞnjăǒăǭĄȚăȤćȭĄǑăȋćȟăȲĄǎăȻĄĆȃȞănj

ăǒăǭąNJǍăĆȃȞnjăǒăĆǭĄțćȞnjăȬąǓăĆȟăĆdzȞnjăǒăǭĄȚăȥćǑăȋćȟăȲăĆȥĄȪØąǔǍăȧăǑćȟąȞąǏăȋćȟăȣćȞnjĄȡćDzăǬnjăǫĔȪăȬ ĄǰąĆǬăǩĄȣćȞănj ȯąǖǍăȢćȭĄDzĄǬȯąȒąȤnjăȭćȞăȶćnjăĆȝĄȚĄȝąȣćȋăǗćDzănjǍăȦăǂ ąąȩĔĆȟȞnjăǩćǑăȊ ǍĀȒćȬĄǭćȋăȢǍĀȢǍăĆDzăǬăȤćȭĄțăǖćȤăǂȭĄǞćǬăǂăȬØąȩĔĆȟȞnjăǩćǑăȊǍăȲnjĀǩąĆȳăǞĄȡĄDzćǭăǖăǕćȦăǂ ĄǰąĆǬăǩĄȣćȞănj ąȈćȭĄǑćDzĄȶćnjȯąȒǍăǖćǭăȚǍăǟąǐȯąȢćȭăȗćȞnjȮăȭăǗćdzĄȣćȞnjȯăȟăȊąȡćDzăĆǭȞnjąǼąǭćȋăȢȯąȒĄȘąǭăǗćǶăǃăDz ąȩĔĆȟȞnjăǩćǑăȊ

ąȠąǨǍăȗćȞnj

! ِﺔَﻴِﺗﻵْا ِﺔَﻠِﺌْﺳَﻷْا ِﻦَﻋ ْﺐِﺟَأ (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ÚąǓăDzăǬćǩăȣćȞnjăȠǍăȢănjĄǎăĆȻĄĆȃȞnjĄǏăȋćȟăȲnjăǪǍăȢ ĉ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚąǏăȋćȟăȣćȞnjȯąȒĄǔǍăǑąȞǍăĆȃȞnjĄǏăȋćȟăǖnjăǪǍăȢ Ċ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚąȩĔĆȟȞnjĄǩćǑăȊĄȘąǭăǗćǷăȳăDzĂǼǭćȋăȢąĆȮăǂȯąȒ ċ ĄǎnjăȭăǟćȞănj

ÚąȩĔĆȟȞnjąǩćǑăȊĄǓăȲnjăȭąȪǍăȢ Č ĄǎnjăȭăǟćȞănj

(67)
(68)

ُﺐْﻴِﻛْ ﱠﱰﻟا َﲆَﻋ ُتﺎَﺒْﻳِرْﺪَﺗ

! ٍﺐ ِﺳﺎَﻨُﻣ ِرَﺪ ْﺼَ ِم َغاَﺮَﻔْﻟا ِ َﻸْﻣِا : (١) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ȱąǗăȲnjăȭąȪØnjĀǭćȳąǛăȚĄȡĄDzćǬăǂǍȦǂ ĉ ƃăȲnjăȭąȪØąǏĄǗĄțćȞnjăȥąȢnjĀǭćȳąǛăȚĄǂăǭćȖăǂǍăȦăǂ Ċ ƃăȲnjăȭąȪØăǓăȣąȋćȂăȶnjăǥăǑćȂăǂćȤăǂĄĆǏąǢĄǂǍăȦăǂ ċ ƃăȲnjăȭąȪØąȜǍăǑćǟćȞnjȯăȞądžnjĀǭćȳąǛăȚĄǭąȒǍăDzĄǂǍăȦăǂ Č ƃăȲnjăȭąȪØnjĀǭćȳąǛăȚąǓăĆȟăĆdzȞnjąǒăǭĄțąǐĄǏăȋćȞăǂǍăȦăǂ č

!ِﺔَﻴِﺗ ْﻵا ِلﺎَﻌْﻓَ ْﻷا َﻦِﻣ ٍﻞْﻌِﻓ ﱢﻞُﻜِﻟ اًرَﺪ ْﺼَﻣ ْﻊ َﺿ (٢) ٌﺐْﻳِرْﺪَﺗ

ĄǬăǩćǻăȣćȞnj ĄȈąǬǍăǿĄȣćȞnj ȱąǾǍăȣćȞnj ĄǬăǩćǻăƙnj ĄȈąǬǍăǿĄȣćȞnj ȱąǾǍăȣćȞănj

ĄȝądzăǗćȏăȲ ăȝădzăǗćȎdž ĄDZąȧćțăȲ ăDZăȧăȚ

ĄǭĄȇćȧăȲ ăǭăȇăȦ ĄȅăȓćǣăȲ ăȅąȓăǢ

ĄǩąȪǍăǷĄȲ ăǩăȪǍăǶ ĄǏăȋćȟăȲ ăǏąȋăȞ

ĄǏĄǗćțăȲ ăǏăǗăȚ ȱąȧćǑăȲ ȯăȧăǐ

ĄǡădzćȣăȲ ăǡădzăȢ ĄȉąǞćǭăȲ ăȉăǞăǬ

: ٌﺔَﻈَﺣَﻼُﻣ

ăȱąȪąǓăȳąǖăȺćnjąĆǬǍăǟõćȞnjąȐćȬĄǭĄǢćȥąȢāȐćǭăǢĄȩăȗăǑăDznjăǪąnjĄȡćDząȺćnjĄĆǭăǟĄȲ ĄȐǍățćȞnjăȬĄȠăĆȻȞănjĄƿǍăǑćȞănjȯąȒȯăȟăȊćȥăȊȯăȞąnjćȥąȢ

Isim itu di-jar-kan apabila didahului oleh salah satu huruf dari huruf-huruf jar ini, yaitu : Ϧϣ= dari, ϰϟ΍ = ke(pada),

(69)

ﺎَﻬْﻴِﻧﺎَﻌَﻣ ِﺾْﻌَﺑَو ,ﱢﺮَﺠْﻟا ُفْوُﺮ ُﺣ -١

di, dengan, karenaõǐ

ąǓăȚăǭćȋăȣćȞǍąǐĄȝăȃăǑćȞnjăȱąĆȒĄȭĄǖ

(70)

dari, sebagian/ diantaraȥȢ

untuk, kepunyaan, sungguh/ pasti

ăȤǀćǭĄȗćȞnjǍăȧăȞĄȜćȭĄDzăĆǭȞnj ăȘăǭăǖ ǍĀȋăȢąǬćȭĄȃĄȓćȞnjąȜĄȬǍăȧăǗąȞąťăǂȭĄȊćǨăǂ ȯąNJǍăȖąǩ ćǺąȶăǓăȞǍ ăDząĆǭȞnj ĄǏĄǗćȚăǂ ąǼćǬăȶćnjăȬ ąǔnjăȬăǍȣ ăĆdzȞnjąŪǍăȢąȩȟȞą

Perhatikan kata-kata ˲Ϣ ˸γ˶΍ yang berharakat ˵Γ˴ή ˸δ˴ϛ yang terletak setelah huruf Jar.

Selain itu, ada beberapa huruf jar yang membentuk IDIOM dengan kata sebelumnya.

Contoh:

ȯăȟăȊ ĄǏ ąǟăȲ ąǓăȣćȲąǭățćȞnj ąȔăȻ ćǦăȶćǍąǐăȕăĆȟ ăǧăǗăȦćȤănjǍăȧćȳăȟăȊ ĄǏ ąǟăȲ

Kita wajib berperilaku dengan akhlak yang mulia

õąǐăǭăȢăǂ ăȥćǐnjĀǩćȲăǮĄȕćȲąĆǩ ąĆǻȞănjĂǭ ćțăǐȭĄǐănjĄǓăȓćȳąȟ ăǧćȞnjăǭăȢănj

ąȤǀćǭĄȗćȞnjąȉćȣ ăǟõąǐ ĂǕąǐǍăǚ

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...