• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH TOTAL ASET DAN TOTAL LIABILITAS TERHADAP LABA USAHA PADA PERUSAHAAN PT ITAL FRAN S M.F.I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENGARUH TOTAL ASET DAN TOTAL LIABILITAS TERHADAP LABA USAHA PADA PERUSAHAAN PT ITAL FRAN S M.F.I"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

1409

PENGARUH TOTAL ASET DAN TOTAL LIABILITAS TERHADAP LABA USAHA PADA PERUSAHAAN

PT ITAL FRAN’S M.F.I

Aden Wahyu Wijanarko1, Sigit Prihanto Utomo2, Taudlikhul Afkar3 Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 1

Dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya 2, 3 [email protected]

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan pada perusahaan PT Ital Fran’s M.F.I tahun 2013 sampai dengan 2017, tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh total aset dan total liabilitas terhadap laba usaha. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi dengan menggunakan 60 sampel yang didapatkan dari laporan keuangan perusahaan berupa neraca dan laporan laba atau rugi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan total aset dan total liabilitas berpengaruh terhadap laba usaha, namun secara parsial masing-masing variabel memiliki hasil yang berbeda, dimana total aset tidak memiliki pengaruh terhadap laba usaha sedangkan total liabilitas memiliki pengaruh terhadap laba usaha.

Kata kunci : Total Aset, Total Liabilitas dan Laba Usaha

ABSTRACT

This research was conducted at PT Ital Fran’s M.F.I from 2013 to 2017, the purpose of this study was to determine the effect of total assets and total liabilities on operating income. This research is a quantitative descriptive research and analyzed using multiple linear regression tests, hypothesis testing and coefficient of determination test using 60 samples obtained from the company's financial statements in the form of balance sheets and statements of profit or loss. The results of this study indicate that simultaneously total assets and total liabilities affect operating income, but partially each variable has a different result, where total assets do not have an influence on operating profit while total liabilities have an influence on operating income.

Keywords: Total Assets, Total Liabilities and Operating Profits

PENDAHULUAN

Berkembangnya berbagai usaha saat ini pada umumnya perusahaan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mencapai laba yang maksimal, meningkatkan image perusahaan dan memuaskan

kebutuhan konsumen. Dalam menghasilkan laba, perusahaan membutuhkan sumber dana untuk kelancaran dan kelangsungan aktivitas perusahaan, sumber dana tersebut dapat diperoleh dari liabilitas (hutang) dan modal seperti aset.

(2)

1410 Kebutuhan dana atau modal akan

semakin bertambah seiring dengan bertambahnya kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dalam mengembangkan usahanya. Perusahaan dapat memanfaatkan sumber dana dari internal maupun eksternal, internal seperti aset-aset perusahaan (tanah, bangunan, mesin, kendaraan, dan persediaan) sedangkan eksternal seperti liabilitas (hutang lancer dan hutang jangka panjang).

Mardiyanto (2009:30) Untuk melakukan kegiatan aktivitas usaha, setiap perusahaan harus memiliki harta (aset) untuk mendukung kegiatan operasional yang dilakukan perusahaan dalam memperoleh profit atau laba.

Setiana (2012) Kewajiban atau hutang juga merupakan salah satu sumber modal bagi perusahaan untuk mendanai perusahaan, agar dapat terus mengembangkan kegiatan usahanya serta dapat membantu perusahaan dalam mewujudkan tujuannya yaitu memaksimalkan kekayaan profit melalui maksimalisasi laba, hutang dibagi kedalam dua jenis yaitu hutang jangka pendek (hutang lancar) dan hutang jangka panjang, namun lebih banyak perusahaan cenderung memilih menggunakan hutang sebagai sumber dana.

Yusriati dkk (2012) Modal kerja hendaknya tersedia dalam jumlah yang cukup besar agar memungkinkan perusahaan untuk beroperasi secara ekonomis dan tidak mengalami kesulitan keuangan, misalnya dapat menutup kerugian dan mengatasi krisis atau

darurat tanpa harus membahayakan keadaan keuangan perusahaan yang ada. Supriadi dan Puspitasari (2012) Oleh sebab itu, agar suatu perusahaan dapat menjaga kelangsungan usahanya dan dapat terhindar dari kebangkrutan maka perusahaan perlu mengelola modal kerja yang dimilikinya dengan baik dan mampu memanfaatkannya dengan maksimal.

PT. Ital Fran’s M.F.I didirikan oleh Bapak Boenarto Tedjoisworo pada 17 Agustus 1978 yang beralamat di jalan Raya Gubeng no. 64 Surabaya, perusahaan ini bergerak dibidang bakery dan Ice Cream. Adapun permasalahan dari perusahaan ini adalah kurang memaksimalkan aset yang dimiliki dan kurang memanfaatkan liabilitas yang didapatkan sehingga hasil dari laba yang didapatkan kurang maksimal.

Hal ini didukung oleh penelitian, Putri (2018) dengan hasil bahwa total aktiva menunjukkan ada pengaruh terhadap laba bersih, dengan nilai t hitung 2.144 lebih besar dari t tabel 2.079. Sedangkan penelitian menurut Hapsila (2017) menunjukkan hasil bahwa secara simultan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara aktiva tetap dan aktiva lancar terhadap pendapatan dengan nilai F hitung 0.891 lebih kecil dari pada F tabel 3.00.

Dini (2017) dengan hasil dari peneliti bahwa total hutang menunjukkan ada pengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai t hitung 2.942 lebih besar dari t tabel 2.052. Sedangkan penelitian menurut Handayani dan Mayasari (2018) dengan hasil bahwa total hutang tidak

(3)

1411 berpengaruh secara signifikan terhadap

laba bersih dengan nilai t hitung 0.832 lebih kecil dari t tabel 3.182.

Hasil penelitian yang berbeda dan permasalahan yang dialami perusahaan sehingga penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Total Aset Dan Total Liabilitas Terhadap Laba Usaha Pada PT. Ital Fran’s M.F.I.

Tahun 2013-2017”

Rumusan Masalah

1. Apakah total aset berpengaruh secara parsial terhadap laba usaha PT. Ital Fran’s M.F.I. tahun 2013- 2017?

2. Apakah total liabilitas berpengaruh secara parsial terhadap laba usaha PT. Ital Fran’s M.F.I. tahun 2013- 2017?

3. Apakah total aset dan total liabilitas berpengaruh secara simultan terhadap laba usaha PT. Ital Fran’s M.F.I. tahun 2013-2017?

Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh total aset terhadap laba usaha PT. Ital Fran’s M.F.I. tahun 2013-2017.

2. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh total liabilitas terhadap laba usaha PT. Ital Fran’s M.F.I. tahun 2013-2017.

3. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh total aset dan total liabilitas terhadap laba usaha PT. Ital Fran’s M.F.I. tahun 2013-2017.

TINJAUAN PUSTAKA Kajian Teori

Watts dan Zimmerman (1986), Teori Akuntansi Positif (Deskriptif) dapat dartikan untuk menjelaskan mengapa kebijakan akuntansi menjadi suatu permasalahan bagi perusahaan dan pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan, dan untuk memprediksi kebijakan akuntansi yang hendak dipilih oleh perusahaan dalam kondisi tertentu untuk memberikan strategi dimasa mendatang.

Samryn (2011:41), Laba adalah hasil pengurangan biaya atas pendapatan yang dimiliki perusahaan, perusahaan menghasilkan laba jika pendapatan lebih besar dari biayanya. Dan sebaliknya bila selisih tersebut akan menghasilkan rugi jika biayanya lebih besar dari pada total pendapatan

Harrison (2013:125), Laba pada dapat diklasifikasikan kedalam beberapa jenis bagian, sebagai berikut :

1. Laba Kotor 2. Laba Operasi 3. Laba Bersih

4. Laba Per Lembar Saham Biasa

Affandi (2018:21), mendefinisikan total aset sebagai jumlah keseluruhan kekayaan yang dimiliki perusahaan atau sumber ekonomika yang dikuasai perusahaan dan digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya.

Semakin besar aset yang dimiliki suatu perusahaan maka semakin besar pula ukuran perusahaan tersebut.

Sukmalana (2007:39), menjelaskan jenis-jenis aset sebagai berikut:

(4)

1412

Total Aset (X1)

Total Liabilitas (X2)

Laba Usaha (Y)

1. Aset lancer 2. Aset tetap

3. Aset tetap tak berwujud

Munawir (2017:18), Total Liabilitas adalah semua kewajiban keuangan perusahaan kepada pihak lain atau pihak ketiga yang belum terpenuhi, dimana hutang ini merupakan sumber dana atau modal perusahaan yang berasal dari kreditor atau pihak lain. Liabilitas dikelompokkan menjadi:

1. Hutang lancar atau hutang jangka pendek

2. Hutang jangka panjang Kerangka Konseptual

Keterangan : : Parsial : Simultan

Hipotesis Penelitian

H1 : Total aset berpengaruh terhadap laba usaha

H2 : Total liabilitas berpengaruh terhadap laba usaha

H3 : Total asset dan Total liabilitas berpengaruh terhadap laba usaha METODE PENELITIAN

Populasi dan Sampel

Populasi pada penelitian ini adalah laporan keuangan yang terdapat pada perusahaan PT. Ital Fran’s M.F.I tahun 2013 sampai dengan 2017, dengan menggunakan sampel laporan keuangan tahun 2013 sampai dengan 2017 yang berupa neraca dan laporan laba atau rugi.

Tenik Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara dokumentasi laporan keuangan PT. Ital Fran’s M.F.I.

pada tahun 2013 sampai dengan tahun 2017.

Definisi Operasional Variabel Variabel Independen (X)

Variabel independen pada penelitian ini terdiri dari Total Aset (X1) dan Total Liabilitas (X2).

Variabel Dependen (Y)

Variabel dependen pada penelitian ini yaitu laba usaha (Y).

HASIL PENELITIAN Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas

Gambar 1

Gambar 1 uji normalitas plot dapat disimpulkan bahwa data bersifat normal,

(5)

1413 karena data menyebar disekitar garis

diagonal sehingga menunjukkan pola distribusi normal.

Tabel 1

Tabel 1 Uji normalitas Sample Kolmogorov-Smirnov dapat diketahui jika nilai signifikan (2-tailed) lebih besar dari pada 0,05 maka data berdistribusi normal. Dari tabel 1 dapat diketahui bahwa nilai sig laba usaha sebesar 0.605, nilai sig total aset 0,791 dan nilai sig total liabilitas 0,082 maka dapat disimpulkan bahwa data residual berdistribusi normal dan model regresi memenuhi asumsi uji normalitas, karena keseluruhan variabel nilai sig lebih besar dari pada 0,05.

Uji Multikolinearitas Tabel 2

Tabel 2 uji multikolinearitas dapat disimpukan bahwa nilai VIF variabel Total Aset sebesar 1,010, Total Liabilitas sebesar 1,010. Nilai VIF tersebut tidak melebihi angka 10 sehingga tidak terjadi multikolinearitas terhadap variabel dalam penelitian ini.

Uji Heteroskedastisitas

Gambar 2

Gambar 2 uji heteroskedastisitas scatter plot, berdasarkan gambar grafik scatter plot dapat diketahui bahwa pola genta atau titik-titik menyebar disekitar angka nol, sehingga model regresi tidak terjadi heteroskedastisitas dan data yang dimiliki layak digunakan

Tabel 3

Tabel 3 uji heteroskedastisitas glejser menjelaskan bahwa nilai signifikan tidak boleh melebihi 0,05, karena kalau melebihi maka akan terjadi heteroskedastisitas. Dari tabel 3 dapat dilihat pada variabel total aset nilai signifikan sebesar 0,377 dan variabel total liabilitas sebesar 0,142. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel- variabel tersebut tidak terjadi heteroskedastisitas.

(6)

1414 Uji Autokorelasi

Tabel 4

Tabel 4 uji autokorelasi yang menjelaskan bahwa nilai DW seharusnya DU<DW<4-DU dan dapat dilihat dari tabel 4 bahwa nilai Durbin-Watson penelitian ini 1,774, sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini tidak terdapat autokorelasi, karena angka DU pada penelitian ini sebesar 1,65 jadi 1,65<1,77<2,35. Sehingga penelitian ini lolos uji autokorelasi.

Uji Hipotesis

Uji Regresi Linier Berganda Tabel 5

Tabel 5 uji regresi linier berganda yang menjelaskan besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.

Hasil dari tabel 5 menunjukkan bahwa:

Y = a + b1X1 + b2X2 + e

Laba usaha = 20.993 – 0,041 Total aset + 0.035 Total liabilitas + 48.642

Berdasarkan persamaan regresi linier berganda diatas dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Nilai konstan sebesar 20.993 menyatakan jika variabel total aset (X1) dan total liabilitas (X2) diasumsikan sama dengan nol, atau jika tidak ada variabel total aset dan total hutang maka laba usaha akan tetap memiliki nilai konstan 20.993 2. Nilai koefisien regresi variabel total

aset (X1) sebesar -0,041. Hal ini menunjukkan bahwa, jika total aset meningkat sebesar 1%, maka laba usaha akan mengalami penurunan sebesar 4,1 %

3. Nilai koefisien regresi variabel total liabilitas (X2) sebesar 0,035. Hal ini menunjukkan bahwa, jika total liabilitas meningkat sebesar 1%, maka laba usaha akan mengalami peningkatan sebesar 3,5%

Uji Koefisien Determinasi Tabel 6

Tabel 6 uji koefisien determinasi dimana uji ini digunakan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Dari tabel 6 dapat dijelaskan bahwa besarnya kontribusi variabel bebas yaitu total aset (X1) dan total liabilitas (X2) terhadap laba usaha (Y), menunjukkan besarnya koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0.128 atau 12.8%. Dan sisanya 87.2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

(7)

1415 Uji t (Parsial)

Tabel 7

Tabel 7 uji t untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial.

Tabel diatas menunjukkan bahwa Pengujian ini mengacu pada tabel distribusi dengan nilai a = 0.05/2 = 0.025 dan df (60-2) = 58, jadi dapat ditentukan t tabel yang digunakan sebesar 2.00172 di sederhanakan menjadi 2.002 dan taraf signifikan yaitu 0.05.

Hipotesis yang digunakan

H0 : β1 = Ditolak, tidak ada hubungan antara variabel total aset (X1) terhadap laba usaha (Y) Ha : β1 = Diterima, ada hubungan

antara variabel total aset (X1) terhadap laba usaha (Y) Hasil uji t untuk variabel total aset dengan menggunakan uji dua arah, sehingga dapat disimpulkan, bahwa nilai thitung -1,495 < ttabel 2.002. sehingga tidak terdapat pengaruh total aset terhadap laba usaha pada PT Ital Fran’s M.F.I dengan nilai signifikan 0,140 >

0,05. jadi, H0 diterima dan Ha ditolak H0 : β2 = Ditolak, tidak ada hubungan

antara variabel total liabilitas (X2) terhadap laba usaha (Y)

Ha : β2 = Diterima, ada hubungan antara variabel total liabilitas (X2) terhadap laba usaha (Y) Hasil uji t untuk variabel total liabilitas dengan menggunakan uji dua arah, sehingga dapat disimpulkan, bahwa nilai thitung 2,614 > ttabel 2.002. sehingga terdapat pengaruh total liabilitas terhadap laba usaha pada PT Ital Fran’s M.F.I. dengan taraf signifikan 0,011 <

0,05 jadi, H0 ditolak dan Ha diterima.

Uji F (Simultan)

Tabel 8

Tabel 8 uji F (Simultan) yang menjelaskan besarnya pengaruh secara simultan atau bersama-sama variabel bebas terhadap variabel terikat.

Pengujian ini mengacu pada tabel distribusi dengan nilai a = 0.05, df1 (3-1)

= 2 dan df2 (60-3) = 57, jadi dapat ditentukan Ftabel yang digunakan sebesar 3.16.

Hipotesis yang digunakan

H0 : β3 = Ditolak, tidak ada hubungan antara variabel total aset (X1) dan total liabilitas (X2) secara simultan terhadap laba usaha (Y)

Ha : β3 = Diterima, ada hubungan antara variabel total aset (X1) dan total liabilitas (X2) secara

(8)

1416 simultan terhadap laba usaha

(Y)

Hasil uji F dapat disimpulkan, bahwa nilai thitung 4,193 > ttabel 3.16 dan taraf signifikan 0,020 < 0,05. sehingga dapat diartikan adanya pengaruh total aset dan total liabilitas secara simultan terhadap laba usaha pada PT Ital Fran’s M.F.I.

jadi, H0 ditolak dan Ha diterima.

Pembahasan

Teori akuntansi positif menjelaskan tentang proses yang menggunakan pemahaman,pengetahuan, memprediksi dan keputusan yang akan diberikan untuk menghadapi kondisi perusahaan pada periode yang akan datang, sehingga teori ini ada keterkaitan dengan variabel aset, dan variabel liabilitas dimana variabel ini mampu memberikan pengaruh terhadap kelangsungan perusahaan khususnya strategi untuk mendapatkan laba seperti penelitian yang dijelaskan, agar laba yang didapatkan menjadi maksimal.

Putri (2018) menjelaskan bahwa terdapat pengaruh total aktiva terhadap laba bersih sehingga sesuai dengan teori yang sudah dijelaskan, karena penelitian putri mampu menjelaskan dan menunjukkan adanya pengaruh variabel aktiva terhadap laba bersih, sedangkan Wardiningsih dan Susanti (2017) menjelaskan bahwa aset tidak menunjukkan adanya pengaruh terhadap laba sehingga penelitian ini berbeda dengan teori yang sudah dijelaskan.

Dini (2017) menjelaskan bahwa terdapat pengaruh total utang terhadap laba bersih, sehingga penelitian dini menunjukkan kesesuaian teori yang

sudah dijelaskan sedangkan, Handayani dan Mayasari (2018) menjelaskan bahwa total hutang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap laba bersih, sehingga penelitian ini berbeda dengan teori yang sudah dijelaskan.

Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat dijelaskan:

1. Pengaruh secara parsial total aset terhadap laba usaha

Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel total aset secara parsial tidak terdapat pengaruh terhadap laba usaha, sehingga penelitian ini berbeda dengan teori akuntansi positif, hal ini didukung oleh penelitian Wardiningsih dan Susanti (2017) dan tidak adanya pengaruh bisa saja diakibatkan karena aset yang dimiliki perusahaan sudah tidak bisa digunakan atau dalam kondisi yang kurang baik, misalnya peralatan, perlengkapan, mesin dan sebagainya yang mana nilai bukunya hampir habis, sehingga pemakaian aset kurang efektif.

2. Pengaruh secara parsial total liabilitas terhadap laba usaha

Pengaruh secara parsial total liabilitas terhadap laba usaha pada penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh secara signifikan total liabilitas terhadap laba usaha.

Sehingga variabel ini menunjukkan kesesuaian dengan teori yang sudah dijelakan, hal ini didukung oleh penelitian Dini (2017) yang menjelaskan bahwa terdapat pengaruh total utang terhadap laba

(9)

1417 bersih dan pengaruh variabel liabilitas

bisa disebabkan dari penggunaan liabilitas secara maksimal, meskipun liabilitas itu beresiko tinggi karena berhubungan dengan eksternal perusahaan, akan tetapi liabilitas juga dapat bermanfaat dengan baik dari pada aset perusahaan. Seperti diperusahaan ini yang mampu memanfaatkan liabilitas menjadi modal usaha sehingga profit yang didapatkan perusahaan bisa meningkat.

3. Pengaruh secara simultan total aset dan total liabilitas terhadap laba usaha

Pengaruh secara simultan total aset dan total liabilitas menunjukkan adanya pengaruh terhadap laba usaha, sehingga penelitian ini sesuai dengan teori akuntansi positif karena total aset dan total liabilitas memiliki pengaruh untuk mendapatkan laba dan dapat dijadikan kebijakan serta strategi yang akan dilakukan perusahaan, hal ini didukung oleh penelitian Putri (2018) dan Dini (2017) dimana menjelaskan adanya pengaruh total aktiva terhadap laba bersih dan pengaruh total utang terhadap laba bersih. Pengaruhnya juga dapat disebabkan pemakaian aset dan liabilitas secara bersama- sama lebih efektif karena sebagian aset dan liabilitas dapat digunakan sebagai antisipasi jika terjadi hal-hal yang merugikan perusahaan serta bisa meminimalisir resiko yang akan dialami.

SIMPULAN

1. Secara parsial tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel total aset terhadap laba usaha, hal ini dapat disebabkan aset yang dimiliki perusahaan PT Ital Fran’s M.F.I kurang efektif atau tidak dapat digunakan sehingga dapat mempengaruhi profit perusahaan dan bisa saja mengalami kerugian, dan penelitian variabel ini dapat ditunjukkan dari perhitungan uji t.

2. Secara parsial variabel total liabilitas memiliki pengaruh terhadap laba usaha, hal ini dapat disebabkan karena keefektifan perusahaan PT Ital Fran’s M.F.I dalam memakai liabilitas yang didapatkan meskipun resiko dari variabel ini tinggi tapi perusahaan mampu mengatasinya sehingga laba perusahaan bisa meningkat dan penelitian variabel ini dapat dibuktikan dari hasil uji t.

3. Secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan variabel total aset dan variabel total liabilitas terhadap laba usaha pada PT. Ital Fran’s M.F.I, hal ini dapat disebabkan dari pemakaian aset dan liabilitas secara bersamaan mampu mengurangi resiko atau hal- hal yang merugikan perusahaan sehingga laba yang akan didapatkan bisa maksimal dan dapat dibuktikan dalam hasil uji F.

IMPLIKASI

Hasil dari penelitian yang telah dilakukan diharapkan dapat memberikan solusi, srategi dan kebijakan kepada perusahaan khususnya lebih

(10)

1418 memperhatikan pemakaian atau

penggunaan aset dan liabilitas yang dimiliki perusahaan, karena keduanya mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan profit atau laba usaha.

KETERBATASAN PENELITIAN

Peneliti mengalami keterbatasan dalam pengambilan data laporan keuangan, karena data yang digunakan 5 tahun kebelakang.

DAFTAR RUJUKAN

Afkar, Taudlikhul. 2015. Pengantar Akuntansi. Surabaya : Staina Press

Afkar, Taudlikhul. 2016. Penganggaran Bisnis. Surabaya : Adi Buana University Press

Anna Setiana. 2012. Pengaruh Hutang Jangka Panjang Terhadap Profitabilitas PT. Ramayana Lestari Sentosa. Jurnal Ilmiah Kesatuan, Nomor 1 Volume 14.

Annisa Ayu Affandi. 2018. Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) Dan Total Aset Terhadap Pertumbuhan Profitabilitas Bank DKI Syariah Periode 2008-2016. Universitas Islam Neferi Syarif Hidayatullah Jakarta.

Cut Yusriati, Arfan M, Yahya. 2012.

Pengaruh Pinjaman Modal Kerja Dan Profesionalisme Sumber Daya Manusia Terhadap Laba Usaha Kecil Menengah Kota

Banda Aceh. Jurnal Akuntansi Pascasarjana Universitas Syariah Kuala, 1 (ISSN 23020164), 28–40.

Handono Mardiyanto. 2009:30. Intisari Manajemen Keuangan. Jakarta:

Grasindo

L M Syamryn. 2011:41. Pengantar Akuntansi. Jakarta: PT. Grafindo Persada.

Munawir S. 2017:18. Analisa Laporan Keuangan. Edisi Keempat. Liberty:

Yogyakarta.

Sukmalana. 2007. Pengertian Aktiva.

Dikutip Adad Danuarta (http://adaddanuarta.blogspot.com /2014/11/aktiva-tetap-menurut- para-ahli.html diakses pada November 2011)

Walter T Harrison. 2013:125. Akuntansi Keuangan. Edidi kedelapan, jilid satu. Penerbit Erlangga.

Watts dan Zimmerman 1986. Teori Akuntansi Positif. Dikutip Budi Rakhmawan Setio Aji (http://bppb- rakhmawan.blogspot.com/2013/01 /teori-akuntansi-positif_4.html, diakses pada Oktober 2009) Yoyon Supriadi dan Ratih Puspitasari.

2012. Pengaruh Modal Kerja Terhadap Penjualan Dan Profitabilitas Perusahaan Pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Jurnal Ilmiah Kesatuan, Nomor 1 Volume 14, hal (71 – 80).

Referensi

Dokumen terkait

Dari tahap pengujian yang telah dilakukan dan analisis dengan beberapa penelitian sebelumnya didapat bahwa penggunaan hypervisor Proxmox VE dengan yang memiliki lisensi

Meskipun Tax amnesty atau amnesti pajak merupakan kebijakan yang dapat digunakan untuk mendorong atau meningkatkan penerimaan negara dan pertumbuhan perekonomian

Buku dan program audio apa saja yang menjadi literatur dalam pembuatan Buku dan program audio apa saja yang menjadi literatur dalam pembuatan  program

Media pembelajaran yang dikembangkan dalam pembelajaran teknologi mekanik pada penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis Modul. Tujuan penelitian ini antara

Secara lebih khusus, kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui dampak Pandemi Covid-19 terhadap perekonomian Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam mengingat kondisi

Tahap ini dilaksanakan dengan membagikan angket siswa kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 3 tahun pelajaran 2018/2019 semester genap dan wawancara dengan guru fisika MAN

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan penelitian yang dilakukan pada kantor Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Selatan, maka