KERETA API
PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO)
Lampiran
Keputusan Direksi Pr KAI (Persero)
Nomor :ICEP.U/KL.104/VIII/3/KA,_:2016 · · ..
Tanggal: 29 Agustus 2016
PT KERETA API INDONESIA (PERSERO)
PERATURAN DINAS 15 (PD 15)
PETUGAS PEMERIKSA DAN
PERAWATAN SARANA KERETA API
Ditetapkan dengan
Keputusan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero)
KE RETA API
KEPUTUSAN DIREKSI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) NOMOR : KEP. U/KL .104/VIII/3/KA-2016
TENTANG
PERATURAN DINAS lS MEN GEN Al
PETUGAS PEMERIKSA DAN PERAWATAN SARANA KERETA API Menimbang:
Mengingat:
DIREKSI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO),
a. bahwa dalam rangka meningkatkan keandalan sarana perkeretaapian perlu didukung oleh petugas pemeriksa dan perawatan sarana yang handal dan profesional;
b. bahwa untuk memberikan arah, pedoman, dan kepastian hukum kepada semua pihak yang berkaitan dengan pengembangan kualitas petugas pemeriksa dan perawatan sarana;
c. bahwa Reglemen 15 tentang Peraturan Dinas Traksi dan Materiil yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Kepala Jawatan Kereta Api Nomor 36753/BB/57 Tanggal 18 Juni 1957 sudah tidak sesuai dengan perkembangan peraturan perundang-undangan perkeretaapian;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, huruf b dan huruf c di atas perlu menetapkan Keputusan Direksi tentang Peraturan Dinas 15 mengenai Petugas Pemeriksa dan Perawatan Sarana Kereta Api;
1. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4297);
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4722);
3. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4756);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2005 tentang Pendirian, Pengurusan, Pengawasan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 117);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 129);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 176);
7. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.92 Tahun 2010 tentang Tenaga Pemeriksa Sarana Perkeretaapian;
8.
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.94 Tahun 2010 tentang Tenaga Perawatan Sarana Perkeretapian;9. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP.217 Tahun 2010 tentang Izin Usaha Penyelenggaraan Sarana Perkeretaapian Umum PT Kereta Api Indonesia (Persero);
10. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP.208 Tahun 2015 tentang Izin Operasi Sarana Perkeretaapian Umum PT Kereta Api Indonesia (Persero);
11. Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor:
KP.23 Tahun 2015 tentang Akreditasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perkeretaapian milik PT Kereta Api Indonesia (Persero);
12. Anggaran Dasar PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang telah diumumkan pada Berita Negara Republik Indonesia dan perubahan terakhirnya sebagaimana dinyatakan dalam Akta Nomor 139 tanggal 31 Desember 2012, yang laporannya telah dicatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana suratnya Nomor AHU-AH.01.10-03072 tanggal 4 Februari 2013 dan Perubahan Susunan Pengurus terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Nomor 05 tanggal 03 September 2015, yang laporan pemberitahuannya telah diterima dan tercatat dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana dinyatakan dalam Suratnya Nomor AHU-AH.01.03.0962367 tanggal 07 September 2015, kedua akta tersebut dibuat di hadapan Surjadi Jasin S.H. Notaris di Bandung;
13. Keputusan Direksi Nomor Kep.U/OT.003/VI/3/KA-2009 tanggal 5 Juni 2009 tentang Organisasi dan Tata Laksana Divisi Regional dan Subdivisi Regional dan Keputusan Direksi N om or Kep.U/OT.003/VI/4/KA-2009 tanggal 5 Juni 2009 tentang Organisasi dan Tata Laksana Daerah Operasi berikut Keputusan Perubahan dan Tambahan (P dan T)-nya;
14. Keputusan Direksi KEP. U/HK.215/VIII/1/KA-2011 tanggal 26 Agustus 2011 ten tang Peraturan Dinas 8A (PD 8A) Mengenai Penggunaan Sarana Pada Lintas Dengan Lebar Jalan Rel 1.067 mm;
15. Keputusan Direksi Kep.U/HK.215/II/2/KA-2012 tanggal 21 Februari 2012 tentang Peraturan Dinas 16B (PD 16B) Mengenai Dinas Kereta Rel Listrik;
16. Keputusan Direksi Nomor Kep.U/OT.003/VII/7 /KA-2012 tanggal 24 Juli 2012 tentang Organisasi dan Tata Laksana di Lingkungan Kantor Pusat PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan Pembentukan 9 (sembilan) Direktorat berikut Keputusan Perubahan dan Tambahan (P dan T)-nya;
17. Keputusan Direksi Kep.U/HK.215/IV/1/KA-2013 tanggal 30 April 2013 tentang Peraturan Dinas 8B (PD 8B) Mengenai Penggunaan Kereta Rel Listrik Pada Lintas Dengan Jaringan Listrik Aliran Atas 1.500 Vol DC;
Menetapkan:
MEMUTUSKAN:
KEPUTUSAN DIREKSI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) TENTANG PERATURAN DINAS 15 MENGENAI PETUGAS PEMERIKSA DAN PERAWATAN SARANA KERETA API.
Pasal 1
Menetapkan Peraturan Dinas 15 mengenai Petugas Pemeriksa clan Perawatan Sarana Kereta Api sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.
Pasal 2
Direksi, Executive Vice President, Vice President di Kantor Pusat atau di Daerah Operasi/Divisi Regional/Sub Divisi Regional yang tugas pokok clan fungsinya terkait dengan Peraturan Dinas 15, serta Executive Vice President clan General Manager Balai Yasa Sarana untuk melakukan Pembinaan clan Pengawasan terhadap pelaksanaan Keputusan ini.
Pasal 3
(1) Agar para Pekerja yang berkaitan dengan pemeriksaan clan perawatan sarana kereta api dapat memahami Peraturan Dinas 15, maka dilakukan Sosialisasi selama 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal Keputusan ini ditetapkan.
(2) Sosialisasi sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1) dilaksanakan oleh Tim Sosialisasi Peraturan Dinas yang ditetapkan dengan Keputusan Direksi tersendiri.
Pasal 4
Peraturan Dinas 15 mulai berlaku setelah 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal Keputusan ini ditetapkan.
Pasal 5
Dengan berlakunya Peraturan Dinas 15 ini, maka ketentuan mengenai Petugas Pemeriksa Dan Perawatan Sarana Kereta Api mengacu pada Peraturan Dinas 15 sebagaimana ditetapkan dalam Kepu tusan ini.
Pasal 6
( 1) Pada saat berlakunya Peraturan Dinas 15, maka bagi Petugas pemeriksa atau petugas perawatan sarana kereta api serta kepala depo sarana yang sudah ada, tetap dapat melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(2) Pada saat Peraturan Dinas 15 berlaku, maka:
a. pekerja yang telah memiliki tanda lulus pendidikan clan pelatihan TLD 2, TLD 3 atau diklat pemeriksa/perawatan sarana dengan penggerak nonlistrik tingkat pelaksana, tetapi belum memiliki sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api dengan penggerak nonlistrik (lokomotif/KRD), akan diberi sertifikat kompetensi
1. pekerja yang memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TLD 2 atau diklat pemeriksa/perawatan saran.a dengan penggerak nonlistrik tingkat pelaksana, diberi sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api dengan penggerak nonlistrik tingkat pelaksana.
2. pekerja yang memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TLD 3, diberi sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api dengan penggerak nonlistrik tingkat pelaksana lanjutan.
b. pekerja yang telah memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TLE 2, TLE 3 atau diklat pemeriksa/perawatan sarana dengan penggerak listrik tingkat pelaksana, tetapi belum memiliki sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api dengan penggerak listrik (KRL), akan diberi sertifikat kompetensi sesuai dengan tugas yang dijalankan, dengan ketentuan sebagai berikut:
1. pekerja yang memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TLE 2 atau diklat pemeriksa/perawatan sarana dengan penggerak listrik tingkat pelaksana, diberi sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api dengan penggerak listrik tingkat pelaksana.
2. pekerja yang memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TLE 3, diberi sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta ap1 dengan penggerak listrik tingkat pelaksana lanjutan.
c. pekerja yang telah memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TLK 2, TLK 3 atau diklat pemeriksa/ perawatan sarana tanpa penggerak tingkat pelaksana, tetapi belum memiliki sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api tan pa penggerak (kereta/ gerbong), diberi sertifikat kompetensi sesuai dengan tugas yang dijalankan pada saat Peraturan Dinas ini berlaku, dengan ketentuan sebagai berikut:
1. pekerja yang memiliki emilik tanda lulus pendidikan dan pelatihan TLK 2 atau diklat pemeriksa/ perawatan sarana tanpa penggerak tingkat pelaksana, diberi sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api tanpa penggerak tingkat pelaksana.
2. pekerja yang memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TLK 3, diberi sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api tanpa penggerak tingkat pelaksana lanjutan.
d. Pekerja yang telah memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TB 2, TB 3 a tau diklat pemeriksa/ perawatan saran a dengan penggerak atau tanpa penggerak tingkat pelaksana, tetapi belum memiliki sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api tanpa penggerak atau dengan penggerak di balai yasa, diberi sertifikat kompetensi sesuai dengan tugas yang dijalankan, dengan ketentuan sebagai berikut:
1. pekerja yang memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TB 2 atau diklat pemeriksa/ perawatan sarana dengan penggerak atau tanpa penggerak tingkat pelaksana, diberi sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api tanpa penggerak atau dengan penggerak tingkat pelaksana.
2. pekerja yang memiliki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TB 3, diberi sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa atau tenaga perawatan sarana kereta api tanpa penggerak atau dengan penggerak tingkat pelaksana lanjutan.
e. Kepala depo yang telah memilki tanda lulus pendidikan dan pelatihan TL 4 /T4 diberi sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa sarana kereta api (sesuai dengan sarana yang dirawat) tingkat pelaksana lanjutan.
(3) Para kepala unit pelaksana teknis yang mempunyai pekerja yang telah memiliki tanda lulus pendidikan, tetapi belum memiliki sertifikat kompetensi sebagaimana pada ayat (2) harus menyampaikan daftar nama pekerja tersebut dan dokumen pendukungnya kepada Pusdiklat untuk selanjutnya dapat diproses pemberian sertifikat kompetensi.
(4) Apabila sertifikat kompetensi tenaga sebagaimana pada ayat (2) telah diberikan, selanjutnya Kapusdiklat mengajukan permohonan tanda pengenal (smart card) kepada Dirjen-KA.
(5) Penyelesaian pemberian sertifikat dan pengajuan permohonan tanda pengenal bagi pekerja sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat diselesaikan paling lambat 6 (enam) bulan sejak Keputusan ini berlaku.
Pasal 7
(1) Dengan ditetapkannya Keputusan m1, segala Keputusan yang bertentangan dan/ atau tidak sesuai dengan Keputusan ini dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
(2) Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, dan dalam pelaksanaannya agar tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan.
Ditetapkan di: Bandung
Pada tanggal : 29 Agustus 2016
a.n. DIREKSI PT KERETA API INDONESIA (PERSERO) DIREKTUR UTAMA,
f
EDI SUKMORO/'..
NIPP. 63621Salinan Keputusan ini disampaikan kepada Yth.:
1. Dewan Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero);
2. Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero);
3. Para Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero);
KE RETA API
PERATURAN DINAS 15 (PD 15)
PETUGAS PEMERIKSA DAN
PERAWATAN SARANA KERETA API
Ditetapkan dengan Surat Keputusan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Nomom:u/KL.1�/VUI/3/KA-2016 Tqtnggal 29 Agustus 2016
BANDUNG 2016
KATA PENGANTAR
Syukur alhamdulillah, berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa Peraturan Dinas 15 tentang Petugas Pemeriksa dan Perawatan Sarana Kereta Api telah selesai disusun. Peraturan ini merupakan pedoman dalam menjalankan tugas pekerja yang berkaitan dengan pekerjaan pemeriksaan dan perawatan sarana kereta api.
Peraturan Dinas 15 tentang Petugas Pemeriksa dan Perawatan Sarana Kereta Api disusun, antara lain disesuaikan dengan perubahan peraturan perundang-undangan, perkembangan telmologi, perubahan pelayanan perusahaan di bidang jasa angkutan yang mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, serta pelayanan
dan kenyamanan perjalanan kereta api.
Peraturan dinas ini dibuat sebagai ketentuan agar pejabat dan petugas pemeriksa dan perawatan sarana kereta api yang berkaitan dengan pemeriksaan dan perawatan sarana kereta api memiliki pedoman untuk melaksanakan kewajiban dan kewenangannya.
Tujuan peraturan dinas ini adalah agar pejabat dan petugas pemeriksaan perawatan saran.a kereta api memahami pelaksanaan
kewajiban dan tanggung jawabnya
Petugas pemeriksaan perawatan sarana kereta api dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawabnya harus memiliki
sertifikat kecakapan sesuai dengan bidang tugasnya.
Peraturan Dinas 15 tentang Petugas Pemeriksa dan Perawatan Sarana Kereta Api hams dipahami oleh seluruh pekerja PT Kereta Api Indonesia (Persero), khususnya oleh pejabat, petugas, dan pekerja yang tugasnya berkaitan dengan pekerjaan pemeriksaan dan perawatan sarana kereta api untuk mewujudkan tanggung jawab pelayanan jasa angkutan kereta api kepada masyarakat.
Bandung, 29 Agustus 2016
PT Kereta Api lndonesia (Persero}
/!
Bambang Eko Martono Direktur Komersial
Direktur
Edi Sukrnoro Direktur Utama
Slaillet Suseno
PriyantoDirektur Keselamatan dan
K
Candra Purnama Direktur Pengelolaan
Peraturan Dlnas 15
Petugas Perneriksa dan Perawatan Sarana Kereta Apl
TIM PEMBAHARUAN DAN PERBAIKAN REGLEMEN 15 TENTANG PERATURAN DINAS
TRAKSI DAN MATERIEL MENJADI
PERATURAN DINAS 15 TENTANG PETUGAS PEMERIKSA DAN PERAWATAN SARANA KERETA API
Rono Pradipto A. Herlianto
M. Kuncoro Wibowo Rahardi Sulistiyo Hendri Anom Tjahjono R. Dadan Rudiansyah Mateta Rijalulhaq Djoko Edi Hartono Karyani Sugiastuti John Robertho
Muh Saiful Alam Djayeng Sumarsono
Eko Windu Widio Purnomo Enang Suhendar
Ahmad Najib Tawangalun
Sekretariat:
Sukamto
Y anuar Sudadyo Iwan M Ridwan Evi Andriani
Friska Yulismatun A.T
,
Arief Mudjono Bambang Sulistio Kadi Supriatna Harl Koesdarmanto R. Didin Supriadi Agus W ahjuana Sukirno E.S.
Suryadi Rahmat Agus Sukamto Bambang Tiarso
Didit Andi Indrayana Anwar
PERUBAHAN DAN TAMBAHAN Ditetapkan dengan Surat Penetapan Berlaku
Dikerjakan
No. Mulai Keterangan
Dari Nomor Tanggal Tanggal oleh
Peraturan Dinas 15
Petugas Pemerlksa dan Perawatan Sarana Kereta Apl
DAFTARISI
�'l'Jl _,�lf().AN'l'AR ... i
'l'lr.t: J»�IVl�'(Ji\.lf J)i\.lf --�lili�lti\.lf ... ii
J»��� I>AN 'I'� ... 111
I>AFTAR l�I ... i11
BABI BAB II ��li'l'tJAN l1ltlt11tl ..•....•.•...•.•.•.•.•..•....••••...•.•..•.•...•. 1
PETUGAS PEMERIKSA SA.RANA KERET A API •••••••••••••••• 3 Bagi.an Pertama Bagi.an Kedua Bagi.an Ketiga Bagian Keempat Bagi.an Kelima Bagi.an Keenam Pemeriksaan Sarana ................ 3
Penugasan dan Pengorganisasian Petugas Pemeriksa Sarana Kereta Api ............................. 4
Kompetensi Petugas Pemeriksa Sarana Kereta Api . . . .. . . .. . . .. . . .. . . .. . . .. . . .. . 4
Pendidikan dan Pelatihan Petugas Pemeriksa Sarana Kereta Api ............................ 5
Keterangan Praktik Kompetensi Tenaga Pemeriksa Sarana Kereta Api .................................. 5
Sertifikat Kompetensi Tenaga Pemeriksa Sarana Kereta Api ....................................................... 6
Bagi.an Ketujuh Tanda Pengenal ............................................. 7
Bagi.an Kedelapan Kewajiban dan Kewenangan Petugas Pemeriksa Sarana Kereta Api ................................................ 8
Bagi.an Kesembilan Pemeriksaan dan Lembar Pemeriksaan Sarana Kereta Api ........................................................ 8
Bagi.an Kesepuluh Serah Terima Sarana .............................. 9
Bagi.an Kesebelas Kehilangan atau Kerusakan Sertifikat Kompetensi Tenaga Pemeriksa Sarana Kereta Api ........... 10
BAB III PETUGAS PERAWATAN SA.RANA KERETA API •.••••••••••• 11 Bagi.an Pertama Bagi.an Kedua Bagi.an Ketiga Bagi.an Keempat Bagi.an Kelima Bagi.an Keenam Bagian Ketujuh Bagi.an Kedelapan Bagi.an Kesembilan Perawatan Sarana ....................................... 1 1 Penugasan dan Pengorganisasian Petugas Perawatan Sarana Kereta Api. .................... 12
Kompetensi Petugas Perawatan Sarana Kereta Api ... 13
Pendidikan dan Pelatihan Petugas Perawatan Sarana Kereta Api ................................... 13
Keterangan Praktik Kompetensi Tenaga Perawatan Sarana Kereta Api ................................ 14
Sertifikat Kompetensi Tenaga Perawatan Sarana Kereta Api ................................................. 15
Tanda Pengenal ......................... 16
Kewajiban dan Kewenangan Petugas Perawatan Sarana Kereta Api ...................... ........................... 17
Kehilangan atau Kerusakan Sertifikat Kompetensi Tenaga Perawatan Sarana Kereta Api ............................. 1 7 BABIV KEPALA DEPO SA.RANA ... ... 18
Bagi.an Pertama Kepala Depo Sarana Kereta Api denga.ri Penggerak ... ., ... 18
Bagi.an Kedua Kepala Depo Sarana Kereta Api Tan pa Penggerak ..................................... 19
Lampiran I Lampiran II
Lampiran III
Contoh: Sertifikat Kompetensi.. ... 1-1 Contoh: Keterangan Praktik Kompetensi Tenaga Pemeriksa/Perawatan*) sarana dengan
penggerak ............................................ II-1 Contoh: Keterangan Praktik Kompetensi Tenaga Pemeriksa/Perawatan *)_sarana tanpa
penggerak .............................................. III-1
Peraturan Dinas 15
Petugas Pemerlksa dan Perawatan Sarana Kereta Apl
RABI
·KETENTUAN ... UMUM
Pasal 1
Dalam. P�r�turan Dinas.ini j'!Ulg ��sµd d!'p,p�: • .. ·.• ... • . .. . • ; 1:
��at .I>endidiJian, ruiD: 1'�111.Uhan
·Pemsahaait,
yang selanju.tnY?. disebutPusdiki.at
a,da.l<ili. sa,tuiin
... 9:rganisasidi.
Jingkungan kaIJ.tor pusat Perusahaan, yang terakreditasi oleh Menteri Perhubiingan, sebagai :penyelenggara peiididikan dan pelatihan sumberr •daya manusiaPerusahaan, ·
2.
Kepala Pl!Sii.t P�ricfi.dibD.: dan Pebltibiliii.,
yang �eian}uhi
ya disebut•Kapusdiklat•;adalah
peja:bat yang mel:nimpin Pusat Peiidittikaii • dan Pelatihan•rPerusahaan dengan tugas pokok merencanakan program, mengendalikan danif mengevaluasi hasil' • pendidikan dan pelatihan, memelihara fasilitas, menyusun staiidardisasi, • kualitas dan sertif1lmsi/penguji� sll!Ilber daya manusia. sesuai �engan kebutµhan Perusahaaii, serta rne!Tibina . BPL yang merupakan peJ.?ksariii pyndidilmndan pelatihaii bidang usilia jasa perkeretaapian� . . 3.
Balai Pendidikan dan Pelatihan,
yang selanjutnya.di��but BJ?L adalah satuan organisasi,· bagian dari Pusat ·Pendidikan·dan Pelatihan· PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai pelaksana penclidikan dan pelatihan sumber daya manusia bidang usaha jasa perkeretaapian. ·
4.
DirekSi
adalah organ Pert!siliaanyang
bertangg\ingja�ab .
ataspengurusan Perusahaan untuk kepentingan dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaaii baik di dalam maupun di luar pengadilan.
5.
Direktur Jenderal. Perke:retaapian,
yang selanJl1tp,ya di�ebutI)irjen·KA
adalah pejabat yang bertugas dan bertanggung jawab di bidangperkeretaapian. · ·
. · 6.
Gerbong
adalah sarana kereta api yang ditarik dan/atau didorong lokomotif yang digunakan untuk mengangkut barang dan hewan.7.
Ke.reta
adala):i sarana kereta api yang ditarik dan/ atau didoronglokomotif atau sarana yang mempunyai penggerak sendiri yang digunakan untuk mengangkut orai-ig.8.
Ke:reta api
adalah. sarana kereta api dengan tenaga gerak, baik .berjalan sendiri maupun dirangkaikan dengan sarana kereta api lainnya, yangakan ataupun sedang bergerak dijalan rel yang terkait dengan perjalaiian kereta api.
9.
Kompetensi
adalah kemampuan dan karakteristik yang dll,niliki oleh seseorang yang berupa seperangkat pengetiliuan, keterampilan, dan perilaku yarig hams dihayati dan dikuasai untuk melaksanakan tugas keprofesionalannya.10. Lok
omoti
fadalah sararia kereta api yang memiliki penggerak sehditi dan digunakan untuk menarik' dan/atau mendorong kereta; gerbong, dan/atau peralatan khusu:s ..1 1.
Pejabat
•u:nisan kereta di pusat,
yang se!anjutnya disebutJTK
adalah pejabat yang bertanggung jawab.atas.pi:ogram perawatan,dan keandalankereta di kantor. pusat. ·
12.
Pejabat urusan ge:rbong di pusat,
yang selanjutnya disebutJTG
adalah pejabat yang bertanggung jawab atas program perawatan dan keandalan gerbong di kantor pusat.Peraturan Dinas 15
Petugas Pemerlksa dan Perawatan Sarana Kereta Api
13.
14.
15.
Pejabat W'U.san lokomotif, kereta rel diesel
(KRD), dimkereta rel listrik
(KRL)di
pusat,.yangiselartjutnyac<iisebut JTL adalah pejabat yang bertanggung jawab atas program perawatan dan keandalan lokomotif, KRD, dan KRL di kantor pusat.·
Pejabat urusan aset �arana prod\l ks i ·cµ � usat / yarig
sel\lnJut.ny� disebutJPR, adalah pejabat yang bertang
guil
g . jawab a.Ja�.!{
ep!!milikan, pengruokasian sarana dan penjagaari, data a!;et sa!'ana.· ··· ··
··
Pejabat penyedia dan perawatan sarana di daerah,
.yang selanjutnya disebut JPTD adalah pejabat yang bertanggung jawab atas keandalan dan keters.ediaan sarana s�suai dengari,reI1cana oper;asididaera.11,.
16,
. Pekerja
adruiih seseorang�
ang m�
mpunyai hubung� k
erjal>e
rslfat tetap dengan Per:usahaan .berdasarkansuatu Perjanjian.Kerja.Waktu Tidak Tertentu .yang dituangkan ke dalam Surat.Keputusan Pengangkafan termasuk Pekerja . yang diperbantukan di Anak Perusahaan.17.
P�tugas
adaliih pekerja atau seseorang y�gmemenuh.i kualifikasi, kompetensi dan ditugas .. oleh Perus�aan lli}t�r melaksanakanpekerjaan tertentu.
· · · · · · ·
18. � emeri b aa11. sarana kereta api
adaj
ah k;;gi
atan yang. dilakµkan dengan teliti oleh petugas pemeriksa untuk mengetahui/memastikan ko.ndisi dan fungsi sarana kereta api.· ···
19.
2 1.
Pendidikan .dan pelatihan
Nlalah proses penyelengga!'aan belajar mengajar dalam rangka meIJingkatkan Pengetahuan, kompetensi, keterampilan, dan pembentukan sikap perilaku sumber daya manusia yang diperlukan dalam penyelenggaraan usaha jas<l angkutan kereta api.Peralatan khusu.s
adalah sarana k:ereta api yangtictak
digunak;an untuk angkutan penumpang atau barang, tetapi untuk keperluan .khusus, misalnya kereta inspeksi, kereta penolong, kereta derek, kereta ukur, dankereta pemelibaraan jalan reL ·
Perawatan sarana kereta api
adalah kegiatan yang dilakukan untuk mempertahankan dan mengembalikan keandalan sarana kereta api agar tetap laik operasi.22.
Perusahaan
adalah PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai induk Perusahaan atau konsolidasi dari anak Perusahaan;· ·
23.
Petugas pemeriksa sarana kereta api
adalah pekerja memenuhi kualifikasi kompetensi dan diberi kewenangan untuk me.Iaksanakan pemeriksaan sarana kereta api.24.
Petugas perawatan .sarana kereta api
adalah pekerja yang memenuhi kualifikasi kompetensi dan diberi kewenangan untuk. melaksanakanperawatan sarana kereta api. .
25.
$arana kereta api
adalah kendaraari yang.dapat berjalan dijalan relyang meliputi lokomotif, kereta, gerbong, dan .peralatan khusus.26.
Sertifikat kompetensi
adalah tanda bukti telah me:riienuhi persyaratan kolilpetensi sebagai tenaga pemeriksa dan tenaga pera,watan,27.
Stasiun pemeriksaan rangkaian
adalah stasiun yang ditetapkan o!eh Direksi sebagai tempat pemeriksaan rangkaiart kereta api.Peraturan Dinas 15
Petugas Pemenksa dan Perawatan Sarana Kereta Api
.·,•,BABII
PETUGAS .. .PEME:RIKSASARANAcKERETA' API Ba,gian::Pertama
Pemerlbaan Sarana Pasal
2
(1)
Pemeriksaan sarana kereta api dilakukan U11tuk ll1enge1:ahUi/memastikan kondisi dan furigsi sararia k:ereta api. . . ..•. (2) • Pemeriksaari
sarana
sebagaimana <lim
aksild pada�ya
t (1)fillak;ilkan
baikdi depo maupun di balai yasa sebelum dan. sesudah dilakukan perawatan
atau perbaikan.
·
.·
(3)
Pemerik.saan sebagaimana dimB.ksudpa
daayat (1) dilakllkimol�
}l petilgas yang memiliki sertifikat kompetensi tenaga
pemeriksa sarana kereta api.Pasal
3
(1)
Sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa sarana kereta api didasarkan pada:a. k:ompetensi dan jenis penggerak: sarana kercita ap� yang diperiksa; dan
b. 'tiilgkat kewehangan. ·
(2)
Sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa sarana sebagaimima dimaksud pada ayat• ('1) hUruf a terdiri atas: · ·a. sertifikat kompetensi tenaga'. peme.tiksa
·saranlOi
kereta apl dengan penggerak listrik;b . ..•. sert:i(ikat, kompetensi tenaga pemeriksa sarana kereta api • dengan
··
penggerak nonlistrik;c. sertifikat kompetens.i)';itenaga pemeriksa sarana kereta api tanpa peµggerak.. ··
(3)
Sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa sarana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hu,ruf b terdiri atas:a. sertifikat k:ompetensi tenaga p�meriksa
tµ;i
gkat pe!B.ksana; dan(1)
(2)
(3)
h. · sertifikat ·koinpetensi tenaga pemeriksa tingkat pelaksana lanjutan.
Pasa'.14
Sarana kereta api dengan penggerak
li:;;�
dengan sumber tenaga listrik aliran atas sebagaimana dimaksud dalam Pasal3
ayat (2) hUruf a meliputi:a. kereta rel listrik (KRL); dan
b. lokomotif listrik.
Sarana kereta api dengan penggerak nonlistrik sebagaimana dimaksud dalam Pasal
3
ayat(2)
hUruf b .meliputi:.a. lokom6tif diesel hidrolik;
· ·
b. lokomotif diesel elektrik;
c. kereta rel diesel hidrolik (KROH);
d. kereta r�l diesel elt1ktrik (KRDE); . •
e. peralatan khlisus dengan penggerak ten.aga diesel.
Sarana kereta api tanpa penggerak sebagaimana dimaksud· dalam Pasal
3
ayat (2) hUruf c meliputi:
a. kereta yang ditarik lokomotif;
b. gerbong angkutan barang;
·
c. peralatan khusus yang ditarik oleh sarana dengan penggerak.
3
Peraturan Dlnas 15
Petugas Pemerlksa dan Perawatan Sarana Kereta Apl
( 1)
(2)
(3)
(1)
Ba.gian Kedua
Penuga�·cia:11.Pen,gorga:niSl!.$ian Petugas·PemerikSa'.&rana Kereta Api
· Pasal•s··
Petugas pemeriksa sarana kereta api bertugas memeriksa sarana kereta api yang ditetapkan dalam rencana operasi (Renop) oleh JOR, kecuali kereta pemeliharaanjitlan rel, s\'suai d\'figan jenis sarana penggerakatau sarana tanpa penggerak,
gurla
memas,tikan kondisi.dan fungsinya. . Petugas. pemeriks/Ol, . ]Jaik,di
d<:po maupun di;;bajai yasa melak;ukan pe111e�
saan berkaja ata� tid8k. terjadwal se]Jelum .c1an sesudah dilakukan perawatan atau perbaikan.Te
]m
isi .kereta, api. (Tka) adalal:J.. petugas pemeriksa yang ditugasi untuk meiakukan perbaikllll·· ringan Pada. :;;ru;ana. clan. fasilitas sarana kereta api selama bertugas dalam perjalanan kereta api dan melakukan pemeriksaan di stasiun pemeriksa.Pasal 6
Petugas p�meriksi3-·· saran/Ol. k<?r�ta !3-Pi, .sesu!'li dengan jenis penggerak sarana kereta api yarig cliperiksa di depo, �rada
di.
b.awah perintah supervisor ruas quality control.(2) ·
Petugas peineriksa sarana kereta api, .sesuai dengan .jenis penggerak sar-ana kereta api yang.cliperiksa dibalai.yasa, beradadi bawahperintah asisten manajer unit quality control final test.(3) Pengaturan dinasan Tka dilakukan oleh supervisor quali
ty.
control.(1)
.Bagian Ketiga
Kompetensi Petugas Pemeriksa Sarana Kereta Api' Pasal 7.
Petugas pemeriksa .. sarana kereta api, sesuai ... d\'figan
·
jenis p�nggerak sarana kereta api yang diperiksa,·
harus memi!iki kompetensi yang terbagiatas: · ' · ·
a. kompetensi pemeriksa sarana kereta api dengan penggerak listrik;
b. kompetensi pemeriksa sarana kereta api dengan penggerak nonlistrik;
c. kompetensi pemeriksa sarana kereta api tanpa penggerak.
(2)
Kompetensi umum yang harus dimiliki oleh •Setiap petugas pemeriksa sarana kereta api sesuai dengan jenis penggerak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:a. Petligas pemeriksa tingkat pelaksana harus: ...
1. mengetahui dan memahami tata cara dan'prosedl.)r pemeriksaan sarana kereta api;
2.
mengetahui dan memahil.111i Jembar pemeriks�an (check sheet) sarana kereta api; .. . . . . . .. . ·.. ,.
3. mampu melaksanakan pemeriksaan terhadap sistem.
ci
an komponen sarana kereta api;4, mampu melakukan perbaikan sesuai .. dengan persyaratan dan standar pemeriksaan sarana kereta api.
b. Petugas pemeriksa tingkat pelaksana lanjutan harus:·
1. memiliki kompetensi sebagaimana huruf a;
2.
mampu menyusun perencanaan kegiatan pelaksanaan pemeriksaan sarana kereta api;Peraturan Dinas 15
Petugas Pemeriksa dan Perawatan Sarana Kereta Api
(3)'
4. mampu · memberikan rekomendasi untuk melakukan perbaikan sarana.kereta api;
5. mampu menilai kelaikanrnperasi•sarana kereta.api sesuai dengan jenis peIJ.ggeraksarana kereta api yang dirawat.
Seiaib'. kompetenS'i 'sebagaimana dimfili:sitd, pa
�
?. . ay'r;ttl(2),
petugaspemeriksa sarana kereta api harus ·memilil<l kompeterisi klnisus yang diaturcdengan•Keputusan. Direksi •tersendiri;
1 •.. • .. . .·, .
. . :Ba !l:ian :S:eenl' �� t · : . .
.Pendi.di.bn
dan Pe.iatihan Petuga:s.Pemerlksa.Sarana Ker.eta Api
' )
;;
., ·>}; ',''' · ' ' \ ·,;, - "'••< ,. -" ·'<
·'· ' ' ' ' ' >.--- ; --.Pasa18·
Setiap calon petuga.s· pemeriksa •sarana kereta 1api; •sesuai dengan jenis penggerak •sarana kereta api• yang diperiksa, harus 'i:nengikUti perit'.:lidikan dan pelatihan kompetensi teknis bidang pemeriksaan sarana yang diselenggarakan oleh Pusdiklat untuk dapat ll1�Wiliki komp�tensi sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 7. · · · · · ·
(1)
(2)
Pasal 9
Pendidikan dan pelatihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8
diseleriggfu'�an untuk
setiap.'caloripet.Jgas pemerufaa'Sa.riina kereta' api· sesuai
d.engan
jellis penggerak saran.a yiing dipei'iksa dan,tmgka(
sertifikattenaga·pem:eriksa 'sarana kereta api, •de1lgiin ketentt.:ian'.sebagai berikut:
a. calon•petugas pemeriksa •sarana kereta apFC!engah peiiggerak listrik ... harµs m,eni;ikµJ:i pendidilgj.n. 5fan .pelatilJ.!m kompetensi ·tekllis bidang , P,ell1eriksaa!l sa.rana .dengan penggeral>; listrik tfilgkaLpelal>;sana atau
·· tingkat pelaksana lanjutm ,.
yal).g
dilal>;sa!lakan>di
BPL Teknik Perkeretaapian (BPTP) Bekasi;b. calon petugas pemeriksa sarana kereta api dengan penggerak n(Jnli�tr.ik, . :harus Il/-engik).lti pendiclikan dan • pela@an 1':oll1 petensi t�1':hii:; b,ida!lg pell1ei'iksaan
sa.rani.<leI).gan
penggerak nonlistrik tingkat pelaksana ata).l tingkflt pe18.,ksat:\a 1anj).ltan Ya!lg dilaksana)>;a!l, di BPL Telp:iik Tra1':si (EW'T'I'))'pgyaj,;affu.;
• . . ·•
. , . . ..
.c. ca'lon petugas pe,mei'iKSfl, ,sarana ,kereta, api taripa penggerak harus merigila,Iti .Pe!,1-c(idikat:\ cian pelatihan kompetensi teknis bidang
·
pemeriksaan sa.rana tailpa,' pep.ggera,k tingkat pe1a)>;sa!la atau • tingkat pelaksana lanjuta'.n yang 'dilaksaniikan di BPL Teknik Traksi (BPTT) Yogyakarta.Kepa5ia, ,calo.n petugas pemeriksa sarana kereta.api yang telah mengikUti pendidikan dan pelatihan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan dinyatakan lulus, diberikan surat tanda tamat .pelatihan (STTP) untuk tingkat pelaksana atau tingkatpelaksanalanjutan.
Bagian Kellina
KeteranganJ>raktik Kompe;tensi
..Tenaga Pe�eriksa. Sarana .Kereta Api
Pasal 10(1) Calon tenaga. pemeriksa sarana: kereta :;api yang telah mengikUti pendidikan dan pelatilian dari··diriyatakan hilus' sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2} dikemba.likan ke tempat tugasnya di dinas pengelolaan sarana kereta api untuk praktik pemeriksaari sarana kereta api, ·
5
Peraturan Dinas 15
Petugas Pemeriksa dan Perawatan Sarana Kereta Api
(2) Selama· praktik kompetensi pemeriksaan sarana kereta api sebagaimana
dimaksud pada ayat (1), Kupt depo/balai yasa .melakukan penilaian dan :setelah yang ; bersangkutanq dinilai mampu/kompeten melakukan pemeriksaan;sarana .Jj:ereta:api dibuatkan."ketera!lgan praktik kompetensi tena,ga P.emeriksa sara!la .. .!<ereta api", ses,u� J€tx1is sa.ra!la yang diper;iksa (Coil.to
�
lamprran IIcifil/.g1j.
· ··· ·'
• · · · · · ··· · · ···• · · · ·· ··· · �· •··· ···(3) Paling lam bat 3 (tiga) bulan .:setelah dikembalikan ke tempat tugasnya dan telah dinyatakan komp��en .. 111.elaklJ.�� pemeriksaan sarana kereta api, .JP'rR
rn,rngajBk�
.. • s,qiatPrrI11irlYi:fin J,wpa,cia,
I'usd��Ji. un;WJ< seluruh j:>eke!ja di'oaWahnya yang telali mernilikrketeranganprructik
kompetensi tenaga pemeriksa sarana keretaapi
dapat diberikan "Sertifikat kompetensi te�a P.ei;rierik1>a sarana kereta api" ses1..1.fil.. jenill " sara.ria ; dan ,.tingkatannya, 1>eJanju,tµya 1,liltuk dipr-9ses perm!:)hona!l smart card.. keDirjen�KA. ·
:Bagi.an Keenam
Sertifikat Kompetensi Tenaga Pemeriksa Sarana Kereta Api
Pasal 11(1) 'setlap .,Pet�gas, pem�
�
�a . sara!la k.ereta. api.1,liltu,k ,dapat ditugasi l11emerik:sa.;,
s,a.rfil/.a,:
ker.eta a,pi.;\'.larµs 111emfli)<"i ��ertjfikat. Kompetensi Tem1gfi lj'efl\er;iksi;t Sf3IaI1.Cl .Kereta Api� sepag�ana qontqh dajlil!ll lampiranlY;aI1�
l11emPMlilllbi;tgil;lll
tidak terpisaj1kan . dari peraturan ini.(2) Sertifikat kompetensi tenaga
:Pemei:ill:sa
sarana kereta api sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1) diperoleh 'setelali calon petugas pemeriksa sarana memilikiSITP
sebagannanadimaksucfdalam Pasal 9 ayat (2);.Pasal 12
Sertifikat kompetensitenaga �e
�
eriksa saranl)_kereta api tetdjri'��
s:a;·· sertifikatkompetensi te
na.g
aii:Jtm1eriksa sar�a keretaap� dengan penggeraklistrik tiilgkat pel8.ksana
atai'.i
tfu.gkat pelaks,#
�1anjll�n; . .b. snoillistrik tingkat pelaksana atau tingkat l:iei�sana lanjutaii; ertifikat kompetensi tenaga,pem'.efiksa s�ana kereta apidrrtg;an penggerak · c. sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa satana'kereta api tanpa penggerak
tingkat pelaksana atau tingkat pelaksana lanjutan. ,. ' '·<·. .,,.,
,'
'\ ' · .·· ·Pasal 13
(1) .Persyaratan untuk mendapat sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa sarana keretaapi adalali sebagai:berikut:
a: Petugas pemeriksa tingkat pelaksana 1. berjenis kelamiwpria atau wanita;
2. berbadan sehat, baik jasmani maupun rohani;
3. tidak buta warna; ·
4� telah bekerja min:iinal 2 (dua) taliun di bidang saranakereta'api;
5. miilimal lulus pendidikan sekolah menengali;
6. memiliki SITP pendidikan dan pelatihan kompetensi teknis pemer;iksaan ,sar.ana. sesuai jenis penggerak:nya 1,liltUk tingkat
pel8.ksana. sebag�ana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2);
b. Petugas pemeriksa ting)<"at pelaksana lanjutan
1. memermhi. syarat . sebagaimana huruf a dan telah bekerja sekurang
kurangnya selama 4 (empat) taliun dengan memiliki sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa sarana kereta api tingkat pelaksana atau memiliki ijazah sekurang-kurangnya D-3 jurusan yang sesuai
Peraturan Dinas 15
Petugas Pemeriksa dan Perawatan Sarana Kereta Apl
(2)
(3)
(4)
2. memiliki .<STTP pendiciikan.' dan pelatihan koinpetensi teknis pemeriksaan : sarana · tingkat< pelaksana ·. Ianjutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (2).
Setelah .. menerima .. suqit .permintaan pemberian sertiflkat oleh JPTD :sebagaimana: dimaksud dalam Pasal '10 :ayat (3) dan telah'.dilampiri
dokumen: ·
a. surat keterangan sehat
<;iari
do!$t
er
umum yang ditunjuk oleh Perusahaan·'
'• " " .·---- .,., ,,
.- ""
· ;'
-- - ,' ",_" ' •n.:.'
' ' -· . _,,,. ·-:,,-.--
.-, ,_-- ' ' _ :· ___ ',",
_ _,
. __ :::·-b�
'
fotoko:pi sui-at•tandata±riat belaj\rr /ijazahtera'khir'yang
dilegalisasi;c. fotokopi kartu tanda penduciuk yang masih berlaku;
d. pas fot9 !Jenva,piate:d:mru,d�mgan latar,b�akang !Ilerah beruk;uran 2 cm x 3 cm se
b
anyak 1 (satu) lembar dan 3 cm x 4 cm seJ:ianyak 2,jdua) lembar;...
,. .. ···.··· ·· ,.,. , .·
.
, . , , ,. · . .e. fotokopi
sp�
s�l:J�aimana difuakspd cial�
Pasal 9 ayat (2) untuk tingkat pelil:ksana; .·
· . ....
.. · · .., . .
,
f. .�alon petug��
Peme�S�
sarana l\:ere:t.a. api tingka,t.pelak:sana lanjutan . seJain meny�pa.ik
an fotoj.<oP,iSTTJ;'. seb�airp.ana,
dimak:.s� dalamPasal 8 ayat{3) untuk tin
gk
at pelak:sana lanjutan, juga qisertai:1. fotoJi:opi s,e�at k9mpete:11si tenaga .pemeriksa .tingkat pelaksana dan surat keterangan telah bekerja, selaml! 4: (empat) tahun dari atasan!lya;. ata,p . 1
'
·.,
•. .
· . . ., ,
. .'
2. fotok9pi ijazah se1cufang�l\:uran�ya .D-3 ji:µ;usan yang sesuai de11gan bidang tugasl1ya.
.
.. ·,· ·· · .g. keter,angan prakii,1{ kompete11si tenaga Pemer,il!:5a sarana kereta api sesuai' jems sarana
y
ang diperiksa dan tingkatan sertiflkat yang diminta,Ppsdiklat setelah, menerima dokumen seb,a,gairp.ana ciimaksud I?acia ayat (2) Il1enge!ua'.rkan: ..
·
· .·
. . . .. ..·
a. sertifikat kompeterisitenaga perneri].{sa s,arana kereta api dengan penggerak listrik sesl.lai
tingkatannYa, fang
ditandatanga,n.i oleh kepala BPTP Bekasi untuk sarana c!engar1penggeraklistrik clan Kl!pusdiklat;b.· sertifikat koinpetensi tenaga .peme:riksa Sarf!.lla kereta api t;iengan penggerak nonlistrik sesuai t.ingkatanriya Yf!.llg ciitandatangani oleh kepala BPTT Yogyakarta dan Kapusdil}lat; .
. •.•
. · .·
c. sertiflkat ko.mpetensi tenaga pemeriks:;t sarana . kereta api tanpa penggerak sesuai tingkatannya y'ang ditandatanganioleh kepal§l BPTT Yogyakarta dan Kapusdiklat. · ·
Se
riifik
at kompetensi te�
aga pemeriksa saranak
ereta api berlaku seiama pemegang rnasih dittlgasi ,sebagai petugas pemeriksa sarana kereta api.. �gian.:Ket!ljuh .Tanlia Pengenal
f'asal 14
(1) Tanda pengtmal petugas pemeriksa sarana kereta api dikeluflTkan oleh Dirjen-KA atas dasar permohonan J:)ireksi.
(2) ;K:apusdiklat atas . nama Direksi mengirimkan permohonan untuk memperoleh tanda pengenal
(smart card)
kepada Dirjen-KA dengan melampirkan dokumen setiap petugas,pemeriksa sarana kereta api, yaitu sebagai berikut:a. fotokopi sertiflkat kompetensi tenaga 'pemeriksa sarana kereta api sesuai sarana yang diperiksa dan tingkatan sertiflkatnya;
b. surat .keterangan sehat dari dokter umum yang ditunjuk oleh Perusahaan;
c. fotokopi kartu tanda penduduk yang masih berlakU;
7
Peraturan Dinas 15
Petugas Pemeriksa dan Perawatan Sarana Kereta Api
d. p;;ts foto berwama terbaru •dengan lataribelaka'.ng merah berukuran 2
cm x. 3 (;Ill •sebanyak 1 (satu) lembar dan
3
cm x4 ·cm sebanyak2
(dua)lembar.·
(3) J,Jptuk Il).emper:cepat proses, setiap •pengajuan •permohona'.n 1:anda pengenal. §ebagaill).ana dimaksud pada ayat. (2) diajukan •minimal untuk 20 (duapuluh) orang pekerja.
Bagian Kedelapan
Kewajib,;i,:11 dan Ke'l\l(e!J;a:l1g1ln. l>�t�ll.11 ·l>�metjlu;a Sarana. Kereta •Api
Pasal TS'•Kewajiban petugas pemeriki>a sara'.na kerei:a �pi <la]� rh�l��ana.kan tugasnya adalah sebagai·berikut: . .
. . . . .. . . . .
a. Inemeriksa . s<U"ana . ke�eta ..
a_pi
beserta . k?lllponen .. · pendukung dan perlengkapannya sesuai denga'.n Iemb� pemeri,ksa<W (check 1>heet) setiap sarana kereta api dalam ke":'enangannya; .·.. .•.. ·.
· ..• . ..· • <.
· . ..b. membawa tanda pengenai sebagai Petugas peilleriksa: 118'.ran;;t kereta api;
c. ID:empergunakan pera'.latah kerja
d�
alat pefuigurigdiri
(APD) dalam melaksanakan pemeriksaa'.n sarana keretall_pi;
• ( • • . . .
d. memperhatilam jadwal tugas dinasan pemeriksjta'.n terhac1ap sarana kereta api yang harus diperiksa 11ntuk esok harinya;
·...
. ... . . . ·..•
e. meli:ikukan pemeriksaan sarana k�reta api dan .mepingk?.tkan kemampuan sertac kompetensi sebaga'.i 'petiigas· penieriksa sarana k�reta api dalam bentuk. mengikuti pelatihan. penyegar� �i bida'.n
�
tugasny<l ?ang diadakan oleh dinas sara'.na a ' fi : tau Pusdiklat sesuai dengan Peratura'.n Perusahaan./�
Pasal 16
Keweriangan petugas f;ftnerili:sa sarana kereta api adalah sebagai berikut:
a. Petugas pemeriksa tingka.t Pelaksana berwe,riang:
1. melaksa.n(;lkan pemeriki;aan saraµa keret!iapi;
2.
mengevalu<tsi hasil Pell).('fjksa_an sarana kereta. i;i.pi;3: .
menandatanga.ni lerJ1J:>:ou; Pe!Ilerl¥:sa� (check sheet) ha.sil pemeriksaan.b. Petugasyemerikl!Gl tingkjlt p�laksanaJaµjui:an berwenang: . . . 1. merenca'.nakan pelaki;ll.lJ.aGll). pemeriksaan saraµa kereta, api;
2.
ID(=laksanakan pemefjksaan SarGll).a kereta api;3.
melakukfil'l evaluasihasil pemeriksaan �ana kereta api;4. meli:ikukan tindakan perbaikan sarana kereta api; .•
5. memberikan rekomendasi untuk dili:ikukan perbaikan sarana ker.eta api;
6. menandatangani lembar pemeriksaa'.n (check sheet)hasil pemeriksaan.
Bagian ,Kesembila:n
Pemeriksaa:n da:n Lembar Pemeriksaa:n Sara:na Kereta Api
Pasal 17(1) Dalam hal pemeriksaan s<U"ana kerefa api <lilaki.lkan di depo, .pemeriksaan dili:ikukan oleh petugas pemeriksa sarana kereta api: ·
a. untuk sarana kereta i;i.pi dengan penggerak, pemeriksaan dilakllkan:
.1. sebelum dan setelah perawatan dan hasilnya dituangkan dalam lembar pemeriksaan (check sheet); dan
2.
pada saat diserahkan kepada masinis untuk dinas kereta api dan hasil pemeriksaan · dicatat dalam laporan teknik (T200) lokomotif, K.RD atau KRL; .setelah selesai dinas kereta api catatan masinis pada atas
�7Mfu%hf'&ri�M'�1%
dan Perawatan Sarana Kereta Api Petugas Pemeriksa dan Perawatan Sarana Kereta Apib. untuk sarana tanpa penggerak, pemeriksaan dilakukan:
•- J,., • -sebelum .. dan-setelah--perawatan--<lan--hasilnya. •dituangkan dalam lembar. pemeriksaan (check sheet); dan
2. pada saat diserahkan kepada Tka untuk dinas kereta api dan hasil pemeriksaan dicatat dalam lembar pemeriksaan (check list) kereta atau gerbong;
setelah selesai dinas kereta api catatan Tka atas kerusakan atau gangguan teknis selama dinas kereta api untuk dasar perawatan.
(2) Dalam ha! pemeriksaan sarana kereta api dilakukan oleh petugas pemeriksa sarana kereta api di balai yasa, pemeriksaan dilakukan oleh petugas pemeriksa di unit quality control final test pada saat:
a. sebelum dilaksanakannya perawatan atau perbaikan pada sarana kereta api berdasarkan surat pengantar (T155) dan daftar kerusakan (Tl 75);
b. pelaksanaan perawatan sarana kereta api;
c. sesudah pelaksanaan perawatan atau perbaikan sarana kereta api sebelum diserahkan sebagai sarana siap guna operasi ke depo.
Pasal 18
(1) Lembar pemeriksaan (check sheet) merupakan pedoman kerja pemeriksaan sarana kereta api.
(2) Pada setiap jenis sarana kereta api disiapkan lembar pemeriksaan yang dikeluarkan oleh pabrikan.
(3) Apabila pabrikan tidak menyiapkan lembar pemeriksaan, lembar pemeriksaan dibuat dengan Keputusan Direksi tersendiri didasarkan pada kajian dan pengalaman.
Bagian ·Kesepuluh Serah Terima Sarana
Pasal 19
(1) Lokomotif, KRD, atau KRL yang selesai perawatan di depo diambil oleh masinis untuk menjalani dinas kereta api atau sebagai cadangan, dan masinis menandatangani T200 sebagai tanda serah terima dengan petugas pemeriksa sarana kereta api dengan penggerak.
(2) Penugasan bagi petugas pemeriksa lokomotif, KRD, atau KRL adalah sebagai berikut:
a. dalam ha! melakukan serah terima sarana kereta api, maka:
1 . petugas pemeriksa sarana kereta api di depo memberitahu kepada JPAKA bahwa lokomotif/KRD atau KRL yang telah selesai perawatan agar segera diambil, dan dapat digunakan untuk dinas kereta api atau cadangan;
2. petugas langsir memandu langsiran lokomotif/KRD atau KRL sampai batas emplasemen depo.
b. dalam ha! melakukan serah terima akhir dinas lokomotif/KRD atau KRL:
1. setiap akhir dinas, petugas pemeriksa menerima lokomotif/KRD atau KRL, disertai laporan secara lisan dan catatan pada buku laporan teknik (T.200) tentang kondisi teknis selama lokomotif/KRD atau KRL dinas kereta api, yang diserahkan oleh masinis di emplasemen depo;
2. petugas pemeriksa melakukan pemeriksaan harian lokomotif/KRD atau KRL yang diserahkan.
9
Peraturan Dlnas 15
Petugas Pemerlksa dan Perawatan Sarana Kereta Api
Pasal 20
(1) Rangkaian kereta api yang selesai perawatan di depo diambil oleh masinis untuk menjalani dinas kereta api atau cadangan, dan. masinis menandatangani lembar pemeriksaan (check sheet) sebagai tanda serah terima sarana dari petugas pemeriksa sarana kereta api.
(2) Petugas pemeriksa 1;ebagaimana dimaksud pada ayat (1), memeriksa rangkaian kereta/gerbong mengenai:
a. rangkaian kereta meliputi:
1. body;
2. rangka dasar;
3. al at tolak tarik;
4. bogie set; dan
5. peralatan sistem pengereman dengan melakukan percobaan rem statis.
b. rangkaian gerbong meliputi:
1. alat tolak tarik;
2. bogie; dan
3. peralatan sistem pengereman dengan melakukan percobaan rem statis.
(3) Pemeriksaan dan percobaan rem statis sebagaimana dimaksud pada ayat (2) disaksikan oleh pembantu masinis (Tka, kondektur atau asisten masinis} dan setelah melakukan pemeriksaan, petugas pemeriksa mengisi lembar pemeriksaan sesuai hasil pemeriksaan serta menandatangani lembar pemeriksaan bersama pembantu masinis dan masinis.
Bagian Kesebelas
Keidlangan atau Kemsakan Sertifikat Kompetensi Tenaga Pemerlksa Sarana Kereta Api
Pasal 2 1
(1) Apabila pekerja kehilangan atau kerusakan "sertifikat kompetensi tenaga pemeriksa sarana kereta api", pekerja melaporkan kehilangan atau kerusakan sertifikat tersebut kepada JPTD tempat tugasnya dengan melampirkan dokumen dimaksud dalam Pasal 13 ayat (2) dan surat kehilangan dari kepolisian atau sertiflkat yang rusak.
(2) JPTD atas dasar laporan beserta lampirannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1), melakukan pengajuan kepada Pusdiklat un.tuk penggantian sertiflkat yang hilang atau rusak.
10