• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODUL AJAR SEJARAH (Materi : Pengantar Ilmu Sejarah)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "MODUL AJAR SEJARAH (Materi : Pengantar Ilmu Sejarah)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL AJAR SEJARAH (Materi : Pengantar Ilmu Sejarah)

1. INFORMASI UMUM A. Identitas Modul

Nama Sekolah : SMA Negeri 6 Kota Komba Nama Guru : Maria Fatima Baru,S.Pd Tahun Disusun : 2021

Jenjang/ Kelas : SMA/ X

Alokasi Waktu : 2 JP ( 2x45 Menit) B. Kompetensi Awal

Sebelum mempelajari materi ini peserta didik diharapkan dapat:

Menyebutkan pengertian sejarah secara sederhana

Menyebutkan topik-topik sejarah yang pernah dipelajari C. Profil Pelajar Pancasila

Beriman,bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia

Mandiri

Bernalar kritis

Kreatif

Bergotong royong D. Sarana dan Prasarana

Sarana : Spidol, white board

Prasarana : Buku teks sejarah kelas X E. Target Peserta Didik

Peserta didik regular/ tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar

Peserta didik dengan kesulitan belajar: memiliki gaya belajar yang terbatas hanya satu gaya misalnya dengan kinestetik. Memiliki kesulitan dengan bahasa dan pemahaman materi ajar, kurang percaya diri, kesulitan berkonsentrasi jangka panjang, dsb.

Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir arah tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin.

F. Model Pembelajaran

Tatap Muka

Pembelajaran Jarak Jauh (Daring dan Luring)

(2)

2. KOMPETENSI INTI

(lihat lembaran CP bagian depan) A. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran selesai peserta didik diharapkan:

Mampu menjelaskan tentang definisi sejarah

Mampu menjelaskan pengertian sejarah secara etimologi

Mampu menjelaskan defenisi ilmu sejarah menurut para ahli B. Pemahaman Bermakna

Manfaat bagi peserta didik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah:

Mampu menjelaskan peristiwa sejarah yang ada dalam kehidupan sehari-hari C. Pertanyaan Pemantik

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar bahkan mengungkapkan istilah sejarah.

Apakah arti sejarah itu? Untuk memahami hal itu, pelajarilah materi ini dengan saksama.

D. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan (2x 45 Menit)

Tahap Aktivitas Belajar Waktu

Pendahuluan • Guru dan peserta didik mengucapkan salam dan doa

• Guru dan peserta didik mempersiapkan pembelajaran sesuai kegiatan yang hendak dilakukan

• Guru melakukan apersepsi, menjelaskan tentang defenisi sejarah, pengertian ilmu sejarah secara etimologi, dan pengertian sejarah menurut para ahli sebagai materi awal yang akan dipelajari pada pertemuan ini.

15 Menit

Inti

• Guru menjelaskan tentang petunjuk kerja dan tugas dari LKPD mengenai pengantar ilmu sejarah kepada peserta didik dan memberikan pijakan mengenai kegiatan belajar yang hendak dilakukan pada pertemuan ini.

• Peseta didik secara mandiri mengidentifikasi masalah yang ada pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

• Guru membimbing dan mengarahkan proses belajar peserta didik

• Guru memastikan peserta didik mengerjakan tugas dengan baik

• Peserta didik mempresentasikan hasil kerjanya

• Guru memberikan feedback/ulasan tentang presentasi siswa

• Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengajukan pendapat atau pertanyaan

65 Menit

Penutup • Siswa menyampaikan kesan belajar mereka pada pertemuan ini

• Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan pesan untuk tetap semangat belajar

10 Menit

(3)

E. Asesmen

1.

Sikap (Profil Pelajar Pancasila) dapat berupa: observasi, penilaian diri, penilaian teman sebaya.

Lembar Observasi Diskusi

No. Nama Siswa

Aspek Penilaian Rerata

Nilai Kerjasama Inisiatif Gagasan Keaktifan

4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

Keterangan Skor : Baik sekali = 4 Baik = 3

Cukup = 2 Kurang = 1

Kriteria Nilai

A = 91 – 100 : Baik Sekali B = 81– 90 : Baik C = 70 – 80 : Cukup D = ≤70 : Kurang

Skor perolehan

Nilai =--- X 100 Skor maksimal

Lembar Penilaian Diri

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggungjawab!

NO Pertanyaan Jawaban

Ya Tidak

1 Apakah kamu dapat menyebutkan tentang pengertian ilmu sejarah

2 Apakah kamu dapat menyebutkan tentang pengertian sejarah secara etimologi

3 Apakah kamu dapat menjelaskan defenisi ilmu sejarah menurut salah satu ahli

4 Apakah kamu dapat menceritakan salah satu contoh peristiwa bersejarah yang ada di daerahmu

 Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak".

 Bila semua jawaban "Ya", maka Kamu dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya.

2.

Performa (presentasi, pameran hasil karya, jurnal)

Lembar Performa (Presentasi)

No. Nama Siswa

Aspek Penilaian Rerata

Nilai Penampilan Media yang

digunakan Penguasaan

materi Sistematika penyampaian 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1

1.

2.

3.

(4)

Keterangan Skor : Baik sekali = 4 Baik = 3

Cukup = 2 Kurang = 1

Kriteria Nilai

A = 91 – 100 : Baik Sekali B = 81– 90 : Baik C = 70 – 80 : Cukup D = ≤70 : Kurang

Skor perolehan

Nilai =--- X 100 Skor maksimal

3.

Tertulis (tes objektif: essay, pilihan ganda, isian singkat, benar - salah).

Pilihan Ganda

No Soal Kunci

jawaban Skor 1 Istilah “sejarah” berasal dari bahasa Arab, yaitu ...

a. Geschicte d. History b. Syajaratun e. Historia c. Geschiedenis

B 2

2 Dalam bahasa Inggris, kata “sejarah” adalah history yang berarti ...

a. Masa depan umat manusia b. Masa modcern umat manusia c. Masa lampau umat manusia d. Masa kelam umat manusia e. Masa jaya umat manusia

C 2

3 Suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dibuktikan dengan bahan kenyataan.

Merupakan defenisi ilmu sejarah menurut ...

a. Aristoteles d. Moh. Yamin b. Mohamad Hatta e. Roeslan Abdulgani c. Herodotus

D 2

4 Sejarah adalah sebuah bentuk penyelidikan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau. Defenisi ilmu sejarah ini dikemukakan oleh ...

a. R. G. Colingwood d. Ir. Soekarno b. Kuntowijoyo e. Ibnu Kaldun c. R. Moh. Ali

A 2

5 Dibawah ini seorang tokoh yang mendapat julukan “the father of history” atau bapak sejarah adalah ...

a. Aristoteles d. Heraclitus b. Socrates e. Plato c. Herodotus

C 2

F. Pengayaan dan Remedial

• Pengayaan :Diberikan kepada Peserta didik dengan capaian tinggi agar mereka dapat mengembangkan potensi secara optimal

• Remedial :Diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk

memahami materi atau pembelajaran mengulang.

(5)

3.

LAMPIRAN

A. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Soal :

1.

Jelaskan pengertian sejarah.

2.

Jelaskan pengertian sejarah secara etimologi

3.

Jelaskan defenisi ilmu sejarah menurut para ahli

4.

Tulislah salah satu cerita peristiwa sejarah yang ada di daerahmu Rubik penilaian:

No Indikator Penilaian Skor Deskripsi

1 Menuliskan pengertian sejarah 2 Jika mampu menuliskan pengertian sejarah

2 Menuliskan pengertian sejarah secara

etimologi 3 Jika mampu menuliskan pengertian

sejarah secara etimologi 3 Menuliskan pengertian ilmu sejarah

menurut para ahli 7 Jika mampu menuliskan pengertian ilmu sejarah menurut para ahli

4 Menuliskan peristiwa sejarah yang ada

di daerahmu 8 Jika mampu menuliskan peristiwa sejarah

yang ada di daerahmu B. Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik

Buku Paket Sejarah Kelas X kurikulum Sekolah Penggerak; Buku Sejarah Indonesia kelas X;

sejarah peminatan kelas X; Buku Pengantar ilmu sejarah, teori filsafat sejarah, sejarah filsafat dan IPTEK; buku sejarah lain yang relevan, dll.

C. Glosarium

Sejarah : kejadian/ peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau; riwayat;

tambo; hikayat; cerita.

Silsilah : daftar asal-usul yang kalau digambarkan secara skematis menyerupai seperti pohon dengan cabang dan ranting-rantingnya

D. Daftar Pustaka

Sari Oktafiana, dkk. 2021. Buku Kelompok IPS: untuk SMA/ MA Kelas X.Jakarta:

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia

Supriatna Nana, 2019. Buku sejarah Indonesia 1 kelas X. Bandung: Grafindo Media Pratama Tamburaka H.R.E, 2002. pengantar ilmu sejarah, teori filsafat sejarah, sejarah filsafat dan

IPTEK. Rieneka Cipta. Jakarta

Kisol, Juli 2021 Mengetahui,

Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Frumensius Hemat. S.Fil Maria Fatima Baru, S.Pd

NIP.19810328 201001 1 028 NIP. 19940101 201903 2 006

(6)

Materi Ajar pengantar ilmu sejarah

Pengertian sejarah

Sejarah adalah ilmu yang mempelajari kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau

Pengertian sejarah secara etimologi

Istilah “sejarah” bahasa dari bahasa arab, yaitu syajaratun yang berarti “pohon”. Itulah sebabnya, sejarah diumpamakan sebagai sebuah pohon yang terus berkembang dari akar sampai ranting yang terkecil. Pohon memang menggambarkan pertumbuhan yang terus menerus dalam bentuk cabang, dahan, daun, bunga dan buah. Jadi, kata sejarah menggambarkan pertumbuhan atau kejadian.

Kata pohon kemudian dihubungkan dengan keturunan atau asal-usul keluarga. Penggunaan kata pohon menunjukkan bahwa sejarah itu memiliki permulaan (akar) serta tumbuh dan berkembang ke tingkat yang lebih kompleks.

Pohon dapat menggambarkan tiga dimensi waktu yaitu:

Akar : dimensi masa lalu (the past) Batang : dimensi masa kini (the present)

Dahan : dimensi yang akan datang (the future), yang masing-masing saling keterkaitan dan adanya kontinuitas (kesinambungan)

Dalam bahasa Inggris, kata “sejarah” adalah history yang berati masa lampau umat manusia, dari bahasa Yunani yaitu istoria yang berarti ilmu, historia yang artinya orang pandai. Dalam bahasa Belanda, kata “sejarah”

adalah geschiedenis yang berarti terjadi. Adapun dalam bahasa Jerman, kata “sejarah” adalah geschichte yang berati sesuatu yang telah terjadi. Kedua kata tersebut, dapat memberikan arti yang sesunggunya tentang sejarah, yaitu sesuatu yang telah terjadi pada waktu lampau dalam kehidupan umat manusia.

Dalam bahasa Indonesia ada sejumlah kata yang artinya hampir sama dengan sejarah, yaitu silsilah, hikayat, riwayat, tarikh, babad, tambo, kisah,cerita, dan dongeng. Kata silsilah menunjuk apada asal – usul keluarga atau nenek moyang. Kata hikayat berati kisah tentang kehidupan manusia masa lampau. Kata riwayat berati laporan atau cerita tentang pengalaman hidup manusia. Kata riwayat yang berarti cerita kehidupan seseorang sebagai objeknya disebut biografi (bios=hidup, graveing=manusia). Jika objek kehidupan itu bersifat pribadi disebut autobiografi. Kata tarikh menunjuk pada tradisi dalam sejarah islam, seperti tarikh Nabi Muhammad saw. Yang berasal dari bahasa turki.

Didalam bahasa daerah-daerah Nusantara terdapat pula beberapa kata yang mengandung arti sejarah.

Misalnya kata babad yang berasal dari bahasa Jawa, tambo dari bahasa Minangkabau, tutui teteek dari bahasa Roti, dan cerita atau dongeng berasal dari bahasa Sunda. Kata abad dalam bahasa Jawa berarti memangkas.

Hasil pem-babad-an adalah keadaan yang bersih dari semak belukar. Jadi, babad dalam arti sejarah menerangkan suatu kejadian. Tambo artinya uraian sejarah suatu daerah yang sering kali bercampur dengan dongeng.

Pengertian sejarah menurut para ahli

Beberapa defenisi sejarah menurut para ahli:

a. Aristoteles

Menurut Aristoteles, sejarah adalah satu sistem yang meneliti satu kejadian sejak awal dan tersusun dalam bentuk kronologi. Pada masa yang sama, menurut beliau sejarah adalah peristiwa – peristiwa masa lalu yang mempunyai catatan, atau bukti – bukti yang konkret.

b. Ir. Sokarno

Menurut Ir. Sokarno, adalah suatu kompleksiteit, satu rangkaian kejadian yang berkau-saliteit satu sama lain serta sebab-musebabnya.

c. Mohamad Hatta

Menurut Mohamad Hatta, sejarah bukan sekedar melahirkan cerita dari kejadian masa lalu sebagai masalah. Sejarah tidak sekedar masa lampau, tetapi pemahaman masa lampau yang didalamnya mengandung berbagai dinamika, mungkin berisi problematika pelajaran bagi manusia berikutnya.

(7)

d. Herodotus

Herodotus, Bapak Sejarah, menyebutkan bahwa sejarah ialah satu kajian untk menceritakan suatu perputaran jatuh bangunnya seseorang tokoh, masyarakat, dan peradaban.

e. R. Moh, Ali

Dalam bukunya Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia, R. Moh, Ali menegaskan bahwa kata sejarah mengandung arti sebagai berikut :

a. Sejumlah perubahan – perubahan, kejadian – kejadian, dan peristiwa – peristiwa dalam kenyataan sekitar kita.

b. Cerita tentang perubahan – perubahan, kejadian – kejadian, dan peristiwa – peristiwa yang merupakan realitas tersebut.

c. Ilmu yang bertugas menyelidiki perubahan – perubahan, kejadian – kejadian, dan peristiwa – peristiwa yang merupakan realitas tersebut.

f. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) a. Asal – usul (keturunan) istilah

b. Kejadian dan peristiwa yang benar – benar terjadi pada masa lampau, riwayat, tambo, dan cerita c. Pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar – benar terjadi di masa lampau g. R.G. Collingwood

Menurut R.G Collingwood, sejarah adalah sebua bentuk penyelidikan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau.

h. Kuntowijoyo

Menurut sejarawan Kuntowijoyo, sejarah menyuguhkan fakta secara diakronis, ideografis, unik, dan empiris. Bersifat diakronis karena berhubungan dengan waktu. Sejarah bersifat ideografis karena sejarah menggambarkan, menceritakan sesuatu. Bersifat unik karena berisi hasil penelitian tentang hal unik. Selain itu juga bersifat empiris artinya sejarah bersandar pada pengalaman manusia yang sunguh – sungguh.

i. Roeslan Abdul Gani

Roeslan Abdul Gani menyebutkan bahwa ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang meneliti dan menyelidiki secara sistematis keseluruhan perkembangan masyarakat serta kemanusiaan dimasa lampau berserta kejadian – kejadian dengan maksud untuk kemudian menilai secara kritis seluruh hasil penelitiannya tersebut, untuk selanjutnya dijadikan perbendaharaan pedoma bagi penilaian dan penentuan keadaan sekarang serta arah proses masa depan.

j. Moh. Yamin

Menurut Moh. Yamin, sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dibuktikan dengan kenyataan.

k. Ibnu Khaldun

Ibnu Khaldun mendefinisikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umum manusia atau peradaban manusia yang terjadi watak/sifat masyarakat itu.

l. Sartono Kartodirjo

Menurut sejarawan Sarjono Kartodirjo, sejarah merupakan bentuk penggambaran pengalaman kolektif dimasa lalu, dan untuk mengungkapnya dapat melalui aktualisasi dan penetasan pengalaman masa lalu.

Menderitakan suatu kejadian adalah cara membuat hadirnya kembali peristiwa dengan cara pengungkapan verbal.

m. Ismaun

Menurut sejarawan Ismaun, sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan tentang kisa mengenai peristiwa – peristiwa yang benar benar telah terjadi atau berlangsung dalam segala aspeknya pada masa yang lampau. Sejarah merupakan catatan atau rekaman pilihan yang disusun secara teliti tentang segala aspek kehidupan umat manusia pada masa lampau.

n. Nugroho Notosusanto

Nugroho Notosusanto menyebut sejarah sebagai peristiwa – peristiwa yang menyangkut manusia sebagai makluk masyarakat yang terjadi pada masa lampau. Sejarah berarti pula kisa mengenai segala peristiwa itu, kisah itu disusun berdasarkan peninggalan – peninggalan dari berbagai peristiwa itu.

o. J. V. Brice

Sejarah adalah catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan, dan diperbuat oleh manusia.

Referensi

Dokumen terkait

Sejarah adalah ilmu pengetahuan dengan umumnya yang berhubungan dengan cerita bertarikh sebagai hasil penfsiran kejadian-kejadian dalam masyarakat manusia pada waktu yang telah

Sejarah sebagai Ilmu (History as Educative), Sejarah merupakan pengetahuan tentang peristiwa di masa lampau yang disusun secara sistematis dengan metode kajian ilmiah, dan

sinkronik diartikan sebagai segala sesuatu yang bersangkutan dengan peristiwa yang terjadi pada suatu masa. Kajian sejarah secara sinkronik artinya mempelajari peristiwa

Sejarah itu ilmu diakronis, yang mementingkan proses, sejarah akan membicarakan suatu peristiwa tertentu yang terjadi pada suatu tempat tertentu sesuai dengan urutan

Sejarah juga merupakan hasil kajian sejarawan mengenai peristiwa masa lalu yang berlaku dalam kehidupan masyarakat atau negara.. Sejarawan menyelidiki rekod-rekod masa

Dokumen ini membahas tentang konsep dasar ilmu sejarah yang dapat digunakan untuk menjelaskan peristiwa

3 Definisi Sejarah Menurut Sejarawan Sejarah sebagai penyelidikan tentang hal-hal yang telah terjadi di masa lalu Sejarah sebagai catatan tentang manusia dan peradabannya, dengan

Pendekatan dengan berbagai aspek tersebut menjadikan sejarah seperti ilmu pengetahuan sosial yang sistematis, persoalan-persoalan besar dari sejarah politik “dikerucutkan” menjadi