Perbedaan Pevalensi Dismenore antara Indeks Massa Tubuh Underweight dan Normal pada Remaja.

11  Download (0)

Full text

(1)

PERBEDAAN PREVALENSI DISMENORE ANTARA INDEKS MASSA TUBUH UNDERWEIGHT DAN NORMAL PADA REMAJA

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran

Adhizti Naluriannisa Edya Nugraha G0012003

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)

ii

PENGESAHAN SKRIPSI

Skripsi dengan judul: Perbedaan Prevalensi Dismenore antara Indeks Massa Tubuh Underweight dan Normal pada Remaja

Adhizti Naluriannisa Edya Nugraha, NIM: G0012003, Tahun: 2015

Telah diuji dan sudah disahkan di hadapan Dewan Penguji Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Pada Hari Rabu, Tanggal 30 Nopember 2015

Pembimbing Utama

(3)

iii

PERNYATAAN

Dengan ini menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan penulis tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Surakarta, 30 Nopember 2015

(4)

iv ABSTRAK

ADHIZTI NALURIANNISA EDYA NUGRAHA, 2015. Perbedaan Prevalensi Dismenore antara Indeks Massa Tubuh Underweight dan Normal pada Remaja. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Latar Belakang : Dismenore dianggap sebagai gejala yang paling sering dikeluhkan dan menimbulkan gangguan yang lebih besar dibanding keluhan ginekologis lain di negara berkembang. Indeks Massa Tubuh < 20 kg/m2 diketahui sebagai faktor risiko dismenore primer. Beberapa penelitian hubungan antara dismenore dengan IMT didapatkan hasil yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perbedaan prevalensi dismenore antara Indeks Massa Tubuh underweight dan normal pada remaja.

Metode Penelitian : Penelitian cross-sectional deskriptif ini dilakukan pada 134 Siswi di SMA Negeri 3 Surakarta. Penelitian dilakukan pada Oktober-November dengan metode purposive sampling. Variabel terikat adalah dismenore dan variabel bebas adalah IMT. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi

Universal Pain Assessment Tool dan dilakukan pengukuran langsung tinggi badan serta berat badan responden. Hubungan antarvariabel dinilai dengan uji Chi-Square dan regresi logistik dan interval kepercayaan 95%. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 21 for Windows.

Hasil Penelitian : Prevalensi dismenore pada kelompok underweight sebesar 95,3% dan pada kelompok dengan IMT normal sebesar 84,3%. IMT dikontrol usia menarche, lama menstruasi dan aktivitas fisik meningkatkan risiko terjadinya dismenore (OR = 4,93; CI 95% = 1,21-20,09; p =0,026).

Simpulan Peneitian : Prevalensi dismenore pada kelompok underweight lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan IMT normal. Underweight merupakan faktor risiko terjadinya dismenore.

(5)

v ABSTRACT

ADHIZTI NALURIANNISA EDYA NUGRAHA, G0012003, 2015. Difference Prevalence of Dysmenorrhea between Underweight and Normal BMI in Adolescent. Mini Thesis, Faculty of Medicine, Sebelas Maret University, Surakarta.

Background : Dysmenorrhea is considered as the most common symptoms complained of and cause greater interference than other gynecological complaints in developing countries. The Body Mass Index < 20 kg/m2 is known as a risk factor for primary dysmenorrhea. Some researches on relation between dysmenorrhea and BMI obtained different results. This study aims to learn the differences in the prevalence of dysmenorrhea between underweight and normal Body Mass Index in adolescent.

Methods : This cross-sectional descriptive study conducted on 134 female students in SMA Negeri 3 Surakarta during October 26th through November 7th using purposive sampling. The dependent variable was dysmenorrhea and independent variable was Body Mass Index (BMI). Data collected by filling out Universal Assessment Tool questionnaire and BMI was collected by measuring each participant’s weight and height directly. The relation between variables examined by Chi-Square and logistic regression test using confident interval 95%. Data were analyzed using SPSS version 21 for Windows.

Results : Prevalence of dysmenorrhea on underweight group was 95,3% and on the normal BMI group was 84,3%. BMI controlled by age at menarche, duration of menstruation and physical activity increased risk of dysmenorrhea (OR = 4,93; CI 95% = 1,21-20,09; p = 0,026).

Conclusions : Prevalence of dysmenorrhea on underweight group was higher compared with the normal BMI group. Underweight was the risk factor of dysmenorrhea.

(6)

vi PRAKATA

Alhamdulillahirobbil’aalamin, puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kenikmatan dan kemudahan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ Perbedaan Prevalensi Dismenore antara Indeks Massa Tubuh Underweight dan Normal pada Remaja”.

Skripsi ini disusun sebagai salah satu persyaratan kelulusan Program Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat terselesaikan tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan penuh rasa hormat penulis mengucapkan terima kasih yang dalam kepada :

1. Bapak Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Bapak Sinu Andhi Jusup, dr., M.Kes selaku Ketua Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. 3. Ibu Kusmadewi Eka Damayanti, dr., M.Gizi selaku Ketua Tim Skripsi FK

UNS beserta staf Bapak Nardi dan Ibu Enny, SH., MH. yang telah memberikan arahan dalam penyusunan skripsi ini.

4. Ibu Dr. Uki Retno B., dr., Sp.OG (K). selaku Pembimbing Utama dan Ibu Dyah Ratna Budiani, M.Si selaku Pembimbing Pendamping yang telah menyediakan waktu untuk membimbing dan memberikan nasihat hingga terselesaikannya skripsi ini.

5. Bapak Abdurahman Laqif, dr., Sp.OG (K). selaku Penguji Utama dan Ibu Rosalia Sri Hidayati, dr., M.Kes. selaku Penguji Pendamping serta Bapak Sigit Setyawan, dr. selaku Penguji 5 yang telah memberikan kritik dan saran yang membangun dalam penyusunan skripsi ini.

6. SMA Negeri 3 Surakarta dan seluruh guru beserta staff yang telah membantu selama penelitian.

7. Keluarga tercinta, Ayahanda Imam Nugraha dan Ibunda Sarsiana Ediati, kakak penulis, Afiangga Rawi Manggala E.N. dan adik penulis, Ahmad Ghazi Alghifari A.N., serta keluarga besar yang telah memberi banyak inspirasi, motivasi, semangat dan doa hingga skripsi ini dapat terselesaikan. 8. Sahabat-sahabat penulis : Tampy, Nita, Dita, Ais, Azi, Dinda, Ratri, Santy,

Anan, Asti, Taufik, Meda, Vany, Fafa, Grace, Yaya, Jeje, Keket, Ayu, Husna yang telah membantu serta memberi motivasi dan doa kepada penulis.

9. Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung membantu proses penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu.

Penulis menyadari bahwa tulisan ini masih jauh dari kata sempurna, namun dengan sepenuh hati penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Surakarta, 30 Nopember 2015

(7)

vii

3. Hubungan Dismenore dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) ... 23

B. Kerangka Pemikiran ... 26

C. Hipotesis ... 27

BAB III. METODE PENELITIAN ... ... 28

A. Jenis Penelitian... 28

B. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 28

C. Subjek Penelitian ... 28

D. Rancangan Penelitian... 31

E. Identifikasi Variabel Penelitian…... 32

F. Definisi Operasional Variabel ... 33

G. Alat dan Bahan Penelitian ... 35

H. Instrumen Penelitian... 36

I. Cara Kerja dan Teknik Pengumpulan Data ... 37

(8)

viii

BAB IV. HASIL PENELITIAN ... 41

A. Hasil Karakteristik Responden Penelitian ... 41

B. Hasil Analisis Data ... 42

BAB V. PEMBAHASAN ... 48

A. Karakteristik Responden ... 48

B. Hasil dan Analisis Data ... . 49

BAB VI. SIMPULAN DAN SARAN ... 56

A. Simpulan ... 56

B. Saran ... 56

(9)

ix

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Mekanisme Nyeri Berhubungan dengan Endometriosis... 13

Tabel 2.2 Terapi Dismenore Dan Efikasinya... 19

Tabel 2.3 Klasifikasi IMT menurut World Health Organization(WHO)... 22

Tabel 2.4 Interpretasi IMT Percentile... 22

Tabel 3.1 Perhitungan Prevalence Ratio... 39

Tabel 4.1 Karakteristik Sampel Penelitian... 41

Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Variabel dan Prevalensi Dismenore... 43

Tabel 4.3 Analisis Bivariat... 45

(10)

x

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Biosisntesis Prostaglandin... 11

Gambar 2.2 Patogenesis Dismenore... 12

Gambar 2.3 Alur Diagnosis Banding Dismenore Primer dan Sekunder... 17

Gambar 2.4 Kerangka Pemikiran...26

Gambar 3.1 Kerangka Konsep... 31

(11)

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Ethical Clearance

Lampiran 2. Surat Ijin Penelitian

Lampiran 3. Lembar Informed Consent Lampiran 4. Formulir Biodata

Lampiran 5. Kuesioner Dismenore Lampiran 6. Kuesioner L-MMPI Lampiran 7. Data Hasil Penelitian Lampiran 8. Lembar Analisis Chi-Square

Figure

Updating...

References

Scan QR code by 1PDF app
for download now

Install 1PDF app in