• Tidak ada hasil yang ditemukan

Struktur Permukiman di Kampung Badur

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Struktur Permukiman di Kampung Badur"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

iii

ABSTRAK

Permukiman dapat terbentuk secara terencana maupun tidak terencana didukung oleh faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dalam hal ini, terdapat struktur permukiman yang dipengaruhi faktor fisik maupun non fisik. Salah satu potret permukiman tidak terencana di Kota Medan terlihat pada daerah yang tumbuh di pinggiran sungai. Dalam penelitian ini, dipilih Kampung Badur yang terletak di Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan yang tumbuh di pinggiran sungai Deli. Pada observasi awal di kawasan penelitian, terdapat adanya pengaruh keadaan sosial, aspek ekonomi dan aspek komunikasi yang membentuk permukiman tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, dengan melakukan observasi awal dan wawancara untuk mengkaji aspek-aspek yang berpengaruh pada kawasan tersebut. Kemudian, hasil dari pengamatan dikaitkan dengan kajian teori yang berhubungan dengan permasalahan penelitian. Penemuan dari penelitian tersebut berupa kajian-kajian mengenai faktor yang membentuk Kampung Badur. Kajian tersebut kemudian diharapkan dapat bermanfaat dalam mendukung teori mengenai struktur permukiman tidak terencana. Selain itu, dapat dijadikan referensi bagi pemerintah dalam mengatur permukiman tidak terencana. Kata kunci : Struktur, Permukiman, Tidak Terencana

ABSTRACT

Settlement may be formed as planned and unplanned supported by the factors that influence it. In this case, there is a structure of settlement influenced by physical and non-physical factors. One portrait of unplanned settlements in Medan look at the areas that grow on the riverside. In this study, selected Kampung Badur located in the district of Medan Maimun, Medan growing at the Deli riverside. In the preliminary observations in the area of research, there is the influence of social conditions, economic aspects and aspects of communication which form the settlement. The methodology used in this study, namely, by performing preliminary observations and interviews to examine the aspects that affect the region. Then, the results of the observations associated with the study of the theory related to research problems. The findings from these studies in the form of studies on the factors of growth Kampung Badur. The review then expected to be useful in supporting the theory of the structure of unplanned settlements. In addition, it can be used as a reference for the government in regulating unplanned settlements

Keywords : Structure, unplanned, settlement

Referensi

Dokumen terkait

Metodologi yang digunakan adalah dengan melakukan pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara, kemudian melakukan analisis konten dengan cara menentukan aspek yang

” (wawancara tanggal 14 Juli 2018) Dari hasil observasi dan kutipan wawancara diatas dapat diketahui bahwa pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan

Metodologi yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah Wawancara, observasi secara langsung dengan staff atau karyawan PT.Suara Agung, melakukan studi

Metodologi yang digunakan adalah dengan melakukan pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara, kemudian melakukan analisis konten dengan cara menentukan aspek yang

Metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan penelitian lapangan berupa wawancara dan observasi penelitian kepustakaan untuk memperoleh data dan

Peneliti mengawali penelitian dengan melakukan observasi awal dan wawancara di RA Muslimat NU Sokorini 2. Berdasarkan observasi peneliti sekolah tersebut

Berdasarkan hasil observasi awal serta wawancara dengan pegawai pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Gorontalo yang menjadi permasalahan yaitu, masih kurangnya

Penutup Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis penelitian ini, di mana peneliti melakukan kegiatan wawancara dan observasi di kawasan Kampung Wisata Binong, terhadap analisis persepsi