• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Pemilihan Studi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Pemilihan Studi"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pemilihan Studi

Dalam menjalankan aktifitas yang padat dalam keseharian kita. Kita perlu menjaga kesehatan agar kita tetap sehat dan bugar jasmani maupun rohani. Karena dalam setiap aktifitas kita yang padat dan dalam keadaan sehat maka kita cenderung akan melupakan tentang menjaga kesehatan bagi rohani maupun jasmani. Terlalu penting dalam menjaga kesehatan kita, karena banyak orang diluar sana yang rela berkorban jutaan rupiah hanya karena menginginkan kesehatan (makanya bisa dibilang sehat itu mahal).

Dalam menghadapi pola kita yang sering lalai menjaga kesehatan, kami akan memberi solusi agar pola dalam keseharian kita menjadi pola hidup yang sehat. Aktivitas daan kegiatan tersebut termasuk dalam penerapan pola hidup sehat.

Salah satu cara merawat kebersihan dan kesehatan tubuh adalah dengan mandi, mandi merupakan suatu kewajiban yang di lakukan oleh setiap orang untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuhnya. Mandi menggunakan sabun yang tepat juga mendukung menjaga kesehatan tubuh, sabun yang dapat membuat tubuh kita kembali menjadi segar dan menghindari dari segala kuman penyebab penyakit. Salah satu sabun yang dapat menjegah kita dari kuman-kuman nakal tersebut adalah Lifebuoy.

Sebuah organisasi yang berdiri secara resmi maupun tidak resmi pasti mempunyai logo. Karena logo itu merupakan suatu identitas dari organisasi

(2)

mereka agar dikenal oleh orang lain tanpa harus menyebutnya ia berasal dari mana. Logo itu dapat berupa gambar, tulisan atau kombinasi keduanya.

Logo merupakan suatu lambang kekuatan perusahaan yang membuat konsumen mengenal dan mempercayai produk yang di tawarkan oleh perusahaan.

Oleh karena itu, perlu diadakan pembuatan varian baru dari Lifebuoy dengan konsep yang kuat dan mewakili karakteristik Lifebuoy agar menjadi lebih fresh dan menimbulkan kesan baru yang lebih menarik minat masyarakat.

1.2 Orisinalitas (State Of The Art)

Logo merupakan elemen yang paling banyak digunakan dalam suatu keseluruhan desain. Walaupun begitu logo bukanlah segalanya, logo adalah elemen awal dari suatu desain. Logo yang baik adalah logo yang original, mudah diingat, jelas, gampang dibaca serta memberikan gambaran yang baik mengenai produk atau usaha dibaliknya.

Kriteria logo yang baik menurut Siebert dan Ballard, antara lain adalah: 1. Memiliki arti

2. Mencerminkan image positif dari perusahaan 3. Memberikan diferensiasi dari competitor

4.Bersifat fleksibel sehingga dapat diterapkan dalam semua aplikasi yang dibutuhkan dengan berbagai ukuran yang berbeda

5. Logotype harus mudah dibaca dalam segala ukuran 6. Logogram harus mudah diartikan semua orang

7. Cocok diterapkan dalam dasar warna maupun hitam putih

(3)

Meskipun logo adalah di mana-mana, kebanyakan orang mungkin tidak memberikan banyak perhatian kepada sebuah logo padahal kita menemuinya setiap hari dalam rutinitas kita.

Teks Plus symbol

Desain logo ini sangat ideal untuk pemasaran ketika sebuah symbol antropomorfik dapat dikembangkan menjadi sebuah karakter yang mudah dikenal konsumen. Ditambah dengan teks semakin menguatkan brand image dari sebuah perusahaan itu.

Mengapa perusahaan berganti logo?

Ada banyak alasan yang melatari penggantian logo. Tahun 2008, bank Niaga mengganti logo untuk menyegarkan merek (re-branded) menyusul perubahan kepemilikan dengan masuknya perusahaan Malaysia enam tahun sebelumnya—waktu yang cukup lama untuk melakukan program rebranding. Pemegang saham baru ingin memasukkan “spirit baru” ke dalam Niaga dan ini direpresentasikan ke dalam perubahan logo. Nilai-nilai yang dibawa oleh perusahaan pengakuisisi dicoba disuntikkan agar mampu memberi warna baru pada bank Niaga yang kemudian dinamai CIMB-Niaga. Perubahan ini juga dimaksudkan untuk memberi citra baru kepada bank tersebut.

Banyak pula perusahaan yang berganti logo karena alasan lain. Misalnya saja Telkom yang sejak berdiri telah beberapa kali berganti logo, dan terakhir dilakukan pada tahun lalu. Pergantian logo adalah representasi perubahan yang tengah dilakukan di dalam tubuh perusahaan, yang bisa terkait dengan cara kerja, nilai-nilai perusahaan, mungkin juga arah bisnisnya. Pertamina juga tahun lalu mengganti logonya. Kita tidak lagi melihat gambar dua kuda laut.

Dalam hal Telkom, perubahan logo menandai perubahan orientasi bisnis dari telekomunikasi (saja) ke ranah yang disebut oleh manajemen perusahaan ini sebagai T.I.M.E, yakni kependekan dari telecommunication, information, media,

(4)

terhadap perubahan-perubahan global, teknologi, regulasi, maupun kompetisi dalam bisnis telekomunikasi.

Perusahaan bisa pula berganti logo karena pertimbangan untuk memperluas pasar. Manajemen British Airways, misalnya, memutuskan untuk menghilangkan identitas strip Union Jack di ekor pesawat mereka. Manajemen maskapai ini ingin agar citra British Airways sebagai maskapai internasional betul-betul kuat, sementara tanda Union Jack menimbulkan kesan bahwa maskapai ini diperuntukkan bagi orang-orang Inggris saja.

Dengan dampak yang begitu besar, perubahan logo mesti dipertimbangkan dengan seksama, lantaran ini menyangkut identitas perusahaan. Jangan sampai logo baru melemahkan atau bahkan merusak identitas perusahaan. Perubahan selalu dimaksudkan untuk memperkuat atau mengubah sama sekali identitas lama. Perubahan logo yang dilakukan perusahaan AS, Federal Express memberi dampak yang besar. Dengan nama dan logo FedEx, perusahaan ini jadi lebih dikenal, mudah diingat namanya, dan yang tak kalah penting diperoleh penghematan biaya dari pencetakan nama perusahaan pada berbagai sarana yang mereka miliki, termasuk armada pesawat dan truk, karena namanya lebih pendek.

Agar tak berhenti semata-mata sebagai “ganti lambang”, perubahan logo mesti disertai dengan serangkaian upaya sosialisasi dan internalisasi perubahan nilai-nilai, terutama di lingkungan karyawan. Tujuannya ialah membangun budaya perusahaan yang lebih cocok bagi situasi bisnis yang mutakhir dan sanggup memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Bila ini tercapai, perubahan logo berarti bukan sekedar ganti kulit, tapi betul-betul memperbarui dan memperkuat nilai-nilai inti perusahaan. Bisnis niscaya jadi lebih kinclong.

Sekilas tentang Lifebuoy

Tujuan Lifebuoy adalah memberikan solusi kebersihan dan kesehatan yang terjangkau dan mudah diperoleh sehingga orang dapat menjalani hidup tanpa rasa khawatir dengan kebersihan dan akibatnya terhadap kesehatan.

(5)

Lifebuoy selalu memainkan peran di masa-masa krisis, membantu mencegah penyebaran kuman dan penyakit:

• Selama Serangan kilat ke London pada tahun 1940, sabun Lifebuoy memberikan fasilitas mencuci darurat gratis bagi penduduk kota London. Mobil gerbong Lifebuoy dilengkapi dengan alat pancuran air hangat, sabun dan handuk.

• Setelah terjadinya tsunami di Asia pada tahun 2004, sabun batangan Lifebuoy merupakan elemen kunci dalam paket lepas yang dibagi-bagikan di wilayah India Selatan, Sri Lanka dan Indonesia untuk membantu mencegah penyebaran penyakit infeksi yang mewabah setelah terjadinya bencana tersebut.

• Pada tahun 2005 lebih dari 200.000 sabun batangan Lifebuoy disumbangkan kepada UNICEF dan Komite Palang Merah Internasional untuk membantu operasi penanggulangan akibat gempa bumi di India Utara dan Pakistan.

Inovasi

Semenjak tahun 2000, telah terjadi perubahan besar pada sabun batangan klasik Lifebuoy untuk menjamin agar sabun tersebut memberikan perlindungan kebersihan yang lebih jauh lagi dan pengalaman mencuci yang menyehatkan dan semakin menyenangkan bagi miliaran konsumennya.

• Bentuk batu bata merah keras klasik sabun Lifebuoy telah digantikan dengan bentuk Lifebuoy signature yang baru. Bentuk yang baru membuat sabun itu mudah digenggam dan digunakan.

• Tim Lifebuoy telah mengembangkan suatu formula baru yang memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap kuman dan menimbulkan busa yang kaya pada kulit.

• Aroma Lifebuoy yang khas seperti obat dan karbol telah digantikan dengan wewangian kesehatan yang lebih menyenangkan dan modern.

• Lifebuoy telah menjadi lebih dari sekedar sabun batangan berwarna merah – saat ini merek ini memberikan solusi kebersihan dan kesehatan bagi

(6)

keluarga, termasuk rangkaian sabun batangan, cairan pencuci tangan dan gel pencuci cair. Inovasi Lifebuoy yang paling baru diarahkan kepada keprihatinan utama pada kebersihan dan kesehatan kulit di kalangan remaja ABG dan para pemuda: kulit berminyak dan berjerawat. Lifebuoy Clear Skin adalah sabun batangan yang diformulasikan dengan menggunakan teknologi baru radikal yang sudah terbukti secara klinis mengurangi jerawat yang parah hingga 70% dalam waktu 6 minggu. Dengan pemakaian teratur, dua kali sehari terbukti dapat mencegah dan mengurangi timbulnya kembali jerawat.

Fakta utama

• Saat ini Lifebuoy dijual di Asia dan sebagian wilayah Afrika. Lifebuoy merupakan pemimpin pasar di setiap pasar Asia yang menjual produk ini.

• Pemeriksaan laboratorium membuktikan sabun Lifebuoy memberikan perlindungan 100% yang paling efektif terhadap kuman dibandingkan dengan sabun biasa.

• Hingga saat ini, 70 juta orang di daerah pedalaman India sudah mengikuti program Pendidikan Kesehatan Lifebuoy – suatu program pendidikan kesehatan pribadi terbesar yang pernah ada di dunia.

• Pada tahun 2005, Lifebuoy dianugerahi “Citizen Brand” Indonesia sebagai pengakuan atas upaya yang telah dilakukan dalam hal pendidikan pencucian tangan.

• Hampir separuh pemakai produk Lifebuoy adalah di daerah pedalaman Asia, tempat sebagian besar penduduk tinggal dengan penghasilan kurang dari US$ 1 sehari.

1.3 Peluang dan Tantangan Studi

1.3.1 Peluang Studi

Dengan adanya logo dan jenis variant baru pada lifebuoy diharapkan akan ada logo dan variant baru yang memberikan kesan lebih segar dan lebih menarik perhatian masyarakat lebih banyak.

(7)

Logo baru juga diharapkan dapat membantu memperkuat kepercayaan (loyalitas) pelanggan, memberikan citra positif dan profesional dari perusahaan kepada customer, tanda jaminan kualitas untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka atas layanan jasa yang ditawarkan, mempermudah untuk mendapatkan projek-projek besar juga pinjaman modal dari pihak perbankan, sehingga perusahaan dapat menghadapi persaingan pasar yang semakin meningkat.

1.3.2. Tantangan Studi Di Masa Datang

Tantangan yang dihadapi dalam membuat Tugas Akhir ini yang berupa Perancangan Logo dan variant baru Lifebuoy antara lain :

a. Bagaimana tahapan yang benar dalam mendesain logo agar menghasilkan karya dengan kualitas yang optimal.

b. Bagaimana caranya bersaing dengan kompetitor Lifebuoy dengan perancangan logo beserta taglinenya tersebut.

c. Bagaimana pengenalan logo dan tagline perusahaan serta penempatannya pada media-media yang nantinya dapat menjadi pencitraan visual perusahaan sekaligus sebagai media promosi tidak langsung kepada customernya.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ekstrak Etanolik Herba Ciplukan memberi- kan efek sitotoksik dan mampu meng- induksi apoptosis pada sel kanker payudara MCF-7

Ketiga, penggunaan bahasa indonesia sesuaikan dengan pedoman EYD yang baik agar semua orang baik anak-anak yang belum mengerti, orang tua yang bermain media sosial

Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa media Logico Piccolo dapat digunakan sebagai salah satu media alternatif dalam pembelajaran kosakata bahasa Jerman

Pemodelan penyelesaian permasalahan penjadwalan ujian Program Studi S1 Sistem Mayor-Minor IPB menggunakan ASP efektif dan efisien untuk data per fakultas dengan mata

Gambaran umum pendidikan tinggi disajikan pada Tabel 3 yang dirinci menurut variabel pendidikan, status lembaga, dan jenis lembaga.. Dengan demikian, jenis lembaga

Hubungan antara masa kerja dengan fungsi pendengaran pekerja yang didapatkan dari penelitian ini sejalan dengan teori yang menyatakan bahwa masa kerja mempengaruhi fungsi

Apabila menggunakan SAK, pelajar boleh bertukar bentuk matematik antara algebra, nombor dan grafik dengan hanya menekankan kekunci sahaja.Fey(1990) telah mendapati bahawa

Setelah hasil analisis data penelitian selesai, selanjutnya adalah mendeskripsikan hasil penelitian tersebut dalam bentuk tabel yang menggambarkan pengaruh model quantum