Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 1 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
P U T U S A N
Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA M A H K A M A H A G U N G
memeriksa perkara perdata khusus hak kekayaan intelektual merek pada tingkat kasasi telah memutus sebagai berikut dalam perkara antara:
KEEN, Inc., berkedudukan di 515 NW 13th, Avenue Portland, Oregon 97209, Amerika Serikat, yang diwakili oleh Steve Meineke, Presiden, dalam hal ini memberi kuasa kepada Daru Lukiantono, S.H., dan kawan-kawan, Advokat pada Kantor Hukum Hadiputranto, Hadinoto & Partners, beralamat di Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara II, Lantai 21, Daerah Pusat Bisnis Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Kavling 52-53, Jakarta, Indonesia, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 30 September 2015;
Pemohon Kasasi dahulu Penggugat; L a w a n
ARIF, bertempat tinggal di Taman Golf Tengah Blok FG1/16,
Modernland, RT.001, RW.014, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tanggerang,
Termohon Kasasi dahulu Tergugat; D a n
PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA cq KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA
cq DIREKTORAT JENDERAL HAK KEKAYAAN
INTELEKTUAL cq DIREKTORAT MEREK, berkedudukan di
Jalan H.R. Rasuna Said Kavling 8-9, Jakarta Selatan, Indonesia; Turut Termohon Kasasi dahulu Turut Tergugat
Mahkamah Agung tersebut;
Membaca surat-surat yang bersangkutan;
Menimbang, bahwa dari surat-surat tersebut ternyata bahwa sekarang Pemohon Kasasi dahulu Penggugat telah mengajukan gugatan terhadap Termohon Kasasi dahulu Tergugat dan Turut Termohon Kasasi dahulu Turut Tergugat di depan persidangan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada pokoknya sebagai berikut:
1. Bahwa Penggugat adalah sebuah badan usaha yang pertama kali berdiri dan melakukan aktifitas bisnis di Amerika Serikat pada Tahun 2002, dan
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 2 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
mulai berkembang ke seluruh penjuru dunia pada Tahun 2003. Penggugat merupakan badan usaha yang memproduksi produk-produk untuk beraktifitas di luar ruang (outdoor) dan kegiatan sehari-hari (casual) seperti alas kaki, tas, pakaian dan kaos kaki;
2. Produk-produk Penggugat terus dijual dan didistribusikan ke seluruh penjuru dunia. Hingga saat ini, tercatat produk-produk Penggugat telah diperjualbelikan di lebih dari 5000 (lima ribu) toko retail yang tersebar di lebih dari 60 (enam puluh) negara, termasuk negara-negara di Asia, seperti Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, Hongkong, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam;
3. Selain mendistribusikan produk-produk-nya melalui lebih dari 5000 (lima ribu) toko retail yang tersebar di lebih dari 60 (enam puluh) negara tersebut. Penggugat juga melakukan kegiatan penjualan dan pendistribusian atas produk-produknya secara online, melalui situs jejaring yang dapat diakses melalui tautan www.keenfootwear.com;
4. Adapun tampilan produk-produk yang diproduksi dan diperjualbelikan milik Penggugat yang telah terkenal di seluruh dunia sebagai produk-produk untuk beraktifitas di luar ruang (outdoor) dan kegiatan sehari-hari (casual) antara lain adalah sebagai berikut:
Hilo Flip
From $62.99/1 other color
Alman Fisherman
Nopo Boot
From $62.99/1 other color
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 3 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Newport DP II
$100.00/2 other color
Kanga Tote
$130.00
Mens zip hyperlite no show
$15.00/2 other color
Womens north country med.otc
$24.00/2 other color
5. Bahwa sejak didirikan, Penggugat telah secara sungguh-sungguh melakukan promosi yang gencar serta melakukan investasi secara besaran-besaran untuk memasarkan dan memperdagangkan produk- produknya. Tercatat, sejak didirikan hingga Tahun 2014, Penggugat memiliki nilai penjualan sejumlah $316,707,296 (tiga ratus enam belas juta tujuh ratus tujuh ribu dua ratus sembilan puluh enam dolar Amerika Serikat);
6. Bahwa informasi mengenai sejarah dan perkembangan badan usaha Penggugat dapat dilihat secara rinci melalui situs resmi Penggugat di www.keenfootwear.com. Adapun berita-berita seputar kegiatan-kegiatan promosi serta hal-hal yang berkaitan tentang Penggugat serta produk-produk-nya dapat di akses melalui tautan http://www.keenfootwear.com
/news.aspx;
7. Bahwa dari fakta-fakta tersebut di atas jelas bahwa Penggugat adalah suatu perusahaan besar yang mempunyai basis modal kuat dalam berinvestasi, dan telah melakukan berbagai kegiatan promosi dan pemasaran produk-produk untuk beraktifitas di luar ruang (outdoor) serta kegiatan sehari-hari (casual) di banyak negara besar di dunia;
8. Bahwa merek "Keen" milik Penggugat pertama kali diperkenalkan oleh Martin Keen dan Rory Fuerst di Portland, Oregon, Amerika Serikat pada Tahun 2003. Dalam rangka penjualan produk-produk dengan merek "Keen" tersebut, maka Penggugat telah mendirikan sebuah badan hukum yang
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 4 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
dikenal dengan nama "Keen, Inc.". Sejak awal berdirinya perusahaan Penggugat, seluruh produk-produk dengan merek "Keen" di fokuskan untuk pasar aktifitas di luar ruang (outdoor) seperti petualangan alam bebas, kegiatan olah raga, naik gunung, berkemah dan lain sebagainya;
Adapun produk dengan menggunakan merek "Keen" yang pertama kali diproduksi dan diperkenalkan ke masyarakat adalah sandal yang dapat melindungi jari-jari kaki yang terkenal dengan nama model sandal "Newport" sebagai berikut;
Keterangan:
Model Sandal Newport dengan Merek "KEEN" milik Penggugat (diambil dari situs resmi Penggugat, yaitu: http://www.keenfootwear.com/product/shoes
/children/newport-h2/black!lime%20green, terakhir diakses pada tanggal 28
November 2014);
Sebagaimana terlihat dari produk di atas. Merek "Keen" yang digunakan oleh Penggugat adalah sebagai berikut:
(selanjutnya disebut sebagai merek "Keen" milik Penggugat)
Sebagaimana dapat dilihat dari penggunaan merek "Keen" di atas, maka ciri khas utama merek "Keen" milik Penggugat adalah sebagai berikut:
- Penggunaan kombinasi 4 huruf kapital dengan gaya huruf tersendiri sebagai elemen utama merek yaitu huruf-huruf K-e-e-n;
- Penggunaan garis untuk melingkari kombinasi 4 huruf Capital K-e-e-n; - Penggunaan kombinasi dua warna sebagai elemen pembentuk merek ; Bahwa di dalam perkembangannya, Penggugat juga menggunakan warna warna selain warna kuning untuk merek "Keen", namun tetap mempertahankan unsur-unsur unik merek tersebut sedemikian rupa, sehingga tiap-tiap variasi merek tersebut tetap akan senantiasa mengingatkan atas persamaan atas elemen-elemen dasar pada Merek "Keen" milik Penggugat sebagaimana diuraikan di atas;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 5 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Selain daripada merek "Keen" tersebut di atas. Penggugat juga menggunakan variasi-variasi merek "Keen" sebagai berikut;
KEEN Variasi merek "Keen" milik Penggugat
9. Bahwa sejak penggunaan pertama pada Tahun 2003, Penggugat selanjutnya mengembangkan pemakaian merek "Keen" untuk juga melindungi berbagai jenis produk lainnya termasuk sepatu, sepatu bot, tas ransel, tas olah raga, barang-barang senam dan olah raga, penutup kepala, celana panjang, topi dan lain sebagainya untuk orang dewasa maupun anak-anak. Bahwa seluruh jenis produk tersebut secara konsisten digunakan oleh Penggugat khusus untuk produk-produk yang berhubungan dengan aktifitas
outdoor. Berikut adalah contoh-contoh produk milik Penggugat yang
menggunakan merek "Keen" maupun variasi merek "Keen";
Sepatu dengan merek “Keen” Sepatu anak-anak dengan merek “Keen”
Tas sandang dengan merek “Keen” Tas ransel dengan merek “Keen”
KEEN
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 6 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Penutup kepala dengan merek “Keen”
Kaos kaki dengan merek “Keen”
Jaket dengan merek “Keen” Celana panjang dengan merek “Keen”
T-shirt dengan merek “Keen” Baju lengan panjang dengan merek “Keen”
10. Bahwa seluruh produk-produk Penggugat dengan menggunakan merek "Keen" di atas dapat diakses pada situs resmi milik Penggugat yaitu di
http://www.keenfootwear.com. Berdasarkan hasil penelusuran dari www.domaintools.com, alamat situs http://www.keenfootwear.com tersebut pertama kali diciptakan pada tanggal 9 April 2003;
Merek "Keen" Milik Penggugat Sebagai Merek Terkenal
11. Bahwa dengan mengacu kepada ketentuan Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek ("Undang Undang Merek"), telah jelas diatur bahwa dalam menentukan apakah suatu merek dapat dianggap sebagai merek terkenal atau tidak, maka perlu dipertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 7 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
- Pengetahuan umum masyarakat mengenai Merek tersebut di bidang usaha yang bersangkutan;
- Reputasi Merek terkenal yang diperoleh karena promosi yang gencar dan besar-besaran;
- Investasi di beberapa negara di dunia yang dilakukan oleh pemiliknya; dan disertai;
- Bukti pendaftaran Merek tersebut di beberapa negara;
Berdasarkan ketentuan keterkenalan tersebut, maka berikut ini Penggugat menguraikan fakta-fakta bahwa merek "Keen" Penggugat adalah merek terkenal sesuai dengan ketentuan Undang Undang Merek di atas;
12. Bahwa merek "Keen" milik Penggugat pertama kali digunakan di Amerika Serikat yaitu suatu negara yang menganut sistem pemakai pertama (first to
use) di dalam sistem pendaftaran merek. Sebagaimana nanti akan
dibuktikan oleh Penggugat di dalam sidang dengan agenda pembuktian, Penggugat pertama kali mengajukan permohonan pendaftaran merek "Keen" pada tanggal 10 April 2002. Selanjutnya, pemakaian pertama merek "Keen" adalah pada tanggal 3 Januari 2003 dan pemakaian komersial yang pertama kali pada tanggal 1 Januari 2004. Adapun permohonan pendaftaran merek "Keen" tersebut dikabulkan pendaftarannya pada 4 Januari 2004; 13. Bahwa selanjutnya secara berturut-turut. Penggugat juga telah memiliki
pendaftaran merek "Keen" di Negara Australia tertanggal 6 Oktober 2003 dan terdaftar di bawah registrasi Nomor 973040, serta di Negara Korea Selatan tertanggal 26 Maret 2004 dan terdaftar di bawah registrasi Nomor 0578614;
Sebagaimana dapat dicermati dari fakta-fakta di atas, sejak pertama kali pengajuan permohonan pendaftaran merek "Keen" diajukan pada Tahun 2002 di Amerika Serikat, Penggugat telah secara konsisten mempergunakan merek "Keen" tersebut di dalam kegiatan perdagangan secara global yaitu dengan cara mengajukan pendaftaran merek "Keen" di negara lain di dunia, termasuk mengadakan investasi yang diperlukan dengan membuka cabang-cabang di negara tersebut. Oleh karena itu, sejak Tahun 2002, masyarakat umum telah mengetahui tentang keberadaan merek "Keen" untuk produk-produk beraktifitas di luar ruang (outdoor) dan kegiatan sehari-hari (casual); 14. Bahwa saat ini produk-produk dengan Merek "KEEN" milik Penggugat telah
dipasarkan ke berbagai negara di dunia melalui distributor-distributor yang secara resmi ditunjuk oleh Penggugat. Selain dari alamat situs milik Penggugat di http://www.keenfootwear.com tersebut di atas, berikut
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 8 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Penggugat uraikan beberapa alamat situs Internet distributor resmi produk-produk "Keen" milik Penggugat di dunia;
No Negara Informasi penjualan (secara Online atau melalui toko)
1. Amerika Serikat Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.com./
Nama dan alamat toko yang menjual produk KEEN" di Australia:
http://www. keenfootwear.com/Stores
2. Australia Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.com.au/
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Australia;
http://www. keenfootwear.com.au/Stores
3. Austria Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.com/en-at/-Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Austria;
http://www.keenfootwear.com/en-at/onlineretailers.aspx
4. Belgia Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.com/en-be/
5. Kanada Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.com/en-ca/ http://www.keenfootwear.ca
http:/www.keencanda.ca
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Kanada: http://www.keenfootwear.com/en-ca/onlineretailers.aspx
6. Republik Ceko Alamat situs penjualan secara online: http://www.keenfootwear.cz/
7. Denmark Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.com/en-dk/
8. Perancis Alamat situs penjualan secara online: http://www.
keenfootwear.com/fr-fr/
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 9 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Perancis:
http://www.keenfootwear.com/fr-fr/onlineretailers.aspx
9. Jerman Alamat situs penjualan secara online: http://www.
keenfootwear. com/de-de/
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Jerman;
http://www.keenfootwear.com/de-de/onlineretailers.aspx
10. Irlandia Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.com/en-ie/
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Irlandia;
http ://www.keenfootwear.com/en-ie/onlineretailers.aspx
11. Itali Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.com/en-it/
12. Israel Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenisrael.co.il http;//www.keenfootwear.co.il
13. Jepang Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear. com/ia-ip/
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Jepang: http://www.keenfootwear.com/ia-ip/find
dealer.aspx
14. Luxemburg Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.com/en-lu/
15. Belanda Alamat situs penjualan secara online; http;//www.
keenfootwear. com/en-nl/
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 10 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Belanda:
Hhtp.//www.bever.nl/imdex.cfm/brand/ken/fusea
ction/products.brand/code/keen.html
16. Selandia Baru Alamat situs penjualan secara online: http://www.keenfootwear.co.nz/
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Selandia Baru:
http://www.keenfootwear.co.nz/wawcs0142094/
find a retailer.html
17. Polandia
Alamat situs penjualan secara online: http ://www. keen. pl/
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Polandia:
http://www.keen.pl/strona/znajdz-sklep/
18. Russia Alamat situs penjualan secara online: http://www. keenrussia. ru/
Nama dan alamat toko yang menjual produk “Keen" di Russia;
http://www.keenrussia.ru/find dealer
19. Spanyol Alamat situs penjualan secara online: http ://www. keenfootwear.com/en-es/ 20. Korea Selatan Alamat situs penjualan secara online:
http://www.keenfootwear.co.kr/ 21. Swedia Alamat situs penjualan secara online:
http :I/www.keenfootwear.se/
22. Thailand Alamat situs penjualan secara online: http://www.keenthailand.com/
23. Britania Raya Alamat situs penjualan secara online: http://www.keenfootwear.com/en-gb/
15. Bahwa selain daripada pemasaran produk-produk "Keen" melalui distributor tersebut di atas, Penggugat juga secara aktif memasarkan produk-produk "Keen" melalui jejaring sosial di dunia maya. Berikut adalah Daftar-Daftar akun jejaring sosial milik Penggugat:
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 11 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Youtube:
YouTube Amerika Serikat: https://www.voutube.com/user/KEENoutdoor; YouTube-Jepang:https://www.voutube.com/user/KEENJapan;
Instagram:
Instagram-Amerika Serikat: http://intagram.com/keen/; Instagram-Kanada: http://intagram.com/keencanada; Facebook:
Facebook-Amerika Serikat: https://www.facebook.com/KEEN; Facebook-Jepang: https://www.facebook.com/KEENJapan?fref=ts; Facebook-Eropa: https://www.facebook.com/Keeneurope
Facebook-Kanada: https://www.facebook.com/KEENcanada; Twitter:
Twitter-Amerika Serikat: https://twitter.com/keen; Twitter-Kanada: https://twitter.com/KEENcanada; Twitter-Eropa: https://twitter.com/Keeneurope; Twitter-Jepang: https://twitter.com/KEENJapan;
16. Bahwa investasi secara terus menerus yang disertai dengan upaya promosi yang gencar-gencaran telah membuat Merek "Keen" Penggugat menjadi merek yang dikenal oleh komunitas internasional. negara di mana Merek "Keen" Penggugat telah terdaftar untuk berbagai kelas barang dan jasa;
Algeria Argentina Australia Bolivia Brazil Cambodia
(Kamboja)
Canada Chile
China Colombia CTM Curacao Cyprus Czech Republic
(Republik Ceko)
Denmark Dominican Republic (Republik Dominika) Ekuador El Salvador Guatemala Honduras Hong Kong Hungaria India Indonesia Israel Jepang Laos Lebanon Malaysia Meksiko Moroko Mozambique Nepal New Zealand
(Selandia Baru)
Nicaragua Norwegia
Pakistan Panama Paraguay Peru
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 12 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Philippine (Filipina)
Puerto Rico South Korea (Korea Selatan)
Rusia
Saudi Arabia Serbia Singapura South Africa (Afrika Selatan)
Sri Lanka Swiss Taiwan Thailand Tunisia Ukraina UAE United States
(Amerika Serikat) Uruguay Venezuela Vietnam WIPO
17. Bahwa, selain adanya pendaftaran Merek "Keen" di negara-negara tersebut di atas, merek "Keen" milik Penggugat juga telah digunakan secara aktif di banyak negara di dunia, yang kesemuanya dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan oleh Penggugat hingga saat ini; 18. Bahwa, seluruh uraian mengenai keterkenalan dari merek "Keen" milik
Penggugat tersebut di atas telah sesuai dengan seluruh putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap yang pada intinya menetapkan kriteria keterkenalan suatu merek;
Adapun Putusan-putusan Pengadilan yang dimaksud antara lain:
a. Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara pembatalan merek Zegna di bawah perkara Nomor 55/MEREK/2003/PN NIAGA.JKT.PST., tertanggal 17 September 2003 antara Lanificio Ermenegildo Zegna & Figli S.p.A., selaku Penggugat I dan Consitex S.A., selaku Penggugat ll, melawan Tuan Gobind Jivatram selaku Tergugat, di mana di dalam salah satu pertimbangannya Majelis Hakim berpendapat bahwa;
Menimbang bahwa dengan adanya persamaan pada keseluruhan ataupun setidak-tidaknya persamaan pada pokoknya antara merek Mario Zegna milik Tergugat dengan merek-merek milik Para Penggugat, khususnya untuk yang melindungi jenis barang yang sama di kelas 24, sudah selayaknya apabila pendaftaran merek Mario Zegna milik Tergugat di bawah Nomor 372489 dibatalkan dari Daftar umum merek, di Direktorat Merek, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Republik Indonesia, Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atas dasar Pasal 6 ayat (1) huruf a dan huruf b Undang Undang Merek Nomor 15 Tahun 2011 yaitu karena mempunyai persamaan dengan merek terkenal merek orang lain yang melindungi barang sejenis yang telah terdaftar di Indonesia;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 13 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Menimbang bahwa pendaftaran merek Mario Zegna, dengan Nomor Pendaftaran 372489, milik Tergugat didasarkan dan dilandasai oleh itikad tidak baik, yaitu dengan meniru dan membonceng keterkenalan merek-merek Ermenegildo Zegna dan merek merek lainnya yang merupakan kombinasi dari merek milik Para Penggugat. Patut ditenggarai bahwa Tergugat mendaftarkan merek Mario Zegna dengan tujuan agar Tergugat memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa harus bersusah payah mengeluarkan biaya administrasi dan biaya-biaya lain untuk mempopulerkan merek tersebut di Indonesia;
Tergugat dapat pula dilihat dari fakta bahwa kata ataupun nama Mario Zegna adalah bukan kata ataupun nama dari bahasa Indonesia, dari hal tersebut jelas terlihat bahwa kata ataupun merek Mario Zegna milik Tergugat pada dasarnya adalah tiruan atau setidak-tidaknya adalah terinspirasi dari merek-merek Ermenegildo Zegna dan merek-merek lainnya yang merupakan merek milik Para Penggugat;
Menimbang bahwa dengan demikian merek Mario Zegna dengan Nomor Pendaftaran 372489 milik Tergugat seharusnya tidak dapat diDaftarkan karena merek tersebut diatur atas dasar itikad tidak baik, sehingga dengan demikian mengacu pada Pasal 4 Undang Undang Merek Nomor 15 Tahun 2001, yang berbunyi “merek tidak dapat diDaftarkan atas dasar permohonan yang diajukan oleh Pemohon yang beritikad tidak baik“ sudah seharusnya merek Mario Zegna milik Tergugat dibatalkan pendaftaran nya dari dalam daftar umum merek; “...Menimbang, bahwa berdasarkan bukti-bukti yang diajukan oleh Para Penggugat yang bertanda P-la sampai dengan P-li, P-3 sampai dengan P-30, berupa pendaftaran merek Para Penggugat tersebut di Indonesia dan negara- negara lain di luar negeri dan juga promosi dari merek tersebut dibeberapa Negara lain, maka oleh karena mana maka merek Ermenegildo Zegna dan merek-merek lain yang merupakan kombinasi dari padanya/mengandung kata Zegna milik Para Penggugat adalah merek terkenal, dan pokok permasalahan pertama telah terjawab“; b. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 016/PK/Pdt.Sus/2008
yang telah diperkuat oleh Putusan Kasasi Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan register Nomor 02 K/N/HaKI/2007 serta Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan register Nomor 016/PK/pdt.Sus/2008 tertanggal 14 Mei 2008 di dalam perkara pembatalan pendaftaran merek Fendico, antara Sunarto Wijaya
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 14 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
selaku Pemohon Peninjauan Kembali melawan Fendi salah satu pertimbangannya Majelis Hakim Agung berpendapat bahwa:
“Bahwa Merek Fendi milik Penggugat adalah merek terkenal yang telah terdaftar di beberapa negara antara lain Amerika Serikat. Cina, Jepang, Singapura, Kanada, Uni Emirat Arab dengan promosi yang gencar (P.9 s/d P.31) yang ternyata belum dipertimbangkan oleh Judex Facti;
Penggugat telah menDaftarkan merek Fendi miliknya lebih dahulu dari merek Fendico milik Tergugat“;
Bahwa merek Fendico dan Fendi Co milik Terguga dengan merek Fendi milik Penggugat, sudah seharusnya bahwa pendaftaran merek Fendi Co dan Fendico milik Tergugat tidak dapat terdaftar di dalam Daftar umum merek pada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, dan oleh karenanya harus dibatalkan dari dalam Daftar umum merek atas dasar Pasal 68 ayat (1) juncto Pasal 6 ayat (1) huruf a dan huruf b juncto mempunyai persamaan dengan merek terkenal milik orang lain yang melindungi barang sejenis yang telah terdaftar di Indonesia;
Bahwa merek Fendi Co dan merek Fendico milik Tergugat mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek Fendi milik Penggugat karena unsur kata “Fendi“ yang sangat menonjol sehingga menimbulkan persamaan kesan dalam pemakainan kata Fendi;
Bahwa di samping itu juga terdapat persamaan jenis barang, yaitu sama-sama melindungi produk dalam kelas 18;
Menimbang bahwa, berdasarkan pertimbangan tersebut di atas, merek Fendico dan Fendi Co milik Tergugat harus dinyatakan dibatalkan; c. Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan Nomor 67/Merek/2003/PN Niaga.Jkt.Pst., tertanggal 18 November 2003 di dalam perkara pembatalan pendaftaran merek Strelson, antara Srellson AG selaku Penggugat, melawan PT Wirako Aspas Ditex selaku Tergugat I, dan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual cq Direktorat Merek selaku Tergugat II, di mana dalam salah satu pertimbangannya Majelis Hakim berpendapat bahwa:
“Menimbang bahwa, berdasarkan Surat Bukti P-1 s/d P-11, merek Strellson milik Penggugat telah diDaftarkan dibeberapa negara di dunia, sehingga dengan diDaftarkannya merek Strellson milik Penggugat dibeberapa negara di dunia dapatlah dipandang bahwa Penggugat telah melakukan investasi di beberapa negara“;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 15 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Menimbang bahwa dengan adanya kemiripan suatu merek, menimbulkan kesan yang dapat membingungkan/mengecoh konsumen serta mengingatkan pada merek lain yang sudah di kenal luas dalam masyarakat;
Menimbang bahwa berdasarkan penjelasan Pasal 4 Undang Undang Merek Nomor 15 Tahun 2001, Pemohon yang beritikad baik adalah Pemohon yang mendaftarkan mereknya secara layak dan jujur tanpa adanya niat apapun untuk membonceng, meniru ataupun menjiplak ketenaran merek milik pihak lain demi kepentingan usahanya yang berakibat kerugian pada pihak lain atau menimbulkan kondisi persaingan curang, mengecoh atau menyesatkan konsumen;
Menimbang bahwa pendaftaran merek yang mempunyai persamaan keseluruhan dengan merek orang lain yang lebih dahulu jelas merupakan perbuatan yang beritikad buruk, dengan tujuan membonceng pada ketenaran nama perniagaan dan nama merek dagang yang telah terkenal tersebut;
Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas majelis berpendapat bahwa pendaftaran merek Strellson oleh Tergugat I didasari adanya itikad buruk yang tidak lain dimaksudkan untuk mengecoh konsumen produk bermerek Strellson dan oleh karena itu pendaftaran merek Strellson tersebut beralasan hukum untuk dibatalkan;
d. Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan Nomor 71/Merek/2003/PN Niaga.Jkt.Pst., tertanggal 18 Desember 2003 di dalam perkara pembatalan merek Audio Technica Duria International, antara Kabushiki Kaisha Audio-Technica (Audio Technica) selaku Penggugat, melawan Djunarjo Liman b.d.n. Duria International selaku Tergugat l, dan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual cq Direktorat Merek selaku Tergugat II, di mana dalam salah satu pertimbangannya Majelis Hakim berpendapat bahwa;
“Menimbang bahwa berdasarkan surat bukti P-1 dan P-2 diperoleh fakta bahwa merek Audio Technica & Lukisan milik Penggugat telah terdaftar di Departemen Kehakiman dan HAM R.l. cq Direktorat Jenderal Hak Cipta, Paten dan Merek, di bawah nomor 347598 Audio-Technica (Ex. Nomor 191701 tertanggal 22 Februari 1985) dan Nomor 347597 Lukisan Segitiga Dalam Lingkaran (Ex Nomor 190003 tertanggal 7 Januari 1985) untuk melindungi jenis barang kelas 9;
Menimbang, bahwa berdasarkan surat Bukti P-3 dan P-4 yang berupa
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 16 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
affidavit beserta lampirannya diperoleh keterangan bahwa merek Audio Technica & Lukisan telah terdaftar di 79 (tujuh puluh Sembilan) Negara di dunia di antaranya Japan, Australia, Canada, China, Perancis, Jerman, Hongkong, Italia, Korea, Rusia, Singapura, Swedia, Taiwan, Inggris dan Amerika Serikat untuk jenis barang kelas 9;
Menimbang, bahwa dengan telah pendaftaran merek Penggugat tersebut di beberapa negara di dunia, dapatlah dipandang bahwa Penggugat telah melakukan investasi di beberapa negara“;
Menimbang bahwa Penggugat secara tegas keberatan terhadap pendaftaran merek Nomor 478135 “Audio-Technica & Lukisan“ tanggal 28 Mei 2001 milik Tergugat I sesuai bukti pendaftaran P-5, karena merek yang diDaftarkan tersebut mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek terdaftar “Audio-Technica & Lukisan“ milik Penggugat, yang telah lebih dahulu diberikan perlindungan hukum pendaftaran nya; Menimbang, bahwa kiranya telah merupakan yurisprudensi tetap Mahkamah Agung R.l. bahwa penilaian ada tidaknya persamaan pada pokoknya adalah berdasarkan adanya kesan yang total bukan membanding-bandingkan perbedaan dalam bagian-bagian merek; Menimbang bahwa pada Pasal 69 ayat (2) Undang Undang Nomor 15 Tahun 2001 menyebutkan bahwa gugatan pembatalan dapat diajukan tanpa batas apabila merek yang bersangkutan bertentangan dengan moralitas agama, kesusilaan dan ketertiban umum;
Menimbang bahwa karena merek Penggugat adalah dikategorikan sebagai merek terkenal secara internasional dan merek milik Tergugat 1 mempunyai persamaan pada pokoknya untuk barang sejenis, maka penggunaan merek “Audio-Technica & Lukisan“ oleh Tergugat I dapat memberikan kesan seolah-olah barang yang menggunakan merek Tergugat I teersebut mempunyai hubungan atau berasal dari Penggugat, apalagi merek tersebut dipakai untuk jenis barang yang sama“;
Adapun bukti-bukti yang mendukung fakta bahwa merek "Keen" milik Penggugat adalah Merek terkenal sesuai dengan kategori keterkenalan berdasarkan Undang Undang Merek akan Penggugat sampaikan pada acara pembuktian nanti;
Tentang Merek Keen Milik Penggugat Di Indonesia
20. Bahwa, di Indonesia, Penggugat mengajukan permohonan pendaftaran merek "Keen" sebagai berikut;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 17 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Tanggal MEREK KELAS Nomor Agenda Permintaan
PenDaftaran 18 DOO.2014.055165 28 November 2014 22 DOO.2014.055163 28 November 2014 25 DOO.2014.055160 28 November 2014 28 DOO.2014.055156 28 November 2014 35 D00.2014.055154 28 November 2014
21. Bahwa selanjutnya, dengan memperhatikan ketentuan Pasal 68 ayat (2) Undang Undang Merek, maka telah terbukti secara tegas bahwa gugatan Penggugat terhadap Tergugat telah memenuhi persyaratan formal pengajuan gugatan pembatalan pendaftaran merek sebagaimana diatur di dalam Undang Undang Merek;
22. Adapun bukti permohonan pendaftaran merek "Keen" milik Penggugat di Indonesia beserta bukti pemakaiannya akan Penggugat sampaikan pada acara pembuktian nanti;
Tentang Merek "Keen" Milik Tergugat
23. Bahwa, Penggugat kemudian mengetahui ternyata di dalam Daftar umum merek pada Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia cq Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, telah terdaftar merek-merek sebagai berikut:
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 18 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
MEREK KELAS Nomor
PenDaftaran PenDaftaran 18 DM000152638 18 IDM000096014 22 1DM000096012 25 IDM000152639 25 IDM000152467 35 IDM000096011 35 IDM000096013
(untuk selanjutnya disebut Merek "Keen" milik Tergugat)
24. Bahwa Penggugat sangat keberatan dengan pendaftaran merek "Keen" milik Tergugat mengingat bahwa Merek "Keen" milik Tergugat memiliki persamaan pada keseluruhannya atau pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat, sehingga oleh karenanya patut diduga diDaftarkan atas dasar itikad tidak baik;
Tentang Persamaan Antara Merek "Keen" Milik Penggugat Dengan Merek "Keen" Milik Tergugat
25. Bahwa, Penggugat sebagai pemilik Merek "Keen" yang merupakan merek terkenal, sangat berkeberatan dengan pendaftaran merek "Keen" milik Tergugat, karena merek "Keen" milik Tergugat tersebut mempunyai
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 19 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
persamaan pada keseluruhannya atau pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat yang nota bene adalah merek terkenal;
26. Bahwa, penjelasan Pasal 6 ayat (1) (a) dari Undang Undang Merek menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan persamaan pada pokoknya adalah:
"Kemiripan yang disebabkan oleh adanya unsur-unsur yang menonjol antara merek yang satu dan merek yang lain, yang dapat menimbulkan kesan adanya persamaan baik mengenai bentuk, cara penempatan, cara penulisan atau kombinasi antara unsur-unsur atau persamaan bunyi ucapan yang terdapat dalam merek-merek tersebut;
27. Berdasarkan penjelasan Pasal 6 ayat (1) (a) Undang Undang Merek tersebut di atas, dapat dipahami bahwa ’’unsur-unsur yang menonjol” terhadap suatu merek menjadi faktor utama dalam menentukan suatu persamaan antara suatu merek dengan merek lainnya;
28. Bahwa, setelah unsur-unsur utama yang menonjol dapat ditentukan, maka yang perlu diperhatikan kemudian adalah cara menganalisa persamaan antara merek yang bersangkutan dengan merek pembandingnya. Sehubungan analisa persamaan antara merek bersangkutan, Yurisprudensi Mahkamah Agung RI, di antaranya di bawah Nomor 279 PK/Pdt/1992 tanggal 6 Januari 1998, menyatakan bahwa suatu merek mempunyai persamaan pada pokoknya maupun secara keseluruhan jika;
- Persamaan bentuk (similarity of form);
- Persamaan komposisi (similarity of composition); - Persamaan kombinasi (similarity of combination); - Persamaan unsur elemen (similarity of elements); - Persamaan bunyi (sound similarity);
- Persamaan ucapan (phonetic similarity) atau; - Persamaan penampilan (similarity in appearance);
29. Berdasarkan ketentuan Undang Undang Merek dan Yurisprudensi tersebut di atas. Penggugat telah menganalisa merek "Keen" milik Tergugat dan meyakini bahwa merek terdaftar "Keen" atas nama Tergugat yang dipermasalahkan dalam perkara a quo memiliki persamaan secara keseluruhan atau setidak-tidaknya persamaan pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat;
Adapun analisa komprehensif dari persamaan tersebut dapat diuraikan pada butir berikut dari gugatan Penggugat;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 20 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Persamaan Antara Merek Daftar Nomor IDM000152638 Milik Tergugat Dengan Merek "Keen” Milik Penggugat
30. Bahwa, jika diperhatikan secara seksama, merek Daftar Nomor IDM000152638, kelas 18 atas nama Tergugat memiliki unsur-unsur sebagai berikut;
1) Unsur kata "Keen" dan ditambah dengan kata "Kids", yang menurut hemat Penggugat hanya untuk menunjukkan bahwa merek "Keen Kids" tersebut diperuntukkan untuk pangsa pasar anak-anak kecil; dan
2) Unsur garis melingkari kombinasi kata "Keen" dan "Kids".
Dari unsur-unsur di atas, unsur kata "Keen" dan "Kids" yang dilukiskan dengan desain garis lingkaran begitu dominan dan menonjol pada merek
Daftar Nomor IDM000162638.
31. Bahwa, perbandingan antara merek Daftar Nomor IDM000152638 milik Tergugat dengan merek "Keen" milik Penggugat, yang dapat dicermati sebagai berikut;
Merek "Keen" milik Penggugat
Merek Daftar Nomor IDM000152638 atas nama
Tergugat
32. Bahwa dari perbandingan di atas, terlihat jelas persamaan unsur-unsur yang menonjol dari merek-merek tersebut di atas, antara lain:
a. Persamaan unsur utama yang membentuk merek-merek tersebut. Bahwa, adanya (i) unsur kata Keen yang dipadukan dengan kata Kids; dan (ii) penggunaan unsur garis yang melingkari kata "Keen" dan "Kids" pada merek Daftar Nomor IDM000152638 tersebut, nyata dan jelas memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat, karena merek-merek tersebut sama-sama menggunakan:
1) Unsur kata Keen;
2) Unsur desain garis yang melingkari kata "Keen" tersebut;
Persamaan utama tersebut di atas jelas menunjukkan adanya
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 21 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
persamaan dalam bentuk, komposisi, kombinasi dan elemen; Adanya perbedaan unsur warna tidak menghilangkan persamaan pada pokoknya antara merek Daftar Nomor IDM000152638 milik Tergugat dengan merek "Keen" milik Penggugat, karena unsur utama yang dominan tetap ada pada kata "Keen" dan garis lingkaran;
b. Persamaan tampilan yang membentuk merek-merek tersebut juga memiliki persamaan pada pokoknya;
Bahwa, dari tabel perbandingan di atas, terlihat jelas bahwa merek
Daftar Nomor IDM000152638 milik Tergugat memiliki tampilan yang sama pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat;
c. Persamaan bunyi dan ucapan antara merek-merek tersebut sama pada pokoknya;
Persamaan-persamaan tersebut di atas juga menunjukkan bahwa bunyi dan ucapan antara merek-merek tersebut sama pada pokoknya;
Merek "Keen" milik Penggugat
Merek "Keen Kids" Nomor IDM000152638 atas nama
Tergugat
Dibaca: KIN Dibaca; KIN KIDS
Unsur kata “Keen” sebagai unsur pokok yang dominan akan terbaca sama/identik, [KIN]
Berdasarkan uraian di atas, maka nyata dan jelas bahwa merek Daftar Nomor IDM000152638 milik Tergugat memiliki persamaan pada pokoknya dalam hal bentuk, komposisi, kombinasi, elemen, tampilan, bunyi dan ucapan dengan merek "Keen" milik Penggugat;
d. Persamaan kelas barang dan jenis barang, yaitu sama-sama melindungi jenis barang yang sama di kelas 18;
Jenis barang yang terdapat pada merek Daftar Nomor IDM000152638 milik Tergugat memiliki persamaan pada pokoknya dengan jenis barang yang dilindungi pada merek "Keen" milik Penggugat,
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 22 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
terutama untuk jenis barang "tas, ransel, ransel pendaki gunung, koper dan tas bepergian, kulit serta kulit imitasi".
Persamaan Antara Merek Daftar Nomor IDM000096014 Milik Tergugat Dengan Merek "Keen" Milik Penggugat
33. Bahwa, jika diperhatikan secara seksama, merek Daftar Nomor IDM000096014, kelas 18 atas nama Tergugat memiliki unsur-unsur sebagai berikut:
1) Unsur kata "Keen";
2) Unsur garis untuk melingkari kombinasi kata "Keen"; 3) Unsur warna kuning dan hitam;
Dari unsur-unsur di atas, unsur kata "Keen" yang dilukiskan dengan desain garis lingkaran berwarna hitam dan kuning begitu dominan dan menonjol
pada merek Daftar Nomor IDM000096014;
34. Bahwa, perbandingan antara merek Daftar Nomor IDM000096014 milik Tergugat dengan merek "Keen" milik Penggugat, dapat dicermati sebagai berikut
Merek "KEEN" milik Penggugat
Merek Daftar Nomor IDM000096014 atas nama
Tergugat
35. Bahwa dari perbandingan di atas, terlihat jelas persamaan unsur-unsur yang menonjol dari merek-merek tersebut di atas, antara lain:
a. Persamaan unsur utama yang membentuk merek-merek tersebut. Bahwa, adanya (i) unsur kata Keen; (ii) penggunaan unsur garis yang melingkari kata "Keen"; dan (iii) penggunaan kombinasi warna hitam dan kuning
pada merek Daftar Nomor IDM000096014 tersebut, nyata dan jelas memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat, karena merek-merek tersebut sama-sama menggunakan:
1) Unsur kata Keen;
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 23 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
2) Unsur desain garis yang melingkari kata "Keen"; 3) Kombinasi unsur warna hitam dan kuning;
Persamaan utama tersebut di atas jelas menunjukkan adanya persamaan dalam bentuk, komposisi, kombinasi dan elemen;
b. Persamaan tampilan yang membentuk merek-merek tersebut juga memiliki persamaan pada pokoknya;
Bahwa, dari tabel perbandingan di atas, terlihat jelas bahwa merek
Daftar Nomor IDM000096014 milik Tergugat memiliki tampilan yang sama pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat;
c. Persamaan bunyi dan ucapan antara merek-merek tersebut sama pada pokoknya;
Persamaan-persamaan tersebut di atas juga menunjukkan bahwa bunyi dan ucapan antara merek-merek tersebut sama pada pokoknya;
Merek "Keen" milik Penggugat
Merek "Keen Kids" Nomor IDM00096014 atas nama
Tergugat
Dibaca: Kin Dibaca; Kin
Unsur kata “Keen” sebagai unsur pokok yang dominan akan terbaca sama/identik, [KIN]
Berdasarkan uraian di atas, maka nyata dan jelas bahwa merek
Daftar Nomor IDM000096014 milik Tergugat memiliki persamaan pada pokoknya dalam hal bentuk, komposisi, kombinasi, elemen, tampilan, bunyi dan ucapan dengan merek "Keen" milik Penggugat;
d. Persamaan kelas barang dan jenis barang, yaitu sama-sama melindungi jenis barang yang sama di kelas 18;
Jenis barang yang terdapat pada merek merek Daftar Nomor IDM000096014 milik Tergugat memiliki persamaan pada pokoknya dengan jenis barang yang dilindungi pada merek "Keen" milik Penggugat,
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 24 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
terutama untuk jenis barang, diantaranya adalah "tas, ransel, ransel pendaki gunung, koper dan tas bepergian, kulit serta kulit imitasi";
Persamaan Antara Merek Daftar Nomor IDM000096012 Milik Tergugat Dengan Merek "Keen" Milik Penggugat
36. Bahwa, jika diperhatikan secara seksama, merek Daftar Nomor IDM000096012, kelas 22 atas nama Tergugat memiliki unsur-unsur sebagai berikut:
1) Unsur kata "Keen";
2) Unsur garis untuk melingkari kombinasi kata "Keen"; 3) Kombinasi unsur warna kuning dan hitam;
Dari unsur-unsur di atas, unsur kata "Keen" yang dilukiskan dengan desain garis lingkaran berwarna hitam dan kuning begitu dominan dan menonjol
pada merek Daftar Nomor IDM000096012;
37. Bahwa, perbandingan antara merek Daftar Nomor IDM000096012 milik Tergugat dengan merek "Keen" milik Penggugat, yang dapat dicermati sebagai berikut:
Merek "KEEN" milik Penggugat
Merek Daftar Nomor IDM000096012 atas nama
Tergugat
38. Bahwa dari perbandingan di atas, terlihat jelas persamaan unsur-unsur yang menonjol dari merek-merek tersebut di atas, antara lain:
a. Persamaan unsur utama yang membentuk merek-merek tersebut. Bahwa, adanya (i) unsur kata Keen; (ii) penggunaan unsur garis yang melingkari kata "Keen"; dan (iii) penggunaan kombinasi warna hitam dan kuning
pada merek Daftar Nomor IDM000096012 tersebut, nyata dan jelas memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat, karena merek- merek tersebut sama-sama menggunakan;
1) Unsur kata Keen;
2) Unsur desain garis yang melingkari kata "Keen"; dan
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 25 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
3) Kombinasi unsur warna hitam dan kuning;
Persamaan utama tersebut di atas jelas menunjukkan adanya persamaan dalam bentuk, komposisi, kombinasi dan elemen;
b. Persamaan tampilan yang membentuk merek-merek tersebut juga memiliki persamaan pada pokoknya;
Bahwa, dari tabel perbandingan di atas, terlihat jelas bahwa merek
Daftar Nomor IDM000096012 milik Tergugat memiliki tampilan yang sama pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat;
c. Persamaan bunyi dan ucapan antara merek-merek tersebut sama pada pokoknya;
Persamaan-persamaan tersebut di atas juga menunjukkan bahwa bunyi dan ucapan antara merek-merek tersebut sama pada pokoknya;
Merek "Keen" milik Penggugat
Merek "Keen Kids" Nomor IDM00096012 atas nama
Tergugat
Dibaca: Kin Dibaca; Kin
Unsur kata “Keen” sebagai unsur pokok yang dominan akan terbaca sama/identik, [KIN]
Berdasarkan uraian di atas, maka nyata dan jelas bahwa merek
Daftar Nomor IDM000096012 milik Tergugat memiliki persamaan pada pokoknya dalam hal bentuk, komposisi, kombinasi, elemen, tampilan, bunyi dan ucapan dengan merek "Keen" milik Penggugat;
d. Persamaan kelas barang dan jenis barang, yaitu sama-sama melindungi jenis barang yang sama di kelas 22;
Jenis barang yang terdapat pada merek merek Daftar Nomor IDM000096012 milik Tergugat memiliki persamaan pada pokoknya dengan jenis barang yang dilindungi pada merek "Keen" milik Penggugat, terutama untuk jenis barang, diantaranya adalah: "tali-tali, tenda-tenda, tempat tidur gantung, sak-sak dan kantong- kantong";
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Mahkamah Agung Republik Indonesia
Halaman 26 dari 88 hal. Put. Nomor 556 K/Pdt.Sus-HKI/2016
Persamaan Antara Merek Daftar Nomor IDM000152639 Milih Tergugat Dengan Merek "Keen" Milik Penggugat
39. Bahwa, jika diperhatikan secara seksama, merek Daftar Nomor IDM000152639, kelas 25 atas nama Tergugat memiliki unsur-unsur sebagai berikut:
1) Unsur kata "Keen" dan ditambah dengan kata "Kids";
2) Unsur garis untuk melingkari kombinasi kata "Keen" dan "Kids" dari unsur-unsur di atas, unsur-unsur kata "Keen" dan "Kids" yang dilukiskan dengan desain garis lingkaran begitu dominan dan menonjol pada merek Daftar Nomor IDM000152639;
40. Bahwa, perbandingan antara merek Daftar Nomor IDM000152639 milik Tergugat dengan merek "Keen" milik Penggugat, yang dapat dicermati sebagai berikut:
Merek "Keen" milik Penggugat
Merek Daftar Nomor IDM000152639 atas nama
Tergugat
41. Bahwa dari perbandingan di atas, terlihat jelas persamaan unsur-unsur yang menonjol dari merek-merek tersebut di atas, antara lain:
a. Persamaan unsur utama yang membentuk merek-merek tersebut. Bahwa, adanya (i) unsur kata Keen yang dipadukan dengan kata Kids; dan (ii) penggunaan unsur garis yang melingkari kata "Keen" dan "Kids" pada merek Daftar Nomor IDM000152639 tersebut, nyata dan jelas memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek "Keen" milik Penggugat, karena merek-merek tersebut sama-sama menggunakan:
1) Unsur kata Keen;
2) Unsur desain garis yang melingkari kata "Keen" tersebut;
Persamaan utama tersebut di atas jelas menunjukkan adanya persamaan dalam bentuk, komposisi, kombinasi dan elemen;
Adanya perbedaan unsur warna tidak menghilangkan persamaan pada
pokoknya antara merek Daftar Nomor IDM000152639
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu. Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected]