Sap Cara Memandikan Bayi Dan Merawat Tali Pusat Dengan Benar

Teks penuh

(1)

SATUAN ACARA PENYULUHAN

MEMANDIKAN BAYI DAN MERAWAT TALI PUSAT

Topik : Memandikan bayi dan merawat tali pusat

Pokok bahasan : Memandikan bayi dan merawat tali pusat bayi baru lahir dengan benar

Tempat : Rumah pasien Hari/tanggal :

Waktu : 08.00 - selesai Sasaran : Ny “ “

A. Tujuan : a. Tujuan umum

Para ibu hamil sebagai calon ibu bagi anaknya dapat memandikan dan merawat tali pusat calon bayinya bila sudah lahir nanti.

b. Tujuan khusus

1) Ibu – ibu dapat mengetahui pengertian dari memandikan bayi dan merawat tali pusat dengan benar.

2) Ibu – ibu dapat menegtahui langkah – langkah/ cara memandikan bayi dan merawat tali pusat dengan benar sesuai prosedur.

3) Ibu-ibu dapat memperagakan cara memandikan bayi dan merawat tali pusat dengan benar.

4) Ibu dapat mengetahui tanda bahaya pada tali pusat. B. Isi / materi

a. Pengertian dari memandikan bayi dan merawat tali pusat dengan benar. b. Langkah – langkah /cara memandikan bayi dan merawat tali pusat dengan

benar.

c. Tanda bahaya infeksi tali pusat C. Metode

a. Ceramah. b. Diskusi. D. Media

(2)

E. Kegiatan penyuluhan

No Kegiatan Penyuluh Peserta Waktu

1. Pendahuluan 1. Salam pembuka 2. Menyampaikan tujuan penyuluhan 1. Menjawab salam. 2. Menyimak, mendengarkan, menjawab pertanyaan. 5 menit

2. Kerja 1. Penyampaian garis besar materi tentang cara memandikan bayi dan merawat tali pusat yang benar. 2. Memberi kesempatan peserta untuk bertanya. 3. Menjawab pertanyaan. 4. Evaluasi. 1. Mendengarkan dengan penuh perhatian. 2. Menanyakan

hal-hal yang belum jelas. 3. Memperhatikan jawaban dari penceramah. 4. Menjawab pertanyaan. 20 menit 3. Penutup 1. Menyimpulkan. 2. Salam penutup. 1. Mendengarkan. 2. Menjawab salam 5 menit F. Kriteria evaluasi

a. Ibu hamil mampu menjelaskan pengertian dari memandikan bayi dan merawat tali pusat dengan benar.

b. Ibu dapat memahami dan melakukan langkah – langkah memandikan bayi dan mearwat tali pusat dengan benar.

c. Ibu dapat mengaplikasikannya setelah bayinya lahir nanti.

d. Ibu dapat mengerti dan memahami tanda bahaya pada tali pusat dan dapat segera melakukan tindakan yang tepat.

(3)

MATERI

A. PENGERTIAN

Memandikan bayi yang benar adalah cara ibu untuk membuat bayinya bersih dengan cara dimandikan dengan cara yang benar sesuai petunjuk/prosedur.

Merawat tali pusat adalah kegiatan yang merawat tali pusat dengan benar untuk mencegah infeksi pada tali pusat bayi baru lahir sampai tali pusatnya lepas.

B. Cara memandikan bayi dan merawat tali pusat dengan benar 1. Cara memandikan bayi dengan benar

a. Mencuci tangan kemudian dikeringkan. b. Mempersiapkan alat-alat:

1) Pakaian bayi lengkap (baju, gurita, popok, kain bedong, kaos kaki, sarung tangan dan topi).

2) Handuk. 3) Sabun bayi. 4) Waslap 2 buah. 5) Shampoo bayi.

6) Baby oil, baby lotion, baby cologne. 7) Bedak

8) Minyak telon 9) Kassa

10) Kapas mata (dibasahi dengan air matang). 11) Sisir.

12) Kom sedang. 13) Cotton buds. 14) Bak mandi. 15) Air panas

(4)

c. Mengisi air dingin ke dalam bak mandi bayi kira-kira 10-15 cm dari dasar bak mandi, kemudian tambahkan air panas hingga hangat-hangat kuku (cek dengan siku).

d. Mengalas tempat tidur/ meja dengan handuk atau meletakkan handuk pada dada petugas.

e. Mengatur pakaian bayi yang bersih sesuai dengan urutan. (bedong, baju bayi, popok, gurita, topi, kaos kaki, kaos tangan).

f. Membuka pakaian bayi sambil memeriksa apakah bayi BAK/BAB, kemudian bayi dibedong.

g. Membasahi rambut bayi kemudian diberi shampo.

h. Bilas rambut bayi hingga bersih, lalu keringkan dengan handuk (membilas bisa dilakukan dengan membawa bayi mendekati bak kemudian dibilas, atau dapat dibilas saat bayi dimandikan).

i. Membersihkan mata bayi dengan kapas mata yang sudah dibasahi dengan air matang dari arah luar ke dalam.

j. Membersihkan hidung dan telinga bayi dengan cotton buds. k. Membersihkan mulut bayi dengan kassa.

l. Membersihkan muka, telinga bayi dengan menggunakan waslap, keringkan dengan handuk.

m. Membuka kain bedong, basahi tubuh bayi dengan waslap, kemudian menyabuni tubuh bayi dengan urutan tubuh, paha, kaki, kedua lengan bagian depan dan belakang, lalu miringkan bayi dan menyabuni tubuh bagian belakang.

n. Membersihkan tubuh bayi dari sabun dengan menggunakan waslap hingga bersih.

o. Gendong bayi ke dalam bak mandi dengan cara pegangi bayi sedemikian rupa sehingga lengan kiri ibu berada di bawah tengkuknya dan jari-jari tangan kiri mencengkeram disekitar ketiak.

p. Bersihkan tubuh dalam bak mandi daerah leher, tengkuk, telinga luar, tubuh bayi serta lipatan-lipatan tubuh secara hati-hati.

q. Tengkurapkan bayi dengan hati-hati dan bersihkan anggota tubuh bagian belakang. Setelah bersih terlentangkan kembali.

(5)

r. Mengangkat bayi dan selimuti dengan handuk, keringkan tubuh bayi secara perlahan-lahan dengan cara menekan-nekan handuk pada tubuh bayi.

s. Rawat tubuh bayi dengan baby oil pada lipatan-lipatan (leher, ketiak, lengan, selangkangan, dengkul) dan beri minyak telon sekitar perut, dada dan punggung, serta beri baby lotion pada daerah lengan dan kaki. Bila tali pusat belum lepas, bungkus tali pusat dengan kassa steril kering.

t. Kenakan baju bayi dimulai dari gurita (gurita berfungsi untuk fiksasi/pengikat tali pusat, jadi apabila tali pusat sudah lepas gurita tidak perlu digunakan lagi), popok, baju bayi, kaos kaki, kaos tangan, dan bungkus bayi dengan bedong.

u. Sisir bayi, beri bedak tipis-tipis dan jangan terkena mata atau hidung, lalu beri topi.

v. Tidurkan bayi pada tempat yang aman.

w. Rapikan/bereskan peralatan yang telah digunakan. x. Cuci tangan lalu dikeringkan.

2. Cara merawat tali pusat dengan benar

Selama waktu tali pusat bayi Anda belum putus, penting untuk menjaga daerah tersebut bersih dan kering.

Apa yang harus dilakukan!

a. Cuci tangan Anda sebelum menyentuh tali pusat bayi Anda. (Kuman dapat tularkan melalui tangan Anda.)

b. Bersihkan sekitar area ‘udhel’ bayi setidaknya sekali setiap hari atau lebih sering jika kabel nya terlihat lengket atau basah, bisa dengan menggunakan air matang hangat.

c. Keringkan area yang diolesin air hangat tadi. kering menggunakan tissue atau kassa steril. (Jangan menggunakan bola kapas kering karena dapat meninggalkan serat pada tali pusat-nya.)

(6)

d. Biarkan tali pusat bayi Anda terbuka. Talikan popoknya di bawah udhel dan Juga menggulung kemejanya di atas pusat untuk memungkinkan udara beredar secara bebas di daerah tapi pusat/udhel.

C. Tanda bahaya infeksi tali pusat

Ada beberapa gejala yang menandakan bayi baru lahir Anda terkena infeksi tali pusat, seperti:

a. Tercium bau.

b. Timbul ruam merah atau bengkak di sekitar pangkal tali pusat. c. Bisa disertai nanah atau cairan lengket jernih.

d. Pada beberapa kasus disertai keluhan sistemik, seperti demam, malas minum dan lain-lain.

Jika bayi baru lahir Anda terdeteksi mengalami infeksi tali pusat, segera lakukan beberapa hal ini:

a. Segera periksakan bayi Anda ke dokter. Bila telah terjadi infeksi akan diberikan antibiotika suntik dan terapi lokal untuk mengurangi jumlah bakteri di sekitar pusar.

b. Menghindari kontak langsung dengan air kencing bayi karena air kencing tersebut adalah salah satu penyebab timbulnya infeksi pada tali pusat bayi. Itu sebabnya, memakaikan popok sekali pakai sebaiknya di bawah pusar. c. Merawat tali pusat dengan prinsip bersih dan kering. Jadi, saat

memandikan bayi, tali pusat juga digosok dengan air dan sabun, lalu dikeringkan dengan handuk bersih terutama daerah tali pusat yang masih berwarna putih di bagian pangkalnya (tali pusat yang bermuara ke perut bayi). Bagian pangkal ini bisa dibersihkan dengan cotton budpovidone yodine) dan biarkan terbuka sehingga cepat mengering, atau dibungkus dengan kasa kering.

Apa yang TIDAK untuk dilakukan!

a. Jangan menutupi pusat bayi Anda dengan apa pun, karena hal ini dapat meningkatkan kemungkinan infeksi dengan tidak membiarkan tali pusat benar-benar kering.

(7)

b. Hindari sesatu menggesek tali pusat bayi Anda, seperti popoknya atau pakaian.

c. Jangan pernah mencoba untuk menarik tali pusat bayi Anda. Biarkan dia jatuh atau puput secara alami, bahkan jika itu hanya tinggal tergantung seperti benang.

d. Jangan menaruh minyak, lotion atau bubuk pada atau sekitar tali pusat bayi Anda.

Kapan Anda harus ke dokter?

Jika Anda melihat salah satu dari berikut :

a. Wilayah atau arrea sekitar tali pusat memerah atau meradang. b. Pembengkakan di sekitar pusat bayi Anda.

c. Nanah keluar terus menerus walaupun sudah di bersihkan. d. Adanya perdarahan Aktif yang tidak berhenti dengan cepat.

e. Bau dari tali pusat yang tidak hilang walaupun Anda sudah membersihkan dan mengeringkan.

f. Tanda-tanda bahwa daerah ini menyakitkan bagi bayi Anda. g. Jika bayi Anda demam.

h. Sebelum 'mengobati' tali pusat bayi Anda dengan apa pun.

DAFTAR PUSTAKA

Yesie Aprillia. 2011. Merawat Tali Pusat Bayi Anda. Klaten.

Anonym. 2012. Cara Merawat tali pusar bayi agar tidak terkena infeksi Najwani, Ida Rachmawati. 2011. Infeksi Tali Pusat Bayi Baru Lahir.

(8)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...