• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Perubahan Tutupan Lahan Di DAS Belawan Periode 2000-2011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Analisis Perubahan Tutupan Lahan Di DAS Belawan Periode 2000-2011"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN

LAHAN DI DAS BELAWAN PERIODE 2000 – 2011

SKRIPSI

Oleh :

NAJMATUL KHAIRAT 091201003/MANAJEMEN HUTAN

PROGRAM STUDI KEHUTANAN

FAKULTAS PERTANIAN

(2)

ABSTRAK

NAJMATUL KHAIRAT: Analisis Perubahan Tutupan Lahan Di DAS Belawan Periode 2000-2011. Dibimbing oleh RAHMAWATY DAN ABDUL RAUF.

Daerah Aliran Sungai (DAS) Belawan merupakan kawasan yang pemanfaatannya sangat kompleks. Pemanfaatan dan pengelolaan yang kurang memperhatikan aspek kelestarian suatu kawasan DAS akan menimbulkan tekanan bagi kondisi DAS Belawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tutupan lahan dan faktor- faktor yang mempengaruhi perubahan tutupan lahan. Analisis Perubahan luas tutupan lahan dilakukan dengan menggunakan metode change detection pada tool Arc View GIS. Faktor- faktor penyebab perubahan tutupan lahan dianlisis dengan menggunakan metode Analitical Hierarchy Process (AHP).

Hasil penelitian menunjukkan sepanjang tahun 2000-2011 perkebunan dan pertanian lahan kering campuran mengalami pengurangan luas menjadi pertanian lahan kering primer. Hutan mangrove sekunder, pertanian lahan kering campuran dan semak belukar rawa mengalami perubahan menjadi tambak. Pertanian lahan kering dan tanah terbuka juga mengalami perubahan tutupan lahan menjadi sawah. Tingkat perubahan tutupan lahan yang paling dominan di Das Belawan adalah pertanian lahan kering menjadi sawah. Faktor utama penyebab terjadinya perubahan tutupan lahan adalah konversi lahan di kawasan DAS, dan keadaan sosial- budaya seperti faktor pendidikan, pekerjaan dan kebiasaan sehari- hari masyarakat yang tinggal di DAS. Setelah dianalisis dengan menggunakan metode AHP, pendapatan masyarakat dan kegiatan stake holder yang terkait dalam kriteria ekonomi menjadi penyebab perubahan tutupan lahan di DAS Belawan dan alternatif yang ditawarkan terhadap faktor penyebab perubahan tutupan lahan adalah penegakan hukum.

(3)

ABSTRACT

NAJMATUL KHAIRAT : Analysis of Land Cover Change in Belawan watershed period 2000-2011. Under the supervision of RAHMAWATY AND ABDUL RAUF.

Watershed ( DAS ) Belawan is a very complex area utilization . Utilization and management of the less noticed aspects of the sustainability of a watershed area will lead to pressure for Belawan watershed conditions . This studied aims to determined land cover change and the factors that influenced changes in land cover. Changes in land cover extensive analysis performed used change detection methods in Arc View GIS tool . The factors that caused changes in land cover analisis used Analytical Hierarchy Process ( AHP ) .

The results showed plantations throughout the year 2000-2011 and having a mix of dryland farming area reduction into primary dryland agriculture . Secondary mangrove forest , dryland farming and mixed shrub swamp has been changed into the pond . Dryland agriculture and open land is also changing land cover into field . The rate of change of the most dominant land cover in Das Belawan is dryland farming into field . The main factors causing land cover change is the conversion of land in the watershed region , and socio - cultural circumstances as factors of education, employment and daily habits of people living in the watershed . Having analyzed using AHP method , income and activities of stakeholders involved in the economic criteria into the causes of changes in land cover in the watershed Belawan and offered an alternative to the causal factors of land cover change is law enforcement .

(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas

berkat dan rahmat- Nya Sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang

berjudul “ Analisis Perubahan Tutupan Lahan Di DAS Belawan Periode

2000-2011.” Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk dapat memperoleh gelar

sarjana di Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera

Utara.

Pada kesempatan ini penulis juga mengucapkan terima kasih kepada kedua

orang tua penulis yang telah membimbing, mendidik, dan memberikan semangat,

serta mendukung penulis dalam moril dan materil. Penulis mengucapkan

terimakasih keada Rahmawaty,S.Hut.,M.Si.,Ph.D. dan Prof. Dr. Ir. Abdul Rauf,

M.P., selaku ketua dan anggota komisi pembimbing yang telah membimbing dan

mengarahkan penulis selama penyusunan skripsi ini. Penulis juga mengucapkan

terima kasih kepada Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Sumatera Utara,

Dinas Kehutanan Kota Medan, Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Kota

Medan, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Kota Medan, Bappeda

Kota medan, akademisi, instansi kecamatan Kota Medan, seluruh staf pengajar,

dan pegawai di Program Studi Kehutanan, serta semua rekan mahasiswa/i yang

telah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

Penulis berharap penelitian ini dapat bermanfaat bagi para pembaca,

khususnya bagi mahasiswa Kehutanan Universitas Sumatera Utara. Akhir kata

penulis mengucapkan terimakasih.

Medan, Oktober 2013

(5)

DAFTAR ISI

Kondisi Penutupan Lahan di Indonesia... 4

Ekosistem DAS ... 5

Penggunaan Lahan ... 6

Pola – Pola Pemanfaatan Lahan ... 8

Perubahan Penggunaan Lahan dan Faktor yang Mempengaruhinya ... 9

Faktor Fisik Lahan dan Perubahan Penutupan Lahan ... 10

Keterkaitan Faktor sosial, Ekologi dan Ekonomi Terhadap tutupan... 12

Sistem Informasi Geografis... 14

Faktor Dominan Perubahan Tutupan Lahan DAS Belawan ... 54

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan ... 60

(6)

DAFTAR PUSTAKA ... 61

(7)

DAFTAR TABEL

No. Halaman

1. Jenis Data yang Digunakan ... 21

2. Skala Perbandingan Berpasangan Penilaian Elemen Hierarki ... 26

3. Perbandingan Luasan dan Persentase DAS Belawan 2000 -2011 ... 29

4. Perubahan luas Tutupan DAS Belawan Tahun 2000 - 2006 ... 38

5. Perubahan Luas Tutupan DAS Belawan Tahun 2006 - 2011 ... 43

6. Perubahan Luas Tutupan DAS Belawan Tahun 2000- 2011 ... 49

7. Perbandingan Pembobotan Nilai Berdasarkan Kriteria ... 55

8. Skala Prioritas Perhitungan Kriteria Terhadap Perubahan Lahan ... 56

9. Rekapitulasi Perhitungan Alternatif Pada Kriteria Ekonomi ... 57

(8)

DAFTAR GAMBAR

No. Halaman

1. Peta Lokasi Penelitian ... 20

2. Bagan Analisis Perubahan Tutupan (Change Detection)... 23

3. Bagan Hierarki Perubahan Tutupan DAS Belawan ... 25

4. Penutupan DAS Belawan Tahun 2000, 2006 dan 2011 ... 31

5. Peta Perubahan Tutupan DAS Belawan Tahun 2000 ... 33

6. Peta Perubahan Tutupan DAS Belawan Tahun 2006 ... 34

7. Peta Perubahan Tutupan DAS Belawan Tahun 2011 ... 35

8. Hutan mangrove sekunder – Tambak ... 36

9. Perubahan Tutupan DAS Belawan Tahun 2000- 2006 ... 37

10. Peta PerubahanTutupan DAS Belawan Tahun 2000- 2006. ... 39

11. PerubahanTutupan sawah menjadi Pertanian Lahan Kering. ... 40

12. Perubahan Tutupan DAS Belawan Tahun 2006- 2011 ... 42

13. Peta PerubahanTutupan DAS Belawan Tahun 2006- 2011. ... 44

14. Tipe Tutupan Lahan DAS Belawan Berupa Kebun Sawit ... 46

15. Kondisi DAS Belawan Yang dijadikan Pertambangan Pasir. ... 46

16. Perubahan Tutupan DAS Belawan Tahun 2000- 2011 ... 48

17. Peta PerubahanTutupan DAS Belawan Tahun 2000- 2011. ... 50

18. Jenis Tutupan Pertanian Kering DAS Belawan ... 51

19. Kondisi DAS Bagian Hulu. ... 52

(9)

DAFTAR LAMPIRAN

No. Halaman

1. Titik Ground Check DAS Belawan ... 63

2. Lokasi Penelitian ... 64

3. Tipe Tutupan Lahan DAS Belawan ... 65

Referensi

Dokumen terkait

Penurunan respon hidrologi pada Sub DAS Cisadane Hulu disebabkan oleh terjadinya perubahan tutupan lahan dari lahan yang memiliki vegetasi terutama hutan menjadi

Selama periode tahun 2003-2015, tutupan lahan di Kabupaten Tapanuli Utara mengalami perubahan tutupan lahan paling dominan adalah perubahan lahan pertanian lahan kering campur

Beberapa faktor tipe tutupan lahan yang diduga berpengaruh terhadap kualitas air Sub DAS Citanduy Hulu dapat dibuat hubungannya berdasarkan luas perubahan tutupan

Karena analisis perubahan tutupan lahan ini membutuhkan pengambilan data yang repetitif, citra pengideraan jauh yang berasal dari Enhanced Thematic Mapper/Thematic Mapper

Perubahan tutupan lahan dari berpenutup vegetasi (vegetated land) menjadi berpenutup non vegetasi (non vegetated land) pada daerah aliran sungai (DAS) cenderung

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelas tutupan lahan yang ada di DAS Wampu dan untuk mengetahui perubahan tutupan lahan yang terjadi di DAS Wampu antara tahun

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelas tutupan lahan yang ada di DAS Wampu dan untuk mengetahui perubahan tutupan lahan yang terjadi di DAS Wampu antara tahun

Daerah Aliran Sungai Batang Toru Perubahan tutupan lahan yang dominan di wilayah DAS Batang Toru pada pengamatan outlet Hapesong Baru periode 2014-2018 yaitu hutan lahan kering