• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbedaan bakteri gram positif dan bakte

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Perbedaan bakteri gram positif dan bakte"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

(Adam,M. 2000)

Daftar Pustaka

- Adam,M. 2000. Mikrobiologi Dasar. Erlangga : Jakarta

- Debbie S. Retnoningrum, 1998, Mekanisme dan Deteksi Molekul Resistensi Antibiotik pada Bakteri, Jurusan Farmasi-ITB, Bandung

- Dwidjoseputro, D. 2005. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Imagraph : Jakarta

- Fardiaz, S., 1992. Mikrobiologi Pangan I. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

- Ganiswarna S. G, 1995, Farmakologi dan Terapi, ed. 4, UI-Fakultas Kedokteran, Jakarta.

- IndonesiaDepartemen Kesehatan Republik Indonesia. 1995. Farmakope Indonesia. EdisiVI. Jakarta: Departemen Kesehatan republik Indonesia

- Jawetz E., J. L. Melnick, E. A. Adelberg, G. F. Brooks, J. S. Butel, L. N. Ornston, 1995, Mikrobiologi Kedokteran, ed. 20, University of California, San Francisco.

- Jawetz, E. et al. 1996. Mikrobiologi Klinik. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC

- Madigan M.T. et al., 2000. Biology of Microorganisms, Eighth Edition. New Jersey, Prentice Hall International.

- Peirce, E. J. and Breed, W. G. 2001. A comparative study of sperm production in two species of Australian arid zone rodents Pseudomys australis, Notomys alexis with marked differences in testis size. Reproduction

- Pelczar, M. J. & E. C. S. Chan. 1986. Dasar-dasar Mikrobiologi. UI Press : Jakarta.

- Rahayu, D.I., 2007. Prinsip Pengobatan. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang

(3)

- Salyers AA, DD Whitt. 1994. Bacterial Pathogenesis, A Molecular Approach. Departement of Microbiology. University of Illinois. ASM Press,Washington D.C.

- Schlegel, H. G. (1994). “Mikrobiologi Umum”. Gadjah Mada University Press.

- Sri A. D.G, L.Z. Udin, Ika G.K. dan Viena S. 2009. Studi Biosintesis Antibiotika Dan Aktivitas Antibiotika Dari Jamur Penicillium Chrysogenum Pada Berbagai Kondisi Proses Fermentasi. LIPI Bandung

- Sylvia,2008. Mikrobiologi Dasar. Papas sinar Sinanti : Jakarta

- Tjay T. H. dan R. Kirana, 2002, Obat-Obat Penting, ed. 5, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta

- Wahyuni A.E.T.H., Wibawan I.W.T., Wibowo M.H, 2005, Karakterisasi hemaglutinin streptococcus agalactiae dan staphylococcus aureus penyebab mastitis subklinis pada sapi perah. Jurnal Sain Veteteriner Vol. 23 No. 2, Bagian Mikrobiologi FKH-UGM, Yogyakarta

Referensi

Dokumen terkait

(2016) Daya Hambat Dekok Kulit Apel Manalagi (Malus sylvestris Mill) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli dan Streptococcus agalactiae Penyebab Mastitis Pada Sapi

Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh hambatan Madu Hutan Musi Rawas terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus (Gram Positif) adalah mulai konsentrasi

Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode difusi sumur dengan menggunakan bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis (bakteri gram positif)

Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode difusi sumur dengan menggunakan bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis (bakteri gram positif)

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh celup puting setelah pemerahan terhadap keberadaan bakteri patogen, Staphylococcus aureus, Streptococcus agalactiae,

Penelitian ini bertujuan mengidentiikasi pengaruh celup puting setelah pemerahan terhadap keberadaan bakteri patogen, Staphylococcus aureus, Streptococcus agalactiae,

Streptococcus adalah bakteri patogen yang menyebabkan penyakit seperti pneumonia, meningitis, necrotizing fasciitis, erisipelas, endokarditis, dan lainnya.. Namun, terdapat bakteri

Sebanyak 36 isolat lapang Streptococcus agalactiae asal sapi penderita mastitis subklinis di daerah Bogor diamati ekspresi fenotipnya yang meliputi tipe hemolisis