PRODUK FUNDING, SUKU BUNGA DAN JASA-JASA PERBANKAN

40  Download (0)

Full text

(1)

PRODUK

FUNDING,

SUKU BUNGA

DAN

(2)

Produk Funding

(3)

1. GIRO

Pengertian giro menurut Undang-undang Perbankan

Nomor 10 tahun 1998 adalah

simpanan yang

penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan

menggunakan cek, bilyet giro, sarana perintah lainnya

atau dengan cara pemindahbukuan

.

Pemilik rekening giro disebut girant dan kepada

setiap girant akan diberikan imbalan bunga berupa

jasa giro yang besarnya tergantung bank yang

mengeluarkannya

(4)

Mutasi dalam rekening giro dan semua mutasi

lainnya dapat dibagi menjadi 2 jenis :

1)

Mutasi debet

Mutasi yang mengakibatkan penurunan jumlah saldo rekening nasabah. Jenis mutasi ini adalah penarikan dana. Contoh: penarikan tunai dengan cek, penarikan bilyet giro,dll.

2)

Mutasi kredit

Mutasi yang mengakibatkan penambahan jumlah saldo rekening nasabah. Jenis saldo ini adalah penyetoran dana. Contoh: penyetoran tunai, setoran kliring, dll.

(5)

Alat-Alat Pembayaran Giro

Bilyet Giro

Bilyet Giro (BG), atau sering disebut dengan nama giro, adalah perintah dari penarik (nasabah) kepada bank untuk memindahbukukan sejumlah dana tertentu pada tanggal tertentu kepada pihak yang identitasnya tercantum di warkat pada bank tertentu atas beban rekening penarik.

Beberapa sifat BG

:

• BG tidak dapat dibayar tunai, tetapi harus melalui pemindahbukuan.

• Pembayaran hanya dilakukan pada saat BG jatuh tempo. • Masa berlakunya warkat adalah 70 hari sejak tanggal

(6)

Syarat-syarat yang berlaku untuk BG agar

pemindahbukuannya dapat dilakukan, antara

lain :

Ada nama bilyet giro dan nomor serinya

Perintah tanpa syarat untuk memindahbukukan

sejumlah uang atas beban rekening yang

bersangkutan

Nama dan tempat bank tertarik

Jumlah dana yang dpindahkan dalam angka dan huruf

Nama pihak penerima

Tanda tangan penarikan atau cap perusahaan jika si

penarik merupakan perusahaan.

Tanggal dan tempat penarikan

(7)

Peraturan pembatalan BG, berdasarkan Surat Edaran BI

No.28/32/UPG tanggal 4 juli 1995 (peraturan berlaku tanggal 1 november 1995) :

BG tidak dapat dibatalkan sebelum tenggang waktu penawaran berakhir/ 70 hari dari tanggal penarikan/pembukaan.

Tanggal efektif BG harus dalam tenggang waktu penawaran/tidak boleh lebih dari 70 hari dihitung dari tanggal penarikan/pembukaan

BG masih berlaku setelah tenggang waktu penawaran berakhir sepanjang dananya tersedia dan tidak dibatalkan oleh penarik

Pembatalan BG hanya dapat dilakukan setelah berakhirnya tenggang waktu penawaran dengan surat pembatalan yang ditandatangani di atas materai secukupnya dengan mencantumkan nomor BG, tanggal penarikan dan jumlah dana BG tersebut

(8)

Cek (

Cheque)

Cek adalah surat perintah tanpa syarat dari nasabah kepada bank yang memelihara rekning giro nasabah tersebut dari nasabah untuk membayarkan sejumlah dana tertentu kepada pembawa atau pihak yang

identitasnya tercantum pada warkat pada saat warkat ditujukan atas beban rekening penarik.Agar cek

memenuhi syarat sebagai alat pembayaran diperlukan syarat-syarat hukum, sehingga memenuhi syarat

sebagai cek syarat hukum dan penggunaan cek sebagaia alat pembayaran giral :

pada surat cek harus tertulis perkataan “CEK”

Surat cek harus berisi perintah tak bersyarat untuk

membayar sejumlah uang tertentu

Nama bank yang harus membayar (tertarik)

(9)

Syarat lainnya yang dapat ditetapkan oleh bank untuk menarik sejumlah uang yang diinginkan adalah sebagai berikut :

Tersedianya dana

Ada materai yang cukup

Jika ada coretan atau perubahan harus ditandatangani oleh si pemberi cek

Jumlah uang yang tertulis diangka dengan huruf haruslah samaMemperlihatkan masa kadaluarsa cek yaitu 70 hari setelah

dikeluarkannya cek tersebut

Tanda tangan atau stempel perusahaan harus sama dengan yang

ada di specimen (contoh tanda tangan)

Tidak diblokir pihak berwenangResi cek sudah kembali

Endorsment cek benar, jika adaKondisi cek sempurna

(10)

Sifat cek yang penting untuk diperhatikan :

 Cek dapat dibayar tunai dan memang dipergunakan

dengan maksud diambil tunai

 dapat dibayar setiap saat pada saat ditunjukkan.

 masa berlakunya cek adalah 70 hari sejak tanggal

pembukaan

 cek tidak dapat dibatalkan oleh penarik kecuali disertai

surat dari kepolisian yang menyatakan nomor cek tersebut hilang.

Jenis-jenis cek :

 Cek atas nama

 Cek atas unjuk

 Cek silang

 Cek Mundur

(11)

2. Tabungan

Tabungan merupakan simpanan yang paling populer dikalangan masyarakat umum.

Pengertian tabungan menurut Undang-undang Perbankan nomor 10 tahun 1998 adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro dan atau alat lainnya yng dipersamakan dengan itu.

Berdasarkan saldo perhitungan bunga, produk tabungan dapat dibagi menjadi tiga jenis :

1.Tabungan dengan perhitungan bunga berdasarkan saldo harian

2.Berdasarkan saldo rata-rata

(12)

Jenis-jenis tabungan yang dilihat dari fasilitas yang diberikan kepada si penabung, dengan demikian si

penabung mempunyai banyak pilihan :

Tabanas

tabanas merupakan tabungan nasional

Taska

yaitu tabungan yang dikaitkan dengan asuransi jiwa

Tabungan lainnya

yaitu tabungan selain tabanas dan taska. Tabungan ini dikeluarkan oleh masing-masing bank dengan ketentuan-ketentuan yang diatur oleh BI.

Untuk menarik dana yang ada di rekening tabungan dapat digunakan berbagai sarana atau alat penarikan : Buku tabungan

Slip penarikan Kuitansi

(13)

3. Deposito

Pengertian

deposito

menurut

Undang-undang

Perbankan nomor 10 tahun 1998 adalah s

impanan yang

penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu

berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank.

Deposito

termasuk

ke

dalam

golongan

dana

mahal,karena bunga yang harus dibayar bank kepada para

deposan relatif paling tinggi dibandingkan dengan

produk-produk lainnya.

Deposito dapat dibagi menjadi 3 jenis :

Deposito berjangka (

time deposit atau fied deposit

)

Deposito harian (

deposit on call

)

(14)

Deposito berjangka (time deposit atau fied deposit)

Adalah simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan setelah jangka waktu tertentu menurut perjanjian antara pihak ketiga dengan bank yang bersangkutan.

Deposito berjangka ini dikeluarkan (diterbitkan) atas nama deposan tertentu sehingga tidak dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan.

Berdasarkan jenis mata uangnya, deposito berjangka dibagi menjadi 2 :

* Deposito berjangka dalam mata uang rupiah * Deposito berjangka dalam mata uang asing

(15)

Deposito harian (deposit on call)

Adalah simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang memiliki jangka waktu singkat (1 sampai 30 hari). Diterbitkan atas nama dan biasanya dalam jumlah yang besar.

Pencairannya dapat dilakukan setiap saat dengan pemberitahuan sebelumnya kepada bank akan maksud tersebut beberapa waktu sebelumnya.

Pemberitahuan tersebut dapat dilakukan 1 hari sebelum pencairan (one day call), tetapi dapat juga seminggu sebelumnya (seven days call) sesuai perjanjian yang disepakati.

(16)

Sertifkat deposito (

certifcate of deposit

)

Adalah suatu bentuk simpanan berjangka yang

diterbitkan oleh bank, yang dapat diperjualbelikan atau

dipindahtangankan kepada pihak ketiga.

Berbeda dengan deposito berjangka, bunga sertifkat

deposito dibayar di muka dengan cara diskonto.

(17)

Suku Bunga

Bunga bank dapat diartikan sebagai balas jasa

yang diberikan oleh bank yang berdasarkan

konvensional kepada nasabah yang membeli atau

menjual produknya.

Bunga bagi bank juga dapat diartikan sebagai

harga yang harus dibayar kepada nasabah (yang

memiliki simpanan)dan harga yang harus dibayar

oleh nasabah kepada bank (nasabah yang

memperoleh pinjaman).

Ada 2 macam bunga yang diberikan kepada

nasabahnya:

1.

Bunga Simpanan

(18)

Faktor yang mempengaruhi besar kecilnya

penetapan suku bunga :

Kebutuhan dana

Persaingan

Kebijaksanaan pemerintah

Target laba yang diinginkan

Jangka waktu

Kualitas jaminan

Reputasi perusahaan

Produk yang kompetitif

Hubungan baik

(19)

Komponen dalam menentukan suku bunga

kredit antara lain :

Total biaya dana (

cost of fund

)

Laba yang diinginkan

Cadangan risiko kredit macet

Biaya operasi

(20)

Jenis-jenis pembebanan suku bunga kredit :

a)Flat rate

Pembebanan bunga dari setiap bulan tetap dari jumlah pinjamannya,demikian pula pokok pinjaman setiap bulan juga dibayar sama, sehingga angsuran setiap bulan juga sama sampai kredit tersebut lunas.

b)Sliding rate

Pembebanan bunga setiap bulan dihitung dari sisa pinjamannya, sehingga jumlah bunga yang dibayar nasabah setiap bulan menurun seiring dengan turunnya pokok pinjaman.

c)Floating rate

(21)

Jasa-jasa perbankan

Tugas utama bank adalah menghimpun dana

masyarakat dan menyalurkannya kembali

dalam bentuk kredit (pinjaman). Selain itu,

bank juga menawarkan jasa-jasa untuk

membantu kelancaran lalu lintas

pembayaran, baik lokal maupun

(22)

Transfer

Pengiriman uang (transfer) adalah jasa pelayanan

bank untuk mengirimkan sejumlah uang (dana) dalam

rupiah atau valuta asing kepada pihak lain

(perusahaan, lembaga atau perorangan) di suatu

tempat (dalam/luar negeri) sesuai dengan permintaan

pengirim.

Besarnya biaya kirim tergantung sarana yang

digunakan dan jarak tempat tujuan pengiriman.

Dalam proses transfer, terdapat 4 pihak yang terlibat :

Remitter

,

yaitu pihak yang mengajukan permohonan pengiriman uang.

Benefciary, yaitu pihak yang menerima pengiriman uang dari remitter.

Remitting Bank, yaitu bank yang melakukan pengiriman uang berdasarkan permintaan remitter.

(23)

Transfer dapat dibagi ke dalam 2 golongan :

Transfer keluar, transfer yang terjadi karena bank bertindak sebagai remitting bank.

Transfer masuk, transfer yang diterima bank dan bank yang bersangkutan bertindak sebagai paying bank.

Keuntungan transfer bagi nasabah:

Biaya pengiriman relatif murah, dibandingkan dengan cara lain • Uang yang dikirim dijamin sampai tujuan

• Waktu tiba sangat cepat

• Prosedur dan proses pengiriman sangat mudah

• Dapat mengirimkan kebeberapa tempat tujuan sekaligus

• Pengiriman uang dapat dilakukan dengan cara pembebanan rekening nasabah yang bersangkutan.

Keuntungan transfer bagi bank :

• Memperoleh penghasilan dari biaya pengiriman dan untuk pengiriman ke daerah tertentu dibebankan biaya provisi dan komisi. • Merupakan bentuk pelayanan yang diberikan kepada nasabah,

(24)

Kliring

Merupakan jasa penyelesaian hutang piutang (penagihan cek atau BG) antar bank dengan cara saling menyerahkan warkat-warkat yang akan dikliringkan di lembaga kliring. Lembaga kliring adalah lembaga yang dibentuk dan dikoordinir oleh bank Indonesia setiap hari kerja. Bank yang ikut kliring disebut dengan peserta kliring dan merupakan bank yang sudah memperoleh izin dari BI.

Tujuan utama dilaksanakan kliring oleh BI, antara lain :

Untuk memajukan dan memperlancar lalu lintas

pembayaran giral antar bank diseluruh indonesia

Agar perhitungan penyelesaian utang piutang dapat

dilaksanakan lebih mudah, aman dan efsien

Salah satu pelayanan bank kepada nasabah

(25)

Inkaso

Merupakan penagihan warkat-warkat kliring yang

terdapat di luar wilayah kliring bank yang bersangkutan.

Proses penyelesaian Inkaso yang dilakukan oleh bank dibagi kedalam 2 bagian :

Inkaso berdokumen, di mana surat-surat yang

diinkasokan disertai oleh dokumen yang mewakili surat/ barang tersebut.

Inkaso tidak berdokumen, surat yang diinkasokan tidak diwakili dokumen yang mewakili surat/barang tersebut.

Keuntungan Inkaso : Menghemat biayaMenghemat waktu

(26)

Collection

Collection adalah menagih warkat bank luar negeri. Collection hanya dapat dilakukan oleh bank devisa.

Warkat-warkat yang dapat diinkasokan adalah :

¤ Draf t/wesel, yaitu suatu perintah tanpa syarat dari bank penerbit kepada bank lain untuk melakukan pembayaran sejumlah uang kepada yang namanya tercantum di draft/ wesel tersebut pada waktu diajukan.

¤ Travellers check, yaitu sejenis kertas berharga yang dikenal dan dipergunakan oleh masyarakat internasional sebagai alat tukar yang syah. Biasanya disebut cek wisata yang biasa digunakan oleh mereka yang hendak berpergian atau sering dibawa oleh turis atau wisatawan. Travellers check diterbitkan dalam pecahan-pecahan tertentu.

(27)

3 macam cara collection :

1.Full collection/individual collection

Yaitu suatu proses collection yang setelah hasil collection dikredit oleh bank koresponden ke rekening bank penagih, bank koresponden tidak dapat mendebat kembali rekening bank penerbit tersebut.

2.Cash collection

Yaitu suatu proses collection yang jumlah hasil collection-nya dikredit ke rekening bank penagih oleh bank koresponden pada waktu bank koresponden menerima warkat dari bank penagih.

3.Cash letter

(28)

RTGS

Real Time Gross Settlement adalah suatu sistem transfer dana elektronik antar peserta dalam mata uang rupiah yang penyelesaiannya dilakukan secara seketika per transaksi secara individual. Ia tidak lain adalah transfer dana antarbank dalam satu wilayah kliring secra real time (seketika) dan on-line (terkoneksi secara terus-menerus melalui komputer).

Safe Deposit Box (SDB

)

Adalah jasa bank yang diberikan khusus kepada para nasabah utamanya sebagai tempat penyimpanan barang-barang dan atau surat-surat berharga.

(29)

Keuntungan bagi bank membuka jasa SDB :

Memperoleh biaya sewa yang disetor oleh nasabah penyewa SDB

Memperoleh uang yang mengendap berupa setoran jaminan yang diberikan oleh nasabah untuk jangka waktu tertentu.

Merupakan bentuk pelayanan kepada nasabah.

Keuntungan bagi nasabah pemegang SDB :

Menjamin kerahasiaan barang-barang yang disimpanMenjamin keamanan dokumen dari pencurian dan

(30)

Bank Notes

Merupakan uang kartal asing yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh bank di luar negeri.

Pengelompokkan bank notes yang kuat berdasarkan kategori sebagai berikut:

Bank notes tersebut mudah diperjualbelikanNilai tukar terkendali atau stabil

Frekuensi penjualan sering terjadiDan pertimabangan lainnya

Dalam setiap transasi jual beli bank notes ada 2 macam kurs yang digunakan :

o Kurs jual pada saat menjual bank notes, artinya dalam hal ini nasabah membeli bank notes

(31)

Kartu Kredit

Kartu plastik atau lebih dikenal dengan kartu kredit yang mampu menggantikan fungsi uang sebagai alat pembayaran. Kartu kredit dikeluarkan oleh bank atau lembaga pembiayaan lainnya yang diberikan kepada nasabah.

3 pihak yang terlibat langsung untuk setiap transaksi penggunaan dan pembayaran kartu kredit :

Bank dan Lembaga Pembiayaan, pihak pembayar kartu

kredit yang ditagihkan oleh pedagang (merchant)

Pedagang (merchant), mitra bank dan lembaga

pembiayaan, sebagai tempat belanja bagi pemegang kartu.

Pemegang Kartu (cardholder), nasabah yang namanya

(32)

Sistem kerja kartu kredit:

1.Nasabah mengajukan permohonan sebagai pemegang kartu dengan memenuhi segala peraturan yang telah ditetapkan oleh bank atau perusahaan pembiayaan.

2.Bank atau perusahaan pembiayaan akan menerbitkan kartu, apabila disetujui, setelah melakukan penelitian terhadap kredibilitas (kepercayaan dan capabilitas (kemampuan) calon nasabah, kemudian kartu tersebut diserahkan ke nasabah pemegang kartu.

(33)

Apabila nasabah melakukan transaksi, maka sistem

kerja penagihannya adalah sebagai berikut :

1

. Pemegang kartu melakukan transaksi dengan

menunjukkan kartu dan menandatangani bukti belanja untuk memastikan kepemilikan kartu.

2. Pihak pedagang akan menagihkan ke bank atau lembaga pembiayaan berdasarkan bukti transaksi dengan nasabah dengan pihak pedagang.

3. Bank atau lembaga pembiayaan akan membayar kembali kepada pedagang sesuai dengan perjanjian yang telah

mereka sepakati

4. Bank atau lembaga pembiayaan akan menagih ke

pemegang kartu berdasarkan bukti transaksi sampai batas waktu yang telah ditentukan

5. Pemegang kartu akan membayar sejumlah nominal yang tertera sampai batas waktu yang telah ditentukan dan

(34)

Jenis-jenis kartu kredit :

Dari segi fungsi :

*

Charge card

*

Credit card

*

Debet card

*

Cash card

*

Check guarantee

Berdasarkan wilayah :

*

Kartu kredit lokal

(35)

Keuntungan bagi pihak bank dan lembaga

pembiayaan:

Iuran tahunan

Bunga

Biaya administrasi

Biaya denda

Keuntungan bagi pemegang kartu :

Kemudahan berbelanja

Kemudahan memperoleh uang tunai

Bonafditas

Keuntungan bagi pedagang (merchant) :

Meningkatkan omset penjualan

(36)

Bank Garansi

Garansi (

guarantee

) artinya jaminan, jadi bank

garansi (gurantee bank) berarti jaminan bank

dalam

penyelesaian

suatu

proyek

jika

kontraktornya cedera janji.

Dengan bank garansi, pemilik proyek mendapat

kepastian proyeknya akan selesai sesuai dengan

perjanjian karena telah dijamin oleh bank.

(37)

Kegunaan bank garansi :

Tender bond,

bid bond, yaitu bank garansi yang

diperlukan kontraktor untuk dapat mengikuti tender

Bank garansi uang muka, yaitu bank garansi yang

dikeluarkan bank untuk menjamin atas permintaan

uang muka oleh rekanannya dalam rangka kerja

sama pelaksanaan kontrak kerja

Bank garansi untuk penangguhan pembayaran bea

cukai

Bank garansi untuk pembangunan dan pemilik

proyek.

Bank garansi untuk penyerahan barang-barang oleh

(38)

Pelaku-pelaku bank garansi :

Bank

, adalah penjamin dengan menerbitkan dan

membayar sertifkat bank garansi atas nama kontraktor.

Nasabah (kontraktor),

adalah pemborong yang dijamin

dan meminta sertifkat bank garansi kepada bank.

Pemilik proyek

, adalah pihak yang mnerima jaminan

dan pemegang sertifkat bank garansi serta yang dapat

mencairkannya, jika pemborong cedera janji.

Biaya-biaya yang dikenakan kepada nasabah yang

mengajukan permohonan garansi :

Biaya provisi

, merupakan sejumlah uang yang wajib

dibayar oleh terjamin kepada bank sebagai balas jasa

untuk pemberian bank garansi.

Biaya administrasi

, merupakan biaya yang lazim

dipungut berhubungan untuk pelaksanaan administrasi.

Bea materai

, merupakan biaya materai yang dilekatkan

(39)

Jenis-jenis Bank Garansi :

Bid (tender) Bond

Suatu pengambilalihan kewajiban membayar oleh pihak penjamin

(guarantor) atas permintaan peserta tender (principal) kepada pihak penyelenggara tender (benefciary) dimana penjamin mengambil alih kewajiban untuk membayar kepada penyelenggara tender sampai sejumlah tertentu, jika peserta tender tidak memenuhi kewajibannya sebagai pemegang tender.

Payment bond

Suatu pengambilalihan kewajiban oleh pihak penjamin atas permintaan distributor kepada pihak produsen di mana si penjamin mengambil alih kewajiban untuk membayar kepada produsen sampai sejumlah tertentu

Performance bond

Suatu pengambilalihan kewajiban membayar oleh pihak penjamin atas permintaan supplier kepada pembeli produsen di mana si penjamin mengambil alih kewajiban untuk membayar kepada pembeli sampai sejumlah uang tertentu

Advance payment bond

Suatu pengambilalihan kewajiban membayar oleh pihak penjamin atas permintaan supplier kepada pembeli sampai sejumlah uang tertentu,di mana peminjam mengambil alih kewajiban untuk membayar minimal sebesar uang muka yang telah diberikan pembeli.

Maintenance bond

(40)

Keuntungan bank garansi :

Bagi pemilik proyek

Penyusunan anggaran lebih mudah dan pasti karena

penyediaan barang telah dikontrak leveransir

Pelaksanaan proyek lebih terjamin karena penjaminnya

ada 2 pihak

Persediaan teknis barang-barang relatif sedikit,

kerusakan kecil, dan pergudanagan juga kecil,persediaan barang-barang cukup dengan persediaan ekonomis saja

Pengaruh infasi dapat dikurangi karena pembelian telah

dijamin oleh kontraktor dan bank garansi. Bagi bank (penjamin)

Sumber pendapatan bank dari provisi/komisi

Sumber dana bagi bank, jika agunan bank garansi uang

tunai

Memperluas kegiatan operasional bank

Menyalurkan kredit tanpa dananya sendiri

Bagi pendorong ( si terjamin)

Dapat mengikuti tender proyek

Figure

Updating...

References

Scan QR code by 1PDF app
for download now

Install 1PDF app in