• Tidak ada hasil yang ditemukan

ISTITUSI DAN SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ISTITUSI DAN SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

ISTITUSI DAN SISTEM PELAYANAN

KESEHATAN MASYARAKAT

(2)

SISTEM KESEHATAN MASYARAKAT

Sistem adalah struktur konseptual terdiri

dari fungsi-fungsi yang berhubungan dan bekerja sebagai unit organik untuk

mencapai tujuan secara efektif dan efisien. (John Mc Manama)

 Kesehatan : Kondisi yang memungkinkan

optimalisasi fungsi fisik, psikis dan sosial dari seseorang sehingga dapat lebih

produktif (WHO)

 Masyarakat :suatu sistem hubungan yang

(3)

Menurut WHO (1984) Sistem kesehatan

adalah kumpulan dari berbagai factor kompleks dan saling berhubungan yang terdapat dalam suatu Negara, yang

diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan kesehatan perorangan,

(4)

Sistem kesehatan masyarakat

meliputi

Upaya Kesehatan

Pembiayaan Kesehatan

Sumber Daya Manusia KesehatanSumber Daya Obat dan Perbekalan

Kesehatan

Pemberdayaan MasyarakatManajemen Kesehatan

(5)

Unsur pembentuk sistem

kesehatan

a. Pemerintah, yang bertanggungjawab dalam merumuskan berbagai kebijakan pemerintah termasuk kebijakan

kesehatan

b. Masyarakat, mereka yang

mendapatkan pelayanan kesehatan c. Penyedia pelayanan, yang

bertanggungjawab langsung dalam

(6)

Sub System Public Health

Care/Pelayanan Kesehatan Masyarakat  - Dalam sub system Health Care ini terdiri dari

preventif dan promotif care

 - Sub system ini lebih menitikberatkan peranan

Pemerintah karena ini merupakan publick goods

 Tujuan dari sub system ini

 1. Meningkatkan produktivitas penduduk  2. Meningkatkan umur harapan hidup

 3. Mengurangi angka kesakitan  4. Mengurangi angka kematian

 5. Meningkatkan jangkauan pelayanan terutama

untuk orang-orang miskin

(7)

SISTEM PELAYANAN KES MAS

KETENTUAN

 Ada Penanggung jawab : DEPKES RI  Sesuai Standar Pelayanan

 Ada kejelasan tugas/ peran

 Menggorganisasikan masyarakat

(8)

FAKTOR YANG MENDORONG PENGEMBANGAN SISTEM KESEHATAN MASYARAKAT

 Perubahan-perubahan mendasar pada dinamika

kependudukan dewasa ini yang mendorong lahirnya transisi demografis dan epidemiologis, industrialisasi, serta urbanisasi;

 Temuan-temuan ilmu dan teknologi kedokteran yang

membuka cakrawala baru dalam memandang proses hidup, sehat, sakit, dan mati;

 Tantangan global sebagai akibat kebijakan

perdagangan bebas, serta pesatnya revolusi dalam bidang informasi, telekomunikasi, dan transportasi;

 Perubahan lingkungan yang berpengaruh terhadap derajat dan upaya kesehatan;

 Demokratisasi disegala bidang yang menuntut

pemberdayaan dan kemitraan dalam pembangunan kesehatan

(9)

PENDEKATAN SISTEM KESEHATAN

MASYARAKAT

1.Pendekatan WHO dan Depkes

Deklarasi WHO (1978) di Alma Ata tentang Health for All (HFA) merekomendasikan upaya kesehatan primer (Primary Health Care – PHC), antara lain:

(a) pendidikan mengenai masalah-masalah kesehatan dan metode pencegahan serta pengendalian penyakit;

(b) peningkatan keadaan gizi;

(c) pengadaan air bersih dan sanitasi dasar yang memadai;

(d) upaya kesehatan ibu dan anak, termasuk keluarga berencana; (e) imunisasi terhadap penyakit-penyakit menular;

(f) pencegahan dan pengendalian penyakit endemik yang menyebar di tingkat lokal secara cepat;

(g) pengobatan/ penatalaksanaan yang tepat terhadap penyakit umum;

(10)

2. Pendekatan Pembelajaran

- proses belajar bersama mengenai cara

menghadapi persoalan kesehatan masyarakat dan mencari solusi alternatif pemecahan

yang sungguh-sungguh dan berkelanjutan

dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

-membangun kesadaran dan habitus baru masyarakat untuk melakukan upaya

preventif dan promotif dalam pemeliharaan kesehatan sebagai asas dan wawasan

(11)

3. Pendekatan Terhadap Masalah

Langkah-langkah dalam problem solving antara lain:

a. Mengidentifikasi masalah secara jelas, termasuk sifat besar, sebab, dan faktor penunjang penyelesaian masalah..

b. Menetapkan skala prioritas alternatif solusi terhadap masalah yang ditemukan.

c. Mendefinisikan solusi yang akan dilakukan, dengan siapa, di mana, kapan, berapa lama, dan tujuan yang ingin dicapai

d. Membuat jaringan (networking) dengan berbagai pihak, seperti instansi pemerintah setempat, lembaga-lembaga pendidikan (universitas), LSM, organisasi professional,

perusahaan swasta, tokoh-tokoh masyarakat, dan kader-kader kesehatan di masyarakat.

e. Membuat rencana kerja (plan of action), termasuk cara evaluasi dampak kegiatan. Hal ini penting untuk mengukur efektivitas kegiatan

(12)

4. Pendekatan Asuransi

Kebijakan DepKes meliputi :

a. Pengembangan jaminan kesehatan nasional (JKN)

b. Pengembangan jaminan kesehatan berbasis sukarela, meliputi asuransi kesehatan

komersial dan jaminan pemeliharaan

kesehatan masyarakat (JPKM) sukarela.

(13)

Institusi kesehatan masyarakat

Definisi

 Institusi Kesehatan Masyarakat yaitu

lembaga yang ditetapkan oleh masyarakat dalam bidang kesehatan untuk mencapai Derajat Kesehatan yang optimal suatu

(14)

Jenis Institusi Kesehatan Masyarakat

1. Rumah Sakit

rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara

paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Rumah Sakit merupakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang melayani masyarakat dengan

sebaik-baiknya.. Rumah sakit dibedakan dari institusi kesehatan lain dari kemampuannya memberikan diagnosa dan perawatan medis

secara menyeluruh kepada pasien. Tugas dan fungsi ini

(15)

PUSKESMAS

 Dr.Azrul Azwar,MPH (1980) : suatu kesatuan organisasi

fungsional yg langsung memberikan pelayanan sec. menyeluruh kpd masy.dlm suatu wilayah kerja tertentu dlm bentuk usaha2 kes.pokok

 Depkes RI (1981) :suatu kesatuan organisasi kes.yg lgsg

memberikan yan kes sec. menyeluruh & terintegrasi kpd masy.di wil.kerja terentu dl usaha2 kes.pokok

DEPKES RI (1987) : sbg pusat pembangunan kes yg berfungsi:

 - mengembangkan kes.masy.  - membina kes masy

 - menyelenggarakan yankes terdepan & terdekat dgn masy dlm

bentuk keg pokok yg menyeluruh & terpadu di wil kerjanya

 suatu unit organisasi fungsional yg sec profesional melaks upaya yankes pokok dgn menggunakan PSAM utk dpt memberikan yan sec menyeluruh & terpadu kpd masy di wil kerjanya

DEPKES (1991) : suatu kesatuan organisasi kes fungsional yg

mrpkn pusat pengembangan kes masy & membina PSAM

(16)

FUNGSI PUSKESMAS  Ada 3:

 - Sbg pusat pembangunan kes masy di

wilayahnya

 - Membina PSAM dlm rangka

meningkatkan kemampuan utk hidup sehat

 - Memberikan yankes secara menyeluruh

(17)

POSYANDU

 salah satu tempat pelayanan kesehatan

masyarakat yang langsung bersentuhan dengan masyarakat

 lima program prioritas yaitu: KB, KIA,Gizi

(18)

Pondok Bersalin Desa

(Polindes )

merupakan wujud peran serta

masyarakat dalam pemeliharaan

kesehatan ibu dan anak

untuk menutupi empat kesenjangan

dalam KIA ,yaitu kesenjangan

geografis ,kesejangan informasi,

kesenjangan ekonomi dan

(19)

Pos Obat Desa ( POD )

 wujud peran serta masyarakat dalam

pengobatan sederhana.

 Kegiatan ini dipandang sebagai perluasan

kuratif sederhana, melengkapi kegiatan preventif dan promotif yang telah di

(20)

Dana Sehat

 merupakan bentuk jaminan pemeliharaan

kesehatan bagi masyarakat yang belum dijangkau oleh asuransi kesehatan seperti askes, jamsostek, dan asuransi kesehatan swasta lainnya.

 berpotensi sebagai wahana memandirikan

(21)

5. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

LSM ini dapat digolongkan manjadi

LSM yang belum mempunyai

(22)

Upaya Kesehatan Tradisional

 TOGA(Tanaman obat keluarga )

Fungsi :menghasilkan tanaman yang dapat dipergunakan antara lain untuk

menjaga dan meningkatan kesehatan dan mengobati gejala (keluhan) dari beberapa penyakit yang ringan

juga berfungsi memperbaiki gizi

(23)

Upaya Kesehatan Kerja

 dibentuknya Pos Upaya kesehatan kerja

(Pos UKK) di sektor informal dan

(24)

Upaya Kesehatan Dasar Swasta

 a. kelompok pelayanan swasta dasar di

bidang medik, meliputi Balai Kesehatan Ibu dan anak (BKIA), Balai pengobatan (BP)

Swasta dan Rumah bersalin (RB):

 b. kelompok berdampak kesehatan, meliputi salon kecantikan, pusat kebugaran, dan

sebagainya:

 c. kelompok tradisional, meliputi tabib,

(25)

Kemitraan LSM dan Dunia Usaha

 jejaring LSM

a. Pembangunan Kesehatan Fungsi Masyarakat Desa (PKMD) /Primary health Care (PHC)

b. Keluarga berencana /Kesehatan Ibu dan Anak (KB/KIA)

c. Penyakit Menular Seksual (PMS/AIDS)

d. Kesehatan anak, ramaja, dan generasi muda e. Kesehatan wanita

f. Pengobatan tradisional g. Kesehatan kerja

h. Kesehatan lingkungan/air bersih i. Penyakit menular

(26)

Kader Kesehatan

(27)

SISTEM KESEHATAN MASYARAKAT

Sistem

> Suatu keterkaitan diantara elemen-elemen pembentuknya dalam pola tertentu untuk mencapai tujuan tertentu

Ada dua prinsip dasar suatu

sistem, yakni:

1. ELEMEN, komponen atau bagian pembentuk system

(28)

Sistem Kesehatan Masyarakat

Sistem adalah suatu keterkaitan diantara

elemen-elemen pembentuknya dalam pola

tertentu untuk mencapai tujuan tertentu

Kesehatan menurut Undang Undang adalah

keadaan

sejahtera

dari

badan,

jiwa

,

dan

sosial

yang memungkinkan setiap orang

(29)

Maksud dan Kegunaan Sistem Kesehatan

Penyusunan Sistem Kesehatan dimaksudkan

untuk menyesuaikan berbagai perubahan dan

tantangan eksternal dan internal, agar dapat

dipergunakan sebagai landasan, arah dan

pedoman

penyelenggaraan

pembangunan

(30)

Tujuan Sistem Kesehatan

 Meningkatkan status kesehatan masyarakat.

 Indikatornya antara lain Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi, Angka kejadian penyakit dan berbagai indikator lainnya.

 Meningkatkan responsiveness terhadap harapan masyarakat.

 Dalam hal ini masyarakat puas terhadap pelayanan kesehatan.

 Menjamin keadilan dalam kontribusi pembiayaan.

(31)

Elemen

elemen Sistem Kesehatan

Secara universal fungsi di dalam Sistem

Kesehatan berdasarkan berbagai referensi

dapat dibagi menjadi:

Regulator atau

stewardship

Peleyanan Kesehatan

Pembiayaan Kesehatan

(32)

Bentuk Pokok Sistem Kesehatan

Bentuk pokok sistem kesehatan suatu negara sangat

bervariasi tergantung dari beberapa faktor yang

mempengaruhi sistem tersebut. Faktor – Faktor tersebut : a. Peranan unsur pembentuk sistem kesehatan

b. Pemanfaatan sumber daya, tata cara dan kesanggupan c. Unsur pokok sistem kesehatan

(33)

Sistem Kesehatan Negara di Dunia

Sistem kesehatan negara di dunia dapat

dibedakan atas tiga hal

a.

Monopoli pemerintah, peranan

pemerintah sangat dominan dan

(34)

b. Dominasi pemerintah, peranan pemerintah tetap

dominan tetapi tidak memonopoli seluruh upaya kesehatan. Pihak swasta diberi peluang menyelenggarakan upaya kesehatan, etapi peranannya tidak begitu besar. Bentuk seperti ini banyak ditemukan di Negara berkembang termasuk Indonesia

c. Dominasi swasta, peranan pemerintah hanya

(35)

Sistem Kesehatan Nasional

Sistem Kesehatan Nasional (SKN)

adalah

bentuk

dan

cara

penyelenggaraan

pembangunan kesehatan yang memadukan

berbagai upaya bangsa Indonesia dalam satu

derap langkah guna menjamin tercapainya

tujuan

pembangunan

kesehatan

dalam

(36)

Sistem Kesehatan Nasional di Indonesia tersusun

atas beberapa komponen atau subsistem :

a.

Subsistem Upaya Kesehatan

Yaitu

langkah-langkah

kesehatan

yang

ditempuh untuk mencapai derajat kesehatan

yang setinggi-tingginya.

b.

Pembiayaan

Kesehatan

Pendanaan merupakan hal yang sangat vital

dan

elemen

konstitutif

dalam

(37)

c.

Sumber daya

Manusia Kesehatan :

Sumber daya manusia atau suprastruktur dari

sebuah system merupakan actor yang

bermain dalam pelaksanaan system tersebut,

kualitas sebuah system kesehatan ditentukan

oleh kualitas kinerja SDMnya.

d.

Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan & Makanan

Minuman :

Termasuk didalamnya berbagai infrastruktur

yang diperlukan dalam penyelenggaraan

(38)

e.

Manajemen & Informasi Kesehatan :

Kemudahan mendapatkan akses informasi

kesehatan juga harus menjadi target system,

karena dengan mudahnya akses informasi,

masyarakat akan semakin mandiri dan

promosi kesehatan menjadi semakin mudah.

f.

Pemberdayaan Masyarakat :

Keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan

kesehatan menjadi salah satu faktor kunci

Referensi

Dokumen terkait

Dinas Kesehatan Kota atau Kabupaten membutuhkan pengelolaan sistem informasi kesehatan yang baik agar dalam pengambilan kebijakan pemerintah bisa sesuai kebutuhan

Dengan adanya Sistem informasi pelayanan kesehatan pada Puskesmas Margajaya diharapkan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang timbul baik dari segi

Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 36 Tahun 2015 tentang Pencegahan Kecurangan (Fraud) dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan pada Sistem Jaminan Sosial Nasional. Perban

Yogyakarta : MagisterKebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi/Jaminan Kesehatan, Fakultas kedokteran Universitas Gadjah Mada berkerja sama dengan Asosiasi Jaminan

:katan Dokter :ndonesia :D:6 menilai, pembiayaan kesehatan dengan sistem kapitasi dinilai lebih efektif dan efisien menurunkan angka kesakitan dibandingkan sistem

- Money yaitu Sumber-sumber pembiayaan kesehatan yang tersedia - Material yaitu Bahan dan obat serta persediaan lainnya yang tersedia - Metode yaitu Prosedur kerja /layanan

Dinas Kesehatan Kota atau Kabupaten membutuhkan pengelolaan sistem informasi kesehatan yang baik agar dalam pengambilan kebijakan pemerintah bisa sesuai kebutuhan

Sistem Pelayanan Kesehatan  Sistem kesehatan adalah kumpulan dari berbagai factor yang kompleks dan saling berhubungan yang terdapat dalam suatu negara, yang diperlukan untuk memenuhi