• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aktivitas Manusia dan Distribusi Banteng (Bos Javanicus D’alton 1832) di Taman Nasional Alas Purwo | Imron | Jurnal Ilmu Kehutanan 1553 2870 1 PB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aktivitas Manusia dan Distribusi Banteng (Bos Javanicus D’alton 1832) di Taman Nasional Alas Purwo | Imron | Jurnal Ilmu Kehutanan 1553 2870 1 PB"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Peta kawasan penelitian di Taman Nasional Alas Purwo. Lingkaran hitam adalah lokasi penelitian di (I) Sadengan (2) Pura Girisalaka (3) dusun Kutorejo
Tabel 3. Hasil uji korelasi antara jumlab jejak aktivitas manusia dan jumlahjejak/kotoran banteng di semua lokasi penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Prioritas program yang dapat dikolaborasikan dalam pengelolaan banteng di TNMB dan TNAP secara berurutan yaitu: (1) peningkatan kualitas habitat dengan tingkat kolaborasi faktual

Variabel yang digunakan dalam memetakan kerawanan kebakaran di Taman Nasional Alas Purwo adalah jarak jalan, jarak desa, suhu, NDVI, NDVI, tutupan lahan, dan kelerengan.

Kajian tentang kegiatan wisata religi ini dilaksanakan pada tanggal 2-7 Maret 2009 dan berlokasi di Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur,

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dan mempelajari habitat, populasi, dan beberapa pola perilaku banteng ( B. javanicus d‟ Alton) di Taman Nasional Meru

Prioritas program yang dapat dikolaborasikan dalam pengelolaan banteng di TNMB dan TNAP secara berurutan yaitu: (1) peningkatan kualitas habitat dengan tingkat kolaborasi faktual

Inventarisasi Kupu-kupu (Lepidoptera: Rhopalocera) di Resort Pancur Kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) Banyuwangi Jawa Timur; Erfan Budiarto; 101810401049; 2014; 109

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya tulis ilmiah yang berjudul “Inventarisasi Diptera Di Kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) Banyuwangi, Jawa Timur”

Ancaman terhadap keberadaan banteng di Taman Nasional Alas Purwo tidak bisa lepas dari berbagai kemungkinan terjadinya perburuan liar yang dilakukan oleh masyarakat sekitar kawasan