• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA KINERJA PETUGAS TB (TUBERCULOSIS) DI RUMAH SAKIT YANG TELAH DILATIH PROGRAM HDL (HOSPITAL DOTS LINGKAGE) DI KOTA MEDAN TESIS.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISA KINERJA PETUGAS TB (TUBERCULOSIS) DI RUMAH SAKIT YANG TELAH DILATIH PROGRAM HDL (HOSPITAL DOTS LINGKAGE) DI KOTA MEDAN TESIS."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA KINERJA PETUGAS TB (TUBERCULOSIS) DI RUMAH SAKIT YANG TELAH DILATIH PROGRAM HDL (HOSPITAL

DOTS LINGKAGE) DI KOTA MEDAN

TESIS

Oleh DILLA FITRIA 117032043/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

ANALISA KINERJA PETUGAS TB (TUBERCULOSIS)DI RUMAH SAKIT YANG TELAH DILATIH PROGRAM HDL (HOSPITAL

DOTS LINGKAGE) DI KOTA MEDAN

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat

untuk Memperoleh Gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi Administrasi Rumah Sakit pada Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara

Oleh

DILLA FITRIA 117032043/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

Judul Tesis : ANALISA KINERJA PETUGAS TB

(TUBERCULOSIS) DI RUMAH SAKIT YANG TELAH DILATIH PROGRAM HDL (HOSPITAL DOTS LINGKAGE) DI KOTA MEDAN

Nama Mahasiswa : Dilla Fitria Nomor Induk Mahasiswa : 117032043

Program Studi : S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi : Administrasi Rumah Sakit

Menyetujui Komisi Pembimbing

(Prof. dr. Sori Muda Sarumpaet, M.P.H) (dr. Heldy BZ, M.P.H

Ketua Anggota

)

Dekan

(Dr. Drs. Surya Utama, M.S)

(4)

Telah diuji

Pada Tanggal : 12 Juni 2014 __

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Prof. dr. Sori Muda Sarumpaet, M.P.H Anggota : 1. dr. Heldy BZ. M.P.H

2. Dr. dr. Wirsal Hasan, M.P.H 3. dr. Fauzi, S.K.M

(5)

PERNYATAAN

ANALISA KINERJA PETUGAS TB (TUBERCULOSIS) DI RUMAH SAKIT YANG TELAH DILATIH PROGRAM HDL (HOSPITAL

DOTS LINGKAGE) DI KOTA MEDAN

TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka

Medan, Juli 2014

Dilla Fitria 117032043/IKM

(6)

6 ABSTRAK

Tuberkulosis sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia, terutama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) yang direkomendasikan oleh WHO merupakan pendekatan yang paling tepat saat ini dan harus dapat dilaksanakan secara sungguh-sungguh dengan melakukan pengawasan dan pengendalian pengobatan penderita.

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi yaitu pengetahuan, pelatihan, sikap, motivasi; faktor pemungkin yaitu sarana dan prasarana atau fasilitas; maupun faktor penguat yaitu pengawasan dan pembinaan Direktur Rumah Sakit (kepemimpinan) terhadap kinerja petugas rumah sakit terhadap pelaksanaan strategi DOTS pada pasien TB di rumah sakit yang telah dilatih Program HDL (Hospital DOTS Lingkage) di Kota Medan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petugas P2TB di rumah sakit yang telah memperoleh pelatihan program HDL dari Dinas Kesehatan terdiri dari 3 profesi yaitu dokter, paramedis, dan petugas laboratorium dengan total sebanyak 42 orang, maka seluruh populasi diambil sebagai sampel. Tahapan analisis data yaitu univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik ganda.

Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pengetahuan (p=0,009), motivasi (p=0,045), sarana dan prasarana (p=0,013) dan kepemimpinan (p=0,016) terhadap kinerja petugas dalam pelaksanaan strategi DOTS. Variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja petugas adalah pengetahuan dengan nilai koefisien regresi 4,196. Petugas yang memiliki pengetahuan cukup, motivasi tinggi, sarana dan prasarana cukup dan kepemimpinan cukup memiliki probabilitas sebesar 99% untuk kinerja yang baik.

Diharapkan rumah sakit perlu berkomitmen dalam mendukung pelaksanaan P2TB dengan cara menginstruksikan, melakukan supervisi, memberikan reward, direktur langsung mengawasi pelaksanaan DOTS di rumah sakit. Dinas Kesehatan Kota Medan agar dapat melengkapi sarana maupun prasarana.

Kata Kunci : Kinerja, Pengetahuan, Pelatihan, Motivasi, Sarana dan Prasarana, Kepemimpinan

(7)

7

ABSTRACT

Tuberculosis is still a problem of public health in the world, especially in the developing countries, including Indonesia. DOTS (Directly Observed Treatment Short course) strategy recommended by WHO, is the most appropriate approach for this time and it should be seriously implemented by monitoring and controlling the medication for the patients.

The purpose of this study was to find out the relationship of the predisposing factor, such as knowledge, training, attitude and motivation; the enabling factor, such as facility and infrastructure; and the reinforcing factor, such as controlling and developing the Hospital Director (leadership) on the performance of hospital staff who has been trained through HDL (Hospital DOTS Lingkage) program in the implementation of DOTS strategy for the patients suffering from TB in the hospital in Medan.

The population of the study with cross sectional approach was all of the P2TB staff serving at the hospital who received HDL program training held by health service consisting of 3 profession as follows doctors, paramedics and laboratory staff which are 42 people in total, and all of them were selected to be the samples for this study. The data obtained were univariately, bivariately and multivariately analysed through multiple logistics regression tests.

The result of the study showed that knowledge (p=0.009), motivation (p=0.045), facility and infrastructure (p=0.013), and leadership (p=0.016) had influenced on the performance of staff in implementing the DOTS strategy. The most dominant variable influencing the performance of staff was knowledge with the value of coefficient regression of 4.196. The probability of staff with adequate knowledge, high motivation, adequate facility and infrastructure and adequate leadership to do good performance was 99%.

It is expected that the management of hospital need to have commitment in supporting the implementation of P2TB in order to motivate the performance of P2TB staff, to improve the attitude of the leader that she/he can direct motivate, directly and indirectly do a more effective supervision to the P2TB staff.

Keywords: Performance, Knowledge, Training, Motivation, Facility and Infrastructure, Leadership

(8)

8

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis haturkan kehadirat Allah SWT atas berkat dan rahmat serta pertolongan-NYA yang berlimpah sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan tesis ini dengan judul “Analisa Kinerja Petugas TB (Tuberculosis) di Rumah Sakit Yang Telah Dilatih Program HDL (Hospital DOTS Lingkage) di Kota Medan”.

Penelitian tesis ini merupakan salah satu persyaratan akademik untuk menyelesaikan pendidikan pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Administrasi Rumah Sakit Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Dengan selesainya penyusunan tesis ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat :

1. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc, (CTM), Sp.A(K) selaku Rektor Universitas Sumatera Utara.

2. Dr. Drs. Surya Utama, M.S, selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

3. Dr. Ir. Evawany Y. Aritonang, M.Si, selaku Sekretaris Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

4. Prof. dr. Sori Muda Sarumpaet, M.P.H, selaku Ketua Komisi Pembimbing dan dr. Heldy BZ, M.P.H, selaku Anggota Komisi Pembimbing yang telah

(9)

9

mengarahkan dan meluangkan waktu untuk membimbing penulis hingga penulisan tesis selesai.

5. Dr. dr. Wirsal Hasan, M.P.H, selaku Ketua Komisi Penguji dan dr. Fauzi, S.K.M, selaku Anggota Komisi Penguji yang telah memberi masukan guna kesempurnaan penulisan tesis.

6. Drg. Hj. Usma Polita Nst, M.Kes, selaku Kepala Dinas Kesehatan Medan, yang telah memberi izin kepada penulis untuk melakukan penelitian di rumah sakit pelaksana DOTS yang telah dilatih HDL (Hospital DOTS Lngkage) di wilayah Kota Medan.

7. Seluruh Direktur Rumah Sakit Pelaksana DOTS yang telah memberi izin untu melakukan penelitian pada petugas TB yang telah dilatih program HDL (Hospital DOTS Lngkage).

8. Seluruh staf pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat khususnya peminatan Administrasi Rumah Sakit yang telah memberikan tambahan ilmu yang begitu berharga untuk penulis.

9. Seluruh Staf Sekretariat Program Pascasarjana Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM USU yang telah banyak membantu penulis terutama yang berkaitan dengan proses administrasi.

10. Terima kasih yang tulus dan ikhlas kepada yang tercinta, Ibunda dr. Cut Zuliati Muli, M.Kes, Ayahanda Drs. Suherman, MSP, adinda dr. Herwindo Ahmad, Timor 11 dan bodrexx atas segala jasa, motivasi serta doa yang tak pernah henti.

(10)

10

11. Teristimewa buat suami terbaik Nufrizal, SE, dan ananda tersayang Naraya Zivara Medina, atas pengertian, kesabaran, dan doa yang selalu terlantun dengan ikhlas.

12. Rekan-rekan mahasiswa peminatan Administrasi Rumah Sakit Program Studi IKM FKM USU 2011 atas bantuan dan kerjasamanya selama proses penulisan tesis ini.

13. Pihak lain yang telah membantu kelancaran penulisan tesis ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

Semoga semua kebaikan yang telah dicurahkan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT. Penulis menyadari atas segala keterbatasan penulisan tesis ini, oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan tesis ini, dengan harapan semoga tesis ini bermanfaat bagi instansi rumah sakit dan instansi pelayanan kesehatan lainnya.

Medan, Juli 2014

Dilla Fitria 117032043/IKM

(11)

11

RIWAYAT HIDUP

Dilla Fitria lahir pada tanggal 02 Juli 1986 di Kota Medan, anak pertama dari 2 bersaudara dari pasangan Ayahanda Drs. Suherman, MSP dan Ibunda dr.Cut Zuliati Muli, M.Kes.

Pendidikan formal penulis, dimulai dari pendidikan sekolah dasar di Sekolah Dasar Kemala Bhayangkari Medan selesai tahun 1998, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Medan selesai tahun 2001, Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Medan selesai tahun 2004, dan melanjutkan pendidikan Strata 1 di Fakultas Kedokteran Universitas Syah Kuala Banda Aceh.

Pada tahun 2011, penulis mengikuti pendidikan lanjutan di Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, minat studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

(12)

12

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

RIWAYAT HIDUP ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiv

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Permasalahan ... 8 1.3. Tujuan Penelitian ... 8 1.4. Hipotesis ... 8 1.5. Manfaat Penelitian ... 9

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ... 10

2.1. Tuberkulosis ... 10

2.1.1. Pengendalian Tuberkulosis di Indonesia ... 10

2.1.2. Tujuan dan Sasaran Pengendalian Tuberkulosis di Indonesia ... 12

2.1.3. Kebijakan Pengendalian Tuberkulosis di Indonesia ... 12

2.1.4. Strategi Nasional Pengendalian TB di Indonesia 2010-2014 ... 14

2.1.5. Organisasi Pelaksanaan Strategi Nasional Pengendalian TB di Indonesia ... 14

2.2. Pelayanan Tuberkulosis dengan Strategi DOTS di Rumah Sakit ... 16

2.2.1. Kriteria Pelayanan TB dengan Strategi DOTS di Rumah Sakit ... 16

2.2.2. Administrasi dan Pengelolaan Pelayanan TB dengan Strategi DOTS di Rumah Sakit ... 17

2.2.3. Staf dan Pimpinan ... 18

2.2.4. Standar Ketenagaan Pelayanan TB dengan Strategi DOTS di Rumah Sakit ... 19

2.2.5. Pelatihan ... 24

2.2.6 Supervisi ... 26

(13)

13

2.3. Kinerja ... 28

2.3.1. Pengertian Kinerja ... 28

2.3.2. Penilaian Kinerja ... 29

2.3.3. Metode Penilaian Kinerja ... 31

2.4. Landasan Teori ... 40

2.5. Kerangka Konsep ... 48

BAB 3. METODE PENELITIAN ... 49

3.1. Jenis Penelitian ... 49

3.2. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 49

3.3. Populasi dan Sampel ... 49

3.4 Metode Pengumpulan Data ... 50

3.5 Variabel dan Definisi Operasional ... 51

3.5.1. Variabel Penelitian ... 51 3.5.2. Definisi operasional ... 51 3.6. Metode Pengukuran ... 52 3.7. Analisa Data ... 53 3.7.1. Analisis Univariat ... 53 3.7.2. Analisis Bivariat ... 53 3.7.3. Analisis Multivariat ... 54

BAB 4. HASIL PENELITIAN ... 55

4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 55

4.1.1. Visi dan Misi Dinas Kesehatan Kota Medan ... 57

4.1.2. Tujuan, Sasaran, dan Strategi Pembangunan Kesehatan ... 58

4.2. Karakteristik Responden ... 61

4.2.1. Distribusi Frekuensi Umur Responden ... 61

4.2.2. Distribusi Frekuensi Jenis Kelamin Responden ... 61

4.2.3. Distribusi Frekuensi Masa Kerja Responden ... 62

4.2.4. Distribusi Frekuensi Tingkat Pendidikan Responden ... 62

4.3. Gambaran Faktor Predisposisi (Pengetahuan, Pelatihan, Sikap, Motivasi), Faktor Pemungkin (Sarana dan Prasarana), dan Faktor Penguat (Pengawasan dan Pembinaan Direktur RS) terhadap Kinerja Petugas dalam Pelaksanaan Strategi DOTS ... 63

4.3.1. Pengetahuan ... 63

4.3.2. Pelatihan ... 66

4.3.3. Sikap ... 69

4.3.4. Motivasi ... 72

4.3.5. Sarana dan Prasarana ... 76

4.3.6. Kepemimpinan ... 78

4.3.7. Kinerja ... 81

(14)

14

4.4. Hubungan Faktor Predisposisi (Pengetahuan, Pelatihan, Sikap, Motivasi), Faktor Pemungkin (Sarana dan Prasarana), dan Faktor Penguat (Pengawasan dan Pembinaan Direktur RS) dengan Kinerja Petugas dalam Pelaksanaan Strategi

DOTS ... 84

4.4.1. Hubungan Pengetahuan dengan Kinerja Petugas RS terhadap Pelaksanaan Strategi DOTS ... 84

4.4.2. Hubungan Pelatihan dengan Kinerja Petugas RS terhadap Pelaksanaan Strategi DOTS ... 85

4.4.3. Hubungan Sikap dengan Kinerja Petugas RS terhadap Pelaksanaan Strategi DOTS ... 86

4.4.4. Hubungan Motivasi dengan Kinerja Petugas RS terhadap Pelaksanaan Strategi DOTS ... 86

4.4.5. Hubungan Sarana dan Prasarana dengan Kinerja Petugas RS terhadap Pelaksanaan Strategi DOTS ... 87

4.4.6. Hubungan Kepemimpinan dengan Kinerja Petugas RS terhadap Pelaksanaan Strategi DOTS ... 88

4.5. Faktor yang Paling Dominan Berhubungan dengan Kinerja Petugas ... 88

BAB 5. PEMBAHASAN ... 90

5.1. Hubungan Pengetahuan dengan Kinerja Petugas ... 90

5.2. Hubungan Pelatihan dengan Kinerja Petugas ... 94

5.3. Hubungan Sikap dengan Kinerja Petugas ... 96

5.4. Hubungan Motivasi dengan Kinerja Petugas ... 98

5.5. Hubungan Sarana dan Prasarana dengan Kinerja Petugas ... 100

5.6. Hubungan Kepemimpinan dengan Kinerja Petugas ... 101

5.7. Keterbatasan Penelitian ... 102

BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN ... 104

6.1 Kesimpulan ... 104

6.2 Saran ... 105

DAFTAR PUSTAKA ... 107 LAMPIRAN

(15)

15

DAFTAR TABEL

No. Judul Halaman

2.1. Uraian Tugas Program TB untuk Petugas di Rumah Sakit ... 23

3.1. Metode Pengukuran Variabel Independen dan Variabel Dependen ... 53

4.1. Daftar Alamat Rumah Sakit yang telah Dilatih HDL ... 57

4.2. Daftar Petugas P2TB yang Menjadi Responden ... 60

4.3. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih Program HDL di Kota Medan Berdasarkan Umur ... 61

4.4. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih Program HDL di Kota Medan Berdasarkan Jenis Kelamin ... 62

4.5. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih Program HDL di Kota Medan Berdasarkan Masa Kerja ... 62

4.6. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih Program HDL di Kota Medan Berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 62

4.7. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Dokter tentang Pelaksanaan Strategi DOTS ... 63

4.8. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Paramedis tentang Pelaksanaan Strategi DOTS ... 64

4.9. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Petugas Analis tentang Pelaksanaan Strategi DOTS ... 65

4.10. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih Program HDL di Kota Medan Berdasarkan Pengetahuan ... 66

4.11. Distribusi Frekuensi Jawaban Dokter terhadap Pelatihan tentang Pelaksanaan Strategi DOTS ... 66

4.12. Distribusi Frekuensi Jawaban Paramedis terhadap Pelatihan tentang Pelaksanaan Strategi DOTS ... 67

(16)

16

4.13. Distribusi Frekuensi Jawaban Petugas Analis terhadap Pelatihan

tentang Pelaksanaan Strategi DOTS ... 68

4.14. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih Program HDL di Kota Medan Berdasarkan Pelatihan ... 69

4.15. Distribusi Frekuensi Sikap Dokter sebagai Petugas P2TB dalam Pelaksanaan Strategi DOTS di Rumah Sakit ... 69

4.16. Distribusi Frekuensi Sikap Paramedis sebagai Petugas P2TB dalam Pelaksanaan Strategi DOTS di Rumah Sakit ... 70

4.17. Distribusi Frekuensi Sikap Analis sebagai Petugas P2TB dalam Pelaksanaan Strategi DOTSdi Rumah Sakit ... 71

4.18. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih Program HDL di Kota Medan Berdasarkan Sikap ... 72

4.19. Distribusi Frekuensi Motivasi Dokter sebagai Petugas dalam Pelaksanaan Strategi DOTS di Rumah Sakit ... 72

4.20. Distribusi Frekuensi Motivasi Paramedis sebagai Petugas dalam Pelaksanaan Strategi DOTS di Rumah Sakit ... 73

4.21. Distribusi Frekuensi Motivasi Analis sebagai Petugas dalam Pelaksanaan Strategi DOTS di Rumah Sakit ... 74

4.22. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih Program HDL di Kota Medan Berdasarkan Motivasi... 75

4.23. Distribusi Frekuensi Jawaban Dokter terhadap Sarana dan Prasarana . 76 4.24. Distribusi Frekuensi Jawaban Paramedis terhadap Sarana dan Prasarana ... 77

4.25. Distribusi Frekuensi Jawaban Analis terhadap Sarana dan Prasarana .. 77

4.26. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih Program HDL di Kota Medan Berdasarkan Sarana dan Prasarana ... 78

4.27. Distribusi Frekuensi Jawaban Dokter terhadap Kepemimpinan ... 78

4.28. Distribusi Frekuensi Jawaban Paramedis terhadap Kepemimpinan ... 79

4.29. Distribusi Frekuensi Jawaban Analis terhadap Kepemimpinan ... 80

(17)

17

4.30. Distribusi Frekuensi Petugas TB di Rumah Sakit yang telah Dilatih

Program HDL di Kota Medan Berdasarkan kepemimpinan ... 81 4.31. Distribusi Frekuensi Kinerja Dokter terhadap Pelaksanaan Strategi

DOTS ... 81 4.32. Distribusi Frekuensi Kinerja Paramedis terhadap Pelaksanaan

Strategi DOTS ... 82 4.33. Distribusi Frekuensi Kinerja Analis terhadap Pelaksanaan Strategi

DOTS ... 83 4.34. Distribusi Frekuensi Kinerja Petugas TB di Rumah Sakit yang telah

Dilatih Program HDL di Kota Medan ... 84 4.35. Tabulasi Silang Antara Pengetahuan dengan Kinerja Petugas dalam

Pelaksanaan Strategi DOTS ... 85 4.36. Tabulasi Silang antara Pelatihan dengan Kinerja Petugas dalam

Pelaksanaan Strategi DOTS ... 85 4.37. Tabulasi Silang antara Sikap dengan Kinerja Petugas dalam

Pelaksanaan Strategi DOTS ... 86 4.38. Tabulasi Silang antara Motivasi dengan Kinerja Petugas dalam

Pelaksanaan Strategi DOTS ... 87 4.39. Tabulasi Silang antara Sarana dan Prasarana dengan Kinerja Petugas

dalam Pelaksanaan Strategi DOTS ... 87 4.40. Tabulasi Silang antara Kepemimpinan dengan Kinerja Petugas dalam

Pelaksanaan Strategi DOTS ... 88 4.41. Hasil Analisis Faktor yang Paling Dominan Berpengaruh terhadap

Kinerja Petugas ... 89

(18)

18

DAFTAR GAMBAR

No. Judul Halaman

2.1. Kerangka Konsep Penelitian ... 48

(19)

19

DAFTAR LAMPIRAN

No. Judul Halaman

1. Surat Izin Penelitian dari FKM ... 110

2. Surat Izin Penelitian dari Dinas Kesehatan Kota Medan ... 111

3. Kuesioner Penelitian ... 112

4. Master Tabel ... 129

5. Hasil Analisis Data ... 131

6. Data Kasus Suspect Tuberculosis pada masing-masing Rumah Sakit .... 190

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh umur, pendidikan, masa kerja, pengetahuan, sikap, ketersediaan fasilitas pembuangan limbah medis padat, ketersediaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hubungan faktor Provider (sikap petugas medis, penjelasan tentang pengobatan, penyuluhan) dan Consumer

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dan pelatihan kerja dengan kewaspadaan umum/ Universal Precaution dalam pencegahan Hepatitis B

Analisis bivariat dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor internal (jenis kelamin, pengetahuan, dan sikap) serta faktor eksternal terhadap kepatuhan perawat dalam

Berdasarkan teori Lawrence Green (1980), perilaku manusia terbentuk dari 3 faktor, yaitu faktor pemungkin yang terwujud dalam pengetahuan, sikap, kepercayaan, keyakinan,

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pelatihan dan ketersediaan fasilitas dengan kepatuhan perawat dalam penerapan

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, pengetahuan, sikap, ketersediaan sarana, pedoman/SOP hand hygiene, lama bekerja, supervisi kepala ruangan

Faktor-faktor yang berhubungan dengan penanganan limbah tanjam di Rumah Sakit diantaranya umur, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja, pelatihan, pengetahuan, sikap dan tindakan