Islam dan Liberalisme
Teks penuh
Dokumen terkait
Untuk ummat Islam, dengan ajaran yang paling sempurna dan benar pola pemikiran pemisahan ini seharusnya tidak boleh terjadi, karena ilmu pengetahuan dan teknologi
Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Mengajak dan menuntun ke jalan yang lurus.. Untuk menghilangkan pagar penghalang
Abdullah Ahmad, Na’im, dkk., Pemikiran Islam Kontemporer, (Yogyakarta: Jendela, 2003), hlm.. pengetahuan Barat, terutama kaum pemikir environmentalis bahkan hingga
Liberalisme yang menjadi pemikiran Barat memang telah memberikan hak otonomi individual berupa kebebasan menjalankan ajaran agama dan kepercayaan masyarakat, tetapi
Sayyed Hossein Nasr seorang pemikir Islam yang kaya akan khazanah pemikiran barat maupun timur ilmu keislaman dan ilmu yang dikaji di barat mengajak para intelektual untuk memaknai