JL
. LE
TJE
N SU
TOYO
TELP
. 7
36
03
0
FAX
. 73
60
3
0
PERUBAHAN
RENCANA
STRATEGIS
TAHUN 2020 - 2024
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
DINAS PERUMAHAN
RAKYAT DAN KAWASAN
PERMUKIMAN
KATA PENGANTAR
Puji syukur Kami ucapkan kehadirat Allah S.W.T yang telah melimpahkan berkah dan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahun 2020-2024 yang memuat Visi dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Program dan Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam jangka waktu 5 tahun kedepan.
Rencana Strategis pada dasarnya merupakan proses secara sistimatis dan berkelanjutan dan keputusan yang diambil dengan memanfaatkan sebanyak-banyaknya pengetahuan antisipatif, mengorganisasi secara sistematis usaha-usaha melaksanakan keputusan tersebut dan mengukur hasilnya melalui umpan balik yang terorganisasi dan sistematis. Rencana Strategik merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai sampai selama kurun waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahun.
Kami berharap Rencana Strategis ini dapat berguna bagi pihak-pihak yang berkompeten sehinga dapat menjadi gambaran secara umum tentang pelaksanaan tugas-tugas dibidang Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak. Kami menyadari bahwa Rencana strategi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak masih banyak yang perlu disempurnakan sehingga diharapkan masukan dan saran yang konstruktif dalam menyempurnakan Rencana Strategis ini dimasa yang akan datang.
Dan akhirnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyelesaikan penyusunan Rencana strategis ini. Semoga Allah S.W.T selalu meridhoi segala upaya kita dalam mengabdi bagi kepentingan masyarakat dan Negara.
DAFTAR ISI
Hal
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
DAFTAR TABEL iii
DAFTAR GAMBAR iv
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang 1
1.2. Landasan Hukum 3
1.3. Maksud dan Tujuan 6
1.4. Sistematika Penulisan 6
BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS PERUMAHAN
RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN KOTA PONTIANAK
8
2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah 9 2.2. Sumber Daya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan
Permukiman Kota Pontianak
11 2.3. Kinerja pelayanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan
permukiman Kota Pontianak
14 2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas
Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak
21
BAB III PERMASALAHAN DAM ISU-ISU STRATEGIS DINAS
PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN
PERMUKIMAN KOTA PONTIANAK
23
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan OPD
23 3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Walikota dan Wakil
Walikota Pontianak
25 3.3 Telaahan Renstra Kementerian/Lembaga Terkait 27 3.4 Telaahan RTRW dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis 28
3.5 Penentuan Isu-isu Strategis 29
BAB IV TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH
DAERAH
31 4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah 31
BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 34
5.1. Tujuan dan Sasaran jangka Menengah 34
BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA
PENDANAAN
36
BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN 50
DAFTAR TABEL
Hal
Tabel 2.1 Jumlah Pegawai dari Segi kepangkatan/Golongan Ruang 11
Tabel 2.2 Sarana dan Prasarana 11
Tabel 2.3 Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
Kota Pontianak
16
Tabel 2.4 Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
Kota Pontianak
18
Tabel 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan SKPD 33
Tabel 5.1 Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah kebijakan Tahun
2020-2024
35
Tabel 6.1 Program dan Kegiatan Dinas Perumahan Rakyat dan
Kawasan Permukiman Kota Pontianak yang direncanakan untuk Periode Tahun 2020-2024
37
Tabel 7.1 Indikator Kinerja SKPD yang Mengacu pada Tujuan
dan Sasaran RPJMD
DAFTAR GAMBAR
Hal
Gambar I Struktur Organisasi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
1
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang
Penyusunan Rencana Strategis Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahun 2020-2024 merupakan bentuk pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Undang-Undang ini secara substansi mengamanatkan penyusunan Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah (Renstra OPD) untuk periode 5 (lima) tahun yaitu Tahun 2020-2024, sebagai instrumen untuk menyusun dan mengukur kinerja sesuai tugas dan fungsi OPD.
Rencana Strategis (Renstra) OPD merupakan dokumen perencanaan jangka menengah OPD yang tidak terpisahkan dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Renstra OPD disusun guna memberikan masukan bagi penyempurnaan penyusunan dokumen RPJMD. Rancangan akhir Renstra OPD disusun dengan mengacu kepada RPJMD yang sudah ditetapkan dengan Perda.
Perubahan perkembangan masyarakat saat ini telah memberikan implikasi terhadap tuntutan kebutuhan pelayanan yang lebih baik dan prima. Dalam menjawab tuntutan tersebut, maka instansi pemerintah harus mampu meningkatkan kinerja dan profesionalisme.
Rencana Strategis Dinas memuat visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi, kebijakan, program, kegiatan dan sub kegiatan pembangunan sesuai tugas pokok dan fungsi Dinas, dengan berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pontianak tahun 2020-2024.
Kajian Strategis untuk menetapkan strategi perumusan tujuan dan sasaranserta kebijakan dalam rangka pencapaian visi dan misi Kota Pontianak dengan menggunakan metode Analisis Lingkungan Eksternal (ALE) dan Analisis Lingkungan Internal (ALI). Lingkungan Eksternal yaitu program Kepala Daerah terpilih, kondisi objek urusan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak,kondisi lingkungan regional,serta lingkungan nasional. Sedangkan lingkungan Internal yaitu kondisi internal
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak, Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur, Sarana dan Prasarana/Peralatan dan Kebijakan Dinas.
Program yang disusun dalam Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianakadalah bersifat indikatif, dengan tidak mengabaikan keberhasilan yang sudah dicapai periode sebelumnya dan selaras dengan program Walikota–Wakil Walikota Pontianak Tahun 2020-2024.
Program disusun sesuai dengan kewenangan Dinas, lintas OPD dan program kewilayahan sebagai pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas. Selanjutnya program tersebut dijabarkan ke dalam rencana kegiatan dan sub kegiatan yang meliputi indikasi pendanaan, kerangka regulasi, sumber pendanaan, mitra Dinas dan lokasi kegiatan.
Rencana Strategis (Renstra) ini merupakan pedoman bagi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak dalam menyusun RencanaKerja Tahunan (Renja Tahunan) Dinas daritahun 2020 sampai dengan tahun2024.
Rencana Strategis merupakan proses sistematik yang berkelanjutan dari keputusan yang beresiko dengan memanfaatkan sebanyak-banyaknya pengetahuan antisipatif, mengorganisasi secara sistematis usaha-usaha melaksanakan keputusan tersebut dan mengukur hasil melalui umpan balik yang terorganisasi dan rapi.
Dengan tersusunnya Rencana Strategis Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahun 2020-2024, diharapkan dapat menjadi arah dan pedoman penyelenggaraan pembangunan di bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. Dokumen tersebut menterjemahkan perencanaan pembangunan setiap tahun dengan program, kegiatan dan sub kegiatan yang fokus dan terukur serta menunjang pencapaian sasaran pembangunan Kota Pontianak dari bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
1.2. Landasan hukum
Dasar hukum yang menjadi landasan dan acuan dalam penyusunan Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota PontianakTahun2020-2024 adalah sebagai berikut:
1. Pasal 18 Ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2. Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1953 Nomor 9) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1965 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Tanah Laut, Daerah Tingkat II Tapin dan Daerah Tingkat II Tabalong dengan mengubah Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 3Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2756);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
6. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
7. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
8. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan UndangUndang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi,dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
11. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
12. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114);
13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310);
14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan
Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312);
15. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 7 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2008-2028 (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2008 Nomor 7, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 6);
16. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018-2023 (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 Nomor 2);
17. Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 10 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kota Pontianak 2005-2025 (Lembaran Daerah Kota Pontianak Tahun 2008 Nomor 9 Seri E Nomor 9);
18. Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 8 Tahun 2008 tentang Bidang Urusan Pemerintah yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Kota Pontianak (Lembaran Daerah Tahun 2008 Nomor 7 Seri E Nomor 7); 19. Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang
Wilayah Kota Pontianak Tahun 201-2033 (Lembaran Daerah Kotra Pontianak Nomor 117);
20. Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 7 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pontianak 2020-2024 (Lembaran Daerah Kota Pontianak Tahun 2019 Nomor 7, Tambahan Lembaran Daerah Kota Pontianak Nomor 171);
21. Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Kedudukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Tahun 2016 Nomor 7), Tambahan Lembaran Daerah Nomor 149);
22. Peraturan Walikota Pontianak Nomor 70 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Struktur Organisasi, Tugas Pokok, Fungsi, Uraian Tugas dan Tata Kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak (Berita Daerah Tahun 2016 Nomor 70).
1.3. Maksud dan Tujuan
a. Maksud
Sebagai acuan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak dan stakeholder dalam menentukan prioritas programlimatahun ke depan (2020-2024) dan sebagai pedoman Penyusunan Rencana Kerja Tahunan (Renja Tahunan)
b. Tujuan
Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahun 2020-2024 disusun dengan tujuan :
1. Sebagai wujud penjabaran RPJMD Kota Pontianak tahun 2020-2024 lingkup Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak.
2. Sebagai Acuan Penyusunan Rencana Kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahunan (Renja OPD Tahunan), dan pedoman program Dinas dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024.
3. Menyediakan indikator untuk mengukur dan melaksanakan evaluasi kinerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak tahunan.
4. Memudahkan pemahaman aparatur dinas, masyarakat dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak serta Pimpinan Pemerintah Daerah dalam menyusun program secara terpadu lingkup dinas dan antar dinas dalam mewujudkan tujuan pembangunan Kota Pontianak.
5. Menjadi arah pembangunan yang ingin dicapai Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak dalam menunjang pembangunan Pemerintah Kota Pontianak kurun waktu 5 (lima) tahun.
1.4. Sistematika Penulisan
Rencana Strategis Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman tahun 2020-2024 secara sistematika disusun sebagai berikut:
BAB I Pendahuluan
Mengemukakan secara ringkas pengertian Renstra Perangkat Daerah, fungsi Renstra Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan pembangunan daerah, proses penyusunan Renstra Perangkat Daerah,
keterkaitan Renstra Perangkat Daerah dengan RPJMD dan Renja Perangkat Daerah memuat landasan hukum, maksud dan tujuan penyusunan Renstra serta sistematika penulisan.
BAB II Gambaran Pelayanan Perangkat Daerah
Memuat informasi tentang peran (tugas dan fungsi) Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, mengulas secara ringkas apa saja sumber daya yang dimiliki Perangkat Daerah dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya, mengemukakan capaian-capaian penting yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan Renstra Perangkat Daerah periode sebelumnya, mengemukakan capaian program prioritas Perangkat Daerah yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan RPJMD periode sebelumnya, dan mengulas hambatan-hambatan utama yang masih dihadapi dan dinilai perlu diatasi melalui Renstra Perangkat Daerah ini.
BAB III Permasalahan Dan Isu-Isu Strategis Perangkat Daerah
Bab ini memuat Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Perangkat Daerah, Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala daerah dan wakil kepala daerah Terpilih, Telaahan Renstra K/L dan Renstra, Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis, Penentuan Isu-isu Strategis, dibidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
BAB IV Tujuan dan Sasaran
Bab ini berisi Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah dengan mengemukakan rumusan pernyataan tujuan dan sasaran jangka menengah Perangkat Daerah.
BAB V Strategi Dan Arah Kebijakan.
Pada bagian ini dikemukakan rumusan pernyataan strategi dan arah kebijakan Perangkat Daerah dalam lima tahun mendatang. sehingga dapat menunjukkan relevansi dan konsistensi antar pernyataan visi dan misi RPJMD periode berkenaan dengan tujuan, sasaran, strategi, dan arah kebijakan Perangkat Daerah. Jika terdapat pernyataan strategi atau arah kebijakan yang tidak relevan dan tidak konsisten dengan pernyataan lainnya, maka diperlukan perbaikan dalam proses perumusan strategi dan arah kebijakan tersebut.
BAB VI Rencana Program Dan Kegiatan Serta Pendanaan
Pada bagian ini dikemukakan rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif.
BAB VII Kinerja Penyelenggaraan Bidang Urusan
Pada bagian ini dikemukakan indikator kinerja Perangkat Daerah yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai Perangkat Daerah dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.
BAB VIII Penutup
Pada bagian ini dikemukakan maksud dan tujuan penyusunan dokumen Renstra OPD, disertai dengan harapan mampu menjadi pedoman pembangunan 3 (tiga) tahun kedepan oleh OPD.
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN
2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Perangkat Daerah
a. Tugas dan Fungsi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak memiliki kedudukan sebagai unsur pelaksana Pemerintah Daerah dalam merumuskan kebijakan teknis, penyelenggaraan pelayanan umum, pengendalian dan pembinaan teknis yang berada dibawahnya yang dipimpin oleh Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah berdasarkan pada Peraturan Walikota Pontianak Nomor 70 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Struktur Organisasi, Tugas Pokok, Fungsi, Uraian Tugas dan Tata Kerja Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak.
Adapun fungsi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak adalah sebagai berikut :
a) Perumusan kebijakan teknis di bidang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan bidang Pertanahan;
b) Perumusan rencana kerja dibidang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan bidang Pertanahan;
c) Penyelenggaraan Pelayanan umum di bidang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan bidang Pertanahan;
d) Pengendalian dan pembinaan teknis di bidangPerumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan bidang Pertanahan;
e) Penyelenggaraan proses pelayanan perizinan di bidang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan bidang Pertanahan;
f) Pelaporan dan evaluasi pelaksanaan tugas di bidang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan bidang Pertanahan;
g) Pelaksanaan tugas lain di bidang Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan bidang Pertanahan yang diberikan oleh Walikota.
b. Struktur Organisasi
Struktur Organisasi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak didasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dipimpin oleh Kepala
Dinas yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah dengan struktur Organisasi sebagai berikut :
1. KepalaDinas.
2. Sekretariat, terdiri dari:
1). Subbag Umum dan Aparatur 2). Subbag Perencanaan dan Keuangan 3. Bidang Perumahan, terdiri dari :
1). Seksi Perencanaan dan Penyediaan Perumahan 2). Seksi Penyediaan Prasarana Sarana Utilitas (PSU) 4. Bidang Kawasan Permukiman terdiri dari:
1). Seksi Penataan Lingkungan Permukiman. 2). Seksi Peningkatan Kualitas Pemukiman. 5. Bidang Pertanahan, terdiri dari:
1). Seksi Survey, Pemetaan dan Legalisasi. 2). Seksi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa. 3). Seksi Pengadaan dan Pemanfaatan Tanah. sebagaimana tersusun pada bagan dibawah ini :
GAMBAR 1
STRUKTUR ORGANISASI DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN KOTA PONTIANAK
2.2. Sumber Daya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak
a. Sumber Daya Manusia
Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tersedia pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak sebanyak 34 orang dengan rincian sebagai berikut :
Tabel 2.1
Jumlah Pegawai dari Segi kepangkatan/Golongan Ruang
No Pangkat Golongan Jumlah
1. Pembina Tingkat I IV/b 1
2. Pembina IV/a 1
3. Penata Tingkat I III/d 9
4. Penata III/c 11
5. PenataMuda Tingkat I III/b 5
6. Penata Muda III/a 4
7. Pengatur Tingkat I II/d 2
8. Pengatur II/c 1
Jumlah 34
b. Aset dan Perlengkapan
Salah satu sumber daya yang mendukung kelancaran pelaksanaan tugas adalah tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sarana dan Prasarana yang tersedia pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak adalah sebagai berikut :
Tabel 2.2
Kondisi Sarana dan Prasarana
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak
NO
URUT NAMA DAN JENIS BARANG SATUAN
JUMLAH
MENURUT KONDISI
ADMINIS
TRASI FISIK BAIK RUSAK
KIB A
1 Pengadaan Tanah Kosong Lokasi 3 3 3
2 Tanah Bangunan Kantor Pemerintah Lokasi 3 3 3
3 Tanah Kosong Untuk Bangunan Gedung Lokasi 3 3 3
4 Tanah Untuk Jalan Khusus/Komplek Lokasi 2065 2065 2065
5 Tanah Untuk Jalan Kotamadya Lokasi 104 104 104
KIB B
6 AC Unit 23 23 20 3
7 Airphone Type Komec 6 Ruangan Unit 1 1 1
9 Alat Rumah Tangga Lain-lain Unit 2 2 2
10 Alat Ukur Unit 14 14 14
11 Almari Unit 4 4 4
12 Bak Air Unit 4 4 4
13 Camera Unit 6 6 6 14 Camera CCTV Unit 1 1 1 15 Camera SLR Unit 1 1 1 16 CPU Unit 1 1 1 17 Drone Unit 1 1 1 18 Facsimile Unit 1 1 1
19 Filling Besi/Metal Unit 19 19 19
20 Gorden Unit 1 1 1
21 GPS - Global Positioning Station Unit 5 5 5
22 GPS Mikro SD + Peta Jalan Indonesia Unit 2 2 2
23 Infocus Projector Unit 4 4 4
24 Kamera Nikon AW 130 16 MP Unit 1 1 1
25 Kipas Angin Unit 4 4 4
26 Komputer Unit 6 6 6
27 Kursi Biasa Unit 109 109 109
28 Lap Top Unit 2 2 2
29 Laser Measurement - Optical
Measurement Unit 3 3 3
30 LCD Proyektor Unit 2 2 2
31 Lemari Unit 1 1 1
32 Lemari Arsip Unit 9 9 9
33 Lemari Arsip Mekanik Unit 1 1 1
34 Lemari Besi Unit 19 19 19
35 Lemari Buku Unit 8 8 8
36 Lemari Es Unit 1 1 1
37 Lemari Kayu Unit 1 1 1
38 Leser Leveling Unit 2 2 2
39 Lux Meter UV Light Meter Unit 2 2 2
40 Meja Kerja Unit 76 76 76
41 Mesin Absen Unit 2 2 2
42 Mesin Copy Unit 1 1 1
43 Mesin Penghancur Kertas Unit 1 1 1
44 Mesin Penghitung Uang Unit 1 1 1
45 Mobil Dinas Unit 2 2 2
46 Mobil Patroli Unit 1 1 1
47 Monitor Unit 1 1 1
48 Note Book/ Laptop Unit 14 14 14
49 P.C Unit Unit 39 39 39
50 Papan Informasi Unit 3 3 3
51 Papan Nama UPTD Rusunawa Unit 1 1 1
52 Penyedot Debu Unit 1 1 1
53 Perkakas Pengukuran/ GPS Unit 2 2 2
55 Print Finger Unit 1 1 1
56 Printer Unit 55 55 52 3
57 Proyektor Unit 1 1 1
58 Rak Buku Unit 1 1 1
59 Sepeda Motor Unit 3 3 3
60 Sofa / Kursi Tamu Unit 1 1 1
61
Sound System Type Portable Wireless Multi Functional Mobile Performance System BNS-3512 DX
Unit 1 1 1
62 Stationary Generating Set Unit 1 1 1
63 Stationary Water Pump Unit 1 1 1
64 Scanner Unit 1 1 1
65 Tustel Unit 1 1 1
66 TV LED Samsung Unit 1 1 1
67 UPS Unit 6 6 6
68 UPS ICA CP 1400 Unit 10 10 10
69 Water Pass (automatic Level) Unit 1 1 1
70 Vertical Blinds Unit 1 1 1
KIB C
69 Tempat Parkir di Rusunawa Nipah
Kuning Dalam Bangunan 1 1 1
70 Landscape Lahan Parkir Bangunan 1 1 1
71 Taman di Tepi Waterfront Segmen Gg.
Irian hingga Gg. Aden Bangunan 1 1 1
72 Taman di Tepi Waterfront Segmen Jl.
Barito hingga Gg. Malaya Bangunan 1 1 1
73 WC Umum dengan Menggunakan IPAL Bangunan 1 1 1
74 Fasilitas Pengelolaan Limbah Bangunan 1 1 1
75 Fasilitas Pengelolaan Limbah Bangunan 1 1 1
76 Flat/Rumah Susun Permanen/Rusunawa Bangunan 2 2 2
77 Bangunan Gedung Kantor Terpadu Bangunan 1 1 1
KIB D
78 Peningkatan Drainase Lingkungan
Permukiman Kegiatan 598 598 598
79 Peningkatan Kualitas Lingkungan
Permukiman Kegiatan 2602 2602 2602
80 Revitalisasi Kawasan Kumuh melalui
Perbaikan Lingkungan Permukiman Kegiatan 8 8 8
81 Turap Kayu Belian Kegiatan 1 1 1
82 Irigasi, PDAM Kantor Terpadu Kegiatan 1 1 1
KIB E
83 Perencanaan Pembangunan Infrastruktur
Permukiman Kumuh Unit 1 1 1
84 Buku Unit 14 14 14
86 DED Rehabilitasi IPLT Kota Pontianak Unit 1 1 1
87 Umum Unit 1 1 1
KIB F 88
Jasa Konsultasi Perencanaan Program Perbaikan Lingkungan Permukiman Kumuh
Kegiatan 1 1 1
89 Review Perencanaan Kegiatan 1 1 1
90 Review Perencanaan Penataan Kawasan
Kumuh Siantan Hulu Kegiatan 1 1 1
91
Perencanaan Peningkatan Kualitas Lingkungan Permukiman Untuk Tahun 2020
Kegiatan 1 1 1
92 Jasa Konsultasi Appraisal (Jasa Penilai) Kegiatan 1 1 1
93 Jasa Konsultasi Appraisal (Jasa Penilai) Kegiatan 1 1 1
JUMLAH 5894 5894 5888 6
2.3. Kinerja Pelayanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak merupakan Perangkat Daerah yang melaksanakan urusan perumahan dan pertanahan.Dengan demikian, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak memiliki kewajiban dalam melaksanakan kinerja pelayanan di urusan perumahan dan pertanahan. Realisasi dari kinerja pelayanan tersebut diantaranya terlihat dari pencapaian target kinerja yang tercantum dalam dokumen perencanaan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak. Pada dokumen Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahun 2017-2019 telah ditetapkan sejumlah sasaran pelayanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman di urusan perumahan dan pertanahan beserta target indikator kinerjanya, dimana pencapaiannya dapat dilihat pada tabel berikut :
a. Nilai evaluasi Akip merupakan indikator untuk mengukur keberhasilan kinerja Pemerintah dengan tujuan agar dapat terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik dan peningkatan kualitas pelayanan publik. bila dilihat dari hasil penilaian SAKIP, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman telah mencapai nilai BB (sangat Baik) hal tersebut dapat dikategorikan berhasil karena telah sesuai dengan target kinerja.
Adapun faktor keberhasilan pencapaian tersebut yaitu karena adanya keselarasan baik dari segi perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. serta komitmen Kepala OPD untuk melaksanakan program dan kegiatan sesuai dengan Rencana Strategis yang disusun.
b. Indikator Persentase Temuan yang ditindaklanjuti telah mencapai target kinerja setiap tahunnya yaitu 100%. hal ini dapat dikategorikan berhasil dikarenakanbeberapa pemeriksaan yang dilakukan oleh inspektorat, BPK, BPKP dan badan pengawasan lainnya dapat segera ditindaklanjuti.
c. Indikator Nilai Survey Kepuasan Masyarakat dapat dikategorikan berhasil walau belum mencapai sesuai yang ditargetkan, hal ini dikarenakan adanya upaya-upaya OPD dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan percepatan waktu pelayanan sesuai dengan SOP Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
d. Indikator Persentase Rumah Layak Huni dapat dikategorikan berhasil karena mampu melebihi nilai pada target kinerja yang ditetapkan. Hal tersebut disebabkan karena meningkatnya anggaran dalam pemberian bantuan untuk perbaikan rumah tidak layak huni dengan sumber anggaran dari APBD maupun APBN, selain itu telah tersedianya data jumlah dan lokasi rumah dengan kategori tidak layak huni, sehingga mempercepat penyaluran bantuan.
e. Indikator Persentase Kawasan Tidak Kumuh dapat dikategorikan berhasil karena Banyak program yang ditujukan untuk mengurangi kawasan kumuh baik bersumber dari dana APBD maupun APBN.
f. Indikator Persentase tanah asset Pemerintah Kota Pontianak yang telah dimanfaatkansesuai ketentuan dapat dikategorikan berhasil karena telah melakukan pembebasan tanah berdasarkan kebutuhan pembangunan dari Pemerintah Kota Pontianak.
g. Indikator Persentase Penurunan Konflik, Sengketa dan Masalah Pertanahan dapat dikategorikan berhasil karena mampu memfasilitasi dan menangani konflik-konflik pertanahan yang berkaitan dengan Asset Pemerintah Kota Pontianak, serta seringnya melakukan koordinasi antar berbagai pihak terkait.
Dari beberapa penjabaran terkait keberhasilan pelayanan tersebut dapat tertuang pada tabel berikut ini :
Tabel 2.3 Pencapaian Kinerja Pelayanan
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak ( Persentase )
NO
Indikator Kinerja sesuai Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Target NSPK Target IKK Target Indikator Lainnya
Target Renstra Tahun ke- Realisasi Capaian Tahun ke- Rasio Capaian pada Tahun ke- 2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019 1 Nilai evaluasi Akip Sangat
Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik 2 Persentase temuan yang
ditindaklanjuti 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 3 Nilai Survey Kepuasan
Masyarakat 100 100 100 100 83.94 84.58 84.19 83.94 84.58 84.19 4 Persentase Rumah Layak
Huni 99 95 97 99 98.64 99.07 99.50 103.83 102 100.51 5 Persentase Kawasan
Tidak Kumuh 100 99.60 99.85 100 99.55 99.77 99.97 99.95 99.90 99.97 6
Persentase tanah asset Pemerintah Kota Pontianak yang telah dimanfaatkan sesuai ketentuan
90 80 85 90 95.55 95.81 95.23 100.30 112.72 105.81 7
Persentase Penurunan Konflik, Sengketa dan Masalah Pertanahan
16 Adapun untuk realisasi kinerja keuangan, pada tahun 2017-2019 Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak menerima alokasi anggaran Belanja Tidak Langsung Tahun 2017 sebesar Rp.2.818.871.000,- dengan realisasi sebesar Rp 2.647.820.775,- (93,93%), untuk tahun 2018 sebesar Rp.3.207.997.970,95,- dengan realisasi sebesar Rp.3.086.452.377,- (96,21%), dan Belanja Tidak Langsung tahun 2019 sebesar Rp 3.820.834.000,- dengan realisasi sebesar Rp. 3.293.933.187,- (86,21%), maka total alokasi anggaran Belanja Tidak Langsung Tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 sebesar Rp.9.847.702.970,95,- dengan realisasi Rp.9.028.206.339,- (91,68%).
Sementara untuk Belanja Langsung, total alokasi anggaran yang diterima adalah sebesar Rp.353.821.129.556,78 dengan realisasi Tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 sebesar Rp.332.514.160.455,77 (93,98%).
Pada Tahun 2020 tidak ada pemisahan antara Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung, tetapi semuanya tertampung dalam Belanja Daerah.
Untuk tahun 2020 , pagu Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak sebesar Rp. 157.384.097.827,60 dengan realisasi sampai dengan bulan September 2020 sebesar Rp. 39.364.923.258 (25%).
Anggaran Belanja Langsung dan belanja daerah tersebut digunakan untuk melaksanakan program / kegiatan pada 2 urusan wajib, yaitu Urusan Wajib Perumahan dan Urusan Pertanahan.
Secara rinci anggaran beserta realisasi pendanaan pelayanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak pada tahun 2017-2019 dan tahun 2020 terdapat pada tabel berikut :
Tabel 2.4 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak
TAHUN 2017 - 2019
N
O URAIAN
ANGGARAN SKPD TAHUN KE- REALISASI SKPD TAHUN KE-
RASIO ANGGARAN DAN REALISASI SKPD TAHUN KE- Persentase (%) Rata-Rata Pertumbuhan 2017 2018 2019 2017 2018 2019 2017 2018 2019 Anggaran Realisasi I Urusan Perumahan 71,135,210,390.53 88,083,863,527.46 97,800,904,840.00 70,337,595,166.00 86,069,945,722.00 95,865,402,662.77 98.88 97.71 98.02 191,819,375,531.32 188,362,675,108.92 1 Pelayanan Administrasi Perkantoran 1,764,495,360.00 1,991,064,487.00 2,142,114,200.00 1,675,968,683.00 1,783,439,682.00 1,896,051,850.00 94.98 89.57 88.51 4,469,597,913.67 4,091,425,648.33 2 Program Peningkatan Sarana Prasarana Dan Perlengkapan Kantor 657,180,000.00 430,128,000.00 441,448,000.00 583,585,550.00 398,810,500.00 407,177,600.00 88.80 92.72 92.24 1,234,457,333.33 1,118,121,916.67 3 Program Peningkatan Disiplin Aparatur 45,000,000.00 47,080,000.00 56,520,000.00 26,250,000.00 40,160,000.00 47,935,000.00 58.33 85.30 84.81 110,920,000.00 82,388,333.33 4 Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 75,000,000.00 20,000,000.00 20,000,000.00 44,250,000.00 10,000,000.00 15,000,000.00 59.00 50.00 75.00 101,666,666.67 59,250,000.00 5 Program Peningkatan Dan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja 20,000,000.00 50,675,000.00 63,500,000.00 19,801,850.00 49,773,100.00 62,581,450.00 99.01 98.22 98.55 91,841,666.67 90,435,433.33 6 Program Peningkatan Dan Pengembangan Sistem Pelaporan Keuangan 31,700,000.00 18,050,000.00 25,350,000.00 31,477,600.00 17,907,200.00 25,328,200.00 99.30 99.21 99.91 58,200,000.00 57,827,533.33
7 Program Peningkatan Pelayanan Prima 10,000,000.00 10,100,000.00 9,400,000.00 9,945,000.00 10,066,000.00 8,821,000.00 99.45 99.66 93.84 23,233,333.33 22,951,333.33 8 Program Pengembangan Data/Informasi 10,000,000.00 10,100,000.00 5,300,000.00 9,796,200.00 6,250,500.00 5,175,000.00 97.96 61.89 97.64 21,866,666.67 17,771,700.00 9 Program Pengembangan Sistem Informasi 36,300,000.00 50,634,000.00 36,180,000.00 30,712,000.00 47,204,000.00 21,190,000.00 84.61 93.23 58.57 98,994,000.00 84,979,333.33 10 Program Pengembangan Perumahan Dan Permukiman 67,695,800,390.53 84,519,342,000.46 93,846,839,000.00 67,365,362,489.00 82,857,120,071.00 92,309,943,174.77 99.51 98.03 98.36 183,497,422,057.66 180,992,463,618.26 11 Program Pengembangan Perumahan 364,918,640.00 502,813,040.00 640,022,640.00 234,762,194.00 440,904,669.00 594,784,388.00 64.33 87.69 92.93 1,081,072,560.00 873,928,325.67 12 Program Pemberdayaan Komunitas Perumahan 424,816,000.00 433,877,000.00 514,231,000.00 305,683,600.00 408,310,000.00 471,415,000.00 71.96 94.11 91.67 1,030,103,333.33 871,131,933.33 II Urusan Pertanahan 27,259,027,899.19 41,602,992,043.60 27,939,130,856.00 16,125,093,110.00 38,545,969,040.00 25,570,154,755.00 59.16 92.65 91.52 78,175,063,561.46 63,194,447,068.33 1 Program Penataan Penguasaan,Pemil ikan,Penggunaan Dan Pemanfaatan Tanah 27,259,027,899.19 41,410,072,043.60 27,756,770,856.00 16,125,093,110.00 38,367,724,040.00 25,395,357,755.00 59.16 92.65 91.49 77,921,356,894.79 62,957,936,401.67 2 Program Penyelesaian Konflik-Konflik Pertanahan - 192,920,000.00 182,360,000.00 - 178,245,000.00 174,797,000.00 - 92.39 95.85 284,100,000.00 265,643,500.00 98,394,238,289.72 129,686,855,571.06 125,740,035,696.00 86,462,688,276.00 124,615,914,762.00 121,435,557,417.77 87.87 96.09 96.58 269,994,439,092.78 251,557,122,177.26
Anggaran Pendanaan Pelayanan
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahun 2020 - 2021
N
O URAIAN
ANGGARAN SKPD TAHUN KE- REALISASI SKPD TAHUN KE- RASIO ANGGARAN DAN
REALISASI SKPD TAHUN KE- RATA-RATA PERTUMBUHAN
2020 2021 2022 2020 2021 2022 2020 2021 2022 ANGGARAN REALISASI I Urusan Perumahan - 122,738,588,867.00 84,645,701,633.00 - - - - - - 1 Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota - 7,671,644,277.00 7,518,343,200.00 - - - - - - 2 Program Pengembangan Perumahan - 5,022,424,358.00 2,688,676,000.00 - - - - - - 3 Program Peningkatan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU)
- 100,267,902,073.00 57,491,238,233.00 - - - - - - 4 Program Kawasan Permukiman - 8,915,360,599.00 11,867,904,000.00 - - - - - - 5
Program Perumahan dan Kawasan Permukiman Kumuh - 861,257,560.00 5,079,540,200.00 - - - - - - II Urusan Pertanahan - 48,518,516,566.00 15,852,749,800.00 - - - - - -
1 Program Pengelolaan Tanah
Kosong
-
72,497,880.00 120,197,000.00 - - - - - -
2
Program Penyelesaian Ganti Kerugian dan Santunan Tanah untuk Pembangunan - 48,291,553,786.00 15,487,902,800.00 - - - - - - 3 Program Penatagunaan Tanah - 111,270,000.00 162,570,000.00 4 Program Penyelesaian Sengketa Tanah Garapan - 43,194,900.00 82,080,000.00 - 171,257,105,433.00 100,498,451,433.00 - - - - - - - -
21
2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak
Tantangan dan Peluang dalam pengembangan pelayanan OPD pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak sebagai berikut:
1. Tantangan dan Peluang Bidang Perumahan Tantangan:
1) Meningkatnya kebutuhan rumah seiring meningkatnya jumlah penduduk. 2) Menurunnya kualitas perumahan dan prasarana umum akibat bencana,
umur konstruksi, dan pengelolaan yang kurang baik 3) Semakin meningkatnya harga lahan di pusat kota.
4) Kondisi daya dukung tanah yang rendah dan muka air tanah yang tinggi.
Peluang :
1) Program Nasional untuk meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap kepemilikan rumah.
2) Program Nasional untuk meningkatkan kualitas lingkungan perumahan. 3) Program Nasional berupa bantuan-bantuan untuk korban bencana, relokai
dan perbaikan RTLH.
4) Pengembangan prinsip kemitraan dan meningkatkan peran Corporate
Social Responsibility (CSR) dalam pengembangan perumahan.
5) Masih ada lahan belum terbangun di pinggiran kota 6) Penggunaan teknologi tepat guna
2. Tantangan dan Peluang Bidang Kawasan Permukiman Tantangan:
1) Pertumbuhan daerah perkotaan (jumlah populasi dan pembangunan kota) yang pesat berimplikasi pada meningkatnya jumlah kawasan kumuh di Kota Pontianak.
2) Rendahnya pertisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan keamanan, ketertiban, kebersihan dan kesehatan pada kawasan permukiman.
3) Masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan memelihara prasarana lingkungan, sarana lingkungan dan utilitas umum yang berada di kawasan permukiman.
4) Proporsi APBD untuk penanganan Perumahan Kumuh masih relatif kecil.
22 5) Kondisi daya dukung tanah yang rendah dan muka air tanah yang
tinggi.
Peluang :
1) Program pemerintah melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dan program pemerintah lainnya dalam rangka menanggulangi permasalahan kawasan permukiman.
2) Keterlibatan dunia usaha baik melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR), teknologi dan rancang bangun yang ramah lingkungan dan tepat guna dengan biaya terjangkau.
3) Dan peran serta masyarakat dalam memberikan masukan penyusunan rencana pembangunan, pelaksanaan, pemanfaatan, pemeliharaan dan perbaikan; dan atau pengendalian kawasan permukiman.
4) Adanya iklim kondusif untuk membangun perumahan/kawasan permukiman.
5) Peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap perumahan/kawasan permukiman di perkotaan.
3. Tantangan dan Peluang Bidang Pertanahan Tantangan:
1) Kurangnya kelengkapan Administrasi kepemilikan tanah masyarakat; 2) Perencanaan pembebasan ditahun yang sama dengan pelaksanaan.
3) Kurangnya pemahaman masyarakat terkait aturan pertanahan, khususnya mengenai ganti rugi lahan
Peluang :
1) Terinventarisnya tanah milik masyarakat yang belum dimanfaatkan secara maksimal guna menjadi dasar untuk bekerjasama dengan pihak lain agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.
23
BAB III
PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS
DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN KOTA PONTIANAK
3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan OPD
Isu terkait dengan perumahan dan permukiman adalah mengenai permasalahan kualitas lingkungan. Hal ini terkait dengan penurunan daya dukung lingkungan serta perilaku masyarakat yang memberikan dampak terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Di beberapa bagian Kota Pontianak khususnya permukiman pada tepian sungai Kapuas telah muncul kawasan-kawasan kumuh dengan sanitasi yang jauh dari ideal.
Disisi lain beberapa kawasan di bagian tengah kota juga mulai menampakkan penurunan fungsi akibat berbagai sebab, seperti dukungan utilitas yang buruk, degradasi lingkungan, citra kawasan sebagai dampak persoalan sosial yang muncul, dan lain sebagainya. Juga terjadi di beberapa bagian wilayah kota dimana perumahan yang dikembangankan dalam skala kecil tanpa mempertimbangkan keterhubungannya dengan kawasan permukiman sekitarnya sehingga menimbulkan berbagai persoalan seperti ekslusivitas, hambatan aksesibilitas kawasan serta gesekan social antar kawasan perumahan dengan permukiman yang berada di sekitarnya.
Untuk itu diperlukan konsep perencanaan kawasan lingkungan yang sistematis dengan konsep kawasan yang jelas dengan memperhatikan kawasan secara keseluruhan sehingga terbentuk struktur kota yang ideal.
Juga diperlukan program perbaikan kawasan lingkungan permukiman dengan menerapkan prinsip-prinsip revitalisasi dalam bentuk perbaikan lingkungan maupun pembangunan kembali.
Dalam memenuhi kebutuhan akan rumah sudah mulai harus dirintis pengembangan rumah secara vertical baik pada kawasan baru maupun pada kawasan kumuh berat yang pelaksanaannya di sesuaikan dengan daya dukung lingkungan setempat, mengingat keterbatasan dan nilai ekonomis lahan yang tinggi. Sedangkan pada kawasan kumuh perlu diupayakan peningkatan kualitas huniannya serta penyediaan prasarana dan sarana lingkungan yang disesuaikan kebutuhan kawasan, bukan kebutuhan parsial/sebagian kawasan kecil belaka. Berdasarkan beberapa gambaran kondisi tersebut, maka dapat dirincikan
24 kelemahan dan ancaman pada masing-masing bidang yang terdapat pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman sebagai berikut:
a. Kelemahan dan Ancaman Bidang Perumahan Kelemahan
1. Kurangnya Sumber Daya Teknis untuk pengembangan dan pengelolaan perumahan;
2. Masih banyak masyarakat berpenghasilan rendah di kota Pontianak
3. Keterbatasan dana pembangunan untuk pengembangan perumahan dan permukiman
4. Terbatasnya lahan milik Pemkot untuk dijadikan Perumahan/Kawasan Permukiman;
5. Masih banyak Status kepemilikan tanah yang sulit ditelusuri
6. Pengembangan sistem sanitasi yang belum optimal untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, serasi dan teratur.
7. Kontruksi pondasi bangunan dan sistem pengaliran air menjadi lebih penting untuk diperhatikan
Ancaman
1. Terjadinya komitmen yang rendah dari stakeholder dalam penanganan Perumahan kumuh;
2. Munculnya warga tunawisma
3. Pembangunan Prasarana Sarana Utillitas Perumahan/ kawasan Permukiman tidak tuntas;
4. Bertambahnya RTLH dan kawasan kumuh 5. Ketidak sesuaian rencana pemanfaatan lahan 6. Sengketa tanah yang berkepanjangan
7. Lingkungan permukiman menjadi tidak nyaman dan tidak sehat
8. Kawasan perumahan dan permukiman tergenang air / banjir, dan konstruksi mudah retak / runtuh.
b. Kelemahan dan Ancaman Bidang Kawasan Permukiman Kelemahan
1. Lambatnya Rendahnya partisipasi masyarakat dalam menjaga sarana dan prasarana pada kawasan permukiman.
25 3. Harga rumah dan tanah yang tidak terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan sehingga berimplikasi pada peningkatan jumlah kawasan kumuh permukiman.
Ancaman
1. Rendahnya Tingkat pengelolaan terhadap saranan prasarana dan utilitas umum pada kawasan permukiman yang masih kurang.
2. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga dan memelihara lingkungan yang bersih dan sehat.
3. Tingginya tingkat pertumbuhan penduduk dan kebutuhan kawasan permukiman yang layak.
4. Meningkatnya pertumbuhan kawasan komersial seperti kawasan pertokoan yang menyebabkan kurangnya daerah resapan air dan meningkatkan jumlah limpasan permukaan (surface runoff).
c. Kelemahan dan Ancaman Bidang Pertanahan Kelemahan
1. Masih terdapat masyarakat yang menghendaki ganti rugi tanah lebih tinggi dari harga penilaian dari Tim Appraisal (KSPP) dalam pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan Fasum;
2. Kurangnya pemahaman masyarakat dan aparatur terkait Peraturan Pertanahan;
3. Terdapat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang belum memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah (sertifikat);
Ancaman
1. Rendahnya kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam penyelesaian sengketa tanah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Standar Pelayanan Prosedur.
3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Walikota dan Wakil Walikota Pontianak
Penyusunan Rencana Strategis SKPD sangat dipengaruhi dan merupakan penjabaran yang lebih detail dari perencanaan pembangunan daerah Kota Pontianak sehingga semua langkah-langkah yang disusun dalam Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pontianak 2020-2024.
26
VISI KOTA PONTIANAK
“Pontianak Kota Khatulistiwa Berwawasan Lingkungan, Cerdas dan
Bermartabat”
Kota Khatulistiwa : Kota Pontianak merupakan kota di Provinsi Kalimantan Barat yang tepat berada di lintasan garis khatulistiwa. Berwawasan
Lingkungan
: Bahwa aspek lngkungan merupakan hal penting dalam setiap pembangunan di Kota Pontianak menuju kota yang bersih, hijau dan teduh.
Cerdas : Kota yang dilengkapi dengan infrastruktur dasar yang nyaman untuk didiami dengan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan, melalui penerapan solusi cerdas berbasis teknologi informasi, serta berorientasi kepada peningkatan kualitas hidup dgn pengelolaan sumber daya kota secara efektif, efisien, inovatif, dan terintegrasi.
Bermartabat : Kota Pontianak memiliki tingkat daya saing dengan masyarakatnya yang berbudaya, toleran, terhadap keragaman didukung tata kelola pemerintahan yang berintegritas, bersih, melayani, transparansi dan akuntabel.
Misi Kota Pontianak
Sesuai dengan visi Kota Pontianak, maka ditetapkan 5 (lima) misi pembangunan Kota Pontianak 2020-2024 (sebagai upaya yang ditempuh dalam mewujudkan visi, sebagai berikut:
1. Mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan berbudaya; 2. Menciptakan Infrastruktur perkotaan yang berkualitas dan representatif; 3. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang didukung dengan
teknologi informasi serta aparatur yang berintegritas, bersih dan cerdas; 4. Mewujudkan masyarakat sejahtera yang mandiri, kreatif dan berdaya saing; 5. Mewujudkan kota yang bersih, hijau, aman, tertib, dan berkelanjutan.
Telaahan terhadap visi, misi dan program Walikota dan Wakil Walikota Pontianak memberikan gambaran peran serta dan keterlibatan langsung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak.
27 Hal ini ditunjukkan melalui:
Misi 2 : Menciptakan Infrastruktur perkotaan yang berkualitas dan
representatif.
3.3 Telaahan Renstra Kementerian/Lembaga Terkait
Penyusunan Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak juga mengacu kepada :
Visi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia adalah sebagai berikut :
“KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT YANG ANDAL, RESPONSIF, INOVATIF DAN PROFE-SIONAL DALAM PELAYANAN KEPADA PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN UNTUK MEWUJUDKAN VISI DAN MISI PRESIDEN DANWAKIL PRESIDEN:
“INDONESIA MAJU YANG BERDAULAT, MANDIRI, DAN
BERKEPRIBADIAN BERLANDASKAN GOTONG ROYONG.”
Untuk mencapai visi tersebut, maka misi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun 2020-2024 adalah:
1. Memberikan dukungan teknis dan administratif yang responsif kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam pengambilan kebijakan dan pelaksanaan kebijakan pembangunan dan penyelenggaraan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
2. Menyelenggarakan pembangunan, pelayanan dan pengelolaan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang andal dan terpadu dengan pengembangan wilayah serta memperhatikan kelestarian lingkungan;
3. Menyelenggarakan pembinaan jasa konstruksi yang berkualitas dan pengembangan inovasi penyelenggaraan pembangunan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;
4. Meningkatan profesionalisme SDM Aparatur, efisiensi dan efektifitas serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan pembangunan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Pernyataan visi dan misi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia memberikan arahan bagi seluruh daerah (provinsi/kabupaten/kota) didalam menjalankan tugas dan fungsinya di bidang perumahan dan permukiman.
28 Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak adalah :
a. Meningkatkan ketersediaan rumah layak huni dan terjangkau dalam lingkungan yang sehat dan aman serta didukung oleh prasarana, sarana dan utilitas yang memadai.
b. Meningkatkan peran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam pembangunan perumahan dan permukiman.
3.4 Telaahan RTRW dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis 1. Telaahan RTRW
Penataan ruang wilayah Kota Pontianak bertujuan untuk mewujudkan Pontianak Kota Khatulistiwa yang Berwawasan Lingkungan.
Kebijakan penataan ruang Kota Pontianak terdiri atas :
a. Pemantapan fungsi dan peran Kota sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Barat dan Pusat Kegiatan Provinsi;
b. Pengembangan pusat-pusat kegiatan kota secara hirarkhis dan merata; c. Peningkatan aksesibilitas dan transportasi yang dapat mendorong
pemerataan pembangunan, meningkatkan keterkaitan antar pusat kegiatan dan keterkaitan dengan Kabupaten di sekitarnya;
d. Peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan prasarana perkotaan;
e. Penetapan dan pengelolaan kawasan lindung yang mampu memperhatikan kelestarian dukungan fungsi lingkungan hidup;
f. Pengembangan kawasan perdagangan dan jasa secara merata di pusat-pusat kegiatan kota;
g. Penetapan kawasan strategis dari sudut kepentingan ekonomi, sosial budaya, pendayagunaan sumber daya alam dan/atau teknologi tinggi serta fungsi dan daya dukung lingkungan hidup.
h. Peningkatan fungsi kawasan untuk pertahanan dan keamanan negara.
2. Kajian Lingkungan Hidup Strategis
Kebijakan pembangunan Infrastruktur kedepan harus mampu mendorong peningkatan kualitas lingkungan termasuk dalam pembangunan infrastruktur pekerjaan umum dan permukiman, baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengoperasian, maupun dalam proses pemeliharaan bangunan-bangunan konstruksi dan infrastruktur pekerjaan umum dan permukiman. Infrastruktur pekerjaan umum dan permukiman yang berwawasan lingkungan
29 tersebut harus memenuhi karakteristik keseimbangan dan kesetaraan, pandangan jangka panjang, dan sistemik. Kebijakan pembangunan tersebut diantaranya adalah menerapkan konsep pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan (green building dan green infrastructure), mempertahankan dan mendorong peningkatan prosentase Ruang Terbuka Hijau (RTH) terhadap kawasan budidaya lainnya, mempertahankan kawasan konservasi terutama di kawasan perkotaan, mewujudkan ecocity, serta meningkatkan pengawasan dan pengendalian lingkungan dalam setiap aspek pelaksanaan pembangunan infrastruktur perumahan dan permukiman.
3.5 Penentuan isu-isu Strategis
Isu-isu strategis yang muncul dan terkait dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak adalah sebagai berikut:
1. Bidang Perumahan
1) Peningkatan dan perluasan kawasan perumahan serta penyediaan perumahan untuk memenuhi Backlog perumahan
2) Pengelolaan perumahan secara profesional
3) Peningkatan kuantitas dan kualitas PSU perumahan. 4) Pencegahan bertambahnya Rumah Tidak Layak Huni. 5) Pengembangan sistem sanitasi lingkungan.
6) Peningkatan sistem drainase lingkungan.
2. Bidang Kawasan Permukiman
1) Pengurangan kawasan kumuh dengan berbagai program pemerintah seperti Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang berkolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kota/kabupate, masyarakat dan stakeholder lainnya.
2) Pembangunan/rehabilitasi infrastruktur permukiman baik skala lingkungan maupu skala kawasan.
3) Partisipasi masyarakat dalam memelihara sarana dan prasarana pada permukiman yang rendah.
4) Penataan kawasan pada proses ganti rugi karena permasalahan administrasi dan besaran nilai ganti rugi terhadap warga terdampak pembangunan. 5) Peningkatan kualitas jalan lingkungan permukiman kumuh
30 7) Peningkatan kuantitas dan kualitas drainase lingkungan
8) Peningkatan kuantitas dan kualitas bangunan layak huni.
3. Bidang Pertanahan
1) Masih adanya masalah pemanfaatan tanah kosong untuk kepentingan umum yang belum terinventarisasi;
2) Pelaksanaan proses legalisasi pengadaan tanah untuk pembangunan fasilitas umum yang tertunda disebabkan permintaan masyarakat terhadap ganti kerugian tanah yang belum sesuai dengan harga pasar.
3) Langkah-langkah Penanganan penyelesaian sengketa tanah dalam proses pengkajian, koordinasi serta sosialisasi tentang peraturan perundang-undangan pertanahan belum berjalan secara efisien dan efektif.
31
BAB IV
TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH DAERAH 4.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Perangkat Daerah
Perumusan tujuan dan sasaran adalah tahap perumusan yang strategis, yang menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam perencanaan pembangunan jangka menengah daerah, yang selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan arsitektur kinerja perangkat daerah secara keseluruhan.
Tujuan merupakan dampak (impact) keberhasilan pembangunan daerah yang diperoleh dari pencapaian berbagai program prioritas terkait. Sedangkan sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai, rasional, untuk dapat dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan.
Rencana Strategis Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Pontianak. Oleh karena itu, perumusan tujuan dan sasaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak harus sejalan dengan pencapaian visi-misi Walikota dan Wakil Walikota Pontianak, sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Pontianak.
Perumusan tujuan dan sasaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak dilakukan dengan mengacu pada tujuan, sasaran, strategi serta arah kebijakan pembangunan sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kota Pontianak Tahun 2020-2024, agar dapat memperjelas dan menunjukkan keselarasannya dengan upaya pencapaian visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Pontianak. Penetapan tujuan dan sasaran juga merupakan respon dan jawaban atas hasil perumusan isu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak. Berkaitan dengan upaya pencapaian visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Pontianak, telah dilakukan telaahan terhadap misi, tujuan, sasaran, strategi serta arah kebijakan pembangunan sebagaimana tercantum dalam Perubahan RPJMD Kota Pontianak Tahun 2020-2024. Dari hasil telaahan tersebut dapat disimpulkan bahwa Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak mendukung arah kebijakan Kota Pontianak dalam hal “Menciptakan
32 Dari hasil telaahan terhadap RPJMD Kota Pontianak Tahun 2020-2024, serta telaahan terhadap tugas fungsi dan hasil perumusan isu-isu strategis Dinas Perumahan Rakyat dan tersebut, perlu dijabarkan dalam bentuk sasaran-sasaran yang akan dicapai dalam rumusan yang lebih spesifik, dan dalam kurun waktu tertentu secara berkesinambungan.
Dalam perumusan sasaran harus mengacu pada tugas dan fungsi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak, dimana memiliki tugas membantu Walikota dalam melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan di bidang perumahan, kawasan permukiman dan pertanahan yang menjadi kewenangan daerah. Dalam uraian tugas dan fungsi tersebut, terlihat bahwa kawasan permukiman dan pertanahan memiliki keterkaitan karena dilaksanakan oleh satu organisasi perangkat daerah, dimana memiliki peran yang penting dalam mendukung terciptanya infrastruktur perkotaan yang berkualitas dan representatif.
Dengan demikian, untuk pencapaian tujuan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak, yaitu dengan mempertimbangan tugas fungsi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta aturan-aturan terkait urusan perumahan dan pertanahan, maka ditetapkan sasaran dan indikator dalam Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahun 2020-2024 yaitu sebagaimana terdapat pada tabel dibawah ini :
33
TABEL 4.1
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan SKPD
NO TUJUAN / SASARAN INDIKATOR TUJUAN /
SASARAN
TARGET CAPAIAN KINERJA TAHUN 2020 TAHUN 2021 TAHUN 2022 TAHUN 2023 TAHUN 2024 1 Meningkatkan kualitas
sarana dan prasarana lingkungan permukiman
Indeks Infrastruktur Permukiman
- 90,00% 90,50% 91,50% 92,50%
1 Meningkatnya kawasan permukiman dan perumahan yang layak huni
Persentase perumahan dan kawasan permukiman yang layak huni
88,09% 89,50% 91,00% 92,50% 93,50%
Persentase penurunan luasan permukiman Kumuh
- 16,70% 20,00% 20,00% 20,00%
2 Tersedianya lahan untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum
Persentase Pembebasan lahan untuk pembangunan
infrastruktur dan fasilitas umum
34
BAB V
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN 5.1 Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah
Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komprehensif tentang cara mencapai tujuan dan sasaran dengan efektif dan efisien. Strategi dan arah kebijakan juga merupakan respon terhadap tujuan dan sasaran yang ditetapkan yang akan menjadi rujukan dalam perumusan program dan kegiatan. Strategi dan arah kebijakan dalam Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahun 2020-2024 adalah strategi dan arah kebijakan untuk mencapai tujuan dan sasaran jangka menengah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, yang selaras dengan strategi dan kebijakan daerah dalam RPJMD Kota Pontianak Tahun 2020-2024. Strategi dan arah kebijakan diperlukan untuk memperjelas arah dalam pencapaian tujuan dan sasaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta dalam mengemban tugas dan fungsinya, agar tetap berada pada koridor yang ditetapkan. Strategi dirumuskan berdasarkan hasil analisis terhadap gambaran pelayanan, isu strategis, serta pencapaian tujuan dan sasaran Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak.Dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan ketidakberhasilan tersebut, dapat disusun strategi yang dinilai realistis dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.Hasil rumusan strategi tersebut selanjutnya dijabarkan dalam serangkaian arah kebijakan untuk memperjelas strategi sehingga lebih spesifik, konkrit dan operasional.
Pada bab sebelumnya telah dirumuskan sasaran yang akan dicapai dalam Renstra Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak Tahun 2020-2024, maka dalam upaya pencapaian sasaran tersebut, kemudian dirumuskan strategi dan arah tujuan sebagai berikut :
35
Tabel 5.1
Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah kebijakan Tahun 2020-2024
VISI Pontianak Kota Khatulistiwa Berwawasan Lingkungan, Cerdas dan
Bermartabat
MISI 2 Menciptakan Infrastruktur perkotaan yang berkualitas dan representatif
Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan
Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana lingkungan permukiman Meningkatnya kawasan permukiman dan perumahan yang layak huni
Rehabilitasi rumah tak layak huni korban bencana/ relokasi dan peningkatan
pembangunan PSU perumahan
Perbaikan/ penyediaan rumah layak huni bagi warga akibat terkena program pemerintah kota Pontianak
Penyediaan dan rehabilitasi rumah yang layak huni bagi korban bencana kabupaten/ kota Peningkatan pembangunan PSU perumahan Pencegahan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas dibawah 10 (se-puluh) Ha
Pencegahan ,penataan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas dibawah 10 (sepuluh) Ha Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni pada Kawasan Kumuh Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni untuk pencegahan
perumahan dan kawasan permukiman kumuh
Tersedianya lahan untuk pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum
Penyediaan lahan untuk mendukung
pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum
Pembelian/ganti rugi lahan masyarakat yang terkena kegiatan pembangunan untuk kepentingan umum.
36
BAB VI
RENCANA PROGRAM, KEGIATAN DAN SUB KEGIATAN SERTA PENDANAAN
Pada bab ini akan dijelaskan mengenai program-program yang direncanakan dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran jangka menengah maupun untuk pemenuhan layanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah.
Rencana program tersebut selanjutnya dijabarkan ke dalam rencana kegiatan, kemudian dijabarkan lagi kedalam rencana sub kegiatan untuk setiap program. Pemilihan program, kegiatan dan sub kegiatan didasarkan atas strategi dan arah kebijakan yang telah ditetapkan.
Rencana program dilengkapi dengan outcome program beserta target capaiannya, dan pagu indikatif sebagai wujud kebutuhan pendanaan dalam pelaksanaan program. Rencana kegiatan dilengkapi dengan output kegiatan beserta target capaiannya dan pagu indikatif kegiatan. Demikian pula untuk rencana sub kegiatan dilengkapi dengan output sub kegiatan beserta target capaiannya dan pagu indikatif sub kegiatan.
Outcome program, output kegiatan dan output sub kegiatan saling berkaitan, dimana outcome merupakan manfaat yang diperoleh dalam jangka menengah untuk beneficiaries tertentu, yang mencerminkan berfungsinya output dari kegiatan-kegiatan dalam program tersebut.
Dalam penyusunan rencana program, kegiatan dan sub kegiatan perlu memperhatikan kerangka logis perencanaan kinerja dengan menentukan program, kegiatan dan sub kegiatan yang tepat sebagai wujud operasional dari strategi dan arah kebijakan dalam rangka pencapaian tujuan dan sasaran. Penentuan program, kegiatan dan sub kegiatan juga harus menyesuaikan tugas dan fungsi dari setiap komponen organisasi perangkat daerah dengan memperhatikan prinsip efektivitas dan efisiensi.
Program, kegiatan dan sub Kegiatan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pontianak yang direncanakan untuk Periode Tahun 2020-2024 dapat dilihat pada tabel 6.1.