• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN TAHUNAN 2015 PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERIKANAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN TAHUNAN 2015 PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERIKANAN"

Copied!
197
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERIKANAN

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

2015

(4)

Tim Penyusun:

Penanggung jawab

: Dr. Fayakun Satria, S.Pi., M.App.Sc.

Kepala Seksi Tata Operasional

: Zulkarnaen Fahmi, S.Pi., M.Si.

Anggota

: Riswanto, S.Kel

Agus Arifin Sentosa, S.Pi

Kontributor

: Kasubbag Tata Usaha

Kepala Seksi Pelayanan Teknis

Pegawai BP2KSI

Seksi Tata Operasional

Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

Alamat:

Jl. Cilalawi No.1 Jatiluhur, Purwakarta

Jawa Barat, Indonesia

Telp/Fax. +62 264 208768

e-mail : to.jatiluhur@gmail.com

(5)

KATA PENGANTAR

Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (BP2KSI), yang selanjutnya disingkat BP2KSI, merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan di bidang penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan pada tahun 2015, BP2KSI telah menyusun Laporan Tahunan T.A. 2015 sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih terdapat kekurangan dan kelemahan. Harapan kami, laporan ini dapat merepresentasikan gambaran menyeluruh dari pelaksanaan semua program dan kegiatan BP2KSI selama tahun anggaran 2015.

Akhirnya, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.

Purwakarta, Desember 2015 Kepala Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

Dr. Fayakun Satria, S.Pi., M.App.Sc. NIP. 19700913 199903 1 003

(6)

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR TABEL ... iv

DAFTAR GAMBAR ... vi

DAFTAR LAMPIRAN ... ix

BAB I. PENDAHULUAN ... 1

BAB II. VISI, MISI, KEBIJAKAN DAN STRUKTUR ORGANISASI ... 3

2.1. Visi dan Misi... 3

2.2. Kebijakan ... 4

2.3. Rencana Strategis ... 6

2.4. Struktur Organisasi ... 7

BAB III. LAYANAN PERKANTORAN ... 18

BAB IV. DOKUMEN DUKUNGAN MANAJERIAL ... 24

4.1. Penyusunan Program dan Anggaran ... 25

4.2. Monitoring, Evaluasi Kegiatan dan Pelaporan ... 28

4.3. Tata Usaha... 35

4.4. Pelayanan Teknis ... 39

BAB V. SARANA DAN PRASARANA ... 42

BAB VI. DOKUMEN DATA DAN INFORMASI PEMULIHAN STOK DAN KONSERVASI SUMBER DAYA PERAIRAN ... 61

BAB VII. LAYANAN IPTEK ... 99

BAB VIII. PERMASALAHAN DANTINDAKLANJUT ... 106

BAB IX. PENUTUP ... 108 LAMPIRAN

(7)

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 1. Keragaan sumber daya manusia di Balai Penelitian Pemulihan dan

Konservasi Sumber Daya Ikan per 31 Desember 2015 ... 10

Tabel 2. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan tingkat umur tahun 2015... 11

Tabel 3. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan tingkat pendidikan tahun 2015... 12

Tabel 4. Pegawai yang mengikuti tugas belajar dan izin belajar tahun 2015... 13

Tabel 5. Komposisi jabatan fungsional peneliti BP2KSI tahun 2015... 15

Tabel 6. Komposisi jabatan fungsional teknisi litkayasa BP2KSI tahun 2015... 16

Tabel 7. PNS BP2KSI berdasarkan golongan ruang per Desember 2015 ... 17

Tabel 8. Realisasi anggaran BP2KSI masing-masing Program/Kegiatan/Output per 31 Desember 2015... 18

Tabel 9. Penetapan Kinerja (TAPJA) BP2KSI 2015 REFOCUSING... 32

Tabel 10. Penetapan Kinerja (TAPJA) BP2KSI 2015 APBN-P... 34

Tabel 11. Jadwal pelaksanaanDiklatpim Tingkat IV Angkatan XXV Tahun 2015 ... 38

Tabel 12. Ruang lingkup Akreditasi Laboratorium Pengujian BP2KSI ... 40

Tabel 13. Paket pengadaan barang dan jasa BP2KSI TA 2015... 42

Tabel 14. Daftar Pengadaan Perangkat Alat Laboratorium TA 2015... 43

Tabel 15. Daftar Pengadaan Perangkat Alat Laboratorium dan Survei TA 2015... 45

Tabel 16. Daftar Judul Pengadaan buku identifikasi TA 2015 ... 46

Tabel 17. Spesifikasi pengadaan Kendaraan Bermotor Roda 4 BP2KSI tahun 2015... 48

Tabel 18. Daftar Pengadaan Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi TA 2015... 49

Tabel 19. Spesifikasi pengadaan Peralatan dan Fasilitas Kantor/Inventaris BP2KSI tahun 2015... 51

Tabel 20. Spesifikasi pengadaan bahan penunjang kegiatan penelitian Waduk Jatiluhur tahun 2015 ... 53

Tabel 21. Spesifikasi pengadaan eksperimental tagging tahun 2015... 54

Tabel 22. Spesifikasi pengadaan terumbu karang buatan tahun 2015... 55

Tabel 23. Daftar uraian pekerjaan pemeliharaan sarana riset dan kantor BP2KSI TA 2015... 56

Tabel 24. Daftar uraian pekerjaan pemeliharaan gedung bertingkat BP2KSI TA 2015.. 58

Tabel 25. Daftar uraian pekerjaan pemeliharaan halaman gedung kantor BP2KSI TA 2015... 59

Tabel 26. Daftar uraian pekerjaan pemeliharaan pagar gedung kantor BP2KSI TA 2015... 60

(8)

Tabel 27. Daftar uraian pekerjaan pemeliharaan pos satpam BP2KSI TA 2015... 60

Tabel 28. Kegiatan penelitian APBN yang dilakukan BP2KSI Tahun Anggaran 2015 ... 61

Tabel 29. Komposisi dan jumlah setasea yang ditemukan selama pengamatan bulan November 2015... 68

Tabel 30. Status mutu air Sungai Citarum (Metode STORET)... 73

Tabel 31. Perbandingan kumulatif jumlah pakan yang diberikan dengan sisa pakan yang dapat di resirkulasi ... 76

Tabel 32. Indeks relatif penting untuk struktur komunitas ikan di Danau Matano... 83

Tabel 33. Indeks ekologi dari strutur komunitas ikan di Danau Matano ... 84

Tabel 34. Aktivitas Perpustakaan BP2KSI tahun 2015... 100

Tabel 35. Daftar nama mahasiswa UNDIP yang melakukan PKL di BP2KSI pada tanggal 2 – 20 Februari 2015... 103

Tabel 36. Daftar nama peserta Diklat Pra Jabatan Golongan II & III TA 2015 LPPT yang magang di BP2KSI... 103

(9)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1. Struktur Organisasi BP2KSI ... 8

Gambar 2. Struktur Organisasi Pengelolaan Anggaran dan Kegiatan Serta Tenaga Pelaksana BP2KSI... 9

Gambar 3. Distribusi pegawai BP2KSI berdasarkan PNS dan non PNS Tahun 2015... 11

Gambar 4. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan kelompok umur tahun 2015... 12

Gambar 5. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan tingkat pendidikan tahun 2015 13 Gambar 6. Suasana Ujian Terbuka S3 a.n. Lismining P. Astuti (4 Februari 2015)... 14

Gambar 7. Suasana Ujian Terbuka S3 a.n. Amula Nurfiarini (26 Februari 2015) ... 14

Gambar 8. Persentase sebaran jabatan fungsional peneliti BP2KSI tahun 2015 ... 15

Gambar 9. Persentase sebaran fungsional teknisi litkayasa BP2KSI tahun 2015... 16

Gambar 10. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan jabatan fungsional Tahun 2015 17 Gambar 11. Cover Dokumen RENSTRA BP2KSI Tahun 2015-2019... 27

Gambar 12. Pelaksanaan evaluasi hasil penelitian tahun anggaran 2013 dan pemantapan kegiatan penelitian tahun anggaran 2014... 30

Gambar 13. Sertifikat akreditasi Laboratorium Pengujian BP2KSI... 41

Gambar 14. Beberapa peralatan pengolah data dan komunikasi... 50

Gambar 15. Beberapa peralatan dan fasilitas kantor ... 52

Gambar 16. Komponen KJA zero waste... 53

Gambar 17. Komponen utama eksperimental tagging... 55

Gambar 18. Spesifikasi dan aplikasi terumbu karang buatan... 56

Gambar 19. Lokasi pengambilan sampel di Teluk Gerupuk dan Teluk Bumbang, Lombok Tengah... 64

Gambar 20. Bentuk dan cara kerja alat tangkap pocong serta benih lobster yang tertangkap di Teluk Gerupuk dan Bumbang ... 65

Gambar 21. Wilayah zona inti dengan bentuk kenampakan dari permukaan perairan Hard Coral dan Walls... 65

Gambar 22. Distribusi setasea di perairan TNP Laut Sawu dan Perarian Nusa Tenggara Timur (Wiadnyana, dkk., 2005 dan Kahn et al., 2014)... 68

Gambar 23. Laju tangkap (ekor/nelayan/5 bulan) benih ikan napoleon pada penangkapan bulan Januari hingga Desember 2015 di sekitar perairan dangkal Kabupaten Anambas. ... 70

Gambar 24. Laju tangkap (ekor/bulan/nelayan) benih ikan napoleon pada penangkapan bulan September hingga Desember 2014 di sekitar perairan dangkal Kabupaten Anambas. ... 71

(10)

Gambar 25. Kegiatan pengukuran benih ikan napoleon yang dipelihara di KJA di

sekitar Perairan Airsena, Kabupaten Anambas... 71

Gambar 26. Eceng gondok yang kerdil dan pertumbuhan akar yang terhambat/gundul 74 Gambar 27. Ikan koan setelah pemeliharaan... 74

Gambar 28. Desain tabung filtrasi air untuk KJA Ramah Lingkungan... 76

Gambar 29. Laju pertambahan bobot ikan dan laju pemberian pakan pada KJA dengan sistem biofilter... 77

Gambar 30. Sebaran panjang karapas udang windu di Aceh Timur ... 78

Gambar 31. Sebaran dan kepadatan juvenil udang windu di Aceh Timur... 79

Gambar 32. Distribusi spasial horizontal jumlah udang windu (ekor) yang terdeteksi di perairan Aceh Timur ... 80

Gambar 33. Produksi udang windu per satuan upaya di Aceh Timur... 80

Gambar 34. Lokasi penelitian di Danau Matano... 82

Gambar 35. Jenis ikan invasif di Danau Matano, ikan lohan/flowerhorn ... 83

Gambar 36. Edwardsiella ictaluri ... 86

Gambar 37. Ikan Patin yang terinfeksi ESC... 86

Gambar 38. Bangkai ikan yang ditemukan di Pantai Ancol... 86

Gambar 39. Sisa-sisa kematian ikan pada salah satu KJA di Waduk Gajah Mungkur... 87

Gambar 40. Lokasi penelitian di laguna Segara Anakan, Jawa Tengah (2015)... 88

Gambar 41. Perubahan luas laguna Segara Anakan berdasarkan Citra Landsat 1984-2014 (Nurfiarini et al., 2015)... 89

Gambar 42. Kelimpahan jenis mangrove di Segara Anakan ... 89

Gambar 43. Diagram system energy di Ekosistem mangrove Segara Anakan (dimodifikasi dari Odum & Arding, 1991)... 90

Gambar 44. Hasil Tangkapan dengan Menggunakan Alat Tangkap Jermal di Padang Tikar ... 91

Gambar 45. Peta Refugia Udang Penaeid di Padang Tikar, Teluk Batang, dan Ketapang 92 Gambar 46. Lokasi survei penelitian hiu tahun 2015... 94

Gambar 47. Persentase sebaran famili hiu yang didaratkan di Tanjung Luar berdasarkan survei lapangan tahun 2015... 94

Gambar 48. Nisbah kelamin jantan betina spesies hiu yang tertangkap rawai dan didaratkan di Tanjung Luar Tahun 2015... 95

Gambar 49. CPUE gabungan rawai apung dan rawai dasar... 95

Gambar 50. Lokasi Penelitian Kesesuaian Habitat Restocking Lobster... 97

Gambar 51. Hasil Analisis Pemeringkatan Aspek Ekologi-Perikanan bagi Kelayakan Restocking Lobster... 97

(11)

Gambar 53. Kegiatan FNPKSI V di Gedung Rektorat UNPAD, Jatinangor 20 Oktober

2015... 102 Gambar 54. Kunjungan pembelajaran lapangan SMP Sekolah Tunas Indonesia (26

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Sumber Daya Manusia BP2KSI Tahun 2015

Lampiran 2. Kegiatan Pengembangan Profesional dan Keahlian Pegawai BP2KSI Tahun 2015

Lampiran 3. Kegiatan Penelitian Kelautan dan Perikanan BP2KSI Tahun 2015 Lampiran 4. Kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian BP2KSI Tahun 2015

Lampiran 5. Kegiatan Pertemuan, Koordinasi, dan Sosialiasi BP2KSI Tahun 2015 Lampiran 6. Publikasi Karya Tulis Ilmiah Peneliti dan Teknisi Litkayasa lingkup BP2KSI

Tahun 2015

Lampiran 7. Penambahan Koleksi Perpustakaan BP2KSI Tahun 2015

(13)

I. PENDAHULUAN

Beberapa faktor yang menjadi penyebab terancamnya kelestarian sumber daya ikan di perairan tawar dan laut antara lain adalah pemanfaatan berlebih (over exploitation) sumber daya hayati, penggunaan teknik dan peralatan penangkap ikan yang merusak lingkungan, perubahan dan degradasi fisik habitat, pencemaran, introduksi spesies asing, konversi kawasan lindung menjadi peruntukan pembangunan dan perubahan iklim global serta bencana alam. Dampak dari semua itu menyebabkan stok ikan pada berbagai kawasan perairan baik di perairan tawar maupun laut telah menurun sehingga memerlukan pemulihan dan konservasi bagi kawasan yang masih memungkinkan untuk dikonservasi. Oleh karena itu, peranan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat penting bagi pemulihan dan konservasi sumber daya ikan. Pengelolaan sumber daya ikan secara berkelanjutan harus dilaksanakan dengan mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (BP2KSI) adalah Unit Pelaksana Teknis di bidang pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut di tingkat nasional yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (P4KSI) yang saat ini telah berubah nomenklaturnya menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan (PUSLITBANGKAN). Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan (PUSLITBANGKAN) merupakan salah satu unit organisasi eselon II di bawah Badan Litbang Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan perikanan. Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 23/PERMEN-KP/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan yang ditetapkan pada 14 Agustus 2015, PUSLITBANGKAN merupakan penggabungan antara Unit Kerja Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya (P4B) dan Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumberdaya Ikan (P4KSI) yang telah ada sebelumnya. BP2KSI dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.36/MEN/2011 dengan tugas melaksanakan penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut.

Berdasarkan sejarah berdirinya, BP2KSI yang berlokasi di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat awalnya merupakan suatu unit kerja dengan nama Stasiun Penelitian Perikanan Jatiluhur yang berdiri pada tahun 1967, secara struktural berada di bawah Direktorat Jenderal Perikanan, Departemen Pertanian. Tahun 1970-1980 berubah menjadi Lembaga Penelitian Perikanan Darat (LPPD) cabang Jatiluhur. Sampai dengan tahun 2000, lembaga tersebut mengalami perubahan status unit kerja sebanyak 5 kali

(14)

Pendahuluan

dimana perubahan status unit kerja yang terakhir menjadi Instalasi Pemacuan Sumberdaya Perikanan sebagai unit pelaksana teknis di bawah Balai Riset Perikanan Laut Jakarta, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP). Pada tahun 2003 lembaga tersebut berubah status menjadi Loka Riset Pemacuan Stok Ikan (LRPSI), secara struktural berada dibawah Pusat Riset Perikanan Tangkap (PRPT), DKP. Pada akhir tahun 2009 berubah status menjadi Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan Jatiluhur (BRPSI). Pada tahun 2011, BRPSI berubah nama menjadi Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (BP2KSI).

BP2KSI dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.36/MEN/2011, tanggal 26 September 2011 yang mendapat persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi dalam surat Nomor: B/1800/M.PAN-RB/7/2011, tanggal 28 Juli 2011. Pada Peraturan Menteri tersebut BP2KSI mempunyai tugas melaksanakan penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut.

Monitoring perlu dilakukan untuk mewujudkan penyelenggaraan pembangunan sektor perikanan dan kelautan secara berkelanjutan terhadap potensi sumber daya ikan perairan tawar dan laut dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya tersebut mutlak diperlukan. Berdasarkan kegiatan monitoring tersebut akan diketahui status terkini dari suatu perairan. Perairan yang mengalami kerusakan akibat eksploitasi sumberdaya perairan yang berlebihan tanpa memperhitungkan daya dukung perairan sehingga berdampak pada penurunan stok ikan dan degradasi lingkungan perairan perlu dilakukan pemulihan atau rehabilitasi.

Laporan Tahunan BP2KSI 2015 ini bertujuan untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan unit kerja secara struktural kepada instansi di atasnya, serta diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi.

(15)

II. VISI, MISI, KEBIJAKAN DAN STRUKTUR ORGANISASI

2.1 VISI DAN MISI

Dalam struktur organisasi Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP), Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (BP2KSI) merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis/Eselon III-b yang mempunyai tugas melaksanakan penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut.BP2KSI memiliki visi sebagai berikut:

" Tersedianya IPTEK/ terwujudnya inovasi IPTEK untuk mendukung penyelenggaraan pemulihan habitat dan konservasi SDI yang berkelanjutan" Makna Visi tersebut adalah sebagai berikut, IPTEK terdiri dari 2 (dua) kata yaitu Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;

1. Ilmu Pengetahuan, digali, disusun, dan dikembangkan secara sistematis melalui proses penelitian, dan hasilnya disebut naskah ilmiah. Metodologi ilmiah yang bersifat kuantitatif, kualitatif, maupun eksploratif digunakan untuk menerangkan pembuktian gejala atau fenomena alam;

2. Teknologi, dihasilkan dari penerapan atau pemanfatan berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang menghasilkan nilai tertentu bagi pemenuhan kebutuhan, kelangsungan, dan peningkatan mutu kehidupan manusia, menjelaskan “cara” atau “metode” serta “proses” atau “produk”;

3. Mewujudkan IPTEK mengandung makna bahwa masa depan pembangunan kelautan dan perikanan ditentukan oleh IPTEK ;

4. Mendukung penyelenggaran pemulihan habitat dan konservasi SDI yang berkelanjutan mengandung makna memberi dukungan hasil Litbang (IPTEK & Inovasi IPTEK) yang berkualitas kepada pengguna untuk penyelenggaraan pembangunan kelautan dan perikanan yang berkelanjutan;

Misi BP2KSI Tahun 2015-2019 adalah sebagai berikut :

1. Melaksanakan litbang untuk menghasilkan penguasaan dan pemanfaatan iptek pemulihan dan konservasi SDI sehingga menjadi pusat acuan dalam pemanfaatan teknologi pemulihan habitat dan konservasi SDI

2. Meningkatkan pengembangan pemanfaatan teknologi pemulihan habitat dan konservasi SDI untuk menghasilkan produk inovasi yang memiliki daya saing tinggi dan menyentuh kepentingan masyarakat luas serta diserap dan dimanfaatkan oleh pengguna akhir.

(16)

Visi, Misi, Kebijakan dan Struktur Organisasi

3. Menumbuhkan jejaring kerjasama dan kemitraan antar lembaga penelitian baik di dalam maupun luar negeri serta membangun kemitraan dengan pelaku usaha untuk peningkatan ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan secara optimal.

4. Menerapkan sistem manajemen mutu kegiatan manajerial dan litbang pemulihan dan konservasi SDI

Tujuan BP2KSI adalah sebagai berikut:

" Meningkatkan kapasitas kelembagaan, SDM aparatur, hasil litbang dan inovasi IPTEK pemulihan dan konservasi SDI untuk mendukung program pembangunan

kelautan dan perikanan nasional."

Tujuan BP2KSI mencerminkan arah pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan serta penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Litbangrap IPTEK) 5 (lima) tahun kedepan dalam rangka menunjang tercapainya tujuan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Penjabaran Tujuan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Menyediakan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Siap Pakai masa depan dalam rangka menunjang tujuan dan sasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan;

2. Meningkatkan akses stakeholder terhadap pilihan IPTEK siap pakai untuk antisipasi, mitigasi dan pengelolaan perikanan;

3. Meningkatkan kualitas pembinaan dan dukungan administrasi serta manajemen litbang untuk mendukung reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

2.2 KEBIJAKAN

Kebijakan BP2KSI dalam menjalankan kegiatan selalu berpedoman pada tugas dan fungsi yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.36/MEN/2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan.

BP2KSI mempunyai tugas melaksanakan penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut. Dalam menjalankan tugas tersebut, BP2KSI menyelenggarakan fungsi:

a. Penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evaluasi, serta laporan;

b. Pelaksanaan penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut yang meliputi penelitian pemulihan sumber daya ikan, mencakup restocking

(17)

sumber daya ikan, dan rehabilitasi/restorasi habitat, serta konservasi ekosistem dan konservasi jenis sumber daya ikan;

c. Pelayanan teknis, jasa informasi, komunikasi dan pengelolaan kerja sama penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut;

d. Pengelolaan sarana dan sarana penelitian;

e. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga. Motto :

Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumberdaya Ikan juga mempunyai kebijakan motto yang disimbolkan dengan “BPPKSI” (Bashfulness; Persistence; Principle; Knowledge;

Sincerity dan Intelligence) yang memiliki arti sebagai berikut :

Bashfulness / Perasaan Malu

a. Malu karena datang terlambat dan pulang paling awal.

b. Malu melihat teman sibuk melakukan aktivitas dan kita hanya berdiam diri. c. Malu jika hanya menuntut hak tapi tidak tahu kewajiban yang harus dilakukan. d. Malu karena kerja selalu salah dalam melakukan sesuatu.

e. Malu karena bekerja tidak sesuai dengan aturan atasan. f. Malu karena bekerja tidak berprestasi dari orang lain. g. Malu kerena tugas tidak terlaksana / selesai tepat waktu. h. Malu berprilaku dan berbicara tidak sopan.

i. Malu tidak bertegur sapa ke sesama rekan.

j. Malu tidak berperan aktif dalam mewujudkan kebersihan dan keindahan lingkungan kantor,

Persistence / Ketekunan

a. Ketekunan yang berkomitmen merupakan modal seluruh karyawan BP2KSI untuk mencapai hasil pekerjaan yang maksimal.

b. Kesuksesan bekerja bukan datang dari orang yang luar biasa, tapi orang yang bisa melakukan hal-hal yang luar biasa secara tekun.

Principle / Prinsip

a. Perencanaan kerja yang baik dan efektif. b. Penjadwalan yang tepat.

c. Pelaksanaan kerja sesuai dengan perencanaan.

d. Prinsip rekam jejak perjalanan pelaksanaan perkerjaan. e. Pengembangan diri.

(18)

Visi, Misi, Kebijakan dan Struktur Organisasi

Knowledge / Pengetahuan

a. Pengelolaan pengetahuan (knowledge management), menjadi salah satu metode peningkatan produktifitas BP2KSI, hal ini merupakan pemanfaatan sumber daya manusia secara optimal. Pemanfaatan sumber daya manusia melalui potensi kreativitas dan inovasi, agar dapat meningkatkan produktivitas BP2KSI.

b. Pemanfaatan potensi pengetahuan (knowledge) setiap karyawan BP2KSI untuk mengembangan mandate BP2KSI dalam melaksanakan penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan di perairan tawar dan laut.

Sincerity / Ketulusan

a. Karyawan BP2KSI secara tulus membuat komitmen terhadap diri sendiri, melaksanan semua pekerjaan sebaik mungkin.

b. Karyawan BP2KSI bersikap konsisten serta menunjukan sikap profesionalisme. Diaman reputasi profesionalisme kerja akan ternilai tidak hanya dari satu tindakan melainkan dari tindakan-tindakan yang simultan dan dijalankan berkesinambungan.

c. Karyawan BP2KSI berusaha bersikap tulus dalam bekerja, sehingga akan datang dengan sendirinya penilaian yang tulus dari rekan kerja maupun pimpinan, dan secara lebih luas akan membantu meningkatkan citra BP2KSI.

Intelligence / Kecerdasan

a. Bekerja cerdas dengan kekuatan manajement (Management Power). b. Bekerja cerdas dengan kekuatan kreativitas (Creativity Power). c. Bekerja cerdas dengan kekuatan daya ungkit (Leverage Power). 2.3 RENCANA STRATEGIS

Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumberdaya Ikan (BP2KSI) mengemban tugas pokok menyelenggarakan penelitian untuk mendukung pengelolaan perikanan tangkap dan konservasi sumber daya ikan. Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya maka telah disusun draft dokumen Rencana Strategis Program dan Kegiatan tahun 2015-2019, yang selanjutnya disebut Renstra BP2KSI 2015-2019. Penyusunan

Renstra BP2KSI 2015-2019 mengacu pada review renstra organisasi diatasnya yaitu

Renstra Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi SDI (P4KSDI) yang nanti akan disesuaikan dengan perubahan nomenklatur karena penggabungan dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya (P4B) menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan (Puslitbangkan). Dengan dilaksanakannya penyusunan dokumen renstra ini, diharapkan pencapaian output dapat mencapai kinerja yang lebih

(19)

baik dan memenuhi aspek akuntabilitas kinerja instansi pemerintah serta sistem penganggaran berbasis kinerja.

Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi SDI (BP2KSI) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Balitbang KP harus dapat mendukung kinerja Direktorat Jenderal Teknis terkait dalam hal penyiapan data dan informasi, paket teknologi dan bahan kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan nasional. Kebijakan dan strategi Balitbang KP menetapkan produk litbang memenuhi program prioritas nasional, Kementerian (K/L), Direktif Presiden untuk percepatan pembangunan, serta program kegiatan litbang yang bersifat responsif dan antisipatif terhadap perubahan lingkungan SDI.

Untuk mendukung hal tersebut, kegiatan BP2KSI difokuskan untuk mendukung upaya pemulihan dan konservasi SDI maupun permasalahan yang dihadapi dengan ruang lingkup kegiatan sebagai berikut:

a. Penyusunan program pelaksanaan, evaluasi dan analisis hasil penelitian dan pengembangan pemulihan dan konservasi SDI

b. Pengkajian penerapan teknologi rehabilitasi lingkungan dan konservasi SDI c. Pengumpulan dan pengolahan data pemulihan dan konservasi SDI

d. Penilaian kesesuaian dan efektifitas pengelolaan kawasan konservasi perairan

e. Pelaksanaan dan penyiapan saran teknis rehabilitasi populasi SDI, daya dukung dan daya pulih perairan serta konservasi jenis dan genetik

f. Standardisasi di bidang penelitian dan pengembangan pemulihan dan konservasi SDI g. Peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pemulihan dan konservasi SDI

Diseminasi dan sosialisasi hasil penelitian pemulihan dan konservasi SDI h. Pengembangan layanan jasa penelitian pemulihan dan konservasi SDI 2.4 STRUKTUR ORGANISASI

BP2KSI merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan di bidang penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut, yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan yang sekarang menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan. Susunan organisasi dan tata kerja BP2KSI tercantum dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.36/MEN/2011, tanggal 26 September 2011 dipimpin oleh seorang Kepala dengan jabatan struktural eselon III-b. Pada Peraturan Menteri tersebut BP2KSI mempunyai tugas melaksanakan penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut.

(20)

Visi, Misi, Kebijakan dan Struktur Organisasi

Gambar 1. Struktur Organisasi BP2KSI

Susunan organisasi BP2KSI terdiri atas: 1) Subbagian Tata Usaha; 2) Seksi Tata Operasional; 3) Seksi Pelayanan Teknis dan 4) Kelompok Jabatan Fungsional. Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan keuangan, persuratan, kearsipan, kepegawaian, rumah tangga dan perlengkapan, serta tata laksana. Seksi Tata Operasional mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evalusi, serta laporan. Seksi Pelayanan Teknis mempunyai tugas melakukan

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL KEPALA

BALAI PENELITIAN PEMULIHAN DAN KONSERVASI SUMBER DAYA IKAN Dr. FAYAKUN SATRIA, S.Pi., M.App.Sc.

NIP. 19700913 199903 1 003 KEPALA SUBBAGIAN TATA USAHA NANANG WIDARMANTO,S.Pi. NIP. 19800427 200502 1 001 KEPALA SEKSI TATA OPERASIONAL ZULKARNAEN FAHMI, S.PI., M.Si

NIP. 19771112 200502 1 001

KEPALA SEKSI PELAYANAN TEKNIS MUJIYANTO, S.St.Pi., M.Si. NIP. 19800626 200312 1 005

(21)

pelayanan teknis, jasa, informasi, komunikasi, diseminasi, publikasi, kerja sama, dan pengelolaan prasaranadan sarana penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan perairan tawar dan laut serta perpustakaan. Struktur organisasi BP2KSI disajikan pada Gambar 1. Selain itu, juga terdapat susunan organisasi BP2KSI berdasarkan kuasa pengguna anggaran. Adapun struktur organisasi pengelolaan anggaran dan kegiatan serta tenaga pelaksana BP2KSI disajikan pada Gambar 2.

Gambar 2. Struktur Organisasi Pengelolaan Anggaran dan Kegiatan Serta Tenaga Pelaksana BP2KSI

Tugas pembinaan kegiatan penelitian (perencanaan dan evaluasi) dan profesionalisme peneliti dan teknisi litkayasa dilaksanakan oleh Kepala BP2KSI dan dibantu oleh masing-masing ketua kelompok penelitian. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan NOMOR KEP.11.1/BALITBANG KP/2011 tentang Penetapan Kelompok Penelitian Lingkup Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan, kelompok penelitian pada BP2KSI dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu :

1. Kelompok Penelitian Pemulihan dan Rehabilitasi Habitat 2. Kelompok Penelitian Konservasi Ekosistem

(22)

Visi, Misi, Kebijakan dan Struktur Organisasi

Sumber Daya Manusia

Kondisi sumber daya manusia di BP2KSI per 31 Desember 2015 adalah pegawai BP2KSI berjumlah 66 orang terdiri dari 47 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 19 pegawai kontrak dengan rasio 71,21% dan 28,79% (Gambar 3). Perkembangan jumlah PNS di BP2KSI selama tahun 2015 meningkat karena adanya tambahan jumlah pegawai dari pengadaan CPNS 2014. Per tanggal 27 April 2015 BP2KSI menerima kehadiran 2 orang CPNS baru atas nama Indriatmoko, S.Kel (NIP 19891114 201503 1 001) sebagai peneliti dan Idat Ikhtafia, A.Md (NIP 19861208 201503 2 001) sebagai pengadministrasi umum. Diharapkan dengan bertambahnya 2 orang CPNS tersebut dapat meningkatkan kinerja BP2KSI. Perkembangan tenaga kontrak di BP2KSI selama tahun 2015 mengalami penurunan karena berkurangnya 1 orang tenaga kontrak karena yang bersangkutan meninggal dunia. Secara umum, jumlah total pegawai di BP2KSI pada tahun 2015 mengalami peningkatan sebesar 1,5% dibanding tahun 2014. Jumlah SDM yang terdapat di BP2KSI masih relatif ideal dalam pelaksanaan tugas dan fungsi instansi. Kondisi sumber daya manusia BP2KSI per Desember 2015 secara rinci dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Keragaan sumber daya manusia di Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi

Sumber Daya Ikan per 31 Desember 2015

No. Staf BP2KSI Pegawai Negeri Sipil (Pramubakti)Kontrak Total

1 Peneliti 23 1 24 2 Teknisi Litkayasa 9 6 15 3 Tenaga Administrasi 12 2 14 4 Pustakawan 1 - 1 5 Pekarya 1 4 5 6 Pengemudi 1 1 2 7 Satpam - 5 5 Jumlah 47 19 66

(23)

Gambar 3. Distribusi pegawai BP2KSI berdasarkan PNS dan non PNS Tahun 2015 a. Komposisi pegawai berdasarkan tingkat umur

Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan tingkat umur pada tahun 2015 disajikan pada Tabel 2. Per 31 Desember 2015, jumlah pegawai negeri sipil BP2KSI yang memiliki jumlah paling tinggi terdapat pada dua kelompok umur yaitu 31-40 dan 51-60 yaitu 15 orang. Pada kelompok umur 41-50 memiliki jumlah paling sedikit yaitu 6 orang. Kelompok 51-60 tahun pada tahun ini terdapat PNS yang akan memasuki masa pensiun pada umur 58 tahun. Oleh karena itu BP2KSI perlu melakukan pemutakhiran analisis beban kerja (ABK) dalam rangka restrukturisasi pegawai agar tidak terjadi kekosongan formasi.

Pegawai kontrak BP2KSI didominasi oleh kisaran umur 31-40 sebanyak 12 orang dan yang paling sedikit pada kelompok umur 41 – 50 sebanyak 10 orang. Secara keseluruhan, pegawai BP2KSI pada tahun 2015 didominasi oleh kelompok umur 31 – 40 tahun (41%), yang diikuti oleh kelompok umur 21 - 30 tahun (24%) (Gambar 4).

Tabel 2. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan tingkat umur tahun 2015

No.

Tingkat Umur

PNS

Jumlah (Orang)

Kontrak

Total

1

18 - 20

0

0

0

2

21 - 30

11

5

16

3

31 - 40

15

12

27

4

41 - 50

6

2

8

5

51 - 60

15

0

15

6

61 - 70

0

0

0

Jumlah

47

19

66

(24)

Visi, Misi, Kebijakan dan Struktur Organisasi

Gambar 4. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan kelompok umur tahun 2015 b. Komposisi pegawai berdasarkan tingkat pendidikan

Berdasarkan tingkat pendidikan, secara keseluruhan persentase jumlah pegawai BP2KSI pada tahun 2015 secara umum masih sama dengan tahun 2014 yang didominasi oleh lulusan SMA sebanyak 48%, kemudian diikuti oleh lulusan sarjana S1 sebesar 23% dan magister S2 sebesar 12% (Gambar 5). Secara keseluruhan, komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan tingkat pendidikan disajikan pada Tabel 3.

Tabel 3. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan tingkat pendidikan tahun 2015

No.

Tingkat Pendidikan

PNS

Jumlah (Orang)

Kontrak

Total

1

S3

5

0

5

2

S2

7

0

7

3

S1

13

2

15

4

D4

2

0

2

5

D3

3

2

5

6

SMA

15

15

30

7

SMP

1

0

1

8

SD

1

0

1

Jumlah

47

19

66

(25)

Gambar 5. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan tingkat pendidikan tahun 2015 Dalam upaya peningkatan kualitas SDM jangka panjang melalui tugas dan izin belajar, terdapat 2 orang pegawai lingkup BP2KSI yang sedang melaksanakan tugas dan izin belajar hingga bulan Desember 2015 dengan keragaan disajikan pada Tabel 4. Pada tahun 2015, dua orang PNS BP2KSI atas nama Amula Nurfiarini, S.P., M.Si. dan Lismining Pujiyani Astuti, S.P., M.Si. telah menyelesaikan tugas belajar S3.

Dengan bertambahnya

dua orang berkualifikasi S3 (doktor), semoga kinerja dan kontribusi BP2KSI dalam

melaksanakan penelitian di bidang pemulihan dan konservasi sumber daya ikan di

Indonesia dapat semakin baik dan meningkat.

Tabel 4. Pegawai yang mengikuti tugas belajar dan izin belajar tahun 2015

No Nama Program PerguruanTinggi Beasiswa TahunMasuk

1 Andri Warsa, S.Si.a) S2 IPB BPSDM KP 2013

2 Yayuk Sugianti, S.St.Pib) S2 UNPAD - 2014

Keterangan: a) Tugas Belajar; b) Izin Belajar

Lismining Pujiyani Astuti merupakan mahasiswa program doktor (S3) pada Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor telah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Intervensi Internal terhadap Biodegradasi Bahan Organik Limbah Karamba Jaring Apung di Waduk Ir. H. Djuanda dalam Upaya Memperbaiki Kualitas Perairan”. Disertasi tersebut dibimbing dan dipromotori oleh Komisi Pembimbing yang beranggotakan Dr. Ir. Enan M. Adiwilaga, Prof. Dr. Budi Indra Setiawan dan Dr. Niken T.M. Pratiwi. Ujian tertutup telah dilaksanakan pada

(26)

Visi, Misi, Kebijakan dan Struktur Organisasi

tanggal 24 Desember 2014 dengan penguji luar komisi adalah Dr. Hefni Effendi dan Dr. Majariana Krisanti. Ujian terbuka telah dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2015 dengan penguji luar komisi adalah Prof. (riset) Dr. Krismono dan Dr. Yusli Wardiatno.

Amula Nurfiarini merupakan mahasiswa program doktor (S3) pada Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor telah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Rancangan Pengembangan Suaka Perikanan (Fish Sanctuary) Estuari Berbasis Sistem Sosial-Ekologis di Segara Anakan Kabupaten Cilacap”. Disertasi tersebut dibimbing dan dipromotori oleh Komisi Pembimbing yang beranggotakan Dr. Ir. Luky Adrianto, M.Sc., Prof. Dr. Seyo Budi Susilo, M.Sc., dan Dr. M. Mukhlis Kamal, M.Sc. Ujian tertutup telah dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2015 dengan penguji luar komisi adalah Dr. Ario Damar, M.Sc dan Dr. Ir. Majariana Krisanti, M.Si. Ujian terbuka telah dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2015 dengan penguji luar komisi adalah Dr. Sigid Hariyadi, M.Sc. dan Dr. Fayakun Satria, S.Pi., M.App.Sc.

Gambar 6. Suasana Ujian Terbuka S3 a.n. Lismining P. Astuti (4 Februari 2015)

(27)

c. Komposisi pegawai negeri sipil berdasarkan fungsional

Komposisi Jabatan Fungsional (jabfung) Peneliti di BP2KSI per 31 Desember 2015 menunjukkan bahwa formasi fungsional didominasi oleh Peneliti Madya sebesar 31%, kemudian diikuti oleh Peneliti Muda (30%). Peneliti Utama, Peneliti Pertama dan Peneliti Non Klasifikasi memiliki presentase yang sama sebesar 13% (Gambar 8). Beberapa peneliti selama tahun 2015 telah mengajukan Pengajuan Angka Kredit (PAK) kepada Tim Penilai Peneliti Instansi (TP2I) dan sedang menunggu proses penerbitan DUPAK dan SK, sehingga komposisi jabfung peneliti BP2KSI pada tahun 2015 akan mengalami perubahan. Komposisi lengkap fungsional peneliti dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5. Komposisi jabatan fungsional peneliti BP2KSI tahun 2015

No. Jenjang Fungsional Peneliti Jumlah (orang)

1 Peneliti Utama (1 Profesor Riset) 3

2 Peneliti Madya 7

3 Peneliti Muda 7

4 Peneliti Pertama 3

5 Peneliti Non Klasifikasi 3

Jumlah 23

Gambar 8. Persentase sebaran jabatan fungsional peneliti BP2KSI tahun 2015 Secara umum, komposisi peneliti tersebut sudah relatif ideal. Terdapat tiga orang peneliti non klasifikasi dimana yang pertama belum mengajukan PAK karena terkait tugas belajar dan belum mengikuti diklat fungsional peneliti sementara yang kedua masih merupakan CPNS. Jumlah peneliti sebanyak 23 orang sampai saat ini masih belum ideal mengingat bertambahnya tugas dan fungsi BP2KSI di bidang penelitian pemulihan dan

(28)

Visi, Misi, Kebijakan dan Struktur Organisasi

konservasi sumber daya ikan. Diharapkan penambahan jumlah peneliti agar tugas dan fungsi BP2KSI di bidang penelitian berjalan dengan baik.

Komposisi lengkap fungsional teknisi litkayasa dapat dilihat pada Tabel 6. Pada formasi teknisi litkayasa, jumlah teknisi litkayasa non kelas yang terdapat di BP2KSI hanya tersisa 1 orang. Hal tersebut dikarenakan batas usia yang dipersyaratkan untuk masuk dalam fungsional teknisi litkayasa tidak dapat dipenuhi sehingga statusnya tetap non kelas. Jumlah PNS teknisi sebanyak 9 orang sampai saat ini masih belum ideal mengingat bertambahnya tugas dan fungsi BP2KSI di bidang penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan. Diharapkan segera penambahan jumlah teknisi litkayasa agar tugas dan fungsi BP2KSI di bidang penelitian berjalan dengan baik. Walaupun demikian, sebagian tugas dan fungsi teknisi litkayasa telah dibantu oleh 6 orang tenaga teknisi kontrak.

Tabel 6. Komposisi jabatan fungsional teknisi litkayasa BP2KSI tahun 2015

No. Jenjang Fungsional Teknisi Litkayasa Jumlah (orang)

1 Teknisi Litkayasa Penyelia 2

2 Teknisi Litkayasa Pelaksana Lanjutan 2

3 Teknisi Litkayasa Pelaksana 3

4 Teknisi Litkayasa Pemula 1

5 Teknisi Litkayasa Non Kelas 1

Jumlah 9

Gambar 9. Persentase sebaran fungsional teknisi litkayasa BP2KSI tahun 2015

Selain peneliti dan teknisi litkayasa, komposisi pegawai fungsional yang terdapat di BP2KSI adalah fungsional Pustakawan Pertama (1 orang). Rasio antara PNS fungsional dan non fungsional di BP2KSI adalah sebesar 61,70 : 38,30 dengan sebaran komposisi

(29)

jabatan fungsional PNS disajikan pada Gambar 10. Persentase pegawai non fungsional tersebut merupakan staf pelaksana di BP2KSI dan beberapa fungsional non kelas. Status sebagai sebuah balai memerlukan dukungan pegawai fungsional sehingga diharapkan jumlah pegawai fungsional di tahun ke depan dapat meningkat.

Gambar 10. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan jabatan fungsional Tahun 2015 d. Komposisi pegawai negeri sipil berdasarkan golongan ruang

Komposisi PNS BP2KSI berdasarkan golongan ruang per 31 Desember 2015 disajikan pada Tabel 7. Golongan III mendominasi PNS BP2KSI diikuti oleh Golongan II dan Golongan IV.

Tabel 7. PNS BP2KSI berdasarkan golongan ruang per Desember 2015 Unit

Kerja A Golongan IVB C D E AGolongan IIIB C D A B C D A B C DGolongan II Golongan I

BP2KSI

5

1

0

1

2 7 11 6 4 2 3 4 1

- - -

(30)

-Layanan Perkantoran

III. LAYANAN PERKANTORAN

Jumlah anggaran untuk pembiayaan kegiatan Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (BP2KSI) pada Tahun Anggaran 2015 berdasarkan Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan Tahun Anggaran 2015 Nomor: SP DIPA- 032.11.2.660045/2015 yang disahkan pada 14 November 2014 adalah sebesar Rp 12.719.624.000,-. Dalam rangka refocusing dan akomodasi Program Lanjutan dan Program Prioritas Kabinet Kerja, pada bulan Maret 2015 terjadi revisi DIPA BP2KSI yaitu Revisi I pada tanggal 6 Maret 2015 dengan pagu meningkat menjadi Rp 13.801.522.000,- lalu pada tanggal 24 Maret 2015 telah disahkan Revisi II DIPA BP2KSI sehingga pagu untuk tahun anggaran 2015 menjadi sebesar Rp 18.801.522.000,- serta Revisi III yang telah disahkan pada tanggal 23 Desember 2015 pagu anggaran BP2KSI Tahun 2015 menjadi sebesar Rp 24.801.522.000,-. Pada tanggal 16 Desember 2015 terdapat Revisi IV yang hanya merubah nilai MAK output pada beberapa kegiatan tanpa merubah nilai pagu sebesar Rp 24.801.522.000,-. Berdasarkan pagu Revisi ke: 04, maka realisasi capaian anggaran yang terserap per 31 Desember 2015 sebesar Rp 17.167.207.550,- atau 69,22% dari total anggaran. Persentase capaian realisasi anggaran pada bulan Desember 2015 mengalami penurunan karena adanya penambahan pagu anggaran pada Revisi ke 04 DIPA BP2KSI. Realisasi anggaran per 31 Desember 2015 secara rinci disajikan pada Tabel 8.

Tabel 8. Realisasi anggaran BP2KSI masing-masing Program/Kegiatan/Output per 31 Desember 2015

No Program/Kegiatan/Output Pagu Target Realisasi

(Rp) (Rp) (%) (Rp) (%)

Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

24.801.522.000 24.801.522.000 100,00 17.167.207.550 69,22 Sarana dan Prasarana

IPTEK Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan [Base Line]

3.226.564.000 3.226.564.000 100,00 3.083.136.000 95,55

011 Pengadaan Buku Identifikasi

[RKP 01-KP 99-DP 99] 40.000.000 40.000.000 100,00 40.000.000 100,00 012 Pengadaan alat Laboratorium [RKP 01-KP 99-DP 99] 965.564.000 965.564.000 100,00 949.390.000 98,32 013 Pengadaan alat

laboratorium dan survey [REFOCUSING]

2.221.000.000 2.221.000.000 100,00 2.093.746.000 94,27

Kawasan Konservasi yang Teridentifikasi

Kerentanan, Kelangkaan, dan Keterancaman Kelestarian Sumberdaya Ikan dan Habitatnya [Base Line]

(31)

011 Penelitian PengembanganKawasan Konservasi Perikanan di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat [RKP 09-KP 03-DP 06]

219.465.000 219.465.000 100,00 212.207.500 96,69

012 Penelitian KesesuaianZonasi di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur sebagai Kawasan Konservasi Perairan [RKP 09-KP 01-DP 06]

306.638.000 306.638.000 100,00 284.302.100 92,72

013 Penelitian Bahan penetapanStatus Perlindungan Jenis Ikan Napoleon [Cheilinus undulatus] di Kepulauan Anambas [RKP 09-KP 03-DP 06]

248.336.000 248.336.000 100,00 243.633.000 98,11

Teknologi Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan [Base Line]

358.074.000 358.074.000 100,00 333.976.000 93,27

011 Penelitian PemulihanPopulasi dan Rehabilitasi Habitat Sumber Daya Ikan, Daya dukung dan Daya Pulih Perairan di Daerah Aliran Sungai [DAS] Citarum [RKP 09-KP 99-DP 04]

358.074.000 358.074.000 100,00 333.976.000 93,27

A Penelitian PemulihanPopulasi dan Rehabilitasi Habitat Sumber Daya Ikan di Daerah Aliran Sungai [DAS] Citarum, Jawa Barat

169.364.000 169.364.000 100,00 163.563.000 96,57

B Penelitian Daya Dukung danRancang Bangun KJA Ramah Lingkungan di Perairan di Waduk Ir. H. Djuanda-Jawa Barat

188.710.000 188.710.000 100,00 170.413.000 90,30

Karya Tulis Ilmiah (KTI) Bidang Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan [Base Line]

45.000.000 45.000.000 100,00 11.142.000 24,76

011 Penyusunan KTI SubbidangPemulihan dan Konservasi SDI [RKP 01-KP 99-DP 99]

45.000.000 45.000.000 100,00 11.142.000 24,76

Data dan Informasi Sumber Daya, Pemulihan Habitat, Konservasi dan Teknologi Penangkapan Ikan [Base Line]

769.212.000 769.212.000 100,00 708.420.700 92,10

011 Penelitian KawasanKonservasi Induk Udang [P. monodon] di Pantai Timur Aceh, Kabupaten Aceh Timur [RKP 05-KP -1-DP 06]

263.094.000 263.094.000 100,00 247.736.500 94,16

012 Penelitian PengendalianSpesies Ikan Asing Invasif [IAS] Komplek Danau Malili, SUlawesi Selatan [RKP 09-KP 03-DP 06]

230.866.000 230.866.000 100,00 222.453.000 96,36

013 Kegiatan Crash Program danPenguatan Data IPTEK Konservasi Sumber Daya Ikan [RKP 09-KP 99-DP 06]

(32)

Layanan Perkantoran

014 Kajian Pengembangan ModelKonservasi Ekosistem Mangrove di Segara Anakan, Kabupaten Cilacap [RKP 09-KP 99-DP 06] 178.999.000 178.999.000 100,00 170.304.200 95,14 Perencanaan dan Penatalaksanaan Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

[Base Line]

227.236.000 227.236.000 100,00 161.101.000 70,90

011 Penyusunan Program danAnggaran [RKP 01-KP 99-DP 99] 227.236.000 227.236.000 100,00 161.101.000 70,90 A Penyusunan RKAKL-DIPA 69.384.000 69.384.000 100,00 37.527.000 54,09 B PenyusunanRKT/KUK/KAK/Proposal teknis 43.464.000 43.464.000 100,00 38.919.000 89,54

C Penyusunan rencana kerja(RENSTRA BP2KSI Tahun 2015-2019)

28.348.000 28.348.000 100,00 21.550.000 76,02

D Pertemuan KelompokPenelitian 86.040.000 86.040.000 100,00 63.105.000 73,34

Pengendalian dan Pelaporan Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan [Base Line]

86.306.000 86.306.000 100,00 74.745.000 86,60

011 Monitoring, EvaluasiKegiatan dan Pelaporan [RKP 01-KP 99-DP 99]

86.306.000 86.306.000 100,00 74.745.000 86,60

A Evaluasi Hasil Penelitian T.A.2014 dan Pemantapan Kegiatan Penelitian T.A. 2015

28.348.000 28.348.000 100,00 28.235.000 99,60

B Implementasi SistemPengawasan Internal Pemerintah [SPIP]

40.688.000 40.688.000 100,00 30.974.000 76,13

C Penyusunan LaporanTahunan dan Implementasi SAKIP

17.270.000 17.270.000 100,00 15.536.000 89,96

Penatausahaan Keuangan, BMN dan Rumah tangga Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan [Base Line]

152.539.000 152.539.000 100,00 124.268.400 81,47

PENATAUSAHAAN

KEUANGAN 85.881.000 85.881.000 100,00 74.133.400 86,32

011 Sistem Akuntansi Instansi[SAI] [RKP 01-KP 99-DP 99] 45.768.000 45.768.000 100,00 36.443.400 79,63 012 Pengelolaan danPelaksanaan Anggaran [RKP

01-KP 99-DP 99]

40.113.000 40.113.000 100,00 37.690.000 93,96

PENATAUSAHAAN BMN

DAN RUMAH TANGGA 66.658.000 66.658.000 100,00 50.135.000 75,21

011 Pengelolaan Barang MilikNegara (BMN) [RKP 01-KP 99-DP 99]

30.556.000 30.556.000 100,00 23.100.000 75,60

012 Administrasi Rumah Tanggadan Umum [RKP 01-KP 99-DP 99] 36.102.000 36.102.000 100,00 27.035.000 74,89 Pengembangan SDM dan Penataan Organisasi Pengelolaan Perikanan 306.700.000 306.700.000 100,00 278.124.800 90,68

(33)

Daya Ikan [Base Line] 011 Pengembangan SumberDaya Manusia (SDM)

Pegawai [RKP 01-KP 99-DP 99]

96.298.000 96.298.000 100,00 77.258.000 80,23

012 Penataan OrganisasiInstansi [RKP 01-KP 99-DP 99]

210.402.000 210.402.000 100,00 200.866.800 95,47

A Administrasi Kepegawaian 48.769.000 48.769.000 100,00 48.383.000 99,21 B Operasional PimpinanSatuan Kerja 120.932.000 120.932.000 100,00 120.250.900 99,44 C Implementasi ReformasiBirokrasi dan Penguatan

Organisasi

40.701.000 40.701.000 100,00 32.232.900 79,19

Layanan Litbang dan Hasil Iptek Pengelolaan

Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan [Base Line]

366.222.000 366.222.000 100,00 219.466.650 59,93

011 Pelayanan TeknisDiseminasi Hasil

Penelitian [RKP 01-KP 99-DP 99]

244.019.000 244.019.000 100,00 145.562.700 59,65

A Diseminasi Hasil Kegiatanpenelitian [FNPSI V] 154.175.000 154.175.000 100,00 134.940.000 87,52 B Seminar hasil penelitianinternal (peneliti dan

litkayasa)

89.844.000 89.844.000 100,00 10.622.700 11,82

012 Penyelenggaraanpelayanan publik dan PIAK [RKP 01-KP 99-DP 99]

122.203.000 122.203.000 100,00 73.903.950 60,48

A Penyelenggaraan layananlaboratorium, dokumentasi dan perpustakaan

88.494.000 88.494.000 100,00 69.961.950 79,06

B Penyelenggaraan PenilaianInisiatif anti korupsi [PIAK] 33.709.000 33.709.000 100,00 3.942.000 11,69

Penelitian Perlindungan Jenis dan Konservasi Kawasan Perairan

10.446.800.000 10.446.800.000 100,00 3.816.490.922 36,53

011 Penerapan ManajemenFisheries Refugia Udang di Perairan Pesisir Kalimantan Barat [APBNP-PL]

416.030.000 416.030.000 100,00 400.418.000 96,25

012 Keragaan UpayaPerlindungan dan Konservasi Jenis Hiu di Perairan Nusa Tenggara Barat [APBNP-PL]

463.970.000 463.970.000 100,00 394.393.500 85,00

013 Ecological Assessment untukRestocking Benih Lobster di Kawasan Konservasi Perairan Indonesia [APBNP-PP]

9.566.800.000 9.566.800.000 100,00 3.021.679.422 31,59

Layanan Perkantoran

[Base Line] 7.673.150.000 7.673.150.000 100,00 7.260.753.478 94,63

GAJI, TUNJANGAN DAN LEMBUR PEGAWAI [RKP 01-KP 99-DP 99]

5.932.276.000 5.932.276.000 100,00 5.628.977.926 94,89

001 Pembayaran Gaji danTunjangan 5.932.276.000 5.932.276.000 100,00 5.628.977.926 94,89

(34)

Layanan Perkantoran

OPERASIONAL

PERKANTORAN [RKP 01-KP 99-DP 99]

1.740.874.000 1.740.874.000 100,00 1.631.775.552 93,73

002 PenyelenggaraanOperasional dan Pemeliharaan Perkantoran

1.740.874.000 1.740.874.000 100,00 1.631.775.552 93,73

A Pengadaan Penambah DayaTahan Tubuh 48.000.000 48.000.000 100,00 46.486.300 96,85 B Pengadaan pakaiandinas/kerja 28.760.000 28.760.000 100,00 28.760.000 100,00 C Pertemuan/Jamuan tamu 42.480.000 42.480.000 100,00 29.007.000 68,28 D Pemeliharaan Gedung,Bangunan dan Halaman

Kantor

150.057.000 150.057.000 100,00 149.863.312 99,87

E Pemeliharaan PeralatanKantor 180.707.000 180.707.000 100,00 180.451.250 99,86 F Pemeliharaan KendaraanBermotor 220.520.000 220.520.000 100,00 209.286.952 94,91 G Layanan Daya dan Jasa 234.000.000 234.000.000 100,00 179.296.453 76,62 H Keperluan Perkantoran 836.350.000 836.350.000 100,00 808.624.285 96,68

Kendaraan Bermotor

[Base Line] 218.000.000 218.000.000 100,00 204.940.000 94,01

011 Pengadaan OperasionalKendaraan Kantor [RKP 01-KP 99-DP 99]

218.000.000 218.000.000 100,00 204.940.000 94,01

Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi

[Base Line]

57.000.000 57.000.000 100,00 56.700.000 99,47

011 Pengadaan perangkatpengolah data dan komunikasi [RKP 01-KP 99-DP 99]

57.000.000 57.000.000 100,00 56.700.000 99,47

Peralatan dan Fasilitas Perkantoran

[Base Line]

94.280.000 94.280.000 100,00 93.800.000 99,49

011 Pengadaan peralatankantor/inventaris [RKP 01-KP 99-DP 99]

94.280.000 94.280.000 100,00 93.800.000 99,49

Layanan perkantoran pada BP2KSI merupakan kegiatan yang hampir keseluruhan dilaksanakan oleh Subbagian Tata Usaha BP2KSI dengan pagu sebesar Rp 7.673.150.000,-atau 23,92% dari pagu total BP2KSI TA 2015. Layanan perkantoran ada beberapa kegiatan, yaitu: pembayaran gaji, tunjangan dan lembur pegawai serta operasional perkantoran.

1. Pembayaran gaji dan tunjangan

Dari pagu anggaran untuk layanan perkantoran sebesar Rp. 7.673.150.000,-tersebut, pagu sebesar Rp. 5.932.276.000,- dipergunakan untuk membiayai kegiatan layanan perkantoran yang berupa belanja pegawai meliputi pembayaran gaji dan tunjangan PNS sebanyak 47 orang. Pembayaran gaji dan tunjangan meliputi belanja gaji pokok PNS, belanja pembulatan gaji PNS, belanja tunjangan suami/istri PNS,

(35)

fungsional PNS, belanja tunjangan PPh PNS, belanja tunjangan beras PNS, belanja uang makan PNS, belanja tunjangan umum PNS, dan belanja uang lembur serta belanja tunjangan khusus/kegiatan. Realisasi Anggaran belanja pembayaran gaji dan tunjangan pegawai BP2KSI pada per 31 Desember 2015 adalah sebesar Rp. 5.628.977.926,- atau sebesar 94,89% dari pagu gaji dan tunjangan.

2. Penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran

Alokasi anggaran Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan pada DIPA BP2KSI TA 2015 yang dipergunakan untuk membiayai penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran adalah sebesar Rp. 1.740.874.000,-. atau sebesar 94,89% dari pagu operasional dan pemeliharaan perkantoran. Penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran terdiri dari beberapa kegiatan, antara lain:

- Pengadaan penambah daya tahan tubuh, - Penyediaan pakaian dinas dan pakaian kerja, - Pertemuan/jamuan tamu/konsumsi rapat,

- Pemeliharaan gedung, bangunan dan halaman kantor, - Pemeliharaan peralatan kantor,

- Pemeliharaan kendaraan bermotor, - Layanan daya dan jasa, dan

- Keperluan perkantoran.

Realisasi serapan untuk penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran adalah sebesar Rp 1.631.775.552,- atau 93,73% dari total pagu layanan perkantoran. Realisasi tersebut tidak mencapai 100% dikarenakan adanya beberapa kegiatan yang tidak mencapai serapan hingga 9i790% seperti kegiatan pertemuan/jamuan tamu/konsumsi rapat dan layanan daya dan jasa. Secara umum, persentase serapan untuk kegiatan layanan perkantoran sebesar 93,73% sudah relatif baik dan menunjukkan kegiatan penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran berjalan dengan baik di BP2KSI.

(36)

Dokumen Dukungan Manajerial

IV. DOKUMEN DUKUNGAN MANAJERIAL

Dokumen Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Penelitian IPTEK Pengelolaan Perikanan Tangkap dan Konservasi Sumber Daya Ikan merupakan salah satu output dalam Program/Kegiatan/Output di RKA-KL BP2KSI Tahun 2015. Kegiatan tersebut mencakup beberapa kegiatan yang terkait manajerial di BP2KSI, antara lain sebagai berikut:

2371.019 Perencanaan dan Penatalaksanaan Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

2371.019.001 Perencanaan Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan 011 Penyusunan Program dan Anggaran

A Penyusunan RKAKL-DIPA

B Penyusunan RKT/KUK/KAK/Proposal teknis

C Penyusunan rencana kerja (RENSTRA BP2KSI Tahun 2015-2019) D Pertemuan Kelompok Penelitian

2371.020 Pengendalian dan pelaporan Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

2371.020.001 Pengendalian dan Pelaporan Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan 011 Monitoring, Evaluasi Kegiatan dan Pelaporan

A Evaluasi Hasil Penelitian T.A. 2014 dan Pemantapan Kegiatan Penelitian T.A. 2015 B Implementasi Sistem Pengawasan Internal Pemerintah [SPIP]

C Penyusunan Laporan Tahunan dan Implementasi SAKIP

2371.021 Penatausahaan keuangan, BMN dan rumah tangga Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

2371.021.001 Penatausahaan Keuangan 011 Sistem Akuntansi Instansi [SAI]

012 Pengelolaan dan Pelaksanaan Anggaran

2371.021.002 Penatausahaan BMN dan Rumah Tangga 011 Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN)

012 Administrasi Rumah Tangga dan Umum

2371.022 Pengembangan SDM dan penataan organisasi Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

(37)

2371.022.001 Pengembangan SDM dan Penataan Organisasi Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

011 Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pegawai 012 Penataan Organisasi Instansi

A Administrasi Kepegawaian

B Operasional Pimpinan Satuan Kerja

C Implementasi Reformasi Birokrasi dan Penguatan Organisasi

2371.023 Layanan Litbang dan Hasil Iptek Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

2371.023.001 Layanan Litbang dan Hasil Iptek Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan

011 Pelayanan Teknis Diseminasi Hasil Penelitian A Diseminasi Hasil Kegiatan penelitian [FNPSI V]

B Seminar hasil penelitian internal (peneliti dan litkayasa) 012 Penyelenggaraan pelayanan publik dan PIAK

A Penyelenggaraan layanan laboratorium, dokumentasi dan perpustakaan B Penyelenggaraan Penilaian Inisiatif anti korupsi [PIAK]

4.1 PENYUSUNAN PROGRAM DAN ANGGARAN

Kegiatan penyusunan program dan anggaran dilakukan oleh Seksi Tata Operasional sebagaimana Pasal 5 ayat (1) PERMEN KP No. PER.36/MEN/2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan. Dalam dokumen RKA-KL BP2KSI TA 2014 dinyatakan bahwa kegiatan Penyusunan Program dan Anggaran terdiri atas komponen kegiatan penyusunan RKAKL/POK/ROK/DIPA, penyusunan RKT/KUK/KAK/ Proposal Teknis, penyusunan rencana kerja dan pertemuan Kelompok Peneliti

a. Penyusunan Anggaran

Kegiatan penyusunan anggaran dilakukan dengan penyusunan RKAKL/ROK/DIPA dan penyusunan RKT/KUK/KAK/Proposal Teknis. Kegiatan tersebut dilakukan secara sinergis dimana penyusunan RKA-KL (Rencana Kerja Anggaran-Kementerian/Lembaga), ROK (Rencana Operasional Kegiatan), RKT (Rencana Kerja Tahunan), KUK (Kerangka Umum Kegiatan), KAK (Kerangka Acuan Kerja), RAB (Rincian Anggaran Biaya), dan data dukung yang diperlukan dilakukan sepanjang tahun berjalan hingga pada akhirnya menjadi DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) untuk Tahun 2016.

(38)

Dokumen Dukungan Manajerial

Kegiatan penyusunan anggaran dimulai dengan pembagian pagu anggaran indikatif di tingkat eselon II yang kemudian dilanjutkan dengan pembuatan KUK, KAK, RAB dan data dukung yang diperlukan oleh masing-masing penanggung jawab kegiatan. Setelah itu dilakukan penelaahan oleh eselon II (Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan/P4KSI), eselon I (Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan/Balitbang KP dan Biro Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan/Roren KKP) dan Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (DJA). Semua komponen penganggaran (KUK, KAK, RAB dan data dukung) perlu dilakukan penyesuaian lagi setelah mendapatkan pagu definitif. Penelaahan pagu definitif terakhir dilakukan oleh Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Pengesahan DIPA BP2KSI T.A. 2016 dilakukan pada tanggal 7 Desember 2015 oleh Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan dengan terbitnya Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Petikan Tahun Anggaran 2016 Nomor : DIPA- 032.11.2.660045/2016. Penyerahan DIPA BP2KSI T.A. 2016 dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Purwakarta di Kantor Bupati Purwakarta.

Selain penyusunan anggaran untuk tahun 2016, selama tahun 2016 juga terdapat kegiatan revisi pagu anggaran DIPA BP2KSI TA 2015 .Jumlah anggaran untuk pembiayaan kegiatan Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (BP2KSI) pada Tahun Anggaran 2015 berdasarkan Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan Tahun Anggaran 2015 Nomor: SP DIPA-032.11.2.660045/2015 yang disahkan pada 14 November 2014 adalah sebesar Rp 12.719.624.000,-. Dalam rangka refocusing dan akomodasi Program Lanjutan dan Program Prioritas Kabinet Kerja, pada bulan Maret 2015 terjadi revisi DIPA BP2KSI yaitu Revisi I pada tanggal 6 Maret 2015 dengan pagu meningkat menjadi Rp 13.801.522.000,- lalu pada tanggal 24 Maret 2015 telah disahkan Revisi II DIPA BP2KSI sehingga pagu untuk tahun anggaran 2015 menjadi sebesar Rp 18.801.522.000,- serta Revisi III yang telah disahkan pada tanggal 23 Desember 2015 pagu anggaran BP2KSI Tahun 2015 menjadi sebesar Rp 24.801.522.000,-. Pada tanggal 16 Desember 2015 terdapat Revisi IV yang hanya merubah nilai MAK output pada beberapa kegiatan tanpa merubah nilai pagu sebesar Rp 24.801.522.000,-. b. Penyusunan Program

1) Penyusunan Program dan Rencana Kerja

Kegiatan penyusunan program dan rencana kerja dilaksanakan oleh Seksi Tata Operasional (TO) sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 ayat (1) PERMEN KP No. PER.36/MEN/2011 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Balai Penelitian Pemulihan Dan

(39)

Konservasi Sumber Daya Ikan dimana Seksi TO salah satunya mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana kerja yang diwujudkan dalam dokumen Rencana Strategis (Renstra) BP2KSI Tahun 2015 - 2015.

Gambar 11. Cover Dokumen RENSTRA BP2KSI Tahun 2015-2019

Dokumen RENSTRA BP2KSI Tahun 2015-2019 tersebut telah selesai disusun yang sistematikanya adalah sebagai berikut:

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI

BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Umum

1.2. Mandat, Tugas, dan Kewenangan

1.3. Peran Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (BP2KSI) BAB II. KONDISI, ISU DAN TANTANGAN

2.1. Tantangan & Isu Strategis Pembangunan Kelautan dan Perikanan

2.2. Tantangan dan Isu Strategis IPTEK Pemulihan dan Konservasi Sumber Daya Ikan BAB III. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

3.1. Visi 3.2. Misi 3.3. Tujuan 3.4. Sasaran

(40)

Dokumen Dukungan Manajerial

BAB IV. ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI 4.1. Arah Kebijakan

4.2. Strategi Pencapaian

BAB V. PROGRAM DAN KEGIATAN 5.1. Program

5.2. Kegiatan BAB VI. PENUTUP LAMPIRAN

1. Matriks Prioritas Bidang / Unit Kerja 2. Matriks Indikator Kinerja Utama (IKU) 3. Matriks Rencana Strategis (RS)

4. Matriks Rencana Kerja Tahunan (RKT) 5. Matriks Pendanaan

2) Pertemuan kelompok penelitian

Pertemuan kelompok penelitian (kelti) dilaksanakan untuk menjabarkan program-program apa saja yang akan dilaksanakan oleh kelompok penelitian. Pertemuan kelompok penelitian dilaksanakan untuk membahas permasalahan yang terjadi dalam kelompok penelitian, terutama terkait dengan keanggotaan dalam lingkup kelti dan isu serta permasalahan penelitian terkait kelti. Pertemuan kelompok penelitian dilaksanakan oleh Kelti yang ada di lingkup BP2KSI, yaitu kelti Rehabilitasi Habitat, Konservasi Ekosistem dan Konservasi Jenis dan Genetik. Jadwal pertemuan dilakukan secara tidak terjadwal, namun jika ada hal yang perlu dibicarakan, ketua kelti akan mengkoordinasikan anggotanya untuk melakukan pertemuan.

4.2 MONITORING, EVALUASI KEGIATAN DAN PELAPORAN

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan oleh Seksi Tata Operasional sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 ayat (1) PERMEN KP No. PER.36/MEN/2011 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Balai Penelitian Pemulihan Dan Konservasi Sumber Daya Ikan dimana Seksi TO juga mempunyai tugas untuk melakukan pemantauan/monitoring dan evaluasi, serta pelaporan.

Kegiatan monitoring/evaluasi dan pelaporan yang dilakukan meliputi 4 sub kegiatan, antara lain:

a. Evaluasi Hasil Penelitian T.A. 2014 dan Pemantapan Kegiatan Penelitian T.A. 2015 b. Implementasi Sistem Pengawasan Internal Pemerintah [SPIP]

(41)

Evaluasi Hasil Penelitian T.A. 2014 dan Pemantapan Kegiatan Penelitian T.A. 2015

Kegiatan “Evaluasi hasil penelitian tahun anggaran 2014 dan pemantapan kegiatan penelitian tahun anggaran 2015” dilakukan dalam rangka untuk memperoleh hasil penelitian yang mampu mendukung tugas dan fungsi pokok BP2KSI. Tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah untuk memperbaiki dan mengevaluasi hasil-hasil penelitian T.A. 2014 serta menyempurnakan rencana kegiatan penelitian BP2KSI T.A. 2015. Sasaran kegiatan tersebut adalah terciptanya hasil-hasil penelitian pemulihan dan konservasi sumber daya ikan yang baik, sehingga pencapaian kinerja pelaksanaan kegiatan penelitian di BP2KSI dapat sesuai dengan target dengan tingkat risiko kegagalan yang dapat diminimalisir.

Kegiatan “Evaluasi Hasil Penelitian Tahun Anggaran 2014 dan Pemantapan Kegiatan Penelitian Tahun Anggaran 2015” diselenggarakan selama 2 hari yaitu tanggal 17 – 18 Februari 2015 di Aula BP2KSI, Jl. Cilalawi No. 1, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Peserta kegiatan tersebut terdiri dari:

1. Plt. Kepala Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Ikan (Prof. Dr. Hari Eko Irianto)

2. Kepala Subdit Konservasi Jenis Ikan, Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil (Ir. Didi Sadili)

3. Kepala Subdit SDI Perairan Umum, Direktorat Sumber Daya Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (Hary Christijanto, A.Pi, M.Sc)

4. Kepala Bidang Tata Operasional P4KSI (Ir. Kusno Susanto) 5. Kepala Bidang Monitoring dan Evaluasi P4KSI (Dr. Wijopriono)

6. Kepala Bagian Program Sekretariat Balitbang KP (Minhadi Noer Sjamsu,S.T, M.E.) 7. Prof. Dr. Ir. Ngurah Nyoman Wiadnyana, DEA

8. Prof. Dr. Ir. Endi Setiadi Kartamihardja, M.Sc. 9. Drs. Bambang Sumiono, M.Si

10. Peneliti lingkup BP2KSI.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan paparan narasumber dari dua institusi yaitu dari KKJI-Ditjen KP3K dengan tema paparan: “Kebutuhan penelitian dan pengembangan

untuk mendukung program Ditjen KP3K serta arah kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam pengelolaan sumber daya lobster, kepiting, rajungan, napoleon, hiu dan mamalia laut”, sedangkan dari SDI-DJPT dengan tema paparan: “Kebutuhan penelitian dan pengembangan untuk mendukung program Ditjen Perikanan Tangkap serta arah kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam pengelolaan perikanan perairan umum daratan serta upaya konservasinya”. Pada tanggal 17 Februari 2015 disampaikan paparan

(42)

Dokumen Dukungan Manajerial

hasil penelitian BP2KSI tahun 2014 dan pada hari berikutnya (18 Februari 2015) disampaikan paparan rencana penelitian BP2KSI tahun 2015.

Gambar 12. Pelaksanaan evaluasi hasil penelitian tahun anggaran 2013 dan pemantapan kegiatan penelitian tahun anggaran 2014

Pelaporan

Kegiatan pelaporan mencakup sub kegiatan reviu kegiatan satuan kerja, penyusunan laporan tahunan dan LAKIP, dan implementasi SAKIP satuan kerja. Penyusunan laporan merupakan salah satu tugas dari Seksi Tata Operasional dalam hal monitoring dan evaluasi. Seksi Tata operasional melakukan beberapa laporan rutin sebagai berikut:

a. Laporan bulanan

Laporan bulanan berisikan uraian ringkas kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada satuan kerja, selama satu bulan terakhir. Laporan bulanan BP2KSI selalu diupayakan sudah selesai maksimal tanggal 1 bulan berikutnya untuk selanjutnya dikirim ke P4KSI dan Balitbang KP.

b. Laporan triwulan

Laporan triwulan berisikan uraian hasil pengamatan perkembangan pelaksanaan rencana kegiatan termasuk identifikasi dan antisipasi permasalahan yang dan/atau akan timbul, serta berisi perbandingan realisasi masukan (input) dan keluaran (output) terhadap rencana kegiatan, selama tiga bulan (triwulan). Laporan triwulan

Gambar

Gambar 2. Struktur  Organisasi Pengelolaan  Anggaran  dan  Kegiatan  Serta  Tenaga Pelaksana BP2KSI
Tabel 3. Komposisi pegawai BP2KSI berdasarkan tingkat pendidikan tahun 2015 No. Tingkat Pendidikan PNS Jumlah (Orang) Kontrak Total
Tabel 8. Realisasi  anggaran  BP2KSI  masing-masing  Program/Kegiatan/Output per  31 Desember 2015
Gambar 12. Pelaksanaan evaluasi hasil penelitian tahun anggaran 2013 dan pemantapan kegiatan penelitian tahun anggaran 2014
+7

Referensi

Dokumen terkait

Simpulan penelitian ini berdasarkan analisis tersebut adalah: (1) ada perbedaan tingkat kemampuan menulis naskah drama yang signifikan antara pembelajaran siswa

Pengembangan Multimedia Pembelajaran Matematika Interaktif pada Pokok Bahasan Lingkaran dalam Upaya Menumbuh kembangkan Kompetensi Siswa SLTP. 2004

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

Jum'at, 22 Januari 2016 19.00 WIB s.d 22.00 WIB Menghadiri Siaran Langsung (Live Streaming) Malam Tasyakuran dalam rangka HAB Kemenag ke-70 Kemenag Prov.Sumsel Ruang Rapat Kanwil

Jika duktus sistikus tersumbat batu, maka kandung empedu Jika duktus sistikus tersumbat batu, maka kandung empedu mengalami distensi kemudian akan terjadi infeksi sehingga

Dalam penelitian ini penulis ingin merancang sebuah sistem yang baru dalan mendiagnosa awal penyakit kanker lidah berbasis web sehingga dapat membantu masyarakat

Di dalam Pasal 47 ayat (1) Undang-undang Nomor 9 Tahun 1992 tentang Keimigrasian, menyatakan bahwa selain Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia, juga Pejabat

C2 Mudah Essay 2 Menyajikan bentuk relasi dengan menggunakan berbagai representasi (kata-kata, tabel, grafik, diagram, dan persamaan) Diberikan data beberapa siswa