• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN ANTING-ANTING (Acalypha indica L.) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI ULAT KROP (Crocidolomia binotalis Z.) PADA TANAMAN KUBIS (Brassica oleraceae L. var. capitata) - Raden Intan Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN ANTING-ANTING (Acalypha indica L.) SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI ULAT KROP (Crocidolomia binotalis Z.) PADA TANAMAN KUBIS (Brassica oleraceae L. var. capitata) - Raden Intan Repository"

Copied!
88
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 5. Kondisi larva Crocidolomia binotalis Z. .........................................44
Klasifikasi Kubis (Tabel 2.Brassica oleraceae L.)29
Klasifikasi Anting-Anting (Tabel 4.Acalypha indica L.) 47
Hasil Uji Skrining Fitokimia dari Ekstrak Etanol Daun Anting-Anting.Tabel 5.51
+7

Referensi

Dokumen terkait

conyzoides merupakan tanaman gulma yang dapat dimanfatkan sebagai insektisida nabati dikarenakan kandungan senyawa metabolit sekunder pada tanaman tersebut dapat

Puji syukur ke hadirat Allah Swt, atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Inventarisasi dan Identifikasi Musuh Alami pada

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak nanoemulsi daun ketumpang ( Tridax procumbens L .) menyebabkan perubahan perilaku (makan, istirahat, dan bergerak) ulat krop,

Pengamatan terhadap populasi hama pada tanaman kubis dilakukan saat tanaman berumur enam sampai dengan 13 minggu setelah tanam.. binotalis yang merupakan hama

Tingginya persentase mortalitas ulat krop kubis pada perlakuan ekstrak daun bintaro ( Cerbera odollam ) disebabkan bahwa tumbuhan bintaro tersebut merupakan tumbuhan

Sebagai insektisida nabati ekstrak daun karuk mempunyai senyawa aktif yang dapat mencegah dan mengurangi kerusakan helai daun akibat serangan hama ulat grayak.

perlu dilakukan penelitian tentang potensi pestisida nabati dari larutan daun pepaya (carica papaya) dalam mengendalikan hama ulat titik tumbuh

Menurut Asikin dan Thamrin 2006, bahwa hasil penelitian pendahuluan ekstrak daun galam dapat digunakan sebagai pestisida nabati dalam mengendalikan hama seperti ulat jengkal, ulat