Keywords : Mandiri Pedesaan Community Empowerment National Program (PNPM Mandiri Pedesaan), Community Welfare

Teks penuh

(1)

PERANAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PEDESAAN TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN

MASYARAKAT

(Studi Kasus Pada Desa Pangkalan Nyirih) Nova Marida Siska1, M. Hamidi2, Yunelly Asra3 Mahasiswa1, Dosen2,3, Jurusan Administrasi Bisnis

novamaridasiska@gmail.com1, hamidisaid74@yahoo.co.id2, Yunelly_asra@yahoo.co.id3 ABSTRACT

One of the goverment’s effort to realize the welfare of the poor is the mandiri pedesaan community empowerment national program (PNPM Mandiri Pedesaan), this program is one of the rescue efforts in the from of direct aid that touch poor. The purposes of this research are to know the influences of mandiri pedesaan community empowerment national program (PNPM Mandiri Pedesaan) toward the enchanching of community welfare of Pangkalan Nyirih village and how significant the influences is. This is associative research. The results of this research indicate that mandiri pedesaan community empowerment national program (PNPM Mandiri Pedesaan) have positive and significant toward community walfare. Influence to mandiri pedesaan community empowerment national program (PNPM Mandiri Pedesaan) to the community welfare with path coefficient 17,25%. Based on the result of this research suggest mandiri pedesaan community empowerment national program (PNPM Mandiri Pedesaan) improve socialization and relationship with the related institution to optimize the development and comunity empowerment.

Keywords : Mandiri Pedesaan Community Empowerment National Program (PNPM Mandiri Pedesaan), Community Welfare

PENDAHULUAN

Indonesia memiliki persoalan kemis-kinan dan pengangguran. Upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial kepada masyarakat terus dikembangkan. Hal ini agar pembangunan dapat menyentuh masyarakat, baik didesa maupun dikota se-cara merata.

Program Nasional Pemberdayaan Ma-syarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan meru-pakan salah satu program yang bertujuan agar masyarakat perdesaan di lokasi sasaran menerima manfaat dari peningkatan penge-lolaan sumber daya alam dan penggunaan teknologi energi terbaru. Dalam hal ini masyarakat miskin adalah sasaran utama dalam pembangunan.

Kesejahteraan sosial menurut Fried-lander dalam Suud (2006) “kesejahteraan sosial merupakan sistem yang terorganisasi dari pelayanan-pelayanan dan lembaga-lembaga social yang dimaksudkan untuk membantu individu-individu dan kelom-pok-kelompok agar mencapai tingkat hidup dan kesehatan yang memuaskan dan hubu-ngan-hubungan personal dan sosial yang memberi kesempatan kepada mereka untuk memperkembangkan seluruh kemampuan dan untuk meningkatkan kesejahteraan

se-suai dengan kebutuhan-kebu-tuhan keluarga dan masyarakatnya” Untuk itu program pemerintah dalam menangani masalah-ma-salah ekonomi bagi masyarakat miskin dapat membantu kemandirian dan pendapa-tan masyarakat dalam pemenuhan kebutu-han hidup mereka. Pinjaman bergulir yang digunakan masyarakat Desa Pangkalan Nyi-rih adalah salah satu alternatif bagi mas-yarakat yang ingin mengembangkan usaha mereka. Dengan adanya pinjaman modal usaha tersebut masyarakat bisa mengem-bangkan usaha yang telah ada menjadi lebih baik. Apabila usaha mereka menjadi lebih baik otomatis kondisi keuangan mereka ak-an meningkat dak-an pastinya akak-an terjadi pe-ningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

Salah satu desa yang mendapatkan du-kungan pedanaan PNPM Mandiri Pedesaan adalah Desa Pangkalan Nyirih Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis. Aliran dana yang masuk kedesa Pangkalan Nyirih dapat dilihat pada tabel 1.

Berdasarkan tabel 1, dapat disimpulkan bahwa aliran dana yang masuk pada Desa Pangkalan Nyirih mengalami peningkatan dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2012 begitu juga dengan jumlah kelompok pe-minjam PNPM Pedesaan. Hal ini berkemung-

(2)

kinan menunjukkan juga bahwa aliran dana PNPM Mandiri Pedesaan sangat dibutuh-kan oleh masyarakat desa Pangkalan Nyirih dengan adanya pinjaman modal usaha ter-sebut masyarakat bisa mengembangkan usa-ha yang telah ada menjadi lebih baik ber-peran dalam peningkatan kesejahteraan Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih, salah satunya adalah dengan adanya PNPM Mandiri Pedesaan masyarakat bisa men-dapatkan pinjaman modal usaha untuk me- ngembangkan usaha Berdasarkan pada urai-  

     

LANDASAN TEORI

Fatria (2010) dalam penelitiannya me-nunjukkan bahwa variabel yang diteliti ya-itu adanya pembiayaan infrastruktur, pem-biayaan ekonomi bergulir (bantuan kredit) dan bantuan beasiswa perorangan. Disim-pulkan bahwa dari pengujian ketiga abel tersebut diperoleh hasil koefisien vari-abel bernilai positif dan signifikan. Maka hasil yang didapat adalah adanya pening-katan kesejahteraan dengan adanya pembia-yaan PNPM mandiri pedesaan di kecama-tan Stabat.

Ningnurati (2011) juga menunjukkan hasil penelitian bahwa dampak PNPM-MP dalam kesejahteraan masyarakat yaitu ada-nya peningkatan pendapatan masyarakat mis-kin, tercukupi kebutuhan hidup dan pe-ningkatan aset barang yang dimiliki oleh rumah tangga miskin di Kecamatan Wono-sari Kabupaten Malang. Selain itu pening-katan kesejahteraan masyarakat juga ter-lihat dari berkurangnya jumlah rumah tang-ga miskin di Kecamatan Wonosari. Pada tahun 2009 jumlah rumah tangga miskin di Kecamatan Wonosari sebesar 4.907. kemu-dian setelah dilaksanakannya program pe-ngentasan kemiskinan yang berbasis pem-berdayaan masyarakat atau PNPM-MP ter-sebut jumlah rumah tangga miskin di Keca-

an di atas, dapat diketahui bahwa PNPM Mandiri Pedesaan dapat membantu mening-katkan pendapatan masyarakat untuk meme-nuhi kehidupan mereka.

Adapun tujuannya adalah untuk me-ngetahui pengaruh PNPM Mandiri Pede-saan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Pangkalan Nyirih, un-tuk mengetahui seberapa besar pengaruh peranan PNPM Mandiri Pedesaan terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Pangkalan Nyirih.

       

matan Wonosari berkurang menjadi 3.399 rumah tangga miskin.

Menurut PNPM Mandiri Pedesaan Ke-camatan Rupat Kabupaten Bengkalis (2009) Program Nasional Pemberdayaan Masyara-kat Mandiri Pedesaan yang selanjutnya di sebut PNPM Mandiri Pedesaan adalah program pemberdayaan masyakarat pede-saan yang ditujukan untuk mengurangi ke-miskinan dan meningkatkan kesempatan kerja. Keluaran Program PNPM Mandiri Perdesaan yaitu :

1. Terjadinya peningkatan keterlibatan ru-mah tangga miskin (RTM) dan kelom-pok perempuan mulai perencanaan sam-pai dengan pelestarian.

2. Terlembaganya sistem pembangunan partisipasif di desa dan antar desa 3. Terjadinya peningkatan kapasitas

pe-merintahan desa dalam memfasilitasi pembanguna partisipasif

4. Berfungsi dan bermanfaatnya hasil ke-giatan PNPM Mandiri Pedesaan bagi masyarakat

5. Terlembaganya pengelolaan dana ber-gulir dalam peningkatan pelayanan so-sial dasar dan ketersediaan akses eko-nomi terhadap rumah tangga miskin 6. Terbentuk dan berkembangnya

kerja-sama antar desa dalam pengelolaan pem-Tabel 1. Kucuran Dana PNPM Mandiri Pedesaan Untuk Desa Pangkalan Nyirih No Tahun Dana fisik Dana Simpan pinjam Perempuan

(SPP) Jumlah Kelompok Peminjam SPP 1 2010 Rp 153.756.800 Rp 150.000.000 3 Kelompok 2 2011 Rp 189.931.600 Rp 425.000.000 5 Kelompok 3 2012 Rp 232.926.800 Rp 860.000.000 9 Kelompok Sumber : Data olahan PNPM Desa Pangkalan Nyirih (2013)

(3)

pembangunan

Terjadinya peningkatan peran serta kerja sama para pemangku kepentingan da-lam upaya penanggulangan kemiskinan pe-desaan.

METODE PENELITIAN

Lokasi penelitian adalah pada Masya-rakat Desa Pangkalan Nyirih. Objek pe-nelitian adalah PNPM Mandiri Pedesaan dan kesejahteraan masyarakat Desa Pang-kalan Nyirih. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah peminjam dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) PNPM Mandiri Pedesaan Desa Pangkalan Nyirih tahun 2012 yaitu berjumlah 82 orang. Jumlah sampel adalah seluruh populasi yaitu 82 orang responden yang menjadi peminjam dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) PNPM Mandiri Pedesaan di Desa Pang-kalan Nyirih.

Teknik Sampling yaitu menggunakan Teknik Sampling Jenuh. Jenis data yaitu Data Kuantitatif. Sumber data, Data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner atau daftar pertanyaan, doku-mentasi dan studi Literatur. Penelitian ini menggunakan Skala Likert, dengan skor

(nilai) jawaban Sangat Setuju (SS) diberi skor 5, jawaban Setuju (S) diberi skor 4, jawaban Ragu-ragu (RG) diberi skor 3, jawaban Tidak Setuju(TS) diberi skor 2, jawaban Sangat Tidak Setuju (STS) diberi skor 1. Teknik pengolahan data yaitu edi-ting, coding, tabulasi. Metode analisa data yang digunakan adalah metode analisis reg-resi dan korelasi, dengan rumus :

Y = a + bX ………..(1) Pkp = a + s + e ………(2) dimana :

Y = Subyek dalam variabel dependen ya-ng diprediksikan

a = Konstanta, Y bila X = 0 (harga Kons-tanta)

b = Angka atau arah koefisien regresi yang menunjukkan angka peningkatan

atau-pun penurunan variabel dependen yang didasarkan pada variabel independen. Bila b (+) maka baik, dan bila (-) maka terjadi penurunan.

X =Subyek pada variabel independen yang mempunyai nilai tertentu.

Dari rumus penelitian regresi linier se-derhana di atas dapat dicari nilai a dan nilai b dengan menggunakan cara sebagai ber-ikut :

∑Y ∑X – ∑X ∑XY

∑X² ∑X ² …………..……(3) ∑XY – ∑X ∑Y

∑X² ∑X ² ……..………..(4)

Analisis korelasi digunakan untuk me-ngetahui hubungan antara variabel bebas dan variabel terkait yaitu antara peranan PNPM Mandiri Pedesaan terhadap pening-katan kesejahteraan masyarakat. Untuk me-nguji peranan PNPM Mandiri Pedesaan ter-hadap peningkatan kesejahteraan masya-rakat menggunakan rumus korelasi seder-hana dan koefisien determinan, kemudian menggunakan uji t untuk menentukan taraf signifikannya (Sugiyono, 2006).

a. Rumus korelasi sederhana

dimana:

rxy = Koefisien korelasi yang dicari N = Banyaknya subjek pemilik nilai X = Nilai Variabel 1

Y = Nilai Variabel 2

r hitung digunakan untuk mneghitung

apakah ada pengaruh antara variabel X ter-hadap variabel Y. Bila r hitung > r tabel dengan tingkat kesalahan 5 % maka dapat dikatakan bahwa PNPM Mandiri Pedesaan memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masya-rakat.

Kemudian menggunakan Koefisien de-terminan (r2) untuk mengukur besarnya pe-ranan PNPM Mandiri Pedesaan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(4)

KD = r2 x 100% ………..(6) Dimana : KD = Koefisien determinan

b. Taraf Signifikan Korelasi Sederhana

dimana :

thitung = Nilai t

r = Nilai koefisien korelasi

n = Jumlah sampel

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian aso-siatif. Hipotesis adalah jawaban sementara dari permasalahan yang akan diteliti dan di-bahas.

Bertitik tolak dari permasalahan yang diajukan dan tujuan penelitian serta landa-san teori mengenai PNPM Mandiri Pede-saan maka dapat diajukan hipotesis adalah sebagai berikut :

Ha = PNPM Mandiri Pedesaan berperanan positif dan signifikan terhadap pe-ningkatan kesejahteraan masyarakat. Ho= PNPM Mandiri Pedesaan tidak

berpe-ranan positif dan signifikan terhadap

 

terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penelitian ini diterima apabila meme-nuhi 2 (dua) syarat :

1. Variabel Independen berpengaruh ter-hadap variabel Dependen

2. Signifikan pengaruh tersebut dilihat dari uji t hitung > t tabel 0,05 satu sisi atau dengan nilai ρ < 0,05

Apabila salah satu syarat tersebut tidak terpenuhi, maka hipotesa dinyatakan ditolak. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat digambarkan bentuk hipotesanya sebagai berikut :

   

Gambar 1. Hipotesis PNPM Mandiri Pedesaan Terhadap Kesejahteraan

Masyarakat

Definisi konsep dari masing-masing vari-abel adalah : 1. PNPM Mandiri Pedesaan, 2. Kesejahteraan Masyarakat   ………...…(7) PNPM Mandiri Pedesaan Kesejahteraan Masyarakat (Y)

Tabel 2. Defenisi Konsep, Definisi Operasional, indikator dan skala Defenisi Konsep Defenisi

Operasional Indikator Skala Likert 1. Menurut Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM Mandiri Pedesaan) Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau (2009): Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan yang selanjutnya di sebut PNPM Mandiri Pedesaan adalah program pemberdayaan masyakarat pedesaan yang ditujukan untuk mengurangi

kemiskinan dan meningkatkan

1. Keluaran

Program a. Terjadinya peningkatan keterliba-tan rumah tangga miskin (RTM) dan kelompok perempuan mulai perencanaan sampai dengan pelestarian

b. Terlembaganya sistem pembangu-nan partisipasif di desa dan antar desa

c. Terjadinya peningkatan kapasitas pemerintahan desa dalam mem-fasilitasi pembanguna partisipasif d. Berfungsi dan bermanfaatnya ha-sil kegiatan PNPM Mandiri Pede-saan bagi masyarakat

e. Terlembaganya pengelolaan dana bergulir dalam peningkatan pela-yanan sosial dasar dan keter-sediaan akses ekonomi terhadap rumah tangga miskin

f. Terbentuk dan berkembangnya kerjasama antar desa dalam pengelolaan pembangunan SS = Sangat Setuju S = Setuju RG = Ragu-ragu TS = Tidak Setuju STS= Sangat Tidak Setuju

(5)

Tabel 2. Lanjutan Defenisi Konsep Defenisi

Operasional Indikator Skala Likert

g. Terjadinya peningkatan peran

serta kerja sama para pemangku kepentingan dalam upaya penang-gulangan kemiskinan perdesaan 2.Berdasarkan

Indone-sian human Develop-ment Report dalam Bahar (2011) bahwa-sannya kesejahteraan masyarakat pada dasar-nya adalah buah dari pelayanan publik yang dilakukan pemerintah. Dengan pelayanan publik yang baik maka kesejahteraan

masyarakat juga berpeluang besar untuk membaik.

Kesejahteraan

masyarakat sendiri dapat dilihat dari berbagai indikator.

1. Indeks Pembangu nan Manusia

a. Panjangnya usia (diukur dengan angka harapan hidup)

b. Pengetahuan (diukur dengan ca-paian pendidikan)

c. Kelayakan hidup (diukur dengan pendapatan yang telah disesuai-kan) SS = Sangat Setuju S = Setuju RG = Ragu-ragu TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju

Sumber : Data Olahan (2013)

Tabel 3. Karakteristik Responden Penelitian Berdasarkan Agama Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih No Status Agama Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 Islam 80 97,6 % 2 Kristen 1 1 % 3 Hindu 0 0% 4 Katholik 0 0% 5 Budha 1 1% Jumlah 82 100 %

Sumber : Data Olahan (2013)

Tabel 4. Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Pada Masyarakat Desa

Pangkalan Nyirih No Umur (tahun) Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 20-24 11 13% 2 25-29 14 17% 3 30-34 21 26% 4 35-39 18 22% 5 40-44 7 9% 6 >45 11 13% Jumlah 82 100%

Sumber : Data Olahan (2013)  

Tabel 5. Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih No Status Pekerjaan Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 Petani 28 34% 2 PNS 10 12% 3 wiraswasta 44 54% Jumlah 82 100%

Sumber : Data Olahan (2013)

Tabel 6. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Pada Masyarakat

Desa Pangkalan Nyirih No Status Pendidikan Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 Tidak Tamat SD 3 4% 2 SD 21 26% 3 SMP 18 22% 4 SMA 31 38% 5 Akademi 3 4% 6 S1 6 7% Jumlah 82 100%

(6)

Tabel 8. Karakteristik Responden Berdasarkan Jumlah Anggota Keluarga Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih

No Jumlah Anggota Keluarga Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 3 Orang 24 29% 2 4 Orang 28 34% 3 5 Orang 20 24% 4 6 Orang 7 9% 5 7 Orang 1 1% 6 8 Orang 2 2% Jumlah 82 100%

Sumber : Data Olahan (2013)  

Tabel 7. Karakteristik Responden Berdasarkan Penghasilan Perbulan Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih

No Penghasilan Perbulan Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 < Rp 500.000 16 20% 2 Rp 500.000-Rp 1.000.000 30 37% 3 Rp 1.000.000-Rp 2.000.000 22 27% 4 > Rp 2.000.000 14 17% Jumlah 82 100%

Sumber : Data Olahan (2013)  

   

Tabel 9. Rangkuman Deskriptif Responden Terhadap PNPM Mandiri Pedesaan Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih

No INDIKATOR

DISTRIBUSI FREKUENSI

Total Mean Ket. SS S R TS STS 5 4 3 2 1 1. PNPM Mandiri Pedesaan 1 Frek 24 36 11 8 3 82 3,85 Tinggi Skor 120 144 33 16 3 316 2. PNPM Mandiri Pedesaan 2 Frek 20 44 12 5 1 82 3,94 Tinggi Skor 100 176 36 10 1 323

3. PNPM Mandiri Pedesaan 3 Skor 95 160 36 20 1 312 Frek 19 40 12 10 1 82 3,80 Tinggi 4. PNPM Mandiri Pedesaan 4

Frek 34 45 1 2 0 82

4,35 Sangat Tinggi

Skor 170 180 3 4 0 357

5. PNPM Mandiri Pedesaan 5 Skor 90 240 3 2 2 337 Frek 18 60 1 1 2 82 4,11 Tinggi 6. PNPM Mandiri Pedesaan 6 Skor 65 208 30 10 2 315 Frek 13 52 10 5 2 82 3,84 Tinggi 7. PNPM Mandiri Pedesaan 7 Skor 80 172 51 12 0 315 Frek 16 43 17 6 0 82 3,84 Tinggi 8. PNPM Mandiri Pedesaan 8 Skor 80 132 84 8 1 305 Frek 16 33 28 4 1 82 3,72 Tinggi

Total 3,93 Tinggi

Sumber : Data Olahan (2013)

Tabel 9. Regresi Linier Sederhana Variabel PNPM Mandiri Pedesaan (X) dan Variabel Kesejahteraan Masyarakat (Y) Pada masyarakat Desa Pangkalan Nyirih

n/sampel b R r2

82 19,63 0,50 4,08 1,66 0,42 17,25

(7)

                       

nya pengaruh PNPM-MP terhadap kesejah-teraan masyarakat sebesar 17,25 % dan sisanya 82,75% ditentukan oleh variabel lain misalnya simpan pinjam UED.

Berdasarkan tabel 9, pada persamaan regresi dari stereotype terhadap posisi

kepemimpinan perempuan adalah sebagai berikut :            

Hal ini dapat dilihat dari hasil regresi linear t hitung ≥ dari t tabel, atau 4,08 ≥ 1,664.

2. Besarnya pengaruh PNPM Mandiri Pe-desaan terhadap kesejahteraan masya-rakat adalah 17,25 % dan sisanya 82,75 % dipengaruhi oleh variabel lain misal-nya simpan pinjam UED. Artimisal-nya sema- Berdasarkan dari tabel di atas, dapat

diketahui tingkat signifikan pengaruh PNPM-MP terhadap kesejahteraan masya-rakat yang dihitung berdasarkan tingkat ke-salahan 5% atau 0,05 dengan meng-gunakan uji t yaitu atau 4,08 1,66, artinya terdapat pengaruh ya- ng positif dan signifikan antara PNPM-MP terhadap kesejahteraan masyarakat. Besar-__                   KESIMPULAN

1. PNPM Mandiri Pedesaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Artinya dengan adanya PNPM Mandiri Pedesaan menyebabkan terjadinya peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Desa Pangkalan Nyirih.

Tabel 10. Rangkuman Deskriptif Responden Terhadap Kesejahteraan Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih

No INDIKATOR

DISTRIBUSI FREKUENSI

Total Mean Ket. SS S R TS STS 5 4 3 2 1 1. Kesejahteraan Masyarakat 1 Frek 30 50 1 1 0 82 4,33 S.Tinggi Skor 150 200 3 2 0 355

2. Kesejahteraan Masyarakat 2 Frek 20 28 13 20 1 82 3,56 Tinggi Skor 100 112 39 40 1 292

3. Kesejahteraan Masyarakat 3 Frek 21 53 5 3 0 82 4,12 Tinggi Skor 105 212 15 6 0 338

4. Kesejahteraan Masyarakat 4 Skor 105 184 12 18 Frek 21 46 4 9 2 2 321 82 3,91 Tinggi 5. Kesejahteraan Masyarakat 5 Skor 75 192 24 16 Frek 15 48 8 8 3 3 310 82 3,78 Tinggi 6. Kesejahteraan Masyarakat 6 Skor 115 152 30 18 Frek 23 38 10 9 2 2 317 82 3,87 Sedang 7. Kesejahteraan Masyarakat 7 Skor 75 200 30 12 Frek 15 50 10 6 1 1 318 82 3,88 Tinggi 8. Kesejahteraan

Masyarakat 8

Frek 20 57 1 4 0 82

4,13 Tinggi Skor 100 228 3 8 0 339

9. Kesejahteraan Masyarakat 9 Frek 20 44 9 8 1 82 3,90 Tinggi Skor 100 176 27 16 1 320

Total 3,94 Tinggi

Sumber : Data Olahan (2013)

     

Gambar 2. Hasil Model Penelitian PNPM Mandiri Pedesaan terhadap Kesejahteraan Masyarakat PNPM Mandiri Pedesaaan Kesejahteraan Masyarakat Y = 19,63 + 0,50

(8)

baik peran PNPM Mandiri Pedesaan, maka akan semakin besar peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Pangkalan Nyirih.

DAFTAR PUSTAKA

Fatria, G, A (2010) Analisis Pengaruh Pembiayaan Program Nasional Pem-berdayaan Masyarakat Mandiri Pedesa-an Terhadap PeningkatPedesa-an Kesejah-teraan Masyarakat di Kecamatan Sta-bat. Tesis, Unpublished.

Ningnurati, D (2011) Dampak Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyara-kat di Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Skripsi, Unpublished.

Program Nasional Pemberdayaan Masya-rakat Mandiri Pedesaan (PNPM)

Man-diri Perdesaan-integrasi Kab. Bengkalis (2012) Bahan Bacaan Pelatihan Tim Verifikasi Perguliran SPP PNPM Man-diri Pedesaan Integrasi.

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Kecamatan Rupat Kabupaten

Bengkalis Provinsi Riau (2009) Modul Pelatihan KPMD (Kader Pemeber-dayaan Masyarakat Desa

Sugiyono (2010) Metodologi Penelitian Bisnis. Alfabeta, Bandung.

Sugiyono (2012) Metodologi Penelitian

Bisnis. Cetakan ke-16, Alfabeta,

Bandung.

Suud (2006) Teori Kesejahteraan Masya-rakat,http://nabellasafina.blog.fisip.uns. ac.id, online 20 apr. 2012.

Figur

Gambar 1. Hipotesis PNPM Mandiri  Pedesaan Terhadap Kesejahteraan

Gambar 1.

Hipotesis PNPM Mandiri Pedesaan Terhadap Kesejahteraan p.4
Tabel 2. Lanjutan  Defenisi Konsep  Defenisi

Tabel 2.

Lanjutan Defenisi Konsep Defenisi p.5
Tabel 3. Karakteristik Responden  Penelitian Berdasarkan Agama   Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih  No  Status  Agama  Jumlah  (Orang)  Persentase (%)  1 Islam  80  97,6  %  2 Kristen  1  1  %  3 Hindu  0  0% 4 Katholik  0  0% 5 Budha  1  1%  Jumlah 82  100  %

Tabel 3.

Karakteristik Responden Penelitian Berdasarkan Agama Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih No Status Agama Jumlah (Orang) Persentase (%) 1 Islam 80 97,6 % 2 Kristen 1 1 % 3 Hindu 0 0% 4 Katholik 0 0% 5 Budha 1 1% Jumlah 82 100 % p.5
Tabel 8. Karakteristik Responden  Berdasarkan Jumlah Anggota Keluarga  Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih

Tabel 8.

Karakteristik Responden Berdasarkan Jumlah Anggota Keluarga Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih p.6
Tabel 7. Karakteristik Responden  Berdasarkan Penghasilan Perbulan   Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih

Tabel 7.

Karakteristik Responden Berdasarkan Penghasilan Perbulan Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih p.6
Tabel 9. Rangkuman Deskriptif Responden Terhadap PNPM Mandiri Pedesaan Pada  Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih

Tabel 9.

Rangkuman Deskriptif Responden Terhadap PNPM Mandiri Pedesaan Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih p.6
Tabel 10. Rangkuman Deskriptif Responden Terhadap Kesejahteraan Pada Masyarakat Desa  Pangkalan Nyirih

Tabel 10.

Rangkuman Deskriptif Responden Terhadap Kesejahteraan Pada Masyarakat Desa Pangkalan Nyirih p.7

Referensi

Memperbarui...