SKRIPSI TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN BEBAS DALAM TINDAK PIDANA PENIPUAN. (Studi Kasus Terhadap Putusan Nomor.1987/Pid.B/2014/PN.Mks.
Teks penuh
Dokumen terkait
Hal ini dibuktikan dengan keterangan korban bahwa pada perbuatan cabul ke dua saat terdakwa menyetubuhi korban dengan cara membekap mulut korban menggunakan bantal
Menimbang bahwa karena Terdakwa teah terbukti melakukan perbuatan sebagaimana didakwakan pada dakwaan Kesatu Primair dan dakwaan Kedua, hal mana sepanjang dalam
Pasal 191 ayat (1) Kitab Hukum Acara Pidana dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan “ perbuatan yang didakwakan kepadanya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan ”
Putusan bebas diatur dalam Pasal 191 ayat (1) KUHAP yang berbunyi: “ Jika pengadilan berpendapat dari hasil pemeriksaan di sidang, kesalahan terdakwa atas
Jika dikaitkan dengan ketentuan Pasal 189 ayat (4) KUHAP yakni keterangan terdakwa saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa ia bersalah melakukan perbuatan yang
Jika putusan pembebasan diatur dalam Pasal 191 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana maka putusan pelepasan dari segala tuntutan hukum diatur dalam Pasal
Berdasarkan Pasal 191 ayat 2 Kitab Undang-undang Hukum Pidana KUHP ditentukan bahwa “Jika pengadilan berpendapat bahwa perbuatan yang didakwakan kepada terdakwa terbukti, tetapi
Ketentuan Pasal 191 ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana KUHAP, yang dimaksud dengan putusan Lepas Dari Segala Tuntutan Hukum adalah: “Jika pengadilan berpendapat bahwa