UNTUK
SEGERA
DISIARKAN
Kinerja
Operasional
TINS
Lebih
Baik
Jakarta, 24 April 2015 – Pada hari ini perseroan menyampaikan laporan keuangan kuartal I
yang berakhir pada 31 Maret 2015. Sampai dengan kuartal pertama perseroan berhasil
mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,36 triliun dan penurunan beban usaha menjadi
Rp144,08 miliar.
RUPS tahun buku tahun 2014 yang berlangsung 26 Maret 2015 di Hotel Borobudur Jakarta
menghasilkan beberapa keputusan: Pengurus baru di jajaran komisaris, dividen sebesar
Rp191,39 miliar atau 30% dari laba bersih, sedangkan 70% dari saldo laba digunakan sebagai
cadangan umum dalam rangka menunjang bisnis perseroan. Berbagai upaya pengembangan
bisnis tengah digarap untuk menambah kontribusi finansial terhadap perseroan.
Harga komoditas dunia turun sejak awal tahun 2015 dan berdampak kepada kinerja perseroan
namun semester II harga diperkirakan akan mulai pulih disertai dengan pulihnya ekonomi
dunia yang dimotori Amerika Serikat. Bila perekonomian dunia kembali sehat, maka sektor
industri akan kembali bergairah, dan tentunya permintaan komoditas akan meningkat. Sebagai
salah satu komponen utama dalam perangkat elektronik, produk timah tidak hanya dinilai dari
kualitas dan tingkat puritasnya, tapi juga dari legalitas penambangannya.
Sebagai “World Class Mining Company”, PT TIMAH tidak hanya menghasilkan produk
bersertifikasi internasional, tapi juga berasal dari penambangan yang berwawasan lingkungan
atau lebih dikenal dengan istilah “Green Mining Practice”. Berbagai award prestisius yang
diraih pada 2014 merupakan pengakuan yang semakin mengokohkan posisi PT TIMAH dalam
peta bisnis pertambangan di Tanah Air.
Untuk keterangan lebih lanjut hubungi:
Agung Nugroho, Sekretaris Perusahaan
telepon : +62 (21) 2352 8000
faksimili : +62 (21) 344 4012
e‐mail : [email protected]
website : www.timah.com
Tinjauan
Operasional
Produksi bijih timah pada kuartal I‐2015 meningkat 7,08% menjadi 6.653 ton, dibandingkan
kuartal I‐2014 sebesar 6.213 ton
Produksi logam timah meningkat 37,07% menjadi 7.057 Mton, dibandingkan periode yang
sama tahun lalu sebesar 5.148 Mton
Penjualan logam timah meningkat 22,82% menjadi 5.304 Mton, dibandingkan kuartal I tahun
sebelumnya sebesar 4.319 Mton
Tinjauan
Finansial
Pendapatan PT TIMAH pada kuartal I‐2015 meningkat 9,57% menjadi Rp1,36 triliun
Pada periode yang sama, Harga Pokok Usaha (HPU) mengalami penurunan 2,41% menjadi
US$16.239
Profit PT TIMAH mengalami reduksi akibat turunnya harga jual rata‐rata sebesar 18,73% pada
kuartal I‐2015 menjadi US$18.936
Strategi
Bisnis
Turunnya harga komoditas membuat TINS harus mengakselerasi strategi bisnis yang telah
dimulai beberapa waktu lalu agar dapat berkontribusi terhadap pendapatan perseroan pada
tahun 2015, diantaranya:
Menggenjot hilirisasi produk timah, yaitu timah solder dan tin chemical yang diproduksi PT
Timah Industri, pabrik tin intermediate akan selesai pada bulan Agustus dan diharapkan
dapat meningkatkan volume penjualan di tahun ini
Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) yang berlokasi di daerah operasi PT TIMAH sudah
ditransformasikan statusnya menjadi perseroan terbatas dan diharapkan dapat
berkontribusi profit ke perseroan
Bisnis properti, PT TIMAH bekerja sama dengan BUMN konstruksi seperti Adhi Karya dan
Wijaya Karya dalam penggarapan lahan seluas 176 Ha di Bekasi Jawa Barat, pembentukan
anak perusahaan sdh disepaka semua pihak dan saat ini sudah pada tahap pengurusan
akta pendirian perusahaan dan diharapkan tahun ini sdh dapat berkontribusi profit ke
perseroan
Pada halaman berikutnya terlampir Laporan Keuangan PT TIMAH kuartal I‐2015 yang berakhir
pada 31 Maret 2015
**** akhir siaran pers ****
*) Laporan Keuangan Konsolidasian PT TIMAH (Persero) Tbk dan Entitas Anak untuk tahun 2014 dan tahun 2013, juga tersedia di Capital
PT
TIMAH
(Persero)
Tbk
dan
Anak
Perusahaan
Ikhtisar Unjuk Kerja
Periode Kuartal I 2015 dan 2014
Kuartal I
2015 2014
Produksi bijih timah (ton Sn)
Darat 3.348 2.033
Laut 3.305 4.181
Total – Mton 6.653 6.213
Produksi logam timah – Mton 7.057 5.148 Penjualan logam timah ‐ Mton 5.304 4.319
Harga jual rata‐rata – US$/Mton 18.936 23.302
Persediaan
Bijih – ton 3.268 1.807
Barang dalam proses – ton 7.807 7.377
Logam – ton 8.269 4.371
Tin solder – ton 27 41
Laporan Laba Rugi Konsolidasian
Periode Kuartal I 2015 dan 2014
(Dalam miliar Rupiah, kecuali laba per saham dalam Rupiah penuh)
Kuartal I
2015 2014
Pendapatan bersih 1.355,82 1.237,37
Beban Pokok Pendapatan 1.209,87 911,97
Laba Kotor 145,95 325,40
Beban Penjualan 25,48 22,42
Beban Administrasi dan Umum 118,60 125,48
Beban Eksplorasi ‐ ‐
Jumlah Beban Usaha 144,08 147,91
Laba Usaha 1,87 177,49
Pendapatan Bunga 2,67 6,44
Beban Bunga dan Keuangan (31,17) (20,32)
Laba (Rugi) Selisih Kurs, bersih 3,33 (31,08)
(Kerugian)/Keuntungan Lain‐Lain 6,64 35,08
Bagian Laba (Rugi) Perseroan Asosiasi 8,03 2,30
Laba Sebelum Pajak (8,63) 169,92
Beban Pajak (7,12) (59,53)
Laba Periode Berjalan dari Operasi yang Berjalan (15,75) 110,39
Laba Periode Berjalan dari Operasi yang Dihentikan (3,34) (15,30)
Laba Tahun Berjalan (19,09) 95,08
Pendapatan Komprehensif Lain
Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan 1,78 (21,76)
Kenaikan (Penurunan) belum Direalisasi atas Efek Tersedia untuk
Dijual
0,04 0,65
Total Laba Komprehensif Periode Berjalan (17,28) 73,97
Laba yang Dapat Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk (19,10) 95,02
Kepentingan Non‐Pengendali 0,01 0,06
(19,09) 95,08
Laba Komprehensif yang Dapat Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk (17,29) 73,91
Kepentingan Non‐Pengendali 0,01 0,06
(17,28) 73,97
Jumlah Laba Rugi Komprehensif yang Diatribusikan Kepada Pemegang
Saham berasal
Operasi yang Dilanjutkan (13,41) 89,27
Operasi yang Dihentikan (3,87) (15,30)
(17,28) 73,97
Laba Bersih per Saham untuk:
Operasi yang Dilanjutkan ‐ 0,02
Operasi yang Dihentikan ‐ (0,00)
PT
TIMAH
(Persero)
Tbk
dan
Anak
Perusahaan
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Per 31 Maret 2015, 31 Desember 2014 (Dalam Miliar Rupiah)
Tahun
31 Maret 2015 31 Desember 2014
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 194,98 346,50
Aset Keuangan Lainnya 1,41 1,45
Piutang Usaha 383,30 1.453,35
Piutang Lain‐Lain Pihak Berelasi 24,33 20,45
Persediaan – bersih 3.835,60 3.384,03
Pajak Dibayar di Muka 746,22 795,05
Aset Lancar Lainnya 293,83 321,21
Jumlah Aset Lancar 5.479,68 6.322,02
Aset yang Dimiliki untuk Dijual 226,90 230,15
Aset Tidak Lancar
Piutang Tidak Lancar Pihak Berelasi 96,44 87,19
Piutang Tidak Lancar Pihak Ketiga 30,55 15,89
Investasi pada Entitas Asosiasi 181,26 173,24
Aset Pajak Tangguhan 64,37 38,42
Harga Perolehan Aset Tetap 5.463,18 5.249,28
Akumulasi Penyusutan (3.324,73) (3.229,63)
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai (2,58) (2,58)
Aset Tetap 2.135,87 2.017,07
Pajak Dibayar di Muka – Bagian Tidak Lancar 38,67 37,96
Properti Investasi 639,76 638,59
Properti Pertambangan 190,30 176,13
Aset Tidak Lancar Lainnya 20,79 15,82
Jumlah Aset Tidak Lancar 3.398,00 3.200,30
Jumlah Aset 9.104,58 9.752,48
Liabilitas Jangka Pendek:
Hutang Bank Jangka Pendek 1.993,37 2.334,22
Hutang Usaha: Pihak Berelasi 1,75 ‐ Pihak Ketiga 551,37 851,10 Hutang Dividen 192,30 0,97 Hutang Pajak 44,49 53,23 Hutang Royalti ‐ ‐ Beban Akrual 166,00 184,55
Provisi Biaya Rehabilitasi Lingkungan – Bagian Jangka Pendek 14,24 13,88
Hutang Lain‐Lain 30,99 20,32
Subtotal 2.994,52 3.458,27
Kewajiban yang Terkait Langsung dengan Aset yang Dimiliki untuk Dijual 59,10 54,46
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 3.053,62 3.512,73
Liabilitas Jangka Panjang:
Liabilitas Pajak Tangguhan ‐ ‐
Liabilitas Imbalan
Pasca Masa Kerja 375,25 355,36
Penyisihan Biaya dan Rehabilitasi Lingkungan Jangka Panjang 276,14 276,14
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 651,39 631,51
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk 5.399,47 5.608,14
Kepentingan Non‐Pengendali 0,10 0.10
Total Ekuitas 5.399,57 5.608,24
Total Liabilitas dan Ekuitas 9.104,58 9.752,48
Laporan Arus Kas Konsolidasian Periode Kuartal I 2015 and 2014 (Dalam Miliar Rupiah) Kuartal I 2015 2014 Kegiatan Operasi
Penerimaan dari Pelanggan 2.165,56 1.955,13
Pengeluaran Kas Kepada:
Pemasok (1.402,88) (1.161,66)
Karyawan (214,41) (177,22)
Kas dari Kegiatan Operasi 548,27 616,24
Restitusi Pajak 181,10 124,97
Penerimaan Bunga 2,67 6,44
Pembayaran Iuran Pensiun (14,00) (12,98)
Pembayaran Pajak & Royalti (277,69) (281,26)
Jumlah Kas Operasi Bersih 440,34 453,41
Kegiatan Investasi
Perolehan Aktiva Tetap (213,90) (100,45)
Hasil Penjualan Aset Lainnya ‐ 9,36
Perolehan Aset Properti Pertambangan (14,18) (20,18)
(Kenaikan) Penurunan Kas yang Dibatasi Penggunaannya ‐ ‐
Penambahan Investasi pada Perusahaan Asosiasi ‐ ‐
Jumlah Kas Investasi (228,08) (111,26)
Kegiatan Pendanaan
Pembayaran Pinjaman Bank (629,87) (548,31)
Penerimaan dari Pinjaman Bank 289,03 97,45
Pembayaran Bunga (31,17) (20,32)
Pembayaran Dividen ‐ (0,06)
Jumlah Kas Pendanaan (372,01) (507,24)
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas (159,75) (165,09)
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 346,50 613,70
Pengaruh Perubahan Kurs Mata Uang Asing atas Kas dan Setara Kas 8,23 (14,32)