RAKYAT POS
Rakyat Pos online:KLIK
www.rakyatpos.com HARGA Rp. 3.000,-Dari Rakyat Untuk Rakyat
C
M
Y
K
C
M
Y
K
C
M
Y
K
C
M
Y
K
EDISI 4644, TAHUN XVI RABU, 12 FEBRUARI 2020
cerudik
Gubernur Ingin Saham TINS? Tergantung PemerintahNah tinggal gubernur mampu gak terobos ke pusat….
Babel Tuan Rumah Jumnas PMR 2021
Bersyukur banyak even di Babel ya…
PANGKALPINANG – Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung—PT Timah, Tbk,
menyambut baik permintaan Pemerintah Provinsi Kepu-lauan Bangka Belitung melalui Gubernur Erzaldi Roesman Djohan yang
Gubernur Ingin Saham TINS?
Tergantung Pemerintah
Riza: Kita Serahkan Kepada Pemegang Saham
2022, PT Timah Operasikan Pabrik Monazite
Sudah MoU dengan Batan, Janji Jaga Thorium
ke Hal 11 Kol 1
Jadwal UN SMA Dipercepat
PANGKALPINANG -Ujian Nasional (UN) tahun 2020 dipercepat, dikarenakan terbentur dengan bulan Rama-dan Rama-dan Lebaran Idul Fitri tahun 2020. Di Provinsi Kepu-lauan Bangka Belitung, UN tingkat SMA tahun ini diikuti 17.580 peserta.
Kepala Dinas Pendidikan
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Kadisdik Babel), M. Soleh mengatakan, Disdik Ba-bel hanya menerima jadwal dari pemerintah pusat, dan siap melaksanakan UN ini dengan sistem UNBK.
"UN dimajukan, salah satu-nya bisa saja dipertimbangkan karena bulan ke Hal 11 Kol 1
“...untuk saham
sepuluh persen kita
serahkan kepada
pemegang saham,
kepada
peme-rintah mengenai
permintaan saham
tersebut....”
M. Riza Pahlevi Tabrani
SEMENTARA ITU, rencana Pemerintah Kota Pangkalpinang akan menutup tiga lokalisasi mendapat du-kungan penuh dari pihak legislatif.
Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kota
Pangkal-pinang, Rio Setiady menga-takan dari pertemuan rapat gabungan yang dihadiri oleh perwakilan Organisasi Pe-rangkat Daerah (OPD), Ke-polisian dan TNI, telah disepakati untuk menertibkan tiga tempat
Tiga Lokalisasi di
Pangkalpinang
Segera
DITUTUP
Terbentur Ramadan dan Lebaran
Diikuti 17.580 Peserta
Pemilik Usaha Diminta Bongkar Sendiri
Penertiban Gandeng Aparat Keamanan
PANGKALPINANG -Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang memastikan akan menertibkan tiga tempat yang disinyalir berbau loka-lisasi yakni Teluk Bayur, Parit Enam dan Pasir Padi.
Berdasarkan hasil rapat
yang digelar, Selasa (11/2/ 2020) di Kantor Bappeda Kota Pangkalpinang yang dihadiri Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas PUPR, Dinas Per-kim, Dinas Pariwisata, TNI dan Polri disepakati akan melakukan
DPRD Dukung
Penutupan Lokalisasi
ke Hal 11 Kol 5 ke Hal 11 Kol 5Warga Tolak
PT HPI dan PMS
Minta Pemprov tak Terbitkan Izin
Perusahaan Dinilai tak Pernah Sosialisasi
MEMBALONG – Polemik perizinan pertambangan pasir kuarsa PT. Hero Progress Internasional (PT. HPI) dan PT. Parit Mujur Sejahtera (PT. PMS) di Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
terus bergulir.
Warga yang tidak menerima keberadaan dua perusahan pertambangan itu pun kembali menyuarakan penolakan dan berencana untuk mengadu ke DPRD Kabupaten Belitung. Termasuk meminta Pemerintah P r o v i n s i ke Hal 11 Kol 5 MENERIMA ASPIRASI– Wakil Ketua DPRD Provinsi Babel, bersama para anggota dewan menerima aspirasi ratusan masyarakat Desa
Tanjung Labu, Kabupaten Bangka Selatan yang melakukan aksi unjuk rasa menolak penambangan timah di darat dan laut oleh mitra PT Timah di desa mereka, Senin. Menariknya, masyarakat menduduki kursi para anggota dewan di ruang rapat paripurna, sedangkan beberapa wakil rakyat duduk di podium sidang. (Foto: Roni Bayu)
2
Berita Kota
RAKYAT POS - Rabu, 12 Februari 2020
Revisi RPJMD,
Target PAD Berubah
PANGKALPINANG -Ketua Pansus RPJMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Algafry Rahman me-nyebutkan ada beberapa poin yang disampaikan oleh pihak eksekutif pada saat rapat pem-bahasan Raperda perubahan RPJMD 2017-2020 di Ruang Banggar DPRD Babel, Selasa (11/2/2020).
“Pertama, adanya SAKIP di bidang akuntabilitas yang kita
rancang sebelumnya itu me-ngalami perubahan terutama di bidang keuangan daerah,” kata Algafry kepada sejumlah war-tawan usai rapat.
Poin kedua, disampaikan dia, pada Raperda RPJMD ini ada perubahan target yang dicapai di dalam Pendapatan Asli Dae-rah (PAD). Jadi keuangan ini dijelaskan dia, juga berkaitan dengan jumlah anggaran yang sudah digelontorkan.
“Artinya, selama ini ternyata tidak lagi sesuai, jadi anggaran yang sudah memang diancang-ancangkan nantinya kedepan itu tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini,” jelasnya.
Selain itu, ia menerangkan, pada Permendagri Nomor 90 tahun 2019 yang berkaitan dengan keuangan dan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang sudah disahkan Perda nya juga mengalami perubahan.
“Termasuk perubahan di dinas-dinas yang ada peng-gabungan dan pemisahan dan itu juga menjadi salah satu dasar, selain RPJMN yang juga mengalami perubahan karena pemilihan presiden kemarin,” terangnya.
“Tentu kita akan mengikuti perkembangan-perkemba-ngan ini, maka mereka mengu-sulkan adanya perubahan RPJ-MD ini,” katanya. (ron/10)
MTI Muntok Sebulan Dikunjungi Ribuan Wisatawan
P A N G K A L P I N A N G -Kepala Museum Timah Indo-nesia (MTI) Muntok, Fakhrizal Abu Bakar mengatakan saat ini MTI Muntok memang men-jadi salah satu destinasi wisata unggulan tidak hanya bagi wisatawan namun juga tamu-tamu dari pemerintah daerah. “Dalam satu bulan MTI Mun-tok dikunjungi sekitar dua ribu wisatawan domestik, nusantara dan mancanegara. Pada hari-hari libur jumlah kunjungan biasanya jauh lebih mening-kat,”kata Fakhrizal kepada wartawan belum lama ini.
MTI Muntok kata dia, tidak hanya menampilkan tentang sejarah pertimahan saja, namun juga menampilkan sejarah kota Muntok, kerajinan Muntok dan kebudayaan Muntok, sejarah perang dunia kedua dan pengasingan Bung Karno.
“Kita juga bekerjasama de-ngan pemerintah daerah, da-lam hal ini Dinas Pariwisata Bangka Barat yang kita siner-gikan kalau mereka punya tamu mereka bawa ke sini (MTI-red),”katanya.
Dia menambahkan, pro-gram-program pariwisata juga didukung dengan museum yang dibuka untuk umum sejak 7 November 2013.
“Banyak tamu penting
Kepala Unit Operasional Jasa Raharja Cabang Babel, Cynthia Eveline Jonathan saat melihat langsung kondisi korban kecelakaan lalu lintas di RSUP Soekarno, Selasa. (foto: antara)
Jasa Raharja Kunjungi Korban
Kecelakaan di RSUP Soekarno
PANGKALPINANG- PT Jasa Raharja (Persero) Kepu-lauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kegiatan pelayanan keliling, guna memastikan ke-terjaminan korban kecelakaan lalu lintas di daerah.
“Kali ini kami melakukan kunjungan langsung melihat kondisi korban kecelakaan lalu lintas,” kata Kepala Unit Ope-rasional Jasa Raharja Cabang Kepulauan Babel, Cynthia Eveline Jonathan saat melihat
langsung kondisi korban kece-lakaan lalu lintas di RSUP Soekarno, Selasa.
Cynthia mengatakan, tak henti-hentinya semangat Jasa Raharja Babel dalam mem-berikan pelayanan prima ke-pada korban kecelakaan lalu lintas, dengan mengunjungi langsung korban kecelakaan tersebut, melalui kegiatan pela-yanan keliling.
Kunjungan langsung ini ber-tujuan untuk memastikan
kondisi korban sekaligus men-jelaskan ke pihak keluarga kor-ban akan keterjaminan korkor-ban kecelakaan lalu lintas oleh Jasa Raharja.
“Melalui pelayanan keliling ini kami menjelaskan kepada keluarga korban bahwa biaya perawatan korban sudah di-jamin oleh Jasa Raharja. Untuk korban luka-luka, Jasa Raharja memberi tanggungan hingga Rp20 juta,” ujarnya. (antar a)
DPRD Inginkan Perda Pengutamaan
Penggunaan Bahasa Indonesia
PANGKALPINANG -Pentingnya penggunaan bahasa Indonesia dalam ruang publik maupun badan publik, men-dorong Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung (Babel) mela-kukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Babel.
Kunjungan yang digelar Senin siang (10/2/2020) ini diterima oleh Komisi IV DPRD di ruang kerjanya dan audiensi dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV, Dede Pur-nama Alzulami.
Kepala Kantor Bahasa Bang-ka Belitung, Drs.Yani Par-yono,M.Pd, menyampaikan bahwa kedudukan Bahasa Indonesia adalah sangat utama
sebagai pemersatu bangsa. “Sudah saatnya kita me-nunjukkan kebanggaan berba-hasa Indonesia, karena di luar negeri seperti Australia pela-jaran Bahasa Indonesia sudah menjadi kurikulum. Bahkan untuk tingkat sekolah dasar disana menjadikan bahasa Indo-nesia salah satu syarat kelulusan para siswa-siswi,”katanya.
Hingga saat ini, menurut dia, jumlah guru bahasa Indonesia yang dikirim ke luar negeri berjumlah hampir 500 orang. Ini menunjukkan dunia internasional sudah mengakui bahasa kita.
Tak kalah membanggakan, prestasi untuk Kantor Bahasa Babel mendapatkan penghar-gaan dari Kementerian
Pen-didikan dan Kebudayaan sebagai pengelola media sosial terbaik di tahun 2018 - 2019.
Komisi IV sangat mengapre-siasi hal ini dan senada dengan kantor bahasa ingin membuat raperda inisiatif terkait pengu-tamaan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang ada di Babel mengingat besar-nya dampak jika tidak mulai tanamkan sejak dini.
“Ke depan, merencanakan akan bekerjasama dalam kajian penggunaan tatanan kata dan penggunaan kalimat pada rancangan peraturan daerah sehingga DPRD menghasilkan produk hukum yang lebih baik lagi,” ungkap Dede di akhir pertemuan. (dinaskominfo)
SKD CPNS Pemprov Babel Berlangsung Tertib
BKPSDMD Imbau ASN
Segera Isi Bangkom
PANGKALPINANG -Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BKPSDMD Babel) mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk segera mengisi dan memahami makna Pengembangan Kompetensi (Bangkom), karena penyusu-nannya akan ditutup pada Jum’at, 14 Februari mendatang. “Bangkom merupakan salah satu pengungkit Indeks Pro-fesionalitas (IP) Aparatur Sipil Negara (ASN),” kata Kepala Sub Bidang Kelembagaan dan Kerja-sama BKPSDMD Babel, Satriyo di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan, pentingnya mengisi Bangkom karena Bang-kom merupakan salah satu strategi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bagaimana agar bisa men-dongkrak IP ASN yang setiap tahunnya diukur oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
IP ASN dihitung berdasakan kualifikasi pendidikan, kom-petensi, kinerja dan disiplin. Sebagai indikator kinerja utama, IP ASN harus dijaga. Untuk itu, setiap pegawai harus peduli terhadap pengembangan kom-petensi dirinya.
“Inilah pentinganya Bang-kom, sehingga setiap orang harus peduli terhadap
pengem-bangan kompetensi dirinya melalui pemenuhan kesem-patan 20 JP,” ujarnya.
Menurut Satria, mereka ASN wajib mengembangkan diri, karena dalam estimasi kalkulasi yang dilakukan BKN adalah bagaimana mereka bisa mengi-kuti pengembangan kompetensi dan mengikuti seminar, sosia-lisasi, bimtek atau workshop.
“Melalui bangkom itu semua akan terlihat. Pengisian Bangkom dapat memper-lihatkan kebutuhan pengem-bangan kompetensi pegawai,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini Pemprov Babel memiliki 5.469 pegawai. Apabila Bangkom bisa terisi dengan baik, maka dapat terlihat kebutuhan pengem-bangan kompetensi yang men-jadi aspirasi dari kawan-kawan yang telah disinkronkan melalui persetujuan atasan sebagai wujud kebutuhan Perangkat daerah (PD). Ini merupakan makna yang sangat vital.
Melalui Bangkom, Peme-rintah Babel dapat mengetahui bagaimana strategi untuk pe-menuhan 20 Jp dan bagaimana cara melaksanakan seminar, bimtek atau workshop secara massal yang bisa diklaim sebagai pemenuhan. Hal ini menjadi indikator yang penting karena memiliki bobot terhadap
penilaian IP ASN. “Pengembangan kompetensi merupakan investasi pengem-bangan kompetensi diri yang nantinya seiring dengan pe-ngembangan karir seorang pegawai,” ujarnya.
Apabila seorang pegawai me-miliki kualifikasi dan juga kom-petensi, tentunya akan berimbas kepada pengembangan karir yang bersangkutan di masa yang akan datang.
Dalam tren manajemen talenta, seseorang diukur dan dilihat dari kualifikasi yang sesuai, kompetensi yang baik dan memenuhi standar, kinerja dan moralitas yang baik, maka dia akan masuk dalam radar manajemen talenta yang secara nasional menjadi kebijakan Pemerintah Pusat.
Hingga pagi ini, terhitung baru 131 orang pegawai yang telah mengisi Bangkom. Terkait hal ini, Satriyo mengungkapkan harus ada kerjasama yang baik antara atasan dan bawahan.
“Melihat keadaan saat ini, sangat dibutuhkan keterpaduan pegawai dan atasan yang membawahi mereka. Jadi, baik atasan dan bawahan harus sama-sama peduli terhadap usulan-usulan organisasi. Apa yang menjadi prioritas dan diberikan kepada pegawai,” ujarnya. (antara)
P A N G K A L P I N A N G -Badan Kepegawaian dan Pe-ngembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepu-lauan Bangka Belitung (Babel) memastikan, hingga delapan hari berjalan, Seleksi Kompe-tensi Dasar (SKD) Calon Pega-wai Negeri Sipil (CPNS) Pem-prov Babel 2019 berlangsung dengan tertib.
“Sampai hari kedelapan (10/ 1) kemarin, pelaksanaan SKD CPNS 2019 berjalan dengan lancar. Semua anggota tim melaksanakan tugasnya masing-masing dengan baik. Kalaupun ada kendala, masih bisa kita atasi sesuai perkiraan,” kata Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pengadaan Pegawai BKPSDMD Babel, Muhammad Erisco Nurrahman, Selasa (11/2).
Dia mengatakan, seluruh anggota panitia pelaksana sub SKD pengadaan CPNS Pem-prov Babel 2019 menjalankan tugasnya dengan baik dan lancar. Rekapitulasi Peserta SKD Pengadaan CPNS Pem-prov Babel 2019 hingga (10/1) kemarin, dimana peserta yang hadir sebanyak 3.013 orang atau sebesar 91,30 persen dan peserta yang tidak hadir seba-nyak 287 orang atau sebesar 8,70 persen.
Kemudian, dari rekapitulasi tersebut juga ditampilkan bahwa peserta yang memenuhi nilai ambang batas sebanyak 1.543 orang atau sebesar 51,21 persen dan yang tidak memenuhi nilai ambang batas sebesar 1.470 orang atau 48,79 persen.
Seorang peserta seleksi, Reska Amalia asal Desa Balunijuk, Bangka mengungkapkan bah-wa dirinya mempersiapkan diri dengan belajar dari berbagai sumber.
“Untuk ikut tes ini, belajarnya
ada yang dari buku dan CD. Selain itu, sekarang juga sudah banyak video-video yang berkaitan dengan tes CPNS. Jadi, sumbernya sudah lebih banyak,” ujarnya saat Reska ditemui usai seleksi SKD di lantai 1 Kantor Gubernur Babel, Air Itam, Pangkalpinang.
Reska menambahkan, seba-gai lulusan teknik sipil
Uni-versitas Bangka Belitung Ang-katan 2018, dirinya memilih formasi Analis Infrastruktur ini juga berharap bahwa dirinya dapat melanjutkan ke tahapan selanjutnya.
Untuk TWK (Tes Wawasan Kebangsaan) nilainya pas-pasan, tapi TKP (Tes Karakteristik Pribadi) dan TIU (Tes Intelegensi
Umum) diikuti dengan lancar. “Harapan Saya semoga bisa lolos ke tahapan selanjutnya. Namun jika belum rezeki, paling tidak saya sudah punya penga-laman ikut tes ini dan sudah dapat gambarannya seperti apa. Mu-dah-mudahan bisa ikut tes CPNS yang selanjutnya,” harapnya. (antara)
Wisatawan saat mengunjungi Museum Timah Indonesia (MTI) Muntok. (foto:istimewa)
pemerintah daerah yang di bawa kesini dan kalau ada kunjungan pasti juga diarahkan ke museum,” kata Fakhrizal.
Sekedar diketahui, bangunan yang dulunya berfungsi sebagai kantor divisi pertimahan Be-landa, sempat diambil alih oleh tentara Jepang. Setelah ke-merdekaan Indonesia, bangu-nan setinggi tiga lantai ini sempat terabaikan. Beberapa bagian bangunan bahkan ada yang lapuk dan runtuh.
Setelah dilakukan upaya konservasi oleh PT Timah Tbk, hingga akhirnya kini Museum
Timah Muntok kembali berdiri megah dan terbuka untuk masyarakat umum.
Di dalam museum yang dila-pisi cat warna putih itu, bisa ditemukan berbagai replika alat-alat pertambangan timah, alat tenun, atribut prajurit masa perang dunia kedua, serta dise-diakannya tayangan audio vi-sual terkait peristiwa-peristiwa bersejarah.
Terdapat total sembilan galeri di museum ini. Galeri pertama menyajikan sejarah Bangka dan Muntok. Galeri kedua mene-rangkan tentang sosial budaya
Muntok. Galeri ketiga tentang sejarah Perang Dunia II di Muntok.
Galeri keempat mencerita-kan sejarah pengasingan Bung Karno di Muntok. Galeri ke-lima berisikan seputar geologi dan eksplorasi. Galeri keenam dan ketujuh menginformasikan tentang sejarah pengetahuan penambangan darat dan laut.
Sedangkan di galeri ke-delapan berisi pengetahuan peleburan timah dan terakhir atau galeri kesembilan yaitu sarana dan prasarana kreasi anak zaman.(***)
3
Berita Bangka
RAKYAT POS - Rabu, 12 Februari 2020
Mulkan Bantu Korban Puting
Beliung Desa Rebo
SUNGAILIAT - Pemerin-tah Kabupaten Bangka mem-berikan bantuan kepada kor-ban puting beliung yang terjadi Senin (10/2/2020) lalu di Desa Rebo. Bantuan berupa ma-kanan pokok dan beberapa
keperluan warga sehari-hari diserahkan langsung oleh Bu-pati Bangka, Mulkan, Selasa (11/2/2020).
Beberapa rumah korban ben-cana tersebut masih rusak di bagian atap yang rata-rata
ter-buat dari asbes dan ditutupi de-ngan terpal. Namun beberapa korban juga terlihat sedang me-lakukan perbaikan rumahnya.
“Kepada warga yang terkena musibah ini agar tetap tabah dan sabar. Kami dari
peme-rintah daerah akan turut serta membantu warga yang terkena musibah ini,” Bupati Bangka, Mulkan disela-sela penyerahan bantuan.
Selain bahan makanan dan beberapa peralatan sementara
seperti karpet dan terpal, Pem-kab Bangka ditambahkan Mul-kan, akan membantu bahan material. “Kita juga akan bantu bahan material bangunan un-tuk memperbaiki rumah-ru-mah korban ini sesuai dengan keperluan misalnya asbes dan sebagainya,” tambah Mulkan. Orang nomor satu di Kabu-paten Bangka ini menyebut-kanbencana puting beliung sendiri memang jarang terjadi dan sulit untuk diprediksi. Un-tuk itu, Mulkan meminta war-ga awar-gar tetap waspada.
“Angin puting beliung ini memang tidak bisa diprediksi, jika hujan deras dan angin kencang kemungkinan bisa terjadi bencana angin puting beliung. Berbeda dengan banjir, biasanya ada saluran air yang tersumbat,” terangnya.
Mulkan berharap warga khususnya di Kabupaten Bang-ka tetap terus waspada terhadap cuaca seperti saat ini yang rentan terjadinya bencana.
“Kita ada tim Tagana dan BPBD yang siap turun jika terjadi bencana di daerah kita. Kita juga minta masyarakat untuk terus waspada terlebih lagi cuaca ektrim ini diprediksi akan berlangsung hingga bulan April nanti,” pungkasnya.
Sementara itu, Kades Rebo, Fendi mengatakan ada 15 ru-mah rusak akibat bencana pu-ting beliung dan lima diantara-nya rusak parah. “Lima dari 15 rumah rusak parah, rata-rata bagian atapnya roboh tapi beruntung tidak ada korban. Kejadian ini merupakan per-tama kalinya di Desa Rebo, mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” ungkapnya. (mla/10)
Bupati Bangka, Mulkan didampingi pejabat daerah menyerahkan bantuan kepada korban puting beliung di Desa Rebo, Selasa (11/2/2020).
(foto: Riski Yuliandri)
23 Pengawas dan Administrator Diambil Sumpah
SUNGAILIAT - Sebanyak23 pejabat pengawas dan ad-ministrator di lingkungan Pem-kab Bangka secara resmi dilantik oleh Bupati Bangka, Mulkan di OR Setda Bangka, Selasa (11/2/ 2020). Pelantikan dan peng-ambilan sumpah jabatan ter-sebut juga dihadiri oleh Sekda Bangka serta para kepala OPD. Pada pelantikan itu juga di-ikuti oleh Rahmat Gunawan menjabat sebagai asisten bidang
perekonomian dan pemba-ngunan sekaligus sebagai Plt kepala dinas Dukcapil Bangka. Mulkan menegaskan bahwa semua pegawai harus cepat kreatif dan inovatif agar per-kembangan di Kabupaten Bangka dapat secara cepat terealisasi.
“Sekarang kita tidak ada lagi bekerja yang terlambat, semua harus cepat. Karena persaingan kita sudah cukup cepat sekali,
jadi bagi daerah kita yang ter-lambat dan kurang inovasi harus ditingkatkan,” ungkapnya.
Untuk mempercepat per-kembangan daerah, dirinya juga mengatakan bahwa dalam satu tahun tidak hanya mela-kukan dua kali pelantikan, terutama bagi eselon IV, karena menurutnya program-program pemerintah yang sudah dite-tapkan harus cepat terealisasi.
“Jadi nanti tidak ada lagi
kekosongan-kekosongan OPD dan juga adanya rolling, itu kita lakukan demi percepatan pro-gram kita yang sudah dipro-gramkan,” terang Mulkan.
Namun demikian, pihaknya meminta agar seluruh OPD di lingkungan Pemkab Bangka dituntut harus memiliki inovasi. “Untuk setiap OPD siap-siap untuk membuat inovasi yang akan kita pertandingan nanti pada pertengahan tahun ini, supaya kita bisa mendapat reward atau apresiasi dari pe-merintah pusat agar dana trans-fer kita lebih banyak lagi,” ujarnya.
Targetkan Nilai SAKIP A Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka mendapat penghargaan sebagai pemerintah daerah terbaik dalam menjalankan Sistem Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2019 dari pusat dimana pihaknya akan terus berusaha memberikan yang terbaik.
“Tahun depan nilai SAKIP kita harus A, karena di Provinsi Bangka Belitung ini belum ada yang daerah-daerahnya me-miliki nilai A, dan nilai BB saja baru ada dua Kabupaten yaitu Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah,” tambahnya.
Untuk itu, Mulkan meng-imbau kepada para ASN agar dapat memaksimalkan kiner-janya dalam melayani masya-rakat.
“Kami sangat berharap ke-pada ASN kita untuk bekerja dengan baik, berikan yang terbaik untuk masyarakat kita. Jadi kedepan tidak ada lagi kita itu menghambat, bahkan kita harus jemput bola untuk melayani masyarakat,” im-baunya. (mla/10)
Kesbangpol Akan
Klarifikasi 102 Ormas
SUNGAILIAT - Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bang-ka aBang-kan melakuBang-kan klarifiBang-kasi bagi 102 organisasi kemasya-rakatan (ormas).
Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Bangka Arman Agus, di Sungailiat, Senin, me-ngatakan klarifikasi bagi 102 ormas tersebut untuk menge-tahui aktifasi dokumen or-ganisasi termasuk kegiatan di masyarakat. “Klarifikasi ormas diperlukan guna melihat ormas tersebut masih aktif melakukan kegiatan atau sudah berhenti termasuk dokumen adminis-trasi perizinannya,” ujarnya.
Dia menyatakan, ormas yang tercatat tersebut terdiri dari lembaga swadaya masyarakat, komunitas termasuk lembaga dalam bentuk yayasan. Kla-rifikasi bagi ormas termasuk monitoring dilakukan sesuai pedoman peraturan menteri dalam negeri (permendagri).
“Kami terus melakukan mo-nitoring untuk mengantisipasi adanya kegiatan ormas yang diatur dalam AD/RT-nya di luar NKRI serta aktivitas memecah kewaspadaan kebangsaan,” katanya. Arman Agus mengata-kan, jika ormas merupakan terusan dari pusat, maka harus ada surat dari pusat, khususnya akta notaris kemudian NPWP serta rekening bank serta ke-lengkapan lainnya.
Dia mengatakan, ormas dan semacamnya sesuai ketentuan tidak boleh tergabung dalam partai politik, mereka harus memiliki sekretariat serta su-sunan kepengurusan, AD/ RT, akta notaris dan surat kete-rangan domisili. “Kami imbau seluruh masyarakat untuk se-gera melaporkan apabila di lingkungannya ada aktivitas yang mencurigakan, seperti muncul kerajaan-kerajaan, orang yang mengaku sebagai raja,” katanya pula. (antara)
Bupati Bangka, Mulkan melantik pejabat pengawas dan administrator di OR Setda Bangka, Selasa (11/2/2020). (foto: Riski Yuliandri)
Sakit Gula, Asnani Dapat
Bantuan “Seribu Berkah”
RIAUSILIP - Wakil Bu-pati Bangka, Syahbudin me-nyerahkan bantuan program Gerakan Sedekah Seribu Seha-ri (SeSeha-ribu Berkah) Pemkab Bangka kepada Asnani (55) warga di Desa Cit, Kecamatan Riausilip yang menderita dia-betes atau sakit gula, Selasa (11/2/2020).
Bantuan diberikan di ke-diaman Asnani yang juga me-miliki sakit komplikasi lainnya. Asnani belakangan harus ter-baring lemah di tempat tidur akibat sakit yang ia derita.
“Uang yang disedekahkan tersebut sangat membantu bagi saudara-saudara kita yang sa-ngat membutuhkan. Dalam kesempatan ini Pemkab
Bang-ka memberiBang-kan bantuan ke-pada saudari kita Asnani yang terbaring sakit,” kata Syahbudin. Program Seribu Berkah Pemkab Bangka merupakan dana bantuan yang digalang dari seluruh pegawai Pemkab Bangka dengan menyisihkan Rp1.000 per hari dari peng-hasilan pegawai.
Syahbudin berharap ke-ikhlasan pegawai Pemkab Bangka dalam program Seribu Berkah dapat menjadi berkah dan ladang pahala di akherat kelak pagi pegawai.
Dalam penyerahan Wakil Bupati Bangka didampingi Ben-dahara Program Seribu Berkah, Waloyo dan Kepala Dinas Sosial, Baharudin. (2nd/10)
Wabup Bangka, Syahbudin menyerahkan bantuan kepada penderita penyakit gula di Desa Cit, Riausilip, Selasa (11/2/2020). (foto: Zuesty Novianty)
4
Lintas Babel
RAKYAT POS - Rabu, 12 Februari 2020
Satu Pohon Hasilkan 10 Kg gubal
Gaharu
Bateng Budidayakan 1000
Pohon Gaharu Siap Ekspor
KOBA - Pemerintah Kabu-paten Bangka Tengah (Bateng) telah membudidayakan seba-nyak 1.000 pohon gaharu yang siap diekspor.
“Petani Gaharu kita saat ini budidaya sekitar 1.000 pohon gaharu suntik, dengan potensi gubal mencapai 10 kilogram per pohon,” ujar Bupati Ibnu Saleh, Selasa (11/02/2020).
Dikatakannya, seandainya satu pohon Gaharu
mengha-silkan 10 kilogram (Kg) gubal Gaharu, maka potensinya mencapai 10 ton untuk dilepas ke pasar luar negeri.
“Sebanyak 1.000 pohon Ga-haru suntik atau hasil inokulasi itu sudah berkualitas ekspor dan siap dipasarkan di luar negeri,” sebut Ibnu.
Diungkapkannya, Pemkab Bangka Tengah sedang mem-persiapkan izin pemasaran Gaharu ke Arab Saudi,
Alham-dulillah sekarang sedang dalam proses.
“Pemasaran Gaharu ke Arab Saudi sebagai tindak lanjut kesepakatan kerja sama dengan perusahaan Gaharu yang ada di negara Timur Tengah itu,” terangnya.
Pemkab Bangka Tengah, lanjut Ibnu, menjalin kerja sama dengan eksportir Arab Saudi untuk ekspansi pasar hingga ke luar negeri. “Tentu dengan harapan dapat mendongkrak harga Gaharu, dan Petani Gaharu semakin sejahtera,” pungkasnya. (ran/3).
Bateng Siap Jadi Tuan Rumah
Turnamen Gasing Nasional
Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh memperlihatkan Gasing disela-sela pembukaan Open Turnamen Gasing Tingkat Kabupaten Bangka Tengah di Stadion Ngensanak Bergasing Desa Puput Kecamatan Simpang Katis, Selasa (11/02/2020).(foto: tamimi).
KOBA - Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan siap menjadi tuan rumah Turnamen Gasing Tingkat Nasional tahun 2021.
Hal itu disampaikan Bupati Bateng Ibnu Saleh disela-sela pembukaan Open Turnamen Gasing Tingkat Kabupaten Bateng di Stadion Ngensanak Bergasing Desa Puput Keca-matan Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Selasa (11/02/2020).
Dikatakannya, rencana Tur-namen Gasing Tingkat Nasional Tahun 2021 nanti, bermaksud mengakomodir seluruh pecinta gasing di seluruh penjuru Indonesia, bahkan dunia.
“Sebagai keseriusan Peme-rintah Daerah Bangka Tengah mengajukan pos anggaran APBD Induk Tahun 2021,” ungkapnya.
Ia menambahkan, turnamen
gasing tingkat nasional tersebut optimis terwujud untuk meng-kolaborasi antara seni per-mainan tradisional dengan pariwisata. “Lomba gasing ini, bukan hanya sebatas permai-nan saja, tetapi wadah promosi wisata kita juga disitu,” tandasnya.
Diungkapkannya, ke depan akan ada pelatihan dan seminar tentang gasing bertujuan me-ngenalkan permainan tradi-sional gasing kepada masya-rakat.
“Permainan tradisional gasing ini, harus kita kenalkan kepada masyarakat. Bahkan bukan hanya gasing saja, tetapi permainan tradisional lainnya juga dibudidayakan di Bateng dan Bangka Belitung. Karena melalui permainan tradisional ini, bisa menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke Bateng,” ujarnya. (ran/3).
Pemkab Bateng Terbitkan
700 Kartu Asuransi Nelayan
KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan menerbitkan 700 kartu asuransi nelayan untuk membantu masyarakat di kawasan pesisir.
“Kami akan siapkan sebanyak 700 kartu asuransi bagi nelayan yang ada di Bangka Tengah, sumber dananya dari APBD,” kata Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh di Koba, kemarin.
Ia menjelaskan, penerbitan 700 kartu asuransi nelayan itu sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu ma-syarakat di wilayah pesisir.
“Tentu harapan kami dengan kartu asuransi itu bisa membuat nelayan lebih tenang selama melaut
menangkap ikan,” ujarnya. Ibnu menyatakan, hingga sekarang baru Kabupaten Bangka Tengah yang meng-ganggarkan dari APBD jaminan asuransi bagi para nelayan.
“Baru Bangka Tengah yang mengasuransikan nelayan yang anggarannya dari APBD, tentu ini dilakukan secara bertahap atau tidak sekaligus,” jelasnya.
Ia mengatakan, sebanyak 700 kartu asuransi nelayan itu dibagikan secara bertahap ke-pada para nelayan yang tersebar di Bangka Tengah.
“Kami mulai tahun ini, dila-kukan secara bertahap hingga mencapai 700 kartu asuransi nelayan yang kami terbitkan nanti,” pungkasnya.(ant/3).
Harga Bawang Putih
di Tanjung Pandan Naik
BELITUNG - Harga bawang putih di Pasar Tradi-sional Tanjung Pandan, Kabu-paten Belitung, Provinsi Kepu-lauan Bangka Belitung (Babel), mencapai Rp55.000/kilogram atau mengalami kenaikan dari harga sebelumnya yakni Rp45.000/kilogram.
“Kenaikan disebabkan paso-kan bawang putih dari luar daerah tersendat karena faktor cuaca,” kata Kepala Bidang Usaha Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil Mene-ngah Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung, Rita Yuliani di Tanjung Pandan, kemarin.
Menurut dia, selain tersen-datnya pasokan dari luar daerah kenaikan harga bawang putih juga disinyalir akibat adanya wabah Virus Corona di China. “Iya memang ada penga-ruhnya dengan impor bawang putih itu. Tapi yang dominan kenaikan disebabkan oleh faktor cuaca,” ujarnya.
Ia menambahkan, harga ba-wang putih yang dijual oleh pedagang di pasaran saat ini cukup
bervariasi antara Rp50.000-Rp55.000/kilogram. Sedangkan harga normal bawang putih ber-kisar antara Rp40.000-Rp45.000/ kilogram.
“Tapi tidak ada yang dijual di atas Rp60.000/kilogram. Kalau daerah lain ada yang mencapai Rp70.000/kilogram,” ungkapnya. Ia memastikan stok keter-sediaan bawang putih di daerah itu cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat. “Per-mintaan bawang putih ini ba-nyak dari kalangan pedagang, hotel, dan pelaku UMKM,” sebut dia.
Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Induk Tanjung Pandan, Yuniar (33) mengatakan harga bawang putih mulai naik sejak sepekan terakhir.
Namun sejauh ini permin-taan masyarakat terhadap komoditas bawang putih masih normal seperti biasanya. “Tetapi, karena harga ini naik, pembeli biasanya hanya mem-beli dalam jumlah kecil saja karena mereka menyesuaikan dengan harga,” imbuhnya. (ant/3).
Personel Korem 045/Garuda Jaya yang menjadi peserta sosialisasi tentang Pengamanan Materil dari Staf Pengamanan Markas Besar TNI AD (Spamad), foto bersama. (foto: istimewa).
Personel Korem Dibekali Pengetahuan tentang Pengamanan Materil
NAMANG - Personel Korem 045/Garuda Jaya Pro-vinsi Kepulauan Bangka Beli-tung dibekali pengetahuan tentang Pengamanan Materil dari Staf Pengamanan Markas Besar TNI AD (Spamad), Ma-yor Chb Fauzi Maulana Ramlan.
Kegiatan berupa Sosialisasi
itu, dilaksanakan di Aula Depati Amir Makorem 045/Gaya, Kecamatan Namang Kabu-paten Bangka Tengah, Selasa (11/02/2020).
Danrem 045/Gaya dalam sambutannya yang dibacakan Plh Kasrem, Letkol Inf Suhardi berpesan kepada seluruh peserta Sosialisasi Pengamanan
Materil, agar mengikuti sosia-lisasi ini dengan sungguh-sung-guh dan penuh rasa tanggung jawab.
“Jadikan sosialisasi ini untuk meningkatkan profesionalitas aparat intelijen,” pesan Plh Kasrem.
Untuk itu, dia mengharap-kan, para peserta agar lebih
mengerti lagi tentang kegiatan pengamanan materil, sehingga dapat meminimalisir kesalahan penyimpangan dan pelang-garan.
“Melalui sosialisasi ini, pe-nyimpangan dan pelanggaran baik di bidang kerja maupun pembendaharaan yang dapat menghambat tugas pokok
satuan tidak terjadi. Dan ini sebagai pedoman bagi satuan dalam menangani masalah mate-ril dengan harapan tidak terjadi penyimpangan,” tegasnya.
Ikut hadir dalam kegiatan sosialisasi diantaranya, para Kasi Korem, Prajurit dan PNS jajaran Korem 045/Gaya. (bis/3).
Sentra Gakkumdu Pilkada Bangka Tengah Terbentuk
KOBA - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pilkada Serentak Tahun 2020 Bangka Tengah, Provinsi Ke-pulauan Bangka Belitung resmi terbentuk. Sentra Gakkumdu terdiri dari Bawaslu, Polres dan Kejaksaan Negeri.
Lembaga Adhock itu ter-bentuk setelah ketiga lembaga tersebut menggelar rapat pem-bentukan di Royal Coffe Koba, Selasa (11/02/2020), yang dihadiri Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Jafri, Ketua Bawaslu Robianto, Anggota Bawaslu Wahyu Tri Buwono, Kapolres Bateng AKBP. Slamet Ady Purnomo, Kajari Bateng Baharuddin M, Kabag Ops Kompol Andi, Kasat Reskrim Polres Bateng AKP. Robby Anshari beserta penyidik, Kasi Pidum Kejari Budi beserta jaksa, dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Bateng Indra Guna-wan beserta jajaran staf.
“Ini Sentra Gakkumdu per-tama yang terbentuk untuk 4 kabupaten yang menggelar Pilkada di Provinsi Kepulauan Babel,” ujar Jafri dalam rapat terbatas itu.
Dikatakannya, pembentukan Sentra Gakkumdu ini tergolong cepat guna menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Bawaslu RI Nomor 0122 tanggal 4 Februari 2020 tentang pembentukan Sentra Gakkumdu pada Pilkada Serentak Tahun 2020.
“Hanya berjarak seminggu setelah SE itu terbit, Sentra
Gakkumdu di Bateng sudah terbentuk. Kita dari Bawaslu Provinsi mengapresiasi komit-men yang dibangun oleh Ba-waslu Kabupaten Bateng ber-sama Polres Bateng dan Kejari Bateng ini dalam mengawal Pilkada di Kabupaten Bateng,” ungkapnya.
Kemudian Ketua Bawaslu Bateng, Robianto mengatakan pembentukan Sentra Gakkum-du ini berpedoman pada Pera-turan Bersama Ketua Bawaslu RI, Kapolri, dan Jaksa Agung Tahun 2016. Pihaknya, tentu memerlukan dukungan penuh
dari pihak kepolisian dan ke-jaksaan dalam menangani setiap dugaan tindak pidana pemilihan pada Pilkada Kabupaten Bateng Tahun 2020.
“Masa kerja Sentra Gakkumdu ini selama 9 bulan terhitung Bulan Februari hingga Oktober mendatang. Untuk sekretariatnya melekat di Kantor Bawaslu Kabupaten Bateng,” terangnya.
Sementara itu, Kapolres Bateng AKBP. Slamet Ady Purnomo menyambut baik pembentukan Sentra Gakkum-du tersebut. Pihaknya, akan selalu bersinergi dan
membe-rikan support agar penanganan dugaan tindak pidana pemilihan pada Pilkada Kabupaten Bateng Tahun 2020 ini dapat ditangani secara maksimal.
“Intinya kita sangat men-dukung pembentukan Sentra Gakkumdu ini sebagai amanat dari peraturan peundang-unda-ngan yang telah diamanahkan kepada kita,” ucapnya.
Demikian juga Kajari Bateng Baharuddin M menyambut baik pembentukan Sentra Gak-kumdu tersebut.
Ia berharap dalam penanga-nan pelanggaran dugaan tindak
pidana pemilihan nantinya agar Sentra Gakkumdu dapat ber-sinergi sejak awal dalam pena-nganan kasus agar mendapatkan kesepahaman yang sama. Ia mengingatkan agar personil yang ditempatkan di Sentra Gak-kumdu dapat melaksanakan tugas secara maksimal.
“Pada prinsipnya kita yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu ini harus bekerja dengan optimal mengingat waktu penanganan yang sangat terbatas sesuai dengan yang diatur didalam Undang-Undang,” ucapnya. (ran/3).
Jajaran Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan Bangka Tengah saat menggelar rapat dalam rangka Pembentukan Lembaga Adhock Sentra Gakkumdu Pilkada Bangka Tengah di Royal Coffee Koba, Selasa (11/02/2020). (foto: tamimi).
5
Lintas Babel
RAKYAT POS - Rabu, 12 Februari 2020
Plt Kepala Bappeda Belum
Puas Hasil SAKIP Basel
Pj Sekda Basel, Ansyori memperlihatkan Predikat B Sistem Akuntanbalitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2019 dari Kemenpan RB.
(foto: istimewa)
“Salah satunya informasi publik itu. Yang kedua dari segi perencanaan kinerja. Belum konsisten antara RPJMD, Renstra dan Renja Perangkat Daerah. Jadi, kita pelan-pelan untuk mem-perbaikinya,” terangnya.
Di bawah kendali Bappeda, lanjut dia, pada tahun 2020 ini, pihaknya akan merapikan poin-poin yang menjadi catatan. Dengan memanggil seluruh OPD, berkoordinasi dan membedah item-item yang harus dinaikkan.
Terpisah, Pemkab Basel juga menda-patkan predikat baik dalam penyaluran Dana Desa (DD) tahun 2019. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perben-daharaan Provinsi Babel yang ditanda-tangani oleh Alfiker Siringoringo.
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Sosial Basel, Pember-dayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Herman.
Sebelumnya, persentase Korsupgah KPK RI menyatakan Pelayanan Ter-padu Satu Pintu dan Manajemen Aset Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mencapai progres tertinggi pada ren-cana aksi koordinasi dan supervise pencegahan (Korsupgah) Komisi Pem-berantasan Korupsi (KPK).
Kedua area intervensi Korsupgah ini te-lah mencapai 86 % dan 84 %. Sementara area intervensi lainnya seperti perencanaan dan penganggaran APBD 71 %, Optima-lisasi PAD 70 %, Manajemen ASN 65 %, Pengadaan Barang dan Jasa 56 %, Tata Ke-lola Dana Desa 53 %, APIP 48 %. (raw/3)
Basel Raih Predikat B dari KemenPAN RB
Masing-masing OPD Belum Transparan
TOBOALI - Pemerintah Kabu-paten Bangka Selatan (Basel) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berhasil meraih nilai 64,88 atau dengan predikat penilaian B pada Sistem Akuntanbalitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2019 dari Kemenpan RB.
Meski meraih predikat penilai B, namun Pj Sekda Basel Achmad Ansyori melalui Plt Kepala Bappeda Herman mengaku belum puas akan hasil itu (SAKIP-red) meski naik sekitar 1,71 poin dari nilai sebelumnya.
“Kami sangat bersyukur dengan
raihan ini, namun belum puas. Kita akan cek, evaluasi item-item yang akan kita naikkan. Salah satunya masalah pelaporan kinerja,” ujar Plt Kepala Bappeda Basel Herman, kemarin.
Menurut Herman, pada pelaporan kinerja di Pemkab Basel, masing-masing OPD belum transparan dalam mem-publikasikan laporan kinerja melalui website. Website pada masing-masing OPD diniliai belum maksimal.
KSOP Tanjung Pandan
Perketat Pengawasan
Kapal Asing
BELITUNG - Kantor Syahbandardan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Tanjung Pandan, Kabu-paten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperketat peng-awasan kapal asing yang bersan-dar di pelabuhan itu guna meng-antisiapasi penularan virus corona. “Kami melakukan pengawasan terhadap kapal-kapal asing yang masuk bersama petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk meng-antisipasi virus corona tersebut,” kata Kepala KSOP Kelas IV Tanjung Pandan, Afriyon Putra di Tanjung Pandan, Selasa (11/2/2020).
Menurut dia, hal tersebut dila-kukan berdasarkan arahan dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk meningkatkan kewas-padaan dan pencegahan terhadap virus c oron a un tuk awak kap al penumpang dan semua orang yang berada di atas kapal.
“Untuk penanganan kapal asing yang masuk memang sudah ada SOP sendiri. Misalnya yang
per-tama kali n aik ke k apal adalah petugas dari KKP jika dipastikan baik maka petugas lain bisa untuk n aik melak u k an p en g ec ek an ,” jelasnya. Ia menambahkan, sejauh ini belum ada kapal asing yang di-ren canak an akan masuk un tuk bersandar, namun pihaknya tetap siag a ap ab ila sewak tu -wak tu kapal akan masuk termasuk me-meriksa kesehatan ABK kapal.
“Kalau kapal masing masuk minim tetapi tetap ada jumlahnya tidak banyak karena kegiatan pelabuhan di sini lebih banyak kegiatan ekspor,” ujarnya. Selain memperketat peng-awasan kapal kargo pihaknya juga memperketat kedatangan kapal wisata atau pesiar ke daerah itu.
Namun, sejak merebaknya wa-bah virus corona pihaknya men-catat hanya ada satu kapal asing yang masuk ke wilayah itu.
“Beberapa waktu lalu hanya ada kapal pesiar tetapi para penum-pangnya tidak turun mereka hanya di kapal saja dan kemudian berlayar lagi,” tambahnya. (ant/3)
Abdul Fatah Berharap Markas PMI Babel Diresmikan JK
PANGKALPINANG - Palang Merah
Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun ang-garan 2020 ini, akan membangun Kan-tor sekaligus Markas PMI Babel dengan lokasi belakang Kantor Gubernur Babel, di Air Itam, Pangkalpinang, Provinsi Babel. Ketua PMI Babel yang juga menjabat Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah berharap, jika pembangunan Gedung Kantor dan Markas PMI itu selesai, bisa diresmikan oleh Ketua
PMI Pusat, Jusuf Kalla (JK). “Kita ingin peresmiannya mengambil momen Jumpa Bakti Gembira Nasional (Jumnas) Palang Merah Remaja (PMR) pada pertengahan Tahun 2021 men-datang. Kita kan nanti menjadi tuan rumah Jumnas PMR tersebut. Jadi, nanti kita salah satu agenda dalam Jumnas PMR itu adalah peresmian Kantor dan juga Markas PMI Babel,” kata Abdul Fatah saat menerima Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat, Sasongko Tedjo di
ruang kerjanya, Selasa (11/2/2020). Dijelaskan Abdul Fatah, pembangun-an Gedung PMI Provinsi Babel itu menggunakan dana bantuan dari APBD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel tahun 2020 kurang lebih 5 miliar rupiah. “Mudah-mudahan tahun 2020 ini, pembangunan Gedung PMI Babel bisa dilaksanakan dan selesai. Dengan begitu, dapat membantu kelancaran PMI Babel dalam memberikan pelayanan di bidang kemanusiaan. Karena, sekarang
PMI tidak hanya berperan membantu dalam hal donor darah saja, namun sudah meluas ke bidang kemanusiaan lainnya, seperti persoalan lingkungan,” ujar Abdul Fatah.
Saat ini, ditambahkan Abdul Fatah, masih dalam proses awal untuk pelak-sanaannya. Oleh karena itu, Ia berharap doa dan dukungan semua pihak, agar pembangunan Gedung PMI Babel tersebut, dapat terlaksana sebagaimana yang telah direncanakan. (rell/3)
Pembayaran Pembuatan SIM & STNK
Harus Sesuai Aturan
Kemenpan RB. Jadi, tolong diawasi Kasat Intel dan Kasat Lantas. Begitu juga Kasi Was dan Kasi Propam, mari kita awasi bersama demi mewujudkan zona integritas ini," tegas Kapolres.
Untuk itu, lanjut Ferdinand, dirinya memohon dukungan kepada semua pihak, stakeholder termasuk insan pers untuk mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Polres Basel. “Mohon dukungan semua pihak, semua elemen termasuk insan pers, masukan, kritik dan saran untuk perbaikan kami guna mewujudkan zona integritas ini,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala BPS Basel, I Ketut Martayasa mengatakan, pi-haknya mendukung pencanangan ZI Polres Basel. Pihaknya akan melakukan survei secara online maupun door to door guna mendu-kung pembangunan ZI Polres Basel. Hal senada dikatakan Kepala Kemenag Basel, Jamaludin yang mendukung pencanangan pemba-ngunan ZI, dan berharap pelayan-an Polres Basel terus meningkat.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Staf Ahli Bupati Efendi Ali, Danramil Toboali, Mayor Inf Istiyari, Ketua MUI Basel H Zahirin dan Ketua KPUD Basel Amri R. (raw/3)
Polres Canangkan Pembangunan Zona Integritas
TOBOALI - Jajaran Polres Bang-ka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara resmi melakukan pencanangan zona integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Selasa (11/2/2020) pagi di Mapolres Basel, yang ditandai dengan Penanda-tanganan Piagam Pencanangan ZI. Kapolres Basel AKBP Ferdinand
Suwarji mengungkapkan, ada 6 areal perubahan yang harus diting-katkan yaitu Tata Laksana, SDM, Akuntabilitas, Pengawasan, Pelayan-an Publik dPelayan-an PelayPelayan-anPelayan-an lainnya.
Di awal, Polres Basel akan mela-kukan MoU dengan BPS untuk men-survei standar penilaian. "Nanti hasil-nya akan diketahui kuranghasil-nya apa, dan itu akan kita genjot," ujar Kapol-res, seraya mengatakan pihaknya
ju-ga akan melakukan MoU denju-gan in-stansi lainnya. Ferdinand menegas-kan, segala bentuk pelayanan mulai dari Polsek hingga ke Polres dilaku-kan secara humanis dan sesuai SOP. Di sisi lain, kata Ferdinand, pem-bayaran pembuatan SIM dan STNK harus sesuai dengan aturan.
"Jika ada tambahan biaya baik SIM maupun STNK, tentu persiapan yang dilakukan akan sirna jika di survei oleh
Kapolres Basel memperlihatkan Piagam Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. (foto: dedy)
Satpolair Bangka Barat Imbau Nelayan Waspadai Cuaca
MENTOK - Personel Satpolair Polres Bangka Barat, Provinsi Kepulauan bangka Belitung mengimbau para nelayan untuk selalu mewaspadai kemungkinan terjadi-nya cuaca buruk guna mencegah kece-lakaan saat beraktivitas di laut.
“Kewaspadaan terhadap kemungkinan pergantian cuaca secara mendadak perlu ditingkatkan, pantau selalu informasi dari BMKG guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolres Bangka Barat AKBP Muhammad Adenandi Mentok, Selasa (11/2/2020).
Ia mengatakan, imbauan kepada para nelayan tradisional lokal dan para nelayan dari luar daerah yang merapat di Pe-labuhan Mentok terus dilakukan guna meningkatkan kewaspadaan di laut.
“Selain imbauan langsung kepada para nelayan, kami juga memasang sejumlah
papan informasi guna mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan ke-selamatan,” ungkapnya.
Pada saat personel melakukan sosialisasi tatap muka langsung dengan para nelayan, selain imbauan mewaspadai cuaca juga disampaikan pentingnya kerja sama antara para nelayan dan personel guna menjaga situasi kamtibmas.
“Pola dialog antara personel dengan para nelayan terus dilakukan agar ada kerja sama yang erat sehingga memudahkan dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah laut dan pesisir,” ujarnya.
Pola pendekatan personel kepada para nelayan itu dimaksudkan agar bisa ber-sama-sama menciptakan perairan di wilayah hukum Polres Bangka Barat aman dan kondusif serta meningkatkan peran aktif warga di dalamnya. Dia berharap jika
mengetahui atau melihat ada dugaan tindak pidana di perairan dan pesisir segera laporkan dengan menghubungi personel Polres Bangka Barat atau Satpolair atau Polsek terdekat.
“Laporan sekecil apapun akan kami tindaklanjuti guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.
Kapolres mengatakan, kegiatan sosia-lisasi dan patroli di sekitar Pelabuhan Ikan Mentok diharapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman para nelayan yang biasa melaut di wilayah perairan di daerah itu. Dalam setiap aktivitas di laut selalu uta-makan keselamatan dengan mengenakan ja-ket keselamatan, memperhatikan faktor cua-ca alam, tidak melebihi kapasitas muatan dan dilarang mengomsumsi minuman beralkohol, obat terlarang yang dapat mengganggu dan membahayakan keselamatan. (ant/3)
Babel Tuan Rumah Jumnas
PMR 2021
Diikuti 9 Negara Sahabat
PANGKALPINANG - Satu lagi mandat diberikan Pusat kepada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jika tak ada aral melintang, pada tahun 2021 mendatang, Bangka Belitung menjadi tuan rumah Jumpa Bakti Gembira Tingkat Nasional (Jumnas) Palang Merah Remaja (PMR) Ke-IX.
Berdasarkan rencana, pelaksanaan Jumnas PMR bulan Juli 2021. Demikian keterangan yang disampaikan Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat, Sasongko Tedjo, saat bertemu Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah di ruang kerjanya Kantor Gubernur, Selasa (11/2/2020).
"Kami sudah melakukan survei lapangan ke sejumlah tempat yang bakal menjadi lokasi digelarnya event nasional ini, diantaranya Bumi Perkemahan di Balunijuk, Kabupaten Bangka, Kawasan Pagoda Sungailiat, Kabu-paten Bangka, BBG Kota Pangkalpinang, dan Pantai Terentang, Kabupaten Bangka Te-ngah," ujar Sasongko.
Dari sejumlah tempat tersebut, Sasongko mengaku lebih tertarik BBG yang berlokasi dekat dengan Pantai Pasir Padi Pangkalpinang menjadi lokasi pelaksanaan Jumnas PMR, karena jangkauan akses dan infrastruktur yang memadai dibandingkan yang lain. Apalagi lokasinya berada di Ibu Kota Provinsi.
Kepada Wakil Gebernur Abdul Fatah, Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat Kepengurusan Periode 2019-2024 itu menye-butkan, dalam perhelatan tingkat nasional di Bangka Belitung nanti, akan hadir sekitar 3000 orang di Bangka Belitung, dan diikuti perwa-kilan dari 9 negara sahabat, seperti Kamboja, Singapura, Thailand, Jepang, Australia, Amerika dan sejumlah negara Timur Tengah. "Ini survei perdana yang kami lakukan. Untuk itu, kami berharap adanya support dan komitmen dari Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, termasuk di-dalamnya jajaran Pengurus PMI Provinsi dan
Kabupaten di Bangka Belitung," kata Sasongko. Jumnas PMR yang akan dilaksanakan selama kurang lebih 7 hari ini, ditambahkan Sasongko, rencananya akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo, dan dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju.
"Selama Jumnas, banyak agenda yang ada dilaksanakan oleh peserta, baik internal maupun ekternal. Kami berharap nantinya, salah satu kegiatan didalam Jumnas, yakni kegiatan gembira, bisa menampilkan per-mainan tradisional khas Bangka Belitung," harap Sasongko.
Sasongko juga berharap, Bangka Belitung yang ditunjuk menjadi tuan rumah oleh PMI se Indonesia dari hasil Jumnas ke-VIII di Pangkep, Sulawesi Selatan tahun 2016 lalu, agar dapat memanfaatkan momentum ini untuk promosi Bangka Belitung.
Sementara itu, Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah didampingi Sekretaris PMI Provinsi Bangka Belitung, Mardani, Ketua Bidang Relawan dan Anggota PMI Bangka Belitung, Faiz Marzuki, Ketua Bidang Komu-nikasi dan Informasi PMI Bangka Belitung, Ahmad, S, menyambut baik, dan menyam-paikan terima kasih atas kepercayaan PMI Pusat dan PMI se Indonesia kepada Bangka Belitung sebagai tuan rumah Jumnas PMR ke-IX.
"Kami Pemerintah Provinsi siap memberi-kan dukungan serta support agar perhelatan Jumnas PMR yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2021 mendatang dapat berjalan lancar dan sukses," ungkap Wakil Gubernur.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kata Wakil Gubernur Abdul Fatah, akan mempersiapkan dukungan terhadap event nasional tersebut, seperti stand-stand kuliner khas Bangka Belitung. "Kita ingin momen ini, dapat memberikan kesan dan pesan mendalam bagi peserta Jamnas. Apalagi kita tahu, ada delegasi 9 negara sahabat yang ikut andil dalam kegiatan nasional tersebut," ujar Abdul Fatah. (rell/3)
Wakil Gubernur yang juga Ketua PM Bangka Belitung Abdul Fatah saat menerima kunjungan Ketua Bidang PMR dan Relawan PMI Pusat, Sasongko Tedjo, Selasa (11/2/ 2020). (foto: istimewa)
6
Ekonomi & Bisnis
RAKYAT POS - Rabu, 12 Februari 2020
Penerimaan Pajak Berpotensi
Hilang Rp80 Triliun
Pemerintah Serap Rp8 Triliun dari Lelang Sukuk
JAKARTA - Pemerintahmenyerap dana Rp8 triliun dari lelang empat seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp69,57 triliun.
Keterangan pers dari Di-rektorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Ke-menterian Keuangan yang di-terima di Jakarta, Selasa (11/2), menyebutkan hasil lelang sukuk ini melebihi target indikatif
yang ditentukan sebelumnya Rp7 triliun.
Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS12082020 mencapai Rp1,5 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,46875 persen dan imbalan secara diskonto.
Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 12 Agustus 2020 sebesar Rp22,01 triliun dengan imbal hasil teren-dah yang masuk 3,46875 persen dan tertinggi 3,90625 persen.
Jumlah dimenangkan untuk seri PBS002 sebesar Rp2,73 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,46875 persen dan tingkat imbalan 5,8125 persen.
Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Januari 2022 ini mencapai Rp28,7 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,46875 persen dan tertinggi 5,8125 persen.
Untuk seri PBS026, jumlah
di-menangkan mencapai Rp2,6 triliun dengan imbal hasil rata-ra-ta tertimbang 6,02266 persen dan tingkat imbalan 6,625 persen.
Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Oktober 2024 ini mencapai Rp15,11 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 6,00 persen dan tertinggi 6,5 persen. Untuk seri PBS005, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,17 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,57342 persen
dan tingkat imbalan 6,75 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 April 2043 ini mencapai Rp3,74 triliun dengan imbal hasil te-rendah masuk 7,53125 persen dan tertinggi 7,8125 persen. Sebelumnya, pada Selasa (28/1), pemerintah menyerap dana Rp8 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SB-SN) atau sukuk negara dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp46,91 triliun. (ant)
Akibat Penurunan PPh
JAKARTA - Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo mengatakan adanya kebijakan pe-nurunan tarif pajak penghasilan atau PPh dalam Omnimbus Law Perpajakan berpotensi menghilangkan penerimaan pajak sebesar Rp80 triliun.
“Esensinya tarif turun tapi bisa diman-faatkan untuk pertumbuhan ekonomi. Sekitar Rp80 triliun untuk estimasi turunnya karena tarif turun,” kata Suryo di Kantor DJP, Jakarta, Selasa (11/2). Suryo menegaskan potensi hilangnya penerimaan pajak tersebut hanya untuk penurunan PPh sedang-kan substansi lain yang juga ada pada RUU Omnimbus Law Perpajakan belum dihitung.
“Fasilitas yang coba diberikan bagai-mana uang pajak yang diberikan ke-pada negara dikembalikan ke-pada bisnis untuk menggerakkan atau ekspansi bisnisnya,” katanya.
Ia menyatakan melalui penurunan PPh diharapkan dapat menciptakan kegiatan ekonomi baru yang me-munculkan pajak di dalamnya sehingga mampu lebih meningkatkan pertum-buhan ekonomi. Hal tersebut terjadi karena penurunan tarif PPh dinilai dapat memberikan insentif baru bagi kegiatan investasi melalui adanya peningkatan terhadap konsumsi mau-pun jumlah karyawan.
“Jumlah konsumsi meningkat, karya-wan bertambah. Harapan eksternalitas dari policy ini untuk meningkatkan perekonomian dan penerimaan pajak,” katanya. Sementara itu, Suryo me-nuturkan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk memitigasi adanya penurunan penerimaan negara tersebut seperti dengan memperluas
basis pajak melalui ekstensifikasi dan intensifikasi.
“Pada 2020 kami mencoba meng-ubah pola kerja kita untuk melakukan ekstensifikasi pengawasan berbasis kewilayahan terutama di KPP Pratama untuk melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi,” katanya.
Ekstensifikasi berbasis kewilayahan merupakan upaya yang dilaksanakan untuk menjaring WP baru berkualitas dengan cara survey lapangan geotag-ging (SLGT) serta menggunakan basis data kependudukan dan data ILAP.
“Upaya kita bagaimana tax ratio naik
melalui perluasan basis perpajakan itu termasuk siapa yang belum masuk kelas jadi kita bawa nanti WP ke dalam sistem. Kita proporsional dan ber-keadilan,” ujarnya.
Di sisi lain, ia menyebutkan meskipun draf Omnibus Law Perpajakan telah diserahkan kepada DPR sejak akhir Januari 2020 namun baru akan mulai berlaku dan diimplementasikan jika telah disahkan.
“RUU sudah disampaikan ke dewan akhir Januari. Berlakunya ini ketika diketok dan berlaku jadi kita masih menunggu pembahasan selanjutnya
dengan dewan,” ujarnya. Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak DJP Nufransa Wira Sakti mengatakan untuk proses selanjutnya mengenai Omnibus Law Perpajakan juga masih menunggu keputusan Badan Musya-warah (Bamus) DPR terkait pem-bahasan melalui Badan Legislasi Panja atau Pansus
“Proses pembahasan Omnibus sudah diserahkan 31 januari nanti kita tunggu Bamus DPR untuk membahas apakah RUU akan dibahas di Baleg Panja atau Pansus jadi kita tunggu paripurna dari musyawarah,” katanya. (ant)
DPR: Jangan Ada
Dualisme Otoritas
di Pelabuhan
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron meng-inginkan agar jangan sampai ada dualisme otoritas di pelabuhan yang tersebar di Tanah Air, serta diharapkan agar kewenangan sepenuhnya dapat betul-betul diberikan kepada Pelindo sebagai BUMN pelabuhan. “Jangan ada dualisme di sana (pelabuhan). Berikanlah otoritas penuh kepada mereka (Pelindo),” kata Anggota Komisi IV DPR RI Herman Khaeron dalam rilis di Jakarta, Selasa (11/2).
Menurut dia, bila Pelindo berhasil maka hal tersebut merupakan kesuksesan mereka dalam kawasan otoritasnya, sedangkan bila gagal maka menjadi tanggung jawab Pelindo untuk bisa melahirkan solusi ke depannya.
Politisi Partai Demokrat itu juga berpendapat bahwa pemberian otoritas sepenuhnya kepada Pelindo juga sebagai upaya mengatasi berbagai kecurangan yang terjadi dampak tumpang tindih wewenang di pelabuhan. Dengan adanya kewe-nangan sepenuhnya kepada Pelindo, lanjutnya, maka beragam persoalan juga dapat diselesaikan melalui satu pintu sehingga tidak saling lempar.
Herman juga mengutarakan ha-rapannya agar seluruh Pelindo juga dapat kompak dan saling ber-koordinasi dalam menjalankan bisnis mereka. Sebagaimana diwartakan, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)
atau Pelindo I terus mengoptimalkan seluruh layanan bisnis dalam pe-ngelolaan pelabuhan, salah satunya dalam mengoperasikan terminal curah cair di pelabuhan khususnya melalui dua pelabuhan besarnya yakni Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Dumai.
Senior Vice Presiden Sekretariat Perusahaan Pelindo I M. Eriansyah dalam keterangannya menjelaskan bahwa layanan terminal curah cair sangat prospektif dengan potensi ekspor komoditi Crude Palm Oil (CPO) yang terus meningkat karena CPO menjadi salah satu kontributor utama terhadap kinerja ekspor nasional.
“Sepanjang 2019, Pelabuhan Belawan melakukan ekspor CPO dan turunannya sebanyak 3.273.978 Ton tumbuh 12,60 persen dibandingkan dengan 2018 yang sejumlah 2.907.383 Ton. Komoditi CPO dan turunannya ini diekspor menuju negara-negara di Asia Selatan seperti: Pakistan dan India serta ada juga yang diekspor ke Belanda,” katanya.
Saat ini, Pelindo 1 memiliki fasilitas pipa terpadu di dermaga yang menghubungkan dengan ratusan tangki timbun CPO yang ada di area Pelabuhan Belawan yang didukung dengan 84 jalur pipa, enam titik pengisian (loading point), serta dilengkapi dengan tiga unit tangki CPO dengan kapasitas masing-masing 3.000 Metrik Ton (MT). (ant)
Asosiasi Ingin Harga
Bawang Putih
Berangsur Stabil
JAKARTA - Ketua Harian Aso-siasi Eksportir-Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (Aseib-ssindo) Hendra Jowono meng-harapkan harga bawang putih berangsur turun dan stabil.
“Mudah-mudahan dalam waktu satu bulan mendatang harga bawang putih dipasaran akan berangsur-angsur turun dan stabil kembali,” kata Hendra di Jakarta, Selasa (11/2). Menurut Hendra, 90 persen pasokan bawang putih di Indonesia masih diimpor dari negeri Tirai Bambu. Sehingga, mewabahnya virus co-rona membuat terjadi kendala di sentra-sentra produksi dan logistik.
“Terjadi keterlambatan produksi karena baru mulai kerja lagi setelah liburan nasional di China diper-panjang oleh karena kasus virus corona dan pemeriksaan kesehatan pekerja post border diperketat pemerintah daerah China,” ujarnya. Hendra mengatakan, masyarakat konsumen pada umumnya meminta pemerintah untuk memperhatikan kenaikan harga-harga buah dan sayur, baik lokal maupun impor bawang putih. Bahan-bahan pa-ngan tersebut, lanjutnya, sejak dua hingga tiga minggu belakangan ini sudah naik drastis karena keku-rangan pasokan yang diakibatkan oleh karena musim hujan.
Selain itu, izin rekomendasi impornya hanya diterbitkan untuk 10 perusahaan dari 50 perusahaan, yang juga menjadi kendala.
“Dengan kenaikan bahan-bahan pangan ini, akan berdampak kepada
penurunan daya beli masyarakat dan dapat memperlambat perkem-bangan konsumsi ekonomi na-sional,” ujar Hendra.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian telah me-nerbitkan izin Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) untuk bawang putih sebesar 103.000 ton dari China.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto menga-takan penerbitan izin impor ini dilakukan karena stok bawang putih di dalam negeri kian menipis, yakni 70.000 ton. Stok tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhan sam-pai pertengahan Maret mendatang. “Stok kurang lebih 70.000 ton. Jadi sampai bulan Maret itu se-betulnya dari stok masih cukup, tetapi kita sudah buka (impor) untuk mengantisipasi sampai dua-tiga bulan ke depan,” kata Prihasto saat ditemui usai Rapat Dengar Pen-dapat Komisi IV DPR di Jakarta, Senin (10/2).
Prihasto memperkirakan impor bawang putih sebesar 103.000 ton tersebut dapat memenuhi kebutuhan sampai 2-3 bulan ke depan. Ada pun kebutuhan konsumsi bawang putih nasional mencapai 560.000-580.000 ton per tahun atau sekitar 47.000 ton per bulan.
Sebagai informasi, produksi bawang putih dalam negeri baru mencapai 85.000 ton per tahun atau sekitar 10 persen dari kebutuhan nasional, sedangkan 90 persennya harus dipenuhi lewat impor. (ant)
KKP Dorong Percepatan
Penetapan Rencana Zonasi Laut
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan terus
mendorong percepatan penetapan dokumen rencana zonasi ruang di laut sesuai amanat UU 32/2014 tentang Kelautan dan PP 32/ 2019 tentang Rencana Tata Ruang Laut di kawasan perairan nasional. “Dokumen tersebut akan menjadi basis dan ujung tombak pemanfaatan sumber daya pesisir, laut, dan pulau-pulau kecil selama 20 tahun ke depan secara berkelanjutan,” kata Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Aryo Hanggono dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (11/2) malam.
Menurut Aryo, rencana zonasi ruang di laut tersebut diperlukan sebagai alat yang efektif untuk meminimalkan konflik antara pengguna sumber daya sehingga pengelolaan ruang laut menjadi lebih efektif.
Ia mengemukakan bahwa Direktorat Perencanaan Ruang Laut KKP harus fokus menyelesaikan penyusunan dan penetapan dokumen perencanaan ruang laut yang meliputi Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional (RZ KSN), Rencana Zonasi Kawasan Antar Wilayah (RK KAW), dan Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional Tertentu (RZ KSNT), dengan menciptakan terobosan-terobosan baru.
Selain itu, ujar dia, pemerintah tidak hanya mengejar waktu dalam menetapkan penataan ruang di laut namun juga tetap memperhatikan kualitas karena akan digunakan sebagai referensi utama untuk pengelolaan sumber daya alam.
Aryo juga menuturkan, proses penyusunan Rencana Zonasi harus transparan dan melibatkan kementerian/ lembaga, pemda, dan stakeholder terkait lainnya.
“Penyusunan dan penetapan dokumen Rencana Zonasi harus transparan. Transparansi menjadi kata kunci yang utama dalam perencanaan ruang laut, baik dalam proses maupun hasilnya,” jelasnya.
Hingga saat ini telah terbit sebanyak 24 Peraturan Daerah Provinsi tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K), dan 3 Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang RZ KSNT.
KKP juga telah menyelesaikan 51 dokumen RZ KSNT Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT), 14 dokumen RZ KSN yang sedang proses menuju Perpres, dan 15 dokumen RZ KAW. Sesuai Program Prioritas KKP 2020-2024, penataan regulasi diarahkan kepada penyederhanaan perizinan dan penyu-sunan regulasi untuk membangun sektor kelautan.
Untuk itu, ujar dia, KKP perlu menyiapkan sistem dan alat yang dapat mempermudah perizinan pemanfaatan ruang laut, serta dapat diikuti oleh pemohon izin.
Terakhir, Aryo menyampaikan penekanan pentingnya penggunaan pelaksanaan anggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan. (ant)