• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - STUDI PENGARUH TRUST, COMMITMENT, COMMUNICATION, DAN CONFLICT HANDLING, TERHADAP CUSTOMER LOYALITY DENGAN CUSTOMER SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Kasus di BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara) - r

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - STUDI PENGARUH TRUST, COMMITMENT, COMMUNICATION, DAN CONFLICT HANDLING, TERHADAP CUSTOMER LOYALITY DENGAN CUSTOMER SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Kasus di BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara) - r"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Kemajuan pada perekonomian global saat ini mendorong

pertumbuhan berbagai sektor terutama dalam sektor jasa. Salah satu sektor

jasa di Indonesia yang telah mengalami kemajuan yang positif adalah sektor

perbankan.

Bank merupakan lembaga keuangan yang mempunyai peran yang

sangat penting, dimana bank berperan dalam usaha perhimpunan dana

maupun pengeluaran dana baik untuk perseorangan maupun perusahaan.

Tujuan utama bank adalah menciptakan dan mempertahankan nasabah, baik

nasabah perusahaan maupun nasabah perseorangan. Hubungan antara pihak

bank dengan nasabah menyangkut kebutuhan para nasabah terhadap

jasa-jasa bank dan kesanggupan serta ketersediaan bank untuk dapat memenuhi

kebutuhan nasabah (Yuniningsih, 2007 dalam Ellena, 2011).

Strategi pemenuhan kebutuhan nasabah maupun perkembangan

teknologi informasi dalam perbankan saat ini terjadi perubahan dan

perkembangan sangat cepat yaitu dengan bergesernya bisnis perbankan, dari

perbankan yang melayani perusahaan (corporate banking) menjadi lebih

fokus pada melayani perseorangan (consumer banking). Bank yang fokus

(2)

daripada bank yang fokus pada melayani perusahaan (corporate banking)

(Ellena, 2011).

Langkah tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang

bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik serta menjaga nasabah agar

tidak beralih kepada bank pesaing. Dengan membangun hubungan yang

baik maka bank dapat memiliki sumber-sumber informasi yang berguna

untuk menyusun strategi pemasaran yang lebih baik (Ndubisi, 2007 dalam

Safitri, 2011).

Persaingan yang ketat antar bank menyebabkan perubahan strategi

pemenuhan kebutuhan nasabah. Hampir dalam setiap bulan masing-masing

bank meluncurkan produk baru yang ditawarkan beserta fasilitas-fasilitas

kepada nasabah. Produk tersebut dapat berupa tabungan, undian, deposito,

kartu kredit dan banyak macam lainnya. Semakin berkembangnya

fasilitas-fasilitas kepada nasabah semakin sulit bagi perbankan dalam memenangkan

persaingan. Para ahli menyatakan bahwa bank yang dapat bertahan hidup di

pasar dan memenangkan persaingan adalah bank yang berorientasi pada

nasabah atau pada pelayanan (Safitri, 2011).

Untuk pencapaian loyalitas nasabah (customer loyality), BPR Bank

Surya Yudha Banjarnegara saat ini menerapkan strategi pelayanan jemput

bola, yakni dengan mendatangi para nasabah secara door to door. Tenaga

kerja yang profesional juga mendukung dengan produk perbankan yang

aman dan menguntungkan. BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara juga

(3)

manajemen, karyawan, organisasi, sistem, nilai-nilai dan identitas

perusahaan. Selain itu BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara senantiasa

berkarya secara professional, bertindak smart dan mengutamakan

kepentingan nasabah serta membangun kesan bank yang sehat dan

berpengaruh melalui “good performance dan good corporate governance”.

Strategi pemasaran yang tepat dalam menciptakan loyalitas nasabah

(customer loyality) yaitu dengan melaksanakan suatu hubungan pemasaran

nasabah (relationship marketing) yang baik. Relationship marketing adalah

upaya untuk menarik nasabah dan meningkatkan hubungan dengan nasabah,

sehingga dapat dikatakan bahwa relationship marketing adalah upaya

mengenal nasabah lebih baik, sehingga perusahaan dapat memenuhi

kebutuhan dan keinginan para nasabahnya (Zulkifli, 2012).

Dalam penelitian ini relationship marketing mencakup variabel

kepercayaan (trust), komitmen (commitment), komunikasi (communication), dan penanganan keluhan (conflict handling) yang nantinya akan dianalisis terhadap loyalitas nasabah (customer loyality) dan kepuasan nasabah

(customer satisfaction) sebagai variabel moderasi.

Kepercayaan (trust) nasabah akan timbul ketika hasil dari keandalan

dan integritas mitra yang ditunjukkan melalui sikap seperti konsistensi,

kompeten, adil, tanggung jawab, suka menolong dan memiliki kepedulian.

Nasabah pun akan memiliki komitmen yang kuat atau tinggi jika hubungan

yang dilakukan dianggap penting dan perusahaan mempunyai anggapan

(4)

dijaga. Komunikasi (communication) dengan nasabah akan timbul ketika

pihak perusahaan mampu menguasai komunikasi pemasaran dengan baik.

Komunikasi (communication) yang baik dalam palayanan akan

memudahkan nasabah/calon nasabah dalam memperoleh informasi dan

memilih produk yang ditawarkan oleh penyedia jasa yang paling sesuai

dengan kebutuhan nasabah. Selain itu, penanganan keluhan (conflict

handling) perusahaan akan timbul pada nasabah ketika perusahaan

menangani keluhan nasabah secara efektif, perusahaan lebih mungkin tetap

menguasai nasabah dan memperbaiki hubungan yang akan berakibat pada

loyalitas nasabah (customer loyality) (Ellena, 2011).

Hubungan kepuasan nasabah (cutomer satisfaction) terhadap

loyalitas nasabah (customer loyality) adalah sebagai penguat atau pelemah

pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen.

Penelitian yang dilakukan Ellena (2011) meneliti tentang pengaruh

kepercayaan, komitmen, komunikasi, dan penanganan keluhan terhadap

loyalitas nasabah PT. BRI (Persero) Tbk. Cabang Pemalang, menyimpulkan

bahwa kepercayaan, komitmen, komunikasi, dan penanganan keluhan

berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah.

Penelitian yang dilakukan Hadinata (2013) meneliti tentang

pengaruh trust, commitment, communication, conflict handling terhadap

customer loyality di Bank Mandiri Surabaya, menyimpulkan bahwa secara

parsial commitment, communication, conflict handling berpengaruh

(5)

signifikan terhadap customer loyality. Secara simultan berpengaruh

signifikan terhadap customer loyality.

Penelitian yang dilakukan (Artantie, 2014) meneliti tentang

pengaruh kepercayaan, komitmen, komunikasi, dan penyelesaian masalah

terhadap loyalitas nasabah pada nasabah debitur PD. BPR TUGU ARTHA

MALANG, menyimpulkan bahwa kepercayaan, komitmen, komunikasi,

dan penyelesaian masalah berpengaruh signifikan terhadap loyalitas

nasabah. Secara simultan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah.

Penelitian yang dilakukan (Ukudi, 2007) meneliti tentang pengaruh

kualitas layanan, kepercayaan dan komitmen terhadap loyalitas nasabah

pada nasabah PD. BPR BANK PASAR KENDAL, menyimpulkan bahwa

kepercayaan, komitmen berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah.

Kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah.

Penelitian yang dilakukan (Safitri, 2011) meneliti tentang pengaruh

kepercayaan, komitmen, komunikasi, penanganan konflik dan perannya

terhadap kepuasan terhadap loyalitas nasabah BANK BCA DI SURABAYA

menyimpulkan bahwa penanganan konflik dan kepuasan nasabah

berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas nasabah sedangkan

kepercayaan, komitmen, komunikasi menunjukan tidak berpengaruh

terhadap loyalitas nasabah.

Mengacu pada penelitian sebelumnya (Safitri, 2011), peneliti tertarik

untuk melakukan penelitian ulang tentang pengaruh kepercayaan,

(6)

nasabah terhadap loyalitas nasabah. Penelitian ini menjelaskan bahwa

kelima variabel yang diteliti yaitu variabel kepercayaan, komitmen,

komunikasi tidak signifikan terhadap loyalitas nasabah, tetapi untuk

penanganan keluhan, dan kepuasan nasabahterbukti berpengaruh positif dan

signifikan terhadap loyalitas nasabah. Berdasarkan penelitian sebelumnya,

peneliti menambahkan variabel moderasi yaitu kepuasan nasabah (customer

satisfaction) untuk memoderasi variabel independen kepercayaan (trust),

komitmen (commitment), komunikasi (communication), dan penanganan

keluhan (conflict handling) terhadap variabel dependen loyalitas nasabah

(customer loyality).

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya terletak pada

objek penelitian, pada penelitian Safitri (2011), mengambil objek pada

BANK BCA di Surabaya, sedangkan pada penelitian ini pada BPR Bank

Surya Yudha Banjarnegara. Variabel, pada penelitian Safitri (2011) variabel

independennya meliputi kepercayaan, komitmen, komunikasi, penanganan

konflik, dan kepuasan. Variabel dependennya adalah loyalitas nasabah,

sedangkan penelitian ini variabel independennya meliputi trust,

commitment, communication dan conflict handling. Variabel moderasinya

adalah customer satisfaction. Variabel dependennya customer loyality.

Jumlah responden, pada penelitian Safitri (2011) jumlah respondennya

sebanyak 125 responden sedangkan pada penelitian ini 115 responden.

Adanya perbedaan dari hasil-hasil penelitian terdahulu membuat

(7)

perbankan masih menarik untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian mengenai

relationship marketing penting dilakukan karena dapat memberikan

masukan atau pertimbangan-pertimbangan bagi pihak manajemen BPR

Bank Surya Yudha Banjarnegara dalam rangka menyusun strategi untuk

meningkatkan customer loyality. Selain itu, penelitian ini juga penting

sebagai dasar untuk penyempurnaan dan perbaikan kekurangan yang ada

serta mempertahankan kinerja yang dinilai sudah baik..

Untuk itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian dan

menyajikan berupa proposal skripsi dengan berjudul : STUDI PENGARUH

TRUST, COMMITMENT, COMMUNICATION, DAN CONFLICT

HANDLING TERHADAP CUSTOMER LOYALITY DENGAN CUSTOMER

SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Kasus di BPR

Bank Surya Yudha Banjarnegara).

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas maka diajukan pertanyaan

penelitian (research question) sebagai berikut:

1. Apakah trust, commitment, communication dan conflict handling secara

simultan berpengaruh positif terhadap customer loyality BPR Bank

Surya Yudha Banjarnegara?

2. Apakah trust secara parsial berpengaruh positif terhadap customer

(8)

3. Apakah commitment secara parsial berpengaruh positif terhadap

customer loyality BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara?

4. Apakah communication secara parsial berpengaruh positif terhadap

customer loyality BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara?

5. Apakah conflict handling secara parsial berpengaruh positif terhadap

customer loyality BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara?

6. Apakah customer satisfaction mampu memoderasi trust, commitment,

communication dan conflict handling terhadap customer loyality pada

BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara?

1.3 Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah yang dipaparkan di atas diperoleh

gambaran dimensi permasalahan yang begitu luas. Penulis memandang

perlu memberi batasan masalah secara jelas dan terfokus. Selanjutnya

permasalahan ini dibatasi oleh objek penelitian BPR Bank Surya Yudha

Banjarnegara, dengan kriteria responden ini hanya nasabah yang telah

melakukan transaksi dengan BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara selama

lebih dari satu tahun dengan jumlah 115 responden. Pada penelitian ini

hanya menguji pengaruh variabel independen (trust, commitment,

communication dan conflict handling) terhadap variabel dependen

(customer loyality). Dengan customer satisfaction sebagai variabel

(9)

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis:

1. Trust, commitment, communication dan conflict handling secara

simultan berpengaruh positif terhadap customer loyality BPR Bank

Surya Yudha Banjarnegara.

2. Trust secara parsial berpengaruh positif terhadap customer loyality BPR

Bank Surya Yudha Banjarnegara.

3. Commitment secara parsial berpengaruh positif terhadap customer

loyality BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara.

4. Communication secara parsial berpengaruh positif terhadap customer

loyality BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara.

5. Conflict handling secara parsial berpengaruh positif terhadap customer

loyality BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara.

6. Customer satisfaction mampu memoderasi trust, commitment,

communication dan conflict handling terhadap customer loyality pada

BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara.

1.5 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan manfaat sebagai

berikut :

1. Bagi Peneliti

Sebagai usaha untuk menerapkan secara langsung atas teori-teori yang

(10)

menambah pengetahuan tentang hal-hal yang berhubungan dengan

Manajemen Pemasaran. Selain itu untuk mendapatkan derajat Sarjana

S-1

2. Bagi Perusahaan (BPR Bank Surya Yudha Banjarnegara)

Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan rekomendasi tentang

pembuatan kebijakan manajemen untuk meningkatkan kepercayaan

(trust), komitmen (commitment), komunikasi (communication),dan

penanganan keluhan (conflict handling) terhadap nasabah.

3. Bagi Kalangan Akademik

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi

pengembangan literatur manajemen pemasaran dan dapat juga

digunakan sebagai referensi dan acuan yang dipakai untuk penelitian

Referensi

Dokumen terkait