• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hak nafkah kerabat yang beda agama : studi perbandingan pendapat Imām Al-Nawawī dan Imām Ibn Qudāmah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Hak nafkah kerabat yang beda agama : studi perbandingan pendapat Imām Al-Nawawī dan Imām Ibn Qudāmah"

Copied!
113
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

hak mengasuh anak tersebut menjadi hilang dan digantikan oleh kerabat yang lain. Pendapat yang kedua datang dari al-Hasan al-Basri dan Ibn Hazm. Mereka. mengatakan tidak

Jam’u wa al-Taufiq adalah taufiq (kompromi), dari yang al- ‘Imrānī membicarakan perihal perceraiannya namun dasar al- Maūṣilī menggunakan dasar kewajiban dari

Dalam kasus keluarga beda agama ini maka yang diteliti adalah bagaimana menjalin hubungan keluarga yang harmonis dalam lingkup agama yang berbeda dan bagaimana pengelolaan masalah

Ada beberapa pertimbangan hakim pengadilan agama kabupaten malang dalam menerapkan hak ex officio hakim terhadap pembebanan nafkah iddah dan mut’ah dalam putusan cerai talak

Berkaitan dengan hak asasi manusia, terdapat dua pandangan yang berbeda tentang larangan perkawinan beda agama dalam Kompilasi Hukum Islam: Pertama, kelompok yang

Dengan penjelasan diatas, penulis menyimpulkan bahwa hadis nikah lintas agama pada sunan Abi> Da>wud nomor indeks 2240 dan hadis pada Sunan al-Tirmidhi>

Sementara dalam kasus pernikahan beda agama, Wahbah al-Zuh}aili> membolehkan lelaki muslim menikahi wanita non- muslimah ahli kitab meskipun dengan krateria ketat, artinya

3.2 Keadilan Dalam Peralihan Hak Atas Tanah Warisan Terhadap Ahli Waris Beda Agama Dibentuknya berbagai aturan-aturan terkait masalah pertanahan di Indonesia diharapkan dapat