• Tidak ada hasil yang ditemukan

INDUSTRI ASURANSI DALAM ERA GLOBALISASI & FINTECH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "INDUSTRI ASURANSI DALAM ERA GLOBALISASI & FINTECH"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

ACA Goes To Campus

Sosialisasi dan Recruitment

Professional Insurance Marketing Programme

INDUSTRI ASURANSI

DALAM ERA GLOBALISASI & FINTECH

(2)
(3)
(4)
(5)

Sebelum Globalisasi

(6)

Sebelum Globalisasi

MASYARAKAT, EKONOMI DAN TEKNOLOGI TERSEKAT-SEKAT

(7)

Hilangnya jarak

Hilangnya batas

Kelompok dan Kebudayaan tidak berdasarkan teritori

(8)

Warga USA mengendarai mobil Jerman, yang dibuat dari bahan baku baja Korea dengan ban Malaysia, menggunakan bensin BP Inggris, yang diangkut oleh kapal berbendera Arab Saudi yang berasal dari sumur minyak di Afrika.

(9)

Sambil mendengarkan radio buatan Jepang, yang dirakit di Malaysia, dengan penyanyi boy band Inggris yang rekamannya dibuat di Perancis, sambil minum kopi Brasilia yang dibeli di warung Vietnam.

(10)

Globalisasi terjadi dalam berbagai bidang:

Globalisasi

10

(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)

Mobile Claim Mobile Apps

Aggregator

(18)

3

(19)

3

Builder risk Ins 27 Desember 2014 27 Mei 2006 28 Desember 2014 SBY - SIN

CONTOH RISIKO

CONTOH RISIKO

(20)

3

A. Definisi Risiko

(21)

B. Definisi Asuransi

PASAL 246 KUHD

Asuransi adalah suatu perjanjian dimana

perusahaan asuransi (penanggung)

mengikatkan diri kepada seseorang pemegang

polis (tertanggung) dengan menerima premi,

untuk memberikan penggantian karena suatu

kerugian, kerusakan atau kehilangan

keuntungan yang mungkin akan dideritanya

karena suatu peristiwa yang terjadi secara

(22)

3 Industri Asuransi - Menjamin Kredit Pemilikan Rumah, Mobil, dll. - Bancasurance Bank

- Menjamin jiwa dan asset perorangan - Menjamin Pendidikan Anak

Perorangan, dll

Penyedia dana untuk kegiatan investasi

Pasar Modal

- Menjamin Kesehatan Karyawan dan asset perusahaan

-Menjamin tuntutan dari pihak ketiga

Perusahaan

-Menjamin semua aset yang dibiayai oleh perusahan pembiayaan

Pembiayaan

-Sebagai syarat dalam proses tender

-Menjamin berbagai risiko yang ada saat proses konstruksi berlangsung

Kontraktor

-Menjamin risiko atas barang yang

digadaikan

-Menjamin risiko atas jiwa penggadai Pegadaian - Penyedia dana untuk pembayaran manfaat peserta pensiun Dana Pensiun

(23)

Penanggung

adalah perusahaan yang telah memiliki izin formal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan kegiatan usaha yang berkaitan dengan pengambilalihan risiko pihak lain berdasarkan suatu polis; atas

pertanggungan ini, penanggung menerima premi dari pihak lain selaku tertanggung.

Tertanggung

adalah pihak yang mengalihkan risiko yang dihadapinya kepada pihak lain dengan membeli polis asuransi dengan membayar sejumlah uang yang disebut premi.

Premi

Kewajiban yang harus dibayarkan tertanggung kepada penanggung atas jasa pengalihan risiko.

(24)

Nilai Pertanggungan

Aset nilai ekonomis tertanggung yang dijamin oleh penanggung

Klaim

Nilai ganti rugi yang dibayarkan penanggung jika tertanggung mengalami risiko kerugian yang dijamin dalam polis

Polis Asuransi

Surat kontrak/ perjanjian sebagai bukti pengalihan risiko dari tertanggung kepada penanggung

(25)

Asuransi Pengelolaan Dana Tujuan Operational Jenis Asuransi Asuransi Konvensional Asuransi Syariah Asuransi Komersial Asuransi Sosial Asuransi Jiwa Asuransi Umum

C. Klasifikasi Asuransi

(26)

Produk Asuransi

Asuransi Jiwa Asuransi Umum Endowment Whole Life Unit Link Term life Motorcar Insurance Marine Insurance Liability Insurance Health Insurance Fire Insurance Credit Insurance Travel Insurance Micro Insurance Etc.

(27)

D. Prinsip Asuransi

No

Prinsip Asuransi

Jiwa

Umum

1

Insurable Interest

2

Utmost Good Faith

3

Proximate Cause

4

Indemnity

5

Subrogation

(28)

Pasal 250 KUHD : seseorang boleh mengasuransikan benda, hak

atau jiwa apabila yang bersangkutan mempunyai kepentingan

atas objek yang dipertanggungkan dan diakui secara hukum.

Kepentingan Mengasuransikan

(Insurable Interest)

Life Insurance General

(29)

Pasal 251 KUHD : penutupan asuransi baru sah apabila

penutupannya didasari itikad baik.

Itikad Terbaik

(Utmost Good Faith)

(30)

Proximate Cause adalah sebab utama yang menyebabkan

terjadinya peristiwa kerugian, apabila sebab utama tersebut tidak

termasuk penyebab kerugian yang dijamin dalam polisasuransi,

maka penanggung dibebaskan dari kewajibannya.

Kausa Prima

(Proximate Cause)

(31)

Pasal 252 dan Pasal 253 KUHD : Prinsip indemnity yang menjadi dasar

penggantian kerugian dari penanggung kepada tertanggung adalah

sebesar kerugian yang sesungguhnya diderita oleh tertanggung dan tidak

dibenarkan mencari keuntungan dari ganti rugi asuransi.

Ganti Rugi

(Indemnity)

(32)

Subrogasi

(Subrogation)

Pasal 284 KUHD : Subrogasi adalah penggantian kedudukan

tertanggung oleh penanggung yang telah membayar ganti

kerugian, dalam melaksanakan hak-hak tertanggung kepada

pihak ketiga yang mungkin menyebabkan terjadinya kerugian.

(33)

Kontribusi

(Contribution)

Suatu prinsip yang mengatur dalam hal suatu objek

pertanggungan, dipertanggungkan pada 2 (dua) atau lebih

perusahaan asuransi, maka kerugian yang terjadi sebanding

dengan tanggung jawabnya masing-masing dari perusahaan

asuransi yang terlibat.

(34)

PERANAN & STRATEGY

PT. ASURANSI CENTRAL ASIA

Menghadapi Era Industri 4.0

(35)

Perusahaan Asuransi Umum yang terdaftar resmi dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Berdiri sejak 29 Agustus 1956

memiliki lebih dari 65 kantor cabang dan perwakilan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Didukung oleh hampir 1600an SDM berkualitas.

Memiliki total aset lebih dari 4 Trilyun rupiah.

Meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat di bidang asuransi dan keuangan.

Turut berperan aktif dalam pembentukan SDM yang profesional dan handal

menghadapi persaingan di era globalisasi.

Menjadi pioneer dalam pengembangan teknologi produk asuransi berbasis

(36)

STRATEGI ACA DI BIDANG

EDUKASI DAN LITERASI

Sangat terlibat

dalam penyusunan

materi edukasi

keuangan untuk

tingkat SD, SMP,

SMA dan

Universitas

(37)

MENGADAKAN

KERJASAMA

DENGAN

LEMBAGA /

INSTITUSI

PENDIDIKAN

STRATEGI ACA DI BIDANG

EDUKASI DAN LITERASI

UNIVERSITAS RIAU, PEKAN BARU

(38)

STRATEGI ACA DI BIDANG

EDUKASI DAN LITERASI

Memberikan pelatihan

kepada para siswa,

guru, dosen, dan

masyarakat umum

IBU PKK CEMPAKA PUTIH TOT DOSEN TOT GURU, JAKARTA

(39)

STRATEGI ACA DI BIDANG

EDUKASI DAN LITERASI

Menjalankan Mobil

Literasi Edukasi Keuangan

(SiMOLEK) dan Pasar

Keuangan Rakyat (PKR)

MEDAN

(40)

STRATEGI ACA DI BIDANG

TEKNOLOGI

Pioneer

dalam

pembuatan

e-polis atau

produk

berbasis

aplikasi serta

bekerja sama

dengan

aggregator

(41)

STRATEGI ACA DI BIDANG

PENGEMBANGAN SDM

Memberikan pelatihan sesuai dengan

profesi yang dijalankan oleh karyawan.

(42)
(43)

STRATEGI ACA DI BIDANG

PENGEMBANGAN SDM

Negara Institusi yang

mengeluarkan Nama Gelar

Indonesa AAMAI

(Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)

PAI

(Persatuan Aktuaris Indonesia}

AAAIK/ AAAIJ

(Ajun Ahli Asuransi Indonesia Kerugian/ Jiwa)

AAIK/AAIJ

(Ahli Asuransi Indonesia Kerugian/ Jiwa)

ASAI dan FSAI New

Zealand & Australia

ANZIIF

(Australian New Zealand Insurance Institute & Finance)

AssociateSr. Associate

Fellow Malaysia MII

(The Malaysian Insurance Institute)

CIRM

(Certified in Risk Management)

London CII

(The Chartered Insurance Institute)

ACII

(44)

Meningkatkan Kualitas SDM

Program Magang Beasiswa Profesional Insurance Programme (PIP)

Profesional Insurance Marketing Programme (PIMP)

STRATEGI ACA DI BIDANG

PENGEMBANGAN SDM

(45)

MASYARAKAT YANG CERDAS MENDORONG PERTUMBUHAN INDUSTRI ASURANSI DI ERA GLOBALISASI

(46)
(47)

Globalisasi adalah proses penyusutan dunia sehingga jarak semakin pendek

dan segala hal terasa semakin dekat. Globalisasi mengacu pada semakin

mudahnya interaksi antara seseorang di satu tempat dengan orang lain di

belahan dunia yang lain.

Prof. Dr. Martin Albrow

-

Sosiolog Inggris

Globalisasi

adalah

semua

proses

yang

berhubungan

dengan

penyatuan/peleburan yang terjadi di masyarakat (all the peoples)

menjadi satu masyarakat dunia (single world society).

(48)

Nilai sebenarnya rumah Pak Amir adalah Rp 1 Milyar. Pak Amir mengasuransikan rumahnya pada 3

perusahaan asuransi, yaitu: - PT. A sebesar Rp 900juta - PT. B sebesar Rp 450juta - PT. C sebesar Rp 450juta

(Total PT A + PT B + PT C = Rp 1,8 Milyar)

Terjadi kebakaran, rumahnya habis terbakar semua dan klaim TOTAL LOSS.

Berapa penggantian yang diterima oleh Pak Amir?

Pak Amir Rp 1 Milyar Asuransi A Rp 900juta Asuransi B Asuransi C Rp 450juta Rp 450juta

Studi Kasus Prinsip Kontribusi

Dari PT. A : Rp 900juta x Rp 1M = Rp 500juta Rp 1,8M

Dari PT. B : Rp 450juta x Rp 1M = Rp 250juta Rp 1,8M

Dari PT. C : Rp 450juta x Rp 1M = Rp 250juta Rp 1,8M

(49)
(50)

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini, dimensi ketiga ini lebih kepada apa yang menjadi titipan (amanah) kepada pengelola (manusia/bank syariah) sehingga pemetaanya mengarah pada materi yang

Dalam mendukung teknologi penangkapan ikan yang berwawasan lingkungan, diperlukan juga alat penangkap ikan yang ramah lingkungan yaitu alat tangkap yang tidak

Konvolusi terdapat pada operasi pengolahan citra yang mengalikan sebuah citra dengan sebuah mask atau kernel (akan dijelaskan kemudian), sedangkan Transformasi Fourier dilakukan

Pengeringan yang dilakukan pada buah mahkota dewa bertujuan mengurangi kadar air dalam bahan, sehingga air yang tersisa tidak dapat digunakan sebagai media hidup

Pada gambar V.13 menampilkan antarmuka menu scan yang merupakan bagian utama pada aplikasi ini.. Dimana pada menu ini akan menampilkan objek Augmented Reality berdasarkan

Tetapi kandungan kadmium dalam umbi ubi kayu yang ditanam di tiga lokasi dan timbal dalam umbi ubi kayu yang ditanam di daerah sepi kendaraan bermotor masih dalam batas aman

Namun jika anak hasil zina tersebut lahir sebelum 6 (enam) bulan dari pernikahan, maka anak tersebut dinasabkan kepada ibunya. Dan laki-laki Muslim tersebut