ACA Goes To Campus
Sosialisasi dan Recruitment
Professional Insurance Marketing Programme
INDUSTRI ASURANSI
DALAM ERA GLOBALISASI & FINTECH
Sebelum Globalisasi
Sebelum Globalisasi
MASYARAKAT, EKONOMI DAN TEKNOLOGI TERSEKAT-SEKAT
•
Hilangnya jarak
•
Hilangnya batas
•
Kelompok dan Kebudayaan tidak berdasarkan teritori
Warga USA mengendarai mobil Jerman, yang dibuat dari bahan baku baja Korea dengan ban Malaysia, menggunakan bensin BP Inggris, yang diangkut oleh kapal berbendera Arab Saudi yang berasal dari sumur minyak di Afrika.
Sambil mendengarkan radio buatan Jepang, yang dirakit di Malaysia, dengan penyanyi boy band Inggris yang rekamannya dibuat di Perancis, sambil minum kopi Brasilia yang dibeli di warung Vietnam.
Globalisasi terjadi dalam berbagai bidang:
Globalisasi
10
Mobile Claim Mobile Apps
Aggregator
3
3
Builder risk Ins 27 Desember 2014 27 Mei 2006 28 Desember 2014 SBY - SIN
CONTOH RISIKO
CONTOH RISIKO
3
A. Definisi Risiko
B. Definisi Asuransi
PASAL 246 KUHD
Asuransi adalah suatu perjanjian dimana
perusahaan asuransi (penanggung)
mengikatkan diri kepada seseorang pemegang
polis (tertanggung) dengan menerima premi,
untuk memberikan penggantian karena suatu
kerugian, kerusakan atau kehilangan
keuntungan yang mungkin akan dideritanya
karena suatu peristiwa yang terjadi secara
3 Industri Asuransi - Menjamin Kredit Pemilikan Rumah, Mobil, dll. - Bancasurance Bank
- Menjamin jiwa dan asset perorangan - Menjamin Pendidikan Anak
Perorangan, dll
Penyedia dana untuk kegiatan investasi
Pasar Modal
- Menjamin Kesehatan Karyawan dan asset perusahaan
-Menjamin tuntutan dari pihak ketiga
Perusahaan
-Menjamin semua aset yang dibiayai oleh perusahan pembiayaan
Pembiayaan
-Sebagai syarat dalam proses tender
-Menjamin berbagai risiko yang ada saat proses konstruksi berlangsung
Kontraktor
-Menjamin risiko atas barang yang
digadaikan
-Menjamin risiko atas jiwa penggadai Pegadaian - Penyedia dana untuk pembayaran manfaat peserta pensiun Dana Pensiun
Penanggung
adalah perusahaan yang telah memiliki izin formal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan kegiatan usaha yang berkaitan dengan pengambilalihan risiko pihak lain berdasarkan suatu polis; atas
pertanggungan ini, penanggung menerima premi dari pihak lain selaku tertanggung.
Tertanggung
adalah pihak yang mengalihkan risiko yang dihadapinya kepada pihak lain dengan membeli polis asuransi dengan membayar sejumlah uang yang disebut premi.
Premi
Kewajiban yang harus dibayarkan tertanggung kepada penanggung atas jasa pengalihan risiko.
Nilai Pertanggungan
Aset nilai ekonomis tertanggung yang dijamin oleh penanggung
Klaim
Nilai ganti rugi yang dibayarkan penanggung jika tertanggung mengalami risiko kerugian yang dijamin dalam polis
Polis Asuransi
Surat kontrak/ perjanjian sebagai bukti pengalihan risiko dari tertanggung kepada penanggung
Asuransi Pengelolaan Dana Tujuan Operational Jenis Asuransi Asuransi Konvensional Asuransi Syariah Asuransi Komersial Asuransi Sosial Asuransi Jiwa Asuransi Umum
C. Klasifikasi Asuransi
Produk Asuransi
Asuransi Jiwa Asuransi Umum Endowment Whole Life Unit Link Term life Motorcar Insurance Marine Insurance Liability Insurance Health Insurance Fire Insurance Credit Insurance Travel Insurance Micro Insurance Etc.D. Prinsip Asuransi
No
Prinsip Asuransi
Jiwa
Umum
1
Insurable Interest
√
√
2
Utmost Good Faith
√
√
3
Proximate Cause
√
√
4
Indemnity
√
5
Subrogation
√
Pasal 250 KUHD : seseorang boleh mengasuransikan benda, hak
atau jiwa apabila yang bersangkutan mempunyai kepentingan
atas objek yang dipertanggungkan dan diakui secara hukum.
Kepentingan Mengasuransikan
(Insurable Interest)
Life Insurance General
Pasal 251 KUHD : penutupan asuransi baru sah apabila
penutupannya didasari itikad baik.
Itikad Terbaik
(Utmost Good Faith)
Proximate Cause adalah sebab utama yang menyebabkan
terjadinya peristiwa kerugian, apabila sebab utama tersebut tidak
termasuk penyebab kerugian yang dijamin dalam polisasuransi,
maka penanggung dibebaskan dari kewajibannya.
Kausa Prima
(Proximate Cause)
Pasal 252 dan Pasal 253 KUHD : Prinsip indemnity yang menjadi dasar
penggantian kerugian dari penanggung kepada tertanggung adalah
sebesar kerugian yang sesungguhnya diderita oleh tertanggung dan tidak
dibenarkan mencari keuntungan dari ganti rugi asuransi.
Ganti Rugi
(Indemnity)
Subrogasi
(Subrogation)
Pasal 284 KUHD : Subrogasi adalah penggantian kedudukan
tertanggung oleh penanggung yang telah membayar ganti
kerugian, dalam melaksanakan hak-hak tertanggung kepada
pihak ketiga yang mungkin menyebabkan terjadinya kerugian.
Kontribusi
(Contribution)
Suatu prinsip yang mengatur dalam hal suatu objek
pertanggungan, dipertanggungkan pada 2 (dua) atau lebih
perusahaan asuransi, maka kerugian yang terjadi sebanding
dengan tanggung jawabnya masing-masing dari perusahaan
asuransi yang terlibat.
PERANAN & STRATEGY
PT. ASURANSI CENTRAL ASIA
Menghadapi Era Industri 4.0
Perusahaan Asuransi Umum yang terdaftar resmi dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Berdiri sejak 29 Agustus 1956
memiliki lebih dari 65 kantor cabang dan perwakilan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Didukung oleh hampir 1600an SDM berkualitas.
Memiliki total aset lebih dari 4 Trilyun rupiah.
Meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat di bidang asuransi dan keuangan.
Turut berperan aktif dalam pembentukan SDM yang profesional dan handal
menghadapi persaingan di era globalisasi.
Menjadi pioneer dalam pengembangan teknologi produk asuransi berbasis
STRATEGI ACA DI BIDANG
EDUKASI DAN LITERASI
Sangat terlibat
dalam penyusunan
materi edukasi
keuangan untuk
tingkat SD, SMP,
SMA dan
Universitas
MENGADAKAN
KERJASAMA
DENGAN
LEMBAGA /
INSTITUSI
PENDIDIKAN
STRATEGI ACA DI BIDANG
EDUKASI DAN LITERASI
UNIVERSITAS RIAU, PEKAN BARU
STRATEGI ACA DI BIDANG
EDUKASI DAN LITERASI
Memberikan pelatihan
kepada para siswa,
guru, dosen, dan
masyarakat umum
IBU PKK CEMPAKA PUTIH TOT DOSEN TOT GURU, JAKARTA
STRATEGI ACA DI BIDANG
EDUKASI DAN LITERASI
Menjalankan Mobil
Literasi Edukasi Keuangan
(SiMOLEK) dan Pasar
Keuangan Rakyat (PKR)
MEDAN
STRATEGI ACA DI BIDANG
TEKNOLOGI
Pioneer
dalam
pembuatan
e-polis atau
produk
berbasis
aplikasi serta
bekerja sama
dengan
aggregator
STRATEGI ACA DI BIDANG
PENGEMBANGAN SDM
Memberikan pelatihan sesuai dengan
profesi yang dijalankan oleh karyawan.
STRATEGI ACA DI BIDANG
PENGEMBANGAN SDM
Negara Institusi yang
mengeluarkan Nama Gelar
Indonesa AAMAI
(Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia)
PAI
(Persatuan Aktuaris Indonesia}
•AAAIK/ AAAIJ
(Ajun Ahli Asuransi Indonesia Kerugian/ Jiwa)
•AAIK/AAIJ
(Ahli Asuransi Indonesia Kerugian/ Jiwa)
ASAI dan FSAI New
Zealand & Australia
ANZIIF
(Australian New Zealand Insurance Institute & Finance)
• Associate • Sr. Associate
• Fellow Malaysia MII
(The Malaysian Insurance Institute)
CIRM
(Certified in Risk Management)
London CII
(The Chartered Insurance Institute)
ACII
Meningkatkan Kualitas SDM
Program Magang Beasiswa Profesional Insurance Programme (PIP)
Profesional Insurance Marketing Programme (PIMP)
STRATEGI ACA DI BIDANG
PENGEMBANGAN SDM
MASYARAKAT YANG CERDAS MENDORONG PERTUMBUHAN INDUSTRI ASURANSI DI ERA GLOBALISASI
Globalisasi adalah proses penyusutan dunia sehingga jarak semakin pendek
dan segala hal terasa semakin dekat. Globalisasi mengacu pada semakin
mudahnya interaksi antara seseorang di satu tempat dengan orang lain di
belahan dunia yang lain.
Prof. Dr. Martin Albrow
-
Sosiolog Inggris
Globalisasi
adalah
semua
proses
yang
berhubungan
dengan
penyatuan/peleburan yang terjadi di masyarakat (all the peoples)
menjadi satu masyarakat dunia (single world society).
Nilai sebenarnya rumah Pak Amir adalah Rp 1 Milyar. Pak Amir mengasuransikan rumahnya pada 3
perusahaan asuransi, yaitu: - PT. A sebesar Rp 900juta - PT. B sebesar Rp 450juta - PT. C sebesar Rp 450juta
(Total PT A + PT B + PT C = Rp 1,8 Milyar)
Terjadi kebakaran, rumahnya habis terbakar semua dan klaim TOTAL LOSS.
Berapa penggantian yang diterima oleh Pak Amir?
Pak Amir Rp 1 Milyar Asuransi A Rp 900juta Asuransi B Asuransi C Rp 450juta Rp 450juta
Studi Kasus Prinsip Kontribusi
Dari PT. A : Rp 900juta x Rp 1M = Rp 500juta Rp 1,8M
Dari PT. B : Rp 450juta x Rp 1M = Rp 250juta Rp 1,8M
Dari PT. C : Rp 450juta x Rp 1M = Rp 250juta Rp 1,8M