• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kedudukan Pendekatan Strategi dan Metode

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Kedudukan Pendekatan Strategi dan Metode"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Evi Nugraha Nuriman (1505094)

Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Pendidikan Ekonomi & Bisnis Email : [email protected]

Kegiatan pembelajaran (instructional activities) merupakan lingkungan/konteks interaksi yang memungkinkan bagi peserta didik memperoleh kemudahan belajar dalam rangka mewujudkan ketercapaian suatu kompetensi atau meraih hasil belajar yang diharapkan dan dapat berlangsung setiap saat dalam berbagai latar (setting) serta melalui berbagai sumber belajar (learning resources). Gagne dan Briggs (1979 : 3) mengartikan pembelajaran atau instruction sebagai suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa, yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal.

Ketepatan pengelolaan kegiatan pembelajaran sangat diperlukan dengan mengingat apa yang ditegaskan oleh lvor K Davies (1981) bahwa suatu kegiatan pembelajaran tidak menjamin peserta didik dapat belajar. Untuk mengelola kegiatan pembelajaran secara tepat-guna dan berhasil-guna diperlukan suatu pendekatan yang dalam pelaksanaannya menggunakan strategi dan metode pembelajaran tertentu. Sehubungan dengan hal tersebut maka kedudukan pendekatan memberikan orientasi terhadap pengelolaan kegiatan pembelajaran dalam berbagai tahapan (tahap demi tahap) yang mencerminkan cara bagaimana peserta didik hendak mempelajari bahan ajar yang akan disajikan secara efekfif, efisien, dan seoptimal mungkin.

Metode dalam kegiatan pembelajaran berkedudukan membangun kondisi yang memudahkan untuk memfasilitasi cara belajar peserta didik agat dapat mewujudkan ketercapaian kompetensi yang diharapkan. Selanjutnya, kedudukan strategi dalam kegiatan pembelajaran untuk mengernas atau menata keterlaksanaan berbagai macam metode dan media yang terpilih serta mengorganisasikan bahan ajar dari berbagai sumber dan peserta didik yang belajar, sehingga tujuan pembelajaran dapat diwujudkan secara efektif, efisien, dan seoptimal mungkin. Berdasarkan uraian tersebut menunjukkan bahwa desain program pembelajaran sebaik apapun, kiranya tidak akan dapat memfasilitasi peserta didik dalam mewujudkan ketercapaian kompetensi yang diharapkan, apabila tidak didukung oleh pemilihan sekaligus penggunaan pendekatan, strategi, dan metode secara tepat.

Daftar Pustaka :

Gagne, Robert M, dan Leslie J. Briggs. 1979. Principles of Instructional design, second edition. New York : Holt, Rinegart and Winston.

Referensi

Dokumen terkait

Urutkan data dari tabel diatas dengan menggunakan data sort descending, urutkan berdasarkan kriteria nama barang dan kriteria kedua berdasarkan tanggal4. Urutkan data dari

Melaporkan kejadian abnormal, kecelakaan dan atau kecelakaan parah sesegera  mungkin kepada pihak berwenang (Ka.

Cara kerja dari sistem akuisisi data adalah membaca data analog dari tegangan dan arus dengan menggunakan adaptor dan sensor arus ACS712, kemudian diproses oleh

[r]

Test dan Hasil Tes Akhir/ Post Test Rekapitulasi ini dimaksudkan untuk mengetahui perbandingan tingkat hasil belajar keterampilan menulis narasi siswa tunarungu melalui

Kedua, Scaffolding yang diberikan kepada siswa ABK untuk memperbaiki kesalahan pengerjaan soal instrumen nomor 2 pada poin pertama yaitu dengan memberikan

Analisis Keragaman Pengaruh Jenis Klon dan Asal Tanah Gambut Terhadap Panjang Pelepah Hasil (cm), Tebal Pelepah Hasil (cm), Lebar Pelepah Hasil (cm), Berat per Pelepah

sama-sama menganalisis mengenai tindak tutur permintaan maaf dan pujian. Perbedannya terletak pada data yang digunakan, pada penelitian tersebut menggunakan data