“SEKILAS TENTANG MANUSIA”
Allah SWT berfirman dalam Al qur’an Surat Al-Mukminun ayat 17,13,14 yang Terjemahnya berbunyi:(17). Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kamu tujuh buah jalan (tujuh buah langit). dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan (Kami).
(13). Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
(14). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
Manusia
, salah satu mahluk ciptaan Allah SWT yang istimewa, sebaik baiknya bentukkan, Allah SWT memberikan akal padanya sebagai salah satu pembeda antara manusia dengan mahluk ciptaan Allah SWT lainya. Itu semua menjadi alasan mengapa manusia mendapat predikat mahluk sempurna. Allah SWT menciptakan manusia bukan tanpa alasan melainkan dengan segala ketentuan mengenai manusia yang Allah SWT tuliskan dalam kitab suci Al Qur’an Al Karim.Setelah manusia mengetahui dan memahami penciptanya, setelah manusia mengetahui dan memahami dirinya, setelah manusia mengetahui dan memahami asal usulnya, setelah manusia mengetahui dan memahami ketentuan-ketentuan yang dibuat untuknya, setelah manusia mengetahui dan memahami tujuan mengapa ia diciptakan, apa yang mesti disombongkan?
Coba fikir!
Pada hakikatnya, siapa yang memberikan seseorang kedudukan? Siapa yang memberikan manusia otak yang cerdas? Siapa yang memberikan manusia harta yang melimpah? Siapa yang membuat wanita /laki-laki tanpak cantik/tampan? Jawabanya THE ONLY ONE ALLAH SWT. Tak kala Allah SWT berkehendak sebuah pulau tenggelam, maka tak ada yang mustahil baginya.
Begitupun dengan manusia, walaupun predikatnya mahluk sempurna akan tetapi manusia pun lemah jika tidak ada campur tangan Allah SWT. Untuk itu tak semestinya manusia ingkar kepada Allah SWT,karena Allah SWT yang mempunyai kuasa atas semua mahluk ciptaannya. Begitupun dalam hal muamallah, karena semua manusia berasal dari asal asul yang sama, maka apa yang mesti disombongkan?
Fikirkanlah!
Wallahu’alam..
Creativ by: