• Tidak ada hasil yang ditemukan

3b. BAB III Gambaran Pengelolaan Keuangan Daerah Landscape

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "3b. BAB III Gambaran Pengelolaan Keuangan Daerah Landscape"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

RPJMD PROVINSI SULAWESI BARAT 2012-2016 | |

GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN

Bab III - 23

Tabel 3.4.

Realisasi Belanja dan Proporsi Realisasi APBD Provinsi Sulawesi Barat

Untuk Tahun 2006

2010

NO URAIAN

TAHUN

2006 % 2007 % 2008 % 2009 % 2010 %

I BELANJA TIDAK

LANGSUNG 115,902,326,130 84.30 80,837,706,677 86.64 103,504,356,733 80.90 103,782,680,450 83.65 96,375,686,432 78.07

1 Belanja Pegawai 64,853,840,851 99.80 40,505,559,110 76.95 52,339,830,137 73.51 65,104,704,982 86.19 77,197,534,156 76.20

2 Belanja Hibah - - - 6,799,363,500 100.00 5,593,400,000 89.30 10,568,975,000 95.07

3 Belanja Bantuan Sosial 25,055,915,400 100.00 22,480,762,574 65.41 8,476,556,913 66.01 6,814,352,276 68.02

4

Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi /

Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa

- - - - 817,400,000 70.56 - -

-5

Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi / Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa

51,048,485,279 89.96 15,193,984,167 98.02 21,067,000,522 48.55 22,054,523,655 95.03 29.262.965.555,00 81.80

6 Belanja Tidak Terduga 250.000.000,00 5.64 82,248,000 5.48 4.372.364.750,00

47.16 461,980,500 11.55 1,094,825,000 54.74

7 Belanja Subsidi - - - 2,091,514,400 93.03 700,000,000 100

II BELANJA LANGSUNG 157,630,791,207 78.84 233,167,069,924 50.29 412,313,050,690 85.70 486,381,131,227 98.56 482,033,513,825 92.96

1 Belanja Pegawai 17,731,372,425 44.50 46,730,167,121 83.55 56,256,108,465 86.39 45,749,520,360 83.49 56,863,863,976 91.68

2 Belanja Barang dan Jasa 74,820,472,733 80.75 143,948,315,239 100 146,120,254,328 89.36 195,917,095,198 84.21 220,105,790,229 92.69

3 Belanja Modal 65,078,946,049 - 42,488,587,564 86.43 209,936,687,897 83.16 244,714,515,669 100.00 205,063,859,620 93.61

TOTAL BELANJA 273,533,117,337 81.22 314,004,776,601 91.28 515,817,407,423 84.66 590,163,811,677 578,409,200,257

(2)

RPJMD PROVINSI SULAWESI BARAT 2012-2016 | |

GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN

Bab III - 23

Tabel 3.13.

Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Untuk Mendanai Pembangunan Daerah Tahun 2012-2016

NO URAIAN

PROYEKSI

2011 2012 2013 2014 2015 2016

1 Pendapatan 724,286,712,369.25 986,006,464,829.92 1,256,933,216,250.00 1,599,565,358,559.92 1,685,806,333,920.92 1,786,467,946,773.48

2 Pencairan Dana Cadangan

(Sesuai Perda)

3 Sisa Lebih Riil

Perhitungan Anggaran 25,751,452,871.04 13,254,215,570.08 12,449,015,930.00 254,702,572.08 13,254,702,573.08 13,254,702,574.08

Total Penerimaan 750,038,165,240.29 999,260,680,400.00 1,269,382,232,180.00 1,599,820,061,132.00 1,699,061,036,494.00 1,799,722,649,347.56

Dikurangi :

4

Belanja dan Pengeluaran Pembayaran yang Wajib dan Mengikat Serta Prioritas Utama

- 2,000,000,000.00 2,000,000,000.00 2,000,000,000.00 2,000,000,000.00 2,000,000,000.00

Kapasitas Rill

Kemampuan Keuangan 750,038,165,240.29 997,260,680,400.00 1,267,382,232,180.00 1,597,820,061,132.00 1,697,061,036,494.00 1,797,722,649,347.56

(3)

RPJMD PROVINSI SULAWESI BARAT 2012-2016 | |

GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN

Bab III - 23

Tabel 3.14.

Rencana Penggunaan Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah

Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2012-2016

NO URAIAN

PROYEKSI

2012 2013 2014 2015 2016

1 Kapasitas Riil Kemampuan

Keuangan 997,260,680,400.00 1,267,382,232,180.00 1,597,820,061,132.00 1,697,061,036,494.00 1,797,722,649,347.56

I.a Belanja Langsung 606,246,393,000.00 798,165,087,300.00 1,058,220,344,520.00 1,076,521,362,390.00 1,084,102,024,128.56

I.b Pembentukan Dana Cadangan

Dikurangi :

I.c Belanja Langsung yang Wajib Meningkat Serta Prioritas Utama

I.d Pengeluaran pembiayaan yang Wajib

mengikat Serta Prioritas Utama 2,000,000,000.00 2,000,000,000.00 2,000,000,000.00 2,000,000,000.00 2,000,000,000.00

II Total Rencana Pengeluaran

Prioritas I 303,123,440,000.00 391.582.678.500 529.110.387.500 510.760.529.500 542.051.109.000

Sisa Kapasitas Rill kemampuan Keuangan Daerah Setelah menghitung Alokasi Pengeluaran Prioritas I (I-II)

694,137,727,400.00 860,799,823,380.00 1,068,710,104,112.00 1,131,300,203,604.00 1,255,671,734,219.00

Total Rencana Pengeluaran

Prioritas II 212,186,408,000.00 274.107.874.950 370.377.271.250 357.532.370.650 379.435.776.300

III.a Belanja Tidak Langsung 391,014,287,400.00 469,217,144,880.00 539,599,716,612.00 620,539,674,104.00 713,620,625,219.00

Dikurangi :

III.b Belanja Tidak Langsung yang wajib dan mengikat serta prioritas Utama

III Total Rencana Pengeluaran

Prioritas III 90,937,032.00 117.474.803.550 158.733.116.250 153.228.158.850 162.615.332.700

Surplus Anggaran Rill atau berimbang

(4)

-RPJMD PROVINSI SULAWESI BARAT 2012-2016 | |

GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH SERTA KERANGKA PENDANAAN

Gambar

Tabel 3.4.Realisasi Belanja dan Proporsi Realisasi APBD Provinsi Sulawesi Barat
Tabel 3.13.
Tabel 3.14.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam menghitung kapasitas riil keuangan daerah yang dialokasikan untuk pendanaan program pembangunan jangka menengah daerah kabupaten manggarai selama 5 tahun

Merujuk pada ketentuan pasal 62 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah Kondisi ini, sumber terjadinya

Pengelolaan keuangan daerah mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan

Berdasarkan perhitungan kapasitas riil kemampuan keuangan daerah tersebut di atas, maka dialokasikan untuk mendanai program pembangunan daerah

Pada sub bab penerimaan daerah akan dianalisis kinerja realisasi dan rata-rata pertumbuhan pendapatan daerah dan penerimaan pembiayaan, yang kemudian dilanjutkan dengan

Peningkatan kewajiban dengan pihak ketiga yang terjadi di tahun 2013 sebenarnya bukanlah merupakan suatu kejelekan dalam pengelolaan keuangan daerah, selama

Neraca Daerah memberikan informasi mengenai posisi keuangan berupa aset, kewajiban (utang), dan ekuitas dana pada tanggal neraca tersebut dikeluarkan. Aset,

Dari seluruh proses pengelolaan keuangan daerah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Purworejo dari tahun 2010 sampai dengan 2015, secara umum telah dicapai