• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peranan Sekolah dan Keluarga Terhadap Kasus Ijime Dalam Film 'Life'.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Peranan Sekolah dan Keluarga Terhadap Kasus Ijime Dalam Film 'Life'."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

ライフ いう映画 描写 学校 中 あ 苛 件 対 環境 分析

序論

1980 い 件 日本 流行 始 増え い

こ こ こ 日本社会 悪い影響 え 苛 意味 自

分 団体 弱い 馬鹿 行わ い行 あ

本当 目的 肉体的 口頭的 心理的 び社会的 苦

人 精神 苦 こ あ

苛 いう行 状況 わ こ い

誰 こ え 苛 最 強い原因 要素 相 び権力

あ 日本 社会 類義 あ 団体生活 様 あ

う い 人 憎 こ 普通 こ あ 権

利 び力 あ こ 団体 いこ

こ 苛 現象 流行 い こ 苛 映画 漫画 び

小説 メイン テ マ こ 多い 一 え いこ

(2)

苛 原因 加害者 び被害者 体験 スト ス あ

スト ス 原因 学校 授業 教師 び家族 あ こ 4 原

因 関わ 出来 思わ え いい成績 対 家族

需要 公 思わ 教師 問題 あ

苛 葉社会 悪いえい え 自殺 人 い 学

校 こ 無職 犯罪 増加 苛 被害者

あ 失望 う 転校 頼 こ 多い

本論

ライフ いう映画 西校 いう学校 苛 こ こ

あ いう主人公 あ い 知 合い 歩 愛海

こ 思 愛海 歩 苛 馬鹿 う

え プ 仲間 歩 悪いこ 愛海 誤解 学校中 生徒

歩 憎 こ 誤解 い あ 克己

愛海 彼氏 彼 愛海 歩 彼 愛海 奪う 言

こ 映画 い あ 母親 代表 こ 苛 問題

対 家族 役 見 こ 歩 母親 役目 い あ

彼女 自分 子 面倒 い い 彼女 歩 学

(3)

こ わ い 原因 歩 親 あ い 言い いこ

聞 い 彼女 授業 数 び成績 話 い 歩 有

学校 いい成績

悪い役目 学校 起こ 苛 問題 無視 隠 教師

び校長 反応 あ 彼 こ 知 い い 彼

実 知 歩 有罪 思う 実際 西 こ 件 有罪 あ

彼 西 疑う勇気 い 西 学校 寄付者

娘 あ 学校 真実 権力 大

こ 学校 起こ 苛 問題 起こ こ あ 学校 校内 び校外 問題

隠 う あ 学校 何 起こ い う 自分 学校 誉

一方 見 いいこ 岡先生 学校 起こ 苛 対

こ あ 岡先生 教師 苛 問題 無視 い一人

教師 あ 教師 び校長 岡先生 苛 問 題 いう

生徒 問題 手 出 思い 岡先生 憎 岡先生 こ

学校 迷惑 思わ 例え 生徒 自宅 び両親 アン

(4)

自分 勇 い行動 岡先生 い学校 解雇 退 職

結論

こ う ライフ いう映画 起こ 苛 こ 現実 世界

起こ 被害者 び加害者 悪い影響 え こ こ 苛

問題 無視 こ 頑張 人 多 こ う 行 再び起こ

い う 防 人 い 例え 岡先生 こ う あ

被害者 び加害者 親 こ 苛 問題 い 影響 持

こ 映画 見 う 娘 無視 歩 母親 歩 失望 親

(5)

DAFTAR ISI

BAB III Ijime di sekolah dalam Film Life ... 27

3.1 Peranan keluarga dalam kasus ijime ... 27

3.2. Peranan sekolah dalam kasus ijime ... 37

3.2.1 Peranan negatif ... 37

3.2.2 Peranan positif ... 55

BAB IV KESIMPULAN... 64

DAFTAR PUSTAKA ... 70

(6)

72 Universitas Kristen Maranatha

RIWAYAT HIDUP PENULIS

Nama : Diana Pranata

Alamat : Jl Kyai Ronggo Mulyo no 24, Jepara Tempat/ Tanggal Lahir : Jepara, 4 Oktober 1987

Agama : Kristen Protestan

Riwayat Pendidikan

(1993-1999) SD Kanisius Jepara (1999-2002) SMPN 1 Jepara (2002-2005) SMKN 6 Semarang

(7)

1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Saat ini Jepang adalah salah satu negara yang maju dan mempunyai posisi penting di dunia. Hal ini tidak terjadi begitu saja, ada usaha keras yang dilakukan oleh masyarakatnya untuk bisa menjadi seperti sekarang ini. Sejak Perang Dunia II masyarakat Jepang berusaha keras untuk bangkit dari keterpurukan, dan apa yang mereka lakukan itu berlanjut hingga sekarang. Hal ini berpengaruh positif bagi kemajuan negara. Namun seiring dengan berjalannya waktu, hal tersebut juga memberi pengaruh negatif bagi masyarakat Jepang. Pengaruh tersebut berupa tekanan dan tuntutan yang terus tertanam dalam pikiran setiap orang. Akibatnya, terjadi persaingan dalam berbagai bidang. Dengan situasi yang terus menerus seperti itu, membuat seseorang merasa jenuh yang menyebabkan terjadinya berbagai penyimpangan.

(8)

2 Universitas Kristen Maranatha sengaja atau bersama melakukan kegiatan yang menyebabkan perasaan terluka pada seorang di dalam kelompok itu. (Morita, 2001)

Pada tahun 1980-an kasus ijime mulai marak di Jepang dan semakin meningkat tiap tahunnya. Hal ini berdampak negatif bagi masyarakat Jepang itu sendiri. Tindakan ijime bisa terjadi dimana saja, kapan saja, dan siapa saja bisa melakukannya jika kondisi mendukung (morita 2001). Faktor penyebab ijime yang paling dominan adalah karena perbedaan dan kekuasaan yang ada.

Masyarakat Jepang identik dengan kehidupan berkelompok dengan kesamaan. Jadi jika terdapat seseorang yang berbeda dengan kelompok, pada umumnya orang tersebut akan dibenci. Dengan adanya kekuasaan atau kekuatan, kelompok tersebut juga dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan.

Tindakan Ijime dapat dijumpai di dalam lingkungan sekolah ataupun pekerjaan, karena intensitas komunikasi dan kebersamaan dalam lingkungan itu. Kasus ijime lebih banyak terjadi di lingkungan sekolah. Ijime di sekolah ini, bisa dilakukan oleh semua murid tanpa memandang apapun juga.

(9)

3 Universitas Kristen Maranatha teratur dan ketat terawasi, disiplin yang berlebihan dan sistem sosial grup yang sangat dijunjung tinggi

Maraknya fenomena ijime membuat kasus ini banyak diangkat menjadi topik utama dalam film, komik maupun novel. Salah satunya adalah

film “Life” yang diangkat dari sebuah manga yang juga berjudul “Life” karya

Keiko Suenobu. Film 11 episode yang diproduksi oleh Fuji TV pada tahun 2007. Para pemeran dalam film life adalah sebagai berikut ini, pemeran utama Kitano Kii sebagai Ayumu, Fukuda Saki sebagai Anzai Manami, Hosoda Yoshihiko sebagai Sako Katsumi, dan Seki Megumi sebagai Hatori Miki.

(10)

4 Universitas Kristen Maranatha Saat menduduki SMU, Ayumu berkenalan dengan Anzai Manami. Tadinya Ayumu mengira ia bisa bersahabat dengan Manami, namun ternyata Manami malah menekan, mempermainkan, dan melakukan hal-hal buruk terhadap Ayumu bersama dengan teman satu kelompoknya. Manami bahkan bisa membuat seisi sekolah membenci Ayumu hanya karena kesalahpahaman. Kesalahpahaman itu terjadi karena Katsumi Sako. Katsumi adalah pacar Manami dan ia mengatakan pada Manami kalau Ayumu berusaha merebut dirinya dari Manami.

Namun tidak semua murid di sekolah itu membenci Ayumu. Ada seorang murid yang cantik bernama Hatori Miki. Miki juga salah satu korban ijime Minami dan teman-temannya. Miki seorang gadis yang kuat dan ia tidak

peduli akan perlakuan Manami yang kasar. Ayumu dan Miki kemudian berteman. Maka melihat Ayumu yang pada episode awal hanya diam saja bahkan sempat mencoba bunuh diri akibat menerima perlakuan jahat teman-temannya, akhirnya mulai bisa melawan.

(11)

5 Universitas Kristen Maranatha

1.2Pembatasan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, pokok bahasan yang akan dibahas oleh penulis dalam skripsi antara lain:

1. Bagaimana peranan ibu dalam kasus ijime?

2. Bagaimana peranan guru yang negatif dalam kasus ijime?

3. Bagaimana peranan guru yang positif dalam kasus ijime?

1.3Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian dari skripsi ini adalah untuk:

1. Mengetahui peranan ibu dalam kasus ijime.

2. Mengetahui peranan guru yang negatif dalam kasus ijime.

3. Mengetahui peranan guru yang positif dalam kasus ijime.

1.4Metode Penelitian

(12)

6 Universitas Kristen Maranatha Metode deskriptif adalah metode atau cara yang digunakan untuk memecahkan masalah dengan menuturkan, menganalisa, dan mengklasifikasi data (Nazir, 1988:63). Metode deskriptif adalah pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat (Whitney, 1960). Penelitian deskriptif merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi obyek sesuai denagn apa adanya (Best, 1982:119).

Secara harafiah, penelitian deskriptif adalah penelitian yang bermaksud untuk membuat gambaran(deskripsi) mengenai situasi atau kejadian, sehingga metode ini berkehendak mengadakan akumulasi data dasar belaka. Tidak perlu mencari atau menerangkan saling hubungan mentest hipotesis, membuat ramalan, atau mendapat makna dan implikasi, walaupun penelitian yang bertujuan untuk menemukan hal-hal tersebut dapat mencakup juga metode-metode deskriptif.

(13)

7 Universitas Kristen Maranatha Teknik adalah cara untuk melaksanakan metode. Teknik yang digunakan oleh penulis adalah studi pustaka, dengan mencatat data dari buku-buku yang dijadikan sebagai sumber penelitian, dan mengumpulkan sumber lain yang berkaitan dengan masalah yang sedang dibahas sebagai referensi.

Adapun topik penelitian yang akan dibahas yaitu ijime di sekolah. Setelah menemukan topik penelitian, penulis akan melakukan langkah-langkah secara bertahap, yaitu penulis akan mengidentifikasi masalah. Hal ini bertujuan untuk menegaskan ruang lingkup masalah sehingga perumusan cakupan masalah tidak menyimpang dari tujuan.

Setelah mengidentifikasi masalah, langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan penelitian supaya penelitian yang dilakukan dapat lebih terarah. Dalam hal ini tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tindakan ijime yang terjadi di sekolah yang tercermin dalam drama life.

Langkah selanjutnya adalah menyusun landasan teori, landasan inilah yang selanjutnya menjadi asumsi dasar penelitian dan hal penting pengkajian data. Adapun landasan teori ini diambil dari berbagai sumber yang akan mendukung penelitian. Penulis akan melakukan studi pustaka untuk menemukan sumber landasan teori.

(14)

8 Universitas Kristen Maranatha Setelah itu dari data yang ada akan dilakukan pengklasifikasian data yaitu mengelompokkan data-data menurut ciri-ciri tertentu. Sumber data yang

digunakan dalam analisis diambil dari film yang berjudul “Life”. Alasan

penulis memilih untuk menjadikan “Life” dalam penelitian ini karena film ini

berisi tentang tindakan ijime yang dibutuhkan dalam penelitian.

Langkah terakhir adalah analisa, yaitu menganalisis data dengan menggunakan teori-teori yang berkaitan dengan penelitian. Data yang diperoleh akan dianalisis sesuai dengan tujuan dan metode yang sudah ditetapkan sebelumnya.

1.5 Organisasi Penelitian

Dalam penelitian ini, penulis membagi organisasi penulisan sebagai berikut:

(15)
(16)

64 Universitas Kristen Maranatha

BAB IV

KESIMPULAN

Pada umumnya dalam kasus ijime kita selalu terfokus kepada pelaku dan korban. Tetapi di sini penulis membuktikan adanya faktor lain yang menyebabkan ijime tersebut bisa terjadi dan tetap ada di lingkungan sekolah hingga saat ini.

Ternyata pengaruh orang tua dan guru juga melatar belakangi kasus yang marak terjadi di Jepang terutama di lingkungan sekolah seperti yang tercermin dalam film Life di sini.

Orang tua dan guru juga memiliki pengaruh dalam kasus ijime ini, bukan sekedar korban dan pelaku. Seperti dalam film Life di mana sang ibu yang tidak peduli dengan anaknya yaitu Ayumu menyebabkan dia merasa terpuruk dan tidak mendapat dukungan dari orang tuanya.

Pengaruh guru dan kepala sekolah juga sangat menentukan terjadinya kasus ijime tersebut. Jika sekolah lebih peduli dan perhatian dalam masalah ini (seperti yang

(17)

65 Universitas Kristen Maranatha kepala sekolah lebih memperhatikan murid-nya sehingga kasus seperti ini tidak terjadi.

Ayumu mengambil keputusan bahwa dia akan berjuang sampai akhir dan tidak akan mundur. Sikap seperti ini yang membuat dia tetap bersekolah di sana. Meskipun sekolah tidak pernah mempedulikan tindakan ijime yang terjadi pada dirinya malah menuduh dia sebagai pelaku ijime. Hal ini dikarenakan kekuasaan yang dimiliki oleh orang tua Anzai sehingga apapun yang dilakukannya selalu dianggap benar.

Sebagai ibu, seharusnya dia memperhatikan anaknya dan mendukungnya saat mengalami masalah di sekolah. Setelah mengetahui bahwa Ayumu menjadi korban ijime di sekolah dari guru Hiraoka yang mengadakan survei ke rumah-rumah, barulah

dia sadar dan memperbaiki kesalahanya itu.

(18)

70 Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Buku

De Mente. Japan un Masked. Ijime:Terrorism in Japan’s Schools: The Character and Culture of Jepanese.

Fukutake, Tadashi Jepang dewasa ini. The International Society for Educational Information. Inc; pendidikan.

Keiko Soenobu. 2007. Film Life: Fuji TV.

Lewerissa Ethel Deborah. 2007. Ijime dan Masalah Krisis Diri Dalam Kehidupan Masyarakat Jepang Serta Penanggulangannya. Bandung: Jurnal Sastra Jepang

Volume 7 no.1.

Mardalis. Metode Penelitian: PT bumi Aksara. Nazir Moh. Metode Penelitian: Ghalia Indonesia.

Internet

http://saniroy.wordpress.com/2006/10/18/sedikit-mengupas-ijime/

http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg16629.html (bullying dan stress)

Referensi

Dokumen terkait

Pada bab III penulis akan memaparkan secara rinci mengenai metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengumpulkan sumber berupa data dan fakta yang

Pengumpulan jejak-jejak masa lampau dalam tahap ini, menggunakan satu sumber yaitu sumber tertulis, teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu studi pustaka dengan

Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode studi Pustaka, yaitu, mengkaji berbagai sumber pustaka yang dapat berupa text book,

Teknik penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah studi pustaka dengan membaca dan mempelajari buku-buku yang erat kaitannya dengan pembahasan masalah

Untuk membahas masalah ini, penulis menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan dari buku-buku dan brosur yang ada. Setelah itu penulis

Studi pustaka adalah teknik yang dilakukan dengan cara mendapatkan informasi dari teori-teori dengan cara mempelajari serta mencatat dari buku-buku yang berhubungan erat

Studi Pusaka Pada metode studi pustaka ini penulis, mendapat sumber-sumber data dari buku- buku dan jurnal-jurnal yang berhubungan dengan studi literature pada buku atau referensi yang

Teknik Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan studi pustaka yang merupakan teknik pengumpulan data sekunder yang berupa teori-teori, buku-buku,