• Tidak ada hasil yang ditemukan

Yonnas Sage Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. H D Sungkono K, M.Eng.Sc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Yonnas Sage Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Ir. H D Sungkono K, M.Eng.Sc"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS AKHIR – RM 1541 (KE)

PENGARUH PENAMBAHAN GENERATOR HHO DENGAN VARIASI SUSUNAN ELEKTRODA DENGAN LUASAN TETAP PADA MOTOR BENSIN SUPRA-X 125 PGMFi

Yonnas Sage

2105100156

Dosen Pembimbing :

Prof. Dr. Ir. H D Sungkono K, M.Eng.Sc

(2)

LATAR BELAKANG

Mobilitas Manusia yang Tinggi

Kebutuhan Transportasi Meningkat

Konsumsi Bahan Bakar Meningkat

Emisi Gas Buang Meningkat

Bahan Bakar Fosil Menipis

Pemanasan Global

(3)

PERUMUSAN MASALAH

• Bagaimana menemukan optimasi penggunaan

generator HHO jika susunan pemasangan elektroda divariasikan dengan luasan elektroda yang tetap.

• Bagaimana pengaruh penggunaan generator HHO pada unjuk kerja engine.

• Sejauh mana penggunaan generator HHO ini dapat

mengurangi emisi gas buang kendaraan.

(4)

MANFAAT PENELITIAN

Hasil penelitian ini di harapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang energi alterntif dan informasi tentang penggunaan generator HHO yang di aplikasikan pada sebuah engine. Sehingga penggunaan bahan bakar

fosil bisa lebih di tingkatkan dan juga dalam rangka

mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi

gas buang.

(5)

Gas HHO

Gas yang dihasilkan oleh generator HHO dari hasil elktrolisa air murni sebagai suplemen pada Engine

Udara + bahan bakar

(6)

ELEKTRODA (SS 304)

- +

(7)

ELEKTRODA (SS 304)

- + + -

(8)

ELEKTRODA (SS 304)

_ + + _ _ +

(9)

ELEKTRODA (SS 304)

-

- - - - -

+ + + + + +

(10)

UJI GENERATOR HHO

Dari pengujian generator HHO ini diukur didapatkan data berupa

perbedaan tinggi cairan manometer

arus yang mengalir

(11)

Hasil Pengujian Generator HHO

0 0.002 0.004 0.006 0.008 0.01 0.012 0.014 0.016 0.018

1

produksi HHO(g/s)

laju produksi HHO

1 pasang 2 pasang 3 pasang 6 pasang

(12)

Hasil Pengujian Generator HHO

0.4 0.41 0.42 0.43 0.44 0.45 0.46 0.47

1

efisiensi (%)

efisiensi generator HHO

1 pasang 2 pasang 3 pasang 6 pasang

(13)

SKEMA PEMASANGAN

1.Tangki bahan bakar.

2.Pompa bahan bakar.

3.Gelas ukur.

4.Mesin supra PGM FI.

5.Induksi udara.

6.Kabel busi.

7.Ignition coil.

8.ECM / CDI.

9.Flexibel coupling.

10.Knalpot.

11.Water brake dynamometer.

12.Katup air.

13.Pompa.

14.Tangki air.

15.Tachometer.

16.Sensor unit.

17.Blower.

18.Generator HHO.

19. orifice flowmeter 20. manometer

(14)

PARAMETER UNJUK KERJA ENGINE

TORSI

Dari pengujian didapatkan

terjadi peningkatan torsi rata-rata sebesar 10,62%

Putaran jelajah : 14,9 %

Putaran tinggi sebesar :

6,05%

10 15 20 25 30 35 40

3000 4000 5000 6000 7000 8000 9000

Torsi (N.m)

Torsi vs Putaran

standar

penambah an generator HHO

(15)

PARAMETER UNJUK KERJA ENGINE

DAYA

Dari pengujian didapatkan

terjadi peningkatan Daya rata-rata sebesar 11,72%

Putaran jelajah : 16,86 %

Putaran tinggi sebesar :

5,54%

4 5 6 7 8 9 10 11

3000 4000 5000 6000 7000 8000 9000

Daya (hp)

Daya vs Putaran

standar

penambah an generator HHO

(16)

PARAMETER UNJUK KERJA ENGINE

Bmep

Dari pengujian didapatkan

terjadi peningkatan Bmep rata-rata sebesar 11,59%

Putaran jelajah : 16,60 %

Putaran tinggi sebesar :

5,57%

400 600 800 1000 1200 1400 1600

3000 4000 5000 6000 7000 8000 9000

bmep (kpa)

bmep vs Putaran

standar

penambaha n generator HHO

(17)

PARAMETER UNJUK KERJA ENGINE

Sfc

Dari pengujian didapatkan

terjadi penurunan sfc

rata-rata sebesar 6,4%

Putaran jelajah : 10,06%

Putaran tinggi sebesar :

2,08%

0.1 0.15 0.2 0.25 0.3

3000 4000 5000 6000 7000 8000 9000

Sfc (kg/hp.jam)

Sfc vs Putaran

standar

penambahan generator HHO

(18)

PARAMETER UNJUK KERJA ENGINE

Emisi Gas Buang HC dan CO

60 70 80 90 100 110 120 130 140 150 160

3000 4000 5000 6000 7000 8000 9000

HC (ppm)

HC

standar

penambaha n generator HHO

0.9 1.1 1.3 1.5 1.7 1.9 2.1 2.3 2.5

3000 5000 7000 9000

%CO

CO

standar

penam bahan generat or HHO

(19)

KESIMPULAN

Generator dengan susunan elektroda dua pasang plat (50x30)mm2 menghasilkan gas HHO paling besar, yaitu rata- rata sebesar 1,6 x 10-5.

Generator dengan susunan elektroda dua pasang plat (50x30)mm2 memiliki nilai efisiensi terbaik, yaitu sebesar 0,469 %.

Hasil pengujian engine dengan penambahan generator HHO dua pasang plat elektroda adalah 10,62%

peningkatan torsi, 11,72% peningkatan daya, 11,59%

peningkatan tekanan efektif rata-rata, 6,43% penurunan

konsumsi bahan bakar spesifik, 28,06% penurunan emisi

gas buang CO, dan 21,4% penurunan emisigas buang HC.

Referensi

Dokumen terkait

Terhadap speed rotor generator penerapan beban non-linear lebih buruk dibandingkan dengan beban linear, dimana beban non-linear memiliki osilasi lebih banyak, tidak beraturan,

Fungsi transfer daya paling besar pada serat optik ring resonator FORR jenis dua input searah. Pengaplikasian serat optik ring resonator FORR sebagai fiber optik

Oleh karena itu, meskipun skenario tersebut menghasilkan biaya perjalanan dan biaya konsumsi energi yang lebih tinggi namun skenario tersebut mampu meminimalisir

• Pertumbuhan lebar daun cabai paling tinggi adalah pada variabel 7% tepung tulang dengan perbandingan A. • Apabila dilihat dari segi warna daun, pada variabel 7% tepung tulang

maka pada penelitian ini dilakukan dengan metode numerik dengan bantuan software Fluent 6.3.26 sehingga dari variasi tersebut dapat dipelajari pengaruhnya terhadap perubahan

y Mengetahui statistik respon gerakan FLNG dengan LNGC beserta percepatan akibat gerakannya pada saat melakukan offtake dengan cara side by side.. cara side

Sistem kontrol tracking menggunakan model referensi mampu menghasilkan tracking timememberikan hasil output yang sangat baik yaitu kereta mampu mengikuti sinyal referensi yang

Media yang digunakan untuk penanaman Chlorella vulgaris dan Botryococcus braunii adalah limbah cair industri PT.. Pertumbuhan alga diarahkan pada kondisi lingkungan yang stres