• Tidak ada hasil yang ditemukan

PowerPoint Slides by Yana Rohmana Education University of Indonesian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PowerPoint Slides by Yana Rohmana Education University of Indonesian"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PowerPoint® Slides

by Yana Rohmana

Education University of Indonesian

(2)

Hal-hal yang akan dipelajari:

 Arti analisis data ekonomi

 Arti ekonometri

 Ekonometrika suatu disiplin ilmu

 Metodologi ekonometrika

 Penggolongan ekonometrika

 Sifat dan sumber data

(3)

Arti Analisis Data Ekonomi

Membandingkan suatu atau beberapa komponen secara keseluruhan dengan menggunakan proporsi atau persentase.

3. Analisis juga berarti memperhitungkan besarnya pengaruh secara kuantitatif dari perubahan suatu (beberapa) kejadian terhadap satu (beberapa) kejadian lainnya serta memperkirakan atau

meramalkan satu (beberapa) kejadian di waktu yang akan datang.

Di dalam ekonometri, akan lebih banyak dibahas analisi dalam arti yang ketiga, yang menyangkut hubungan variabel ekonomi yang saling

mempengaruhi.

Analisis yang ada seperti analisis korelasi dan regresi.

Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui kuatnya hubungan antar variabel (bisa dua atau lebih), sedangakan analisis regresi, selain untuk mengetahui besarnya pengaruh anatar variabel, juga untuk meramalkan nilai satu atau lebih variabel (kalau dipergunakan suatu model

ekonometri).

(4)

Arti Ekonometri

Sebelum menjelaskan arti dan kegunaan ekonometri secara

mendalam, mengingat ekonometri didasarkan atas data empiris hasil suatu penelitian dengan metode ilmiah, maka terlebih dahulu akan diuraikan apa yang disebut metode ilmiah tersebut.

Metode ilmiah, walaupun bisa berbeda-beda menurut bidang ilmu pengetahuan, tetapi mempunyai ciri-ciri pokok, yang terdiri dari 4 langkah, yaitu sebagai berikiut:

1. Pengumpulan data atau informasi secara objektif melalui penelitian

2. Perumusan hipotesis, yaitu suatu proposisi umum yang dapat menerangkan tingkah laku dari berbagai fakta sebagai nilai variabel

3. Prediksi atau ramalan

Pengujian hipotesis berdasarkan data empiris

(5)

Arti Ekonometri

Secara harfiah, ekonometrika berarti “pengukuran ekonomi”

Ekonometrika didefinisikan sebagai ilmu sosial di mana alat-alat teori ekonomi, matematika dan statistik inferensi diterapkan untuk menganalisis fenomena ekonomi. (Arthur S. Goldberger, 1964)

Ekonometrika merupakan aplikasi dari metode spesifik dalam ilmu ekonomi (disegala bidang) yang berusaha untuk memperoleh hasil dalam angka (numerical result) dan membuktikan (verifikasi) teori- teori ekonomi (J. Schumpeter, 1933)

Berdasarkan uraian sebelumnya definisi ekonometri adalah : Ekonometri adalah suatu bidang ilmu yang merupakan

gabungan dari ilmu ekonomi, matematika, dan statistika untuk menganalisis teori ekonomi secara kuantitatif berdasarkan

data empiris.

(6)

Arti Ekonometri

Ekonometri terdiri dari dua hal berikut:

1.

Perumusan matematis mengenai teori ekonomi

2.

Penggunaan prosedur statistika dan menerima atau menolak

teori. Pada dasarnya, berkenaan dengan prediksi / ramalan

secara kuantitatif (berbentuk angka), pengukuran, dan

pengujian hipotesis secara statistik.

(7)

Ekonometrika suatu disiplin ilmu

Seperti definisi sebutkan sebelumnya, ekonometri merupakan gabungan ilmu ekonomi, matematika, dan statistika untuk

menganalisis ekonomi secara kuantitatif berdasarkan data empiris.

1. Teori Ekonomi membuat pernyataan atau hipotesis yang pada umumnya bersifat kualitatif.

Sebagai contoh, teori ekonomi mikro menyatakan bahwa kalau variabel lainnya tetap sama, tidak berubah (pendapatan, selera

masyarakat), pengurangan harga suatu jenis komoditi akan diikuti oleh peningkatan jumlah permintaan terhadap komoditi tersebut.

Teori ekonomi sangat membantu untuk dasar penentuan variabel- variabel apa yang mempunyai hubungan positif dan apa yang

mempenyai hubungan negatif. Berdasarkan teori ekonomi, seorang ahli ekonometri akan dapat memilih dengan tepat mengenai jenis variabel apa yang mempengaruhi variabel yang mana.

(8)

Ekonometrika suatu disiplin ilmu

2. Matematika, khususnya matematika ekonomi (mathematical

economics), peranannya adalah untuk merumuskan teori ekonomi dalam bentuk persamaan matematika (mathematical aquation)

tanpa memperhatikan / mempedulikan apakah teori tersebut dapat dilakukan pengukuran secara empiris atau tidak.

3. Statistik. Dalam arti sempit merupakan data ringkasan berbentuk angka. Dalam arti luas, statistik merupakan suatu ilmu yang

mempelajari cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan

analisis data termasuk pengambilan kesimpulanyang mengandung ketidakpastian (uncertainty) berdasarkan konsep probabilitas.

Bagian yang terakhir ini yang penting, yaitu pengambilan kesimpulan

dengan memperhatikan ketidakpastian, ini yang disebut statistik induktif (statistical inference). Statistik induktif ini terdiri atas dua hal, yaitu teori perkiraan (estimation theory) dan pengujian hipotesis secara statistik

(statistical testing hypothesis).

(9)

Catatan

Statistik pada hakikatnya dapat dibedakan jadi 2 bidang utama:

1. Statistik deskripstik (descriptive statistics).

Yaitu ilmu pengetahuan statistik yang mempelajari tata cara pengumpulan , pencatatan, penyusunan dan penyajian data penelitian dalam bentuk distribusi frekuensi atau grafik dan

selanjutnya dilakukan pengukuran nilai-nilai statistiknya seperti mean/rata-rata, median, modus, deviasi standar, dsb.

2. Statistik induktif/inferensial (inductive/inference statistics).

Yaitu ilmu pengetahuan statistik yang mempelajari tata cara

penarikan kesimpulan mengenai keseluruhan populasi berdasarkan data hasil penelitian sampel (bagian dari populasi).

(10)

Catatan

Terlihat bahwa ruang lingkup statistik induktif lebih luas daripada statistik deskriptif.

Penarikan kesimpulan yang dilakukan pada statistik induktif merupakan generalisasi dari suatu populasi berdasarkan data sampel.

Sedangkan penarikan kesimpulan (kalau ada) pada statistik

deskriptif hanya ditujukan pada kumpulan data yang ada, bukan untuk tujuan generalisasi.

Statistik induktif/inferensial terdiri dari 2 hal:

1. Teori perkiraan (estimation theory), memperkirakan koefisien dan persamaan/fungsi matematik, misalnya dengan metode kuadrat terkecil (ordinary least square method).

(11)

Catatan

2. Pengujian statistik secara statistik (statistical testing hypotheses), menguji apakah persamaan matematis yang akan dipergunakan untuk meramalkan sudah cocok atau belum (goodness of fit test) atau menguji hipotesis apakah setiap koefisien dari suatu variabel bebas dapat menunjukkan bahwa pengaruh variabel tersebut

terhadap varaibel tidak bebas cukup nyata (significant).

Ahli ekonometrika pada umumnya harus menggunakan data yang tidak dapat dikontrol secara langsung, sebab data tersebut tidak berasal dari hasil eksperimen.

Ahli ekonometrika menggunakan data yang sudah ada (as given).

(12)

Metodologi ekonometrika

1.

Merumuskan Model Ekonometri

Walaupun Keynes berpendapat bahwa ada hubungan yang positif antara konsumsi dan pendapatan, tetapi dia tidak

secara eksplisit menyebut bentuk hubungan fungsi yang persis antara kedua variabel tersebut. Untuk penyederhanaan, ahli matematika ekonomi mungkin mengusulkan bentuk fungsi konsumsi sebagai berikut.

Y = A + BX (1.1)

Dimana

X = pendapatan

A dan B = konstan, suatu parameter

B disebut koefisien arah yang mewakili MPC

(13)

Metodologi ekonometrika

Hubungan antar variabel pada umumnya, serta konsumsi pendapatan pada khususnya, tidak pasti (inexact /

indeterministic). Seorang ahli ekonometri akan mengadakan penyesuaian dengan memasukkan apa yang disebut kesalahan pengganggu (disturbance’s error), dengan simbol ε, sebagai berikut.

Y = A + BX + ε (1.2)

ε = epsilon, sebagai simbol / lambang kesalahan pengganggu,

merupakan variabel acak (random / stochastic). ε mewakili

semua faktor yang mempunyai pengaruh terhadap Y tetapi

tidak dimasukkan dalam persamaan.

(14)

Metodologi ekonometrika

2.

Perkiraan (Estimasi)

Setelah model ekonometri sudah ditentukan, tugas ahli

ekonometri selanjutnya adalah membuat perkiraan mengenai nilai koefisien sebenarnya (disebut juga parameter), yaitu nilai A dan B berdasarkan data yang ada, hasil suatu penelitian,

yang sering merupakan data empiris (empirical data).

Misalnya, setelah dilakukan perhitungan, diperoleh nilai perkiran B = 0,75, nilai ini tidak sja berguna untuk estimasi MPC < 1. Cara memperkirakan / membuat estimasi,

dipergunakan teori statistika, , disinilah salah satu peranan

ilmu statistika bagi ahli ekonometri.

(15)

Metodologi ekonometrika

3.

Verifikasi Hasil (Perkiraan / Estimasi)

 Apabila nilai perkiraan parameter sudah selesai dihitung, tugas selanjutnya bagi ahli ekonometri ialah mengembangkan kriteria

yang tepat / cocok dalam rangka mencari apakah nilai perkiran yang sudah ada diperoleh sesuai dengan nilai teoritis yang akan diuji

kebenarannya.

 Seperti telah disebutkan sebelumnya, Keynes secara teoritis

mengharapkan bahwa nilai MPC harus positif dan kurang dari 1.

 Seandainya, dalam suatu studi untuk fungsi konsumsi diperoleh

nilai MPC = 0,9. Walaupun nilai MPC ini kurang dari 1, kita harus uji terlebih dhulu, apakah memang betul kurang dari satu ataukah

karena kebetulan saja sebagai akibat kesalahan sampling. Dengan perkataan lain, apakah secara statistik nilai MPC kurang dari satu?

(MPC < 1).

(16)

Metodologi ekonometrika

Jadi, harus ada pengujian hipotesis:

H

0

: MPC = 1 H

a

: MPC < 1

Kalau H

0

kita tolak, yang berarti H

a

kita terima, maka hasil

penelitian ini menyokong teori Keynes! ( H

0

= hipotesis nol)

( H

a

= hipotesis alternatif )

(17)

Metodologi ekonometrika

4.

Ramalan (Forecasting)

Kegunaan model ekonometri, selain untuk mengetahui

struktur ekonomi dan hubungan antar variabel ekonomi, juga untuk membuat ramalan variabel-variabel yang kita anggap penting untuk perencanaan pembangunan.

Misalnya, ramalan tentang PDB kalau sudah diketahui

besarnya investasi nasional, ramalan konsumsi nasional kalau

PDB sudah diketahui, ramalan harga, ramalan kredit, ramalan

jumlah uang beredar, dan lain sebagainya.

(18)

Jenis Ekonometri

Ekonometri bisa dibagi menjadi ekonometri teoritis (theoretical econometrics) dan ekonomi terapan (applied econometrics).

Ekonometri teoritis berkenaan dengan pengembangan metode yang tepat / cocok untuk mengukur hubungan ekonomi dengan

menggunakan model ekonometri. Dalam hal ini, ahli ekonometri sangat menggantungkan pada statistika matematika. Sebagai

contoh, salah satu metode yang dipergunakan dalam metode yang dipergunakan dalam buku ini, yaitu metode kuadrat terkecil.

Dalam ekonometri terapan, kita pergunakan alat-alat ekonometri teoritis untuk mempelajari bidang khusus dari ekonomi, seperti misalnya fungsi produksi, investasi, permintaan, dan penawaran dalam rangka untuk memperkirakan (meramalkan) nilai suatu (beberapa) variabel.

(19)

Prosedur Penelitian Ekonometri

Teori Ekonomi Model Ekonometri

Pengumpulan Data

Statistik Induktif

Perkiraan Nilai Koefisien (Parameter)

Terima Teori Tolak Teori

Revisi Teori Ramalan

Uji (Testing) (mengikuti I

II

III

IV

V

(20)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Namun jika APN yang dimasukan tidak sesuai, maka terjadi kondisi dimana terjadi kegagalan pada proses aktivasi PDP dari RNC ke arah SGSN karena penggunaan APN

Berdasarkan uraian singkat diatas, penulis memahami 8 SNP yang telah ditetapkan dengan membuat aturan – aturan/ rule setelah itu membuat perancangan software dengan masih

Dalam hal konflik batas wilayah, ketidaksepahaman yang terjadi disebabkan karena adanya suatu kebijakan politik misalnya dalam bentuk perjanjian antar negara atau

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik untuk memenuhi salah satu syarat mendapatkan gelar

Sampel merupakan sebagian atau wakil dari populasi yang diteliti. Penelitian ini menggunakan populasi berupa perusahaan manufaktur terdaftar di BEI pada periode waktu

Susunan organisasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Kolaka mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi

 Sesjarah sektor swasta di Indonesia relatif masih muda, dan hubungan antara sektor swasta dengan pemerintah dan hubungan antara sektor swasta dengan pemerintah sesudah

salsa alamatnya panjang baru RT 1/2 datang ke puskesmas untuk memeriksakan anaknya yang demam tinggi disertai kejang pada tanggal 23 juli 2017, An salsa lahir pada tanggal