KULIAH -7 [Operasi Waduk]
REKAYASA SUMBERDAYA AIR
(WATER RESOURCES ENGINEERING )
OPERASI WADUK
Today’s Subject Overview
✓ Pengantar Operasi Waduk
✓ Karakteristik Operasi Waduk
✓ Lingkup Operasi Waduk
✓ Skema Operasi Waduk
Operasi Waduk
Pengantar Operasi Waduk
Konfigurasi Sistem Pengelolaan
Sumberdaya Air
Pengantar Operasi Waduk
Operasi Waduk (Reservoir Operation): adalah adalah proses penampungan aliran air sungai ke dalam suatu waduk dan melepaskan air yang telah ditampung tersebut untuk dimanfaatkan di berbagai kebutuhan dengan pedoman tertentu yang telah baku.
Pedoman Operasi Waduk (Reservoir Operation): adalah metode dan aturan-aturan tertentu yang dugunakan dalam memanfaatkan kapasitas tampungan waduk (reservoir storage capacity) untuk tujuan tertentu.
Arti Operasi Waduk
Pengantar Operasi Waduk
Keberadaan waduk bertujuan untuk memenuhi:
1. Pasokan air irigasi ! pengguna terbesar dr segi kuantitas.
2. Pasokan air untuk kebutuhan domestik.
3. Kebutuhan untuk pembangkit (hydroelectric power) 4. Sanitasi / keseatan lingkungan ! city flushing
5. Pengendalian banjir dan bahaya terkait air.
6. Pelayaran di darat (inland water navigation) 7. Pariwisata dan rekreasi
8. Konservasi kehidupan liar (wild life conservation)
Tujuan Keberadaan Waduk
Pengantar Operasi Waduk
Tujuan Operasi Waduk (Reservoir Operation) yang optimal adalah:
1. Memaksimumkan keuntungan dari salah satu tujuan waduk, sementara itu tetap memenuhi batas-batas persyaratan tertentu untuk masing-masing tujuan yang lain.
2. Memaksimumkan total keuntungan waduk (kombinasi seluruh tujuan), namun tetap memenuhi kondisi minimal syarat tujuan lain.
3. Meminimumkan kerugian dalam pemanfaatan dan pengelolaan waduk.
Tujuan Operasi Waduk
Pengantar Operasi Waduk
1. Inflow, adalah debit masukan ke dalam sistem waduk.
2. Outflow, debit keluaran total dari waduk untuk semua peruntukan tujuan keberadaan waduk.
3. Release atau lepasan, adalah debit keluaran terkontrol dari waduk lewat bangunan pelengkapnya.
4. Spillout atau limpaan, adalah debit keluaran tak terkontrol lewat pelimpah (spillway).
5. Storage atau tampungan waduk, adalah posisi (status atau kondisi) volume air di waduk.
6. Storage capacity atau kapasitas tampungan waduk, adalah volume ruang yang tersedia di waduk untuk menampung air.
7. Air baku, adalah air pasokan yang bisa dimanfaatkan.
8. Debit musiman, adalah debit normal yang alami dimana besarnya bervariasi berdasarkan musim.
9. Debit ekstrim, adalah debit yang menyebabkan bencana.
Drfinisi dan Istilah Terkait Operasi Waduk
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Bendungan (dam) waduk Sermo
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Menara pengambilan (intake tower)
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Bangunan pelimpah dan intake tower
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Bangunan pengambilan air baku PDAM
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Ujung sistem pipa pengambilan PDAM
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Water treatment plant area milik PDAM
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Budidaya karamba dan restoran apung
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Saluran/sungai di outlet waduk Sermo
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Bangunan ukur di outlet waduk Sermo. (ambang penampang trapesium)
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Bangunan pelimpah (spillway) tampak hulu
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Bangunan pelimpah tampak hilir
Pengantar Operasi Waduk
Pemanfaatan Air Waduk
Zona VolumeWaduk
KULIAH -7 [Operasi Waduk]
Zona VolumeWaduk
TAMPUNGAN ELEVASI MSL STORAGE (M3)
FSL EL.+ 260.00 979.500
MOL EL.+ 230.00 183.400
Efektif (230.00 - 260.00) 796.100
T. Mati EL.+ 221.00 99.180
EL.+ 260.00
EL.+ 230.00
(979.500 m3 -183.400 m3 = 796.100 m3)
Elevasi (m)
170 180 189 199 208 218 227 237 246 256 265
Volume ( Juta m3 )
0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 1,000 1,100 1,200 1,300
Elevasi VOLUME LUAS MAW juta m3 Ha
170.00 0.10 3.10
175.00 0.30 6.60
180.00 1.30 34.10
185.00 3.80 64.30
190.00 7.50 85.60
195.00 12.50 111.50
200.00 19.40 166.00
205.00 29.60 243.10
210.00 44.20 338.30
215.00 64.30 464.80
220.00 91.60 630.50
225.00 129.50 884.60 230.00 183.40 1269.90 235.00 259.00 1755.90 240.00 359.10 2246.70 245.00 481.50 2655.30 247.00 553.75 2887.70 250.00 626.00 3120.10 255.00 792.30 3532.90 260.00 979.50 3953.00 262.00 1062.78 4121.76 265.00 1187.70 4374.90 270.00 1416.10 4762.60 272.50 1537.60 4962.20
EL. MOL +230,00 m
EL. FSL +260,00 m
Vol = 183.40 juta m3
Vol = 979.90 juta m3
Kurva Karakteristik Waduk
• Hubungan antara elevasi, volume, dan luas permukaan waduk
Zona VolumeWaduk
Karakteristik Operasi Waduk
✓ Persamaan dasar dalam operasi waduk adalah persamaan keseimbangan waduk.
✓ Pada dasarnya, persamaan keseimbangan waduk adlah inventarisir banyaknya air waduk yang masuk dan keluar waduk dalam periode tertentu.
1. Persamaan Keseimbangan Waduk
O I
S
S t + i = t + −
dengan S
t+i= tampungan pada akhir periode t S
t= tampungan pada awal periode t I = inflow
O = Outflow
Abt + Agt ARt
It
St Et
St+1
Splt
Keterangan :
St+1 = tampungan akhir waduk Abt = kebutuhan air baku St = tampungan awal waduk Agt = k e b u t u h a n a i r gelontor
It = inflow ARt = actual relase
Et = evaporasi waduk Splt = spill
Karakteristik Operasi Waduk
✓ karena pembangunan suatu waduk menambah luas permukaan air yang terbuka, lebih daripada yang ada pada sungai aslinya, sehingga meningkatkan penguapan
1. KEHILANGAN BERSIH AKIBAT PENGUAPAN KARENA ADANYA WADUK ADALAH:
dengan Ew = penguapan dari permukaan air bebas
Ea = evapotranspirasi yang sebenarnya dari lahan yang digenangi oleh waduk
P = presipitasi q = limpasan
Ew - Ea ≈ Ew - (P - q)
Karakteristik Operasi Waduk
✓ Sarana operasi waduk adalah berupa bangunan- bangunan pengendali debit yang keluar dari waduk.
✓ Sarana-sarana operasi waduk a.l adalah:
2. Sarana Operasi Waduk
1. Pelimpah (spillway)
2. Konduit (tunnel spillway)
3. Corong pengambilan (intake)
4. Tanggul utama (main dam)
Karakteristik Operasi Waduk
✓ Tampungan operasi waduk adalah besarnya tampungan yang masih bisa dimanfaatkan dalam pengoperasian suatu waduk.
✓ Contoh tapungan operasi waduk untuk pelimpah tanpa pintu:
3. Tampungan Operasi Waduk
Karakteristik Operasi Waduk
✓ Aturan operasi waduk merupakan pedoman dalam menjelaskan jumlah air dari waduk yang
“dilepaskan” (release) sesuai dengan peruntukan dan kondisi yang berlaku.
✓ Aturan operasi waduk yang paling sederhana adalah:
“Lepaskan air sesuai dengan kebutuhan selama masih ada air yang tersedia di waduk”
✓ Lepasan (release) air tidak hanya tergantung pada tampungan semata, tapi tegantung kebutuhan dan ketersediaan masukan (inflow) ke waduk.
4. Aturan Operasi Waduk
Lingkup Operasi Waduk
Berdasarkan kondisi hidrometeorologi dan kebutuhan pelayanannya, maka operasi waduk dapat digolongkan sbb:
1. Operasi waduk pada kondisi debit tinggi (musim hujan)
2. Operasi waduk pada kondisi debit rendah (musim kemarau)
3. Operasi waduk pada kondisi peralihan.
1. Golongan Operasi Waduk
Lingkup Operasi Waduk
Selain bagaimana pengoperasian pintu air untuk pemanfaatan air dalam tujuan tertentu, operasi waduk juga dilakukan untuk melakukan pengendalian sedimen yang masuk ke dalam sistem waduk.
Pengendalian sedimen ini dapat berupa:
1. Penggelontoran (flushing) 2. Fluidisasi dasar waduk
3. Pengerukan / normalisasi dasar waduk.
2. Sedimentasi Waduk
Lingkup Operasi Waduk
Waduk sebagai sebuah sistem, juga mengalami kehilangan potensi dan penurunan efisiensi dalam pengoperasiannya. Hal-hal yang patut di cermati adalah, a.l:
1. Evaporasi, luasnya bidang genangan/permukaan waduk akan sangat berpengaruh terhadap besarnya jumlah kehilangan air akibat penguapan.
2. Rembesan, rembesan (seepage) adalah peristiwa merembesnya air melalui pori-pori tanah akibat kapilaritas dari sistem porositas tanah. Rembesan ini, selain menyebabkan kehilangan, juga bisa mempengaruhi stabilitas tanggul (untuk volume tertentu)
3. Identifikasi Kehilangan dan Efisiensi Waduk
Skema Operasi Waduk
Waduk sebagai tampungan, memiliki skema atau skenario yang berbeda berdasarkan musim yang berlangsung.
➢Skema Musim hujan : - Sebisa mungkin menampung
air semaksimal mungkin.
- Menghindari terjadinya bencan/banjir.
- Manajemen banjir
➢Skema Musim kemarau : - Memanfaatkan semaksimal mungkin kapasitas tampung.
- Optimalisasi potensi air - Manajemen pemenuhan
kebutuhan
➢Skema Musim antara : - Mengosongkan tampungan
air semaksimal mungkin.
- Manajemen penampungan
TUGAS 1:
• aliran masuk dan keluar waduk adalah sbb:
• pada pukul 10 pagi terdapat 4,000,000 m3 air di dalam waduk.
Berapakah jumlah air yang ada di waduk pada pukul 5 sore?
PUKUL ALIRAN MASUK , m3/
dtk
ALIRAN KELUAR, m3/
dtk
10:00 20 30
12:00 26 26
14:00 42 20
16:00 54 12
18:00 48 8
20:00 36 8
TUGAS 2:
• di bawah ini diberikan aliran bulanan, penguapan panci, curah hujan, dan laju kebutuhan untuk suatu letak waduk yang direncanakan. Hak-hak atas air yang ada sebelumnya menuntut
pelepasan aliran alamiah atau 5 m
3
/dtk, dipilih mana lebih kecil. Anggaplah bahwa luas waduk rata-rata adalah 150 Ha dan bahwa koefisien limpasan untuk lahan yang akan tergenang adalah 0,4. Berapakah kapasitas waduk yang diperlukan? bila tahun sebelumnya pada dasarnya serupa dengan yang diberikan dalam tabel, apakah terdapat cukup air untuk memenuhi kebutuhan?
BULAN
ALIRAN RATA- RATA , m3/
dtk
KEBUTUHAN,
m3 PENGUAPAN , inchi
CURAH HUJAN,
inchi
Januari 107 1,000,000 2,1 5,3
Februari 95 1,500,000 2,7 3,0
Maret 109 2,000,000 3,2 1,6
April 52 3,000,000 3,6 1,0
Mei 20 3,600,000 5,5 0,2
Juni 9 3,600,000 7,9 0
Juli 3 3,600,000 8,3 0
Agustus 5 3,500,000 8,0 0
September 25 3,400,000 7,8 0
Oktober 4 2,000,000 6,1 0
November 95 1,800,000 3,4 4,7
Desember 103 1,000,000 2,1 6,3