2014 2014 2014
Kecamatan Kecamatan Kecamatan Statistik Daerah Statistik Daerah Statistik Daerah
SELOREJO SELOREJO SELOREJO
Katalog BPS : 11001002.3505.120
2014 2014 2014
Kecamatan Kecamatan Kecamatan Statistik Daerah Statistik Daerah Statistik Daerah
SELOREJO SELOREJO SELOREJO
Katalog BPS : 11001002.3505.210
KECAMATAN SELOREJO
2014
No Publikasi : 3505.120.1102 Katalog BPS : 1101002.3505.120 Ukuran Buku : 17,6 cm X 25 cm Jumlah Halaman : 8 Halaman + viii Naskah : KSK Selorejo Gambar Kulit : KSK Selorejo
Diterbitkan Oleh : BPS Kabupaten Blitar Dicetak Oleh :
Boleh di kutip denngan menyebut sumbernya
Statistik Daerah
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik penerbitan publikasi Statistik Daerah yang dilakukan oleh Koordina- tor Statistik Kecamatan Se Kabupaten Blitar. Penyusunan publikasi Statistik Daerah ini merupakan inovasi dan pengembangan kegiatan perstatistikan serta penyebarluasan informasi sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan visi BPS sebagai “ Pelopor Da- ta Statistik Terpercaya Untuk Semua ”.
Penerbitan publikasi Statistik Daerah dimaksudkan untuk melengkapi ragam publikasi statistik yang telah tersedia di daerah seperti Kecamatan Dalam Angka ( KDA ) yang telah terbit secara rutin dalam memotret kondisi daerah. Buku ini menyajikan indikator-indikator terpilih yang menggambarkan tentang kondisi daerah dalam bentuk tampilan uraian deskriptif sederhana.
Saya berharap, publikasi Statistik Daerah ini mampu memberikan infor- masi secara cepat dan tepat kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitor dan evaluasi mengenai perkem- bangan pembangunan di berbagai sektor serta membantu para pengguna data lainnya dalam memahami kondisi umum daerahnya.
Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi- tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi hingga terbitnya publikasi ini, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi usaha kita. Aamiin.
Blitar, September 2014 Kepala BPS Kabupaten Blitar
LILIK WIBAWATI, SE.
NIP. 19641223 199003 2 001
VISI DAN MISI BPS
Misi
1. Memperkuat landasan konstitusional dan operasional lem- baga statistik untuk penyelenggaraan statistik yang efektif dan efisien.
2. Menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk kemajuan perstatistikan Indonesia.
3. Meningkatkan peranan standar klasifikasi, konsep dan definisi, pengukuran, dan kode etik statistik yang bersifat universal dalam setiap penyelenggaraan statistik.
4. Meningkatkan kualitas pelayanan informasi statistik bagi semua pihak.
5. Meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi kegiatan statistik yang diselenggarakan pemerintah dan swasta, dalam kerangka SSN yang efektif dan efisien.
Visi
Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua
Misi
1. Memperkuat landasan konstitusional dan operasional lem- baga statistik untuk penyelenggaraan statistik yang efektif dan efisien.
2. Menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk kemajuan perstatistikan Indonesia.
3. Meningkatkan peranan standar klasifikasi, konsep dan definisi, pengukuran, dan kode etik statistik yang bersifat universal dalam setiap penyelenggaraan statistik.
4. Meningkatkan kualitas pelayanan informasi statistik bagi semua pihak.
5. Meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi kegiatan statistik yang diselenggarakan pemerintah dan swasta, dalam kerangka SSN yang efektif dan efisien.
Visi
Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua
Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Selorejo diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Blitar berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar wilayah Kecamatan Selorejo yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data
memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di Kecamatan Selorejo.
Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Selorejo diterbitkan untuk melengkapi publikasi-publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap tahun. Berbeda
dengan publikasi-publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada ana- lisis.
Materi yang disajikan memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Selorejo dan diharapkan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan.
Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, ka- langan akademisi maupun masyarakat luas.
Blitar, September 2014
Mitra Koordinator Statistik Kecamatan
RACHMA LIA SAPTA DEWI, Amd
Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Blitar Berada di wilayah Kota Blitar, tepatnya di Desa Gedog Kecamatan Sananwetan
Jln. Brigjen Katamso No. 5 Blitar.
1. Geografi dan Iklim 2. Pemerintahan
3. Kependudukan 4. Pendidikan 5. Kesehatan 6. Agama
7. Perdagangan, Hotel, dan Pariwisata 8. Pertanian, Perkebunan, Peternakan,
dan Perikanan 9. Idustri
10. Pajak Bumi Bangunan
KOMPONEN STATCAP CERDAS
1. Kualitas Data Statistik
2. Teknologi Informasi dan Komunikasi
3. Manajemen Sumber Daya Manusia
4. Pengelolaan Kelembagaan
Secara geografis Kecamatan Selorejo berada di wilayah Kabu- paten Blitar yang berada disebe- lah timur. Di sebelah Utara Kecamatan Doko, di sebelah Selatan berbatasan dengan Keca- matan Kesamben dan Kab. Ma- lang, di sebelah Timur berbatasan dengan Kab. Malang, dan di sebelah Barat dengan Kecamatan Kesamben.
Sedangkan topografi permukaan daratan kecamatan ini relatif datar dengan perbukitan. Luas wilayah Kecamatan Selorejo adalah 52,46 km2. Kecamatan Selorejo terdiri dari 10 Desa. Desa Sidomulyo merupakan Desa yang memiliki wilayah terluas dengan luas wilayah 9,36 km2 atau sekitar 17,84 persen dari luas wilayah Kecamatan Selorejo.
Luas Kecamatan Selorejo 52,46 Km
2atau 4,46 persen dari luas Kabupaten Blitar.
GEOGRAFI DAN IKLIM GEOGRAFI DAN IKLIM
Sumber Data : Podes 2014 BPS Kab. Blitar
Desa
Luas Wilayah
(Km2)
[1] [2]
001. Pohgajih 3,34
002. Selorejo 4,13
003. Ngreco 2,37
004. Boro 6,06
005. Olak Alen 3,70
006. Sumberagung 5,29 007. Banjarsari 4,58
008. Ngrendeng 5,60
009. Sidomulyo 9,36
010. Ampelgading 8,03 Kecamatan Selorejo 52,46
GEOGRAFI DAN IKLIM GEOGRAFI DAN IKLIM
Kecamatan Selorejo secara administratif terbagi dalam 10 desa
Kecamatan dipimpin oleh seorang Camat yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Kabupaten. Sedangkan Kantor desa dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota/Bupati melalui Camat.
Secara administrasi, Kecamatan Selorejo terbagi menjadi Sepuluh Desa.
Dan untuk mempermudah koordinasi, se- tiap Desa terbagi menjadi beberapa Dusun, setiap Dusun terbagi menjadi Rukun Warga (RW) dan rukun warga terbagi menjadi beberapa rukun tetangga (RT).
Kecamatan Selorejo terdiri dari 25 dusun 76 rukun warga dan 268 rukun tetangga dengan jumlah penduduk 35 217 orang. Desa Boro memiliki jumlah RT, RW terbanyak yaitu 12 RW, 35 RT dan Desa Sidomulyo memiliki jumlah penduduk terbanyak 5 111 jiwa.
Jumlah pegawai di kantor Kecamatan Selorejo adalah 16 orang, jumlah kepala desa 10 orang, jumlah sekretaris desa 8 orang, ada dua desa yang tidak memiliki sekretaris desa yaitu desa Ngreco dan De- sa Boro, jumlah aparatur desa sekecama- tan Selorejo 67 orang.
PEMERINTAHAN PEMERINTAHAN
Jumlah Dusun,RW,RT,Klasifikasi Desa No. Desa Dusun RW RT
(1) (2) (3) (4) (5) 001 Pohgajih 2 5 20 002 Selorejo 2 6 34
003 Ngrejo 2 3 14
004 Boro 4 12 35
005 Olakalen 2 5 18 006 Sumberagung 3 9 25 007 Banjarsari 3 8 34 008 Ngrendeng 2 10 28 009 Sidomulyo 3 10 37 010 Ampelgading 2 8 23
Jumlah 25 76 268
Kecamatan Selorejo tahun 2013 mempunyai Jumlah penduduk 35.217 jiwa dengan Kepadatan penduduk 671 jiwa / Km 2 dan sex rasio 97
KEPENDUDUKAN KEPENDUDUKAN
B
erdasarkan konsep BPS yang dimaksud dengan P e n d u d u k I n d o n e s i a mencakup Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal dalam wilayah geografis Indonesia, baik yang bertempat tinggal t e t a p m a u p u n y a n g bertempat tinggal tidak tetap (seperti tuna wisma, pengungsi, awak kapal berbendera Indonesia, masyarakat terpencil/terasing, dan penghuni perahu/rumah apung).
Anggota korps diplomatik b e s e r t a k e lu a r g a n y a , meskipun menetap di wilayah geografis Indonesia, tidak dicakup sebagai penduduk.
Penduduk Menurut Jenis kelamin dan Sex Ratio
Sumber Data : Proyeksi SP-BPS Kab. Blitar
Desa Laki-
laki (Jiwa)
Perem puan (Jiwa)
Jumlah Penduduk
(Jiwa) Sex Ra-
sio
[1] [2] [3] [4] [5]
001. Pohgajih 1 129 1 146 2 275 99
002. Selorejo 1 923 2 023 3 946 95
003. Ngreco 786 868 1 654 91
004. Boro 2 018 2 009 4 027 100
005. Olak Alen 1 419 1 444 2 863 98
006. Sumberagung 2 154 2 147 4 301 100
007. Banjarsari 1 651 1 749 3 400 94
008. Ngrendeng 2 135 2 277 4 412 94
009. Sidomulyo 2 519 2 592 5 111 97
010. Ampelgading 1 597 1 631 3 228 98
Kecamatan Selorejo
Tahun 2013 17 331 17 886 35 217 97
Tahun 2012 17 266 17 719 34 985 97
B e r d a s a r k a n h a s i l proyeksi sensus penduduk 2010 jumlah penduduk Keca- matan Selorejo 35.217 jiwa, dengan jenis kelamin laki-laki 17.331 jiwa dan jenis kelamin perempuan 17.886 jiwa, jumlah penduduk tertinggi ada pada desa Sidomulyo 5.111 jiwa dan yang terendah ada pada desa Ngreco 1.654 j i w a . K e n a i k a n a n g k a kepadatan penduduk ini apa- bila tidak diperhatikan akan dapat menimbulkan masalah- masalah kependudukan. Kare- na kecamatan Selorejo meru- pakan kecamatan yang ber- batasan dengan Kabupaten Malang. Sehingga banyak penduduk kecamatan Selorejo
Berdasarkan hasil Proyeksi Sensus penduduk 2010 di Kecamatan Selorejo, jumlah penduduk perempuan lebih banyak daripada jumlah penduduk laki - laki.
Sumber : Proyeksi SP-Kab. Blitar
PENDUDUK PENDUDUK
Penduduk Menurut Jenis Kelamin 2013
Kepadatan Penduduk Menurut Desa 2013
Desa
Luas Wila- yah (Km2 )
Jumlah Pendud
uk (Jiwa)
Kepadatan Penduduk
(Jiwa/
Km2)
[1] [2] [3] [4]
001. Pohgajih 3,34 2 275 681 002. Selorejo 4,13 3 946 955 003. Ngreco 2,37 1 654 693
004. Boro 6,06 4 027 698
005. Olak Alen 3,70 2 863 774 006. Sumberagung 5,29 4 301 813 007. Banjarsari 4,58 3 400 742 008. Ngrendeng 5,60 4 412 788 009. Sidomulyo 9,36 5 111 546 010. Ampelgading 8,03 3 228 402
Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kemajuan suatu daerah. Oleh karena itu ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang berupa sumber daya manusia dan sarana fisik sangatlah penting. Di Kecamatan Selorejo ada 35 TK, 33 SD negeri dan swasta, 6 SLTP negeri dan swasta, 3 SLTA swasta.
Ketersediaan fasilitas pendidikan baik sarana maupun prasarana akan sangat menunjang dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Daerah memuat data ten- tang jumlah murid, tenaga pendidik atau guru dan sekolah.
Tingkat Pendidikan
Jumlah Sekolah
Jumlah Murid
Jumlah Guru
Rasio Guru Murid
TK 35 704 68 1:10
SD/MI 33 3 424 354 1:10
SLTP 6 1 789 132 1:14
SLTA 3 381 64 1:6
JUMLAH PUS DAN KB 2013
Fasilitas kesehatan, juga sangat penting untuk kemajuan kesehatan kecamatan Selorejo.
Fasilitas yang ada di kecamatan Selorejo ada 1 Puskesmas, 3 Posk- esdes, 6 Polindes, 52 Posyandu,.
Selain itu juga tenaga kesehatan yang ada di kecamatan Selorejo ada 1 Dokter, dan 10 Bidan sehingga tiap desa ada bidan yang siaga dalam melayani masyarakat mulai dari Balita sampai lansia dengan pelayanan posyandu sampai KB.
Pada tahun 2012 sejumlah 100 persen proses kelahiran bayi sudah ditolong oleh tenaga medis.
Hal ini berarti kelahiran bayi yang ditolong tenaga medis (dokter, bidan, maupun paramedis lainnya) dapat memperkecil resiko-resiko yang mungkin terjadi pada ibu maupun bayinya selama menjalani proses kelahiran.
Sumber : Podes 2014
Penduduk Kecamatan Selorejo mayoritas beragama Is- lam. Dalam kehidupan sehari-hari, kerukunan beragama sangat diperlukan dalam masyarakat. Saling menghormati serta kebebasan menjalankan ibadah menurut keyakinan dan ke- percayaan masing-masing merupakan perwujudan dan penga- malan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia.
Menurut data registrasi kecamatan, diantara 43,199 jiwa penduduk, mayoritas b e r a g a m a I s l a m sebanyak 40,074 jiwa.
Disusul dengan penga- nut agama Kristen sebanyak 1,834 jiwa.
S a r a n a d a n prasarana ibadah san- gat diperlukan untuk menjalankan ajaran a g a m a m a s i n g -
masing. Dalam hal ini dengan pemeluk agama Islam sebanyak 40,074 jiwa mempunyai tempat ibadah 43 masjid dan 136 su- rau/langgar. Diantara penganut Kristen sebanyak 1,834 jiwa mempunyai sarana ibadah 20 gereja yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Selorejo.
Katholik 1,13%
Hindu 0,21%
Kristen 4,25%
Budha 1,66%
Islam 92,77%
Penduduk Menurut Agama 2013
Kecamatan Selorejo Merupakan Satu-satunya Kecamatan di Kabupaten Blitar yang mempunyai lima Penginapan.
Jumlah Pasar Tradisional dan Hari Pasar Per Desa Tahun 2013
No Desa/Kelurahan Pasar tradisional Hari Pasar
(1) (2) (3) (4)
001 POHGAJIH - -
002 SELOREJO 1 Wage
003 NGRECO 1 Setiap hari
004 BORO 1 Pon, Kliwon
005 OLAKALEN - -
006 SUMBERAGUNG - -
007 BANJARSARI - -
008 NGRENDENG 1 Pahing
009 SIDOMULYO - -
010 AMPELGADING 1 Wage, Legi
Jumlah 5
Sumber Data : Podes 2014
Perusahaan Akomodasi, Tempat Hiburan Wisata
No Desa/Kelurahan Hotel / Penginapan Tempat Wisata
(1) (2) (3) (4)
001 POHGAJIH - -
002 SELOREJO 3 -
003 NGRECO 2 1
004 BORO - -
005 OLAKALEN - -
006 SUMBERAGUNG - -
007 BANJARSARI - -
008 NGRENDENG - -
009 SIDOMULYO - -
010 AMPELGADING - -
Jumlah 5 1
Sumber Data : BPS Kabupaten Blitar
Dikecamatan selorejo ada terdapat lima pasar tradisional yang tersebar diseluruh keca- matan yaitu di desa Selorejo,
Kecamatan se lorejo merupakan salah satu keca- matan dikabupaten Blitar yang memiliki 5 penginapan dan 1 tempat wisata yaitu bendungan lahor yang terke-
Pertanian tanaman pan- gan menjadi subsector per- tanian yang penting karena menghasilkan produk seperti padi dan palawija. Produk ter- sebut berguna untuk memen- uhi kebutuhan pokok masyara- kat. Produktivitas padi dan pa- lawija yang baik akan menja- min swasembada pangan dan dapat meningkatkan serta memperkokoh ketahanan pan- gan masyarakat. Masuk dalam katagori pertanian padi pala- wija diantaranya adalah padi sawah, padi ladang, jagung, ketela pohon, ketela rambat, kacang tanah, kedelai, dan lain -lain.
Distribusi Luas Lahan Menurut Penggunaan 2013
Lahan Sawah Menurut Irigasi 2013
Tanaman perkebunan juga merupa- kan salahsatu potensi dalam subsector pertanian. Meskipun tergolong dalam tanaman tahunan, banyak petani yang mengusahakannya. Terutama tanaman ini berpotensi untuk lahan kering atau kebun, sehingga tidak membutuhkan air yang banyak.
Untuk Kecamatan Selorejo, tana- man perkebunan banyak didominasi oleh tanaman tebu, cengkeh, kopi dan kelapa.
Untuk pohon kelapa secara umum banyak ditemui di semua desa dalam wilayah kecamatan. Tanaman ini termasuk yang popular dan serbaguna, karena semua jenis bagian dapat dimanfaatkan. Selain itu, banyak masyarakat yang memanfaat- kan untuk nilai ekonomis yang lebih ting- gi, yakni menghasilkan nira untuk dijadi- kan gula kelapa. Sehingga dapat menum- buhkan industri gula kelapa dalam skala kecil dan rumahtangga. Ini banyak ditemui di desa Ngrendeng dan Si- domulyo.
Untuk tanaman kopi dan cengkeh banyak ditemui di desa Sidomulyo dan ampelgading. Budidaya kopi dan cengkeh ini juga menumbuhkan industri pen- golahan dalam skala kecil dan rumahtang- ga. Selain itu daun cengkeh juga dapat
Dalam lingkup kehidupan pedesaan, sektor peternakan meru- pakan salahsatu yang cukup diandal- kan. Para petani yang berusaha da- lam tanaman pertanian, biasanya juga tidak canggung dalam mengupayakan memelihara hewan ternak. Hal ini cukup berguna dalam menopang perekonomian mereka.
Diantaranya adalah memelihara sapi dan kambing.
Sektor peternakan di klasifi- kasikan dalam katagori ternak besar, ternak kecil, dan ternak unggas. Ter- nak besar diantaranya adalah sapi, kambing, kerbau, dan lain-lain. Ter- nak kecil antaralain kelinci, marmot, hamster. Ternak unggas meliputi ayam, bebek, itik, burung puyuh, dan sebagainya.
Peternakan sapi maupun kambing banyak diminati masyara- kat karena kemudahan dalam perawatan hewan dan dapat dijadi- kan sebagai pekerjaan sampingan.
Desa dengan wilayah yang luas serta berlimpah dengan tanaman dan tumbuhan yang menghasilkan aneka dedauanan dan rerumputan untuk makanan ternak akan mening- katkan populasi hewan ternak yakni
Populasi Ternak Unggas dan Aneka Ternak 2013
No Jenis Ternak Jumlah Ekor
(1) (2) (3)
1 Ayam Kampung 82 191
2 Ayam Ras 105 800
3 Ayam daging 40 500
4 Itik Manila 11 030
5 Entok 2 734
6 Kelinci 353
7 Sapi potong 2 456
8 Sapi perah 24
9 Kerbau 159
10 Kambing 4 005
11 Domba 147
Sumber : BPS Kab. Blitar
Produksi dan nilai produksi ikan di keca- matan Selorejo meliputi perairan umum, budi- daya mina padi, selain juga ikan air tawar di kolam sawah, waduk, jaring apung.
D i k e c a m a t a n selorejo juga ada pasar ikan air tawar yaitu di desa ngreco.
Budidaya Perikanan 2013
Uraian Jenis Ikan
Konsumsi
[1] [2]
Produksi(**)
2011 194,71
2012 194,80
2013 884,55
Produksi(juta Rp)
2011 3,871,64
2012 3,914,73
2013 12 054,63
Keterangan ** : Ikan Konsumsi dalam Ton Ikan Hias dalam Ekor
Sumber : Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Blitar
Berdasarkan jumlah tenaga kerja, industri dapat diklasifikasikan menjadi industri rumah tangga yang kurang 4 orang, industri kecil mempunyai tenaga kerja kurang dari 5-19 orang, industri sedang an- tara 20 sampai dengan 100 tenaga kerja. Bila tenaga kerja lebih dari 100 orang, maka dikelompokkan dalam industri besar.
Kegiatan industri rumahtangga cukup diminati di Kecamatan Selorejo, diantaranya adalah indus- tri dari kayu maupun bambu, indus- tri gula merah, industri makanan dan industri minyak atsiri.
Ketersediaan bahan baku yang murah dan melimpah juga menun- jang berkembangnya suatu industri.
Diantaranya adalah bambu, tana- man ini banyak ditemui dan murah, produk industri bambu dari Kecama- tan Selorejo diantaranya adalah ba- tang ratus/dupa. Ini dapat ditemukan di sekitar desa Am- pelgading. Alat-alat dapur dari bam- bu maupun topi bambu/capil banyak juga berkembang di sekitar desa Olakalen dan Sumberagung. Indus- tri makanan seperti keripik cukup berkembang di Desa Selorejo. Un- tuk gula merah banyak ditemui di Sidomulyo dan Ngrendeng.
Industri Rumahtangga 2013
No Desa/Kelurahan Industri Gula Merah
(1) (2) (3)
001 POHGAJIH -
002 SELOREJO 2
003 NGRECO -
004 BORO 2
005 OLAKALEN 5
006 SUMBERAGUNG 10
007 BANJARSARI 11
008 NGRENDENG 160
009 SIDOMULYO 145
010 AMPELGADING -
Jumlah 335
Jumlah Industri Kecil / Rumah Tangga Gula Merah 2012
Sumber Data : Podes 2012 BPS Kab. Blitar
Uraian 2011 2012 2013
[1] [2] [3] [4]
Realisasi PBB
588,86 602,24 1 090,10
Pemeliharaan Prasik
2 872,07 2 625,64 3 687,05
Sumber : Kantor Pelayanan Pajak Pratama dan Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Blitar
P
embangunan/pemeliharaan prasarana fisik (Prasik) jalan, jembatan dan drain- anse hampir merata dengan volume yang berbeda. Semakin lancarnya masyarakat dalam pembayaran pajak bumi bangunan maka secara tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan meningkatnya pembangunan fasilitas infrastuktur yang semakin merata,sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat.*** Tahukah Anda
Nilai realisasi penerimaan pajak bumi bangunan kecamatan udanawu dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.
Selama lima tahun terakhir 2009-2013 nilai pembangunan dan pemeliharaan prasarana fisik jalan dan perbaikan selalu mengalami peningkatan. Pada tahun 2013 sebesar 3,69
Realisasi PBB dan Pembangunan Pemeliharaan Prasik
[Juta Rupiah]