• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mekarkeun Bahan Ajar Basa dina Kapaigelan Basa Sunda ku Usep Kuswari

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Mekarkeun Bahan Ajar Basa dina Kapaigelan Basa Sunda ku Usep Kuswari"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

Mekarkeun Bahan Ajar Basa dina Kapaigelan

Basa Sunda

Usep Kuswari ku

(2)

A. Karakteristik Bahan Ajar

1. Self Instructional

a. Aya tujuan nu dirumuskeun kalayan jentre, boh tujuan ahir boh tujuan antara.

b. Aya materi pembelajaran nu disusun dina unit-unit

leutik/spesifik sangkan eta KD/tujuan teh gampang kapimilik ku murid.

c. Dilengkepan ku conto-conto jeung ilustrasi pikeun ngarojong kana pemaparan materi pembelajaran.

d. Aya soal-soal latihan, papancen, jeung nu sejenna pikeun meunteun hasil diajar murid.

e. Kudu kontekstual nya eta materi-materi nu dipidangkeun teh raket patalina jeung kaayaan atawa konteks kahirupan

sapopoe.

(3)

 Menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif;

 Terdapat rangkuman materi pembelajaran;

 Terdapat instrumen penilaian/assesment, yang memungkinkan peserta didik melakukan ‘self assesment ‘;

 Terdapat instrumen yang dapat digunakan peserta didik mengukur atau mengevaluasi tingkat penguasaan materi diri sendiri;

 Terdapat umpan balik atas penilaian peserta didik, sehingga peserta didik mengetahui tingkat penguasaan materi;

 Tersedia informasi tentang rujukan/pengayaan/referensi yang mendukung materi pembelajaran dimaksud.

(4)

2. Self Contained

Seluruh materi pelajaran dari satu unit kompetensi atau sub kompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu bahan ajar secara utuh.

3. Stand Alone (berdiri sendiri)

Bahan ajar yang dikembangkan tidak tergantung pada bahan ajar lain atau tidak harus digunakan bersama-sama dengan bahan ajar lain.

4. Adaptif

Bahan ajar hendaknya memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi.

5. User Friendly

Setiap instruksi dan paparan informasi yang tampil bersifat membantu dan bersahabat dengan pemakainya, termasuk kemudahan pemakai dalam merespon, mengakses sesuai dengan keinginan.

(5)

B. Bentuk Bahan Ajar 1. Konsistensi

 Gunakan bentuk dan huruf secara konsisten dari halaman ke halaman. Usahakan agar tidak menggabungkan beberapa cetakan dengan bentuk dan ukuran yang terlalu banyak variasi.

 Gunakan jarak spasi konsisten. Jarak antara judul dengan baris pertama, antara judul dengan teks utama. Jarak baris atau spasi yang tidak sama sering dianggap buruk karena tidak rapih.

 Gunakan tata letak dan pengetikan yang konsisten, baik pola pengetikan maupun margin/batas- batas pengetikan.

(6)

2. Format

 Gunakan format kolom (tunggal atau multi) yang proporsional.

 Gunakan format kertas (vertikal dan horizontal) yang tepat. Penggunaan kertas secara vertikal atau horizontal harus memperhatikan tata letak dan format pengetikan.

Gunakan tanda-tanda (icon) yang mudah ditangkap yang bertujuan untuk menekankan pada hal-hal yang dianggap penting atau khusus. Tanda dapat berupa gambar, cetak tebal, cetak miring, atau lainnya.

(7)

3. Organisasi

 Tampilkan peta/bagan yang menggambarkan cakupan materi yang akan dibahas dalam bahan ajar.

 Organisasikan isi materi pembelajaran dengan urutan dan susunan yang sistematis, sehingga memudahkan siswa atau peserta didik memahami materi pembelajaran.

 Susun dan tempatkan naskah, gambar, dan ilustrasi sedemikian rupa sehingga informasi mudah dimengerti.

 Organisasi antar bab, antar unit, dan antar paragraph dengan susunan dan alur yang memudahkan peserta didik memahaminya.

 Organisasikan antara judul, sub judul, dan uraian yang mudah diikuti oleh peserta didik.

(8)

4. Daya Tarik

Daya tarik bahan ajar dapat ditempatkan dibeberapa bagian seperti :

 Bagian sampul (cover) depan dengan mengkombinasikan warna, gambar (ilustrasi),

bentuk, dan ukuran huruf yang serasi.

 Bagian isi bahan ajar dengan menempatkan rangsangan-rangsangan berupa gambar dan ilustrasi, pencetakan huruf tebal, miring, garis bawah atau warna.

 Tugas dan latihan yang dikemas sedemikian rupa.

(9)

5. Bentuk dan Ukuran Huruf

 Gunakan bentuk dan ukuran huruf yang mudah

dibaca sesuai dengan karakteristik umum peserta didik.

 Gunakan perbandingan huruf yang proporsional antara judul, sub judul, dan isi naskah.

 Hindari penggunaan huruf kapital untuk seluruh teks, karena dapat membuat proses membaca menjadi sulit.

(10)

6. Ruang (spasi kosong)

o

Gunakan spasi atau ruang kosong tanpa naskah atau gambar untuk menambah kontras penampilan bahan ajar.

o Penempatan ruang kosong dapat dilakukan di beberapa tempat seperti :

Ruangan sekitar judul bab dan sub bab.

Batas tepi (margin); batas tepi yang luas memaksa perhatian siswa/peserta didik untuk masuk ke tengah-tengah halaman.

Spasi antar kolom; semakin lebar kolomnya, semakin luas spasi diantaranya.

Pergantian antar paragraf dan dimulai dengan huruf kapital.

Pergantian antar bab atau bagian.

(11)

1. Analisis Kebutuhan Bahan Ajar

a. Pengertian

Merupakan kegiatan menganalisis kompetensi untuk menentukan jumlah dan judul bahan ajar yang dibutuhkan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu.

b.Tujuan

Untuk mengidentifikasi dan menetapkan jumlah dan judul bahan ajar yang harus dikembangkan untuk mencapai suatu kompetensi.

c. Pelaksanaan

Langkah-langkah :

1) Tetapkan kompetensi yang terdapat dalam garis-garis besar program pembelajaran yang akan disusun bahan ajarnya;

2) Identifikasi dan tentukan ruang lingkup

(12)

Format Analisis Kebutuhan Bahan Ajar

Kompetensi /Sub

Kompetensi KUK

Materi Pembelajaran

Judul Bahan

Ajar

Alokasi Waktu

Materi Pendukung

(Normatif, Adaptif) Peng. Ketr. Sikap

(13)

d. Hasil

Dari format analisis kebutuhan bahan ajar maka dapat diketahui

nama atau judul bahan ajar yang akan

dikembangkan dari setiap unit kompetensi.

(14)

2. Penyusunan Draft

1. Pengertian

Penyusunan draft bahan ajar merupakan proses penyusunan dan pengorganisasian materi pembelajaran dari suatu kompetensi atau sub kompetensi menjadi satu kesatuan yang sistematis.

2. Tujuan

(15)

3. Pelaksanaan

Langkah-langkah :

a. Tetapkan judul bahan ajar;

b. Tetapkan tujuan akhir yaitu kemampuan yang harus dicapai oleh peserta didik setelah selesai mempelajari satu bahan ajar;

c. Tetapkan tujuan antara yaitu kemampuan spesifik yang menunjang

tujuan akhir;

d. Tetapkan garis-garis besar atau outline bahan ajar;

e. Kembangkan materi pada garis-garis

besar;

(16)

4.Hasil

Kegiatan penyusunan draft bahan ajar hendaknya menghasilkan draft bahan ajar yang sekurang-kurangnya mencakup :

a. Judul bahan ajar yang menggambarkan materi yang akan dituangkan di dalam bahan ajar.

b. Kompetensi atau sub kompetensi yang akan dicapai setelah meyelesaikan mempelajari bahan ajar.

c. Tujuan terdiri dari tujuan akhir dan tujuan antara yang akan dicapai peserta didik setelah mempelajari bahan ajar.

d. Materi pelatihan yang berisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari dan dikuasai oleh peserta didik.

(17)

e. Prosedur atau kegiatan pelatihan yang harus diikuti oleh peserta didik untuk mempelajari bahan ajar.

f. Soal-soal, latihan, dan atau tugas yang harus dikerjakan atau diselesaikan oleh peserta didik.

g. Evaluasi atau penilaian yang berfungsi mengukur kemampuan peserta didik dalam menguasai bahan ajar.

h. Kunci jawaban dari soal, latihan, dan

atau pengujian.

(18)

3. Uji Coba

1. Pengertian

Uji coba draft bahan ajar adalah kegiatan penggunaan bahan ajar pada peserta terbatas, untuk mengetahui keterlaksanaan dan manfaat bahan ajar dalam

pembelajaran sebelum bahan ajar tersebut digunakan secara umum.

Terdapat dua macam uji coba yaitu uji coba dalam kelompok kecil dan uji coba lapangan.

Uji coba kelompok kecil adalah uji coba yang dilakukan hanya kepada 2-4 peserta didik.

Uji coba lapangan adalah uji coba yang dilakukan kepada peserta dengan jumlah 20-30 peserta didik.

(19)

2. Tujuan

a . Mengetahui kemampuan dan kemudahan peserta didik dalam memahami dan menggunakan bahan ajar;

b. Mengetahui efisiensi waktu belajar dengan menggunakan bahan ajar;

c. Mengatahui efektifitas bahan ajar dalam

membantu peserta didik mempelajari dan

menguasai materi pembelajaran.

(20)

3. Pelaksanaan

Langkah-langkah :

a. Siapkan dan gandakan draft bahan ajar yang akan diuji cobakan sebanyak peserta yang akan diikutkan dalam uji coba;

b. Susun instrumen pendukung uji coba;

c. Distribusikan draft bahan ajar dan instrument pendukung uji coba kepada peserta uji coba;

d. Informasikan kepada peserta uji coba tentang tujuan uji coba dan kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta uji coba;

e. Kumpulkan kembali draft bahan ajar dan instrument uji coba;

f. Proses dan simpulkan hasil pengumpulan masukan yang dijaring melalui instrument uji coba.

(21)

4. Hasil

Kegiatan uji coba draft bahan ajar

akan menghasilkan berbagai

masukan untuk perbaikan draft

bahan ajar. Perbaikan tersebut

dapat dijaring melalui instrument

uji coba.

(22)

4. Validasi

1

. Pengertian

Validasi adalah proses permintaan persetujuan atau pengesahan terhadap kesesuaian bahan ajar dengan kebutuhan di dunia usaha/industri.

Validasi dapat dimintakan dari beberapa pihak sesuai dengan keahliannya masing-masing, antara lain :

a. Ahli substansi dari industri untuk isi atau materi bahan ajar;

b. Ahli bahasa untuk penggunaan bahasa;

c. Ahli metode instruksional untuk penggunaan instruksional.

(23)

2. Tujuan

Validasi bahan ajar bertujuan untuk memperoleh pengakuan atau pengesahan kesesuaian bahan ajar dengan kebutuhan dunia usaha/industri, sehingga bahan ajar tersebut layak dan cocok digunakan dalam pembelajaran.

Validasi bahan ajar meliputi :

a. Isi materi atau substansi bahan ajar;

b. Penggunaan bahasa;

c. Penggunaan metode instruksional.

(24)

3. Pelaksanaan

Langkah-langkah :

a. Siapkan dan gandakan draft bahan ajar yang akan divalidasi sesuai dengan banyaknya validator yang terlibat;

b. Susun instrumen pendukung validasi;

C. Distribusikan draft bahan ajar dan instrumen validasi kepada peserta validator;

d. Informasikan kepada validator tentang tujuan validasi dan kegiatan yang harus dilakukan oleh validator;

e. Kumpulkan kembali draft bahan ajar dan instrumen validasi;

f. Proses dan simpulkan hasil pengumpulan masukan yang dijaring melalui instrumen validasi.

4. Hasil

Dari kegiatan validasi draft bahan ajar akan dihasilkan draft bahan ajar yang mendapat masukan dan persetujuan dari para validator sesuai dengan

(25)

5. Revisi

1. Pengertian

Revisi atau perbaikan merupakan proses penyempurnaan bahan ajar setelah memperoleh masukan dari kegiatan uji coba dan validasi.

Aspek-aspek penting penyusunan bahan ajar :

a. Pengorganisasian materi pembelajaran;

b. Penggunaan metode instruksional;

c. Penggunaan bahasa;

d. Pengorganisasian tata tulis dan

perwajahan.

(26)

2. Tujuan

Kegiatan revisi draft bahan ajar bertujuan untuk melakukan

finalisasi atau

penyempurnaan akhir yang

komprehensif terhadap bahan

ajar, sehingga bahan ajar siap

diproduksi.

(27)

3. Pelaksanaan

Langkah-langkah :

a. Siapkan bahan ajar dan semua masukan dari hasil uji coba dan validasi;

b. Identifikasi hal-hal yang harus dilakukan perbaikan;

c. Analisis dan kaji ulang terhadap kebutuhan perbaikan tersebut;

d. Lakukan perbaikan sesuai dengan kebutuhan;

e. Cetak terbatas bahan ajar yang telah diperbaiki;

f. Lakukan baca ulang (Prooffread) sebelum

bahan ajar digandakan;

(28)

4. Hasil

Bahan ajar siap diproduksi bila telah mendapat persetujuan dari :

a. Penulis sebagai ahli materi substansi;

b. Editor bahasa sebagai ahli bahasa;

c. Editor metode instruksional sebagai ahli metode instruksional;

d. Perancang perwajahan bahan ajar sebagai

ahli perwajahan bahan ajar.

(29)

B. Kerangka Bahan Ajar

Halaman Sampul

Berisi tentang judul bahan ajar, keterangan revisi,

gambar ilustrasi, institusi penerbit, dan edisi atau tahun terbit.

Halaman Francis (Sampul Dalam)

Judul bahan ajar, nama penyusun, nama editor, tahun cetak, tahun revisi.

Kata Pengantar

Informasi tentang peran bahan ajar dalam proses pembelajaran.

Daftar Isi

Outline bahan ajar dan disertai dengan nomor halaman.

Glosarium

Memuat kata-kata atau istilah sulit dan asing yang terdapat dalam bahan ajar berikut artinya dan disusun menurut

abjad.

(30)

BAB I PENDAHULUAN

A. Deskripsi B. Prasyarat

C. Petunjuk Penggunaan bahan ajar

1. Penjelasan bagi siswa antara lain :

a. Langkah-langkah belajar yang ditempuh;

b. Perlengkapan yang harus dipersiapkan;

c. Hasil pelatihan;

d. Prosedur sertifikasi;

e. Peran guru dalam proses pembelajaran.

(31)

2. Peran guru antara lain :

a. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar;

b. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar;

c. Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktik baru dan menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar siswa;

d. Membantu siswa untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang diperlukan untuk belajar;

e. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan;

f. Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan;

g. Melaksanakan penilaian;

h. Menjelaskan kepada siswa mengenai bagian yang perlu untuk dibenahi dan merundingkan rencana pembelajaran selanjutnya;

i. Mencatat pencapaian kemajuan siswa.

(32)

D. Tujuan akhir

Rumusan Tujuan :

1. Kinerja yang diharapkan;

2. Kinerja Keberhasilan;

3. Kinerja atau variable yang diberikan.

E.Kompetensi

Memuat uraian kompetensi yang akan dipelajari pada bahan ajar yang terdiri dari kompetensi, sub kompetensi,

kriteria unjuk kerja, ruang lingkup

kompetensi.

(33)

BAB II PEMBELAJARAN

A. Rencana Belajar Siswa

Berisi tentang jenis kegiatan, tanggal, waktu, dan tempat pencapaian, alasan perbuatan, dan disetujui oleh guru.

B.Kegiatan Belajar

Serangakian pengalaman belajar

yang diorganisasikan dalam satu

(34)

1. Kegiatan Belajar 1

a. Tujuan kegiatan pembelajaran 1 b. Uraian materi 1

c. Rangkuman 1 d. Tugas 1

1.Kegiatan observasi untuk mengenal fakta;

2.Menyusun learning avidence indicator;

3.Melakukan diskusi bersama teman belajar;

4.Tutorial dengan guru.

e. Tes Formatif 1

f. Kunci jawaban formatif

2. Kegiatan Belajar

3. Kegiatan belajar N

(35)

BAB III EVALUASI

Evaluasi hasil belajar peserta didik meliputi evaluasi penguasaan :

1. Kognitif skill;

2. Psikomotorik skill;

3. Attitude skill;

4. Produk/benda kerja sesuai dengan kriteria standar.

Kunci Jawaban

Berisi jawaban pertanyaan dari tes

formatif dan evaluasi yang

(36)

BAB VI PENUTUP

Berisi informasi tentang cara peserta didik memperoleh sertifikat setelah menyelesaikan suatu kompetensi dan melanjutkan ke bahan ajar berikutnya.

Daftar Pustaka

Berisikan daftar buku atau referensi yang digunakan untuk acuan dalam menulis bahan ajar dan disusun secara alphabetis.

Kaidah penulisan daftar pustaka yaitu :

Nama penulis, tahun terbit, judul (dicetak

tebal/miring/garis bawah), nama penerbit,

Referensi

Dokumen terkait

Hasil perhitungan, pembobotan alternatif tipe kapal yang dibandingkan dengan nilai bobot elemen secara relatif dan absolut dapat dilihat masing-masing pada Tabel 8 dan

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Tahun Anggaran 20ll

Selanjutnya Gambar 29, merupakan pola sebaran pada waktu pasang dan surut, dimana pada saat pasang: air laut dengan membawa air yang jernih dan bersalinitas

Jika semua anggota G saling mengenal, maka kita dapat mengambil 2m orang yang membentuk m pasangan yang saling mengenal. Demikian pula, jika setiap anggota G

Sahabat MQ/ Sebaran publikasi ilmiah dari para ilmuwan Indonesia/ kurang menggembirakan dibandingkan negara – negara Jiran di Asia Tenggara// Untuk itulah/ urgensi

...penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi,

Sahabat MQ/ Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional atau UASBN Pendidikan Agama Islam untuk wilayah DIY/ yang semula direncanakan berlaku untuk seluruh

Gerakan Rakyat Bantul Tolak Korupsi Adakan Audiensi Dengan Kejati DIY Sahabat MQ/ Gerakan Rakyat Bantul Tolak Korupsi atau Gebrak/ mengadakan audiensi dengan Kejaksaan