• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kompetisi Program PFmuda Pertamina Foundation 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Kompetisi Program PFmuda Pertamina Foundation 2021"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

1

MENEMUKAN MUTIARA TERPENDAM DI INDONESIA TIMUR:

KURSI BERSPONSOR UNTUK KELAS MINAT MELALUI PLATFORM PENDIDIKAN

NAMA TIM PENGUSUL:

1. Ardi Meliala (Ketua)

2. Yolanda Belda (Anggota)

3. I Putu Krisna (Anggota)

4. Paulina (Anggota)

Kompetisi Program PFmuda Pertamina Foundation

2021

(2)

2 Profil Peserta PFmuda 2021

1 Nama Pengusul Ardi Meliala

2 Tempat/Tgl Lahir Suka/3 Desember 1989

3 Pendidikan Terakhir S1 Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta 4 Pekerjaan Co-founder Benih Belajar (platform pendidikan)

5 Tlp dan Alamat Email Tlp. +6282165029183

Email: [email protected]

6 Alamat Rumah/ Domisili Jalan Raja M. Tahir Perumahan Greenland Blok C/8a, BATAM

7 Organisasi yang diikuti/

pernah diikuti (jika ada) --

8 Pengalaman Pengerjaan Proyek Sosial

1. Belum Pernah Mengerjakan Proyek Sosial 2. Ada, sebutkan:

………

9 Pernah ikut lomba (sejenis PFmuda)

1. Belum pernah ikut lomba/ kompetisi 2. Pernah, sebutkan:

Astra Startup Challenge (proses seleksi)

Youth Economic Leadership Program oleh Bank Indonesia

Proyek Sosial Yang diajukan Saat Ini

Judul Proyek Sosial Pendidikan Passion untuk Anak Indonesia Timur Kategori Isu Sosial

(Yaitu isu sosial bidang?....) (pilih salah satu)

1. Kemiskinan

2. Pendidikan/ Pelatihan 3. Kesehatan

4. Penanganan Covid-19 5. Lingkungan

6. Energi

7. Teknologi/ Aplikasi/ Platform √ 8. Disabilitas/ kebutuhan khusus 9. Kewirausahaan/ ekonomi 10. Pariwisata & seni-budaya 11. Masyarakat terisolir/ adat

12. Lainnya, sebutkan ………..

Lokasi Proyek Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat

Nilai Yg diusulkan Rp 50,068,041 Lama Proyek: 6 Bulan Anggota Tim

Pengusul (jika ada)

1. Yolanda Belda 2. I Putu Krisna 3. Paulina

4. ………..

5. ………..

6. dan seterusnya ………..

Mentor/ Pembimbing (jika ada)

Nama: Ivan Butar, S.E., MBA, Ph.D.

Tlp: +6281313326223 Pekerjaan: Akademisi Produk/Hasil Dari

Proyek Sosial

Platform Pendidikan dan Kelas Bersponsor di Bidang Peminatan (Passion) untuk Siswa Usia Sekolah di Indonesia Timur

Manfaat Proyek bagi Masyarakat

Proyek sosial ini merupakan upaya mengingatkan bahwa kecerdasan seseorang bersifat beragam (multiple intelligence). Kecerdasan tidak

(3)

3 saja di bidang sains dan matematika, namun juga meliputi kecerdasan sosial, seni, fisik / olahraga, bisnis, dan lainnya. Tidak ada anak yang tidak cerdas jika kita dapat menemukan dan mengembangkan kecerdasan asli tiap orang. Sebagai contoh, pasangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu adalah seorang atlit yang cerdas dalam bidang fisik / olahraga. Dengan passion mereka, keduanya baru saja

mengharumkan nama Indonesia dalam perhelatan Olimpiade 2020 di Jepang dangan menggondol emal dalam cabang olahraga

bulutangkis.

Melalui proyek sosial ini, para anak usia sekolah di kawasan

Indonesia Timur dapat menemukan dan mengembangkan minatnya tanpa hambatan lokasi dan keuangan. Diharapkan proyek ini dapat memfasilitasi akses siswa terhadap guru berkualitas yang berada di seluruh Indonesia melalui teknologi / platform pembelajaran secara virtual dan interaktif.

(4)

4 DAFTAR ISI

Bab-1: PENDAHULUAN ... 5

A. Latar Belakang ... 5

B. Rumusan Masalah ... 5

C. Tujuan & Manfaat Proyek Sosial ... 6

Bab-2: METODE PELAKSANAAN ... 6

A. Lokasi Proyek ... 6

B. Waktu atau Jadwal Pelaksanaan ... 6

C. Alat dan Bahan (termasuk teknologi jika ada)... 6

D. Pelaksana Proyek (termasuk pelibatan masyarakat / lembaga, jika ada) ... 7

E. Gambar Design Proyek/ Bagan/ Alur Proyek (jika ada) ... 7

Bab-3: RENCANA PELAKSANAAN ... 7

A. Gambaran Detail Pelaksanaan Proyek (Rincian Kegiatan) ... 7

B. Hasil Proyek Sosial (bentuk akhir / fungsi atau manfaat proyek social) ... 8

C. Penerima Manfaat (pemanfaat langsung dan pemanfaat tidak langsung) ... 9

D. Lain-Lain ... 9

Bab-4: RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)... 10

A. Rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) Kegiatan (dalam bentuk tabel). ... 10

B. Rekapitulasi Anggaran: ... 10

Bab-5: KEBERLANJUTAN PROYEK SOSIAL ... 10

A. Gambaran Keberlanjutan Proyek Sosial ... 10

B. Sumber Dana untuk Operasional Keberlanjutan ... 10

C. Pelaksana Pasca Proyek... 11

Bab-6: KESIMPULAN & PENUTUP ... 11

A. Ukuran Keberhasilan Proyek ... 11

B. Penutup ... 11

DAFTAR PUSTAKA ... 12

(5)

5 MENEMUKAN MUTIARA TERPENDAM DI INDONESIA TIMUR: KURSI BERSPONSOR UNTUK KELAS MINAT MELALUI PLATFORM PENDIDIKAN

Bab-1: PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Pada hakikatnya, mendapatkan pendidikan adalah hak dan kewajiban seluruh warga negara. Berbagai lembaga pendidikan telah menyelenggarakan program pendidikan untuk membantu anak Indonesia mengembangkan kecerdasan akademiknya.

Sayangnya, hingga saat ini kerap pendidikan akademik yang lebih diutamakan, sementara pendidikan non-akademik berbasis minat dan bakat “dinomorduakan”. Padahal setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda - sesuai dengan minat dan bakat mereka. Tidak semua anak berbakat dalam bidang fisika atau matematika misalnya. Seorang anak bisa saja justru sangat berbakat dalam hal lain seperti bermain musik atau olahraga. Minat dan bakat inilah yang seharusnya ditemukan dan dipupuk sedini mungkin agar seseorang bisa berhasil di masa depan.

Di sisi lain, kesenjangan pendidikan bermutu di Indonesia juga masih menjadi salah satu isu utama dalam dunia pendidikan. Di kawasan Indonesia Timur, masih terdapat anak yang belum mendapatkan haknya dalam pendidikan layak. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah demi menangani hal ini namun sayangnya belum ada perubahan yang signifikan. Kesenjangan ini diketahui bukan disebabkan oleh minat belajar anak di kawasan Indonesia Timur yang rendah, tetapi keterbatasan sarana dan prasarana (Namakule, 2020). Tercatat bahwa persentase penduduk di atas 5 tahun yang tidak atau belum pernah sekolah di Indonesia Timur khususnya Papua pada tahun 2020 masih relatif tinggi dibanding DKI Jakarta. Di DKI Jakarta, penduduk di atas 5 tahun yang tidak atau belum pernah sekolah hanya mencapai 4.25%, sedangkan di Papua angka ini telah mencapai 28.4% (Badan Pusat Statistik, 2020). Hal ini cukup memprihatinkan, terlebih lagi angka tersebut hanya menyinggung pendidikan akademik, dan ini mengindikasikan bahwa pendidikan berdasarkan minat dan bakat (passion) masih kurang diperhatikan pada siswa di Indonesia Timur.

Hingga saat ini, untuk mengemban pendidikan non-akademik itu sendiri, anak-anak umumnya harus membayar biaya yang cukup mahal dengan mengikuti les, kelas tambahan, dan lain-lain. Hal ini tentu juga menjadi salah satu penghambat anak-anak Indonesia Timur mengembangkan minat dan bakatnya (passion). Ditambah lagi dengan adanya pandemi covid-19, serta merta memperburuk keadaan ekonomi keluarga dengan bertambahnya orangtua yang harus berhenti dari pekerjaannya. Oleh karena itu, proyek kursi kelas bersponsor (gratis) melalui Benih Belajar, sebuah platform pendidikan yang kami bangun, diajukan untuk memberikan pendidikan minat (passion) yang berkualitas secara online. Kelas ini juga akan dilakukan secara dua-arah bersama guru yang berpengalaman di bidangnya sehingga kelas tetap interaktif. Dengan platform pendidikan ini, seluruh siswa dapat mengakses pengajaran dari guru-guru berkualitas di seluruh Sabang hingga Merauke.

B. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah yang ingin dipecahkan melalui proyek ini adalah sebagai berikut:

a) Bagaimana cara memberikan pendidikan minat dan bakat (passion) pada anak-anak Indonesia Timur di tengah kendala lokasi dan biaya?

(6)

6 b) Apa tujuan dan manfaat dari pemberian kursi kelas gratis ini?

c) Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk melaksanakan proyek ini?

d) Bagaimana cara anak-anak Indonesia Timur dapat mengakses kelas pendidikan minat dan bakat (passion) ini?

C. Tujuan & Manfaat Proyek Sosial

Tujuan dari proyek kursi gratis ini adalah untuk membantu anak-anak usia sekolah di Indonesia Timur yang memiliki kecerdasan dalam bidang tertentu dapat menemukan dan mengembangkan minatnya (passion) tanpa hambatan finansial. Proyek ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam memeratakan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, proyek ini juga bertujuan memperkenalkan platform pengembangan minat dan bakat (passion) yang dilakukan secara online dan interaktif kepada masyarakat luas.

Diharapkan proyek ini dapat memfasilitasi pengembangan benih-benih minat dan bakat anak usia sekolah di kawasan Indonesia Timur.

Manfaat utama yang dapat diambil dari proyek ini adalah kemudahan dalam belajar dan mengembangkan minat dan bakat (passion). Hal ini juga membantu pemerataan kualitas pendidikan di daerah-daerah pedesaan dan perkotaan Indonesia Timur secara daring. Mereka yang tinggal di kawasan ini tetap dapat mengakses berbagai kelas dari guru-guru baik di seluruh Indonesia. Seorang guru olah-vokal yang bermukim di Bandung misalnya dapat diakses oleh seorang siswa yang tinggal di Halmahera atau Merauke.

Bab-2: METODE PELAKSANAAN A. Lokasi Proyek

Lokasi pelaksanaan proyek ini akan berfokus di daerah Indonesia Timur yang meliputi 6 Provinsi: Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Lokasi ini dipilih dikarenakan kualitas pendidikan di daerah ini yang masih relatif tertinggal dibanding daerah lain khususnya Jawa dan Sumatera. Diharapkan juga melalui proyek ini banyak anak di Indonesia perlahan-lahan menggunakan platform pendidikan untuk mempelajari dan mengembangkan minat dan bakat (passion) mereka dari guru lainnya di kota / daerah lain.

B. Waktu atau Jadwal Pelaksanaan

Proyek ini akan dilakukan selama 6 bulan sejak diterimanya bantuan dari Pertamina Foundation. Dikarenakan proyek ini dilaksanakan secara online, maka waktu pelaksanaan proyek ini bisa dilakukan kapanpun (fleksibel) dengan estimasi pembagian 5 kursi gratis per hari. Sementara anak-anak yang sudah mendapatkan kursi gratis akan menghadiri kelas sesuai jadwal masing-masing.

C. Alat dan Bahan (termasuk teknologi jika ada)

Dalam melakukan proyek ini dibutuhkan beberapa hal yang meliputi:

1) Platform edukasi yang sedang dibangun (Benih Belajar) 2) Akun Zoom premium

3) SDM Customer Service

4) Marketing kit (Poster, Video, Foto Proyek, dan Press Release) 5) Iklan berbayar

6) Guru yang handal dan berpengalaman 7) Koneksi Internet

(7)

7 D. Pelaksana Proyek (termasuk pelibatan masyarakat / lembaga, jika ada)

Pelaksanaan proyek direncanakan akan melibatkan seluruh tim Benih Belajar, guru- guru Benih Belajar, mentor (untuk pembimbingan), pihak sekolah, lembaga Pertamina Foundation, serta anak-anak usia sekolah yang berada di Indonesia Timur.

E. Gambar Design Proyek/ Bagan/ Alur Proyek (jika ada)

Bab-3: RENCANA PELAKSANAAN

A. Gambaran Detail Pelaksanaan Proyek (Rincian Kegiatan) Riset dan Survey

Proyek ini diawali dengan melakukan riset secara online untuk mencari tahu tentang daerah Indonesia Timur yang paling membutuhkan bantuan pendidikan. Selain itu, survei juga dilakukan untuk mengetahui topik apa yang paling diminati di daerah tersebut.

Bekerja sama dengan Pemerintah Daerah

Dari hasil riset dan survey yang telah dilakukan, tim Benih Belajar akan menghubungi pemerintah daerah setempat yang membutuhkan bantuan pendidikan. Tim Benih Belajar akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mendapatkan data-data sekolah yang pengajarannya masih tertinggal dan siswa-siswa yang kurang mampu.

Seleksi Sekolah

Setelah data-data sekolah yang membutuhkan terkumpul, akan dilakukan kembali seleksi lebih lanjut untuk menentukan sekolah mana saja yang berhak mendapatkan kursi bersponsor (gratis) dari Benih Belajar dikarenakan hanya akan tersedia 1.110 kursi gratis.

Sekolah dengan akses pendidikan yang sangat minim akan mendapatkan prioritas.

(8)

8 Promosi dan Edukasi Produk

Saat sekolah yang terpilih sudah ditetapkan, tim Benih Belajar akan melakukan pendekatan dengan sekolah yang terpilih dengan menghubungi guru atau kepala sekolah atau orang yang bertanggung jawab atas sekolah tersebut dan menginformasikan tentang adanya kursi bersponsor (gratis) ini. Tim Benih Belajar juga akan melakukan promosi di sosial media berupa flyer, iklan, artikel, dan lainnya tentang proyek ini. Selain itu, edukasi tentang cara penggunaan platform juga akan dilakukan dengan melakukan webinar ataupun berupa video tutorial agar siswa dapat familiar dengan platform Benih Belajar dan dapat mendaftarkan dirinya pada program ini.

Registrasi Kursi Gratis

Bagi siswa yang tertarik untuk mengembangkan passion-nya atau tertarik untuk belajar hal baru dapat langsung mendaftarkan diri melalui website Benih Belajar. Platform ini dibangun agar hanya anak-anak dari sekolah dan daerah yang terpilih yang dapat mengakses kelas secara gratis.

Memulai Pembelajaran

Begitu siswa terdaftar di platform Benih Belajar, mereka akan langsung dapat memilih kelas yang diinginkan dan mendaftarkan dirinya sesuai dengan jadwal yang tersedia. Jika mereka sudah memilih kelas yang ingin diikuti, link Zoom akan segera dikirimkan kepada mereka untuk mengikuti kelas tersebut. Siswa pun dapat segera memulai pembelajaran sesuai dengan jadwal kelas.

Evaluasi

Evaluasi dilaksanakan untuk melihat kendala-kendala yang ada selama proyek berlangsung dan bagaimana memperbaiki hal-hal tersebut ke depannya. Selain itu, evaluasi juga dilakukan untuk mengamati perkembangan pendidikan di Indonesia Timur.

B. Hasil Proyek Sosial (bentuk akhir / fungsi atau manfaat proyek social)

Hasil dari proyek sosial ini adalah adanya platform pengembangan minat dan bakat yang dapat menampung banyak siswa dan guru dari segala penjuru Indonesia. Berikut adalah tampilan platform dari Benih Belajar:

Siswa di Indonesia timur dapat mengakses pengajaran guru dari berbagai daerah tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Terlebih lagi, platform Benih Belajar menyediakan pembelajaran dua-arah dan bukan pembelajaran yang telah direkam seperti kebanyakan platform pendidikan lainnya. Secara tidak langsung, hal ini akan membantu siswa dapat berinteraksi dan berdiskusi langsung (live) dengan guru koding atau Bahasa Inggris yang mengajar misalnya.

(9)

9 C. Penerima Manfaat (pemanfaat langsung dan pemanfaat tidak langsung)

Dalam proyek ini, penerima manfaat langsung pastinya adalah anak-anak usia sekolah di Indonesia Timur. Mereka dapat memperoleh fasilitas pendidikan berkualitas tanpa harus pergi dari kotanya ataupun membayar mahal. Yang kedua ialah orangtua dari para siswa. Sama halnya dengan siswa, orangtua dapat melihat anaknya memperoleh pendidikan yang sesuai dengan minat dan bakatnya (passion) tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal. Dengan proyek ini, platform Benih Belajar juga akan menyediakan lebih banyak kelas bagi banyak siswa melalui platform terintegrasi untuk pendidikan minat dan bakat anak-anak Indonesia.

Di sisi lain, penerima manfaat secara tidak langsung adalah orang-orang yang mencari pekerjaan di tengah pandemi COVID-19 dengan menjadi guru. Proyek ini melibatkan guru yang ingin membagikan keahlian atau pengalamannya. Pertamina Foundation juga mendapat manfaat dengan mendukung pengentasan kesenjangan pendidikan di Indonesia.

D. Lain-Lain

Berikut adalah beberapa contoh kelas yang tersedia di platform Benih Belajar dan kelas-kelas yang telah dimulai:

(10)

10 Bab-4: RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

A. Rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB) Kegiatan (dalam bentuk tabel).

No Uraian Kegiatan Volume Waktu

(Bulan) Harga Satuan Harga Total 1 Kelas Gratis 185 6 Rp 30,000 Rp 33,300,000 2 Zoom Premium 3 6 Rp 289,800 Rp 5,216,400 3 Website / App

Maintenance 1 1 Rp 2,500,000 Rp 2,500,000 4 Biaya Marketing 6 Rp 750,000 Rp 4,500,000

Biaya marketing meliputi segala kegiatan promosi kelas gratis ke sekolah-sekolah di Indonesia Timur, biaya riset, dsb).

TOTAL Rp 45,516,400

TOTAL DENGAN PPN 10% Rp 50,068,041

B. Rekapitulasi Anggaran:

No Jenis Anggaran Persentase Total

1 Anggaran yang diajukan ke PF 90% Rp 45,061,236 2 Swadaya (Donasi Benih Belajar) 10% Rp 5,006,804 Total Kebutuhan Anggaran Rp 50,068,041

Bab-5: KEBERLANJUTAN PROYEK SOSIAL A. Gambaran Keberlanjutan Proyek Sosial

Setelah proyek ini berhasil dan selesai disponsori oleh Pertamina Foundation, Benih Belajar akan terus berusaha melanjutkan proyek dan tetap berkomitmen untuk mencari murid-murid baru. Tidak hanya dari daerah Indonesia Timur, melainkan juga ke tempat- tempat lainnya yang minim akan pendidikan minat dan bakat. Proyek akan terus dilanjutkan hingga Benih Belajar mendapatkan sumber pendanaan baru. Benih Belajar juga akan terus melakukan sounding kepada masyarakat tentang pentingnya mengasah minat dan bakat (passion) anak sejak dini. Dengan bantuan Pertamina Foundation di awal proyek, diharapkan dapat menjadi awalan untuk keberlanjutan penggunaan platform pendidikan minat dan bakat (passion) di Indonesia.

B. Sumber Dana untuk Operasional Keberlanjutan

Adapun sumber dana utama untuk operasional keberlanjutan akan berasal dari Benih Belajar. Namun Benih Belajar juga akan mencoba mengajukan proposal pada pemerintah daerah untuk pendanaan kursi gratis pendidikan minat dan bakat anak-anak setempat.

Dengan memperlihatkan manfaat dari proyek kursi gratis ini, diharapkan proyek ini bisa menjadi salah satu program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Terakhir, Benih Belajar akan mencoba mencari peluang dari perusahaan – perusahaan yang sedang mencari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengajukan peluang kerja sama dengan perusahaan atau instansi tersebut.

(11)

11 C. Pelaksana Pasca Proyek

Kegiatan ini akan sepenuhnya dilakukan melalui platform Benih Belajar. Oleh karena itu, pelaksanaan pasca proyek akan tetap menjadi tanggung jawab Benih Belajar. Namun tidak menutup kemungkinan pelaksanaan proyek ini juga akan dibantu oleh pemerintah atau perusahaan yang ingin urun daya maupun dana.

Bab-6: KESIMPULAN & PENUTUP A. Ukuran Keberhasilan Proyek

Pengukuran keberhasilan proyek ini akan dilihat dari berbagai macam aspek.

Pertama, tim Benih Belajar akan melihat seberapa banyak kursi yang terserap dari 1,110 kursi yang diberikan gratis dalam proyek ini. Kedua, Benih Belajar juga akan melihat seberapa efektif persebaran penggunaan platform pendidikan minat dan bakat ini di Indonesia Timur. Benih Belajar akan melihat apakah ada pengguna-pengguna baru (new users) dari kota / daerah lain yang tertarik untuk menggunakan platform ini. Ketiga, proyek ini juga akan diukur melalui hasil evaluasi yang memuaskan. Jika hasil evaluasi menunjukan tidak ada kendala selama proyek dan penyerapan kursi gratis ada di atas angka 70%, maka proyek ini bisa dikatakan berhasil. Yang terakhir, Benih Belajar juga akan menilai keberhasilan proyek ini dari ada atau tidaknya donatur baru yang ingin mendukung proyek ini.

B. Penutup

Demikian proposal ini disusun demi mengadakan proyek kelas bersponsor untuk anak usia sekolah di Indonesia Timur dan membantu pemerataan kesenjangan pendidikan di Indonesia. Besar harapan kami semoga pihak Pertamina Foundation berkenan untuk mempertimbangkan dan membantu merealisasikan proyek ini.

Benih Belajar akan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan proyek kursi gratis ini dengan sebaik-baiknya, sehingga tercipta nilai dan keuntungan timbal-balik antar Benih Belajar dan Pertamina Foundation. Tidak lupa juga, Benih Belajar berharap proyek ini dapat berjalan lancar agar anak-anak Indonesia Timur dapat memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari kehadiran proyek ini. Kelak, kita akan menemukan banyak mutiara berkilau dari kawasan timur tanah-air tercinta ini.

(12)

12 DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik. (2020). Potret Pendidikan Indonesia 2020. Jakarta: Badan Pusat Statitik.

Namakule, A. (2020, Januari 23). Literasi Terendah, Anak-anak Indonesia Timur Butuh Perpustakaan. Retrieved from Fin Fajar Indonesia:

https://fin.co.id/2020/01/23/literasi-terendah-anak-anak-indonesia-timur-butuh- perpustakaan/

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Vincent Gaspersz (2005, p203), kapasitas produksi merupakan suatu kemampuan dari fasilitas produksi untuk mencapai jumlah kerja tertentu dalam periode waktu tertentu

Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun Anggaran 2010 Tingkat D.III Kebawah sebanyak 1633 (seribu enam ratus tiga puluh tiga) CPNS telah diserahkan

Kemampuan literasi matematika mahasiswa setelah menggunakan model Problem Based Learning melalui during sebesar 71,15% dengan kategori sedang, dan untuk

Mengacu pada pemikiran di atas, maka penelitian tentang Analisis Kualitas Sumber Air Tanah Asrama Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh ditinjau Dari Parameter Fisik dapat dilihat

Lebih tingginya kepemilikan anjing tersebut disebabkan oleh faktor sosio- budaya masyarakat Bali pada umumnya dan Karangasem pada khususnya yang sangat menyayangi

PANCA PROGRAM KE –5 (LIMA) BUPATI WONOGIRI NO SASARAN 1 Meningkatnya Produktivitas Bahan Pangan Utama (Kw/Ha) 2 Meningkatnya Produksi Komoditas Unggulan Pertanian Non Tanaman

Maka benar seperti Pak Ajiep sampaikan ini usulan saya, mudah-mudahan didukung juga oleh semua pihak, mudah-mudahan koreksi kita terhadap proses paripurna hari ini dan apa

Dengan tidak mengurangi ketentuan dalam pasal 4 ayat (6) Penetapan Presiden Nomor 6 tahun 1959 (disempurnakan) dan pasal 5 sub b Peraturan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi